Nama : Dita Wahyu N.
Nim : 08/267560/sp/22967 : Ilmu Komunikasi
Jurusan
1. Tema Media Interkatif yang sering di bahas adalah internet. 2. Penelitian yang tepat digunakan untuk meneliti tentang kasus internet adalah metode Penelitian Kualitatif, menggunakan pendekatan penelitian studi kasus dan grounded theory. 3. Masalah utama yang akan dibahas mengenai kasus dalam internet adalah validasi informasi. karena akses penyampaian informasi yang tanpa batas memungkinkan semua orang untuk menyampaikan informasi susai dengan yang mereka inginkan, sehingga berita yang disampaikan dapat dimanipulasi secara mudah. Sehingga pengguna internet perlu mamastikan validasi dari informasi yang mereka terima.
4. Proposal Penelitian
Proposal Penelitian Validasi Informasi Internet
A. Latar Belakang Perkembangan internet sebagai media interaktif yang kian pesat seiring
perkembangan teknologi modern telah menarik minat masyarakat dunia untuk menempatkan internet sebagai aspek komunikasi yang penting. Informasi tanpa batas yang ditawarkan oleh internet yang mampu berinterkatif dengan penggunanya merupakan salah satu keunggulan utama yang dimiliki internet. Kebebasan akses bagi siapa saja, dimana saja, dan kapan saja memungkinkan semua orang untuk saliang berbagi informasi keseluruh dunia. Hal ini tentunya telah membawa perubahan yang besar dalam dinamika komunikasi dunia. Isolasi informasi baik dikarenakan faktor geografis ataupun factor pemerintahan tidak lagi menjadi kendala. Terjangan informasi melalui internet yang interaktif seakan mewujudkan hak asasi manusia untuk mendpatkan informasi yang diperlukannya.
Kemajuan tersebut tentunya tidak hanya memberikan dampak positif bagi para pengguna internet, dampak negative yang tidak pernak lekang oleh berbagai regulasi selalu menjadi momok tersendiri bagi golongan yang masih mengisolasi dirinya dari internet. Beberapa dampak negative tersebut contohnya adalah kebebasan mengakses situs dewasa(permasalahan untuk anak dibawah umur), berbagai bentuk penipuan, pembajakan karya, dan lain sebagainya. Untuk mengatasi dampak-dampak negative yang turut dibawa oleh internet, pemerintah turut ambil andil melalui regulasi-regulasi tentang teknologi informasinya. Rincian sanksi-sanksi telah disusun sedemikian rupa bagi siapa saja yang melanggar regulasi tersebut. Namun regulasi tersebut nampaknya belum berfungsi secara efektif sesuai dengan tujuan diciptakannya. Problematika baru selalu muncul seiring perkembangan pengguna internet yang sangat signifikan tiap tahunnya. Menjadi polemik saat regulasi yang sebelumnya belum mampu bekerja secara efektif, dan berbagai golongan masyarakat mulai menyuarakan pendapatnya tentang apa yang harus dibatasi dan apa yang tidak boleh dibatasi. Disamping polemik regulasi tersebut, terdapat suatu masalah yang penting, namun tidak semua orang menyadarinya. Adalah validasi dari informasi yang disajikan internet. Kebebasan untuk saling berbagi informasi melalui berbagai situs seperti jejaring social, forum, blog, dan sebagainya memberikan kesempatan yang besar bagi para penggunanya untuk menyampaikan informasi sesuai apa yang diinginkan oleh penyampai informasi. Bahkan terkadang informasi yang disampaikan tidak berdasar pada fakta, namun opini semata, sehingga seakan informasi tersebut merupakan informasi palsu. Ironisnya, validasi informasi yang diperoleh hanya dilakukan oleh segelintir orang yang berfikir secara kritis. Banyak orang menerima informasi tersebut secara mentah, tanpa menyaring maupun menge-cek validitas-nya. Diperlukan berbagai himbauan yang mengajak para pengguna internet untuk melakukan penyaringan serta validasi dari informasi yang didapatnya. B. Rumusan Masalah Bagaimana menentukan informasi yang benar dan cara melakukan validasi-nya?
C. Tujuan Tujuan dari penelitian ini adalah: a. Menghimbau masyarakat untuk menyaring informasi yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan b. Menyampaikan kepada masyrakat tentang langkah apa saja yang dapat digunakan untuk melakukan validasi, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya penipuan c. Membentuk masyarakat yang kritis akan informasi
D. Metode Penelitian Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Menggunakan pendekatan sebagai berikut : 1. Studi Kasus : studi kasus mencadi alternative yang tepat dengan pertimbangan bahwa studi kasus merupakan studi yang mengeksplorasi suatu masalah dengan batasan terperinci, memiliki pengambilan data yang mendalam, dan menyertakan berbagai sumber informasi. Penelitian ini dibatasi oleh waktu dan tempat, dan kasus yang dipelajari berupa program, peristiwa, aktivitas, atau individu. 2. Grounded theory : pendekatan grounded theory akan digunakan untuk menghasilkan atau menemukan suatu teori yang berhubungan dengan
permasalahan yang dibahas.
Referensi
http://www.penalaran-unm.org/index.php/artikel-nalar/penelitian/116-metode-penelitiankualitatif.html