Anda di halaman 1dari 24

termokimia

1. Tuliskan persamaan termokimia untuk data berikut: a. Hof H2O(l) = -187,8 kJ mol-1 b. H0f H2S(g) = -20,2 kJ mol-1 c. H0f CaCO3(s) = -207,8 kJ mol-1 Jawab: a. H2(g) + 1/2O2(g) H2O(l) b. H2(g) + S(s) H2S(g) c. Ca(s) + C(s) + 3/2O2(g) CaCO3(s) d. H2(g) + S(s) + 2O2(g) H2SO4(l) e. 3/2H2(g) + C(s) + 1/2Cl2(g) CH3Cl(s) H = -187,8 kJ mol-1 H = -20,2 kJ mol-1 H = -207,8 kJ mol-1 H = -843,99 kJ mol-1 H = +74,81 kJ mol-1 d. H0f H2SO4(l) = -843,99 kJ mol-1 e. H0f CH3Cl(s) = +74,81 kJ mol-1

2. Pada suatu percobaan, 3 L air dipanaskan sehingga suhu air naik dari 250C menjadi 720C. Jika diketahui massa jenis air = 1g mL-1, dan kalor jenis air = 4,2 Jg-1 0C-1, tentukan H reaksi pemanasan tersebut. Jawab: 592,2 kJ p = m v = 1 gr/mL x 3000 mL = 3000 gr Q = m x c x T = 3000 x 4,2 x (72 25) = 3000 x 4,2 x 47 = 592200 J = 592,2 kJ

3. Diketahui reaksi: C2H4(g) + X2(g) C2H4X2; H = -178 kJ Jika energi ikatan (kJ mol-1)

C = C = 614 C H = 413 Tentukan energi ikatan C X. Jawab: 315 kJ H H

C C = 348 X X = 186

H H

HC=CH+XXHCCH X X H = [(4 x 413) + 614 + 186 ] [(4 x 413) + 348 + (2 x EC X)] -178= [ 1652 + 614 + 186] [1652 + 348 + (2 x EC X)] -178 = 2452 2000 - (2 x EC X) -630 = -(2 x EC X) EC X = 630/2 = 315 kJ

4. Diketahui: 2H2(g) + O2(g) 2H2O(l); H = -572 kJ H2O(l) H2O(g); H2(g) 2H(g); O2(g) 2O(g); H = +44 kJ H = +436 kJ H = +495 kJ

Tentukan energi ikatan rata-rata O H. Jawab:


H2O(l) H2(g) + 1/2O2(g) H2O(g) H2O(l) H2(g) 2H(g); 1/2O2(g) O(g); H2O(g) 2H(g) + O(g) 2E(O H) = 925,5 : 2 = 462,75 kJ H = [(+572) : 2] = +286 kJ H = -44 kJ H = +436 kJ H = [(+495) : 2] = +247,5 kJ H = +925,5 kJ

5. Diketahui reaksi H2(g) + Br2(g) 2HBr(g) ; H = -72 kJ. Untuk menguraikan 11,2 dm3 gas HBr (STP) menjadi H2 dan Br2 diperlukan kalor sebanyak Jawab: 18 kJ

Penyelesaian: Reaksi penguraian HBr : 2HBr(g) H2(g) + Br2(g) ; H = 72 kJ H untuk 1 mol HBr = 72 / 2 = 36 kJ n HBr = 11,2 / 22,4 = 0,5 mol Maka H untuk 0,5 mol = 0,5 mol 36 kJ = 18 kJ 1 mol

1.Diketahui reaksi : 4 C + 6 H2 + O2 2C 2 H5OH, H = - 13,28 kkal. Dari reaksi di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan 9,2 gram C 2 H5OH ( Ar C=12; H=1; O=16) , terjadi . Penyelesaian : Mr C 2 H5OH = 46 Mol C 2 H5OH = = 0,2 mol Dari persamaan termokimia di atas diketahui untuk pembentukan 2 mol C 2 H5OH H = - 13,28 kkal. Maka untuk 1 mol C 2 H5OH = = -6,64 kkal Untuk pembentukan 9,2 gram C 2 H5OH (0,2 mol) = 0,2 mol x 6,64 kkal/mol = -1,328 kkal 2. Diketahui kalor pembakaran aseteline ( C2H2) adalah a kkal/mol; sedang kalor pembentukan CO2 (g) = b kkal/mol; dan kalor pembentukan H2O (l) = c kkal/mol. Maka menurut hukum Hess , kalor pembentukan aseteline adalah . Penyelesaian : Kalor pembakaran C2H2 : C2H2 + O2 2 CO2 +H2O = a kkal (dibalik) Kalor pembentukan CO2 : C + O2 CO2 = b kkal (x2) Kalor pembentukan H2O : H2 + O2 H2O Kalor pembentukan asetilen : 2C + H2 C2H2 2CO2 +H2O C2H2 + O2 2C + 2O2 2CO2 H2 + O2 H2O = c kkal (tetap) = ...... kkal ?

= -a kkal = 2b kkal = c kkal +

2C + H2 C2H2

= (-a+2b+c) kkal

3. Diketahui: Hf CO2 = 393,5 kJ/mol Hf H2O = 241,8 kJ/mol Bila diketahui reaksi: C2H4(g) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + 2 H2O(g) Hc = 1.323 kJ maka besarnya Hf C2H4 adalah . Penyelesaian : Hc =(2. Hf CO2 +2. Hf H2O) - (Hf C2H4 + 3. Hf O2) -1.323=(2. -393,5 + 2. -241,8 ) - (Hf C2H4 + 0) -1.323=(-787- 483,6) - Hf C2H4 Hf C2H4 = -1270,6 + 1323 = + 52,4 kJ 4. Diketahui: H C3H8 = 104 kJ H CO2 = 395 kJ H H2O = 286 kJ Persamaan reaksi pada pembakaran gas C3H8 sebagai berikut. C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(l) Besarnya perubahan entalpi pada pembakaran 11 gram C3H8 (Ar C = 12, H = 1) adalah . Penyelesaian: M r C3H8 = 44 Mol C3H8 = = 0,25 mol H reaksi = (3. H CO2 + 4. H H2O) - (H C3H8 + 0 ) = (3. -395 + 4 .-286) - ( -104 -0) =(-1185 1144) + 104 = -2329 +104 = -2225kJ H reaksi pembakaran 11 gram C3H8 (0,25 mol) = 0,25 x -2225 kJ = -556,25 kJ 5.Kalor reaksi yang terjadi pada reaksi 0,25 mol NaOH(aq) dengan 0,25 mol HCl(aq), jika diketahui perubahan entalpi pada reaksi: NaOH(aq) + HCl(aq) NaCl(aq) + H2O(l) H = 56, 60 kJ/mol adalah . Penyelesaian : H reaksi untuk 0,25 mol zat = 0,25 mol x 56, 60 kJ/mol = 14,15 kJ

1. Kapur tohor (CaO) digunakan untuk melabur rumah agar tampak putih bersih. Sebelum kapur dipakai, terlebih dahulu dicampur dengan air dan terjadi reaksi yang disertai panas. Apakah reaksi ini eksoterm atau endoterm? Bagaimana perubahan entalpinya? Jawab: Reaksi yang terjadi: CaO(s) + H2O(l) Ca(OH)2 (s) Oleh karena timbul panas, artinya reaksi tersebut melepaskan kalor atau reaksinya eksoterm, ini berarti kalor hasil reaksi lebih rendah dari pereaksi. Jika reaksi itu dilakukan pada tekanan tetap (terbuka) maka kalor yang dilepaskan menyatakan perubahan entalpi ( H) yang harganya

negatif.

2. Sepotong es dimasukkan ke dalam botol plastik dan ditutup. Dalam jangka waktu tertentu es mencair, tetapi di dinding botol sebelah luar ada tetesan air. Dari mana tetesan air itu? Jawab: Perubahan es menjadi cair memerlukan energi dalam bentuk kalor. Persamaan kimianya: H2O(s) + kalor H2O( l)

3. Larutan NaHCO3 (baking soda) bereaksi dengan asam klorida menghasilkan larutan natrium klorida, air, dan gas karbon dioksida. Reaksi menyerap kalor sebesar 11,8 kJ pada tekanan tetap untuk setiap mol baking soda. Tuliskan persamaan termokimia untuk reaksi tersebut. Jawab: Persamaan kimia setara untuk reaksi tersebut adalah NaHCO3(aq) + HCl(aq) NaCl(aq) + H2O( l) + CO2(g) Oleh karena reaksi membutuhkan kalor maka entalpi reaksi dituliskan positif. Persamaan termokimianya: NaHCO3(aq) + HCl(aq) NaCl(aq) + H2O( l) + CO2(g) H= +11,8 kJ

4. Sebanyak 2 mol H2(g) dan 1 mol O2(g) bereaksi membentuk air disertai pelepasan kalor sebesar 572 kJ. 2H2(g) + O2(g) 2H2O( l) H = 572 kJ Tuliskan persamaan termokimia untuk pembentukan satu mol air. Tuliskan juga reaksi untuk kebalikannya. Jawab: Pembentukan satu mol air, berarti mengalikan persamaan termokimia dengan faktor .H2(g) + O2(g) H2O( l) H = 286 kJ Untuk reaksi kebalikannya:

H2O( l) H2(g) + O2(g) H = + 286 kJ

5. Berapa kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 50 g air dari 25C menjadi 60C? Diketahui kalor jenis air, c = 4,18 J gC1. Jawab: Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 50 g air adalah sebesar 50 kali 1 g air. Kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu sebesar 35C adalah sebanyak 35 kali kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1C. Jadi, kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 50 g air dari 25C menjadi 60C (T = 35C) adalah Q = m c T = 50 g 4,18 J g1C1 35C = 7,315 kJ

6. Sebanyak 75 mL air dipanaskan dengan LPG. Jika tidak ada kalor yang terbuang, berapa kalor yang dilepaskan oleh LPG jika suhu air naik dari 25C menjadi 90C? Kalor jenis air, c = 4,18 J g 1C1, massa jenis air 1 g mL1 Jawab: Ubah satuan volume air (mL) ke dalam berat (g) menggunakan massa jenis air. Hitung kalor yang diserap oleh air Hitung kalor yang dilepaskan dari hasil pembakaran gas LPG air = 1g mL1 atau mair = air volume air mair = 1 g mL1 75 mL= 75 g Kalor yang diserap air: Qair = 75 g 4,18 J g 1C1 (9025)C = 20,377 kJ Kalor yang diserap air sama dengan kalor yang dilepaskan oleh pembakaran gas LPG. Qair = QLPG atau QLPG = 20,377 kJ

Jadi, kalor yang dilepaskan oleh hasil pembakaran gas LPG sebesar 20,377 kJ.

7. Ke dalam kalorimeter dituangkan 50 g air dingin (25C), kemudian ditambahkan 75g air panas (60C) sehingga suhu campuran menjadi 35C. Jika suhu kalorimeter naik sebesar 7, tentukan kapasitas kalor kalorimeter? Diketahui kalor jenis air = 4,18 J g1 C1. Jawab: Kalor yang dilepaskan air panas sama dengan kalor yang diserap air dingin dan kalorimeter. QAir panas = QAir dingin + QKalorimeter QAir panas = 75 g 4,18 J g 1 C 1 (35 60)C = 7.837,5 J QAir dingin = 50 g 4,18 J g 1 C 1 (35 25)C = + 2.090 J Qkalorimeter = Ck T Oleh karena energi bersifat kekal maka QAir panas + QAir dingin + QKalorimeter = 0 7.837,5 J + 2.090 J + (Ck . 7C) = 0 Ck = 7.837,5 2.090 J/7C =821 J C Jadi, kapasitas kalor kalorimeter 821 J C1.

8. Dalam kalorimeter yang telah dikalibrasi dan terbuka direaksikan 50g alkohol dan 3g logam natrium. Jika suhu awal campuran 30C dan setelah reaksi suhunya 75C, tentukan Hreaksi. Diketahui kalor jenis larutan 3,65 J g1 C1, kapasitas kalor kalorimeter 150 J C1, dan suhu kalorimeter naik sebesar 10C. Jawab: Kalor yang terlibat dalam reaksi: Qreaksi + Qlarutan + Qkalorimeter = 0 Qreaksi = (Qlarutan + Qkalorimeter) Qlarutan = (mlarutan) (clarutan) ( T) = (53g) (3,65 J g1C1) (45C)

= 8.705,25 J Qkalorimeter = (Ck) ( T) = (150 J C1) (10C) = 1.500 J Qreaksi = (8.705,25 + 1.500) J = 10.205,25 J Jadi, reaksi alkohol dan logam natrium dilepaskan kalor sebesar 10.205 kJ. Oleh karena pada percobaan dilakukan pada tekanan tetap maka Qreaksi = Hreaksi = 10.205 kJ.

1. UMPTN 89 Rayon C Reaksi kimia sebagai berikut : C(s) + O2(g) CO2 (g) H = -393,5 kJ H2(g) + O2(g) H2O (g) H = -283,8 kJ 2C(g) + H2(g) C2H2 (g) H = +226,7 kJ Atas dasar reaksi diatas, maka kalor reaksi C2H2(g) + 5/2 O2(g) H2O (g)+ 2CO2(g) adalah. A. -1.297,5 kJ D. -727,9 kJ B. +1.297,5 kJ E. +274,5 kJ C. -906,0 kJ Pembahasan : Reaksi (1) dikali dua : -787 Reaksi (2) tetap : -283,8 Reaksi (3) dibalik : -226,7 -1.297,5 Jawaban : A 2. UMPTN 90 Rayon C Diketahui : 4NH3(g) + 7O2(g) 4 NO2 (g) + 6H2O (l) H = -4c kJ Jika kalor pembentukan H2O (l) dan NH3 (g) berturut-turut adalah a kJ/mol dan b kJ/mol, maka kalor pembentukan NO2 (g) sama dengan . A. (a + b + c) kJ/mol B. (-a + b + c) kJ/mol C. (-1 a + b + c) kJ/mol D. (1 a + b + c) kJ/mol E. (1 a - b - c) kJ/mol Pembahasan : H = Hf produk - Hf reaktan = [ 4 x H1 NO2 + 6 x Hf H2O]= [ 4 x Hf NH3 + 7 x Hf O2] -4c = [ 4 . (x) + 6 (-a) [4 (-b) + 7 x 0]

x = 1ab-c Jawaban : E 3. UMPTN 90 Rayon A Dari data : 2H2 (g) + O2(g) 2H2O(l) H = -571 kJ 2Ca(s) + O2(g) 2CaO (s) H = -1.269 kJ CaO(s) + H2O(l) Ca (OH)2(s) H = -64 kJ Dapat dihitung entalpi pembentukan Ca (OH)2 (s) sebesar. A. -984 kJ/mol D. -1.904 kJ/mol B. -1.161 kJ/mol E. -1.966 kJ/mol C. -856 kJ/mol Pembahasan : - Reaksi pembentukan Ca (OH)2 adalah Ca + O2 + H2 Ca (OH)2 - Dengan menggunakan data di atas : x (2H2 + O2 2H2O H = -571 kJ) x (2Ca + O2 2Ca2O H = -1.269 kJ) Ca + H2O Ca(OH)2 H = -64 kJ Ca + OH + H2 Ca (OH)2 H = -984 kJ Jawaban : A 4. UMPTN 00 Rayon C Perhatikan reaksi : C(s)+ O2(g) CO2(g) H = -394 kJ/mol 2CO(g) + O2 (g) 2CO2 (g) H = -569 kJ/mol Reaksi pembentukan 40 gram karbon mono oksida (Mr = 28) disertai dengan H sebesar . A. -547,5 kJ D. +175 kJ B. -219 kJ E. +219 kJ C. -175 kJ Pembahasan : - Reaksi pembentukan karbon monoksida, C + O2 CO - Dari data di atas : C + O2 CO2 H = -394 kJ/mol x (2CO2 2CO + O2 H = +569 kJ/mol) C + O2 CO H = -109,5 kJ/mol - Pada pembentukan 140 gram CO : H = 140 / 28 x (-109,5 kJ/mol) = -547,5 kJ/mol Jawaban : A Soal: Dari data berikut: 2H2(g) + O2(g) 2H2O(l) H= - 580 kJ 2Ca(s) + O2(g) 2CaO(l) H= - 1269 kJ CaO(s) + H2O(l) Ca(OH)2(s) H= - 64 kJ Dapat dihitung perubahan entalpi pembentukan Ca(OH)2(s) sebesar . A. - 989 kJ.mol-1 B. - 1161 kJ.mol-1 C. - 856 kJ.mol-1

D. - 1904 kJ.mol-1 E. - 1966 kJ.mol-1 Pembahasan: H2(g) + O2(g) H2O( l) H = - 290 kJ Ca(s) + O2(g) CaO(s) H = - 634,5 kJ CaO(s) + H2O(l) Ca(OH)2(s) H = - 64 kJ -------------------------------------------------------------- + Ca(s) + O2(g) + H2(g) Ca(OH)2(s) H = - 988,5 kJ Jawaban: A Soal: A dan B adalah dua buah unsur gas yang dapat membentuk senyawa AB. Jika diketahui: A + B AB(g) H = x kJ A + B AB(l) H = y kJ A + B AB(s) H = z kJ Maka kalor sublimasi AB(s) adalah . A. z B. x - z C. x + y + z D. z - x E. x - y - z

Pembahasan: A(g) + B(g) AB(g) H = x kJ AB(s) A(g) + B(g) H = - z kJ ------------------------------------------------- + AB(s) AB(g) H = (x - z) kJ Jawaban: B Soal: Persamaan termokimia: HI(g) H2(g) + I2(s) H = - 6,0 kkal H2(g) 2H(g) H = 104 kkal I2(g) 2I(g) H = 56 kkal I2(s) I2(g) H = 14 kkal Harga H untuk H(g) + I(g) HI(g) A. - 60 kkal B. - 35 kkal C. 31 kkal D. 35 kkal E. 70 kkal

Pembahasan: H2(g) + I2(s) HI(g) H = 6 kkal H(g) H2(g) H = - 52 kkal I(g) I2(g) H = - 7 kkal I2(g) I2(s) H = - 7 kkal -------------------------------------------------- + H(g) + I(g) HI(g) H = - 60 kkal Jawaban: A

1. UM-UGM 05 Kalau kalor netralisasi adalah 120 kkal/mol, maka kalor netralisasi 100 mL HCl 0.1 M dengan 150 mL NaOH 0.075 M adalah. A. 12 kal D. 1.200 kal B. 120 kal E. 2.400 kal C. 2.400 kal Pembahasan : HCl(aq) + NaOH(aq) NaCl(aq) + H2O(l) HCl(aq) = 100 x 0.1 = 10 mmol NaOH(aq) = 150 x 0.075 = 11.25 mmol Yang habis : HCl(aq) 10 mmol = 0.01 mol H = 0.01 x 120 kkal = 1.2 kkal Jawaban : D 2. UM-UGM 04 Diketahui persamaan termokimia : 2H2 (g) + O2 (g) 2H2O (l) H = a kJ 2Ca (s) + O2 (g) 2CaO (s) H = b kJ CaO(s) + H2O (l) Ca(OH)2 (s) H = c kJ Besarnya H pembentukan Ca(OH)2(s) adalah A. a + b + c D. a + b 2c B. a b + 2c E. a + b + c C. a + b - c Pembahasan : Reaksi (1) dan (2) dibagi dua reaksi (3) tetap, H = a + b + c Jawaban : E 3. UMPTN 01 Rayon B Jika : Mg H2O MgO + H2 H = a kJ/mol H2 + O2 H2O H = b kJ/mol 2 Mg + O2 2 MgO H = c kJ/mol maka menurut hukum Hess : A. b = c + a D. 2b = 2c + a B. a = b + c E. 2c = a + 2b C. 2a = c 2b Pembahasan : Dengan menyesuaikan ruas dan koefisien diperoleh : 2x (Mg + H2O MgO + H2 H = a kJ/mol) 2x (H2 + O2 H2 O H = a kJ/mol) 2 Mg + O2 2 MgO H = c = 2a + 2b 2a = c 2b Jawaban :: C 4. SPMB 04 Regional III

Pada reaksi 2 NH3 (g) N2 (g) + 3H2 (l) H = +1173 kJ maka energi ikatan rata-rata N-H adalah A. 1.173,0 kJ D. 195,5 kJ B. 586,5 kJ E. 159,5 kJ C. 391,0 kJ Pembahasan : Energi ikatan rata-rata N H adalah energi yang dibutuhkan untuk memutuskan 1 mol ikatan NH menjadi atom N dan H. Jadi, soal ini bisa diselesaikan bila disediakan data energi ikatan N = N dan H H, yaitu 946 dan 436 kJ. Data H reaksi seharusnya +92 kJ, bukan + 1.173 kJ. 2NH3 N2 + 3H2 H = +93 kJ H = energi ikatan kiri - energi ikatan kanan H = [6 (N H) [ (N = N) + 3 (H N) 92 = [6x] [946 + 3 (436) ] x = 391 kJ Jawaban : D

Diketahui kalor pembakaran siklopropana (CH2)3 (g) = -a kJ/mol Kalor pembentukan CO2(g) = -b kJ/mol Kalor pembentukan H2O (l)= -c kJ/mol Maka kalor pembentukan siklopropana (dalam kJ/mol) ialah A. a 3b 3c D. a + 3b + 3c B. a 3b + 3c E. -a + 3b + 3c C. a + 3b 3c Pembahasan : Reaksi pembakaran siklopropana (CH2)3 + O2 3CO2 + 3H2O H= -a kJ/mol H = Hf produk - Hf reaktan -a = [ 3 (-b) +3 (-c)]- [Hf (CH2)3 + x O] Hf (CH2)3 = a 3b 3c kJ/mol Jawaban : A 2. UMPTN 95 Rayon B Diketahui : Hf H2O (g) = -242 kJ mol-1 Hf CO2 (g) = -394 kJ mol-1 Hf C2H2 (g) = 52 kJ mol-1 Jika 52 gram C2H2 dibakar secara sempurna sesuai dengan persamaan : 2 C2H2 (g) + 502 (g) 4 CO2 (g) + 2H2O (g) akan dihasilkan kalor sebesar . (Ar C = 12, H = 1) A. 391,2 kJ D. 2.164 kJ B. 428,8 kJ E. 4.328 kJ C. 1.082 kJ Pembahasan : - 2C2H2 (g) + 5O2 (g) 4 CO2 (g) + 2 H2O (g)

H = Hf produk - Hf reaktan = [ 4 (-349) +2 (-242)]= [ 2 (52) + 5 (0) ] = -2.164 kJ Kalor ini dilepaskan pada pembakaran 2 mol C2H2. - Jika ada 52 gram C2H2 C2H2 = 52/26 = 2 mol H = 2/2 x (2.164) = 2.164 kJ Jawaban : D 3. SPMB 04 Regional II Bila diketahui kalor pembentukan standar, H benzena cair C6H6 (l) = +49,00 kJ mol-1, H2O (l) = -241,5 kJ mol-1, CO2(g)= -393,5 kJ mol-1, kalor pembakaran : C6H6 (l) + O2(g) 3H2O (g) = 393,5 kJ mol-1, maka kalor pembakaran reaksi : C6H6 (l) + O2(g) 3H2O (g) + 6 CO2 (g) adalah . A. -3.135,4 kJ D. +684,3 kJ B. +3.135,4 kJ E. +586,3 kJ C. -684,3 kJ Pembahasan : Hreaksi = Hf kanan- Hf kiri Hf kanan = [ 6 (-393,5) +3 (-241,81)]-[+49] = -3.135,4 kJ Jawaban : A

1. UM-UGM 05 Dalam statosfer, klorofluorometana (freon, CFC) menyerap radiasi berenergi tinggi dan menghasilkan atom CI yang mempercepat tersingkirnya ozon di udara. Reaksi yang mungkin terjadi adalah: a. O3 + Cl O2 + ClO H = -120 kJ b . ClO + O O2 + Cl H = -270 kJ c. O3 + O 2O2 nilai H reaksi yang terakhir adalah .. A. -390 kJ D. 390 kJ B. -50 kJ E. 200 kJ C. 150 kJ Pembahasan : Reaksi (c) penjumlahan dari (a) dan (b). H = -120 270 = -390 kJ Jawaban : A 2. Pembakaran sempurna gas metana ditunjukkan oleh persamaan reaksi berikut : CH4 + 2O2 CO2 + 2H2O H = -840 kJ Jika seluruh kalor yang dihasilkan digunakan untuk mendidihkan air yang mula-mula bersuhu 25C maka volum air yang bisa dididihkan menggunakan 24 gram metana adalah . (C =12, H =1; c =4,2 J/gC) A. 2,7 L D. 8,0 L B. 4,0 L E. 12,0 L

C. 5,0 L Pembahasan : - CH4 = 24/16 = 1,5 mol - Kalor yang dihasilkan pada pembakaran 1,5 mol CH4 q = 1,5 x 840 kJ = 1.260 kJ = 1.260 x 103 J - Kalor sebanyak ini dapat mendidihkan air q = m x c x T m = 1.260 x 103 / 4.2 x 75 = 4.000 gram - Karena = 1 g/mL, maka volum air = 4.000 mL atau 4 liter. Jawaban : B 3. SPMB 04 Regional I Diketahui entalpi pembentukan H2O (l) = -285 kJ mol-1, CO2 (g) = -393 kJ mol-1, dan C2H2 (g) = +227 kJ mol-1. Jumlah kalor yang dibebaskan pada pembakaran 0,52 gram gas C2H2 (Mr = 26) adalah. A A. 25,96kJ D. 90,50kJ B. 47,06kJ E. 129,80kJ C. 67,49kJ Pembahasan : C2H2 + O2 2CO2 + H2O H = 2 (-393) + (-285) (227) = -1.298 kJ C2H2 = 0,52 / 26 = 0,02 mol H = 0,02 (-1.298) = -25,96 kJ Jawaban : A 4. UMPTN 97 Rayon B Diketahui energi ikatan. C-F = 439 kj mol-1 C-Cl = 330 kj mol-1 F-F = 159 kj mol-1 Cl-Cl = 243 kj mol-1 Kalor reaksi untuk reaksi : CF2Cl2 + F2 CF4 + Cl2 adalah . A. + 136 kJ D. + 622 kJ B. + 302 kJ E. -622 kJ C. -302 Kj Pembahasan : H = Energi Pemutusan ikatan - energi Pembentukan ikatan (kiri - kanan) = [12 (C-Cl) + (F F)] - [ 2 (C-F) + Cl Cl)] = [2 (330) + 159] [2 (439) + 243] = 819 1.121 = -302 kJ Jawaban C

Berilah tanda silang pada huruf A, B, C, D atau E di depan jawaban yang benar! 1. Reaksi dalam kehidupan sehari-hari berikut ini yang merupakan reaksi endoterm adalah . A. respirasi B. fotosintesis C. perkaratan besi D. pembakaran E. kapur tohor dimasukkan dalam air 2. Suatu reaksi kimia selalu diikuti perubahan energi. Besarnya energi yang menyertai reaksi dapat dipelajari pada . A. termoseting B. stoikiometri C. termokimia D. elektrolisis E. elektrokimia 3. Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah . A. lingkungan menyerap kalor dari sistem B. sistem menyerap kalor dari lingkungan C. sistem dan lingkungan memiliki kalor sama D. kalor sistem dan lingkungan jika dijumlahkan sama dengan nol E. pada akhir reaksi, kalor lingkungan selalu lebih kecil dari kalor sistem 4. Jika sebongkah es menyerap kalor dari lingkungan, maka . A. suhu es berubah secara bertahap B. suhu es tidak berubah sampai seluruh es mencair C. suhu es turun kemudian naik secara bertahap D. suhu es turun secara bertahap E. suhu es tetap sampai seluruh es mencair, kemudian suhu turun 5. Sebanyak 2 mol gas hidrogen jika direaksikan dengan 1 mol gas oksigen akan terbentuk uap air yang membutuhkan kalor sebesar 484 kJ. Persamaan termokimianya adalah . A. H2(g) + O2(g) H2O(g) H = 484 kJ B. 2 H2(g) + O2(g) 2 H2O(g) H = 484 kJ C. 2 H2(g) + O2(g) 2 H2O(g) H = 484 kJ D. 2 H2O(g) 2 H2(g) + O2(g) H = 484 kJ E. H2O(g) H2(g) + O2(g) H = 484 kJ 6. Pada pembakaran 1 mol gas metana pada suhu 298 K dan tekanan 1 atm, dibebaskan kalor sebesar 802 kJ. Persamaan termokimianya adalah . A. 2 CH4(g) + 4 O2(g) 2 CO2(g) + 4 H2O(l) H = 802 kJ B. CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) H = 802 kJ C. CO2(g) + 2 H2O(g) CH4(g) + 2 O2(g) H = 802 kJ D. C(s) + 2 H2(g) + 2 O2 (g) CO2(g) + 2 H2O(l) H = 802 kJ E. 2 C(s) + 4 H2(g) + 4 O2(g) 2 CO2(g) + 4 H2O(l) H = 802 kJ

7. Diketahui persamaan termokimia: C6H6(g) 6 C(s) + 3 H2(g) H = 49 kJ Pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah . A. pembentukan 1 mol benzena (C6H6) memerlukan kalor sebesar 8,16 kJ B. pembentukan 1 mol benzena (C6H6) memerlukan kalor sebesar 49 kJ C. pembentukan 1 mol benzena (C6H6) membebaskan kalor sebesar 49 kJ D. peruraian 1 mol benzena (C6H6) memerlukan kalor sebesar 49 kJ E. peruraian 1 mol benzena (C6H6) membebaskan kalor sebesar 49 kJ 8. Sebanyak 4 mol karbon jika direaksikan dengan 4 mol gas hidrogen, akan terbentuk 2 mol gas etena (C2H4) yang membutuhkan kalor sebesar 104,6 kJ. Persamaan termokimianya adalah . A. 4 C(s) + 4 H2(g) 2 C2H4(g) H = +209,2 kJ B. 4 C(s) + 4 H2(g) 2 C2H4(g) H = +104,6 kJ C. 4 C(s) + 4 H2(g) 2 C2H4(g) H = 104,6 kJ D. 2 C(s) + 2 H2(g) C2H4(g) H = 104,6 kJ E. 2 C(s) + 2 H2(g) C2H4(g) H = +104,6 kJ 9. Diketahui persamaan termokimia: C(s) + O2(g) CO2(g) H = 393,5 kJ Pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah . A. pembakaran 1 mol karbon menghasilkan kalor sebesar 393,5 kJ B. pembakaran 1 mol karbon dioksida menghasilkan kalor sebesar 393,5 kJ C. pembentukan 1 mol karbon dioksida membutuhkan kalor sebesar 393,5 kJ D. pembakaran 1 mol karbon membutuhkan kalor sebesar 393,5 kJ E. pembentukan 1 mol karbon dioksida menghasilkan kalor sebesar 196,75 kJ 10. Kalor yang diserap atau dilepas apabila 1 mol senyawa terurai menjadi unsur-unsurnya disebut . A. kalor reaksi B. kalor pembentukan C. kalor peruraian D. kalor netralisasi E. kalor ionisasi 11. Persamaan termokimia berikut ini merupakan perubahan entalpi pembentukan standar (Hfo), kecuali . A. C(s) + 2 Cl2(g) CCl4(l) Hf = 134 kJ B. Ca(s) + Cl2(g) CaCl2(s) Hf = 795,8 kJ C. Fe2(s) + 3/2 O2(g) Fe2O3(s) Hf = 822,2 kJ D. Na(s) + H2(g) + C(s) + 3/2 O2(g) NaHCO3(s) Hf = 947,7 kJ E. Zn(s) + O2(g) ZnO(s) Hf = 348 kJ 12. Persamaan termokimia yang merupakan entalpi pembentukan standar asam karbonat, jika diketahui Hf H2CO3(aq) = 699,65 kJ adalah . A. 2 H+(aq) + CO32(aq) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ B. H2(g) + C(g) + 3/2 O2(g) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ

C. 2 H(g) + C(g) + 3/2 O2(g) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ D. 2 H(g) + C(g) + 3 O(g) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ E. 2 H+(aq) + C(g) + 3 O(g) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ 13. Kalor pembentukan adalah kalor yang dilepas atau dibutuhkan apabila 1 mol senyawa terbentuk dari . A. ion positif dan negatif B. unsur-unsurnya C. senyawa yang lebih sederhana D. molekul-molekul diatomik E. atom-atomnya 14. Yang merupakan persamaan termokimia peruraian adalah . A. FeO(s) + Fe2O3(s) Fe3O4(s) H = a kJ B. CaO(s) + CO2(g) CaCO3(s) H = b kJ C. CaCO3(s) CaO(s) + CO2(g) H = c kJ D. CaCO3(s) Ca(s) + C(s) + 3 O(g) H = d kJ E. CaCO3(s) Ca(s) + C(s) + 3/2 O2(g) H = e kJ 15. Diketahui Hf senyawa CCl4(l), CO2(g), CH4(g), C2H6(g), dan C2H2(g) berturut-turut adalah 134 kJ, 110 kJ, 75 kJ, 85kJ, dan +227 kJ. Senyawa-senyawa tersebut kalor peruraiannya termasuk endoterm, kecuali . A. CCl4(l) B. CO2(g) C. CH4(g) D. C2H6(g) E. C2H2(g) 16. Jika diketahui kalor pembentukan H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) adalah 185 kJ, maka besarnya kalor peruraian HCl adalah . A. +185 kJ B. 185 kJ C. 370 kJ D. +92,5 kJ E. 92,5 kJ 17. Kalor yang dihasilkan dari pembakaran 15 gram etana (C2H6) (Ar C = 12 dan H = 1) menurut reaksi: 2 C2H6(g) + 7 O2(g) 4 CO2(g) + 6 H2O(l) H = 3.084 kJ adalah . A. 385,5 kJ B. 771 kJ C. 1.542 kJ D. 1.850,4 kJ E. 3.084 kJ

18. Diketahui persamaan reaksi: 2 NO(g) + O2(g) 2 NO2(g) H = x kJ x merupakan kalor . A. pembentukan NO2 B. pembakaran NO2 C. pembentukan NO D. pembakaran NO E. peruraian NO2 19. Kalor yang dihasilkan pada pembakaran 4,48 liter gas karbon pada keadaan standar sesuai reaksi: C(g) + O2(g) CO2(g) H = 394 kJ adalah . A. 394 kJ B. 197 kJ C. 98,5 kJ D. 78,8 kJ E. 65,7 kJ 20. Diketahui diagram pembentukan gas SO3 sebagai berikut.

Berdasarkan diagram di atas, maka harga H2 adalah . A. 790,4 kJ B. 539,8 kJ C. 395,2 kJ

D. 250,6 kJ E. 196,4 kJ 21. Jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 767 gram air dari 30 oC menjadi 76 C (kalor jenis air = 4,18 J g1 K1) adalah . A. 73,75 kJ B. 147,5 kJ C. 221,25 kJ D. 295 kJ E. 368 kJ 22. Pada pelarutan 5 gram kristal NaOH (Mr NaOH = 40) dalam 50 mL air terjadi kenaikan suhu dari 26 C menjadi 34 C. Jika kalor jenis larutan dianggap sama dengan kalor jenis air = 4,2 J g 1 1 K , dan kalor wadah diabaikan, maka entalpi pelarutan NaOH adalah . A. 1.344 J B. 1.848 J C. 3.696 J D. 7.392 J E. 1.4784 J 23. Jika pada 50 mL larutan CuSO4 0,4 M ditambahkan serbuk zink berlebihan, maka suhu akan naik 20 C. Dengan menganggap kalor jenis larutan sama dengan kalor jenis air = 4,2 J g1 K1, dan kalor wadah reaksi diabaikan, maka besarnya H untuk reaksi: Zn(s) + CuSO4(aq) ZnSO4(aq) + Cu(s) adalah . A. 4.200 J B. 21 kJ C. 42 kJ D. 16,8 kJ E. 210 kJ 24. Diketahui reaksi: 2 Fe(s) + 3/2 O2(g) Fe2O3(s) H = 840 kJ 2 Al(s) + 3/2 O2(g) Al2O3(s) H = 1.680 kJ Besarnya H untuk reaksi: 2 Al(s) + Fe2O3(s) Al2O3(s) + 2 Fe(s) adalah . A. 840 kJ B. 1.680 kJ C. 2.520 kJ D. 840 kJ E. 2.520 kJ 25. Diketahui persamaan reaksi: N2(g) + 3/2 H2(g) NH3(g) H = a kJ H2(g) + Cl2(g) HCl(g) H = b kJ N2(g) + 2 H2(g) + Cl2(g) NH4Cl(s) H = c kJ

Besarnya H pada reaksi: NH3(g) + HCl(g) NH4Cl(s) adalah . A. (a + b + c) B. a + b + c C. a + b c D. a (b + c) E. 2a + 2b c 26. Diketahui entalpi pembentukan gas etanol (C2H5OH), gas CO2, dan H2O berturut-turut adalah 278 kJ/mol, 394 kJ/mol, dan 286 kJ/mol. Pada pembakaran 92 gram etanol (Ar C = 12, H = 1, dan O = 16) sesuai reaksi: C2H5OH(l) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + 3 H2O(l) dihasilkan kalor sebesar . A. 541 kJ B. 1.082 kJ C. 1.623 kJ D. 2.164 kJ E. 2.736 kJ 27. Diketahui Hf C2H2, CO2, dan H2O berturut-turut adalah 52 kJ/mol, 394 kJ/mol, dan 242 kJ/mol. Besarnya kalor yang dihasilkan pada pembakaran 6,72 liter gas etuna pada keadaan standar sesuai reaksi: 2 C2H2(g) + 5 O2(g) 4 CO2(g) + 2 H2O(l) adalah . A. 6.024 kJ B. 2.112 kJ C. 2.008 kJ D. 602,4 kJ E. 586,8 kJ 28. Diketahui Hf NH4Cl = 314 kJ/mol dan Hf HCl = 92 kJ/mol. Jika reaksi NH4Cl(g) NH3(g) + HCl(g) mempunyai H = 176 kJ, besarnya Hf NH3 adalah . A. 398 kJ B. 222 kJ C. 176 kJ D. 92 kJ E. 46 kJ 29. Diketahui energi ikatan: C C = 348 kJ/mol Cl Cl = 242 kJ/mol H Cl = 431 kJ/mol C Cl = 328 kJ/mol C H = 423 kJ/mol Besarnya H pada reaksi:

adalah . A. +94 kJ B. +81 kJ C. 81 kJ D. 94 kJ E. 208 kJ 30. Diketahui energi ikatan N = N = 163 kJ/mol dan HH = 436 kJ/mol. Pada reaksi: N2(g) + 3/2 H2(g) NH3(g) H = 438 kJ/mol energi ikatan rata-rata NH adalah . A. 1.173,5 kJ B. 735,5 kJ C. 391 kJ D. 195,5 kJ E. 130 kJ II. Essai Jawablah Pertanyaan berikut dengan singkat dan benar! 1. Tulislah persamaan termokimia dari: a. Hf CO2(g) = 394 kJ/mol b. penguraian N2H4 jika Hf N2H4(l) = 121 kJ/mol c. Hf KMnO4(s) = 171 kJ/mol d. Hc C3H8(g) = 1.020 kJ/mol 2. Diketahui Hf H2CO3(aq) = 699,65 kJ/mol. Hitunglah besarnya perubahan entalpi pada penguraian 496 gram H2CO3 (Ar H = 1, C = 12, O = 16) dan tuliskan persamaan termokimia peruraian H2CO3! 3. Pada reaksi pembakaran bahan bakar bensin sesuai reaksi: 2 C8H18(l) + 25 O2(g) 16 CO2(g) + 18 H2O(l) H = 5.848,8 kJ/mol hitunglah besarnya kalor yang dibebaskan pada pembakaran 40 liter bensin (pada keadaan standar)! 4. Ke dalam 50 mL larutan HCl 1 M ditambahkan 50 mL NaOH 1 M pada kalorimeter dari gelas plastik. Suhu naik dari 22 C menjadi 29 C (kalor jenis larutan = 4,2 J g1 K1). Jika kapasitas panas wadah diabaikan, maka hitunglah besarnya H pada reaksi penetralan: HCl(aq) + NaOH(aq) NaCl(aq) + H2O(l) 5. Sebanyak 5 gram kristal KOH dilarutkan dalam 145 gram air. Setelah kristal KOH larut, ternyata suhu kalorimeter naik dari 25,5 C menjadi 37,5 C (Ar K = 39, O = 16, dan H = 1). Kalor jenis larutan = 4,2 J g1 K1. Jika kapasitas panas wadah diabaikan, tentukan perubahan entalpi pelarutan KOH dalam air! 6. Diketahui: Hf C2H2(g) = + 227 kJ/mol Hf CO2(g) = 394 kJ/mol Hf H2O(l) = 286 kJ/mol Hitunglah besarnya perubahan entalpi pada pembakaran 1.000 kg gas asetilena (C2H2, Ar C = 12

dan H = 1) sesuai reaksi: C2H2(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) (belum setara) 7. Diketahui: Hpembakaran C2H5OH= 1.368 kJ/mol Hf CO2(g) = 394 kJ/mol Hf H2O(l) = 286 kJ/mol Hitunglah besarnya kalor pembentukan C2H5OH! 8. Diketahui reaksi: CaCO3(s) CaO(s) + CO2(g) H = + 130 kJ 3 CaO(s) + 2 H3PO4(l) Ca3(PO4)2(s) + 3 H2O(l) H = 512 kJ Hitunglah besarnya H pada reaksi: CaCO3(s) + 2 H3PO4(l) Ca3(PO4)2(s) + 3 H2O(l) + 3 CO2(g) 9. Diketahui reaksi: 2 CO(g) + O2(g) 2 CO2(g) H = 516 kJ 4 MnO(s) + O2(g) 2 Mn2O3(s) H = 312 kJ Hitunglah besarnya H pada reaksi: Mn2O3(s) + CO(g) 2 MnO(s) + CO2(g) 10. Diketahui: Hf C2H6(g)= 85 kJ/mol Hf C(g) = +715 kJ/mol HfH(g) = +218 kJ/mol energi ikatan C C = 348 kJ/mol Hitunglah energi ikatan C H dalam etana (C2H6) pada reaksi: C2H6(g) 2 C(g) + 6 H(g) 11. Diketahui energi ikatan: C C = 348 kJ/mol H H = 436 kJ/mol C H = 415 kJ/mol C O = 356 kJ/mol C = O = 724 kJ/mol O H = 463 kJ/mol Hitunglah besarnya H pada reaksi:

12. Diketahui: Hf CH4(g) = 75 kJ/mol kalor penguapan C(s) = 714 kJ/mol

energi ikatan H2 = 437 kJ/mol Hitunglah besarnya energi ikatan rata-rata C H pada reaksi: CH4(g) C(s) + 4 H(g) 13. Diketahui: HfC2H4(g) = 52 kJ/mol HfC2H6(g) = 85 kJ/mol Hitunglah besarnya H pada reaksi C2H4(g) + H2(g) C2H6(g) 14. Jelaskan bahan bakar alternatif yang Anda ketahui untuk pengganti bensin/solar! 15. Jelaskan proses terjadinya sin-gas dan SNG (sintetic natural gas) beserta besarnya kalor yang terjadi pada reaksi-reaksi tersebut! I. Pilihan Ganda 1. B 11. C 21. B 3. A 13. B 23. E 5. B 15. E 25. A 7. E 17. B 27. E 9. A 19. D 29. D II. Uraian 1. a. C(s) + O2(g) CO2(g) H = 394 kJ/mol b. N2H4(g) N2(g) + 2 H2(g) H = 121 kJ/mol c. K(s) + Mn(s) + 2 O2(g) KMnO4(g) H = 171 kJ/mol d. C3H8(g) + 5 O2(g) 3 CO2(g) + 4 H2O(g) H = 1.020 kJ/mol 3. Kalor yang dibebaskan = 5.222,14 kJ 5. H = 84 kJ 7. H = 278 J 9. H = 102 kJ 11. H = 74 kJ/mol 13. H = 137 kJ 15. Proses terjadinya syn-gas dan SNG Batu bara batu bara mudah menguap(g) CH4(g) + C(s)

C(s) + H2O(g) CO(g) + H2(g) H = 131 kJ CO(g) + H2O(g) CO2(g) + H2(g) H = 41 kJ CO(g) + 3 H2(g) CH4(g) + H2O(g) H = 206 kJ