Anda di halaman 1dari 2

1.

0,1 mol HI dimasukkan dalam tabung 1 lt dan terurai sesuai reaksi : 2HI I2 yang terbentuk adalah 0,02 mol, berapa harga K? Jawab : 2 HI H2 + I2 Mula-mula : 0,1 Terurai : 2 x 0,02 = 0,04 Setimbang : 0,1-0,04=0,06 [HI] = mol / lt = 0,06 / 1 lt = 0,06 [H2] = mol / lt = 0,02 / 1 lt = 0,02 [I2] = mol / lt = 0,02 / 1 lt = 0,02 K = [H2] [I2] = 0,02 x 0,02 = 1,1 x 10 -1 [HI]2 (0,06)2 0,02 0,02

H2 + I2. Jika

2. Tetapan kesetimbangan untuk reaksi : A + 2B AB2 adalah 0,25. Berapa jumlah mol A yang harus dicampurkan pada 4 mol B dalam volume 5 lt agar menghasilkan 1 mol AB2? Jawab : Misal mol A mula-mula = x mol A + 2B AB2 Mula-mula : x 4 Terurai : 1 2 Setimbang : x-1 2=2 1 [AB2] = mol / lt = 1 / 5 lt = 1/5 [A] = mol / lt = x-1 / 5 lt = (x-1)/5 [2B] = mol / lt = 2 / 5 lt = 2/5 K = [AB2] = 1 /5 x = 26 [A] [B]2 (x-1)/5 (2/5)2 3. Diketahui kalor pembakaran siklopropana (CH2)3(g) = --a kJ/mol Kalor pembentukan CO2(g) = --b kJ/mol Kalor pembentukan H2O(g) = --c kJ/mol maka kalor pembentukan siklopropana (dalam kJ/mol) adalah ? Jawab : Reaksi pembakaran siklopropana: (CH2)3 + 9/2O2 ----> 3CO2 + 3H2O delta H reaksi = 3 deltaHf CO2 + 3delta Hf H2O - delta Hf (CH2)3 -a = 3(-b) + 3(-c) - delta Hf (CH2)3 delta Hf (CH2)3 = (a - 3b - 3c) kJ/mol Jadi kalor pembentukan siklopropana (dalam kJ/mol) adalah (a - 3b - 3c). 4. Suatu sampel sukrosa yg massanya 0,2165 g dibakar di dalam kalorimeter bomb. Setelah rx selesai, ditemukan bhw u/ memperolh suhu yg sama diperlukan tambahan listrik sebesar 2082, 3 J a. Kalor pembakaran sukrosa ... ? b. Kapasitas kalor kalorimeter, Jika suhu meningkat 1,743 drjt C? Jawaban 1a. reaksi pembakaran sukrosa: C12H22O11 + 12O2 ---> 12CO2 + 11H2O Maka kalor pembakaran sukrosa, Hc

= 12Hf CO2 + 11Hf H2O - Hf C12H22O11 = x kJ/mol Karena sukrosa yg dibakar 0,2165 g, maka mol nya = 0,2165/342 = y mol maka Hc = x kJ/mol * y mol = xy kJ 1b. C = Q/T = 2082,3 J/1,743 drjt C = ... J/drjt C 25.Perhatikan persamaan termokimia pembakaran asetilena berikut ini. 2C2H2(g) + 5O2(g) 4CO2(g) + 2H2O(l) H = 2600 kJ a. Tentukanlah perubahan entalpi pada pembakaran 10 liter asetilena (RTP)? b. Berapa gram C2H2 harus dibakar untuk memanaskan 1 liter air dari 25C hingga tepat mendidih? (H = 1; C = 12; kalor jenis air = 4,18 J g1 C1) Penyelesaian: Dari persamaan termokimia dapat ditentukan entalpi pembakaran asetilena: = = 1300 kJ mol1 Jumlah mol dalam 10 liter C2H2 (RTP) = = mol Kalor pembakaran 10 liter asetilena (RTP) = mol (1300 kJ mol1) = 541,67 kJ Kalor yang diperlukan untuk memanaskan 1 liter (=100 g) dari 25 C hingga 100 C adalah Q = m c t = 1000 g 4,18 J g1 C1 (100 75)C = 313,5 kJ. Diketahui kalor pembakaran C2H2 = 1300 kJ mol1. Jadi, jumlah mol C2H2 yang harus dibakar untuk memperoleh kalor sebanyak 313,5 kJ adalah = 0,24 mol.Massa 0,24 mol C2H2 = 0,24 mol 26 g mol1 = 6,24 g.
5. Perhatikan diagram dan tentukan kalor lebur es!

2 H2

(g)

+ O2

(g)

2 H2O (l)

2 H2O (l)
Reaksi peleburan es: Untuk reaksi: 2 H2O H2O
(s)

(s)

H2O
(l)

(l)

Hr = ?

2 H20

H = (572) (584) = 12 kJ Hr 1 mol H2O = 12 : 2 = 6 kJ