Anda di halaman 1dari 82

Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

MODUL I
MEMBUAT PROGRAM PERTAMA VISUAL BASIC

I. TUJUAN MODUL I
Setelah mengikuti praktikum pada unit ini diharapkan mahasiswa :
a. Mengetahui bagaimana cara menjalankan Visual Basic.
b. Mengenal dasar-dasar cara pengoperasian Visual Basic.
c. Mengenal lingkungan Visual Basic agar terbiasa dengan semua komponen
didalamnya.
d. Mampu membuat sebuah aplikasi pertama yang sederhana dengan Visual
Basic.
e. Mengetahui prosedur apa saja yang harus dilakukan untuk membuat sebuah
aplikasi.

II. LANDASAN TEORI


1. Persiapan Ruangan Kerja
Sebelum lebih jauh membahas apa yang dapat dilakukan oleh Visual Basic dalam
membuat sebuah program aplikasi, maka terlebih dahulu harus dipersiapkan tempat
kerjanya (folder). Fungsi dari folder ini adalah tempat untuk menyimpan semua file yang
akan dibuat nantinya dengan Visual Basic

Dalam pembuatan folder kerja dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi Windows
Explorer. Sebagai contoh, akan dibuat sebuah ruang kerja dengan nama Nama dan NIM
anda didalam drive D: seperti contoh dibawah ini :

Gambar 1.1 Contoh pembuatan folder

2. Tipe-tipe Data
Visual Basic mendukung beberapa macam tipe data yang biasa digunakan didalam
pemrograman. Adapun tipe-tipe data yang terdapat pada Visual Basic diantaranya :
a. Integer; tipe data numerik yang berupa bilangan bulat (tanpa pecahan),
kisarannya mulai dari -32.768 hingga 32.767.
b. Byte; tipe data yang berupa nilai bulat positif (tanpa pecahan). Kisarannya
mulai dari 0 – 255.
c. Decimal; tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai desimal (pecahan)
dengan ketepatan hingga 28 angka desimal.
d. Boolean; tipe data yang hanya memiliki dua buah nilai yaitu True dan False
(Benar atau Salah).
e. String; tipe data yang memiliki nilai alfanumerik, yaitu nilai yang bisa berupa
huruf, angka ataupun karakter khusus.
f. Single; tipe data numerik yang memiliki kisaran nilai mulai dari
-3.402823E+38 hingga 3.402823E+38.

1
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

g. Double; tipe data numerik yang memiliki kisaran nilai yang sangat besar, mulai
dari -1.79769313486232E+308 hingga 1.79769313486232E+308.
h. Date; tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai tanggal dan jam.
i. Currency; tipe data yang digunakan untuk menyimpan nilai uang.
j. Long; tipe data numerik yang mirip dengan integer, hanya saja kisarannya
lebih besar yaitu dari -2.147.483.648 hingga 2.147.483.648.
k. Object; tipe data yang digunakan untuk menyimpan objek seperti form,
kontrol dan sebagainya.
l. Variant; tipe data ini bisa berisi segala macam tipe data yang berbeda.
Biasanya digunakan jika kita tidak tahu tipe data apa yang akan digunakan.

3. Operator Dasar Visual Basic


Operator adalah perintah yang memanipulasi nilai atau variabel dan memberikan suatu
hasil. Macam-macam operator yang terdapat dalam Visual Basic adalah sebagai berikut:

3.1 Operator Aritmatik


Operator ini biasa digunakan untuk perhitungan matematis. Beberapa operator yang
biasa digunakan dalam Visual Basic dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Tabel 1.1. Operator Aritmatik


Operator Keterangan Contoh Penggunaan
^ Pemangkatan 2^2=4
* Perkalian 2*2=4
/ Pembagian 2/2=1
+ Penjumlahan 2+2=4
- Pengurangan 2–2=0
& (atau +) Penggabungan string “James” & “Bond”
MOD Sisa hasil bagi 2 Mod 2 = 0

3.2 Operator Pembanding


Operator ini digunakan untuk membandingkan dua buah nilai, untuk menghasilkan True
(benar) atau False (salah) yang terdapat pada suatu kondisi. Beberapa operator
pembanding antara lain:

Tabel 1.2 Operator Pembanding


Operator Keterangan Contoh Penggunaan
4 > 2 (True)
> Lebih besar dari
4 > 4 (False)
4 >= 2 (True)
>= Lebih besar dari atau sama dengan
4 >= 4 (False)
4 < 2 (False)
< Kurang dari
2 < 4 (True)
4 <= 2 (False)
<= Kurang dari atau sama dengan
4 <= 4 (True)
4 = 2 (False)
= Sama dengan
4 = 4 (True
4 <> 2 (True)
<> Tidak sama dengan
4 <> 4 (False)

3.3 Operator Logika


Operator ini digunakan untuk membandingkan “perbandingan”, untuk menghasilkan True
atau False. Bentuk dan contoh dari operator ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

2
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Tabel 1.3. Operator Logika


Contoh Penggunaan
Operator Keterangan
Nilai1 Nilai2 Hasil
True - False
NOT Untuk menyatakan ekspresi Tidak
False - True
True True True
AND Untuk menyatakan ekspresi Dan True False False
False False False
True True True
OR Untuk menyatakan ekspresi Or True False True
False False False

III. LANGKAH PRAKTIKUM


1. Pembuatan Program Sederhana
Pembahasan berikut ini akan memberikan contoh pembuatan sebuah program sederhana
dengan tugas menjumlahkan dua buah bilangan.

Adapun secara lebih rincinya pembuatan program tersebut dapat dilihat pada tahapan-
tahapan dibawah ini.

1.1 Menjalankan Aplikasi Microsoft Visual Basic


Untuk membuat suatu program, maka langkah pertama adalah dengan terlebih dahulu
membuka program Visual Basic. Langkah pembukaannya adalah sebagai berikut :
1. Klik tombol Start>Programs>Microsoft Visual Studio 6.0>Microsoft Visual Basic
6.0. Atau, dapat juga men-doubleklik ikon Visual Basic 6.0 yang ada pada
desktop.

Gambar 1.2 Proses menjalankan aplikasi Visual Basic

Setelah langkah diatas dilakukan, maka komputer akan menampilkan jendela


Start Up dari Visual Basic dan dilanjutkan dengan menampilkan jendela New
Project.

3
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 1.3 Tampilan jendela New Project

2. Dari jendela New Project, pilih Standard EXE.


3. Lalu, klik Open
Setelah itu jendela aplikasi Visual Basic akan ditampilkan seperti pada gambar
dibawah ini :

Gambar 1.4a Tampilan aplikasi Visual Basic 6.0

Layar ini adalah lingkungan pengembangan aplikasi Visual Basic yang nantinya akan
digunakan untuk membuat program-program aplikasi dengan Visual Basic.
Keterangan :
1. Menubar, digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan
project, membuka project, dll
2. Toolbar
3. Toolbox, bila Toolbox tidak muncul klik tombol Toolbox ( ) pada bagian Toolbar
atau klik menu View > Toolbox.
4. Jendela Form, bila Jendela Form tidak muncul klik tombol View Object ( ) pada
bagian Project Explorer atau klik menu View > Object.
5. Jendela Code, bila Jendela Code tidak muncul klik tombol View Code ( ) di
pada bagian Project Explorer atau klik menu View > Code.

4
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

6. Project Explorer, bila Project Explorer tidak muncul klik tombol Project Explorer (

) pada bagian Toolbar atau klik menu View > Project Explorer.
7. Jendela Properties, bila Jendela Properties tidak muncul klik tombol Properties

Window ( ) pada bagian Toolbar atau klik menu View > Properties Window.
Sedangkan secara lengkap, tampilan aplikasi visual basic dapat terlihat pada gambar
berikut :

Gambar 1.4b Tampilan aplikasi Visual Basic 6.0

5
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

1.2 Memahami Tool pada Toolbox


Jendela Toolbox merupakan jendela yang sangat penting bagi anda. Dari jendela ini anda
dapat mengambil komponen-komponen (object) yang akan ditanamkan pada form untuk
membentuk user interface.

Gambar 1.5. Toolbox Visual Basic 6 dengan semua kontrol intrinsic.

Adapun secara garis besar fungsi dari masing-masing intrinsic kontrol tersebut adalah
sebagai berikut :
 Pointer bukan merupakan suatu kontrol; gunakan icon ini ketika anda ingin
memilih kontrol yang sudah berada pada form.
 PictureBox adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan image dengan
format: BMP, DIB (bitmap), ICO (icon), CUR (cursor), WMF (metafile), EMF
(enhanced metafile), GIF, dan JPEG.
 Label adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan teks yang tidak dapat
diperbaiki oleh pemakai.
 TextBox adalah kontrol yang mengandung string yang dapat diperbaiki oleh
pemakai, dapat berupa satu baris tunggal, atau banyak baris.
 Frame adalah kontrol yang digunakan sebagai kontainer bagi kontrol lainnya.
 CommandButton merupakan kontrol hampir ditemukan pada setiap form, dan
digunakan untuk membangkitkan event proses tertentu ketika pemakai melakukan
klik padanya.
 CheckBox digunakan untuk pilihan yang isinya bernilai yes/no, true/false.
 OptionButton sering digunakan lebih dari satu sebagai pilihan terhadap beberapa
option yang hanya dapat dipilih satu.

6
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

 ListBox mengandung sejumlah item, dan user dapat memilih lebih dari satu
(bergantung pada property MultiSelect).
 ComboBox merupakan konbinasi dari TextBox dan suatu ListBox dimana
pemasukkan data dapat dilakukan dengan pengetikkan maupun pemilihan.
 HScrollBar dan VScrollBar digunakan untuk membentuk scrollbar berdiri sendiri.
 Timer digunakan untuk proses background yang diaktifkan berdasarkan interval
waktu tertentu. Merupakan kontrol non-visual.
 DriveListBox, DirListBox, dan FileListBox sering digunakan untuk membentuk
dialog box yang berkaitan dengan file.
 Shape dan Line digunakan untuk menampilkan bentuk seperti garis, persegi,
bulatan, oval.
 Image berfungsi menyerupai image box, tetapi tidak dapat digunakan sebagai
kontainer bagi kontrol lainnya. Sesuatu yang perlu diketahui bahwa kontrol image
menggunakan resource yang lebih kecil dibandingkan dengan PictureBox
 Data digunakan untuk data binding
 OLE dapat digunakan sebagai tempat bagi program eksternal seperti Microsoft
Excel, Word, dll.

1.3 Membuat Tampilan Program


Tahap berikutnya adalah merancang tampilan program. Langkah-langkah pembuatannya
adalah sebagai berikut :
1. Klik ganda pada control Label, sehingga tampak sebuah control Label dalam
form.

Label yang
ditambahkan

Gambar 1.6 Menampilkan control Label

2. Pindahkan (drag) control Label yang baru ditampilkan tadi kebagian sudut kiri
atas, seperti ditunjukkan gambar 1.6 berikut ini.

7
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 1.7 Memindahkan control Label

3. Klik ganda kembali control label sehingga terciptalah Label2

Label yang
ditambahkan

Gambar 1.8 Menambahkan control Label kedua

4. Atur posisi Label2 persis dibawah Label1, seperti tampak pada Gambar 1.8
dibawah ini.

Gambar 1.8 Memindahkan kontrol Label2

5. Kemudian berturut-turut tampilkan 2 buah control TextBox ( ) dan 1 buah


control CommandButton ( ), atur tata letaknya sehingga tampak seperti
pada gambar dibawah ini. Kemudian, atur pula besarnya Form dengan menarik
handle yang terdapat pada bagian bawah form ke bagian atas form.

8
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 1.9 Tampilan Form yang sudah ditambahkan control

1.3 Mengatur Properties


Tujuan dari pengaturan properties adalah untuk mengganti sifat-sifat dari setiap control
yang telah ditambahkan sebelumnya agar sesuai dengan yang diinginkan.
1. Klik pada Label1 yang ada pada Form.

Gambar 1.10. Mengklik pada kontrol Label1

2. Pada jendela Properties, gantilah tulisan Label1 yang terdapat pada Properties
Caption menjadai Nilai Pertama.

Gambar 1.11 Mengatur properties Label1

9
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

3. Tampak hasil dari pengaturan tersebut tulisan Label1 yang ada di Form
menjadi Nilai Pertama.

Gambar 1.12 Tampilan setelah Properties Label1 diganti

4. Lakukan hal yang sama seperti diatas untuk Label2 dengan mengganti
tulisannya dengan Nilai Kedua.
5. Selanjutnya pada jendela Properties, hapuslah tulisan Text1 dan Text2 pada
Properties Text, setelah sebelumnya mengklik kedua TextBox tersebut.

Gambar 1.13 Tampilan setelah Properties Text1 dan Text2 dihapus

6. Klik kontrol Command1 yag ada pada Form, kemudian gantilah tulisan
Command1 yang terdapat pada Properties Caption menjadi tulisan Proses.
Adapun tampilan akhir dari Form adalah seperti terlihat pada gambar 1.14
dibawah ini.

Gambar 1.14 Tampilan akhir Form setelah diatur Propertiesnya

1.4 Menulis Kode Program


Tujuan dari penulisan kode program adalah untuk memberikan perintah kepada komputer
agar melakukan suatu tindakan terhadap apa yang diperintahkan kepadanya.

Kode yang akan dibuat adalah untuk melakukan proses penjumlahan nilai pertama
dengan nilai kedua lalu ditampilkan kedalam sebuah kotak pesan. Kode ini akan
dijalankan pada saat tombol proses diklik.

Cara menuliskan kode seperti diatas adalah sebagai berikut :


1. Klik ganda pada tombol Proses, sehingga kemudian tampil jendela seperti dibawah
ini.

1
0
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 1.15 Jendela Kode

2. Tuliskan kode berikut ini diantara turisan Private Sub Command_Click() dan End
Sub didalam jendela kode tersebut.

Gambar 1.16 Kode yang telah ditambahkan

Penjelasan dari kode yang telah dituliskan tadi adalah sebagai berikut :
1. Private Sub Command1_Click()
Pendeklarasian perintah yaitu kode yang dituliskan setelah pertintah ini akan dijalankan ada
proses pengklikan pada control Command1.

2. Hasil = ValText1) + Val(Text2)


Mencari hasil dari nilai Text1 ditambah dengan nilai Text2

3. MsgBox “ Hasil Penjumlahan Adalah : “ &Hasil, vbOKOnly, “Pesan”


MasgBox : Perintah untuk menampilkan kotak pesan

“Hasil Penjumlahan Anda” : Pesan yang akan ditampilkan

&Hasil : Menggabungkan dengan variabel hasil yang telah


dicari sebelumnya
vbOKOnly : Kotak pesan hanya akan menampilkan tombol OK saja
“Pesan” : Judal kotak pesan

4. End Sub
Pasangan dari statement Private Sub

1.5 Mencoba Program


Setelah kode program tersebut ditulis, langkah selanjutnya adalah dengan mencobanya
dengan cara :
1. Klik pada tombol Start yang ada pada toolbar atau tekan tombol F5 pada
keyboard.
2. Isi angka 3 pada kotak Nilai pertama dan angka 2 pada kotak Nilai Kedua.

1
1
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 1.17 Mengisi nilai pada kotak Nilai Pertama dan Nilai Kedua

3. Klik tombol proses, jika berhasil akan menampilkan pesan seperti terlihat dibawah
ini.

Gambar 1.18 Tampilan kotak pesan

4. Klik tombol OK pada kotak pesan.


5. Lalu program dapat ditutup dengan mengklik tombol close pada sudut kanan atas
aplikasi.

1.6 Menyimpan program


Setelah program selesai dan tidak ada kesalahan lagi, maka langkah selanjutnya adalah
menyimpan program tersebut.

Dalam Visual Basic ada dua yang perlu disimpan, pertama adalah form atau program
yang telah dibuat, dan kedua adalah project, yaitu suatu tempat untuk meletakkan
semua form yag telah dibuat.

Adapun langkah-langkah untuk menyimpan program ditunjukkan lewat cara-cara berikut


ini :
1. Klik menu File>Save Project.
2. Dibagian Save in, pastikan folder kerja yang aktif adalah Lat1.
3. Tulis nama file dibagian File Name dengan nama Jumlah.
4. Klik tombol Save.
5. Selanjutnya Visual Basic akan meminta untuk menyimpan project. Lakukan hal
yang sama seperti langkah 3, 4, 5 diatas.
6. Setelah penyimpanan project maka akan ditampilkan jendela source code control.
Klik tombol No pada jendela ini.
7. Program sudah selesai disimpan.

IV. LATIHAN
1. Buatlah program untuk melakukan operasi perhitungan penjumlahan,
pengurangan, perkalian dan pembagian. Selain itu tambahkan pula dua buah
tombol, yang pertama untuk melakukan operasi bilangan kembali sedangkan
yang kedua untuk keluar dari program yang dibuat. Adapun tampilan dari program
tersebut apabila dijalankan adalah sebagai berikut:

1
2
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

2. Siapkan komponen-komponen dibawah ini :

Kontrol Nama Kontrol Properties Nilai


Form Caption Property Test
StartUp Position 2-Centered Screen
Label1 Caption Tuliskan Nama Anda :
Text1 Text Tulisan Text1 dihapus
Alignment 2-Centered
BackColor Palette : <putih>
Label2
Caption Tulisan Label1 dihapus
Font Size : 24
Command1 Caption OK
Command2 Caption Selesai

Selanjutnya buat syntax yang sesuai agar program tersebut dapat dijalankan
kemudian melakukan hal-hal dibawah ini. Adapun cara menjalankan program ini
adalah :
a. Isikan nama anda pada textbox.
b. Klik tombol OK untuk menampilkan nama pada Label2.
c. Klik tombol selesai untuk mengakhiri program.

1
3
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

MODUL II
CONDITIONAL STATEMENT,
OPTIONBUTTON DAN CHECKBOX

I. TUJUAN MODUL II
Setelah mengikuti praktikum pada unit ini, diharapakan mahasiswa :
a. Mengetahui beberapa conditional statemen (pernyataan berkondisi) yang biasa
dipergunakan untuk proses pengambilan keputusan.
b. Mengetahui fungsi control OptionButton dan CheckBox sebagai bagian dari
penggunaan fungsi logika.

II. LANDASAN TEORI


1. Conditional Statement
Conditional statement atau pernyataan berkondisi adalah sebuah pernyataan yang
menganalisa suatau keadaan dan mengambil keputusan berdasarkan pada hasil dari
analisa tersebut. Jika kondisi benar maka akan dijalankan instruksi tertentu sedangkan
jika kondisi salah maka akan dijalankan instruksi yang lain.

1.1 If
If digunakan untuk mengambil keputusan dengan kondisi tunggal. Adapun bentuk umum
dari fungsi ini adalah :

If {kondisi} then {pernyataan}


End if

Setiap pernyataan if diakhiri dengan penutup end if. Semua baris kode program yang
terdapat diantara if dan end if ini disebut dengan blok program, dan akan dilaksanakan
apabila kondisi yang dibandingkan bernilai true (benar).

1.2 If Else (If then Else)


Kondisi If Else atau If then Else ini digunakan untuk mengambil keputusan dari kondisi
yang lebih dari satu Atau dengan kata lain If else ini akan menjalankan kondisi yang
benar dari 2 pernyataan. Bentuk umum dari penggunaan fungsi ini adalah :

If {kondisi} then
Pernyataan 1
Else
Pernyataan 2
End if

1.3. If Then Elseif


Bentuk logika If then Elseif ini akan lebih efisien jika digunakan untuk menyelesaikan
masalah yang mempunyai banyak kondisi. Bentuk umum dari fungsi ini adalah sebagi
berikut :

If {kondisi} then
Pernyataan 1
Elseif (kondisi} then
Pernyataan 2

1
4
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Else
Pernyataan n
End if

1.4 Select Case


Select Case digunakan untuk melakukan pemilihan kondisi yang jumlahnya banyak atau
bertingkat. Penggunaannya hampir sama dengan If then elseif, tetapi lebih efektif dalam
hal pencarian hasil jika menggunakan select case ini. Bentuk umum fungsi select case
adalah sebagai berikut :

Select case {pernyataan}


Case nilai :
Pernyataan 1
Case nilai :
Pernyataan 2
Case nilai :
Pernyataan 3
Case else nilai :
Pernyataan n
End select

2. Control OptionButton ( )
Dalam pembahasan diatas sudah diperkenalkan bentuk dasar fungsi logika If, maka pada
bagian ini akan dibahas tentang control option yang seringkali mengakses fungsi logika If
seperti yang telah dibahas sebelumnya.

Option button sendiri atau tombol pilihan adalah kontrol yang bisa digunakan untuk
memilih salah satu dari beberapa pilihan. Pilihan ini sifatnya tunggal, artinya user tidak
bisa memilih lebih dari satu pilihan. Apabila user mengklik salah satu pilhan, maka pilhan
yang lain akan dimatikan pilihannya (deselect).

3. Control CheckBox ( )
Control CheckBox adalah suatu bentuk kontrol yang berfungsi untuk memilih beberapa
item data. Namun dalam pilihannya user dapat memilih lebih dari satu ataupun semua
pilihan yang tersedia, berbeda dengan control OptionButton yang hanya boleh memilih
satu item saja.

III. LANGKAH PRAKTIKUM


1. Penggunaan If
Dalam Langkah Praktikum yang pertama ini akan dibuat sebuah program yang digunakan
untuk mencari keterangan dari hasil test ujian, dimana, jika seorang siswa mempunyai
nilai diatas 60 maka dinyatakan lulus, sedangkan jika nilainya sama dengan atau dibawah
60 maka dinyatakan tidak lulus.
Cara pembuatannya :
a. Bukalah aplikasi Visual Basic dengan mode Standard EXE.
b. Didalam form yang kosong tambahkan dua buah control Label dan dua buah
control TextBox, sehingga tampak seperti pada gambar dibawah ini :

1
5
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 2.1 Tampilan rancangan form

c. Aturlah properties setiap kontrol yang telah ditambahkan diatas seperti pada
tabel 2.1 dibawah ini :

Tabel 2.1 Pengaturan properties untuk penggunaan If tunggal


Kontrol Nama Kontrol Properties Nilai
Form StartUpPosition 2 – Center Screen
Label1 Caption Nilai
Size = 14
Font
Style = Bold
Caption Keterangan
Label2 Size = 14
Font
Style = Bold
Text1 Text Tulisan Text1 dihapus
Text2 Text Tulisan Text2 dihapus

d. Klik ganda pada control Text1 lalu tambahkan kode programnya seperti berikut
ini :

Private Sub Text1_Change()


If Val(Text1) > 60 Then Text2.Text = "Lulus"
If Val(Text1) <= 60 Then Text2.Text = "Tidak Lulus"
End Sub

Penjelasan dari kode program tersebut, dapat dilihat pada bagian berikut ini :

1. Private Sub Text1_Change()


Pendeklarasian perintah yaitu kode yang dituliskan setelah perintah ini akan dijalankan sewaktu
ada perubahan nilai pada control Text1

2. If Val(Text1) > 60 Then Text2.Text = "Lulus"


Jika nilai angka pada Text1 lebih besar dari 60 maka Text2 tulisannya Lulus

3. If Val(Text1) <= 60 Then Text2.Text = "Tidak Lulus"


Jika nilai angka pada Text2 lebih kecil atau sama dengan 60 maka Text2 tulisannya Tidak Lulus

4. End Sub
Pasangan dari perintah Private Sub Text1_Change

2. Penggunaan If then Else


Untuk contoh program penggunaan If then Else terdapat sebuah kasus dengan kriteria
penyelesainnya sebagai berikut :
a. Terdapat kolom isian untuk menginput besarnya penjualan

1
6
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

b. Jika penjualan memenuhi target yaitu Rp. 1.000.000,00 atau diatasnya maka
akan mendapatkan bonus sebesar 10 % dari nilai penjualan tersebut. Terdapat
nilai pajak, yang diperoleh dari (Gaji Pokok + Bonus) x 15 %, sedangkan Total
Gaji didapatkan dari (Gaji Pokok + Bonus) – Pajak
c. Jika target penjualan tidak memenuhi terget (dibawah Rp. 1.000.000,00,)
maka tidak akan mendapatkan bonus, tetapi tetap diharuskan membayar
pajak serta mendapatkan perhitungan Total Gaji yang sama dengan yang
penjualannya mencapai target.
Adapun langkah-langkah untuk menyelesaikan kasus diatas adalah sebagai berikut :
a. Buatlah sebuah proyek baru pada Visual Basic.
b. Tampilkan kontrol-kontrol, atur posisi dan ubahlah propertinya hingga tampak
seperti pada gambar dibawah ini :

Tabel 2.2 Pengaturan properties untuk penggunaan If then Else


Kontrol Properties Nilai
Label1 Caption Penjualan
Label2 Caption Bonus
Label3 Caption Pajak
Label4 Caption Gaji Total
Text1 Text (kosongkan
Text2 Text (kosongkan)
Text3 Text (kosongkan)
Text4 Text (kosongkan)
Command1 Caption Hitung

Gambar 2.2 Kontrol-kontrol yang sudah diubah propertinya

c. Langkah berikutnya, klik ganda kontrol Command1. Pada jendela Code yang
muncul ketikkan kode program dibawah ini :

Dim txtPenjualan
Dim sngGapok, sngBonus, sngPajak, sngGatot As Single
Private Sub Command1_Click()
sngGapok = 1000000
If (Text1.Text > 1000000) Then
sngBonus = Text1.Text * 0.1
sngPajak = (sngGapok + sngBonus) * 0.15
sngGatot = sngGapok + sngBonus - sngPajak
Else
sngBonus = 0
sngPajak = (sngGapok + sngBonus) * 0.15
sngGatot = sngGapok + sngBonus - sngPajak

1
7
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

End If
Text2.Text = sngBonus
Text3.Text = sngPajak
Text4.Text = sngGatot
End Sub

d. Jalankan aplikasi tersebut dengan menekan tombol F5 atau klik Run ( ) pada
Toolbar. Cobalah masukkan nilai yang berbeda-beda pada kotak penjualan. Jika
penjualan lebih besar dari 1.000.000 (kondisi pertama atu If benar), maka bonus
akan diberikan sebesar 10% dari nilai penjualan. Jika penjualan lebih kecil dari
1.000.000 (kondisi kedua atau If salah) maka blok program pada Else akan
dijalankan dan diberi nilai 0.

Gambar 2.3 Aplikasi menghitung bonus dengan If then Else

3. Penggunaan If then ElseIf


Untuk mencontohkan bentuk logika ini, dapat dicoba dengan menggunakan kasus yang
hampir sama dengan kasus sebelumnya. Akan tetapi bentuk logikanya diubah dengan
bentuk sebagai berikut :
- Jika nilai diatas 90 maka keterangan A
- Jika nilai diatas 80 maka keterangan B
- Jika nilai diatas 60 maka keterangan C
- Jika nilai diatas 50 maka keterangan D
- Selain itu nilainya E

Untuk penyelesaiannya, bukalah kembali program yang telah dibuat sebelumnya pada
program penggunaan If, lalu gantilah kode programnya seperti yang ada dibawah ini :

Private Sub Text1_Change()


If Val(Text1) > 90 Then
Text2.Text = "A"
ElseIf Val(Text1) > 80 Then
Text2.Text = "B"
ElseIf Val(Text1) > 60 Then
Text2.Text = "C"
ElseIf Val(Text1) > 50 Then
Text2.Text = "D"
Else: Text2.Text = "E"
End If
End Sub

1
8
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

4. Penggunaan Select Case


Pada penggunaan Select Case ini akan dibuat sebuah program untuk daftar menu yang
berisi 6 macam makanan. User dapat memeriksa harga makanan dengan mengklik nomor
menu pada kotak teks. Adapun langkah-langkah dibawah ini untuk membuat
aplikasinya :
a. Buatlah proyek baru pada Visual Basic
b. Tampilkan kontrol-kontrol, aturlah posisi dan ukurannya serta ubah nilai
propertinya sehingga tampak seperti pada gambar dibawah ini :

Tabel 2.3 Pengaturan properti untuk tiap kontrol


Kontrol Properti Nilai
Label1 Caption Menu
Label2 Caption 1 – Bakso
Label3 Caption 2 – Sate
Label4 Caption 3 – Soto
Label5 Caption 4 – Nasi Goreng
Label6 Caption 5 – Gado – gado
Label7 Caption 6 – Mie Ayam
Label8 Caption Pilihan Anda
Text1 Text (kosongkan)
Text2 Text (kosongkan)
Command1 Caption E&xit

Gambar 2.4 Kontrol-kontrol yang sudah diubah propertinya

c. Langkah berikutnya adalah mengetikkan kode program dibawah ini :

Dim intPilihan
Private Sub Text1_Change()
intPilihan = Text1.Text
Select Case intPilihan
Case 1: Text2.Text = “Rp. 5.000,00”
Case 2: Text2.Text = “Rp. 7.500,00”
Case 3: Text2.Text = “Rp. 8.000,00”
Case 4: Text2.Text = “Rp. 10.000,00”
Case 5: Text2.Text = “Rp. 4.000,00”
Case 6: Text2.Text = “Rp. 4.500,00”
Case Else: Text2.Text = “Pilihan tidak ada”
End Select
End Sub
Private Sub Command1_Click()
End
End Sub

1
9
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

5. Penggunaan OptionButton
Untuk penggunaan OptionButton akan dicontohkan pembuatan suatu aplikasi yang
berfungsi untuk mengganti warna tulisan dengan berbagai macam warna, dengan bentuk
tampilan aplikasi sebagai berikut:

Gambar 2.5 Tampilan contoh program penggunaan Control Option

Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :


a. Buat sebuah proyek baru pada Visual Basic dengan mode
StandarEXE.
b. Didalam formnya tambahkan beberapa control sehingga tampilan
rancangan program tampak seperti dibawah ini :

Gambar 2.6 Tampilan rancangan program

c. Aturlah properties dari setiap control diatas, sebagaimana


ditunjukkan pada tabel dibawah ini :

Tabel 2.4 Pengaturan properties pada contoh program control option


Kontrol Properties Nilai
Caption Contoh Penggunaan Option Button
Form
StartUpPosition 2-CenterScreen
Caption (nama anda)
Name = Arial Black
Label1
Font Size = 20
Style = Bold
Option1 Caption Merah
Option2 Caption Kuning
Option3 Caption Hijau
Option4 Caption Biru
Option5 Caption Ungu
Option6 Caption Cyan

d. Klik ganda pada control Option1, atau pilihan yang bertuliskan


Merah. Setelah itu tambahkan kode berikut ini :

Private Sub Option1_Click()


If Option1.Value = True Then Label1.ForeColor = vbRed

2
0
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

End Sub

e. Tuliskan program yang sama untuk control option yang lain, tetapi
jangan lupa untuk mengganti nama objek dan warna yang diinginkan untuk
diubah, berdasarkan dari caption tiap-tiap option yang sudah diubah
sebelumnya tadi. Sehingga program lengkap dari aplikasi untuk
OptionButton ini adalah seperti tampak dibawah ini :

Private Sub Option1_Click()


If Option1.Value = True Then Label1.ForeColor = vbRed
End Sub
Private Sub Option2_Click()
If Option2.Value = True Then Label1.ForeColor = vbYellow
End Sub
Private Sub Option3_Click()
If Option3.Value = True Then Label1.ForeColor = vbGreen
End Sub
Private Sub Option4_Click()
If Option4.Value = True Then Label1.ForeColor = vbBlue
End Sub
Private Sub Option5_Click()
If Option5.Value = True Then Label1.ForeColor = vbMagenta
End Sub
Private Sub Option6_Click()
If Option6.Value = True Then Label1.ForeColor = vbCyan
End Sub

6. Penggunaan CheckBox
Untuk penggunaan CheckBox dapat dilihat pada contoh dibawah ini :
a. Buatlah proyek baru pada Visual Basic (tekan Ctrl+N)
b. Klik ganda icon Check box pada Toolbox, sebuah kontrol Check box
akan tampil pada layar form.
c. Selanjutnya tambahkan lagi tiga buah Check box dan satu buah
control Label. Aturlah posisi dan propertinya sehingga tampak seperti pada
gambar 2.7.

Tabel 2.5 Nilai perubahan properti untuk tiap kontrol


Kontrol Properti Nilai
Form1 Caption Penggunaan Check Box
Label1 Caption Mengubah Text Dengan Check Box
Border Style 1-Fixed Single
Check1 Caption &Bold
Check2 Caption &Underline
Check3 Caption &Red Text
Style 1-Graphical
Check4 Caption B&ig Text
Style 1-Graphical

2
1
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 2.7 Kontrol-kontrol yang telah diubah propertinya

d. Klik ganda kontrol Check1, lalu ketikkan kode program dibawah ini :

Private Sub Check1_Click()


If Check1.Value = vbChecked Then
Label1.FontBold = True
Else
If Check1.Value = vbUnchecked Then
Label1.FontBold = False
End If
End If
End Sub

e. Selanjutnya untuk Check2, Check3 dan Check4, lakukan pengetikan


program yang sama tetapi perubahan disesuaikan dengan value seperti
yang tertulis pada caption control masing-masing CheckBox.

Private Sub Check2_Click()


If Check2.Value = vbChecked Then
Label1.FontUnderline = True
Else
If Check2.Value = vbUnchecked Then
Label1.FontUnderline = False
End If
End If
End Sub

Private Sub Check3_Click()


If Check3.Value = vbChecked Then
Label1.ForeColor = vbRed
Else
If Check3.Value = vbUnchecked Then
Label1.ForeColor = vbBlack
End If
End If
End Sub

Private Sub Check4_Click()


If Check4.Value = vbChecked Then
Label1.FontSize = 12
Else
If Check4.Value = vbUnchecked Then
Label1.FontSize = 10

2
2
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

End If
End If
End Sub

Keterangan :
Kode program diatas menggunakan pernyataan If, untuk memeriksa apakah
Check Box dipilih atau tidak. Jika dipilih, seperti Check1.Value akan bernilai
vbChecked, lalu properti Label1.FontBold diberi nilai True (teks akan
ditebalkan). Sedang jika CheckBox tidak dipilih, properti Check1.Value akan
bernilai vbUnchecked, lalu properti Label1.FontBold akan diberi nilai False
(teks tidak ditebalkan).

f. Jalankan aplikasi ini dengan menekan tombol F5.

Gambar 2.8 Aplikasi mengubah teks dengan CheckBox

IV. LATIHAN
1. Buat sebuah program penggunaan Select Case untuk menampilkan
nama bulan sesuai dengan nilai yang dimasukkan. Adapun tampilan program
setelah dijalankan adalah sebagai berikut :

2. Gunakan Option Button untuk mengkonversi mata uang asing kedalam


mata uang Rupiah sesuai dengan nilainya. Adapun rancangan antarmukanya
tampak seperti gambar dibawah ini :

2
3
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Cara menjalankan program ini adalah dengan terlebih dahulu memasukkan


jumlah uang yang akan dikonversi, kemudian pilih salah satu Option Button
berdasarkan mata uang asal, maka secara otomatis TextBox Nilai Rupiah akan
tampil angka hasil konversi mata uang tersebut.

3. Dengan menggunakan Option Button dan Frame, lakukanlah


pengelompokan untuk beberapa tombol perintah yang sejenis. Adapun
pengelompokan itu berdasarkan Style huruf, Color (warna), Underline
(bergaris bawah) dan Strikeout (dicoret).

Beberapa objek yang harus disediakan adalah :


a. 1 buah Form
b. 1 buah Label
c. 4 buah Frame
d. 12 buah Option Button

Adapun tiap kelompok option button tersebut terdiri dari :


a. Style; Normal, Bold, Italic dan Bold Italic
b. Color; Merah, Kuning, Hijau dan Biru
c. Underline; Bergaris bawah, Tidak bergaris bawah
d. Strikeout; Dicoret, Tidak dicoret

2
4
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

MODUL III
PENGULANGAN,
COMBOBOX DAN LISTBOX

I. TUJUAN PRAKTIKUM
Setelah mengikuti praktikum pada unit ini, diharapakan mahasiswa :
a. Mengetahui beberapa contoh pengulangan atau iterasi (looping).
b. Mengetahui fungsi control ComboBox dan ListBox sebagai bagian dari
penggunaan fungsi looping

II. LANDASAN TEORI


1. Pengulangan (Loop)
Dalam pembuatan program aplikasi, adakalanya programmer membutuhkan penulisan
perintah yang diulang. Untuk mengatasi masalah ini, Visual Basic memberikan solusinya
dengan mengenalkan perintah perulangan.

1.1 For…Next
Pengulangan For…Next biasanya dipergunakan untuk jenis pengulangan yang tetap, atau
jumlah pengulangannya telah diketahui sebelumnya. Bentuk umum perintah ini adalah :

For {variabel} = {nilai awal} to {nilai akhir}


{perintah…}
{perintah…}
Next {variabel}

1.2 While…Wend
Untuk pengulangan yang menggunakan kondisi, Visual Basic menggunakan bentuk
pengulangan While…Whend. Adapun bentuk umum dari perintah ini adalah :

While {kondisi}
{perintah…}
{perintah…}
Wend

1.3 Do While … Loop


Do While berfungsi untuk melakukan perulangan terus-menerus selama (while) kondisi
memenuhi syarat (benar/True) dan berhenti jika kondisi tidak lagi memenuhi syarat
(salah/False), bentuk umumnya adalah :

Do While {kondisi}
{perintah…}
Loop

1.4 Do Until … Loop


Do Until merupakan kebalikan dari Do While. Loop ini akan menjalankan program selama
kondisi belum memenuhi syarat, dan akan berhenti jika sudah memenuhi syarat. Bentuk
umumnya adalah sebagai berikut :

Do Until {kondisi}
{perintah…}
Loop

2
5
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

2. Control ComboBox ( )
ComboBox merupakan salah satu kontrol yang berfungsi untuk menampilkan daftar
pilihan. Dengan menggunakn kontrol ini, user dapat memilih item pilihan untuk
mempermudah dalam menggunakan program, karena dengan memilih item data,
pekerjaan yang dilakukan akan lebih cepat, dibandingkan jika harus menuliskan data
tersebut pada TextBox.

3. Control ListBox ( )
ListBox adalah kontrol yang berfungsi untuk menampilkan daftar pilihan. Dari
kegunaannya tersebut, terdapat kemiripan antara ListBox dengan ComboBox. Perbedaan
mendasar dari kedua buah kontrol ini adalah pada caranya menampilkan daftar pilihan.
Pada ComboBox, daftar pilihan didapatkan dengan mengklik tombol pada bagian
kanan kontrol tersebut. Sedangkan bila menggunakan ListBox, user tidak perlu lagi harus
mengklik tombol , karena daftar yang ada telah ditampilkan semuanya, dan apabila
daftar yang akan ditampilkan telah melebihi dari besarnya kontrol ini, maka user dapat
melihatnya dengan cara menggulung ScrollBar yang terdapat pada bagian kanan kontrol
ini.

III. LANGKAH PRAKTIKUM


1. Penggunaan For…Next
Pada penggunaan For...Next ini akan dibuat sebuah program yang berfungsi menghitung
jumlah semua angka nilai yang dimasukkan. Sebagai contoh, jika dimasukkan nilai awal 1
dan nilai akhir 5, maka program ini akan menghitung jumlah semu angka dari 1 hingga 5
(1+2+3+4+5).

Adapun langkah-langkanh pembuatannya adalah sebagi berikut :


1. Buat sebuah proyek baru pada Visual Basic.
2. Tampilkan kontrol-kontrol, atur posisi, ukuran dan propertinya
hingga tampak seperti pada gambar dibawah ini :

Gambar 3.1 Rancangan aplikasi Menghitung Jumlah Bilangan

3. Langkah berikutnya, bukalah jendela Code, kemudian ketikkan


program seperti dibawah ini :

Dim intJumlah, intAngka As Integer


Dim intAwal, intAkhir As Integer
Private Sub Command1_Click()
intJumlah = 0
intAwal = Text1.Text

2
6
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

intAkhir = Text2.Text
For intAngka = intAwal To intAkhir
intJumlah = intJumlah + intAngka
Next intAngka
Text3.Text = intJumlah
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Unload Me
End Sub

4. Jalankan aplikasi ini dengan menekan F5. Adapun tampilan aplikasi


ini jika dijalankan adalah seperti tampak pada gambar dibawah ini :

Gambar 3.2 Aplikasi Menghitung jumlah bilangan jika dijalankan

2. Penggunaan While…Wend
Program While…Whend dibawah ini akan menghitung hasil pangkat dari sebuah nilai.
Adapun alngkah-langkah pembuatannyaadalah sebgai berikut :
1. Tambahkan 2 buah label, 2 buah textbox dan sebuah commandbutton.
2. Atur posisi dan ubah propertinya hingga tampak seperti gambar dibawah ini.

Gambar 3.3 Aplikasi Program Pangkat dengan menggunakan While …Wend

3. Kemudian double klik pada tombol Hitung, dan tambahkan kode program dibawah
ini :

Private Sub Command1_Click()


Dim nilai, pangkat, hasil As Integer
Dim i As Integer
hasil = 1
i = 1
nilai = Val(Text1.Text)
pangkat = Val(Text2.Text)
While i <= pangkat
hasil = hasil * nilai

2
7
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

i = i + 1
Wend
MsgBox "Hasil Pangkat adalah " & hasil, vbOKOnly, "Hasil"
End Sub

4. Jalankan dengan menekan F5

3. Penggunaan Do While … Loop


Langkah-langkah pengerjaan program aplikasi untuk penggunaan Do While…Loop dapat
dilihat dibawah ini :
1. Tampilkan 2 buah label, 2 buah textbox dan 1 buah commandbutton pada form.
2. Sesuaikan ukuran dan propertinya serta atur posisi sehingga tampak seperti
gambar dibawah ini :

Gambar 3.4 Form sesudah diubah properti-nya

3. Klik ganda pada tombol Hitung, kemudian tambahkan kode dibawah ini :

Private Sub Command1_Click()


Dim nilai, suku, hasil As Integer
Dim i As Integer
hasil = 0
nilai = Val(Text1.Text)
suku = Val(Text2.Text)
i = 1
Do While i <= suku
hasil = hasil + nilai
i = i + 1
Loop
MsgBox "Hasil = " & hasil, vbOKOnly + vbInformation, "Hasil"
End Sub

4. Jalankan dengan menekan F5 atau klik tombol Run pada Visual Basic

4. Penggunaan Do Until…Loop
Untuk contoh penggunaan statement Do Until…Loop, akan dibuat sebuah program yang
meminta user untuk memasukkan input nama sebanyak lima kali, kemudian nama-nama
ini akan disimpan pada variabel array srtnama. Ikuti langkah-langkah pembuatannya
melalui uraian dibawah ini :
1. Siapkan 1 buah form, 1 buah label dan 1 buah listbox, susun dan atur propertinya
hingga tampak seperti tampilan dibawah ini :

2
8
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 3.5 Tampilan form sesudah pengaturan posisi dan properti

2. Langkah berikutnya adalah dengan membuka jendela Code, kemudian ketikkan


kode program seperti dibawah ini :

Dim strnama(5) As String


Dim intcounter As Integer
Private Sub Form_Load()
intcounter = 1
Do Until (intcounter > 5)
strnama(intcounter) = InputBox("Ketikkan nama ke-" + _
Str(intcounter), "Menginput nama 5 kali")
List1.AddItem strnama(intcounter)
intcounter = intcounter + 1
Loop
End Sub

3. Adapun hasil yang tampil sesudah dijalankan (running) adalah sebagai berikut :

Gambar 3.6 Kotak input ini akan ditampilkan hingga kondisi While tidak lagi
memenuhi syarat (<=5)

Gambar 3.7 Semua nama yang telah diinput akan ditampil pad ListBox

5. Penggunaan ComboBox
Untuk contoh penggunaan ComboBox, akan dibuat sebuah program aplikasi untuk
menampilkan item yang dipilih pada ComboBox dan menampilkannya dilayar.
Langkah-langkah pembuatan program tersebutadalah sebagai berikut :
1. Tekan Ctrl+N untuk membuat proyek baru.

2
9
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

2. Tampilkan satu buah control Label dan Combobox kedalam Form. Atur posisi
dan ubahlah propertinya sehingga tampak seperti pada gambar dibawah ini.
Kemudian klik ganda pada form yang tidak mengandung kontrol

Klik ganda disini

Gambar 3.8 Rancangan aplikasi penggunaan ComboBox

3. Lalu tambahkan kode berikut :


Private Sub Form_Load()
Combo1.AddItem "Merah"
Combo1.AddItem "Kuning"
Combo1.AddItem "Hijau"
Combo1.AddItem "Biru"
Combo1.AddItem "Magenta"
Combo1.AddItem "Cyan"
End Sub

4. Klik ganda juga pada control Combo1, kemudian ganti procedure Change
menjadi procedure Click.

Gambar 3.9 Mengganti Procedure Change menjadi procedure Click

5. Setelah itu, tambahkan kode program berikut ini :

Private Sub Combo1_Click()


If Combo1.Text = "Merah" Then
Me.BackColor = vbRed
ElseIf Combo1.Text = "Kuning" Then
Me.BackColor = vbYellow
ElseIf Combo1.Text = "Hijau" Then
Me.BackColor = vbGreen
ElseIf Combo1.Text = "Biru" Then
Me.BackColor = vbBlue
ElseIf Combo1.Text = "Magenta" Then
Me.BackColor = vbMagenta
Else
Me.BackColor = vbCyan
End If
End Sub

3
0
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

6. Penggunaan Control ListBox


Pada contoh ini, akan dibuat sebuah program yang berfungsi untuk menambahkan daftar
pilihan kedalam sebuah ListBox, kemudian user dapat pula menghapus tiap data ataupun
semua data sekaligus.
1. Buka aplikasi Visual Basic, kemudian tambahkan sontrol Label, Textbox dan
Listbox, masing-masing satu buah. Atur posisi tiap control, dan ubahlah
propertinya sehingga tampak seperti pada tampilan dibawah ini :

Gambar 3.10 Rancangan program yang sudah diubah propertinya

2. Klik ganda pada tombol Bersihkan layar, kemudian ketikkan kode program
dibawah ini :

Private Sub Command1_Click()


List1.Clear
End Sub

3. Klik ganda pada control List1, setelah itu ganti procedure change menjadi
procedure DblClick. Kemudian tambahkan kode program berikut ini :

Private Sub List1_DblClick()


Pilihan = List1.ListIndex
List1.RemoveItem (Pilihan)
End Sub

4. Klik ganda control Text1, lalu ganti procedure Change menjadi procedure
KeyPress. Kemudian tambahkan kode program berikut ini :

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)


If KeyAscii = 13 Then
List1.AddItem Text1.Text
Text1.Text = Clear
End If
End Sub

5. Jalankan program dengan menakan tombol F5.

3
1
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 3.11 Program ListBox saat dijalankan


IV. LATIHAN
1. Siapkan interface seperti tampak dibawah ini :

Buatlah program untuk beberapa commandbutton diatas :


a. Jika command1 (tombol For Next) diklik maka akan muncul angka 1 sampai
100 pada Listbox.
b. Jika command2 (tombol Do Until) diklik maka akan tampil huruf A sampai Z
pada Listbox.
c. Jika command3 (tombol Do While) diklik maka akan tampil huruf A sampai Z
dengan urutan descending.

2. Buatlah program dengan menggunakan komponen utama ListBox yang mampu


menambah, menghapus dan menghitung jumlah data yang masuk. Adapun
rancangan tampilan program tersebut seperti tampak pada gambar 3.7 dibawah
ini :

Keterangan :
- Kotak List1 akan menampilkan data-data yang diinput melalui textbox
tempat Tambah data. Data akan ditambahkan kedalam layar List1 setelah
tombol Add diklik.

3
2
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

- Tombol remove digunakan untuk menghapuskan data yang indeksnya


dimasukkan melalui textbox tempat hapus data.
- Tombol Count digunakan unttuk menghitung jumlah data yang ada pada
List1.
- Tombol Remove All digunakan untuk menghapus semua data yang ada
pada layar List1.
- Sedangkan tombol Exit, digunakan untuk keluar dari program.

MODUL IV
CONTROL IMAGE, PICTUREBOX,
FRAME, LINE, SHAPE DAN TIMER

I. TUJUAN PRAKTIKUM
Adapun tujuan akhir setelah materi pada modul ini disampaikan adalah :
a. Mahasiswa mengetahui bagaimana memperindah program aplikasi yang dibuat
dengan beberapa objek tambahan dalam Visual Basic.
b. Mahasiswa dapat membuat beberapa program sederhana dengan beberapa
control pelengkap pada Visual Basic.

II. LANDASAN TEORI


1. Image ( )
Control Image adalah sebuah control untuk menampilkan gambar pada aplikasi yang
dibuat, seperti tujuannya untuk hiasan, logo, pelengkap data dan sebagainya. Adapun
beberapa format gambar yang didukung oleh Visual Basic adalah file gambar dengan
format BMP, CUR, EMF, GIF, ICO, JPG dan WMF.

2. PictureBox ( )
Control ini mempunyai fungsi yang hampir sama dengan Image yaitu untuk menampilkan
file gambar, perbedaannya terletak pada PictureBox mampu menerapkan lebih banyak
properti dan metode.

3. Frame ( )
Control Frame adalah salah satu control yang bersifat container, atau dengan kata lain
sebuah control yang berfungsi sebagai tempat penampung kontrol-kontrol yang lain.

4. Line ( )
Control Line adalah sebuah control yang berfungsi untuk membuat garis. Garis yang
dihasilkan dapat dalam beberapa style antara lain : Transparent, Solid, Dash, Dot, Dash-
Dot, Dash-Dot-Dot dan Inside Solid.

5.Shape ( )
Control Shape adalah control yang berfungsi membuat bangun-bangun atau geometris
sederhana pada aplikasi, seperti kotak, lingkaran, elips dan sebagainya.

6. Timer ( )

3
3
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Control Timer ini berfungsi untuk pengaturan waktu dari program yang dibuat. Control ini
menggunakan jam internal yang terdapat pada komputer yang sedang dipakai user pada
saat itu. Pada saat program aplikasi dijalankan kontrol Timer tidak akan tampak pada
layar Form, karena ia berjalan pada latar belakang untuk menghitung waktu. Biasanya
Timer digunakan untuk mengendalikan atau memicu event-event atau aksi yang akan
dijalankan.

III. LANGKAH PRAKTIKUM


1. Penggunaan Image
Dalam contoh program berikut ini akan dibuat sebuah program yang berfungsi untuk
menampilkan tiga buah gambar dalam object Image. Gambar yang akan ditampilkan
tersebut akan tampil apabila kotak cek dari gambar tersebut diklik, dan apabila lambang
ceknya dihilangkan maka gambar tersebut akan dihilangkan juga.

Cara pembuatan program tersebut adalah sebagai berikut :


1. Buka aplikasi Visual Basic dengan mode Standar EXE.
2. Tambahkan 3 buah control Image dan 3 buah control CheckBox, kemudian atur
tampilannya sehingga tampak seperti gambar berikut :

Gambar 4.1 Tampilan rancangan program

3. Gantilah properties pada setiap control tersebut sama seperti ditunjukkan pada
tabel 4.1 dibawah ini :

Tabel 4.1 Pengaturan properties pada contoh penggunaan Image


Nama
Control Properties Nilai
Control
Caption Latihan Penggunaan Image
Form StartUpPosition 2-Center Screen
Visible False
Stretch True
Image1
C:\ProgrameFiles\MicrosoftVisualStudio\
Picture
Common\Graphics\Icons\Industri\Bicycle.Ico
Visible False
Stretch True
Image2
C:\ProgrameFiles\MicrosoftVisualStudio\
Picture
Common\Graphics\Icons\Industri\Cars.Ico
Visible False
Stretch True
Image1
C:\ProgrameFiles\MicrosoftVisualStudio\
Picture
Common\Graphics\Icons\Industri\Rocket.Ico
Caption Bicycle
CheckBox1
Font Size = 12
Caption Cars
CheckBox2
Font Size = 12

3
4
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Caption Rocket
CheckBox3
Font Size = 12

4. Klik ganda pada control Check1, lalu tambahkan kode program berikut ini :

Private Sub Check1_Click()


If Check1.Value = 1 Then
Image1.Visible = True
Else
Image1.Visible = False
End If
End Sub

5. Klik ganda pada control Check2, lalu tambahkan pula kode program berikut ini :

Private Sub Check2_Click()


If Check2.Value = 1 Then
Image2.Visible = True
Else
Image2.Visible = False
End If
End Sub

6. Lakukan pula hal yang sama terhadap control Check3, lalu tambahkan kode
program berikut ini :

Private Sub Check3_Click()


If Check3.Value = 1 Then
Image3.Visible = True
Else
Image3.Visible = False
End If
End Sub

7. Jalankan program dengan menekan tombol F5. Hasil program jika dijalankan
tampak pada gambar 4.2 dibawah ini :

Gambar 4.2 Contoh aplikasi untuk penggunaan Image

2. Penggunaan Shape
Dalam contoh pembuatan program aplikasi untuk penggunaan Shape akan dibuat suatu
program untuk menampilkan jenis-jenis dari control Shape, mengatur ketebalan garisnya
dan sekaligus dapat mengatur warna shape tersebut. Adapun tampilan akhir dari program
tersebut adalah seperti tampak pada gambar 4.3 dibawah ini :

3
5
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 4.3 Tampilan program saat dijalankan

Cara pembuatannya adalah sebagi berikut :


1. Buka program Visual Basic.
2. Tambahkan beberapa kontrol, atur posisi dan ubah propertiesnya sehingga
tampak seperti gambar 4.4.

Gambar 4.4 Rancangan program penggunaan shape

3. Klik ganda pada form yang tidak mengandung control, lalu tambahkan kode
program berikut :

Private Sub Form_Load()


For a = 1 To 5
Combo1.AddItem a
Next a
Combo2.AddItem "Merah"
Combo2.AddItem "Kuning"
Combo2.AddItem "Hijau"
Combo2.AddItem "Biru"
Combo2.AddItem "Ungu"
End Sub

4. Tambahkan juga kode program untuk setiap control yang ditunjukkan pada
bagian berikut :

Private Sub Combo1_Click()


Shape1.BorderWidth = Val(Combo1.Text)
End Sub

3
6
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Private Sub Combo2_Click()


If Combo2.Text = "Merah" Then
Shape1.BackColor = vbRed
ElseIf Combo2.Text = "Kuning" Then
Shape1.BackColor = vbYellow
ElseIf Combo2.Text = "Hijau" Then
Shape1.BackColor = vbGreen
ElseIf Combo2.Text = "Biru" Then
Shape1.BackColor = vbBlue
ElseIf Combo2.Text = "Ungu" Then
Shape1.BackColor = vbMagenta
End If
End Sub

Private Sub Option1_Click()


If Option1.Value = True Then Shape1.Shape = 0
End Sub
Private Sub Option2_Click()
If Option2.Value = True Then Shape1.Shape = 1
End Sub
Private Sub Option3_Click()
If Option3.Value = True Then Shape1.Shape = 2
End Sub
Private Sub Option4_Click()
If Option4.Value = True Then Shape1.Shape = 3
End Sub
Private Sub Option5_Click()
If Option5.Value = True Then Shape1.Shape = 4
End Sub
Private Sub Option6_Click()
If Option6.Value = True Then Shape1.Shape = 5
End Sub

3. Penggunaan Timer
Pada bagian ini akan dicontohkan penggunaan kontrol timer didalam pembuatan suatu
program aplikasi. Tujuan dari program yang dibuat adalah untuk menampilkan Tanggal
dan Jam komputer.

Adapun langkah-langkah dalam pembuatan program seperti diatas adalah sebagai berikut
:
1. Buka Visual Basic.
2. Tambahkan Kontrol Timer, control Line dan delapan buah control Label, lalu
atur posisi dan propertinya sehingga tampak seperti pada gambar dibawah
ini :

3
7
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 4.5 Rancangan program Jam

3. Klik ganda pada control Timer, lalu tambahkan kode program berikut ini :

Private Sub Timer1_Timer()


Label5.Caption = Format(Date, "dd/mm/yyyy")
Label6.Caption = Time()
Label7.Caption = Format(Date, "dd")
Label8.Caption = Format(Date, "mmmm")
End Sub

4. Tampilan program bila dijalankan adalah sebagai berikut :

Gambar 4.6 Aplikasi Jam

IV. LATIHAN
1. Sebuah rental komputer akan menghitung biaya rental dalam satu menit seharga Rp.
2000,00. Buatlah aplikasi yang digunakan untuk menghitung biaya rental dari seorang
pelanggan dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Data yang diisi adalah Nomor Komputer yang dipakai, Jam Mulai dan Jam Selesai.
b. Lama merental didapat dari Jam Selesai – Jam Mulai (Dalam satuan menit).
c. Biaya rental adalah Rp 2000,00 x Lama rental

3
8
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

MODUL V
CONTROL FILE

I. TUJUAN PRAKTIKUM
Adapun tujuan yang ingin dicapai setelah materi pada unit ini selesai adalah sebagai
berikut :
1. Mahasiswa mengetahui fungsi dari control File yang antara lain terdiri dari
DriveListBox, DirListBox dan FileListBox sebagai pelengkap pada Visual Basic
khususnya membantu dalam pengaksesan file.
2. Mahasiswa mampu membuat latihan sederhana dengan menggunkan control-
control tersebut.

II. LANDASAN TEORI


Control File adalah control yang memiliki fungsi memanipulasi file pada komputer.
Biasanya digunakan untuk menampilkan daftar file agar user bisa memilih salah satu file
yang terdapat pada komputernya. Control-control File pada Visual Basic ada 3 buah
yaitu :
1. DriveListBox ( ) atau daftar drive; digunakan untuk menampilkan daftar drive
(misal C, D) pada komputer.
2. DirListBox ( ) atau daftar direktori/folder; digunakan untuk menampilkan
daftar direktori atau folder yang terdapat pada setiap drive.
3. FileListBox ( ) atau daftar file; digunakan untuk menampilkan daftar file yang
terdapat pada suatu direktori.

III. LANGKAH PRAKTIKUM


Pada latihan penggunaan control File ini, akan dibuat sebuah program yang berfungsi
untuk menampilkan informasi tentang suatu file. Mulai dari nama, ciri (ekstension) dan
lokasi File. Tampilan dari program ini apabila dijalankan adalah seperti terlihat pada
gambar 5.1 dibawah ini :

Gambar 5.1 Aplikasi untuk penggunaan Control File

Adapun langkah-langkah untuk menghasilkan program seperti gambar diatas adalah


sebagai berikut :
1. Buat sebuah proyek baru di Visual Basic.
2. Tampilkan control Label, TexBox, DriveListBox, DirListBox, FileListBox dan
CommandButton. Kemudian susun dan ubah propertinya sehingga tampak
seperti pada gambar 5.1 diatas.
3. Ketikkan kode dibawah ini pada jendela Code.

3
9
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Private Sub Command1_Click()


End
End Sub
Private Sub Dir1_Change()
File1.Path = Dir1.Path
End Sub
Private Sub Drive1_Change()
Dir1.Path = Drive1.Drive
End Sub
Private Sub File1_Click()
Text1.Text = Dir1.Path + "\" + File1.FileName
End Sub

IV. LATIHAN
1. Buatlah sebuah program yang berfungsi untuk menampilkan gambar. Jika file
yang dipilih tersebut adalah file gambar, maka gambarnya akan ditampilkan
kedalam control Image, sedangkan jika bukan file gambar, maka tidak akan
terjadi apa-apa. Adapun tampilan program tersebut jika dijalankan adalah sebagai
berikut :

4
0
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

MODUL VI
CONTROL ACTIVEX DAN MENU

I. TUJUAN PRAKTIKUM
Tujuan yang ingin dicapai setelah mengikuti praktikum pada modul ini adalah:
a. Mahasiswa mengetahui fungsi ActiveX dan Menu pada pembuatan aplikasi dengan
Visual Basic.
b. Mahasiswa dapat membuat program aplikasi Visual Basic dengan menggunakan
control ActiveX dan Menu.

II. LANDASAN TEORI


Control ActiveX adalah kumpulan control yang terpisah dari aplikasi Visual Basic. Control-
control ini berfungsi untuk mempermudah user dalam mendesain program agar tampak
lebih profesional.

1. Menambahkan Control ActiveX


Untuk dapat menggunakan fasilitas dari control ActiveX, sebelumnya user harus
menambahkan terlebih dahulu kedalam Project Aplikasi yang dibuat.
Langkah-langkah untuk menambahkan control ActiveX ini dapat dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Dari Visual Basic yang aktif, klik menu Project.
b. Lalu klik submenu Components…

Gambar 6.1 Menambahkan control ActiveX

c. Beri tanda cek pada Component yang akan ditambahkan kedalam Project
Aplikasi.

4
1
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 6.2 Daftar component ActiveX

2. Calendar ( )
Calendar adalah suatu kontrol yang berfungsi untuk menampilkan daftar tanggal
(kalender). Cara menambahkan control ini adalah :
a. Klik menu Project > Components.
b. Beri tanda cek pada daftar yang bertuliskan Microsoft Calendar Control 8.0.

Gambar 6.3 Menambah control Calendar

c. Lalu klik OK. Maka kemudian akan tampil control baru pada bagian ToolBox
dengan nama Calendar.

3. ProgressBar ( )
ProgressBar adalah suatu bentuk animasi sederhana yang menunjukkan bahwa komputer
sedang melakukan proses. Berikut ini akan diperlihatkan animasi ProgressBar yang
tampil, sewaktu kita mengcopy file ke tempat lain.

ProgressBar

Gambar 6.4 Contoh penggunaan ProgressBar

4
2
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Dengan Visual Basic, untuk membuat animasi seperti contoh tersebut, dapat dilakukan
dengan menggunakan control ProgressBar, control ini termasuk juga dalam control
ActiveX, jadi untuk menggunakannya user harus menambahkan terlebih dahulu kedalam
project aplikasinya. Ikuti langkah-langkah berikut untuk menambahkan control
ProgressBar kedalam ToolBox.
a. Pada aplikasi Visual Basic yang telah aktif, klik menu Project > Components.
b. Lalu pada jendela Components, pilih dan berilah tanda cek pada daftar yang
bertuliskan Microsoft Windows Commond Control 6.0 (SP4). Kemudian
klik OK.

4. CommonDialog ( )
Control CommomnDialog adalah sebuah control yang berfungsi untuk menampilkan kotak
dialog standard yang biasa dijumpai dalam program aplikasi windows. Kotak dialog yang
dapat ditampilkan oleh control ini antara lain adalah kotak dialog Font, Open, Save, Print
dan Help.

Karena kontrol ini termasuk juga dalam kumpulan ActiveX, maka untuk dapat
menggunakan control ini harus ditambahkan terlebih dahulu kedalam jendela ToolBox.
Cara menambahkannya sama dengan cara menambahkan control ActiveX yang lain,
tetapi yang dipilih adalah Microsoft CommonDialog 6.0

5. ImageList ( ) dan ToolBar ( )


ToolBar adalah kumpulan toombol bergambar yang digunakan untuk mengakses suatu
fungsi secara cepat. Dalam hal ini Visual Basic menyediakan sebuah control yang mampu
membuat ToolBar tersebut. Control tersebut bernama ToolBar dan ImageList.

Langkah-langkah untuk menambahkan control ini pada ToolBox adalah sama dengan cara
untuk menampilkan control ActiveX yang lain, tetapi yang dipilih adalah Microsoft
Windows Common Control 6.0.

6. Menu ( )
Sistem menu biasa dijumpai pada aplikasi yang berjalan dilingkungan Windows. Contoh
sistem menu dapat dilihat pada gambar 6.6 dibawah ini :

Gambar 6.6 Sistem Menu

User dapat membuat denagn mudah suatu sistem menu melalui fasilitas Menu Editor
yang terdapat pada menu Tools>Menu Editor atau bisa langsung pilih Menu Editor pada
ToolBar.

Gambar 6.7 Kotak dialog Menu Editor

4
3
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

7. StatusBar ( )
StatusBar adalah baris status yang biasanya dijumpai dibagian bawah layar sebuah
aplikasi yang berfungsi memberi keterangan mengenai aplikasi tersebut. Contoh
StatusBar dapat dilihat pada contoh dibawah ini :

Gambar 6.8 Contoh StatusBar pada Microsoft Word

Untuk membuat StatusBar, digunakan kontrol StatusBar yang muncul sesudah user
memilih komponen Microsoft Windows Common Controls 6.0 seperti saat membuat
control ActiveX lainnya.

III. LANGKAH PRAKTIKUM


1. Penggunaan control Calendar
Pada bagian ini akan diberikan contoh pembuatan suatu program yang berfungsi untuk
menampilkan Tanggal dan Jam Komputer secara digital, tampilan program ini jika telah
selesai dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 6.9 Tampilan program Calendar jika dijalankan

Cara pembuatan program tersebut adalah sebagai berikut :


a. Buka aplikasi Visual Basic.
b. Tambahkan control Microsoft Calendar Control 8.0 kedalam jendela
ToolBox.
c. Tambahkan control Calendar yang baru ditambahkan tadi kedalam form yang
kosong, kemudian tambahkan juga sebuah control Label dan Timer, sehingga
tampak seperti tampilan akhir aplikasi diatas. Kemudian gantilah beberapa
properties dari control-control tersebut seperti ditunjukkan pada tabel dibawah
ini :

Tabel 6.1 Pengaturan Properties dari contoh program Calendar


Nama Control Properties Nilai
StartUpPosition 2 – Center Screen
Form
Caption Kalender Digital
Timer Interval 100
Size : 14
Font Font : Comic Sans Ms
Label1
Style : Bold
Caption (tulisan Label1 dihapus)

4
4
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

d. Klik ganda pada control Timer, lalu tambahkan kode program seperti tampak
dibawah ini :

Private Sub Timer1_Timer()


Label1.Caption = "Jam Komputer " & Time()
End Sub

2. Penggunaan ProgressBar
Untuk contoh ProgressBar akan dicontohkan sebuah program yang berfungsi untuk
memindahkan tulisan dari suatu daftar List ke List yang lainnya. Saat perpindahan tulisan
akan ditampilkan sebuah animasi ProgressBar yang dijalankan dibagian bawah daftar List
tersebut. Adapun tampilan program tersebut jika dijalankan akan tampak seperti pada
gambar 6.9 dibawah ini :

Gambar 6.10 Tampilan contoh program ProgressBar

Keterangan :
a. Tombol berfungsi untuk memindahkan semua tulisan yang ada didalam
daftar pertama (bagian kiri) kedalam daftar yang kedua (bagian kanan).
b. Tombol berfungsi untuk memindahkan tulisan yang terpilih dari daftar
pertama ke daftar yang kedua.
c. Tombol berfungsi untuk memindahkan tulisan yang terpilih dari daftar
kedua kedaftar yang pertama.
d. Tombol berfungsi untuk memindahkan semua tulisan yang ada didalam
daftar kedua ke dalam daftar pertama.
e. Kotak isian yang ada dibagian bawah, digunakan untuk mengisi tulisan baru
kedalam daftar pertama (tulisan akan bertambah jika ada penekanan tombol
enter pada kotak isian ini).
f. Animasi ProgressBar akan dijalankan apabila ada perpindahan tulisan, baik dari
daftar pertama atau dari daftar kedua.

Langkah-langkah pembuatan program :


a. Jalankan aplikasi Visual Basic.
b. Tambahkan Component Microsoft Window Common Control 6.0 kedalam jendela
ToolBox.
c. Didalam form yang kosong, tambahkan 2 buah ListBox, 4 buah CommandButton,
sebuah Label dan sebuah Frame serta ProgressBar.

4
5
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Tabel 6.2 Pengaturan properties pada contoh penggunaan ProgressBar


Control Properties Nilai
Form StartUpPosition 2 - Center Screen
Command1 Caption >>
Command2 Caption >
Command3 Caption <
Command4 Caption <<
Label1 Caption Tambahkan data ke List 1
Frame Caption Animasi ProgressBar
Min 0
ProgressBar
Max 3000

d. Klik ganda pada tombol , lalu tambahkan kode program berikut :

Private Sub Command1_Click()


If List1.ListCount < 1 Then
MsgBox "Tidak ada data dalam List1"
Text1.SetFocus
Else
For ulang = 0 To List1.ListCount - 1
List2.AddItem List1.List(ulang)
Next ulang
For a = 1 To 3000
ProgressBar1.Value = a
Next a
ProgressBar1.Value = 0
List1.Clear
End If
End Sub

e. Klik ganda pada tombol , lalu tambahkan kode program berikut :

Private Sub Command2_Click()


If List1.ListIndex = -1 Then
MsgBox "Tidak ada daftar yang dipilih"
Text1.SetFocus
Else
List2.AddItem List1.Text
List1.RemoveItem List1.ListIndex
For a = 1 To 3000
ProgressBar1.Value = a
Next a
ProgressBar1.Value = 0
End If
End Sub

f. Klik ganda pada tombol , lalu tambahkan kode program berikut :

Private Sub Command3_Click()


If List2.ListIndex = -1 Then
MsgBox "Tidak ada data yang dipilih"
Text1.SetFocus
Else
List1.AddItem List2.Text

4
6
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

List2.RemoveItem List2.ListIndex
For a = 1 To 3000
ProgressBar1.Value = a
Next a
ProgressBar1.Value = 0
End If
End Sub

g. Klik ganda pada tombol , lalu tambahkan kode program berikut :

Private Sub Command4_Click()


If List2.ListCount < 1 Then
MsgBox "Tidak ada data dalam List2"
Text1.SetFocus
Else
For ulang = 0 To List2.ListCount - 1
List1.AddItem List2.List(ulang)
Next ulang
For a = 1 To 3000
ProgressBar1.Value = a
Next a
ProgressBar1.Value = 0
List2.Clear
End If
End Sub

h. Klik ganda pada control text1, lalu ganti procedure Change menjadi procedure
KeyPress.

Gambar 6.10 Mengganti procedure Change menjadi procedure keyPress

i. Setelah diganti, lalu tambahkan kode program seperti dibawah ini :

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)


If KeyAscii = 13 Then
If Text1.Text = Empty Then
MsgBox "Text masih kosong, silahkan diisi.."
Text1.SetFocus
Else
List1.AddItem Text1.Text
Text1.Text = Clear
Text1.SetFocus
End If
End If
End Sub

4
7
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

3. Penggunaan CommondDialog
Dalam contoh berikut ini, akan dibuat sebuah program yang berfungsi untuk mengatur
warna latar form, dan menampilkan gambar kedalam control Image. Program ini,
nanatinya akan melibatkan control CommonDialog untuk menampilkan kotak dialog color
dan open.

Cara membuatnya :
a. Jalankan aplikasi Visual Basic
b. Tambahkan sebuah control CommonDialog kedalam jendela ToolBox seperti
yang telah dijelaskan sebelumnya.
c. Didalam form yang kosong, gambarkan sebuah control Image, 3 buah control
CommandButton dan sebuah control CommonDialog. Atur posisi dan
propertiesnya sehingga tampilan akhir dari rancangan tersebut adalah tampak
seperti pada gambar dibawah ini :

Gambar 6.11 Tampilan rancangan program yang sudah diubah propertinya

d. Tuliskan kode program seperti dibawah ini, untuk tombol Color, Open dan Exit.

Private Sub Command1_Click()


CommonDialog1.ShowColor
Form1.BackColor = CommonDialog1.Color
End Sub
Private Sub Command2_Click()
On Error Resume Next
CommonDialog1.ShowOpen
gambar = CommonDialog1.FileName
Image1.Picture = LoadPicture(gambar)
End Sub
Private Sub Command3_Click()
Unload Me
End Sub

e. Jalankan program dengan mengklik tanda atau menekan F5. Hasil program
saat dijalankan tampak pada gambar seperti dibawah ini :

4
8
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 6.12 Program saat dijalankan

4. Penggunaan ImageList dan ToolBar


Contoh penggunaan control ImageList dan Toolbar ini akan dapat dilihat pada program
dibawh ini. Program ini akan menampilkan tujuh buah tombol Toolbar yaitu New, Open,
Save, Print, Bold, Italic dan Underline.

Langkah-langkag untuk menghasilkan program ini adalah sebagai berikut :


a. Buka aplikasi Visual Basic, kemudian tambahkan control ActiveX dengan nama
Microsoft Windows Common Control 6.0 kedalam ToolBox.
b. Selanjutnya dalam form yang kosong, gambarkan control ImageList dan
ToolBar yang baru ditambahkan tadi.

Gambar 6.13 Tampilan Toolbar dan ImageList didalam Form

c. Klik kanan pada control ImageList , kemudian pilih Properties.

Gambar 6.14 Menampilkan jendela properties pada control ImageList

4
9
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

d. Pada tab General terdapat beberapa pilihan untuk mengatur besar tombol
Toolbar. Pilih Option 32 x 32 untuk ToolBar berukuran sedang.

Gambar 6.15 Bagian tab General

e. Selanjutnya pilih tab Image, kemudian klik tombol Insert Picture.

Gambar 6.16 Menyisipkan Gambar

f. Tentukan path pencarian file seperti Gambar 6.18

Gambar 6.17 Menentukan tampat pencarian gambar

g. Lalu pilih File dengan nama New, dan dilanjutkan dengan mengklik tombol
Open.

5
0
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 6.18 Memilih file New

h. Ulangi langkah yang sama untuk menampilkan tombol Save, Print, Bold, Italic
dan Underline. Sehingga tampilan jendela properties yang telah ditambahkan
filenya akan tampak seperti berikut ini :

Gambar 6.19 Jendela properties setelah ditambahkan file

i. Klik tombol OK.


j. Selanjutnya klik kanan pada control ToolBar yang ada didalam Form, lalu
dilanjutkan dengan mengklik Properties.

Gamabr 6.20 Membuka jendela properties pada control ToolBar

k. Klik tab Generate, lalu pilih ImageList1 dibagian combo ImageList.

5
1
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 6. 21 Menghubungkan control ImageList dan control ToolBar

l. Klik tab Button, lalu klik tombol Insert Button, sehingga tampak angka 1
dibagian Index.

Gambar 6.22 Menambahkan sebuah tombol pad bagian ToolBar

m. Dibagian Key, tuliskan New, dan bagian Image ketik nilai 1

Gambar 6.23 Menulis nama tombol dan menambahkan gambar kedalamnya

n. Ulangi langkah-langkah yang sama untuk index selanjutnya hingga selesai


sama seperti bagian berikut :
Index : 2 Key : Open Image : 2
Index : 3 Key : Save Image : 3
Index : 4 Key : Print Image : 4
Index : 5 Key : Bold Image : 5
Index : 6 Key : Italic Image : 6
Index : 7 Key : Underline Image : 7

5
2
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

o. Klik tombol OK, sehingga tampilan program sama seperti gambar 6.25

Gambar 6.24 Tampilan program setelah diatur nilai propertiesnya

p. Selanjutnya klik ganda pada control ToolBar dan tambahkan kode program
berikut ini :

Private Sub Toolbar1_ButtonClick(ByVal Button As


MSComctlLib.Button)
If Button.Key = "New" Then
MsgBox "Anda sedang mengklik tombol New"
ElseIf Button.Key = "Open" Then
MsgBox "Anda sedang mengklik tombol Open"
ElseIf Button.Key = "Save" Then
MsgBox "Anda sedang mengklik tombol Save"
ElseIf Button.Key = "Print" Then
MsgBox "Anda sedang mengklik tombol Print"
ElseIf Button.Key = "Bold" Then
MsgBox "Anda sedang mengklik tombol Bold"
ElseIf Button.Key = "Italic" Then
MsgBox "Anda sedang mengklik tombol Italic"
ElseIf Button.Key = "Underline" Then
MsgBox "Anda sedang mengklik tombol Underline"
End If
End Sub

q. Adapun aplikasi bila dijalankan akan terlihat seperti pada gambar dibawah ini.
Setiap tombol pada ToolBar yang diklik maka akan menampilkan pesan sesuai
dengan tombol yang diklik tersebut.

Gambar 6.25 Aplikasi ImageList dan ToolBar bila dijalankan

5
3
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

5. Penggunaan Menu
Untuk membuat sistem menu, langkah awal yang harus dilakukan adalah mendefinisikan
tampilan dari menu tersebut. Contoh berikut ini adalah suatu sistem menu dengan
tampilan sebagai berikut :

Gambar 6.26 Tampilan aplikasi Menu


Cara pembuatannya :
a. Jalankan aplikasi Visual Basic. Klik tombol pada ToolBar atau klik menu
Tools > Editor…Ctrl+E. Langkah ini akan menampilkan kotak dialog Menu
Editor.
b. Selanjutnya untuk membuat bagian menu seperti gambar 6.26 diatas, dapat
dilakukan dengan cara menuliskan ”&Aplikasi”, dibagian Caption dan
”mnuApliksi” dibagian Name. Lalu klik tombol Next.

Gambar 6.27 Menambahkan menu Aplikasi

c. Untuk menambahkan sub menu dibagian menu Aplikasi, klik tombol lalu
ketik ”&Jam” dibagian Caption dan ”mnuJam” dibagian Name.
d. Untuk menu ataupun sub menu lainnya dapat ditambahkan dengan cara yang
sama. Lakukan hal yang sama terhadap menu-menu yang lain sehingga
menghasilkan tampilan seperti terlihat pada gambar 6.28 dibawah ini :

5
4
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 6.28 Tampilan setelah beberapa menu dan sub menu ditambahkan
Catatan : untuk setiap kali pembuatan sub menu, user harus mengklik tombol
sebagai pendefinisian bahwa menu yang dituliskan sebelumnya adalah
sub bagian dari menu sebelumnya.

6. Penggunaan StatusBar
Pada contoh penggunaan StatusBar ini akan dibuat beberap panel tambahan. Langkah-
langkah untuk pembuatan program tersebut adalah sebagai berikut :
a. Buka aplikasi Visual Basic, kemudian tampilkan control Statusbar.
b. Klik kanan pada control tersebut, kemudian pilih Properties, sehingga tampil
jendela Propertie seperti dibawah ini :

Gambar 6.29 Jendela Properties Page untuk StatusBar

c. Pada Tab General pilih Style Normal agar StatusBar dapat menampilkan teks,
gambar, maupun komponen lain. Style ini juga dapat terdiri dari beberapa
panel.
d. Selanjutnya plih tab Panels untuk mulai menambahkan panel-panel komponen
kedalam StatusBar. Kemudian isikan 1 pada kotak Index dan 1-sbrCaps pada
kotak Style. Jika menginginkan panel tersebut bergambar, maka dapat
ditambahkan dengan mengklik tombol Browse.

5
5
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 6.30 Jendela Properties untuk menambahkan panel StatusBar

e. Lakukan hal yang sama untuk menambahkan panel-panel dibawah ini :

Tabel 6.3 Properti untuk StatusBar yang akan diubah


Index Properti Nilai
2 Style 6-sbrDate
3 Style 5-sbrTime
4 Style 0-sbrText

f. Dari perubahan diatas, hasilnya dapat dilihat pada tampilan dibawah ini :

Gambar 6.31 Tampilan rancangan program penggunaan StatusBar

g. Tambahkan tiga buah kontrol Label dan tiga buah TextBox. Atur posisi dan
ubah propertinya sehingga tampak seperti pada gambar dibawah ini :

Gambar 6.32 Tampilan rancangan program setelah diubah propertinya

h. Kemudian ketikkan kode dibawah ini pada jendela Code

5
6
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Private Sub Text1_GotFocus()


StatusBar1.Panels(4).Text = "Ketikkan Nama"
End Sub
Private Sub Text2_GotFocus()
StatusBar1.Panels(4).Text = "Ketikkan Alamat"
End Sub
Private Sub Text3_GotFocus()
StatusBar1.Panels(4).Text = "Ketikkan Telepon"
End Sub

h. Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5.

Gambar 6.33 Teks pada StatusBar akan berubah-ubah bila kursor fokus
pada kotak teks yang berbeda-beda

IV. LATIHAN
1. Buatlah contoh program yang terdiri dari gabungan Menu dan StatusBar. Untuk
Menu dan sub-sub menu dapat ditambahkan dari beberapa contoh latihan
sebelumnya. Sedangkan untuk StatusBar, dapat dikondisikan dengan metode
yang ingin anda terapkan pada tiap-tiap panelnya.

5
7
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

5
8
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

MODUL VII
DATABASE

I. TUJUAN PRAKTIKUM
Adapun tujuan dari praktikum pada modul ini adalah :
a. Mahasiswa mengetahui beberapa control yang biasa digunakan dalam aplikasi
untuk pembuatan basis data.
b. Mahasiswa mampu menggunakan beberapa kontrol penunjang dalam
pembuatan program basis data.

II. LANDASAN TEORI


1. DataBase
Database dapat diartikan dengan kumpulan data yang membentuk suatu informasi, atau
bisa juga disebutkan bahwa database adalah kumpulan tabel yang saling berhubungan
antara satu dengan lainnya, dan dari hubungan tersebut akan didapatkan suatu informasi
yang tepat, cepat dan akurat.

Untuk mengilustrasikan penjelasan tentang database diatas, dapat dilihat pada gambar
7.1 dibawah ini :

DataBase Mahasiswa

Tabel Mahasiswa Tabel Jadwal Kuliah

NIM Kelas
Nama Mata Kuliah
Kelas Hari
Program Studi Ruang
Dosen PA Waktu
Dosen Pengampu

Gambar 7.1 Ilustarasi sebuah data mahasiswa.

Dari gambar diatas terlihat bahwa tabel Mahasiswa berhubungan dengan tabel Jadwal
Kuliah. Dari hubungan tersebut dapat pula diketahui jadwal kuliah dari mahasiswa,
dengan cara melihat data-data yang terdapat pada tabel tersebut.

2. Operasi Dasar Database


Didalam suatu DataBase operasi-operasi dasar yang dapat dilakukan meliputi :
a. Pembuatan DataBase
b. Penghapusan DataBase
c. Pembuatan Tabel
d. Perbaikan struktur Tabel
e. Penghapusan Tabel
f. Penambahan data kedalam Tabel
g. Pengambilan data kedalam Tabel
h. Pengubahan data kedalam Tabel
i. Pengapusan data dalam Tabel

5
9
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Operasi pembuatan DataBase/Tabel, baisanya dilakukan hanya satu kali saja. Sedangkan
operasi terhadap data yang ada dalam Tabel dapat berlangsung berulang kali selama
DataBase tersebut digunakan.

III. LANGKAH PRAKTIKUM


1. Cara membuat DataBase
Berikut ini akan dicontohkan cara pembuatan DataBase Mahasiswa, seperti yang
diilustrasikan dalam pembahasan sebelumnya.

Cara-cara pembuatan DataBase tersebut adalah :


a. Dari aplikasi Visual Basic, klik menu Add-Ins.
b. Klik menu Visual Data Manager…

Gambar 7.2 Menjalankan aplikasi Visual Data Manager

Setelah langkah diatas dilakukan maka akan tampil di layar monitor sebuah
jendela baru dengan judul Vis Data (gambar 7.3)

Gambar 7.3 Jendela aplikasi Visual Data Manager

c. Pada jendela Vis Data trsebut, klik menu File>New>Microsoft Access>Version


7.0 MDB.

Gambar 7.4 Proses pembuatan database dengan Visual Data Manager

d. Buat nama database dengan nama Mahasiswa, kemudian simpan. Setelah itu
akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini :

6
0
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 7.5 Tampilan setelah database Mahasiswa diciptakan

2. Cara membuat Tabel


Hal pertama yang harus dilakukan sebelum membuat tabel adalah mendefinisikan
terlebih dahulu struktur tabel tersebut.
Bagian berikut ini akan memperlihatkan struktur tabel Mahasiswa

Tabel 8.1 Struktur tabel Mahasiswa


Field Tipe Size Index
NIM Text 9 Primary
Nama Text 25
Kelas Text 4
Prodi Text 20
Dosen PA Text 25

Untuk membuat tabel dengan struktur seperti diatas dapat dilakukan dengan mengikuti
langkah-langkah dibawah ini :
a. Dari jendela Visual Data Manager, klik kanan Properties pada jendela DataBase
Windows.
b. Klik New Tabel.

Gambar 7.6 Proses pembuatan tabel

c. Buat nama Tabel dengan Mahasiswa, kemudian Add Field

6
1
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 7.7 Proses penambahan field

d. Ketik NIM pada kotak Name, pilih Text pada bagian kotak Type, ketik 9 pada
kotak Size, kemudian klik OK.

Gambar 7.8 Proses pengisian nilai Field

e. Lakukan cara yang sama seperti langkah diatas untuk membuat field Nama,
Kelas, Prodi dan Dosen_PA.
f. Lalu klik tombol Close.
g. Selanjutnya, untuk membuat Index dapat dilakukan dengan mengklik tombol
Add Index.

Gambar 7.9 Proses pembuatan Index

h. Pilih NIM sebagai indexnya.


i. Buatu tulisan XNIM pada bagian Name.
j. Klik OK, kemudian Close.

6
2
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 7.10 Proses pembuatan index

k. Langkah terakhir pembuatan tabel adalah mengklik tombol Build The Table.
Langkah ini akan menghasilkan sebuah tabel dengan nama Mahasiswa.

3. Mengisi data kedalam tabel


Setelah tabel dibuat, maka langkah selanjutnya adalah mengisikan data kedalam tabel
tersebut. Adapaun langkah-langkah pengisiannya adalah sebagai berikut :
a. Klik kanan pada Tabel Mahasiswa, kemudian klik Open.

Gambar 7.11 Proses mengisi data kedalam tabel

b. Isi datanya sebagai berikut

Gambar 7.12 Proses mengisi data kedalam tabel


c. Klik tombol Update yang ada dibagian atasnya. Jika ada pertanyaan Save New
Record? Klik tombol Yes.
d. Untuk menambahkan data yang baru dapat dilakukan dengan mengklik tombol
Add dibagian kiri tombol Update. Kemudian ulangi kembali langkah-langkah
diatas untuk menambahkan record-record lainnya.

4. Control Data ( )

6
3
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Control Data adalah sebuah kontrol yang berfungsi sebagai penghubung antara DataBase
dengan program yang dibuat. Melalui hubungan inilah user dapat mengakses data yang
ada didalam tabel, baik itu mengisi, memperbaiki, menghapus atau bahkan mencari data.

5. Membuat form untuk mengisi data


Pada bagian ini, akan dibuat sebuag program yang berfungsi untuk mengisi data kedalam
tabel Mahasiswa.
Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :
a. Jalankan aplikasi Visual Basic.
b. Didalam Form yang kosong, tambahkan 5 control Label, 5 control TextBox, 3
control CommandButton dan sebuah control Data.
c. Atur posisi setiap control hingga tampak seperti gambar dibawah ini :

Gambar 7.13 Rancangan program Input Data Mahasiswa

d. Gantilah Properties dari tiap control di atas, sama seperti yang ditunjukkan
pada tabel dibawah ini :

Tabel 8.2 Pengaturan properties untuk Form Input Data Mahasiswa


Control Properties Nilai
Caption Input Data Mahasiswa
Form Borde Style 3 – Fixed Dialog
StartUpPosition 2 – Center Screen
Label1 Caption NIM
Label2 Caption Nama
Label3 Caption Kelas
Label4 Caption Prodi
Label5 Caption Dosen PA
Text (dikosongkan)
Text1
MaxLength 9
Text (dikosongkan)
Text2
MaxLength 25
Text (dikosongkan)
Text3
MaxLength 4
Text (dikosongkan)
Text4
MaxLength 25
Text (dikosongkan)
Text5
MaxLength 25
Command1 Caption Simpan
Command2 Caption Batal
Command3 Caption Keluar
D:\renysaya\Program VB\Modul
DataBaseName
Data1 VII\Mahasiswa.mdb
RecordSource Mahasiswa

6
4
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

e. Klik ganda pada control Command1 atau tombol yang bertuliskan Simpan,
kemudian tambahkan kode program berikut ini :

Private Sub Command1_Click()


If Text1 = Empty Then
Text1.SetFocus
Exit Sub
End If
cari = "NIM = '" & Text1 & "'"
Data1.Recordset.FindFirst cari
If Data1.Recordset.NoMatch Then
Data1.Recordset.AddNew
Data1.Recordset.NIM = Text1
Data1.Recordset.Nama = Text2
Data1.Recordset.Kelas = Text3
Data1.Recordset.Prodi = Text4
Data1.Recordset.Dosen_PA = Text5
Data1.Recordset.Update
Call Command2_Click
Else
MsgBox "NIM telah terdaftar...", 0 + 16, "Peringatan"
Text1.SetFocus
End If
End Sub

f. Klik ganda juga pada control Command2 (Batal), lalu tambahkan kode
program berikut ini kedalam jendela kode.

Private Sub Command2_Click()


Text1 = Clear
Text2 = Clear
Text3 = Clear
Text4 = Clear
Text5 = Clear
Text1.SetFocus
End Sub

g. Lakukan hal yang sama terhadap tombol Keluar dengan kode sebagai berikut:

Private Sub Command3_Click()


Unload Me
End Sub

h. Jalankan program dengan menekan tombol F5, hasilnya dalah seperti tampak
pada gambar dibawah ini :

6
5
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 7.14 Tampilan program Input Data Mahasiswa

Keterangan program :
i. Pertama-tama isi data seorang mahasiswa kedalam kotak isian yang
telah disediakan.
ii. Jika ingin menyimpannya dapat dilakukan dengan mengklik tombol
Simpan.
iii. Tetapi jika tidak ingin menyimpannya maka dapat mengklik tombol
Batal.
iv. Tombol Keluar digunakan untuk keluar dari program.

6. Membuat form perbaikan data


Setelah membuat program untuk mengisi data kedalam tabel, hal berikutnya yang akan
dilakukan adalah membuat form perbaikan data. Hal ini perlu dilakukan mengingat bahwa
ada kemungkinan terdapat kesalahan pada data-data yang telah diinputkan tadi sehingga
perlu diperbaiki. Cara pembuatan program ini dapat diikuti pada langkah-langkah
pembuatannya dibawah ini :
a. Tambahkan sebuah form baru pada jendela Project, dengan cara klik tombol
Add Menu ( )pada ToolBar.
b. Setelah langkah diatas dilakukan akan tampak sebuah form, dengan nama
Form2 didalam jendela Project.

Gambar 7.15 Form2 yang baru ditambahkan

c. Didalam form yang baru ditambahkan tadi, gambarkan 5 buah Label, 5 buah
TextBox, sebuah control Data dan 2 buah CommandButton. Atur posisi dan
ubah propertienya sehingga tampak seperti pada gambar dibawah ini :

6
6
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 7.16 Rancangan Form Edit Data Mahasiswa

d. Klik ganda area form yang tidak mengandung control.


e. Ganti procedure Load menjadi procedure Activate.
f. Setelah itu tambahkan kode program, seperti bagian berikut ini :
Private Sub Form_Activate()
If Data1.Recordset.RecordCount < 1 Then
MsgBox "Tidak ada data dalam tabel.."
Unload Me
End If
End Sub

g. Klik ganda pada tombol Keluar, kemudian tambahkan kode program berikut ini
:

Private Sub Command2_Click()


Unload Me
End Sub

h. Klik ganda juga pada tombol Edit, dan isikan kode program dibawah ini :
Private Sub Command1_Click()
Data1.Refresh
Text1.SetFocus
End Sub

Untuk mencoba program Edit Data Mahasiswa, tidak bisa langsung dijalankan
menggunakan tombol Run ataupun F5, sebab Viual Basic menganggap bahwa form yang
pertamalah yang akan dijalankan pertama kali. Karena itu, perlu ada pemberitahuan
kepada Visual Basic bahwa Form2 lah yang ingin dijalankan.

Langkah-langkah untuk memberi tahu Visual Basic bahwa Form2 yang ingin dijalankan
pertama kali adalah sebagai berikut :
a. Klik menu Project>Project Properties…
b. Kemudian pada window yang muncul, pilih Utama pada bagian StartUp object,
lalu klik OK.

6
7
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 7.17 Proses menjadikan Form2 (Edit Data)sebagai StartUp

7. Membuat form untuk menghapus data


Setelah dapat menambah dan memperbaiki data maka ada kemungkinan pula bahwa
data itu ingin dihapus. Untuk dapat menghapusnya, maka dibutuhkan satu buah form lagi
yang khusus untuk menghapus data.

Langkah-langkah untuk membat form hapus data adalah sebagai berikut :


a. Tambahkan sebuah form baru (Form3) kedalam jendela Project.
b. Dalam form yang baru ditambahkan tersebut gambarkan 5 buah Label, 5 buah
TextBox, sebuah control Data dan 2 buah CommandButton. Setelah diatur
posisi dan propertinya maka rancangan form akan terlihat seperti pada gambar
dibawah ini :

Gambar 7.18 Tampilan rancangan Form Hapus Data

c. Klik ganda pada area form yang tidak mengandung kontrol, lalu ganti pocedure
Load menjadi Actived. Selanjutnya ketikkan program dibawah ini :

Private Sub Form_Activate()


If Data1.Recordset.RecordCount < 1 Then
MsgBox "Tidak ada data dalam tabel.."
Unload Me
End If
End Sub

d. Klik ganda tombol Hapus, lalu tambahkan kode program seperti dibawah ini :

Private Sub Command1_Click()


Data1.Recordset.Delete

6
8
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Data1.Refresh
If Data1.Recordset.RecordCount < 1 Then
MsgBox "Data telah habis, program keluar sekarang.."
Unload Me
End If
End Sub

e. Klik ganda pula pada tombol Keluar, kemudian ketikkan kode program dibawah
ini:

Private Sub Command2_Click()


Unload Me
End Sub

8. Membuat Laporan (report)


Setelah dapat mengisi, memperbaiki dan menghapus data dari tabel, maka prose
selanjutnya adalah mencetak data-data tersebut pada kertas. Untuk kasus seperti ini
maka harus dibuat sebuah report agar datanya dapat diakses seperti yang diinginkan.

Langkah-langkah untuk pembuatan report adalah sebagai berikut :


8.1 Membuat Connection ke DataBase
a. Klik menu Project>Add Data Environment, akan muncul windows seperti
gambar dibawah ini :

Gambar 7.19 Tampilan Jendela Data Environment

c. Selanjutnya, klik kanan pada Connection yang terdapat pada jendela Data
Environment>Properties.

Gambar 7.20 Membuka jendela Data Link Properties

d. Didalam daftar pilihan, klik, Microsoft Jet 3.51. Ole DB Provider, lalu klik
tombol Next.

6
9
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 7.21 Memilih Provider DataBase

e. Klik tombol pada bagian kanan kotak Select or enter a database name :

Gambar 7.22 Proses menghubungkan database

f. Lalu pilih database Mahasiswa yang ada pada folder D:\renysaya\Program


VB\Modul VII\Mahasiswa.mdb. Kemudian klik tombol Open.

Gambar 7.23 Konfirmasi sukses membuat Connection ke DataBase

g. Langkah terakhir, klik tombol OK pada jendela Link Properties.

7
0
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

8.2 Membuat Connection ke Tabel


Setelah membuat hubungan ke database, selanjutnya adalah membuat hubungan
kedalam tabel Mahasiswa agar data-data yang ada dalam tabel tersebut dapat diakses
menjadi sebuah laporan.

Langkah-langkah membuat hubungan kedalam tabel Mahasiswa dapat dilihat dibawah


ini :
a. Klik kanan Connection>Add Command. Kemudian klik kanan Command1, lalu
pilih menu Properties. Langkah ini akan menampilkan jendela Command
Properties seperti pada gambar dibawah ini :

Gambar 7.24 Membuka jendela Command1 Properties

b. Selanjutnya pilih tabel dibagian DataBase Object. Pilih Mahasiswa pada bagian
Object Name, kemudian klik OK.

Gambar 7.25 Proses pemilihan tabel

Tampilan akhir dari jendela Data Environment, setelah database dan tabel
dihubungkan akan terlihat seperti pada gambar dibawah ini :

Gambar 7.26 Tampilan akhir dari jendela Data Environment

7
1
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

8.3 Membuat tampilan Report


Setelah selesai menghubungkan database dan tabel, langkah berikutnya adalah
mendesain tampilan report yang akan digunakan untuk mencetak data. Langkah-langkah
mendesain tampilan report adalah sebagai berikut :
a. Klik menu Project>Add Data Report.
b. Drag object Command1 yang ada dalam jendela Data Environment ke
bagian Detail (Section) yang ada pada jendela Data Report1.

Gambar 7.27 Memindahkan object Command1 kedalam Detail

c. Atur posisi control yang baru ditambahkan tadi sehingga tampak seperti
gambar dibawah ini :

Gambar 7.28 Tampilan setelah objectCommand1 diatur posisinya

d. Klik pada control RptLabel ( ) yang ada pada ToolBox DataReport.


e. Lalu gambarkan kedalam bagian Report Header, sehingga tampil sebuah
control yang bertuliskan Label6.
f. Dibagian jendela Properties, gantilah tulisan Label6 menjadi Laporan Data
Mahasiswa.
g. Selanjutnya atur juga properties Font menjai Font = Ariel, Font Style =
Bold dan Size = 18.
h. Ganti nilai properties Aligment menjadi 2 - rptJustifyCenter.

7
2
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 7.29 Control Label Report Header setelah diubah propertinya

i. Pilih DataReport1, dibagian control Properties. Pada Properties Data Source


pilih DataEnvironment1, sedangkan pada Properties DataMember pilih
Command1.

Gambar 7.30 Mengatur Properties DataSource dan DataMember untuk DataReport1

j. Tampilan report data Mahasiswa jika dijalankan

Gambar 7.31 Laporan Data Mahasiswa

7
3
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

8.4 Membuat Form untuk mengakses Data Mahasiswa beserta reportnya


Setelah langkah pembuatan tampilan Report selesai, selanjutnya adalah membuat sebuah
form yang berfungsi untuk menampilkan form Input Data Mahasiswa, Edit Data
Mahasiswa, Hapus Data Mahasiswa dan Laporan Data Mahasiswa.

Proses pembuatan form ini dapat dilihat pada langkah-langkah dibawah ini :
a. Tambahkan sebuah control Form, kedalam jendela Project.
b. Kemudian tambahkan 5 buah control CommandButton, atur posisi dan ubah
nilai propertinya sehingga tampak seperti gambar dibawah ini :

Gambar 7.32 Tampilan Menu Utama

c. Selanjutnya ketikkan kode program dibawah ini :

Private Sub Command1_Click()


Entry.Show
End Sub
Private Sub Command2_Click()
Edit.Show
End Sub
Private Sub Command3_Click()
Hapus.Show
End Sub
Private Sub Command4_Click()
DataReport1.Show
End Sub
Private Sub Command5_Click()
End
End Sub

IV. LATIHAN
1. Setelah tabel Mahasiswa seperti cara diatas, lanjutkan dengan
membuat tabel jadwal kuliah dengan field-field seperti terlihat pada gambar
7.1.
2. Selanjutnya buat fungsi-fungsi pada database Mahasiswa dan Jadwal
Kuliah tersebut berada pada satu form, seperti terlihat pada gambar dibawah
ini :

7
4
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Lakukan pula hal yang sama untuk tabel Jadwal Kuliah!

3. Buat tampilan Utama dengan menggunakan sistem Menu untuk


mengakses form Data Mahasiswa dan Jadwal Kuliah tersebut. Adapun
tampilannya adalah seperti terlihat pada gambar dibawah ini :

Keterangan :
a. Menu Open terdiri dari submenu Data Mahasiswa, Data Jadwal Kuliah, line
dan Exit.
b. Menu Laporan terdiri dari Laporan data Mahasiswa dan Laporan data Jadwal
Kuliah.
c. Menu About berisi tentang data programmer.

7
5
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

MODUL VIII
MENDISTRIBUSIKAN DAN MENJALANKAN
SETUP PROGRAM

I.TUJUAN PRAKTIKUM
Adapun tujuan akhir dari pelaksanaan praktikum pada modul ini adalah :
1. Mahasiswa mampu membuat program setup untuk program Viasul Basic.
2. Mahasiswa mampu mendistribusikan program dalam bentuk setup tersebut
kedalam perangkat komputer yang lain.

II. LANGKAH PRAKTIKUM


1. Mendistribusikan Program
Langkah-langkah untuk membuat program Setup terdapat pada uaraian dibawah ini :
a. Klik Start>Program>Microsoft Visual Studio 6.0>Microsoft Visual Basic 6.0
Tools>Package & Deveployment Wizard.
b. Pilih project yang ingin dibuatkan Setupnya, misalnya project Mahasiswa
(gunakan tombol Browse untuk mencari).
c. Klik tombol Package, setelah project yang akan dibuat Setupnya dipilih.

Gambar 8.1 Mengklik tombol Package

d. Klik Compile jika menampilkan kotak dialog seperti gambar 8.2 dibawah ini.

Gambar 8.2 Meng-compile program

e. Pilih Standard Setup Package, lalu klik tombol Next.

7
6
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 8.3 Pemilihan jenis Setup

f. Tentukan posisi penempatan file-file yang akan dibuat setupnya, lalu klik
tombol Next.

Gambar 8.4 Menentukan tempat penyimpanan Setup

g. Jika Visual Basic menampilkan pesan pembuatan folder baru, klik Yes jika ingin
dibuat dan No jika tidak.

Gambar 8.5 Konfirmasi pembuatan folder

h. Klik Next pada penentuan file system yang digunakan.

Gambar 8.6 Konfirmasi file sistem yang akan digunakan

7
7
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

i. Pilih Single Cab, lalu klik tombol Next.

Gambar 8.7 Pilihan media tempat setup digunakan

j. Beri judul aplikasi setup, lalu klik tombol Next.

Gambar 8.8 Memberi judul Setup

k. Tentukan lokasi file yang akan dipasangkan kedalam komputer, apabila user
menginstal program nantinya. Lalu diikuti dengan mengklik tombol Next.

Gambar 8.9 Menentukan lokasi file yang akan dijalankan sewaktu program dijalankan

l. Klik Next pada bagian jendela modifikasi file yang akan diinstall.

7
8
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Gambar 8.10 Jendela modifikasi file

m. Beri tanda cek jika menginginkan aplikasi yang dibuat bisa dishared, lalu klik
Next.

Gambar 8.11 Kotak dialog Shared

n. Beri nama script lalu klik tombol Finish.

Gambar 8.12 Kotak dialog Finish dari Package

o. Klik Save Report jika ingin menyimpan laporan tentang pembuatan Setup, atau
dapat juga langsung mengklik tombol Close.
p. Klik Close pada jendela Package & Deployment Wizard untuk mengakhiri
pembuatan Setup.

7
9
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

2. Menjalankan Setup Program


Setelah program setup dibuat, selanjutnya jika ingin memanggil program yang telah
dibuat pada komputer lain, maka tinggal menjalankan program setup tersebut. Langkah-
langkah untuk menjalankan program setup adalah sebagai berikut :
a. Jalankan aplikasi Windows Explorer, lalu cari file setup yang telah dibuat
sebelumnya.
b. Klik ganda pada file setup tersebut. Setelah langkah diatas dilakukan, maka
komputer akan mengkopi file-file program kedalam komputer. Selama proses ini
berlangsung, dilayar komputer akan terlihat sebuah jendela seperti gambar
dibawah ini :

Gambar 8.13 Proses mengkopi file

c. Setelah itu akan muncul kotak dialog stup seperti dibawah ini :

Gambar 8.14 Kotak dialog setup

d. Klik tombol OK, kemudian dilanjutkan dengan mengklik tombol untuk proses
install program.

Gambar 8.15 Kotak dialog memulai install program

8
0
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

Langkah tersebut diatas akan menampilkan sebuah jendela baru seperti terlihat
pada gambar berikut :

Gambar 8.16 Kotak dialog Choose Program Group

e. Pada kotak dialog tersebut klik tombol Continue.


f. Lalu klik tombol OK, apabila proses install tealh selesai dan menampilkan kotak
dialog seperti dibawah ini.

Gambar 8.17 Konfirmasi bahwa proses install telah berhasil

8
1
Pelatihan Pemrograman Visual Basic Dasar

DAFTAR PUSTAKA

[DWI04] Dwi Prasetyo, Didik; Aplikasi Bisnis dan Perkantoran


Menggunakan Visual Basic, Jakarta : Elex Media Komputindo, 2004.
[KAS03] Kasmoni; Visual Basic 6.0 Untuk Orang Awam, Palembang : CV.
Maxikom, 2003.
[KUR02] Kurniadi, Adi; Pemrograman Microsoft Visual Basic 6, Jakarta : Elex
Media Komputindo, 2002
[NOV04] Novian, Agung; Panduan Microsoft Visual Basic, Yogyakarta : Andi,
2004.
[RAZ03] Razaq, Abdul dan Ulum Ruly, Bachrul; Belajar Singkat Cepat dan
Mahir Microsoft Access 2002, 2003.

8
2