Anda di halaman 1dari 7

BAB 2

LAPORAN KASUS
A. IDENTITAS
Nama

: An. M

Umur

: 10 tahun

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Pekerjaan

: Pelajar

Alamat

: Ngijo Kulon 1/1 Tasikmadu

No RM

: 00132317

Tanggal pemeriksaan

: 5 November 2015

B. ANAMNESIS
1. Keluhan Utama:
Benjolan pada kelompak mata kiri bawah
2. Riwayat Penyakit Sekarang:
Pasien datang ke Poliklinik Mata RSUD Karanganyar dengan
keluhan terdapat benjolan pada kelopak mata kiri bawah. Benjolan
muncul sejak 4 hari yang lalu. Benjolan dirasakan diserta rasa nyeri dan
rasanya mengganjal. Keluhan sering bersin di pagi hari (-), gatal pada
hidung (-), alergi udara dingin (-), alergi makanan (-) dan alergi obat
disangkal. Tidak terdapat keluhan mata merah, sekret berlebih, air mata
berlebih, pandangan kabur, silau, demam dan nyeri telan (-). Pasien
tidak pernah mengeluhkan sakit serupa sebelumnya. Pasien sudah
diberikan tetes mata insto dan tidak membaik. Pasien sebelumnya habis
mengkonsumsi makanan telur.
3. Riwayat Penyakit Dahulu:
Keluhan serupa
Riwayat penyakit mata

: disangkal
: disangkal

Riwayat alergi obat dan makanan


Riwayat atopi
Riwayat penggunaan kacamata
Riwayat trauma mata
Riwayat operasi mata sebelumnya

: disangkal
: disangkal
: disangkal
: disangkal
: disangkal

4. Riwayat Penyakit Keluarga:


Riwayat penyakit serupa
Riwayat alergi obat dan makanan
Riwayat atopi
Riwayat penggunaan kacamata
Riwayat trauma mata
Riwayat operasi mata sebelumnya

: disangkal
: disangkal
: disangkal
: disangkal
: disangkal
: disangkal

C. PEMERIKSAAN FISIK
STATUS OPTHALMOLOGIS

NO

PEMERIKSAAN
MATA

OD

OS

VISUS

6/6

6/6

Palpebra

Edema (-)

Edema (-)

Superior

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Nyeri Tekan (-)

Nyeri Tekan (-)

Benjolan (-)

Benjolan (-)

Trikiasis (-)

Trikiasis (-)

Madarosis (-)

Madarosis (-)
Edema (-)

Palpebra Inferior

Edema (-)

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Nyeri Tekan (-)

Nyeri Tekan (-)

Trikiasis (-)

Benjolan (+), rata,


berbatas tegas,
konsistensi kenyal
padat

Madarosis (-)

Trikiasis (-)

Benjolan (-)

Madarosis (-)

Konjungtiva tarsus
superior

Licin (+)

Licin (+)

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Anemis (-)

Anemis (-)

Papil (-)

Papil (-)

Folikel (-)

Folikel (-)

Licin (+)
Hiperemis (-)
Konjungtiva tarsus
inferior

Anemis (-)
Papil (-)
Folikel (-)

Konjungtiva bulbi

KORNEA

Licin (+)
Hiperemis (+)
Massa (+) berupa
benjolan dengan
diameter 2,5 mm

Injeksi konjungtiva (-)

Injeksi Konjungtiva (-)

Injeksi Silier (-)

Injeksi Silier (-)

Jaringan Fibrovaskuler
(-)

Jaringan
Fibreovaskuler (-)

Jernih (+)

Jernih (+)

Edema (-)
Infiltrat (-)

COA

IRIS

PUPIL

Edema (-)
Infiltrat (-)

Jernih (+)

Jernih (+)

Kedalaman cukup

Kedalaman cukup

Edema (-)

Edema (-)

Warna hitam

Warna hitam

Bulat

Bulat

Central

Central

RC D/I (+/+)

RC D/I (+/+)

Diameter 3mm

Diameter 3mm

LENSA

Jernih

Jernih

FUNDUS MEDIA

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

10

PAPIL N.OPTICUS

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

11

MACULA LUTEA

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

12

RETINA

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

13

TIO

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

14

SISTEM
LAKRIMASI

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

D. RESUME
SUBJEKTIF
1. Keluhan Utama:
Benjolan pada kelompak mata kiri bawah
2. Riwayat Penyakit Sekarang:
Pasien datang ke Poliklinik Mata RSUD Karanganyar dengan
keluhan terdapat benjolan pada kelopak mata kiri bawah. Benjolan
muncul sejak 4 hari yang lalu. Benjolan dirasakan diserta rasa nyeri dan
rasanya mengganjal. Keluhan sering bersin di pagi hari (-), gatal pada
hidung (-), alergi udara dingin (-), alergi makanan (-) dan alergi obat

disangkal. Tidak terdapat keluhan mata merah, sekret berlebih, air mata
berlebih, pandangan kabur, silau, demam dan nyeri telan (-). Pasien
tidak pernah mengeluhkan sakit serupa sebelumnya. Pasien sudah
diberikan tetes mata insto dan tidak membaik. Pasien sebelumnya
mengkonsumsi makanan telur.
OBJEKTIF
NO

PEMERIKSAAN
MATA

OD

OS

VISUS

6/6

6/6

Edema (-)

Edema (-)

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Palpebra

Nyeri Tekan (-)

Nyeri Tekan (-)

Superior

Benjolan (-)

Benjolan (-)

Trikiasis (-)

Trikiasis (-)

Madarosis (-)

Madarosis (-)

Edema (-)

Palpebra Inferior

Edema (-)

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Nyeri Tekan (+)

Nyeri Tekan (-)

Trikiasis (-)

Benjolan (+), rata,


konsistensi padat
kenyal, berbatas
tegas

Madarosis (-)

Trikiasis (-)

Benjolan (-)

Madarosis (-)

Konjungtiva tarsus
superior

Licin (+)

Licin (+)

Hiperemis (-)

Hiperemis (-)

Anemis (-)

Anemis (-)

Papil (-)

Papil (-)

Folikel (-)

Folikel (-)

Licin (+)
Hiperemis (-)
Konjungtiva tarsus
inferior

Anemis (-)
Papil (-)
Folikel (-)

Konjungtiva bulbi

KORNEA

COA

IRIS

PUPIL

Licin (+)
Hiperemis (+)
Massa (+) berupa
benjolan dengan
diameter 2,5 mm

Injeksi konjungtiva (-)

Injeksi Konjungtiva (-)

Injeksi Silier (-)

Injeksi Silier (-)

Jaringan Fibrovaskuler
(-)

Jaringan
Fibreovaskuler (-)

Jernih (+)

Jernih (+)

Edema (-)

Edema (-)

Infiltrat (-)

Infiltrat (-)

Jernih (+)

Jernih (+)

Kedalaman cukup

Kedalaman cukup

Edema (-)

Edema (-)

Warna hitam

Warna hitam

Bulat

Bulat

Central

Central

RC D/I (+/+)

RC D/I (+/+)

Diameter 3mm

Diameter 3mm

LENSA

Jernih

Jernih

FUNDUS MEDIA

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

10

PAPIL N.OPTICUS

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

11

MACULA LUTEA

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

12

RETINA

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

13

TIO

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

14

SISTEM
LAKRIMASI

Tidak dilakukan

Tidak dilakukan

3. DIAGNOSIS BANDING
a. OS Hordeolum
b. OS Kalazion
c. OS Granuloma Piogenik
d. OS Selulitis Preseptal
4. DIAGNOSIS
OS Hordeolum
5. TERAPI
a. Non Medikamentosa
Tidak mengucek mata atau mengusap mata
Menjaga kebersihan mata
Sering dikompres hangat
b. Medikamentosa
C. mycos salep mata 3x/hari OS
Amoxicilin tablet 250 mg 3x1
Diflam tablet 50 mg 2x1 setelah makan
6. PROGNOSIS
Quo ad vitam
: bonam
Quo ad visam
: bonam
Quo ad sanam
: bonam
Quo ad fungsionam
: bonam
Quo ad kosmetik
: malam