Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH TENTANG MEDIA RADIO

Tugas Mata Kuliah Teknologi dan Komunikasi


Oleh Zulkariawan Rusmin Nuriadin Saepudin : 151 1211 00 : 151 1211 00 : 151 1211 00

PROGRAM DUAL MODE SYSTEM (DMS) PGMI IAIN MATARAM 2013

Kata Pengantar
Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, makalah Pengambangan Media Radio untuk Pendidikan dapat diselesaikan. Dalam proses penyusunannya sempat mengalami beberapa kendala. Namun, berkat kesungguhan dan kerja keras Penyusun dan dorongan dari berbagai pihak, kendala-kendala tersebut dapat diatasi. Makalah ini disususn dangan tujuan membantu pembaca mempelajari, memahami, dan menggunakan Media Radio Untuk pembelajaran dengan baik dan benar. Penyusun menyadari bahwa dalam makalah yang dibuat masih banyak kekurangan di berbagai aspek, oleh sebab itu, Penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya, semoga makalah ini bermanfaat dan menambah pengetahuan pembaca. Amin.

Penyusun

DAFTAR ISI

Kata Pengantar.... i Daftar Isi.. ii

Bab 1 Pendahuluan. 1 1.1 Latar Belakang.. 1 Bab 2 Pembahasan... 2 2.1 Pengertian dan Kegunaan Media Radio ....... 2.2 Karakteristik Media Radio.... 2.3 Unsur Pembentuk Media Radio.... 2.4 Sistem Komunikasi Radio..... 2.5 Penerapan Dalam Dunia Pendidika 7 2 2 4 6

Bab 3 Simpulan.. 9 Dafta Pustaka.. .. 10

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Bersumber dari kebutuhan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan kaya sampai pada kalangan yang kurang mampu, semua kalangan masyarakat membutuhkan pendidikan. Banyak ragam dari pendidikan, pendidikan formal, non formal, dan informal. Pendidikan formal dilakukan didalam kelas tertentu dengan kurikulum yang telah ditetapkan. Tetapi berbeda dengan pendidikan non formal, pendidikan ini tidak terikat waktu dan tempat. Pendidikan dengan model ini dapat dilakukan dengan apapun, siapapun, dan kapanpun. seperti dengan media Radio, berbagai macam pendidikan dapat dilakukan melalui media radio seperti pendidikan karakter, pengetahuan umum dan lain-lain. oleh karena itu makalah ini dibuat untuk member pengetahuan para pembaca tentang media radio sebagai sarana pendidikan baik formal maupun non formal.

Sistem komunikasi radio adalah sistem komunikasi yang tidak menggunakan kawat dalam proses perambatannya, melainkan menggunakan udara atau ruang angkasa sebagai bahan penghantar. Dengan demikian media radio cocok digunakan untuk pendidikan karena tidak terbatas ruang dan menggunakan udara sebagai perantara.

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Pengertian dan Kegunaan Media Radio

Kata media berasal dari bahasa Latin yang adalah bentuk jamak dari medium batasan mengenai pengertian media sangat luas, namun kita membatasi pada media radio pendidikan saja yakni media berupa audio yang digunakan sebagai alat dan bahan kegiatan pembelajaran.

Secara umum media Radio mempunyai kegunaan: 1. 2. 3. memperjelas pesan yang diterima. mengatasi keterbatasan ruang, waktu tenaga dan daya indra. menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid

dengan sumber belajar. 4. memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan

auditori & kinestetiknya. 5. memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman &

menimbulkan persepsi yang sama.

2.2 Karakteristik Media Radio

Radio memiliki karakteristik yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia, karena memberikan banyak kontribusi yang besar bagi perkembangan komunikasi massa. Karakteristik radio memberikan manfaat yang unik, baik ditinjau dari sisi kelebihan maupun kekurangannya. Dengan memahami kekuatan dan kelemahan audio, penyiar dapat merencanakan konsep implementasi untuk menghasilkan produksi siaran yang lebih efektif dan efisien.

Dalam bukunya Media Fark Book-KBP, Pedroche,Toledo & Montila mengucapkan bahwa karakteristik radio memberikan manfaat yang unik, diantaranya:

a.

Menarik majinasi.

b. c. d. e. f. g.

Cepat,radio merupakan alat informasi yang efisien dan tanpa banding. Mudah dibawa Tidak memerlukan kemampuan membaca/menulis. Tidak memerlukan konsentrasi yang penuh dari pendengarnya Cukup murah Mudah digunakan dan pengoperasiannya.

Seperti media yang lainnya radio juga memiliki keterbatasan yakni bahwa radio hanya sebuahmedia buta. Sekalipun radio disebut media buta karena hanya berupa suara, namun suara merupakan sebuah instrumen yang penting yang perlu dikaji lebih mendalam. Kelebihan Radio : 1. Radio mengandalkan suara manusia untuk mendekatkan diri dengan khalayaknya. Oleh karena itu kualitas suara penyiar mutlak penting. Orang-orang hanya akan mau mendengarkan siaran radio apabila suara penyiarnya menarik, meskipun mereka tidak mengenal siapa orangnya.

2. Materi program radio dapat diproduksi secara cepat dan murah, bahkan hanya dengan memasang pesawat telepon saja suatu acara bisa dilangsungkan.

3. Penemuan transistor dan teknik redifusi membuat radio begitu populer sehingga dinikmati oleh jutaan orang, termasuk yang buta huruf. 4. Karena kesederhanaan operasinya, suatu stasiun radio bisa memancarkan siarannya dalam berbagai bahasa. Ini sangat ideal bagi negara-negara yang memiliki banyak etnik dan bahasa daerah. Radio juga menjadi wahana komunikasi yang handal di daerah-daerah yang kekurangan listrik.

Kelemahan Radio : 1. Materi-materi siarannya sulit dicatat atau disimpan.

2. Karena sedemikian populernya, radio kadang-kadang bisa juga mengganggu. Banyak orang menyukai suara radio sembari bekerja sehingga ia tetap membunyikan radionya di kala bekerja. Baginya mungkin menarik, tapi belum tentu bagi rekan-rekan yang ada disekitarnya. Selain merupakan pemborosan energi, kebiasaan seperti itu juga mengganggu dan menjadi sumber polusi suara.

2.3 Unsur pembangun media radio

1.

Unsur Bahasa

Bahasa yang digunakan dalam media audio adalah bahasa lisan bukan bahasa tulis. Bahasa lisan adalah tutur kata yang enak untuk didengar, mudah difahami, tidak berbelit-belit. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan bahasa audio yaitu:

a. b. c.

Pilihlah kata yang tepat Gunaan kalimat yang pendek Gunakan bahasa lingkungan

d. Hindari segala sesuatu yang dapat mengalihkan perhatian atau mengganggu pikiran, seperti : penggunaan kata-kata sukar atau asing, kata yang menyakitkan hati. e. Gunakan kata-kata yang deskriptif

2.

Unsur musik

Dalam program audio, unsur musik sangat berperan untuk menghidupkan suasana. Tanpa diselingi musik program akan membosankan. Suasana sedih akan benar-benar terasa mengharukan jika diselingi musik sedih. Begitu pula suasana gembira perlu didukung oleh musik gembira.

Ada beberapa jenis musik dalam program audio yang digolongksn sesuai dengan fungsinya yaitu: a. Musik Tema.

Musik ini disebut dengan music pengenal, sesuai dengan fungsinya yaitu digunakan untuk memperkenalkan suatu stasiun pemencar atau program tertentu. Biasanya diputar diawal dan diahir program.

b.

Musik Penghubung

Musik ini berfungsi untuk menghubungkan satu adegan dengan adegan lain dalam satu kesatuan program.

c.

Musik Pemisah adegan

Musik ini dugunakan untuk memisahkan satu adegan dengan adegan lain dalam satu kesatuan program.

d.

Musik Penegas

Musik ini dugunakan untuk memberi penegasan atau memberi kejutan suatu adegan tertentu. Music ini biasanya digunakan dengan singkat dan keras.

e.

Musik Latar Belakang

Musik ini digunakan untuk menciptakan suasana yang kita lukiskan dalam program audio lebih mengena.

f.

Musik Penunggu

Musik ini digunakan dalam program audio pendidikan atau pembelajaran. Bila dalam program audio pendengar diminta untuk mengerjakan soal, maka music ini digunakan untuk menunggu pendengar selesai mengerjakan soal yang diberikan.

Fungsi musik sebagai bagian dari program lain penggunaannya tidak boleh lebih dari 10 detik, agar penyajian program tidak terasa lamban dan membosankan.

3.

Sound Effect

Sound effect adalah bunyi tiruan atau bunyi sebenarnya dari binatang atau benda-benda lain yang fungsinya untuk lebih menciptakan situasi dalam program audio yang disiarkan. Untuk memperoleh sound effect ada tiga cara yang dapat digunakan, yaitu: a. Spot effect, didapat dengan cara rekaman langsung didalam studio.

b. Library recorded effect, yaitu sound effect yang tersedia ditoko-toko kaset atau CD yang isinya kompleks. c. Actually recorded effect, soung effect yang direkam sendiri menggunakan tape recorder.

2.4 Sistem Komunikasi Radio

1. http://i.ixnp.com/images/v6.20/t.gifSKRGM (Sistem Komunikasi Radio Gelombang Mikro)

Sistem gelombang mikro disebut juga sistem Radio Relay Terresterial, karena menggunakan Sistem Repeater atau Relay dan keberadaannya dari suatu daerah ke daerah lain dimana Terresterial adalah salah satu media transmisi yang penting dalam jaringan komunikasi publik.

2.

SISTEM LOS (Line Of Sight)

Pada sistem LOS gelombang Radio dipancarkan dari antena pemancar ke antena penerima melalui ruang bebas dalam posisi berada pada suatu garis tanpa penghalang. Perambatan gelombang ruang di dalam system LOS ini akan mengalami beberapa kehilangan energi diantaranya disebabkan oleh: a. Penyebaran di antenna pemancar, yang besarnya relative sangat kecil sehingga di dalam perhitungan di abaikan. b. Redaman sepanjang reabatan yang biasa disebut dengan Free Space Loss atau biasa disebut FSL. c. Redaman karena pengaruh cuaca.

2.5 Penerapan dalam dunia pendidikan.

Dalam menggunakan media harus mengetahui dahulu konsep abstrak dan konkrit dalam pembelajaran, karena proses belajar mengajar hakekatnya adalah proses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa isi/ajaran yang dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi baik verbal (kata-kata& tulisan) maupun non-verbal, proses ini dinamakan encoding. Penafsiran simbol-simbol komunikasi tersebut oleh siswa dinamakan decoding.

Ada kalanya penafsiran berhasil, adakalanya tidak. Kegagalan atau ketidakberhasilan atau penghambat dalam proses komunikasi dikenal dengan istilah barriers atau noise. Semakin banyak verbalisme semakin abstrak pemahaman yang diterima. Radio menjadi media pendidikan yang berguna bagi semua bentuk pendidikan, karena memperkaya pengalaman pendidikan dan ideide yang kreatif. Dengan demikian ,alat ini memiliki potensi dan kekuatan yang berpengaruh dalam pendidikan. Masalah penggunaannya tergantung bagaimana filsafat pendidikan yang dianut , dan kesadaran atas potensi yang dimaksud tadi. Nilai Radio bagi Pendidikan diantaranya : a. b. c. Memberikan berita yang ter up-to-date. Menarik Minat. Beritanya Autentik

d. e. f. g. h.

Berdasar pada kenyataan Mempunyai tinjauan yang luas. Memberikan gambaran yang jelas. mendorong kreatifitas Integrasi dan diskriminasi

Maksudnya radio berpengaruh terhadap pembentukan pribadi seseorang, menimbulkan social adjustment dan ini penting bagi pembentukan seorang warga Negara yang baik,selain itu juga mendidik siswa untuk dapat mendeskriminasikan persoalan-persoalan dalam masyarakat. Radio mendorong manusia berfikir rasional dan komparatif.

BAB III SIMPULAN Semakin sadarnya orang ataupun masyarakat akan pentingnya media yang membantu pembelajaran sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat dibutuhkan. Bahkan pertumbuhan ini bersifat gradual. Metamorfosis dari perpustakaan yang menekankan pada penyediaan media cetak, menjadi penyediaan-permintaan dan pemberian layanan secara multi-sensori dari beragamnya kemampuan individu untuk menyerap informasi, menjadikan pelayanan yang diberikan mutlak wajib bervariatif dan secara luas. Selain itu, dengan semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi dan teknologi, serta diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pengajaran semakin menuntut dan memperoleh media pendidikan yang bervariasi secara luas pula. Bahwa lembaga penyiaran (radio) merupakan media informasi dan komunikasi yang mempunyai peran penting dalam penyebaran informasi yang seimbang dan setimpal di masyarakat, memiliki kebebasan dan tanggung jawab dalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol serta perekat sosial.

DAFTAR PUSTAKA Sadiman, A. dkk. 2003, media pendidikan. Jakarta: Grafindo Haryono, Agung. 1996. Jenis dan bentuk program audio. Bandung: sinar baru Sulistiowati modul konsep dasar penulisan naskah audio http://jurusankomunikasi.blogspot.com/2009/03/model-komunikasi-radio.html http://teknologipendidikan.wordpress.com Prinsip Pengembangan Media Pendidikan