Anda di halaman 1dari 13

3.3 NCP DX. KEPERAWATAN 1.Ketakutan Tujuan : INTERVENSI 1. !

ika pasien prognosisnya jelek" diskusikan dengan orang terdekat dalam mengatur pera#atan bila pasien mencapai face terminal. Kontak dengan pelayanan sosial untuk Klien dapat mengurangi rasa mengatur pera#atan dirumah atau penempatan dalam memperluas fasilitas pera#atan atau pera#atan dirumah" cemasnya sesuai dengan pilihan dan kebutuhan keluarga. Rileks dan dapat melihat dirinya 2. Rujuk pasien dan orang$orang yang bermakna bagi pasien kekelompok pendukung lokal seperti %ayasan Kanker Menunjukkan koping yang efektif &ndonesia. serta mampu berpartisipasi dalam secara obyektif. pengobatan. Kriteria hasil e aluasi : Menunjukkan rentang yang tepat dari perasaan dan berkurangnya rasa takut. Tampak rileks dan melaporkan ansietas berkurang pada tingkat dapat diatasi. Mendemonstrasikan penggunaan mekanisme koping efektif dan partisipasi aktif dalam aturan pengobatan. RASIONAL 'erencanaan a#al membantu menghilangkan stress pada pasien yang menjelang ajal. (ospis adalah program dalam memberikan dukungan kepera#atan untuk pasien yang akan meninggaldan keluarganya bila pasien ingin meninggal dirumah. )ukungan eksternal dapat membuat nyaman. 'usat$pusat informasi kanker memberikan informasi$informasi tentang penyebab kanker" pencegahan" gejala$gejala diagnosa" pengobatan" nutrisi dan penelitian sekarang.

24 1

2.*erduka+ ,ntisipasi 1. *antu pasien dalam mengambil keputusan apa" bagaimana 0iapkan pasien untuk menghadapi reaksi Tujuan : dan kapan untuk memberi tahu diagnosa dengan keluarga orng terdekat" juga dapat membantu pasien dan teman$teman . !ika pasien baru didiagnosa /. 0iapkan menaggulangi kepastian meninggal. - 'asien dapat mengatakan pasien terhadap kemungkinan reaksi anggota keluarga dan perasaanya teman$tem"an . Tekankan pentingnya kejujuran dan - 'asien dapat melakukan akti itas membuka perasaan keprihatinan. sesuai dengan kemampuannya - 'asien memahami tentang proses menjelang ajal dan mampu 2. !ika dalam remisi " bantu pasien menghadapi kenyataan Memungkinkan pasien untuk memelihara kemungkinan kambuh. !uga pasien dan orang$orang terdekat perasaan dan lebih menguasai situasi mempersiapkan diri untuk bagi pasien terhadap informasi hasil tes. 0elama pasien sekarang. menghadapi kematian #aspada dan dapat menyesuaikan diri" ijinkan pasien untuk membuat pilihan. Kriteria hasil e aluasi : 'asien akan : $ Mengidentifikasi dan 2ntuk menghilangkan keputusasaan . Tidak menge-presikan perasaan dengan 1. 0ampaikan . berikan / harapan. ada harapan adalah hasil lingkungan diman tepat. pasien merasa diluar kontrol dan tidak $ Melanjutkan akti itas kehidupan berdaya. (arapan dapat memainkan peranan normal" melihat yang bermakna dalam kehidupan pasien. kearah+merencanakan masa depan. 'engetahuan tentang apa yang diperkirakan $ Mengungkapkan pemahaman membantu mengurangi ansietas. tentang proses menjelang ajal dan perasaan didukung dalam melalui berduka.

24 2

1.3angguan (arga )iri

1.

Tujuan : $ 'asien dapat menerima perubahan dirinya baik secara anatomis dan fisiologis $ 'asien dapat beradaptasi dengan kondisi fisiknya yang sekarang $ 'asien dapat berakti itas sesuai 2. 'erkirakan syok a#al dan ketidakyakinan setelah diagnosis dengan kemampuannya kanker dan+ atau produser yang menimbulkan trauma . mis" $ 'asien memiliki mekanisme bedah yang menimbulkan kecacatan " kolostomi" amputasi / koping yang baik dalam menghadapi masalah secara aktual Kriteria hasil e aluasi : 1. Kaji pasien + orang terdekat terhadap berduka yang $ Mengungkapkan pemahaman mengalami. !elaskan proses sesuai kebutuhan. tentang perubahan tubuh" penerimaan diri dalam situasi $ Mengembangkan mekanisme koping untuk menghadapi masalah secara aktual. 4. )orong pengungkapan pikiran + masalah dan peneriman $ Mendemonstrasikan adaptasi ekspresi kesedihan" marah" penolakan. ,kui normalitas terhadap perubahan+kejadian yang perasaan ini. telah terjadi. 5.

!elaskan tujuan dan efek samping terapi pengobatan 0edikit pasien yang benar$benar siap untuk .kemoterapi" radiasi/. &nformasi pada pasien jalan untuk realita perubahan yang dapat terjadi. mengurangi efek samping. Tentramkan hati pasien bah#a sebagian besar efek samping adalah sementara dan biasanya terlihat sampai beberapa minggu setelah terapi selesai. &4inkan pasien untuk mengekspresikan perasaan tentang antisipasi efek samping. 'engetahuan tentang proses berduka memperkuat normalitas perasaan+ reaksi terhadap apa yang dialami dan dapat membantu pasien menghadapi lebih efektif dengan mereka. 'asien merasa terdukung mengekspresi perasaan dengan memahami bah#a konflik emosi yang dalam dan sering adalah normal dan dialami orang lain dalam situasi sulit ini. &ndikator koping tidak efektif dan kebutuhan terhadap inter ensi tambahan . 'encegahan tindakan destruktif memungkinkan pasien mempertahankan kontrol dan rasa harga diri.

0adari perbuatan alam perasaan " bermusuhan dan 'enelitian menunjukkan bah#a beberapa perilaku lain yang ditunjukkan. 0usun batasan perilaku pasien kanker berisiko tinggi trhadap bunuh tidak tepat " perbaiki pikiran negatif. diri . Mereka secara khusus rentan bila baru didiagnosa dan+ atau pulang kerumah.

24 3

6. 7.

0adari depresi yang melemahkan . Tanyakan pada Membatu mengurangi perasaan isolasi dan pasien pertanyaan langsung tenang status pikiran. diabaikan. Kunjungi dengan sering dan berikan kontak fisik 'asien atau orang terdekat mendapat dengan tepat+ sesuai kebutuhan. 'indahkan pasien lebih keuntungan dari informasi faktual. &ndi idu mendekat kekantor pera#at bila ketakutan 8 biarkan pintu dapat mengajukan pertanyaan langsung terbuka bila nyaman untuk pasien. tentang kematian " dan ja#aban jujur meningkatkan rasa percaya dan keyakinan bah#a informasi benar. Kuatkan penyuluhan tentang proses penyakit dan pengobatan dan berikan informasi sesuai permintaan + tepat tentang menjelang ajal . *ersikap jujur 8 jangan memberikan harapan palsu saat memberikan dukungan emosional. Kesempatan untuk mengidentisiofikasi ketrampilan yang dapat membantu indi idu menghadapi berduka terhadap situasi baru secara lebih efektif.

9.

:.

Tinjau ulang pengalaman hidup masa lalu " perubahan Kemungkinan remisi dan progesi lambat dari peran " dan ketrampilan koping . *icara tentang sesuatu penyakitb dan+ atau terapi baru dapat yang menarik perhatian pasien. menurunkan harapan pada masa depan. &dentifikasi aspek positif dari situasi. Menjadi bagian dari pemecahan masalah + perencanaan dapat memberikan rasa kontrol terhadap kejadian yang diantisipasi.

1;.

11.

)iskusikan cara$cara pasien + orang terdekat dapat Mengenali sumber ini memberi kesempatan merencanakan bersama untuk masa depan. )orong melalui perasaan berduka. menyusun tujuan realitas.

24 4

12.

*antu pasien + orang terdekat mengidentifikasi kekuatan Memungkinkan pasien dalam pada diri sendiri + situasi dansistem pendukung. mempertahankan kontrol terhadap kehidupan. )orong partisipasi dalam pera#atan dan pengobatan Konflik interpersonal + perilaku maeah mungkin cara$cara pasien mengekspresikan + menghadapi perasaan kece#a + distres spiritual dan dapat menandakan ide bunuh diri.

11.

14.

=aktor$faktor ini mempengaruhi bagaimana 'erhatikan bukti konflik " ekspresi marah dan setiap indi idu menghadapi kemungkinan pernyataan kece#a" rasa bersalah" putus asa " <tak ada kematian dan mempengaruhi bagaimana gunanya hidup <. mereka berespon dan berinteraksi.

*ila pasien+orang terdekat bersama$sama menyadari ancaman kematian" mereka lebih 15. Kaji cara pasien atau orang terdekat memahami dan mudah menghadapi urusan+akti itas yang berespons terhadap kematian diinginkan yang belum selesai. ,nsietas dan ketidak inginan pemberi pera#atan untuk menerima kenyataan tentang kemungkinan kematiannya. sendiri dapat menghambat kemampuan untuk membantu pasien + orang terdekat" memerlukan bantuan orang lain untuk memberikan dukungan yang diperlukan. Membantu menghilangkan

16.

berikan lingkungan terbuka untuk diskusi dengan pasien+orang terdekat .bila tepat/ tentang keinginan +rencana mengalami kematian "mis." membuat surat #arisan" pengaturan penguburan"donor organ" keuntungan kematian"asuransi"#aktu untuk bersama keluarga.

24 5

17.

distress+memngatasi perasaan berduka untuk 0adari perasaan sendiri tentang kanker" ancaman memudahkan koping dan mengembangkan kematian. Terima metode apapun yang dipilih pasien + pertumbuhan. orang terdekat untuk saling membantu selama proses. Memberikan dukungan dalam pemenuhan >akukan kolaborasi : kebutuhan fisik dan emosional pasien + orang Rujuk pada konselor yang tepat sesuai kebutuhan terdekat dan menambah pera#atan keluarga" .pera#at klinis psikiatrik" pekerja sosial" psikologis / teman yang dapat diberikan. Rujuk pada program komunitas bila tepat Membantu dalam memastikan masalah untuk memulai proses pemecahan masalah.

19. $ $ 1:.

)iskusikan dengan pasien+orang terdekat bagaimana diagnosis dan pengobatan yang mempengaruhi kehidupan pribadi pasien+rumah dan akti itas kerja *imbingan antisipasi dapat membantu pasien+orang terdekat memulai proses 2;. Tinjau ulang efek samping yang diantisipasi berkenaan adaptasi pada status baru dan menyiapkan dengan pengobatan tertentu" termasuk kemungkinan efek untuk beberapa efek samping. pada akti itas seksual dan rasa ketertarikan.. Membantu menurunkan masalah yang mempengaruhi penerimaan pengobatan atau 21. )orong diskusi tentang efek kanker+pengobatan pada merangsang kemajuan penyakit. peran sebagai ibu rumah tangga" orang tua maupun yang lain. Mem alidasi realita perasaan pasien dan memberikan i4in untuk tindakan apapun perlu untuk mengatasi apa yang terjadi. 22. ,kui kesulitan pasien yang mungkin dialami. *erikan informasi bah#a konseling sering perlu dan penting dalam proses adaptasi. Membantu merencanakan pera#atan saat

24 6

dirumah sakit serta setelah pulang. 21. ? aluasi struktur pendukung yang ada dan digunakan Meskipun beberapa pasien oleh pasien+orang terdekat. beradaptasi+menyesuaikan diri dengan efek kanker+efek samping terapi8 banyak 24. *erikan dukungan emosi untuk pasien+orang terdekat memerlukan dukungan tambahan setelah selama test diagnostik dan fase pengobatan. periode ini. 'emastian indi idualitas dan penerimaan penting dalam menurunkan perasaan pasien tentang ketidak amanan dan keraguan diri 25. 3unakan sentuhan selama interaksi" bila dapat diterima pada pasien dan mempertahankan kontak mata. Kelompok pendukung biasanya sangat menguntungkan baik untuk pasien+orang 26. >aksanakan kolaborasi : terdekat" memberikan kontak dengan pasien Rujuk pasien+orang terdekat pada program kelompok lain dengan kanker pada berbagai tingkatan pendukung . bila ada / pengobatan dan atau pemulihan. Rujuk pada konseling profesional bila diindikasikan. Mungkin perlu untuk memulai dan mempertahankan struktur psikososial positif bila sistem pendukung pasien+orang terdekat terganggu.

&nformasi memberikan data dasar untuk

24 7

4.@yeri . akut / Tujuan : $ Klien mampu mengontrol rasa nyeri melalui akti itas $ Melaporkan nyeri yang dialaminya $ Mengikuti program pengobatan $ Mendemontrasikan tehnik relaksasi dan pengalihan rasa nyeri melalui akti itas yang mungkin Kriteria hasil e aluasi : $ Melaporkan penghilangan nyeri maksimal atau kontrol dengan pengaruh minimal. $ Mengikuti aturan farmakologis yang ditentukan $ Mendemonstrasikan penggunanaan ketrampilan relaksasi dan akti itas hiburan sesuai indikasi untuk situasi indi idu.

menge aluasi kebutuhan+keefektifan inter ensi.Catatan :'engalaman nyeri adalah 1. Tentukan ri#ayat nyeri"mis.lokasi nyeri"freAuensi "durasi indi idual yang digabungkan dengan baik dan intensitas.skala 1$1;/dan tidakan penghilangan yang respon fisik dan emosional. digunakan. Ketidak nyamanan rentang ruas adalah umum. mis. @yeri insisi"kulit terbakar"nyeri punggung ba#ah"sakit kepala/ tergantung 2. ? aluasi+sadari terapi tertentu mis. prosedur+agen yang digunakan. 'embedahan"radiasi"kemoterapi"bioterapi. Meningkatan relaksasi dan membantu memfokuskan kembali perhatian. 1. ,jarkan pasien+orang terdekat apa yang diharapkan. Memungkinkan pasien untuk berperan secara aktif dan meningkatkan rasa kontrol. 4. *erikan tindakan kenyamanan dasar.mis.reposisi"gosokan punggung/ dan aktifitas hiburan.mis.musik "t / Tujuannya adalah kontrol nyeri maksimum dengan pengaruh minimum pada ,K0. 5. )orong penggunaan ketrampilan manajemen nyeri.mis.Tehnik relaksasi" isualisasi"bimbingan Rencana terorganisasi mengembangkan imanjenasi/"terta#a"musik"dan sentuhan terapiotik. kesempatan untuk kontrol nyeri.Terutama dengan nyeri kronis"pasien+orang terdekat 6. ? aluasi penghilangan nyeri+kontrol. @ilai aturan harus aktif menjadi partisipan dalam pengobatan bila perlu. menejemen nyeri di rumah. @yeri adalah komplikasi sering dari kanker"

24 8

7. Kolaborasi8 Kembangkan rencana manajemen nyeri dengan pasien dan dokter. *erikan analgetik sesuai indikasi mis.8 *romptons cocktail"morfin metadon. ,tau campuran narkotik &B khusus. *erikan hanya untuk memberikan analgetik dalam sehari.

meskipun respon indi idual berbeda. 0aat perubahan penyakit+pengobatan terjadi" penilaian dari dosis dan pemberian akan diperlukan.

Mengidentifiaksi kekuatan+ defisiensi nutrisi.

24 9

5.@utrisi kurang dari kebutuhan. Tujuan : 1. 'antau masukan makanan setiap hari" biarkan pasien $ Klien menunjukkan berat badan menyimpan buku harian tentang makanan sesuai indikasi. yang stabil" hasil lab normal dan tidak ada tanda malnutrisi 2. 2kur tinggi" berat badan dan ketebalan lipatan kulit trisep $ Menyatakan pengertiannya terhadap . atau pengukuran antropometrik lain sesuai indikasi /. perlunya intake yang adekuat 'astikan jumlah penurunan berat badan saat ini. Timng berat bada tiap hari atau sesuai indikasi. $ *erpartisipasi dalam penatalaksanaan diet yang 1. )orong pasien untuk makan diet tinggi kalori kay nutrien" berhubungan dengan penyakitnya dengan masukan cairan adekuat. )orong penggunaan suplement dan makan sering+ lebih sedikit yang dibagi$bagi Kriteria hasil e aluasi : selama sehari. $ Mendemonstrasikan berat badan stabil $ 'enambahan berat badan progresif 4. @ilai diet sebelumnya dan segera setelah pengobatan mis8 kearah tujuan dengan normalisasi makanan bening" cairan dingin" saring" krekers kering" roti $ @ilai laboratorium bebas dari panggang" minuman berkarbohidrat. *erikan cairan 1 jam tanda malnutrisi. sebelum atau 1 jam setelah makan. $ 'engungkapan pemahaman pengaruh indi idual pada masukan 5. Kontrol faktor lingkungan .mis8 bau kuat+ tidak sedap atau adeAuat kebisingan /. (indari terlalu manis" berlemak atau makanan $ *erpartisipasi dala inter ensi pedas. spesifik untuk merangsang nafsu makan+peningkatan masukan diit. 6. Ciptakan suasana makan malam yang menyenagkan" dorong pasien untuk berbagi makanan dengan keluarga + teman. )apat mencegah a#itan atau menurunkan Membantu dalam identifikasi malnutrisi protein$kalori " khususnya bila berat badan dan pengukuran antropometrik kurang dari normal. Kebutuhan jaringan metabolik ditingkatkan begitu juga cairan . untuk menghilangkan produk sisa /. 0uplemen dapat memainkan peran penting dalam mempertahankan masukan kalori dan protein adekuat. Keefektifan penilaian diet sangat indui idual dalam penghilangan mual pascaterapi. 'asien harus mencoba untuk menemukan solusi+ kombinasi terbaik. )apat mentriger respons mual+ muntah.

Membuat #aktu makan lebih menyenagkan " yang dapat meningkatkan masukan.

24 10

beratnya mual" penurunan anoreksia" dan memungkinkan pasien meningkatkan 7. )orong penggunaan teknik relaksasi" isualisasi" bimbingan masukan oral. imajinasi" latihan sedang sebelum makan . Mual+ muntah psikogenik terjadi sebelum kemoterapi mulai secar umum tidak berespons terhadap obat antiemetik. 9. &dentifikasi pasien yang mengalami mual + muntah yang 'erubahan lingkungan pengobatan atau diantisipasi. rutinitas pasien pada hari pengobatan mungkin efektif. 0ering sebagai sumber distress emosi " khususnya untuk orang terdekat yang mengiginkan untuk memberi makan pasien dengan sering. *ila pasien menolak " orang terdekat dapat merasakan ditolak + frustasi. Mual+ muntah paling menurunkan kemampuan dfan efek samping psikologis kemoterapi yang menimbulakn stress. 1;. *erikan antimatik pada jad#al reguler sebelum + selama dan setelah pemberian agen antineoplastik dengan sesuai. &ndi idu berespons secara berbeda pada semua obat$obatan . ,ntiematik firstine mungkin tidak bekerja" memerlukan 11. ? aluasi keefektifan antiemetik. (ematest feses " sekresi perubahan pada atau kombinasi terapi obat. lambung. Terapi tertentu . mis8 antimetabolit/ menghambat pembaharuan lapiasan sel$sel epitel saluran 3& " yang dapat menyebabkan

:. )orong komunikasi terbuka mengenai masalah anoreksia.

24 11

perubahan yang direntang dari eritema ringan sampai ulserasi berat dengan pendarahan. Membantu mengidentifikasi derajat ketidakseimbangan biokimia+ malnutrisi dan mempengaruhi pilihan inter ensi diet. 12. Tinjau ulang pemeriksaan labortorium sesuai indikasi mis8 Catatan 8 pengobatan anti kanker dapat juga jumlah limfosit total " transferin serum" dan albumin. mengubah pemeriksaan nutrisi sehingga semua hasil harus diperbaiki dengan status klinis pasien. Kebanyakan antimetik bekerja untuk mempengaruhi stimulasi pusat muntah sejati dan kemoreseptor mentriger agen 4ona juga bertindk secara periferuntuk menghambat peristaltik balik. Terapi kombinasi . mis8 torecan dengan )ecadron atau Balium / seringkali lebih efektif daripada agen tunggal. Mencegah kekurangan karena penurunan absorpsi itamin larut dalam lemak. )efisiensi *6 dapat memperberat + mengeksaserbasi depresi " peka rangsang. Meminimalkan iritasi lambungdan mengurangi resiko ulserasi mukosa.

11. *erikan obat$obatan sesuai indikasi : $ fenotiasin mis8 proklorpera4in $ .Compa4ine / 8 ,ntidopaminergik mis8 Metoklorpanik . Reglan / " ondasetron .Dofran/ 8 antihistamin mis 8 difenhidramin . *enadryl /8 $ Kortikosteroid mis8 deksametason . )ecadron / 8 kanabionit mis8 :$tetrahidro kanabinol8 ben4odia4epin mis 8 dia4epam. alium/ $ Bitamin" khususnya ," ) " ? dan *6 $ ,ntasid $ Rujuk pada ahli diet+ tim pendukung nutrisi. $ 'asang+ pertahankan selang @3T atau pemberian makan untuk makanan enternal " atau jalur sentral untuk hiperalimentasi parenteral bila diindikasikan.

24 12

Memberikan rencana diet khusus untuk memenuhi kebutuhan indi idu dan menurunkan masalah berkenan dengan malnutrisi protein+ kalori dan defisiensi mikronutrien. 'ada adanya malnutrisi . mis 8 kehilangan berat badan 25E$1;E dalam dua bulan / " atau pasien telah dipuasakn selama 5 hari dan tidak mungkin untuk mampu makan selama 2 minggu " pemberian makan per selang atau @3T mungkin perlu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Catatan : @3T digunakan dengan ke#aspadaan yang dihubungkan dengan peningkatan lebih dari 4 kali lipat pada resiko infeksi signifikan.

24 13