Anda di halaman 1dari 5

Kisi-kisi ujian

1. Vitamin A bedanya biru dan merah? Dosisnya?


Dibagikan bulan februari dan agustus anak 6-59 bulan.
a. Kapsul biru dosis 100.000 IU untuk anak 6-11 bulan
b. Kapsul merah dosis 200.000 IU untuk anak 12-59 bulan. Diberikan
juga pada ibu masa nifas
Kekurangan vitamin A bagi anak: rentan penyakit ispa, campak,
diare
Kekurangan vitamin A bagi ibu hamil: resiko kebutaan pada anak
2. Kms biru untuk anak laki dan pink untuk anak perempuan
3. BGM dibawah garis merah >>
4. Teori adopsi :
a. Awareness : menyadarkan masyarakat dengan memberi
penerangan bersifat edukatif
b. Interest : meningkatkan pendidikan kesehatan melalui pamflet,
radio, dsb
c. Evaluasi : meyakinkan, membimbing dan memberikan penyuluhan
d. Trial : mengawasi lebih meyakinkan sehingga mencegah drop out
e. Adoption : pemeliharaan, pengontrolan terus menerus
5. Masalah kesehatan :
a. Fisik : Mortality rate, morbidity rate, penyakit infeksi, def. Gizi,
sanitasi lingkungan, personal higienis
i. Pemecahan fisik : program pengobatan, imunisasi, fasilitas
kesehatan, laboratorium, pemberantasan penyakit menular
ii. Pemecahan non fisik : meningkatkan pengetahuan, sikap dan
perilaku melalui pendidikan kesehatan
b. Non fisik : ignorancy, konsep sehat atau sakit, pengetahuan atau
kesadaran
Pemecahan masalah
a. Fisik: perogram pengobatan, imunisasi, fasilitas kesehatan,
laboratorium, pemberantasan penyakit menular
b. Non fisik: meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku melalui
pendidikan kesehatan
Perilaku: keadaan jiwa (berpendapat, berfikir dan bersikap) untuk
memberikan responsi terhadap situasi di luar subyek tersebut.
Bentuk perilaku: pengetahuan, sikap, tindakan
Aliran positivisme John Locke perilaku manusia ditentukan
lingkungan
Aliran negativisme (Schopenhower): perilaku manusia sudah dibawa
sejak lahir
Aliran konvergisme (William Stern); perilaku manusia ditentukan
bersama2 antara faktor pembawaan dan lingkungan
6. Teori freezing dan unfreezing (Lewin)
a. Fase pencairan : pertimbangan penerimaan perubahan
b. Fase diagnosa masalah: identifikasi kekuatan pendukung dan
penentang perubahan
c. Fase penentuan tujuan : menentukan tujuan perubahan
d. Fase perilaku baru : mencoba dan memperbandingkan dengan
praktik yang diharapkan

e. Fase pembekuan ulang : menjadikan perilaku tersebut menjadi


permanen
7. Interpretasi KMS :
a. Gizi buruk (garis merah)
b. Gizi kurang (garis kuning)
c. Gizi baik (garis hijau)
8. Pengertian tumbuh dan kembang
a. Tumbuh: perubahan dimensi tubuh yang dapat diukur
b. Kembang: perubahan tubuh yang tidak dapat diukur
9. Dasar dasar imunisasi
0 bulan hepatitis B0
1 bulan BCG, Polio 1
2 bulan DPT-HB-Hib 1, Polio 2
3 bulan DPT-HB-Hib 2, Polio 3
4 bulan DPT-HB-Hib 3, Polio 4
9 bulan Campak
10.Preparat imunisasi dasar dan cara pemberiannya
11.Program UKS (trias UKS)
a. Pendidikan kesehatan
b. Pelayanan kesehatan
c. Lingkungan sekolah bersih dan sehat
12.Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS): semua perilaku kesehatan yang
dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga dapat menolong
dirinya sendiri di bidang kesehatan di masyarakat. Lokasi: rumah, sekolah,
tempat kerja, tempat umum, fasilitas pelayanan kesehatan
a. Phbs rumah tangga: persalinan ditolong tenaga kesehatan, asi
eksklusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih,
mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan
jamban sehat, memberantas hentik di rumah sekali seminggu,
makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap
hari, tidak merokok didalam rumah
b. Phbs di sekolah: cuci tangan, jajan sehat di kantin sekolah, olahraga
teratur dan terukur, berantas jentik, tidak merokok, menimbang bb
dan ukur tb setiap bulan, buang sampah ditempatnya
c. Phbs di tempat kerja: kurangi penggunaan plastik/sterofoam,
manfaatkan kertas bekas, matikan komputer dan peralatan listrik
jika sudah tidak dipergunakan, letakkan sampah ditempatnya,
minimalkan penggunaan kendaraan pribadi dan maksimalkan
penumpang dalam satu mobil, tidak merokok, beraktivitas fisik
minimal 30 menit perhari, konsumsi makanan bergizi seimbang.
d. Phbs di tempat umum: penggunaan air bersih, jamban, buang
sampah ditempatnya, tidak merokok, tidak meludah sembarangan,
berantas jentik nyamuk
e. Phbs di fasilitas kesehatan/rs: cuci tangan pakai sabun, air bersih,
jmban sehat, buang sampah, tidak merokok, tidak meludah,
berantas jentik nyamuk
13.Bulan imunisasi anak sekolah (BIAS)
14.Posyandu bumil diberikan preparat tablet gizi pada wanita hamil >>
diberikan pada trimester berapa? Tujuannya : untuk mencegah terjadinya
perdarahan pada wanita hamil

15.Patofisiologis perdarahan pada wanita hamil :


Anemia >> Fe untuk pembentukan Hb rendah >> Jaringan kekurangan O2
>> hipoksia jaringan >> atonia uteri >> perdarahan saat melahirkan >>
AKI meningkat
16.Program 7T pada ibu hamil?
a. Timbang berat badan dan ukut tinggi badan
b. Ukur tekanan darah
c. Ukur tinggi fundus uteri
d. Pemberian imunisasi tetanus toksoid
e. Pemberian tablet besi
f. Test pemnyakit menular seksual
g. Temu wicara dalam rangka persiapan rujukan
17.Pengertian dan perbedaan KLB dan wabah?
a. Epidemi: keadaan dimana frekwensi penyakit melebihi frekwensi
biasa,atau dalam waktu yang singkat terdapat penyakit yang
berlebih.
b. Pandemi:Keadaan dimana masalah kesehatan (umumnya penyakit)
frekwensinya dalam waktu singkat meningkat yang amat tinggi
serta penyebarannya mencakup suatu wilayah yang amat luas.
c. Endemi: adalah suatu keadan yang biasa normal atau frekwensi
penyakit tertentu berada dalam keadaan normal. jadi, misalnya
Indonesia itu endemis kholera, maka diartikan bahwa Indonesia
secara normal mempunyai penyakit kholera yang jumlahnya dalam
batas tertentu
d. Wabah adalah kejadian berjangkitnya suatu penyakit (menular)
dalam masyarakat yang jumlah penderitanya meningkat secara
nyata melebihi dari keadaan yang lazim pada waktu dan daerah
tertentu serta dapat menimbulkan malapetaka
e. Kejadian Luar Biasa adalah timbulnya atau meningkatnya kejadian
kesakitan/kematian yang bermakna secara epidemiologi pada suatu
daerah dalam kurun waktu tertentu, dan merupakan keadaan yang
dapat menjerumus pada terjadinya wabah.
18.4 obat anti filariasis
a. DEC diethylcarbamazine citrate 6mg/kgBB
b. Ivermectin 200/400ug/kg
c. Albendazol
d. benzopyrenes, termasuk flavonoids dan coumarin dapat menjadi terapi
tambahan. Obat ini mengikat protein yang telah terakumulasi sehingga
menginduksi fagositosis makrofag menyebabkan terpecahnya protein yang
kemudian keluar kedalam vena dan dibuang oleh sistem vascular
19.5 level of prevention (leavell and clark)
a. Health promotion
b. Spesific protection
c. Early diagnosis and prompt treatment
d. Disabillity limitation
e. Rehabilitation
Pada tahap prepatogenesis: health promotion dan spesific protection

Pada tahap patogenesis: early diagnosis and prompt treatment,


disability limitation, rehabilitation
Primary prevention: health promotion, spesific protection
Secondary prevention: early diagnosis and prompt treatment, disability
limitation
Tertiary prevention: rehabilitation
20.Bagian puskesmas yang membuat surveilance epidemiologi (apa
manfaatnya)?
21.PMO (pengawas menelan obat), kepanjangan DOTS pada TB
DOTS: Directly Observed Treatment Short Course
22.Implementasi perkesmas?
23.Bagaimana cara menghitung masa subur dengan sistem kalendar?
24.Penyakit akibat kerja
a. Pada pekerja kapas : briliosis
b. Pemerah susu : antrakosis
c. Pekerja las : kerusakan pada lensa
d. asbestosis
25.Target MDGs
1) Memberantas kemiskinan dan kelaparan
2) Meningkatkan pendidikan
3) Mendorong kesejahteraan gender
4) Menurunkan angka kematian anak
5) Menurunkan angka kematian ibu
6) Menurunkan angka kematian HIV AIDS
7) Menjaga lingkungan
8) Meningkatkan hubungan global development
26.Penyakit mata
a. Hemeralophia (rabun senja) menyebabkan seresis konjungtiva atau
konjungtiva kering (bitospore) >> seresis kornea >> xeroftalmia
>> keratomalasia >> buta
27.Program Posyandu :
a. Kesehatan ibu dan anak
b. Keluarga berencana
c. Gizi
d. Penanggulangan penyakit diare
e. Imunisasi
28.Program pemerintah untuk HIV
29.Metedologi penelitian dan statistik
30.Skala pengukuran :
a. Nominal : pekerjaan, agama, jenis kelamin, suku
b. Ratio : BB, TB
c. Interval : 1-4
d. Ordinal : tingkat pendidikan, tekanan darah, stadium penyakit
31.1000 hari kehidupan
32.Fortifikasi
33.Indikator kesehatan lingkungan : air bersih, kesehatan ibu dan anak
34.Natural history of disease perjalanan natural penyakit:
a. Tahap pre-patogenesa: Pada tahap ini sebenarnya telah terjadi
interaksi antara pejamu dengan bibit penyakit, namun masih di luar
tubuh, penyakit belum masuk ke dalam tubuh pejamu. Seseorang
disebut berada dalam keadaan sehat.

b. Tahap inkubasi: Bibit penyakit telah masuk ke dalam pejamu,


tetapigejala penyakit belum tampak. Masa inkubasi suatu penyakit
berbeda dengan penyakit lainnya.
c. Tahap penyakit dini: Tahapan ini dihitung dari mulai munculnya
gejala penyakit, tapi sifatnya masih ringan.
d. Tahap penyakit lanjut: Apabila penyakit makin bertambah hebat
dan memerlukan perawatan.
e. Tahap akhir penyakit: Sembuh sempurna, sembuh dengan cacat,
karier, kronis, meninggal dunia
35.Bapak epidemiologi dunia: Hipocrates
Epidemiologi diartikan: Sebagai ilmu yang mempelajari tentang distribusi
penyakit pada masyarakat, dan faktor-faktor determinan/penentu
terjadinya distribusi serta frekwensi penyakit tersebut (pada masyarakat).
36.Indikator Indonesia
AKI: 2007 228/100.000 Kelahiran Hidup
2012 358/100.000 Kelahiran hidup
Tagret MDGs 2015 102/100.000 Kelahiran Hidup
AKB: 55/1000 Kelahiran hidup
37.Teori hendrik L. Blum
Sehat fisik mental sosial dipengaruhi oelh 4 faktor. Faktor pertama yang
paling mempengaruhi adalah lingkungan (sosial, ekonomi, budaya,
pendidikan, pekerjaan dll).
Yang kedua adalah perilaku kesehatan (PHBS, pola makan). Yang ketiga
adalah pelayanan kesehatan (kualitas dan kuantitas) dan genetik adalah
faktor yang mempengaruhi paling akhir.
38.Sehat menurut WHO adalah tercapainya suatu keadaan sempurna tidak
hanya jasmani dan rohami tetapi juga sosial
39.Perilaku dan pendidikan kesehatan L. Green
a. Faktor yang memudahkan (predisposising factor): kebiasaan,
kepercayaan, tradisi, pengetahuan, sikap
b. Faktor yang memungkinkan (enabling factor): ketersediaan fasilitas
c. Faktor yang memperkuat (reinforcing factor): sikap dan perilaku
petugas kesehatan
40.Metode komunikasi
a. Didaktif: peserta pasif, one way, contoh: ceramah, siaran radio, tv,
film, media cetak. Keuntungan: peserta banyak, murah, mudah tapi
kekurangannya feed back
b. Sokratik: peserta aktif, two way, contoh: diskusi
kelompok/panel/forum, seminar, studi kaus, demonstrasi.
Keuntungan: feedback +, kerugian: peserta sedikit, mahal, sukar
Tujuan komunikasi the change of: behavior, opinio, attitude, and
social