Anda di halaman 1dari 16

EDISI 48

TH. 2 /24 AGUST - 6 SEPT

Tegakkan Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat

2015

RP. 5.000 (LUAR KOTA +ONGKOS KIRIM )

Website : www.laraspostonline.com

Email : redaksilaraspost@gmail.com

Penerbit:
PT. LARAST PENA NUSA
Indah PERS

Laras Post

@Laraspost

Edisi 72

TH. 4 / 1 - 14 Agustus

2016

Tegakkan Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat


Rp. 5.000 (luar Kota +Ongkos Kirim )

website : www.laraspostonline.com

Email : redaksilaraspost@gmail.com

FOTO | SG

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana mengenakan pakaian adat Dayak saat Karnaval Khatulistiwa di Pontianak, Sabtu (22/8).

Polri Pertimbangkan
Latihan Dengan Inggris
Jakarta, Laras Post
- Polri mempertim
bangkan untuk me
ningkatkan kemam
puan Brimob melalui
latihan bersama polisi
atau militer Inggris.
Peningkatan kemam
puan Brimob dinilai
mendesak guna mem
buru teroris di hutan.
Kapolri menyebut
Medan, Laras
kan, latihan bersama
Post Dua peristiwa
untuk meningkatkan
kerusuhan di Kota
kemampuan Brimob
Tanjung Balai, dan di
saat Karo,
memburu
tero
Tanah
Sumatera
ris
di
hutan
seperti
di
FOTO | IST Utara (Sumut), pada
Poso
itu,
akan
dilaku
Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti.
Sabtu (30/7/2016)
kan di tanah
Dari
menjadi
ujianair.
besar
Inggris, datang ke sini, ujarnya kepada
wartawan,
pada
bagi Kepala
Kepolisian
Jumat (21/8/2015) di Mabes Polri,Republik
Jalan Trunojoyo
3 Ke
Indonesia,
bayoran Baru Jakarta Selatan.
Jenderal Pol Tito
Badrodin menyatakan, bentuk
pembekalan
pelati
Karnavian,
pada awal
han yang akan diberikan tergantung
permintaan
masa
jabatannya.dan ke
mampuan Brimob. Tergantung kemampuan
kita yang
Kapolri diharap
kita minta, jelasnya.
kan, tidak hanya
Alternatif melakukan latihan dengan
pihak
asing itu,
melakukan
penegakan
muncul setelah permintaan Kapolri
Jenderal
Badrodin
hukum,
tapi juga
dapat
Haiti agar Brimob dapat melakukan
latihanantisipasi
gabungan
melakukan
agar
konflik
tersebut
bersama TNI, mendapat tanggapan
yang
kurang
mema
tidak terulang kembali dan tidak meluas ke daerah lain.
dai.
Namun
Kapori memastikan
situasi
di Tanah permintaan
Karo dan
Sebelumnya
Kapolri telah
mengajukan
Tanjung TNI
Balai untuk
aman dan
kondusif.latihan gabungan TNI
kepada
melakukan
melakukan
kunjungan pada
kedua tempat
danUsai
Brimob
untuk meningkatkan
kemampuan
Brimob.
terjadi kerusuhan
itu, Tito
situasi pasca
Sudah
disampaikan
kita menyatakan,
butuh kemampuan
untuk
kerusuhan telah
berlangsung
aman dan
Situasi
melakukan
penjajakan
dan operasi
di kondusif.
hutan karena
beda
di Sumatera
Utara
terkendali
kondusif,
baik di
sistem
suplai
danaman
operasinya
itudan
harus
kita pelajari,
Tanjung Balai maupun di Tanah Karo, Kabupaten Karo,
ungkapnya.
ujarDisebutkan,
Tito kepada wartawan
pada Minggu
di
banyak jaringan
teroris(31/7/2016)
di Indonesia,
BandaradiHalim
Perdanakusuma,
Jakarta.
berada
wilayah
hutan. Sementara
anggota kepolisian
menegaskan,
kerusuhan
di Kabupaten
dipicu
baikTito
Brimob
maupun
Detasemen
Khusus Karo
88 antiteror,
penolakan
massa
atas
rencana
relokasi
mandiri
korban
tak cukup memiliki kemampuan untuk memburu tero
erupsi
Gunung
Sinabung.
Akibatpelatihan
kerusuhan
seorang
ris
di hutan.
Sebab
itu, wacana
kemampuan
warga tewas.
survival di hutan hendak diadopsi dari Kopassus. Ang
Ia menjelaskan, masyarakat yang desanya dijadikan
gota Brimob kan tidak bisa bertahan di hutan. Karena

Kapolri Lakukan Sejumlah Langkah


Situasi Aman dan Kondusif

Berita
Bersambung
Berita Bersambung
halhal
7....7....

LifeLife
Style
Style
Jihan Amaliyah, Duta Wisata Pandeglang

Tawarkan Wisata Bahari dan Ujung Kulon


Pandeglang, Laras Post - Kabupaten Pandeglang
menawarkan wisata pantai yang bersahabat dan
memiliki alam yang sungguh memesona, Pandeglang
juga memiliki
Taman nasional Ujung Kulon
terdapatsuaka
margasatwatempat
perlindungan
hewanbadakbercula satu
yang kini hampir punah.
Sebagai Duta
Wisata Pandeglang
kami bertugas untuk
mempromosikan
wisata yang berada
Pandeglang baik secara
nasional maupun
internasional, ujar
Jihan Amaliyah
juara Pertama
Kaka Teteh
Pandeglang
2013

PRESIDEN JOKOWI:

Siaran TV Timbulkan
Kondisi Ekonomi Global Terus
Menurun
Keresahan
Publik
Jokowi: PerluPPerubahan
Kebijakan Secara Cepat

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla foto bersama Menteri Kabinet kerja yang baru usai pengumuman Reshuffle Kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (27/7/6).

Jakarta, Laras Post - Pengelola televisi (TV) dinilai


lebih memperhitungkan rating dari pada kepentingan publik, sehingga siaran televisi menimbulkan
keresahan publik.

GUNA ATASI MASALAH PERTANAHAN

residen Joko Widodo


(Jokowi) mengatakan,
dirinya
menangkap
ada keresahan publik
terhadap program di
TVTV yang lebih terkesan hanya
mengejar rating. Terlebih setelah

Segera Sahkan UU Pertanahan


Kondisi ekonomi global mengalami
kemerosotan, sejumlah negara
mengalami kesulitan dalam memacu
pertumbuhan perekonomian,
termasuk negara-negara
berkembang (emerging market).

Jakarta, Laras Post - Presiden Joko


Widodo (Jokowi) mengatakan,
ekonomi global saat ini sedang sulit
dan terus mengalai kemerosotan.
Keadaan ini semakin diperparah
dengan kondisi geopolitik,
terutama perang Timur Tengah,
yang menimbulkan pengungsi

Foto: Sugih

sejumlah ormasormas keagama


an, para tokoh masyarakat dan
guruguru, menyampaikan kelu
han atas siaran TV yang kurang
mendidik.

Berita Bersambung hal 7....

MESKI EKONOMI LESU

KPR Meningkat

berbondong-bondong menuju Uni juga dibarengi dangan geopolitik


Eropa. Terorisme setiap hari hampir yang juga tidak mendukung, kata
terjadi di semua negara. Selalu ada Presiden Jokowi saat memberikan
kejadian-kejadian peledakan bom sambutan pada Penutupan Rapat
Jakarta, LarasPimpinan Nasional (Rapimnas)
dimana-mana.
Post dan
- Meski
ekoPartai Golkar, Kamis (28/7/2016)
Inilah fakta-fakta
realita
nomi
sedang
lesu,
yang harus kita hadapi dalam sebuah malam, di Istora Senayan, Jakarta.
Kredityang
Pemilikan
kondisi ekonomi dunia
sulit

Menteri ATR BPN


Dorong Jajarannya Tingkatkan Kinerja
Jakarta, Laras Post Jajaran
Kementerian Agraria dan Tata
Ruang/Badan Pertanahan
Nasional (ATR/BPN) mendapat
tantangan untuk meningkatkan
kinerja menjadi lebih baik, jika
hendak mendapat promosi
jabatan.
FOTO | IST
Menteri
ATR/Kepala
BPNFerry Mursyidan Baldan (kiri), Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria
Menteri
Agraria
dan Pertanahan
Sofyan
Djalil
mengatakan,
(tengah), dan
pakar
pertanahan dan tata ruang Yayat Supriatna (kanan) saat diskusi Forum Legislasi soal RUU
jajaran
Kementerian
Pertanahan,
Selasa 18ATR/BPN
Agustus di Press Room DPR, Jakarta.
hendaknya terus menunjukkan
tanahan Nasional (ATR/BPN) saikan masalah pertanahan di
p r eJakarta,
s t a s i dLaras
a l a m Post
b e k-e Ran
rja,
cangan hal itu
UndangUndang
Ferry Mursyidan Baldan ber masyarakat.
karena
akan menjadi
(RUU) Pertanahan
harap, DPR RI segera meram
Kita
berharap
Un
pertimbangan
utama mendesak
pimpinan
untuk segera
disahkan
menja pungkan UU Pertanahan ta dangundang ini selesai an
dalam
mengambil
kebijakan
di UU,melakukan
karena sangat
penting
hun ini.
tara Oktober dan November
untuk
promosi
dan
guna menyelesaikan
masalah Menteri
Menurutnya,
pengesahan
2015, paling tidak tahun ini
ATR/Kepala BPN,
Sofyan Djalil.
mutasi
terhadap bawahan.
Bapak Ibu tunjukkan
pertanahan.
UU Pertanahan sangat pen sudah rampung, katanya
prestasi
sajaAgraria
dalam dan
bekerja,
Menteri
Tata Kementerian
ting untuk membantu
ATR/BPNkinerja
bisa Kepala Kanwil dan Kepala
nantinya
promosiBadan
dan mutasi
Ruang/Kepala
Per menjadi
kementerian
dalam
menyele
Berita Bersambung
hal 7....
lebih baik.
Setiap
kita Kantor Pertanahan
hendaknya
tidak perlu uang satu rupiah berada di suatu tempat, kita harus dapat menjadikan kantornya
pun, ujarnya saat memberikan memberikan nilai tambah dari masing-masing lebih baik dalam
pengarahan sekaligus memper tempat tersebut, hari ini harus lebih memberikan pelayanan kepada
kenalkan diri kepada Jajaran baik dari kemarin, terangnya.
masyarakat, tegasnya.
Kementerian ATR/BPN,
Lebih lanjut ia berpesan
pada Kamis (28/7/2016) di kepada Kepala Kantor Wilayah Lakukan Penataan
Aula Prona Lantai 7, Gedung P r o v i n s i m a u p u n K e p a l a
Sementara itu, Ketua Umum
Kementerian ATR/BPN.
Kantor Pertanahan Kota/ Network for Corruption Watch,
Garut,
Laras
Hj. Yoyoh
Sofyan
Djalil
juga Post
mengajak
Kabupaten harus menjadikan C Herry SL menyatakan, Sofyan
Rokayah
melalui
pijat repleksi
jajaran
Kementerian
ATR/BPN
Kantor tersebut menjadi lebih Djalil
mampu
menyembuhkan
untuk
memikirkan
agar Kantorberbagai
baik lagi dari sebelumnya.
Berita Bersambung hal 7....

HJ YOYOH ROKAYAH

Berita Bersambung hal 7....


Rumah (KPR) me
nengah ke bawah
Bank
Tabungan
Negara
(BTN),
pada
semester
pertama
2015,
justru
mengala
mi pertumbuhan
Jakarta,
Laras Post18%. meningkatkan
Sementara
Guna
sebelumnya,
para
pelayanan
pertana
han,
Kepala Kantor
pengamat
mem
Pprediksi
e r t a n a h aperlam
n Kota
FOTO | IST
Administrasi
Jakarta
batan
ekonomi
Takan
i m u r , berdampak
T h o n t o w i Direktur Utama BTN, Maryono.
Spada
H lesunya
M S i , bisnis
a k a n property.
men
gemban
g k a n PT Bank Tabungan Negara Tbk
Direktur
Utama
sejumlah
program
(BTN), Maryono
mengungkapkan, kredit BTN pada
inovasi
yangke bawah tumbuh 18% dalam 6
segmenlayanan
menengah
tbulan
e l a h terakhir
d i t e r a pdan
k a nmarket share (pangsa Pasar) BTN
puntuk
e n d arumah
h u l u n subsidi
y a I r naik dari 25% menjadi 28%.
Gunawan.
Sektor perumahan khususnya kelas menengah
inovasi
ke Sejumlah
bawah tahun
ini masih cukup bagus mengingat
layanan
yang
diterapkan,
akan
kita
lanjutkan dari
dan
market share telah
BTN di
segmen ini,
juga
meningkat
dikembangkan
guna
memberikan
kemudahan
kepada
sebelumnya hanya 25% menjadi 28%, ujarnya kepa
masyarakat
yang
membutuhkan
layanandipertanahan,
da wartawan,
pada
Jumat (20/8/2015)
BTN Expo,
ungkap Thontowi kepada Laras Post, pada Kamis
Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta.

Thontowi Segera Tingkatkan


Layanan Pertanahan

(28/7/2016) di ruang kerja.


Thontowi sebelumnya menjadi Kepala Kantor Pertanahan
hal 7....
Kabupaten Ogan Komering Ulu Berita
(OKU)Bersambung
Sumatera Selatan,
dan pada Jumat (15/7/2016) lalu, bersama 25 pejabat
lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN, dilantik oleh
Menteri ATR/BPN menjadi Kepala Kantor Pertanahan Kota
Administrasi Jakarta Timur.

Melalui Terapi Pijat Sembuhkan Berbagai Penyakit

Inovasi GoMap
Sebelumnya, Kantor Pertanahan Kota Administrasi
Jakarta Timur, telah melaksanakan sejumlah inovasi
layanan guna memberikan kemudahan layan kepada
masyarakat. Inovasi layanan terbaru yakni, GoMap
yakni

penyakit menahun, seperti paru


paru, ginjal, jantung, darah tinggi,
maag dan berbagai penyakit lain
nya.
Dengan membuka praktek pe
ngobatan
melaluidiamanatkan oleh Undang Undang belum memenuhi harapan masyarakat.
Jakarta,Anugerah
Laras Post Illahi
- Menteri
pijat repleksi,
di JlRuang/Badan
Raya Cibatu, RTDasar (UUD) 1945, Undang Undang Menurut saya Reforma Agraria yang
Agraria
dan Tata
02 RW 06 Nasional
Belakang(ATR/BPN)
Kantor DesaPokok Agraria (UUPA) No. 5/1960 paling tertinggal dibanding program
Pertanahan
Sukahaji,
Kecamatan
Sukawening,dan ditegaskan oleh Tap MPR No. yang lain, ujarnya.
Sofyan
Djalil
yang menggantikan
Garut,Mursyidan
Jawa Barat,
Hj. diminta
Yoyoh RoIX/2001 tentang Pembaruan Agraria
Ferry
Baldan,
Menurutnya, pelaksanaan reforma
agar
dan lebih
kayahmemprioritaskan
menerima sejumlah
pasiendan Pengelolaan Sumber Daya Alam, agraria, pada masa Menteri ATR/BPN
fokus
pelaksanaan
program
yang pada
datang
dari berbagai
daerhingga kini pelaksanaannya masih jauh Ferry Mursydan Baldan, yang ditandai
Reforma
Agraria.
dengan penyerahan sertipikat tanah
ah di Jawa
Barat seperti Bekasi,dari harapan.
Pemerhati
Agraria
yang
Tuntutan untuk melaksanakan eks HGU kepada petani penggarap
Karawang,
Subang,
Tasikmalaya,
juga
Ketua
Umum lainnya
Networ di
forluarReforma Agraria sendiri, lanjut C Herry di sejumlah daerah, masih relatif
kecil
FOTO
| HER
Garut,
dan daerah
Hj Yoyoh Rokayah saat mengobati salah satu pasien.
Corruption
Watch
(NCW)
C
SL,
mulai
menguat
pasca
gerakan
dan
belum
memenuhi
harapan
petani
Jawa Barat.
Herry
mengatakan,
merespons
keseluruhan.
buhkansehingga
berbagaiDPR
penyakit
yang secara
dapat
sembuh setelah saya pijat,
Hj. SL
Yoyoh
Rokayahprogram
mengungreformasi,
yang
perlu
menjadipijat
prioritas
menerbitkan
Tap Alhamdu
MPR No.
I n i t ekepada
r b u k t i Laras
d e n gPost,
a n b eMing
lum
diderita
pasiennya.
ujarnya
kapkan,
melalui
repleksidengan
Kementerian
namundatang
ketetapan
MPRkesini
itu terpenuhinya
tuntutan
penggarap
lillah yang
berobat
gu (23/8/2015)
dipetani
tempat
pengo
dirinya telahATR/BPN
berhasil adalah
menyemIX/2001,

Berita Bersambung hal 7....

Kementerian ATR/BPN Harus Prioritaskan Reforma Agraria

Reforma Agraria. Tentunya


kita berharap Menteri ATR/
BPN yang baru Sofyan Djalil
memprioritaskan dan fokus untuk
melaksanakan program Reforma
Agraria, lanjut kepada Laras
Post, pada Minggu (31/7/2016)
di Sekretariat NCW di bilangan
Cipayung Jakarta Timur
C Herry SL menyebutkan,
Reforma Agraria yang

tidak segera diimplementasikan.


C Herry SL menyebutkan, pada
awal Pemerintahan Joko Widodo
dan Jusuf Kalla harapan akan segera
melaksanakan Reforma Agraria kembali
menguat, karena Presiden Joko Widodo
saat itu mencanangkan program
nawacita salah satunya Reforma
Agraria, dengan rencana pembagian
9 juta hektar kepada petani. Tapi
hingga kini realisasi program tersebut

eks HGU PTPN XII Desa Penataran,


Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Padahal telah bertahun-tahun para
petani disana meminta agar dilakukan
reforma agraria, tegas C Herry SL.
Penantian Panjang
C Herry SL menyebutkan, para
petani sejak tahun 2001 telah menggarap

Berita Bersambung hal 7....

Salah seorang pasien, H. Ayub bersama


keluarga.

batannya di Garut.

Berita Bersambung hal 7....

tanah eks HGU di Desa Penataran


dan telah berulang kali meminta
dilaksanakan Reforma Agraria,
namun nyatanya hingga kini
Ketua Umum Network for Corruption Watch,
(NCW), C Herry SL.


2

MIMBAR
Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

Inpres Nomor 6 Tahun 2016

Tajuk
Perlu Terobosan Guna Bangkitkan
Ekonomi Nasional

Kebijakan Pemerintah Guna


Menciptakan Obat Murah Berkualitas

ondisi ekonomi global saat ini masih terus melemah,


khususnya yang terjadi pada negara-negara maju,
seperti Cina, Amerika Serikat (AS), dan Rusia,
menunjukkan dampak signifikan terhadap
sejumlah negara penunjang yang merupakan negara-negara
berkembang (emerging market), termasuk Indonesia.
Seperti yang dilansir Managing Director and Chief
Bagi sebagian besar
Operating Officer World Bank, yang kini ditunjuk menjadi
masyarakat, harga obat
Menteri Ekonomi, Sri Mulyani Idrawati, melambatnya
pertumbuhan ekonomi di Cina dan perubahan struktural
kerap tidak terjangkau.
ekonomi di sana sangat memengaruhi pertumbuhan seluruh
Kondisi tersebut
dunia.
dapat membuat hak
Ekonomi Argentina belakangan ini mengalami keterpurukan
masyarakat terhadap
yang cukup dalam. Selama ini proporsi ekspor Argentina ke
akses
pengobatan jadi
Cina mencapai 35 persen dari jumlah ekspor. Kondisi serupa
terhambat karena tidak
dialami juga oleh sejumlah negara berkembang yang selama
ini menopang Cina dalam hal komoditas.
semua warga memiliki
Negara-negara Amerika Latin, Afrika, Asia Tengah
asuransi kesehatan. Hal
dan Asia Tenggara, mulai kedodoran melakukan ekspor
tersebut disebabkan
komoditasnya ke Cina. Termasuk Indonesia yang memiliki
bahan baku obat masih
nilai ekspor ke Cina sebanyak 11 persen dari total ekspor
harus didatangkan dari
Indonesia.
luar negeri.
Bahkan Bank Dunia harus melakukan revisi proyeksi
pertumbuhan dunia, dari proyeksi pada level 2,9 persen
Saat ini terdapat 206 industri
pada Januari 2016 menjadi 2,4 persen per Juni 2016.
farmasi yang mendominasi pangsa
Negara-negara berkembang yang menjadi mesin
pasar obat nasional, tetapi 95% bahan
pertumbuhan dunia selama dua dekade terakhir, belakangan
baku pembuatan obat tersebut masih
menemui hambatan dan tantangan berat. Selain karena
diimpor.
melemahnya ekonomi dan perdagangan dunia, perlambatan
Memperhatikan hal tersebut,
ekonomi Cina, rendahnya harga komiditas, dan menurunnya
keberadaan program Jaminan
aliran modal ke negara berkembang akibat isu terorisme.
Kesehatan Nasional (JKN) dapat
Kondisi politik di negara negara Timur Tengah juga semakin
membantu masyarakat mendapatkan
memperburuk keadaan.
obat dengan harga lebih murah
Maka, menjadi sangat relevan, jika kemudian Presiden
dari pasaran dan berpengaruh
Joko Widodo mewanti-wanti para pembantunya, terutama
meningkatkan pasar farmasi
terutama kebutuhan masyarakat
yang berkaitan dengan masalah ekonomi nasional, untuk
pada obat berkualitas. Namun
bekerja secara ekstra dan di luar batas normal.
demikian, JKN dimaksud harus
Tidak mungkin lagi tekanan-tekanan ekonomi seperti
pula memerlukan dukungan
ini dilakukan dengan cara-cara yang biasa, dengan bekerja
kemampuan produksi dalam
yang normal-normal saja, tidak akan mungkin kita bisa
keluar dari situasi-situasi yang sulit itu, kata Presiden
Jokowi.
Sebelumnya, guna mempercepat penyelesaian masalah
ekonomi nasional, Presiden Jokowi juga melakukan
pergantian 12 menteri dan Kepala Badan KoordinasiRedaksi / Tata Usaha:
Penanaman Modal (BKPM), pada Rabu (27/7/2016).
Jl. Raya Hankam Mabes TNI No. 26.
Joko Widodo dalam acara
Diharapkan Kabinet Kerja kali ini dapat bekerja
lebih
Bambu Apus,
Cipayung, JakartaPresiden
Timur
Hari
Keluarga
Nasional bulan Agustus
cepat dan lebih efektif. Tentunya, percepatan
kinerja
Telp. 021
84311368, 021 84311397,
2015
pernah
menyinggung
kesiapan
Kabinet Kerja
didukung dengan kekompakan anggota Fax: 021 84311373
Email : redaksilaraspost@gmail.com
Website:perlu
www.laraspostonline.com
masyarakat dalam menghadapi bonus
Kabinet Kerja, juga oleh seluruh elemen bangsa ini, untuk
demografi. Bonus demografi diprediksi
menciptakan suasana kondusif bagi upaya peningkatan
akan dirasakan oleh kita pada tahun 2020ekonomi nasional.
2030 nanti. Concern beliau terhadap bonus

Oleh : Bobai M Anugrahta Saragih

negeri. Untuk itu, perlu diambil


langkah-langkah kebijakan yang
terintegrasi (tailor-made policy)
yang melibatkan dukungan semua
Kementerian/Lembaga, BUMN,
dan pemangku kepentingan lainnya
untuk mempercepat pengembangan
industri farmasi.
Sehubungan dengan hal tersebut,
pada tanggal 8 Juni 2016, Presiden
telah mengeluarkan Instruksi
Presiden Nomor 6 Tahun 2016
tentang Percepatan Pengembangan
Industri Farmasi dan Alat Kesehatan.
Inpres dimaksud memuat beberapa
hal yang bersifat percepatan
pengembangan industri farmasi dan
alat kesehatan, guna mewujudkan
kemandirian dan meningkatkan
daya saing industri alat kesehatan
dalam negeri melalui peningkatan
pengembangan industri farmasi dan
alat kesehatan, meliputi:
1. Penyusunan dan penetapan rencana
aksi pengembangan industri
farmasi dan alat kesehatan, sebagai
acuan K/L terkait agar kebijakan
pengembangan industri farmasi
dan alat kesehatan tersebut dapat
terarah dan dapat mendorong
produksi bahan baku obat di dalam
negeri seperti produk bioteknologi,
produk vaksin, produk natural;
2. Fasilitasi pengembangan industri
farmasi dan alat kesehatan, agar
terdapat peningkatan pelayanan

kesehatan dalam rangka jaminan


kesehatan nasional (JKN) dan
mendorong keterjangkauan harga
obat di dalam negeri;
3. Mendorong pengembangan riset di
bidang farmasi dan alat kesehatan,
untuk mendorong peningkatan
kualitas dan ragam temuan-temuan
baru;
4. Penyusunan kebijakan yang
mendorong investasi di bidang
industri farmasi dan alat kesehatan,
dengan memberikan insentif fiskal
yang mendukung tumbuh dan
berkembangnya industri farmasi
dan alat kesehatan agar dapat
berdaya saing menciptakan .
Lebih lanjut, dalam Inpres,
Presiden menginstruksikan kepada
Menko Bidang Perekonomian
dan Menko Bidang Pembangunan
Manusia dan Kebudayaan, serta
Menteri Kesehatan, Menteri
Keuangan, Menteri Riset, Teknologi,
dan Pendidikan Tinggi, Menteri
Perindustrian, Menteri Perdagangan,
Menteri Pertanian, Menteri Badan
Usaha Milik Negara, Kepala Badan
Koordinasi Penanaman Modal,
Kepala Badan Pengawas Obat dan
Makanan, Kepala Lembaga Kebijakan
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah,
guna mengambil langkah-langkah
untuk mendukung percepatan
pengembangan industri farmasi dan
alat kesehatan, dengan:

1. Menjamin ketersediaan sediaan


farmasi dan alat kesehatan sebagai
upaya peningkatan pelayanan
kesehatan dalam rangka
Jaminan Kesehatan Nasional;
2. Meningkatkan daya saing industri
farmasi dan alat kesehatan di
dalam negeri dan ekspor;
3. Mendorong penguasaan teknologi
dan inovasi dalam bidang
farmasi dan alat kesehatan; dan
4. Mempercepat kemandirian
dan pengembangan produksi
bahan baku obat, obat, dan alat
kesehatan untuk pemenuhan
kebutuhan dalam negeri dan
ekspor serta memulihkan dan
meningkatkan kegiatan industri/
u t i l i sa si k a p a si t a s i n du st r i .
Komitmen Pemerintah untuk
memberikan obat murah ini sangat
kuat dan hal tersebut diungkapkan
Presiden pada beberapa
kesempatan. Kedepannya, Inpres
ini menjadi kebijakan nasional
terpadu dan terintegrasi, sehingga
dapat membantu mendapatkan
obat dengan harga lebih murah
dan berkualiatas, serta Inpres ini
juga dapat menjadi model kebijakan
yang akan mendorong kebijakan
lain peduli kepada kebutuhan
masyarakat. (Penulis adalah : Analis
Hukum pada Subbidang Industri,
Deputi Bidang Perekonomian)

Wacana Mewujudkan Kota Layak Huni Bagi Manusia Lanjut Usia

TARIF IKLAN PRomosI

Tarif Harga Iklan

KOMPOSISI & UKURAN


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

HARgA

Iklan Sosialisasi Full Colour (ADV)


Satu halaman (belakang)
Iklan Sosialisasi BW (ADV)
Satu halaman (dalam)
Iklan Display Full Colour
Satu halaman (belakang)
Setengah halaman Display FC (belakang)
Setengah halaman Display BW (dalam)
Iklan Banner Full Colur
Iklan Banner BW
1/4 Halaman Full Colour Halaman Belakang
1/4 Halaman BW Dalam
1/8 Halaman Full Colour
1/4 Halaman BW Dalam

* Harga iklan di atas bisa nego *Belum termasuk PPN 10 %

1 Halaman

jika berminat hubungi

081212
Iklan Display

59 3535

320 mm x 535 mm

Rp.10.000.000,Rp. 7.000.000,Rp.13.000.000,Rp. 6.500.000,Rp. 3.500.000,Rp. 2.000.000,Rp. 1.000.000,Rp. 3.250.000,Rp. 1.200.000,Rp. 1.625.000,Rp.


600.000,Rp. 1000.000

demografi sangat tinggi dan mengatakan


harus dikelola dengan tepat agar tidak
menjadi bencana demografi.
Istilah yang disampaikan adalah bonus
demografi ibarat pedang bermata dua
dimana sisi yang satu membawa berkah
bila kita mempersiapkan diri dengan
serius dan sisi yang lain membawa bencana
bila kualitas manusia Indonesia tidak
disiapkan dengan baik. Hal senada kembali
diucapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan
saat berkunjung ke kabupaten Bantaeng
yang banyak menyoroti sisi kurang
terampilnya tenaga kerja Indonesia yang
berpendidikan terbatas.
Namun dalam tulisan ini, kita tidak
akan menyoroti siap tidaknya kita
menghadapi bonus demografi pada
tahun 2020-2030, namun justru lebih jauh
kedepan dengan pertanyaan, siapkah
kita menghadapi pendduduk Indonesia
lanjut usia setelah kita mengalami bonus
demografi. Permasalahan ini diangkat oleh
World Bank yang bekerjasama dengan
CSIS menyelenggarakan peluncuran
laporan terbaru Bank Dunia, berjudul
Live Long and Prosper, yang mengkaji
tren penuaan di kawasan Asia Timur
dan Pasifik serta tantangannya terhadap
prospek pertumbuhan kawasan.
Indonesia diyakini World Bank akan
mengalami tren ini setelah menikmati
bonus demografi dan memberikan early
warning agar kita siap menghadapinya.

Oleh : Thanon Aria Dewangga

Siapkah kita menghadapi Gelombang


lansia Tahun 2045-2055?
Populasi lansia tentu akan melesat
sekitar tahun 2045-2055 ketika generasi
produktif Indonesia memasuki usia
lanjut. Persoalan ini memang bukan
hanya tugas dari pemerintah saja,
tapi merupakan tugas dari kita semua
dan yang paling penting adalah
mempersiapkan diri sendiri.
Profesor Prijono Tjiptoherjanto
dalam sessi panel menyampaikan hal
yang menarik bahwa masalah aging ini
tentu menjadi PR besar bagi Indonesia.
Beliau memberikan ilustrasi masalah
aging ini dalam kacamata tiga pilar good
governance.
Dari sudut pandang pemerintahan
tentu kita mengharapkan terwujudnya
tata kelola pemerintahan yang
bersih dan transparan. Dunia swasta
mengharapkan iklim bisnis yang
kondusif dan tercapainya kesejahteraan.
Pun demikian dengan masyarakat
yang mengharapkan kualitas hidup
yang lebih baik salah satunya melalui
meningkatnya tingkat harapan hidup
dan kesejahteraan.
Menjadi manusia lanjut usia yang
memiliki tingkat harapan hidup yang
tinggi serta sejahtera tentu merupakan
impian kita semua. Walikota Bandung
Ridwan Kamil bahkan melakukan
berbagai upaya bersama dengan
Pemerintah Kota Bandung untuk
meningkatkan indeks kebahagiaan
masyarakatnya. Salah satu yang
dilakukan oleh Pemkot Bandung untuk
meningkatkan indeks kebahagiaan
warganya yaitu dengan membangun
dan memperbaiki berbagai fasilitas

yang dibutuhkan oleh warganya, salah


satunya taman-taman kota, fasilitas
pelayanan umum hingga tempat
hiburan. Apa yang telah dilakukan
oleh Pemkot Bandung selama ini, telah
berdampak positif untuk meningkatkan
indeks kebahagiaan warganya.
Mewujudkan Kota Layak Huni Bagi
Manusia Lanjut Usia
Upaya yang dilakukan Kota Bandung
yang seharusnya dicoba untuk dijadikan
inisiatif oleh berbagai kota di Indonesia,
agar sebagian kota di Indonesia menjadi
kota yang mempunyai peringkat the
most liveable city setidak-tidaknya di
Indonesia untuk manusia lanjut usia.
Upaya ini perlu didorong dan dijadikan
salah satu terobosan bagi sebagian
kota-kota di Indonesia agar tidak hanya
menjadikan Pendapatan Asli Daerah
sebagai indikator tapi juga Indeks
Kebahagiaan Masyarakat.
Saat ini terkesan hampir semua
kota berupaya untuk meningkatkan
perekonomian dengan mengundang
investor dalam dan luar negeri untuk
membangun kotanya. Dampak yang
dikhawatirkan terjadi adalah semua kota
akhirnya menjadi sahabat bagi manusia
usia produktif sedangkan manusia
lanjut usia menjadi terlupakan.
Ritme dan gaya hidup kota-kota
yang berorientasi pada ekonomi tentu
tidak sesuai dengan gaya hidup manusia
lanjut usia. Untuk itulah menjadi sangat
menarik bila ada satu atau dua kota di
satu provinsi di Indonesia yang berani
menawarkan diri sebagai kota pensiun
yang menawarkan kenyamanan bagi
penghuni kotanya yang nanti mayoritas

merupakan manusia lanjut usia.


Beberapa surat kabar terkemuka
di luar negeri minimal satu kali dalam
setahun selalu memberikan review
terhadap beberapa kota yang dianggap
sebagai kota layak huni. Salah satunya
Huffington Post di tahun 2016 ini
memunculkan 12 kota yang masuk dalam
kategori layak huni atau cocok untuk
dijadikan tempat pensiun. Sayangnya di
Indonesia belum ada dari Kementerian/
Lembaga atau penelitian dari media
terkemuka yang mengetengahkan atau
memberikan penilaian terhadap kotakota di Indonesia yang dianggap sebagai
layak huni bagi manusia lanjut usia.
Bila semua kota di Indonesia tidak
berlomba-lomba menjadikan indikator
ekonomi sebagai kunci kesuksesan
sebuah pembangunan, rasanya bisa
dikaji penetapan satu kota layak huni
untuk tempat pensiun di semua provinsi.
Rasanya sulit untuk menyelaraskan
irama atau denyut nadi kota yang sibuk
seperti ibukota-ibukota provinsi dengan
keinginan dari manusia lanjut usia.
Penulis mencoba mengambil sampel
kota Magelang dan Ciamis yang rasanya
sangat ramah bagi manusia lanjut usia.
Pertanyaannya adalah mungkinkah
kepala daerah yang kabupaten/
kotanya dijadikan kota pensiun mau
menerimanya? Seharusnya banyak yang
berminat karena di balik ketenangan
kota pensiun tersimpan potensi ekonomi
yang cukup menjanjikan. Diperlukan
diskusi dan pembicaraan yang lebih
dalam terhadap isu kota pensiun
ini. (Penulis adalah : Asisten Deputi
Bidang Penyelenggaraan Persidangan,
Sekretariat Kabinet)

1/4 Halaman
1/2 Halaman
(Horizontal)
Redaksi LARAS POST menerima
aspirasi pembaca
157 mmmelalui SMS ke nomor 081282204440 Aspirasi boleh berupa kritikan terhadap pemberitaan, keluhan tentang pelayanan instansi pemerintah maupun swasta,
maupun komentar tentang masalah yang sedang berkembang di tengah masyarakat.
x
320 mm x 265 mm
265 mm Mayjend TNI (Purn) H. Hendardji Soepandji, Brigjend Pol (Purn) Drs Zainuri Lubis, HM. Jazari (Ketum PPLB); Dewan Penasehat: H. Sufyan Abdurrahman, Mayjen TNI (Purn) DR. H.
Dewan Pembina:

Syamsu Djalal, SH, MH, Peter Apolonius Rohi, Hornaedi, SH, Arnold Siahaan, SH, ; Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : C. Herry SL; Wakil Pemimpin Redaksi: Akram SM,; Pemimpin Perusahaan
: T Susilawati; Wakil Pemimpin Perusahaan / Manager Iklan: Eko Sugiarto ; Dewan Redaksi : H. Erekson S.Sos, SH, Binsar Sihombing, Asmuni CH. Haesy, A. Puja, HM. Nursin, HR; Firman Kelana,
Akram, SM, Drs. Syaiful Nazar, Ir. David Marpaung, Maruf, Joko Setiono, Michael Handi Wijaya ; Redaktur: Sugiarto, Rofiq, Idris, David SE; Istana Negara: C. Herry SL, Sugiarto ; Kejaksaan Agung,
Mabes Polri & KPK : C. Herry SL, Putra Darus. Polda Metro Jaya : Iqbal Daut, H, SH, MM ; Puspen TNI: Cak Herry, Sugiarto; Dispenad: C. Herry SL, Akram, SM, ; Kemensos : S. Lestari. Kementerian
ATR/BPN RI: Cak Herry, Sugiarto, Handri Dodiyanto, S.Pel. Bidang Pendidikan DKI Jakarta: Edy Supriyadi. Staf Redaksi: Titiek Harum, S.Pd, Djoko Ruwahono, Drs. Erwan HMZ, Liogu Mr. Lexy, Tuty
SK. Kemenkumham
Sulistyowati, H. Bardan, Maslim, S. Lestari, Suryati, Darmo LM, Wancik Basri, Harianto, Dedi Chandra , Bambang Soeroso, Bachtiar Sudjono, G Alfan S, Agus Suhendar, SH., Wirya Sunarya, Afriyuansyah,
No: AHU-50801.AH.01.01. 2013
Suharyono; Fotografer : Aries Prabowo, Ferry N, ; Perwakilan/Biro: Jakarta Barat: Anjas, RT, A. Hidayat, Rahayu N Aliza, Suhandi DN ; Lampung Barat : Yuzaini, M Bai darus. Prov. Banten: Tubagus
SK. Kemenkumham Perubahan
Uce (Kabiro) Advertorial
Sukirno, ; Tangerang Kota : Joseph Rumapea (Kabiro), Irwan Hermawan. Kab. Tangerang: Yudi Susanto, SH (Kabiro) Sujono Siarif, R. Ruhiyat, Zamaluddin SiP, Sudarma ; Tangerang
No: AHU-0002312. AH. 01.02 Tahun 2015 Selatan: M Amsar, H. Rumsih Yahya ; Kota Bekasi: Siaga Yudha, Bayu Rismahayu ; Kabupaten Bekasi: Iskandar Iqbal, Haposan S, R., Pirlen Sirait, Agah Handoko, M. Abduh, Febriyanti Nur Utami
; Jawa Barat : Bogor Raya: David Malau SE (Kabiro), Ruly. K, Tumbur Tambunan, Nurmansyah AK, Supriadi, Rimset M, Anwar Marjuki ; Depok: David Malau (Koordinator), M.A. Hamzah, Salim
1/8 Halaman
S, Jonardos Matondang, Chandra Gultom, Ronando Sialagan ; Karawang: Agus Safutra ; Subang: Edy Mulyana; Bandung : Citrawijaya Lim ; Sukabumi: Adenan Wijaya Kusuma (Kabiro) Idris S,
Siup No.:
158
mm
Nanang Suryana, Eman Heruman ; Cirebon: Aries PS; Sumsel : Nizam Azmi ; Ogan Komering Ulu (OKU): Ariyansah; Sumut: Medan: I. Edy Suranta. S; SE, MM; Kabupaten Tapanuli Selatan:
847/24.1.0/31.75.00.000/1.824.271/2015
Banner
Banner
Fernando Simamora ; Jawa Tengah: RB. Waluyo, Sumono, Fery N, Pujo As, Beni Yanto; Purbalingga: Agus Pristiwanto, Samyono; Prov. Jawa Timur: Surabaya: Rudi Siswanto, Lamongan
x
60NPWP
mm x 318
mm
: Munawar ; Gresik : Ahmad Mubin ; Malang Raya : Bagus Yudistira, Asral L, Gediyanto, Riski Indrayana ; Kediri: Drs Rudy Priyono, Mielza Nur Syahida, Nurayati; Nganjuk : Komarudin ; Jember :
:
03.312.240.9-009.000
130 mm
100 mm x 318 mm
Iskak Jayadi. Kota/Kabupaten Blitar: Suprianto. Banyuwangi: Moh. Soleh, Imam Sutikno, H. Ahmad Taufik, Mustofa Eko C, Ilham Sodik; P. Madura : Sofrin Jannatun Nuraini ; Prov. Bali : Wayan
S, A. Shukani Hanafi. ; Kalimantan Barat : Kabupaten Sanggau: Tino Malaiyono. SULSELBAR: Hadi Kuswanto (Ka. Perwakilan Sulsel, Koordinator Sulselbar), Makassar: M. A. Haris (Kabiro),
Zamir ST (Wakabiro), Petta Karim, Mudaksir, Syahrul; Kab. Maros: Haris Saeni, Kab. Pare-Pare: M. jufry (Kabiro), Kab. Pinrang: Jabir (Kabiro Pinrang), Kabupaten Jeneponto: Iwan (Kabiro),
Heru ; SULAwesi Utara: Manado: Irianny Menda, Chandra, RT. KEPRI: Linda, Budy Yanto ; Kabupaten Karimun : Iklas Chaniago ; KARIKATUR: Pujo AS; Layout: sugihlayout.blogspot.com, Idris;
Sirkulasi/Promosi: Damit Sutendi (Kepala), Usup, Wirya Sunarya ; Redaksi / Tata Usaha: Jl. Raya Pagelarang No 39, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung
Catatan :
Kota Jakarta Timur, Kode Pos : 13880. No. Tlp. 021 8497 8735, 021 8498 1439, Fax: 021 - 22107800, HP: 081282204440 (Wapemred);
No. Rek. Bank Mandiri: 1290075645578 a/n PT Laras Pena Nusa Indah Pers (LPNIP)
# Dapatkan harga diskon hingga 30 % (Syarat dan ketentuan berlaku)
Email : redaksilaraspost@gmail.com, Website: www.laraspostonline.com Percetakan: PT Temprina Media Grafika (Jawa Pos Group), Bekasi (Isi di luar Tanggung Jawab Percetakan)

Penerbit:
PT. LARAS PENA NUSA Indah PERS
(PT LPNIP)

Wartawan LARAS POST dalam melaksanakan tugasnya di lapangan dibekali dengan ID Card, dan namanya tercantum dalam BOX Redaksi serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Hukum

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

3

Sebagai Penjaga Terdepan NKRI,


TNI dan Polri Harus Bersinergi
Foto: ist

Polri Gelar Operasi Patuh


Serentak Seluruh Indonesia
Jakarta, Laras Post Operasi Patuh Terpusat
2016 akan digelar oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri)
secara serentak di seluruh Indonesia, selama empat belas
hari, sejak Senin, 1 Agustus sampai dengan 14 Agustus 2016.
Tujuan pertama Operasi Patuh Jaya 2016 ini adalah memperlancar
arus lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan. Tujuan keduanya
pun menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
Untuk pengendara sepeda motor, kesalahan-kesalahan yang akan
dikenai tilang di antaranya Kelengkapan Surat Surat Kendaraan,
pengendara melawan arus, pelat nomor tidak sesuai spectec/aslinya,
pembonceng tidak pakai helm atau dua-duanya, motor harus lajur kiri
(apabila ada lajur kanalisasi) dan harus nyala lampu besar di siang hari,
melanggar lampu merah, melanggar marka jalan dan garis setop, dan
naik motor lebih dari dua orang. Sementara, untuk pengendara mobil
ada enam sasaran, yakni pelat nomor tidak sesuai spectec/aslinya, tempel
logo/simbul pada pelat nomor, pakai rotator/sirene pada mobil pribadi,
tidak pakai sabuk pengaman, melanggar lampu merah, serta melanggar
marka jalan dan garis berhenti.
Dalam Operasi Simpatik lalu Polri hanya menegur, namun kali ini
Polri akan melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas.
Operasi Patuh melibatkan beberapa pemangku kepentingan, yaitu
Dinas Perhubungan (DishuB-), TNI, PM, dan Garnisun. TNI, Garnisun,
dan PM menindak kendaraan yang memakai atribut TNI sedangkan
Dishub menindak angkutan umum dan angkutan barang.
Untuk angkutan umum yang dikenai tilang, di antaranya naik
turun penumpang tidak pada tempatnya, mobil pelat hitam dipakai
ompreng/angkutan umum, melanggar letter P, melanggar letter S,
dan melanggar lampu merah.
Operasi Patuh akan digelar dua sampai tiga kali sehari, tergantung
kondisi dan perkembangan situasi. (her)

Cegah Korupsi
KPK Perkenalkan Aplikasi JAGA
Jakarta, Laras Post - Komisi Pemberantasan Korupsi
(KPK) memperkenalkan aplikasi JAGA, untuk mencegah
terjadinya tindak pidana korupsi di sektor strategis.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, aplikasi JAGA menjadi
representasi kepedulian masyarakat dan pemerintah daerah terhadap
sekolah, rumah sakit, puskesmas dan PTSP untuk menyediakan
layanan dan fasilitas yang bersih dan transparan.
Aplikasi ini milik bersama, milik rakyat Indonesia yang
harus dirawat dan dijaga keberadaannya, bukan hanya sekedar
program pencegahan korupsi yang diiniasi oleh KPK, kata Agus
saat mensosialisasikan aplikasi JAGA, pada Senin (25/7/2016) di
Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan
nota kesepahaman bersama antara KPK dengan Kementerian Dalam
Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Ristek Dikti, dan BPJS
Kesehatan.
Saat ini, aplikasi JAGA bisa diunduh melalui play store pada
telepon selular berbasis android. Pada aplikasi ini memuat empat
pemantauan layanan publik, yakni sekolah, rumah sakit, puskesmas
dan layanan perizinan.
Misalnya pada layanan Cek Sekolah, di sini masyarakat bisa
mengecek profil dan fasilitas sekolah yang ada, termasuk anggaran
yang dikelola. Di samping itu, masyarakat juga bisa menyampaikan
keluhan atau berdiskusi di forum yang tersedia yang terkoneksi
dengan media sosial.
Hal yang serupa juga bisa dilakukan pada Cek Rumah Sakit dan
Cek Puskesmas, dimana masyarakat bisa mengecek profil, tenaga
dokter, jumlah kamar yang tersedia dan menyampaikan keluhan serta
berdiskusi di forum yang tersedia.
Sementara pada layanan Cek Perizinan, selain mengecek jenis dan
persyaratan perizinan, atau mengecek status izin, masyarakat juga bisa
mengajukan perizinan secara online. Sama seperti layanan lainnya,
pada layanan cek perizinan ini, masyarakat juga bisa melakukan
Pengaduan terkait layanan perizinan.
Agus menyadari, bahwa aplikasi ini masih memerlukan upaya
perbaikan agar lebih sempurna. Karenanya, momentum soft launching
ini juga digunakan untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak
agar aplikasi ini bermanfaat optimal. Perbaikan sistem dalam upaya
pencegahan korupsi akan jauh lebih efektif. Karenanya, aplikasi ini
diharapkan mampu melakukan hal tersebut sekaligus meningkatkan
partisipasi publik, jelasnya.
Sementara itu, Menkes Nila F Moeleok mengapresiasi upaya
pencegahan korupsi di sektor strategis, salah satunya sektor kesehatan
yang menjadi wilayah tanggung jawabnya. Dengan merangkul banyak
pihak, ia berharap bisa optimal melakukan agenda pemberantasan
korupsi.
Memiliki anggaran yang besar tentu beekonsekuensi. Ada
tuntutan good and clean governance dalam penyelenggaraan
pemerintahan. Dan ini adalah salah satu upaya kami, katanya.
Tidak hanya menumbuhkan kesadaran pentingnya transparansi
pada setiap layanan publik, aplikasi ini juga mengajak keterlibatan
masyarakat dalam pemantauan dan pelaksanaan kegiatan layanan
publik di sektor pendidikan, kesehatan dan perizinan.
Seperti diketahui, ketiga sektor strategis tersebut mengelola
anggaran yang besar. Seperti anggaran pendidikan yang mengelola
minimal 20 persen dari APBN dan 5 persen untuk kesehatan. Pada
2016, pemerintah menganggarkan sekitar Rp 428 triliun untuk
pendidikan dan Rp 106 triliun untuk kesehatan.
Di sisi lain, tingkat korupsi di sektor pendidikan dan kesehatan
misalnya, juga masih cukup tinggi. Kasus Korupsi dunia pendidikan
pada 2006-2015, terdapat 425 kasus korupsi dengan kerugian negara
mencapai Rp. 1.3 triliun, dan kasus korupsi bidang kesehatan pada
2001-2013 terdapat 122 kasus korupsi dan keruguan negara mencapai
Rp. 594 miliar.
Karenanya, upaya pemberantasan korupsi melalui pengawasan
sistem pemerintahan, perlu melibatkan masyarakat yang lebih luas
lagi. Inovasi di bidang teknologi ini, merupakan salah satu upaya
KPK dalam memainkan peran sebagai mekanisme pemicu agar
para pemangku kepentingan bisa menjalankan pemerintahan secara
optimal.
Selain Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, pada kesempatan itu
hadir pula Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris, Irjen Kemdagri
Tarmizi A Karim, Sekjen Kemenristek Dikti Ainun Naim, dan Staf Ahli
Menteri Kemendikbud Chatarina M Girsang. (ram)

Jakarta, Laras Post TNI


dan Polri merupakan
alat negara yang
terdepan dalam menjaga
pertahanan dan keamanan
Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI), agar
dapat melaksanakan tugas
itu dengan baik, TNI dan
Polri harus bersinergi dan
berkoordinasi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi)
menyatakan, sering mendengar berita
mengenai pertikaian yang terjadi antara
prajurit TNI dan anggota Polri, hal itu ke
depan tidak boleh terjadi lagi.
Stop dan harus disudahi, ujar
Presiden Jokowi saat memberikan
pidato pada pelantikan 720 perwira
remaja pada upacara Prasetya Perwira
TNI dan Polri Tahun 2016, pada Selasa
(26/7/2016) pagi, di Gedung Sapta
Marga, Akademi Militer TNI, Magelang,
Jawa Tengah.
TNI dan Polri, kata Presiden,
merupakan alat negara yang terdepan
dalam menjaga pertahanan dan
keamanan NKRI. Untuk kepentingan
bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,
TNI dan Polri harus bersinergi, harus
berkoordinasi, harus bersatu, bergotongroyong
Presiden Jokowi berpesan, keduanya
harus menghilangkan ego sektoral dan
meningkatkan jiwa corsa, serta soliditas.
Solidaritas TNI dan Polri, pelihara
kemanunggalan TNI dan Polri dengan
rakyat, tegasnya.
Presiden mengingatkan pesan yang
disampaikannya kepada para perwira

Foto: Sugih

Presiden Jokowi saat menyematkan tanda kepangkatan kepada Praja TNI dan Polri pada Selasa (26/7/2016) pagi, di
Foto: ist
Gedung Sapta Marga, Akademi Militer TNI, Magelang, Jawa Tengah.
remaja, pada Senin (25/7/2016) malam,
agar prajurit TNI dan anggota Polri
harus bersikap responsif, harus peka,
dan terus meningkatkan kualitas kinerja
secara profesional. Ketika ada kritik
dari masyarakat terkait kinerja TNI dan
Polri, jadikan itu sebagai masukan untuk
perbaikan kinerja kita.
Terus-meneruslah memperbaiki
kualitas institusi, agar TNI dan Polri
mampu menyesuaikan diri dengan
perkembangan lingkungan strategis, baik
pada lingkup nasional, lingkup regional,
maupun global, tutur Presiden.
Presiden menyebutkan tantangan
yang harus dihadapi para perwira TNI
dan Polri, di dalam negeri terjadi upaya-

upaya pengeroposan nilai-nilai Pancasila,


tindak kekerasan dan anarkisme terkait
agama, terorisme, meningkatnya
peredaran narkoba, penyelundupan dan
perdagangan-perdagangan ilegal.
Sementara di luar negeri, lanjut
Presiden, isu-isu seperti kompetisi global,
permasalahan perbatasan, konflik antar
negara, konflik intranegara, peperangan
asimetris, perebutan cadangan energi,
perlombaan senjata oleh negara-negara
berkekuatan militer besar, maupun
berkembangnya ISIS dan foreign
terrorist fighters, menjadi isu-isu yang
memberikan dampak secara langsung
maupun tidak langsung terhadap negara
kita, Indonesia.

Saya minta kepada seluruh


perwira remaja untuk melaksanakan
tugas, amanah dan pelayanan secara
profesional, proporsional dan prosedural
dengan menjunjung tinggi ketentuan
perundang-undangan, kode etik profesi
dan hak asasi manusia, pungkas
Presiden Jokowi.
Upacara Prasetya Perwira
Remaja (Praspa) TNI-Polri 2016 itu
juga dihadiri oleh Menko Polhukam
Luhut B. Pandjaitan, Seskab Pramono
Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot
Nurmantyo, Kapolri Jenderal Polisi Tito
Karnavian, Menhan Ryamizad Ryacudu,
dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar
Pranowo. (her, sg, ram/setkab)

Puan Maharani: Pemalsuan Vaksin Merupakan Kejahatan Luar Biasa


Jakarta, Laras Post Terkait kasus
vaksin palsu, Menko Pembangunan
Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan
Maharani berharap, pelaku yang terlibat
dalam pemalsuan itu, dapat dikenakan
hukum yang menimbulkan efek jera.
Yang mereka lakukan adalah
kejahatan luar biasa terhadap anak-anak.
Kita harapkan ke depan ini tidak boleh
terulang lagi, kata Puan saat memimpin
Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat menteri
Penanganan Dampak Vaksin Palsu,
pada Selasa (26/7/2016) pagi, di ruang
rapat Menko, gedung Kemenko PMK,
Jakarta.
Puan berharap kepolisian dapat
dengan sebaik-baiknya menjalankan
tugas menyelidiki kasus tersebut, tanpa
harus menimbulkan kegaduhan yang
dapat mem buat warga masyarakat tidak
tenang.
Menurutnya, saat ini sudah ada 23
orang yang ditetapkan sebagai tersangka
oleh polisi, mulai dari produsen, dokter,
distributor, pencetak label, dokter,
pengepul botol dan sebagainya.
Lebih lanjut Puan mengatakan,
munculnya kasus vaksin palsu yang
sejak tahun 2003 lalu, adalah musibah
dan sudah bukan lagi waktunya saling
menyalahkan.
Musibah ini, lanjut Puan, bukan milik
pemerintahan di masa lalu. Tetapi kita
yang perlu introspeksi diri, berpikir cepat,
untuk segera mengambil tindakan. Apa

Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani

yang bisa kita lakukan untuk menangani


dampaknya terhadap anak-anak, dan
semoga musibah ini tidak terjadi di masa
mendatang, tuturnya.
Menko PMK menilai, satu hal yang
terpenting, adalah menangani dampak
psikologis bagi para orang tua dari
anak-anak yang menjadi korban vaksin
palsu. Mari kita saling bersinergi,
mengedukasi dan menginformasikan
kepada masyarakat akan manfaat
vaksinasi dan mereka yang telah jadi
korban mau mengikuti vaksinasi ulang,
ajaknya.
Vaksinasi Ulang

Foto: ist

Sebelumnya Menteri Kesehatan


(Menkes) Nila F. Moeloek menyampaikan,
pihaknya telah melakukan vaksinasi
ulang kepada sejumlah anak yang
menjadi korban vaksin palsu. Vaksinasi
ulang diwajibkan kepada anak yang
terpapar vaksin palsu, ujarnya, sebelum
mengikuti Rakor tingkat menteri soal
Penanganan Dampak Vaksin Palsu, pada
Selasa (26/7/2016) pagi, di ruang rapat
Menko, gedung Kemenko PMK, Jakarta.
Ia menjelaskan, vaksin merupakan
kebutuhan anak di bawah usia 11 tahun,
yang umumnya sistem kekebalan mereka
belum baik, sehingga vaksinasi menjadi
penting.

Menkes mengingatkan, pemberian


vaksin ulang harus sesuai dengan takaran
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) agar
tidak terjadi efek samping yang tidak
diinginkan. Kementerian Kesehatan telah
bergerak untuk melakukan vaksinasi guna
memberi pertolongan dan ketenangan
kepada masyarakat, terang Nila.
Dalam rakor tersebut terungkap, bahwa
program vaksinasi bagi anak-anak Indonesia
oleh Kementerian Kesehatan RI masuk dalam
program imunisasi wajib. Adapun sasaran
program imunisasi milik pemerintah itu
mencakup bayi (usia 0 11 bulan) sebanyak
4.869.932 anak; bayi di bawah tiga tahun
(batita) sebanyak 4.772.462 anak; dan anak SD
kelas 1 3 sebanyak 13.972.182 anak.
Sementara vaksin imunisasi yang
disediakan oleh pemerintah meliputi
sembilan jenis, yaitu vaksin hepatitis B
rekombinan, BCG, trivalen Oral Polio
Vaccine, bivalen Oral Polio Vaccine,
Inactivated Polio Vaccine (IPV), campak,
Difteri Tetanus (DT), Tetanus difteri (Td),
dan pentavalen DPT-HB-Hib. Selain
itu, pemerintah juga setiap tahunnya
mengalokasikan anggaran untuk
penyediaan vaksin bagi seluruh anak
yang menjadi sasaran program.
Hadir pula pada Rakor tersebut
Menkes Nila F Moeloek; Kapolda Metro
Jaya Moechgiyarto; Kepala Badan POM,
Penny Kusumastuti Lukito; perwakilan
dari Bio Farma, IDI, IDAI, IAI, dan
undangan lainnya. (her, sg, ram)

80% Peredaran Narkoba Melalui Jalur Laut


Jakarta, Laras Post - Peredaran
narkotika melalui jalur laut masih
marak terjadi di seluruh dunia,
termasuk kawasan ASEAN. Badan
dunia yang menangani narkoba yaitu
UNODC mencatat 80% peredaran
narkoba dilakukan melalui jalur laut.
Berdasarkan fakta yang ada, kasuskasus besar yang berhasil diungkap oleh
BNN dan institusi lainnya mayoritas
berasal dari jalur laut. Sebut saja kasus
pengungkapan 862 kg sabu yang
diselundupkan oleh jaringan sindikat
Wong Chi Ping pada Januari 2015 lalu.
Belum lama ini juga, pada 14 Juni 2016
lalu, BNN bersama Bea Cukai juga
berhasil membongkar peredaran sabu
seberat 40 kg melalui jalur laut yang
dilakukan dengan modus baru yakni
memasukkan sabu di dalam pipa besi
tebal.
Dalam kasus Indonesia, maraknya
penyelundupan narkoba melalui laut
tidak terlepas dari kondisi geografisnya.
Panjang garis pantai Indonesia adalah
99.093 kilometer dan merupakan yang
terpanjang kedua di dunia setelah
Kanada.
Menghadapi tantangan dan ancaman
yang besar ini, para penegak hukum
bidang narkotika di ASEAN telah
menyepakati perlunya membangun
Gugus Tugas Interdiksi Seaport ASEAN
atau ASEAN Seaport Interdiction Task

Force (ASEAN SITF).


Untuk merealisasikan hal ini, Indonesia
yang dimotori BNN mengambil inisiatif
untuk menggelar pertemuan pertama
di tingkat ASEAN yang khusus akan
membahas upaya penguatan kolaborasi
interdiksi di pelabuhan laut atau perairan.
Penyelenggaraan pertemuan ini tidak
berdiri karena didasari mandat dari
pertemuan ASOD dan didorong para
Menteri di ASEAN yang membidangi
masalah narkoba dalam pertemuan
terakhir di Langkawi Malaysia, pada
Oktober 2015 lalu.
Kepala BNN, Budi Waseso
mengungkapkan, pertemuan ini memiliki
arti yang sangat penting, yaitu pertama,
dalam konteks maritim, Indonesia melihat
bahwa sektor interdiksi di pelabuhan laut
harus diperkuat.
Kedua, lanjut Budi Waseso, seperti
telah diulas di atas, UNODC menyebutkan
peredaran narkoba dominan menggunakan
jalur laut. Ketiga, dalam konteks One
ASEAN One Community, maka lalu
lintas perdagangan lintas batas akan
semakin berkembang dan terbuka namun
pada sisi lainnya hal ini bisa menjadi
celah atau peluang bagi sindikat untuk
menyelundupkan narkoba. Keempat,
sejauh ini, langkah interdiksi di pelabuhan
udara sudah menunjukkan hasil yang
signifikan, sehingga perlu diimbangi
dengan penguatan pada sektor interdiksi

pelabuhan laut.
Dalam pertemuan ini, Indonesia
mengenalkan konsep dan juga mekanisme
kegiatan interdiksi secara komprehensif
yang dilengkapi dengan keberhasilan
pengungkapan kasus. Dengan harapan,
best practices yang sudah berjalan dan
membuahkan hasil di Indonesia ini akan
menjadi inspirasi atau role model bagi
negara lainnya di kawasan ASEAN untuk
nantinya diterapkan.
Kolaborasi, Inisiasi dan Koordinasi
Kepala BNN juga menggarisbawahi
bahwa tujuan yang ingin dicapai dari
kegiatan kali ini adalah untuk berkolaborasi,
berinisiatif dan berkoordinasi dalam

melakukan interdiksi lalu lintas peredaran


narkoba di ASEAN melalui pemeriksaan
di pelabuhan internasional ASEAN, dan
melalui peningkatan kerja sama antara
pemangku kepentingan ASEAN dengan
maksud menghentikan lalu lintas narkoba
baik ke dalam maupun melalui kawasan
ASEAN.
Terkait hasil pertemuan ini, Kepala
BNN sangat berharap ada beberapa
capaian penting seperti pembentukan
kontak penghubung ASEAN SITF dan
sekretariatnya, sharing informasi lebih
maju, adanya website yang aman,
serta adanya kemajuan dalam konteks
peranan dan tanggung jawab ASEAN
SITF. (tim)


2

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

Ekonomi & Bisnis

ICIO Community Tegaskan


Komitmen Dukung Pemanfaatan TIK

Pimpinan Perusahaan Jepang


Nilai Ekonomi Indonesia Membaik

Jakarta, Laras Post - Teknologi Informasi dan


Komunikasi (TIK) membuka kesempatan kepada
masyarakat luas dan para orang tua untuk ikut berpartisipasi
dalam pengembangan pendidikan nasional, menurut
Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
di hadapan peserta yang hadir pada acara Halal Bihalal
dan Charity Night, di Sekretariat iCIO Community,
Kantor CTI Group, Centennial Tower, lt.12, Jakarta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ingin
membangun ekosistem pendidikan yang mendorong interaksi
antar pelaku pendidikan mulai orang tua, guru, pemerintah
daerah dan pemerintah pusat. Untuk bisa berinteraksi
dibutuhkan informasi. Tersedianya informasi membutuhkan
partisipasi semua pelaku pendidikan. Disinilah TIK memberi
solusi. Karena itu saya sangat mengapresiasi komitmen iCIO
Community pada pendidikan dan mewujudkannya dengan
membantu Indonesia Mengajar, kata Anies.
Anies berbicara pada acara yang didedikasikan
iCIO Community atau Perkumpulan Chief Information
Officer Indonesia untuk membantu Yayasan Indonesia
Mengajar, sebuah gerakan yang diinisiasi Anies pada
akhir 2009 untuk menciptakan para pemimpin Indonesia
di masa depan yang memiliki kompetensi kelas dunia
dan global dengan pemahaman dan empati kondisi akar
rumput Indonesia.
Didukung oleh FireEye, Indosat dan CTI Group,
Halal Bihalal dan Charity Night iCIO Community ini
juga menjadi bagian dari upaya iCIO Community untuk
terkoneksi dengan berbagai komponen masyarakat lain
secara lebih luas.
Agus Wicaksono, Chairman iCIO Community mengatakan
bahwa iCIO Community memiliki visi menjadi komunitas
yang mempunyai tanggungjawab sosial, berperan secara nyata
untuk kemajuan pembangunan TIK dan pemanfaatannya
yang berkelanjutan bagi negara dan bangsa Indonesia. Visi itu
akan diwujudkan dengan melakukan kontribusi pemikiran,
gagasan, ilmu, tenaga dan dedikasi untuk mendukung institusi
pemerintahan, universitas, maupun masyarakat luas dalam
pemanfaatan TIK.
Pengetahuan dan pengalaman kolektif lebih dari
200 iCIO dan para pengambil keputusan di bidang TIK,
organisasi dan perusahaan terkemuka di Indonesia
yang saat ini telah menjadi anggota, merupakan aset
nasional. Melalui empat pilar program: Partnerships,
Memberships, Advocacy, Communication-Research,
kami menjalin kerjasama dan berkolaborasi dengan
berbagai pihak untuk memanfaatkan aset yang kami
miliki ini, kata Agus Wicaksono.

Jakarta, Laras Post Pimpinan perusahaan (CEO/


Chief Executive Officer) terkemuka Jepang yang
tergabung dalam Asosiasi Jepang Indonesia (Japinda),
menilai stabilitas politik, stabilitas ekonomi Indonesia
jauh lebih baik dibandingkan dengan negara yang lain.
Ketua Japinda yang merupakan mantan Perdana
Menteri (PM) Jepang Yasuo Fokuda menyampaikan
hal itu, saat melakukan pertemuan courtesy call dengan
Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Rabu (27/7/2016)
pagi, di Istana Merdeka, Jakarta.
Presiden Jokowi mengatakan, pernyataan Jampinda
itu menunjukkan sebuah kepercayaan yang tinggi. Tadi
disampaikan juga oleh Bapak Fukuda dan rombongan
bahwa stabilitas politik, stabilitas ekonomi yang ada di
Indonesia dibandingkan dengan negara yang lain jauhjauh lebih baik. Inilah saya kira confidence kita dalam
menerima rombongan besar Bapak Fukuda beserta
CEO-CEO Jepang ke Indonesia, jelas Presiden Jokowi
kepada wartawan, usai melakukan pertemuan itu, pada
Rabu (27/7/2016) pagi, di Istana Merdeka, Jakarta.
Sementara Yasuo Fukuda mengemukakan, dalam
pertemuan dengan Presiden Jokowi itu pihaknya
mendiskusikan masalah-masalah ekonomi, sekaligus
bersilaturahmi dengan Presiden. Kami diterima seperti
ini, hal itu menunjukkan pentingnya hubungan Jepang
Indonesia. Kami sangat senang sekali diterima oleh
Presiden, ujarnya.
Yasuo Fukuda mengungkapkan, dalam pertemuan
itu Presiden Jokowi menyampaikan bahwa kestabilan
politik di Indonesia sudah terwujud, dan juga ekonomi
telah membaik. Saya mendengar seperti itu, saya
sangat senang sekali, dan merasa berbesar hati. Kami
merasa juga harapan terhadap Jepang, ujarnya.
Dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, lanjut
Fukuda, juga dibicarakan mengenai pentingnya
stabilitas ekonomi dan kesejahteraan di Indonesia.
Ia juga menyatakan, pihaknya meyakini Presiden
Jokowi menjalankan pemerintahan yang baik dan
dengan memuaskan masyarakat yang membutuhkan
ekonomi yang stabil dan kesejahteraan.
Kami ingin bekerja sama, industri Jepang juga
ingin bekerja sama untuk mendukung Presiden. Hari
ini kesempatan yang sangat berharga bagi kami semua,
tegasnya.
Hadir dalam pertemuan delegasi Japinda dengan
Presiden Jokowi itu, Menlu Retno Marsudi, Thomas
Lembong, dan mantan Menteri Perdagangan Rahmat
Gobel. (her, sg, ram)

Komitmen iCIO Community untuk Perkembangan


Industri TIK Indonesia
Setelah sebelumnya membantu Kementrian Perhubungan
dengan melakukan audit sistem TIKnya, pada tanggal 13
Juni 2016, iCIO Community melakukan audiensi dengan
Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika. iCIO
Community memiliki komitmen untuk turut berkontribusi
pada perkembangan industri TIK di Indonesia.
Kami berada dalam jalur yang tepat untuk mencapai
tujuan tersebut, mendapatkan digital dividends, manfaat
secara luas dari teknologi digital, untuk pembangunan
kata Agus menambahkan.
iCIO Community ingin menjadi mitra pemerintah
dalam merumuskan berbagai kebijakan untuk menjawab
tantangan yang dihadapi sebagai akibat perkembangan
TIK yang sangat cepat dan berimplikasi pada ekonomi,
negara, bisnis hingga masyarakat yang lebih luas.
Menurut Rudiantara, pemerintah saat ini tidak
akan terlalu ketat mengatur industri TIK mengingat
perkembangan TIK sendiri yang demikian dinamis.
Pemerintah hanya akan memberikan kerangka atau
framework untuk mengatur dinamika perkembangan
industri TIK di Indonesia.
Sebagai komunitas para profesional TIK yang mandiri,
iCIO Community dapat lebih berperan menjadi mitra
pemerintah untuk memformulasikan berbagai kerangka
standarisasi yang dibutuhkan untuk industri. Kami selaku
regulator mengharapkan iCIO Community bisa duduk
bersama kami mencari solusi demi perkembangan industri
TIK yang lebih baik, kata Rudiantara.
Tentang iCIO Community
iCIO Community adalah komunitas Chief Information
Officer dan para staf senior di bidang TIK perusahaan
dan organisasi di Indonesia. Dengan pengetahuan
dan pengalaman kolektif 200 lebih anggotanya dalam
penerapan dan pemanfaatan TIK, iCIO Community
merupakan aset nasional yang siap berkontribusi dalam
pembangunan TIK dan industri di Indonesia. Informasi
selengkapnya mengenai iCIO Community bisa diakses
melalui situsnya di www.ciocommunity.org. (Maslim)

BBM Hadirkan Fitur


Sticker The Olympics

Jakarta, Laras Post Menggunakan sticker adalah


salah satu cara yang menyenangkan untuk berkomunikasi
pada media sosial Anda. Dengan sticker, pengguna
dapat lebih berekspresi satu sama lain. Pada 27 Juli 2016
kemarin, Blackberry Messenger (BBM) meluncurkan
beberapa rangkaian sticker The Olympics dalam rangka
menyambut Olimpiade 2016, dan hari ini sticker tersebut
sudah bisa di unduh secara gratis oleh pengguna BBM.
Dalam satu paket sticker bernama The Olympics
ini terdapat 17 jenis stiker yang berkaitan dengan
Olimpiade 2016. Misalnya saja angkat barbel, mendayung,
badminton, panahan, lari, tinju, balap sepeda, basket,
dan renang. Pada stiker, masing-masing karakter
menyuguhkan tulisan yang bertujuan menyemangati.
Contohnya pada stiker bergambar atlet pahanan terdapat
tulisan focus, pada gambar pemain badminton tertulis
fair play, dan lain-lain.
Pengembang masih akan mengeluarkan sticker
bertema Olimpiade 2016 yang lainnya. Misalnya, sticker
berjudul This is Brazil pada 4 Agustus, Cycling, Archery
dan Rowing pada 5 Agustus, Weight lifting, Archery, dan
Rowing pada 6 Agustus, Badminton pada 10 Agustus,
serta Closing Ceremony Pack pada 18 Agustus.
Koleksi sticker Olympic dapat Anda download
pada tautan berikut ini: http://shop.bbm.com/stickers/
theolympics. Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu
masuk ke chat dan pilih ikon senyum (smile) yang ada di
samping pesan yang ingin dimasukkan.
Untuk dapat menyaksikan kumpulan video Olympic
Games 2016, Anda juga dapat mengunjugi secara
langsung tautan berikut:https://www.vidio.com/@
olympicgames2016 (Maslim)

Foto: dok

Menko Perekonomian Darmin Nasution didampingi Menteri PUPR dan Wakil Menkeu menyaksikan penandatanganan
Proyek Kerjasama Umbulan, Jarim, di Jakarta, Kamis (21/7)

Pemerintah Segera
Realisasikan Proyek SPAM
Jakarta, Laras Post - Pemerintah segera
merealisasikan proyek Sistem Penyediaan
Air Minum (SPAM) Umbulan, di Pasuruan,
Jawa Timur, yang sempat direncanakan
selama 43 tahun.
Komitmen itu ditandai dengan
ditandatanganinya Proyek Kerjasama
Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)
SPAM Umbulan antara Pemerintah
Provinsi Jawa Timur dengan PT Meta
Adhyta Tirta Umbulan, pada Kamis
(21/7/2016) di Jakarta.
Penandatanganan Kerjasama Proyek
KPBU SPAM Umbulan dilakukan
antara Gubernur Jawa Timur (Jatim),
Soekarwo selaku Penanggung Jawab
Proyek Kerjasama (PJPK) Proyek KPBU
SPAM Umbulan dengan Direktur PT
Meta Adhya Tirta Umbulan, Yusirin,
dan disaksikan oleh Menteri Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR) Basuki Hadimuljono, Menko
Perekonomian Darmin Nasution dan
Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.
PT Meta Adhya Tirta Umbulan
merupakan badan usaha yang
melaksanakan proyek tersebut dan
perusahaan yang dibentuk oleh

konsorsium PT Medco Gas Indonesia


dan PT Bangun Cipta Kontraktor selaku
pemenang lelang Proyek KPBU SPAM
Umbulan.
Pada saat yang bersamaan juga
ditandatangani tiga perjanjian turunan
yaitu perjanjian Regres antara Gubernur
Jatim Soekarwo dengan Direktur PT
Penjamin Infrastruktur Indonesia
(PII) Sinthya Roesly. Lalu Perjanjian
Penyediaan Air Minum Curah antara
Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB)
Jawa Timur antara Direktur Utama
PDAB Jatim, Joko Triono dengan
Direktur PT Meta Adhya Tirta Umbulan
Yusirin. Kemudian Perjanjian antara PT
PII dengan PT Meta Adhya Tirta.
Proyek KPBU SPAM ini merupakan
proyek pertama yang tersulit karena
melibatkan banyak kabupaten/kota.
SPAM Umbulan melibatkan Kabupaten
Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota
Surabaya, dan Kabupaten Gresik dengan

menyerap investasi sebesar Rp 4,51


triliun, dengan porsi swasta (selaku
badan usaha pemenang lelang) sebesar
Rp 2,05 triliun. Sementara pemerintah
memberikan dukungan kelayakan
sebesar Rp 818 miliar, dan badan usaha
akan bertanggung jawab menyediakan
sebagian dana lainnya.
Air baku yang akan diambil dari mata
air Umbulan di Kabupaten Pasuruan
tersebut akan didistribusikan melalui
pipa transmisi sepanjang 93,7 kilometer
untuk PDAM di lima kabupaten/kota
yaitu Kota Surabaya (1.000 liter per
detik), Kabupaten Pasuruan (410 liter
per detik), Kota Pasuruan (110 liter per
detik), Kabupaten Sidoarjo (1.200 liter
per detik), Kabupaten Gresik (1.000 liter
per detik), dan akan dinikmati sekitar
1,3 juta jiwa.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
mengatakan, pembangunan SPAM secara
regional ini merupakan salah satu solusi
untuk mengatasi keterbatasan air baku
di beberapa kabupaten/kota.
Menurutnya, hal itu sesuai dengan
amanat UU Nomor 23/2014, tentang
Pemerintah Daerah, yang menyebutkan
bahwa kerjasama antar daerah dapat
dilakukan atas pertimbangan efisiensi
dan efektivitas pelayanan publik serta
saling menguntungkan. (her, sg, ram)

Buang Emosi Negatif? MATCHAinAja!


Sheryl Sheinafia Ajak Remaja Indonesia Generasi Matcha Kini Rawat Kesehatan Kulit Wajah
Dengan Kesegaran Garnier Pure Active Matcha Foam

Foto: dok

Sesi talk show bersama Reny K. Agustia, Marketing Manager Garnier, PT. LOral Indonesia, Sheryl
Sheinafa, Brand Ambassador Garnier Pure Active, Asa Waworuntu, Group Product Manager Garnier
Pure Active, PT. LOral Indonesia, dan dr. Gloria Novelita, SpKK, dermatologist untuk membahas
masalah debu polusi, produk terbaru Garnier Pure Active Matcha Foam dan manfaat Matcha.

Jakarta, Laras Post - Gaya hidup


remaja modern di lingkungan perkotaan
yang penuh dengan debu dan polusi
tanpa disadari dapat mengakibatkan
banyak permasalahan kulit wajah. Hal ini
secara tidak langsung turut menyebabkan
degradasi kepercayaan diri remaja
sehingga menghambat mereka menggali
potensi diri dengan optimal. Menjaga
dan merawat kulit agar tetap sehat bisa
menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.
Oleh karena itu, Garnier menciptakan
terobosan terbaru dengan meluncurkan
sabun pembersih wajah pertama yang
menggunakan ekstrak Matcha, Garnier
Pure Active Matcha Foam, sebagai
solusi praktis pembersih wajah bagi
remaja. Formulanya dengan manfaat
antioksidan dalam ekstrak Matcha dapat
membantu remaja mengurangi dampak
negatif polusi* pada kulit wajah, dan
mengembalikan energi positif dengan
kulit wajah yang bersih, sehat dan segar.
Reny K. Agustia, Marketing
Manager Garnier, PT LOral Indonesia
mengungkapkan bahwa dampak polusi*
terhadap kulit wajah belum banyak disadari
oleh remaja, masalah kulit wajah yang tidak
bersih dan kusam ternyata mempengaruhi
kepercayaan diri mereka.
Garnier juga melakukan studi1 untuk
mengetahui dampak polusi secara khusus
terhadap kulit wajah. Moda transportasi
ternyata merupakan penyumbang utama
polusi di perkotaan. Hal ini membawa

kontribusi 70% - 80% total polusi udara


di luar. Dampak langsung dari polusi
menyebabkan kulit wajah yang tidak bersih
dan kusam, ternyata juga berpengaruh
negatif terhadap kepercayaan diri remaja
wanita Indonesia.
Hal ini diperkuat oleh hasil survey
online2 yang Garnier lakukan untuk
memahami efek masalah kulit wajah
akibat polusi terhadap ra sa percaya diri
remaja Indonesia. Debu dan kotoran
merupakan salah satu efek negatif atau
faktor eksternal yang mempengaruhi
kondisi kulit wajah 69% remaja yang
tinggal di perkotaan. Sebanyak 71%
remaja Indonesia mengalami degradasi
kepercayaan diri karena masalah kulit
wajah sehingga kurang maksimal untuk
meraih kesempatan atau menggali potensi
diri, misalnya dalam berkompetisi,
berkarya serta menyalurkan hobi sebagai
langkah awal untuk menggapai citacitanya. Inilah mengapa kami berinisiatif
untuk membantu mereka memiliki wajah
yang bersih dari efek debu polusi dengan
menciptakan produk yang sesuai dengan
permasalahan di atas. jelas Reny
Berangkat dari situasi ini, Garnier
sebagai brand internasional dengan nafas
lokal, menghadirkan produk terbaru yang
mengandung bahan alami ekstrak Matcha
Green Tea, Garnier Pure Active Matcha
Foam. Ini merupakan sabun pembersih
wajah pertama Garnier yang menggunakan
ekstrak Matcha dengan 100x kandungan

antioksidan3 untuk membersihkan debu


dan polusi secara menyeluruh agar wajah
cerah dan minyak berlebih pada wajah
berkurang. Diperkaya dengan Salicylic Acid
yang mengurangi minyak berlebih hingga
96%4 dan membantu mengurangi timbulnya
jerawat. Kami ingin remaja Indonesia bersih
dari efek negatif debu polusi sehingga kulit
mereka yang sehat, bersih dan segar dapat
menimbulkan energi positif dalam segala
aktifitasnya. imbuh Asa Waworuntu,
Group Product Manager, Garnier Pure
Active, PT LOral Indonesia Matcha
dikenal sebagai salah satu jenis teh hijau
dengan kandungan klorofil tertinggi.
Matcha mengandung 100x kadar
antioksidan lebih banyak dibandingkan
dengan teh hijau biasa, sehingga memiliki
manfaat kesehatan untuk kulit wajah,
diantaranya melawan zat-zat radikal
bebas, membantu mengurangi produksi
minyak berlebih, mencegah timbulnya
jerawat, anti bakteri, meredakan radang
serta membantu relaksasi dan mencegah
stres.jelas dr. Gloria Novelita Sp.KK
Efek debu polusi sangat mengganggu
kulit wajahku, apalagi aktivitas aku banyak
di outdoor, yang suka bikin aku gak
mood mau ngapa-ngapain. Tapi sejak
aku pakai Garnier Pure Active Matcha
Foam, masalah kulit wajah berkurang
sehingga energi negatif dalam diri aku
bisa berubah kembali menjadi positif,
ujar Sheryl Sheinafia, Brand Ambassador,
Garnier Pure Active. Aku ingin mengajak
remaja Indonesia untuk mengubah efek
negatif menjadi energi positif sehingga
kita dapat menjadi inspirasi bagi temanteman, komunitas dan lingkungan kita.
Dengan energi positif aku jadi bisa fokus
mengembangkan bakat, dengan berkarya,
seperti melalui seni musik dan seni peran.
Aku juga aktif berolahraga dimana aku bisa
menyalurkan emosi dengan positif. Jadilah
bagian dari #GenerasiMatchaKini seperti
aku. Untuk kulit wajah yang bermasalah?
Buang emosi Negatif? #MATCHAinAja!
ajak Sheryl.
Garnier Pure Active Matcha Foam
tersedia di gerai-gerai terkemuka
dengan rekomendasi harga jual eceran
Rp. 23.900 untuk ukuran kemasan
100 ml dan Rp. 15.500 untuk ukuran
kemasan 50 ml. (Maslim)

LOral Indonesia Berkembang Bersama


Karyawan Melalui Program Share and Care
Jakarta, Laras Post - LOral sebagai perusahaan
global yang bertanggung jawab percaya bahwa kinerja
ekonomi terkait erat dengan kinerja sosial, dan memiliki
arti yang sangat penting baik bagi perusahaan maupun
karyawannya. Oleh karena itu LOreal membentuk
program Share and Care guna memastikan seluruh
karyawannya memiliki lingkungan kerja serta kesejahteraan
yang terbaik. Berdasarkan data statistic International
Labor Organization (ILO) menunjukkan bahwa 39%
dari populasi dunia belum memiliki sistem jaminan
kesehatan, dan hanya 28% perempuan bekerja mendapat
gaji saat menjalani cuti melahirkan*. Oleh karena itu
sebagai pemimpin industri kecantikan dunia, LOral
ingin menjadi perusahaan terdepan di dunia yang
percaya bahwa karyawan merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari komitmen berkelanjutan LOral Indonesia
dan memerankan peran penting dalam perusahaan.
Visi kami adalah untuk menjadi pemimpin dalam
industri kecantikan di Indonesia yang akan didorong
antara lain oleh 2 pilar utama yaitu sumber daya
manusia dan perkembangan secara berkelanjutan. Kami
tahu bahwa kinerja sosial dan ekonomi terkait sangat erat
serta membentuk bagian penting yang bermakna bagi
perusahaan dan para karyawannya. Program Share and
Care kami bertujuan untuk memberikan standar manfaat
sosial secara global, sekaligus mendorong setiap negara
untuk membuat inovasi sosial mereka sendiri. Share
and Care menyoroti 4 peran penting karyawan di dalam
kehidupan mereka yaitu kesehatan, kesejahteraan, keluarga
dan kualitas hidup di tempat kerja, jelas Umesh Phadke,
Presiden Direktur PT LOral Indonesia.
Dalam sebuah acara pertemuan dengan media hari
ini, LOral Indonesia berbagi informasi seputar 4 pilar
yang membentuk kerangka sosial secara umum untuk
Share and Care: 1. Protect Karyawan terlindungi apabila
terjadi hal yang tidak diinginkan sehingga mendapatkan
perlindungan untuk masa depan; 2. Care Karyawan
terlindungi dari segi jaminan kesehatan; 3. Balance
Karyawan memiliki keseimbangan hidup antara pekerjaan
dan kehidupan pribadi; dan 4. Enjoy Karyawan diberikan
lingkungan kerja yang nyaman. Berdasarkan keempat
pilar tersebut karyawan diberikan akses untuk jaminan
kesehatan dan perlindungan sosial, yang bahkan melebihi
standar peraturan yang berlaku didalam negeri.
Untuk skala nasional, LOral Indonesia telah
mengimplementasikan 100% program Share & Care
dengan menyeimbangkan LOral Individual Talent
Development dan Kinerja Sosial Kolektif. LOral Indonesia
menyediakan asuransi jiwa dan kecacatan dengan cakupan
maksimum 36 kali gaji pokok mereka; memberikan 100%
cakupan asuransi kesehatan; karyawan perempuan berhak
menerima cuti hamil selama 14 minggu dan 3 hari cuti
untuk karyawan pria mendampingi istri melahirkan. Selain
itu, perusahaan juga menyediakan akses dan kesempatan
untuk karyawan agar dapat menikmati fasilitas dan
layanan, termasuk harga khusus untuk anggota pusat
kebugaran, disediakan berbagai aktivitas olahraga seperti
badminton, futsal dan kelas yoga, serta akses langsung
menuju pusat perbelanjaan. jelas Restu Widiati, Head of
Human Resources, PT LOral Indonesia.
Kepuasan karyawan selalu menjadi hal yang penting
bagi LOral dan kami percaya bahwa tidak ada kemajuan
perusahaan yang berkelanjutan maupun keberhasilan
global tanpa adanya kemauan untuk berbagi. Perusahaan
memberikan akses terbaik akan manfaat sosial bagi
karyawan kami dengan mengimplementasikan program
Share and Care di Indonesia, melalui hubungan manusia
yang sangat baik, manfaat yang cukup, lingkungan kerja
yang memadai serta menempatkan karyawan sebagai
pusat pengembangan perusahaan menjadikan program
ini terfokus akan satu hal yaitu, menjadikan LOral
Indonesia sebagai tempat terbaik untuk bekerja. Untuk
mendukung kinerja karyawan yang luar biasa, perusahaan
juga memberikan karyawaan kesempatan pelatihan dengan
para ahli terbaik, yang akan membantu mereka untuk
mengembangkan keterampilannya lanjut Restu Widiati,
Kepala Human Resources, LOral Indonesia. (Maslim)

megapolitan

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

3

Publikasi Kinerja Dinas Kependudukan


Dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor
Ketua DPD LPKP2HI Jarkasih

Foto: Supri

LSM LPKP2HI Menyoroti Kinerja


Dinas Bina Marga dan Pengairan
Bogor, Laras Post - Ketua Dewan Pengurus Daerah LPKP2HI
(Lembaga Pengawas Korupsi Dan Pemantau Penegak Hukum
Indonesia) Kabupaten Bogor, Jarkasih menggelar konprensi pers,
pada Selasa (19/7/2016) di Sekretariat LPKP2HI Jl. Komplek
Kehutanan Rasamala II No.7 Kelurahan Padasuka Kecamatan Ciomas.
Dalam konfrensi persnya Ketua LPKP2HI menyoroti soal projek
peningkatan Jalan Sukahati Bojong Gede yang dimenangkan PT. Indotama
Anugrah yang beralamat di Jl.Soreang Kp.Taneuh Beureum Rt.002 Rw.010
Desa Sadu Kecamatan Soreang Bandung Jawa Barat, dan peningkatan Jalan
Pomad Karadenan yang dimenangkan PT. Murni yang beralamat di Jl.Letjen
Suprapto No.119/F Indramayu Kab.Indramayu Jawa Barat.
Ia menyebutkan, SPK kedua proyek tersebut sudah dikeluarkan, tapi
pembangunan belum dilaksanakan. Seandainya SPK belum dikeluarkan
ada konspirasi apa antara oknum Dinas Dan oknum Kontraktor dari kedua
projek tersebut, ungkapnya.
Menyinggung kegiatan Bina Marga pula, sambil memperlihatkan data
kepada Laras Post, Ketua LPKP2HI mengatakan, hal ini patut diduga adanya
KKN antara oknum Dinas dan oknum kontraktor, karena pemenang sudah
ditentukan sebelum lelang dilakukan berdasarkan data yang ada.
Surat klarifikasi yang sudah kami layangkan sampai saat ini belum ada
jawaban, oleh sebab itulah kami akan melayangkan surat kepada penegak
hukum khusunya TIPIKOR agar segera melakukan penyidikan, ujarnya.
Ia juga menyebutkan, oknum di Dinas Bina Marga dan Pengairan
Kabupaten Bogor, diduga sudah mengarahkan calon-calon pemenang lelang.
Dengan kondisi demikian buat apa pemerintah daerah menyediakan lembaga
lelang terbuka secara nasional, jika pemenang sudah tentukan, tegasnya.
Lebih lanjut Jarkasih mengatakan, projek di Kabupaten Bogor 90%
diduga tidak sesuai dengan spek. Maka jangan bermimpi Kabupaten Bogor
akan menjadi kabupaten termaju se Indonesia. Apalagi jika melihat Silpa
tahun 2015 sebesar1,2 triliyun rupiah. Bahkan Komisi III DPRD Kabupaten
Bogor mengancam akan memotong anggaran ditahun berikutnya, ungkap
Jarkasih.
Selain itu, kata Jarkasih, ditambah lagi banyaknya aksi demo bahkan
ada gugatan terhadap Pemda. Ini satu bukti tidak maksimalnya kinerja
pemerintah akibat seorang pimpinan yang tidak tegas dalam memimpin,
terangnya.
Ketua LPKP2HI juga mengatakan, bahwa Silpa merupakan sebuah
pengkhianatan pemerintah daerah terhadap masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh konfirmasi dari Kepala
Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor. (Supri)

Peningkatan
Pelayanan Dokumen
Kependudukan
Melalui Sistem
Informasi Administrasi
Kependudukan
Bogor,Laras Post - Rencana
Pembangunan Jangka Menengah
Daerah (RPJMD) Kabupaten
Bogor Tahun 2013 2018 adalah
dokumen perencanaan daerah
untuk periode 5 (lima) tahunan
yang merupakan penjabaran dari
visi dan misi serta program Kepala
Daerah. Dokumen ini berpedoman
kepada Peraturan Daerah Nomor
27 Tahun 2008 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang
(RPJPD) Daerah Kabupaten Bogor
serta memperhatikan rencana Tata
Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten
Bogor dan RPJMD Provinsi Jawa
Barat serta RPJMN. Hal ini sesuai
dengan amanat Undang-Undang
Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Nasional
dan Undang-Undang Nomor 32
Tahun 2004 tentang Pemerintah
Daerah sebagaimana telah diubah
terakhir dengan Undang-Undang
No

Desa /Kecamatan

1.

Desa Babakan Madang


(Citeureup)
Desa Cipeulang
(Cijeruk)
Desa Cariu (Cariu)
Desa Ciderum (Caringin)
Desa Bendungan
(Ciawi)
Desa Cibeureum
(Cisarua)
Desa Cilebut Barat
(Sukaraja)
Desa Cibungbulang
(Cibungbulang)
Desa Jonggol (Jonggol)
Desa Pabuaran
(Kemang)
Desa Pabuaran
(Sukamakmur)
Desa Leuwiliang
(Leuwiliang)
Desa Tugu Jaya
(Cigombong)

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Warga Desa Serdang Wetan


Dukung Program Pembangunan

Foto: sujono

Hartono Kades Serdang wetan

Tangerang, Laras Post


Proyek paving blok di Blok
Kelapa dan Candu Desa Serdang
Wetan Kecamatan Legok
Kabupaten Tangerang, dapat
terlaksana dengan baik, berkat
dukungan warga setempat.
Kepala Desa Serdang Wetan
Hartono menyatakan, selama
ini warganya mendukung
setiap pembangunan yang
dilaksanakan di desanya,
sehingga setiap pembangunan
dapat terlaksana dan berjalan
dengan baik, termasuk
pembagunan paving blok di

Blok Kelapa dan Candu


Menurutnya, dalam setiap melaksanakan program
pembangunan, pihaknya memang sengaja melibatkan seluruh
unsur masyarakat agar program pembangunan berjalan dengan
baik dan tepat sasaran.
Ia juga menyatakan, keberhasilan pembangunan Desa Serdang
Wetan, juga berkat dukungan Camat Legok Dadan gandana,
SSTP dan Kasie Pembangunan Hendro Prabowo, yang terus
memberikan motivasi dan arahan agar pembangunan dapat
dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara merata.(Sujono/
R Ruhiyat)

Foto: sujono

Danramil 21 Panongan Kapten Inf Robianto Mokoagow beserta


Anggota dan Ustadz Bukhori

Koramil 21 Panongan Panjatkan Doa Untuk KTT


Tangerang, Laras Post - Jajaran Koramil 21 Panongan,
Tangerang, pada Jumat lalu, mengadakan doa bersama agar
segala sesuatunya dalam KTT dapat berjalan lancar serta sukses
dan kondusif.
Danramil 21 Panongan Kapten Inf Robianto Mokoagow beserta
anggotanya memanjatkan doa pada Allah SWT yang diwakili oleh
Ustadz Bukhori sebagai pembaca doanya, meminta dimana dalam
KTT akan selalu berjalan lancar demi keutuhan negara kesatuan
Republik Indonesia dan mempererat hubungan dengan negara
lain agar selalu tercipta kerjasama yang baik dalam mewujudkan
perdamaian dan ketentraman dunia. (Sujono siarif/ Ruhiyat)

12.
13.

Nomor 12 Tahun 2008.


Keberhasilan pencapaian visi
dan misi Bupati di tunjukan oleh
beberapa indikator yang menjadi
penciri. Penciri tersebut ditentukan
dengan mempertimbangkan
kemampuan sumber daya
manusia dan sumber daya alam,
kemampuan keuangan daerah,
potensi kabupaten pembanding
dan waktu pencapaian sehingga
dihasilkan 25 (duapuluh lima)
penciri.
Keberhasilan pelaksanaan
Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD)
Kabupaten Bogor Tahun 2013
2018, sangat tergantung dari
kesepakatan, kesepahaman
dan komitmen bersama antara
pemangku kepentingan di
Kabupaten Bogor. Sebagai bentuk
dukungan Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Kabupaten
Bogor untuk tercapainya visi misi
Bupati yang dituangkan dalam 25
(dua puluh lima) penciri tersebut
yaitu dengan melakukan program/
kegiatan inovasi pada pelayanan
dokumen kependudukan sehingga
diharapkan seluruh masyarakat
Kabupaten Bogor pada akhir
periode tahun 2018 mempunyai
Akta
kelahiran
251 akta

KTP
Elektronik

209 akta

53 keping

167 akta
255 akta
239 akta

61 keping
166 keping
48 keping

300 akta

90 keping

175 akta

325 keping

230 akta

322 keping

277 akta
200 akta

10 keping
15 keping

266 akta

113 keping

60 akta

131 keping

228 akta

200 keping

pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Pelayanan Kependudukan, 2016

KTP-el sesuai dengan penciri ke 19


(sembilan belas).
Program / kegiatan inovasi yang
dilaksanakan Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil dalam rangka
mendukung tercapainya penciri
adalah sebagai berikut :
1. Pelaksanaan sosialisasi tentang
pelayanan kependudukan sampai
ke tingkat desa/kelurahan dan
kecamatan.
Kegiatan dilaksanakan oleh
seksi penyuluhan di 8 (delapan)
desa dari 8 (delapan) kecamatan,
yaitu :
1. Kecamatan Parung Panjang
2. Kecamatan Jasinga
3. Kecamatan Cigudeg
4. Kecamatan Leuwiliang
5. Kecamatan Leuwisadeng
6. Kecamatan Cibungbulang
7. Kecamatan Pamijahan
8. Kecamatan Ciampea
9. Kecamatan Tenjolaya
10. Kecamatan Ciomas
11. Kecamatan Cariu
12. Kecamatan Ciawi
13. Kecamatan Cijeruk
14. Kecamatan cisarua
15. Kecamatan Caringin
16. Kecamatan Jonggol
17. Kecamatan Kemang
18. Kecamatan Sukamakmur
19. Kecamatan Cigombong
3. Pelayanan Terpadu kegiatan
sosialisasi, pelayanan akta kelahiran
dan pelayanan KTP Elektronik.
Kegiatan tersebut dilaksanakan
di 13 (tigabelas) desa. Hasil yang
diperoleh
untuk pelayanan akta kelahiran
dan perekaman KTP Elektronik
adalah :
4. Pelayanan penerbitan KTP
Elektronik yang dilaksanakan pada
hari Sabtu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan
oleh seksi administrasi
kependudukan khusus untuk
kecamatan Bojonggede yang
pelaksanaannya dimulai pada
tanggal 11 Juni 2016 di Kantor Dinas

Dr. RH Oetje Subagdja, SP

Foto: David

Kependudukan dan Pencatatan


Sipil. Pelayanan dilaksanakan dari
jam 08.00 s.d. 15.00 WIB, hasil yang
diperoleh sebanyak 225 orang yang
melakukan perekaman.
Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil juga melakukan
kegiatan inovasi lainnya seperti :
1. M e l a k s a n a k a n p e l a y a n a n
perekaman KTP Elektronik di
Desa Banjarsari Kecamatan Ciawi
untuk masyarakat yang memiliki
gangguan jiwa (3 orang) pada
tanggal 2 Mei 2016.
2. M e l a k s a n a k a n p e l a y a n a n
perekaman KTP Elektronik
di Rumah Sakit Ciawi untuk
penderita stroke (2 orang) pada
tanggal 31 Mei 2016.
Seluruh kegiatan di atas selain
untuk mendukung tercapainya
penciri juga dalam rangka mengejar
target cakupan akta kelahiran
sebagaimana yang telah ditentukan
oleh pusat bahwa capaian cakupan
akta kelahiran sebesar 75 (tujuh
puluh lima) persen harus dapat
dicapai oleh masing-masing
Kabupaten/Kota.
Selain program/kegiatan
inovasi, Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil juga melaksanakan
program/kegiatan rutin lainnya
sesuai dengan tupoksi yang
dilaksanakan oleh masing-masing
seksi serta melakukan kegiatan
pelayanan akta kelahiran di Lapangan
Tegar Beriman pada tanggal 30
31Mei 2016 dalam rangka HUT
Bogor ke 534. (david/Adv)

pelaksanaan kegiatan pelayanan akta kelahiran pada Hari Jadi pelaksanaan kegiatan pelayanan perekaman ktp elektronik di
Bogor, 2016
Kecamatan, 2016

pelaksanaan kegiatan pelayanan terpadu sosialisasi,akta lahira, dan ktp elektronik, tahun 2016

pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Pelayanan Kependudukan, 2016

Muspika Kecamatan Kemang Gelar MTQ


Bogor, Laras Post - Dalam rangka pembinaan
moral dan mental warga masyarakat, pemerintah
Kabupaten Bogor melalui APBD rutin menyisipkan
pengalokasikan dana yang khusus guna
mendukung pelaksanaan kegiatan Musabakoh
Tilawatil Quran (MTQ) untuk setiap Kecamatan.
Kali ini pelaksanaan MTQ dipusatkan di
Kecamatan Kemang, pada Selasa (19/7/2016) lalu.
Ketua panitia pelaksana MTQ Eman Sulaeman
yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan
(Sekcam) Kemang mengungkapkan, gelar acara
MTQ diawali dengan pawai Taaruf, dimulai
(start) dari Kopassus dengan rute kurang lebih
dua kilo meter dan berakhir (finish) di halaman
Kantor Kecamatan Kemang.
Para peserta Taaruf pastinya masyarakat
dari delapan Desa dan satu Kelurahan, yang ada
di wilayah Kecamatan Kemang. Alhamdulillah
kami sangat bersukur melihat para peserta yang
begitu antusias dan bersemangat mengikuti
kegiatan, ujarnya.
Selepas istirahat acara dilanjutkan dengan

pembukaan MTQ. Guna mempercepat jalannya


kegiatan acara digelar di dua lokasi yakni di
gedung Serba Guna dan Masjid Attauhid,
dengan tim juri para tokoh agama terkemuka
dari wilayah Kecamatan Kemang. Melalui
kegiatan MTQ ini Pemerintah Kecamatan
Kemang berharap akan lahir Qori-Qoriah
terbaik yang nantinya akan mewakili ketingkat
Kabupaten, tuturnya.
Menyinggung pembiayaan kegiatan,
dengan tegas Ketua Panitia menjelaskan, bahwa
anggaran kegiatan MTQ sebesar Rp.50 juta,semua terkhusus untuk pembiayaan panitia di
Kecamatan sampai nanti ketingkat Kabupaten.
Tdak ada subsidi untuk para peserta, namun
demikian bagi peserta yang berprestasi akan
kami apresiasi dengan tropi dan uang kadedeh
atau pembinaan, terangnya.
Terkait dengan dukungan Pemerintah Desa,
menurutnya Pemerintah Desa masing-masing
sangat mendukung, dengan mempersiapkan
peserta, yang dibina salah satunya melalui

Kegiatan MTQ kecamatan kemang kabupaten Bogor Tahun 2016

Foto: Supriadi

Kegiatan MTQ kecamatan kemang kabupaten Bogor Tahun 2016


kegiatan Majlis Talim. Terbukti peserta
yang hanya ditargetkan lima ratus orang
ternyata melebihi dan diperkirakan lebih
dari seribu orang.
Pemerintah berharap dengan dengan

digelarnya acara tahunan ini mudahmudahan akan lebih mempererat


tali silaturahmi khusunya anatar
pemerintah dan masyarakat secara
umum, tandasnya. (Supri)


2

Megapolitan
Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

Meski Mendapat Reaksi,


Eksekusi Tetap Dijalankan

Bupati Bekasi Hj Neneng Hasanah Yasin bersama Suami

FOTO:ist

Partai Golkar Segera Tentukan


Pasangan Calon Bupati Bekasi
Bekasi, Laras Post Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar
Kabupaten Bekasi segera menentukan koalisi partai dan menentukan
calon Wakil Bupati, setelah DPP Partai Golkar mengeluarkan
rekomendasi rekomendasi pencalonan bupati Bekasi periode 2017
2022, kepada Ketua DPD Kabupaten Bekasi, Hj Neneng Hasanah Yasin.
Hj Neneng Hasanah Yasin yang juga merupakan Bupati Bekasi
periode 2012-2017 ini, mengaku pihaknya telah menerima surat
rekomendasi DPP Golkar, untuk maju sebagai calon Bupati pada
Pilkada 2017.
Ia menegaskan, DPP Golar merekomendasi dirinya menjadi
Calon Bupati pada Pilkada nanti dan memerintahkan untuk segera
menentukan koalisi partai serta segera menentukan calon Wakil
Bupati.
Menurutnya, Partai Golkar membuka pintu untuk semua figur yang
ingin mencalonkan Wakil Bupati, yang penting memiliki loyalitas dan
mau membangun Kabupaten Bekasi.
Lebih lanjut Neneng menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum
menentukan koalisi partai dan calon Wakil Bupati yang akan menjadi
pasangannya pada Pilkada.
Hingga kini kita belum menentukan siapa yang akan mendampingi,
menjadi calon Wakil Bupati, ujar Neneng, disela-sela pelantikan
pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, pada Selasa
(26/7/2016) di hotel Sahid Jaya, Lippo Cikarang.
Hadir pada kesempatan itu, jajaran pengurus DPD Partai Golkar
Kabupaten Bekasi, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Partai
Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Hanura, Partai Nasdem
dan Partai Gerindra, serta sejumlah kader Partai Golkar dari tingkat
kecamatan hingga tingkat desa. (Abduh/Djoko)

FOTO:bayu.r

Ketua RW.013 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Yusrizal, SH

Perkara Curanmor Terus Meningkat


Bekasi, Laras Post - Pencurian kendaraan sepeda
motor (Curanmor) saat ini terus terjadi dan meningkat
tajam jumlahnya di Perumahan Bekasi Jaya Indah (BJI)
Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Pengurus RW 13 dan 14 perumahan ini mengaku sering
menerima banyak laporan masyarakat terkait kehilangan
kendaraan roda dua.
Ketua RW.013 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi
Timur, Yusrizal, SH menghimbau kepada masyarakat terutama
warga perumahan Bekasi Jaya Indah (BJI) untuk lebih waspada
terhadap jam rawan Curanmor, mulai bulan Juli sampai saat ini,
8 unit motor hilang dari komplek perumahan BJI. Kami minta
masyarakat untuk terus menjaga kewaspadaan pada waktuwaktu yang dianggap rawan, ujarnya kepada wartawan Laras
Post, Kamis (28/07/2016).
Yusrizal mengatakan, berdasakan catatan tingginya angka
tersebut membuat dirinya dan pengurus RW lainnya menyusun
siasat untuk mempersempit ruang gerak pelaku Curanmor.
Dengan adanya kejadian ini maka RW 13 menyatakan
perang melawan curanmor dan meminta kepada pihak kepolisian
meningkatkan intensitas patrol di wilayah yang rawan curanmor,
ungkapnya.
Ia menjelaskan, pengurus RW.013 telah berusaha maksimal
mengungkap pelaku kasus curanmor yang terjadi di wilayahnya.
Namun yang jelas masyarakat harus tetap waspada, pungkas
Yusrizal.
Sementara itu Kordinator Keamanan Perum BJI, Pryanto
yang juga seorang anggota TNI mengatakan, waktu yang paling
rawan terhadap pencurian pada pukul 18.00 wib sampai 21.00
WIB. (Bayu.R)

Jakarta, Laras Post


Meski banyak pihak
memberikan masukan
agar Indonesia tak
melaksanakan eksekusi
mati terhadap gembong
Narkoba. Namun
Pemerintah Indonesia
tetap melaksanakan
eksekusi mati, sekalipun
baru empat terpidana,
bukan pada empat belas
terpidana mati.

Kejaksaan Agung dengan bantuan


personel Satuan Brimob Polri telah
melaksanakan eksekusi mati terhadap
empat orang narapidana kasus narkoba,
pada Jumat (29/7/2016) dini hari, di
Lapangan Tembak Tunggal Panaluan,
Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa
Tengah.
Keempat terpidana mati yang
menjalani eksekusi tersebut, Freddy
Budiman (Warga Negara Indonesia),
Michael Titus Igweh (Warga Negara
Nigeria), Humprey Ejike (Warga Negara
Nigeria), dan Gajetan Acena Seck
Osmane (Warga Negara Senegal).
Menanggapi tuntutan berbagai
pihak, Sekretaris Kabinet (Seskab)
Pramono Anung menyatakan,

pemerintah menjadikan catatan dan


mempertimbangkan masukan dari
berbagai pihak itu, namun hanya
Kejaksaan Agung yang mempunyai
kewenangan.
Jaksa Agung lah yang mempunyai
kewenangan untuk itu, dan saya
tadi sudah berkomunikasi secara
langsung dengan Jaksa Agung,
kenapa 4 orang. Ini adalah hal yang
menjadi tanggung jawab hal yang
bisa dijelaskan secara langsung oleh
Jaksa Agung, kata Pramono kepada
wartawan, pada Jumat (29/7/2016)
siang, di ruang kerjanya lantai II
Gedung III Kementerian Sekretariat
Negara (Kemensetneg), Jakarta.
Menurut Seskab, Jaksa Agung
sudah menyampaikan kepada publik
tentang alasan-alasan yang ada sesuai
dengan masukan yang diberikan
oleh Jampidum (Jaksa Agung Muda
bidang Pidana Umum) yang ada di
lapangan yang bertanggung jawab
secara langsung.
Sekali lagi masukan-masukan
itu tentunya menjadi pertimbangan
dan sekarang ini mengenai jumlah
dan sebagainya, apakah hanya 4
atau masih ini (10 terpidana lainnya),
sepenuhnya kewenangan itu ada pada
Jaksa Agung, tegasnya.
Seskab mengingatkan, bahwa
pemerintah juga harus memproteksi
generasi penerus bangsa. Dalam
persoalan narkoba ini sudah menjadi
begitu luar biasa.

Sementara itu, menyangkut


penundaan eksekusi 10 terpidana
mati lainnya, Jaksa Agung Prasetyo
menyatakan, menjelang eksekusi
Jaksa Agung Muda Pidana Umum
melaporkan adanya persoalan yuridis
dan non yuridis. Persoalan itu yang
menyebabkan eksekusi terhadap mereka
ditangguhkan, tegasnya kepada
wartawan, pada Jumat (29/7/2016) di
Jakarta.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana
Umum (Jampidum) Noor Rachmad
mengatakan, pertimbangan pelaksanaan
eksekusi hukuman mati, karena
perbuatan terpidana termasuk masif
dalam mengedarkan narkoba.

Freddy Budiman semua orang tahu


bagaimana dalam peredaran narkoba,
semua orang tahu bagaimana peredaran
narkoba selama ini yang bersangkutan
diputuskan hukuman mati, kata Noor
Rachmad kepada wartawan, pada Jumat
(29/7/2016) dini hari, di Cilacap.
Noor Rachmad menegaskan, bahwa
keputusan Mahkamah Agung (MA) atas
kasasi Freddy Budiman, juga hukuman
mati. Yang bersangkutan tidak pernah
mengajukan grasi kepada Presiden,
karena haknya sudah gugur karena lewat
waktu. Selain itu, selama di Lapas yang
bersangkutan masih mengendalikan
peredaran narkoba, tuturnya. (her, sg,
ram)

Launching RPH Kharisma Tani Desa Bantarsari Kecamatan Rancabungur


Bogor, Laras Post - Renyah dan
manis disamping tekstur yang indah
merupakan jati diri buah jambu kristal
yang menjadi ikonnya Kabupaten Bogor,
produk CDF yang pengembangannya
dikejasamakan dengan masyarakat
diwilayah Kecamatan Rancabungur,
Kabupaten Bogor, khususnya para
petani Desa Bantarsari ditargetkan akan
tertanam sampai 60.000 pohon, dengan
kebutuhan luas area pertanian 60 hektar.
Riwayat awal pengembangan
jambu kristal di wilayah Kecamatan
Rancabungur, bermula dari ketertarikan,
Arba (pengurus RPH Kharisma Tani)
ketika mendengar salah satu produk
hortikultura (jambu tanpa biji) pada
tahun 2008, saat itulah ia bertemu
dengan salah satu kawan sesama petani
di Desa Cikarawang Dramaga, yang
lantas menganjurkan untuk bergabung
dengan pihak CDF.
Dalam pertemuan dijelaskan bibit
hanya bisa didapat dari CDF dan tidak
ada ditempat lain, meski melalui
musyawarah yang alot, pada akhirnya
disepakati, CDF menyetujui kerjasama
atas dasar kepercayaan dengan sistem
pembayaran bibit yarnen (dibayar
panen). Harga yang didapat para petani
dua puluh lima ribu rupiah perpohon.
Ketika pihak CDF melihat langsung
potensi pertanian di wilayah Kec.
Rancabungur, muncul ketertarikan,
lantas CDF menawarkan untuk
mengembangkan sampai seratus ribu
pohon, kendati demikian dengan
melihat eksisiting lahan pertanian.
Kemudian disepakati target enam puluh
ribu pohon yang harus tertanam guna
memenuhi kebutuhan pasar. Hal ini
jauh dari rencana awal yang hanya uji
coba dua ratus pohon, sampai saat ini
kerjasama tetap berjalan meski ditahun
2010 mengalami oper produksi, yang
berakibat pihak CDF hanya sanggup
menampung sebagian hasil produksi,
hal ini bisa dimaklumi mengingat pada
waktu itu baru pihak CDF yang siap
menampung.
Hal diatas tidak lantas membuat
kami patah semangat, bahkan memicu

Gunting Pita Oleh PPL


kami untuk melebarkan sayap
pemasaran hasil produksi, terbukti
saat ini kami sudah menjalin kerjasama
dengan beberapa perusahaan,
diantaranya produsen manisan buah
di wilayah Angke Jakarta, swalayan
Alpres Tebet Jakarta, Gelael Tebet
Jakarta, Giant Bekasi, serta pasar
tradisional di Tanggerang, juga pasar
lokal di Bogor, ujar Arba.
Ia menyebutkan, saat ini kebutuhan
pasar yang sudah menanti dikisaran 1,5
ton perhari, akan tetapi hasil produksi
masih jauh dari yang diharapkan,
padahal secara ekonomi budidaya
jambu kristal sangat menjajikan, karena
dengan modal biaya seratus dua puluh
ribu rupiah per pohon rata rata dapat
menghasilkan dua ratus sepuluh ribu
rupiah pertahun sesuai dengan analisa
CDF, akan tetapi hasil produksi belum
dapat memenuhi kebutuhan pasar,
mengingat pengembanagan jambu
kristal baru 50% dari target yang harus
ditanam (30 ribu pohon yang sudah
tertanam).
Arba menambahkan, bahwa RPH
Kharisma Tani siap menampung hasil
produksi dengan harga yang bisa
didapat oleh para petani 6 sampai 7 ribu
rupiah perkilo (harga pluktuatif).
Lain hal dengan Engkos (PPLmewakili BP3K), ia menyampaikan
kepada Laras Post, pada Jumat
(29/7/2016) bahwa BP3K sangat
mendukung dengan program ini bahkan

Komunitas Ciliwung Lakukan Penyelematan

Sungai Ciliwung Bojong Gede


Bogor, Laras Post - Sudah merupakan pemandangan
hal yang biasa, pembuangan sampah di sungai Ciliwung
yang semakin marak. Oleh karena itu Komunitas Peduli
Ciliwung Bojong Gede yang bermarkas di Jl.Gelonggong
Desa Kedung Waringin RT04 Rw 05 ini dikomandani oleh
Hasanudin beserta rekan-rekan seperjuangannya merasa
prihatin dan perlu diambil tindakan penyelamatan.
Kegiatan yang dilakukan Komunitas Peduli Sungai Ciliwung
yang masih berjalan yaitu penanaman 11.000 pohon di sepanjang
sungai Ciliwung dimulai dari Jakarta sampai Sukabumi,
pembuatan perahu untuk mendukung kerja mereka.
Seperti yang diutarakan oleh Hasanudin bahwa kegiatan yang
dilakukannya besinergi dengan Pemerintah setempat, khususnya
Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor.
Selain itu Hasanudin juga mengharapkan adanya support
dan kerjasama yang solid dengan Pemerintah khususnya Dinas
Lingkungan Hidup dan lembaga serta aparat yang terdekat.
Dengan ditetapkan tgl 11-11- 2011 sebagai Hari Ciliwung maka
diharapkan adanya perbaikan yang signifikan terhadap sungai
Ciliwung ini yang dilakukan oleh berbagai pihak baik dari RT,
RW, Lurah sampai tingkat kecamatan. (Ruli)

Foto: ist

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Saat memeberikan keterangan Pers

Sdn Rancabungur 04 Siap Mendukung Pawai Taaruf Mtq


Tingkat Kecamatan Rancabungur

Selamat Datang Para Kafilah


Sukseskan Gebyar Musabqoh Tilawatil Quan 2016

Foto: Supri

dihimbau agar RPH bisa ditumbuhkan


disetiap Gapoktan atau Poktan guna
mengatasi pasar pasca panen. Apalagi
jika dilihat secara kasat mata pasar
belum sepenuhnya berpihak kepada
para petani karena alur pemasaran
melalui beberapa tangan, terlebih para
petani sulit menhindari para tengkulak
guna mendapatkan modal produksi
(IJON), padahal hal tersebut sangat tidak
menguntungkan, karena harga sangat
rendah dibandingkan keuntungan yang
didapat para tengkulak.
Engkos menghimbau pihak
PSDA untuk kooperatif dalam hal
irigasi (DI. Cisadane Cidepit Kering
) karena wilayah Rancabungur salah
satu basis pertanian sesuai dengan
Perda Tata Ruang, apalagi dari lima

Pengurus Kharisma tanai & PPL

wilayah binaan Rancabungur salah


satu yang diharapkan mampu untuk
mempertahankan dan mengembangkan
potensi pertaniannya, terlebih jambu
kristal menjadi ikonnya Kabupaten
Bogor.
Pada momen itu pula terkait DI.
Cisadane Cidepit, GP3A Banyu Agung
Kec. Rancabungur meminta kepada
pihak PSDA untuk melakukan inspeksi,
karena selain air yang tidak mengalir
(kering) tumpukan sampah disepanjang
DAS semakin menebal.
Menurutnya, hal itu bukan tidak
mungkin diakibatkan masyarakat yang
membuang sampah sembarangan, ini
mungkin saja imbas dari banyaknya
bangunan liar yang berdiri disepanjang
bantaran sungai.
Padahal jika melihat PP 38 Tahun
2011 Pasal 57, setiap orang yang akan
melakukan kegiatan pada ruangan
sungai wajib memperoleh (memiliki )
izin. KUHP Pasal 167 Ayat 1, dihukum 9
bulan penjara , Pasal 389 dihukum 2 tahun
8 bulan penjara, dan Pasal 551 dihukum
denda. Namun hal ini tidak diindahkan
oleh para oknum, khususnya pihak
Kementrian PU untuk menindaklanjuti
keluhan masyarakat tani. Khusus
untuk jambu kristal kami berharap
Pemkab Bogor mau mengambil langkah
untuk meningkatkan nilai jual pasca
panen, guna meningkatkan ekonomi
masyarakat tani, ujarnya.(supri)

sambungan

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

Kapolri Lakukan Sejumlah Langkah Situasi Aman dan


Kondusif.................... sambungan dari hal 1.............
tempat relokasi menolak dan meminta relokasi dipindah ke tempat
lain, dengal alasan jumlah pengungsi masyarakat berasal dari 4 Desa,
sementara tempat relokasi 1 Desa. Masyarakat menolak dan mereka
berharap agar relokasi dialihkan ke tempat lain, tegasnya.
Kerusuhan juga terjadi di Tanjung Balai sejak Jumat (29/7/2016)
malam hingga Sabtu (30/7/2016) dini hari, massa melakukan
pengrusakan beberapa tempat ibadah. Kerusuhan di tempat ini
dipicu oleh adanya permintaan seorang warga keturunan berinisial
M yang meminta mengecilkan volume suara mikrofon di Masjid
Almakshum di Jalan Karya.
Kapolri menyatakan, kerusuhan di Tanjung Balai disebabkan
terjadi mis-komunikasi antar tetangga. Ini adalah penduduk lama
di situ, bukan penduduk baru. Cuma mungkin kurang komunikasi.
Ada kata-kata yang kurang pas ketika ada suara pengeras suara dari
masjid, sehingga ada warga keturunan yang berbicara agak keras,
jelasnya.
Langkah Antisipasi
Sebelumnya, Kapolri melalui keterangan tertulis di Jakarta,
pada Sabtu (30/7/2016) menyatakan, telah melakukan sejumlah
langkah, antara lain, Kapolri langsung datang ke lokasi kejadian
dan melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan
pemuka agama di Polda Sumut.
Dalam hal penegakan hukum telah dilakukan dengan menangkap
7 orang. Selain itu Kapolri juga mengintruksikan Kapolda Sumut
untuk sementara waktu tinggal di Tanjungbalai dan memimpin
langsung pengaman di lokasi dengan memperkuat pasukan Brimob
yang dibantu pasukan TNI.
Selain itu, Kapolri juga meminta seluruh lapisan masyarakat
dapat mempertahankan Sumatera Utara sebagai tempat toleransi
umat beragama di Indonesia.
Sementara itu, terkait kerusuhan di Tanjung Balai, Polri
mengamankan 9 orang, dengan rincian 7 orang diduga ditangkap
karena menjarah, dan 2 orang lagi diduga sebagai pelaku kekerasan.
(her, sg, ram)

Jihan Amliyah, Duta Wisata Pandeglang


....................... sambungan dari hal 1........................
ketika dijumpai Laras Post pada acara Pembukaan Karya Bakti
TNI AU di Pendopo Kabupaten Pandeglang belum lama ini.
Disebutkan jihan yang menjadi andalan wisata di Kabupaten
Pandeglang adalah wisata bahari semacam pantai-pantai yang ada
di Labuan. Kabupaten Pandeglang juga sangat in dengan wisata
alam Ujung Kulon yang mana di sana terdapat margasatwa Badak
Cula Satu yang langka, juga disana terdapat Pulau Peucang dan
Pulau Oar, terang Jihan.
Untuk mempromosikan wisata Kabupaten Pandeglang diawali
dengan hal-hal kecil contohnya kita kenalkan wisata Pandeglang
kepada teman-teman di luar Pandeglang baik secara langsung
maupun di Media Sosial. Agar teman-teman di luar sana mengetahui
bahwa wisata Pandeglang memiliki wisata pantai yang mempesona
dan wisata alam yang masih murni semacam Ujung Kulon, sehingga
mereka ingin datang berwisata ke Pandeglang ini,kilah Jihan.
Harapan Jihan bahwa untuk meningkatkan kunjungan wisman
seyogyanya Pemerintah Pusat mupun daerah agar fasilitas wisata
baik infrastruktur jalan maupun bangunan pelengkap wisata segera
diperbaiki dan dibangun sehingga nantinya akses jalan menuju lokasi
wisata menjadi lancar. (sugih,ram)
Beragam Wisata di Kabupaten Pandeglang:

Pantai Carita

Pantai Bama

Pantai Ciputih

Pantai Tanjung Lesung

Curug Gendang

Pemandian Cisolong

Pemandian Cikoromoy

Pemandian Citaman

Taman Nasional Ujung Kulon

Situs Salakanagara di Mandalawangi

(Petilasan Pangeran Angling Darma)

Kramat Syech Asnawi Caringin

Dataran tinggi Pulosari-Hasepan-Gunung Karang

Alun-alun Pandeglang

Kramat Syech Daud Cikaduen

3

Jokowi : Perlu Perubahan Kebijakan Secara Cepat ................ Sambungan dari hal 1.......................
Menurut Presiden Jokowi,
semua negara mengalami kesulitan
ekonomi, tidak ada satu negara pun
yang lolos dari kesulitan tekanan
ekonomi global, termasuk Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi beberapa
negara mengalami penurunan,
ada yang turun 1 persen, hingga
ada yang mendekati minus 7.
Bahkan ada Presiden jatuh karena
ekonominya sudah minus dan ada
pemerintahan yang gagal sehingga
terjadi penjarahan karena ekonomi
sudah minus.
Presiden menegaskan, kesulitankesulitan yang ada dan tekanan
ekonomi seperti itu, juga dialami
Indonesia. Ini adalah sebuah
keadaan yang tidak normal. Oleh
sebab itu, harus kita selesaikan
dengan cara-cara yang tidak biasa.
Tidak mungkin lagi tekanan-tekanan
ekonomi seperti ini dilakukan dengan
cara-cara yang biasa, dengan bekerja

yang normal-normal saja, tidak akan


mungkin kita bisa keluar dari situasisituasi yang sulit itu, tuturnya.
Saat ini, lanjut Presiden,
dibutuhkan kecepatan untuk
memutuskan, sekarang dibutuhkan
perubahan-perubahan kebijakan
yang cepat sehingga di lapangan
kalau ada perubahan-perubahan itu
cepat bisa diantisipasi.
Reshuffle Percepat Penyelesaian
Masalah
Sebelumnya, guna mempercepat
penyelesaian masalah ekonomi
nasional, Presiden Jokowi melakukan
pergantian 12 menteri dan Kepala
Badan Koordinasi Penanaman Modal
(BKPM), pada Rabu (27/7/2016)
siang.
Pada kesempatan itu, Presiden
Jokowi mengatakan, menjelang
2 tahun masa pemerintahannya
menghadapi beberapa tantangan

yang tidak ringan. Kita menghadapi


tantangan demi tantangan yang tidak
ringan, ujarnya saat menyampaikan
pengantar sebelum mengumumkan
reshuffle kabinet kerja jilid II, pada
Rabu (27/7/2016) siang, di Istana
Merdeka, Jakarta.
Presiden Jokowi menegaskan,
saat ini tantangan dan persaingan
terus berubah dan membutuhkan
kecepatan dalam bertindak dan
kecepatan dalam memutuskan.
Kita harus bertindak yang langsung
dirasakan oleh rakyat, yang dinikmati
oleh rakyat dalam jangka pendek,
menengah dan panjang, lanjutnya.
Sebab itu, kata Presiden, dirinya
selalu ingin bekerja maksimal agar
kabinet kerja bisa bekerja lebih
cepat, bisa bekerja lebih efektif
dalam tim yang solid yang saling
mendukung sehingga hasilnya
nyata dan dalam waktu yang
secepat-cepatnya. Berdasarkan

pertimbangan tersbut, hari ini saya


dan wakil presiden memutuskan
untuk mengumumkan perubahan
susunan menteri dan Kepala
BPKPM, ungkap presiden.
Adapun 12 menteri dan
Kepala BKPM itu yakni; 1. Menko
Kemaritiman: Luhut Binsar Panjaitan,
2. Menteri PPN/Ka Bappenas:
Bambang Brodjonegoro, 3. Menteri
ATR / Ka BPN: Sofyan Djalil, 4.
Kepala BKPM: Thomas Trikasih
Lembong, 5. Menko Polhukam:
Wiranto, 6. Menteri Keuangan: Sri
Mulyani Indrawati, 7. Menteri Desa
dan PDTT: Eko Putro Sandjojo, 8.
Menteri Perhubungan: Budi Karya
Sumadi, 9. Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan: Muhadjir Effendy, 10.
Menteri Perdagangan: Enggartiasto
Lukita, 11. Menteri Perindustrian:
Airlangga Hartarto, 12. Menteri ESDM:
Archandra Tahar, 13. Men PANRB:
Asman Abnur. (her, sg, ram)

Menteri ATR BPN Dorong Jajarannya Tingkatkan Kinerja............... Sambungan dari hal 1...............
harus terlebih dahulu melakukan
penataan internal Kementerian
ATR/BPN, diantaranya menetapkan
pejabat sementara kepala wilayah
dan kepala kantor serta pejabat
lainnya menjadi definitif.

Menurutnya, dengan penetapan


pejabat sementara menjadi definitif,
akan medorong peningkatan kinerja
pejabat yang bersangkutan dan
kinerja bawahannya.
Kegiatan pengarahan sekaligus

perkenalan Menteri ATR/BPN


itu, dihadiri oleh 80 terdiri dari
pejabat eselon I, II di lingkungan
Kementerian ATR/BPN dan eselon II
di Lingkungan Kantor Wilayah BPN
Provinsi seluruh Indonesia.

Sofyan Djalil sendiri menjadi


Menteri ATR/Kepala BPN meng
gantikan Ferry Mursydan Baldan, sete
lah Presiden Joko Widodo melakukan
pergantian menteri jilid II, pada Rabu
(27/2016) lalu. (her, sg, ram)

Kementerian ATR/BPN Harus Prioritaskan Reforma Agraria.......... Sambungan dari hal 1...............
masih terkatung-katung.
Disebutkan, ribuan petani
menggarap tanah eks PTPN XII
Desa Penataran seluas 700 hektar,
terdiri dari tanah negara bebas dan
bekas Hak Guna Usaha (HGU) No
8/Penataran yang telah berakhir
pada 31 Desember 2001.
C Herry SL menjelaskan, tanah
garapan petani itu, sesungguhnya
telah disepakati menjadi objek

redistribusi tanah, sehingga tanah


seluas 70 ribu hektar yang digarap
petani, oleh Kepala BPN saat itu,
telah dikeluarkan dari HGU PTPN
XII yang luasnya mencapai 300 ribu
hektar. Saat perpanjangan HGU
PTPN XII luasnya menjadi 230 ribu
hektar karena dikurangi 70 ribu
hektar yang digarap petani untuk
dijadikan objek redistribusi tanah.
Namun rencana redistribusi itu,

hingga kini terkantung-katung,


tegasnya.
Menurut pemantaun Laras Post di
Kabupaten Blitar, konflik pertanahan
antara masyarakat dengan pihak
perusahaan perkebunan relatif sering
terjadi, dalam kurun waktu yang
panjang, seperti diantaranya, Desa
Penataran, Kecamatan Nglegok,
di Desa Gandungan dan Desa
Sumberagung, Kecamatan Gandusari,

Kabupaten Blitar.
Padahal tanah yang digarap
para petani merupakan tanah eks
HGU, contohnya seperti tanah
eks PTPN XII Desa Penataran,
Kecamatan Nglegok yang HGUnya berakhir pada tahun 2001 dan
tanah eks Perkebunan Rotorejo
Kruwuk di Desa Sumbersari, HGU
berakhir sejak 31 Desember 2009
lalu. (her, sg, ram)

Thontowi Segera Tingkatkan Layanan Pertanahan ....................... Sambungan dari hal 1..............
inovasi layanan pengukuran
tanah, dengan memakai aplikasi
monitoring dan pengendalian layanan
permohonan pengukuran bidang
tanah berbasis Google Map dan GPS
Tracking, Aplikasi ini juga sudah
terintegrasi dengan data spasial
bidang tanah atau Geo KKP.
Melalui aplikasi GoMap,
petugas yang sedang melakukan
pengukuran tanah di lapangan,
akan segera mengetahui jika pada
lokasi yang berdekatan ada tanah
yang telah dimohon untuk diukur,
sehingga petugas ukur dapat segera
melakukan pengukuran pada
bidang lain, dengan terlebih dahulu
menginformasikan kepada pemohon
dan meminta ijin kepada Kantor
Pertanahan.
Dengan inovasi GoMap petugas
ukur dapat meningkatkan pelayanan
5 hingga 8 kali layanan pengukuran
dalam sehari. Melalui inovasi Go

Map, informasi berkas pelayanan


pengukuran bidang tanah, juga bisa
cepat diakses oleh masyarakat secara
online.
Aplikasi yang tersedia di GoMap,
meliputi tools petugas loket yang
mencakup entry data dan cek plot,
sistem ekspedisi berkas sesuai
profil yang ada pada Seksi Surat
Permintaan Pembayaran (SPP), tools
surat tugas online petugas ukur,
display nama dan jadwal petugas
ukur, dan display kinerja petugas
ukur serta pelaksana pengukuran.
Sebelumnya seperti diberitakan
Laras Post edisi lalu, Rizkiardi, Analis
Kendali Mutu dibawah Kasubsi
Tematik dan Potensi Tanah Kantor
Pertanahan Kota Adm. Jakarta
Timur mengatakan, layanan mobil
GoMap merupan Inovasi untuk
meningkatkan kualitas layanan
publik serta mengefisienkan waktu
dalam layanan pengukuran bidang

tanah.
Layanan GoMap dapat mengukur
bidang tanah 5 hingga 8 titik lokasi
pengukuran dalam satu hari,
sementara pengukuran dengan
system manual hanya dua hingga
tiga titik lokasi.
Layanan mobil GoMap yang
berbasiskan Google Maps dan GPS
Tarcking ini terintegrasi dengan
aplikasi Geo KKP dan terintregasi
dengan server kantor pertanahan
setempat dalam hal ini Kota Jakarta
Timur. Sehingga ketika petugas
mentracking lokasi akan jauh lebih
akurat daripada menggunakan alat
ukur manual, ujar Rizki.
Informasi pelayanan pengukuran
dapat diperoleh pada layanan Mobil
GoMap antara lain, Informasi berkas
pengukuran, informasi sebaran
bidang tanah yang akan diukur,
informasi sebaran bidang tanah
dalam proses pengukuran, informasi

sebaran bidang tanah yang telah


selesai diukur, Informasi kinerja
petugas dan pelaksana dan Informasi
Surat Tugas Pengukuran kepada
petugas ukur via email.
Semua layanan tentang
pengukuran bisa langsung dilakukan
di lapangan setelah itu pengukur
dapat langsung dicetak, hanya satu
yang tak bisa dilakukan langsung
yaitu validasi atau tandatangan
pejabat terkait karena harus dibawa
ke kantor pertanahan, ujar Rizki
menjelaskan kepada Laras Post di
ruang kerjanya.
Cara kerja Mobil GoMap petugas
hanya cukup mendata pemohon lalu
mentracking menggunakan GPS via
Handphone Android. Selanjutnya
pemohon satu dengan pemohon
berikutnya dipilih dulu lokasi yang
terdekat dan begitu seterusnya
agar memudahkan petugas untuk
menjangkau lokasi. (her)

Keindahan Pantai Tanjung Lesung ..................................................................... Sambungan dari hal 8..............................................................


Jika anda melakukan perjalanan
dengan kendaraan pribadi dari arah
kota Jakarta maka perjalanan ini
bisa ditempuh hanya dengan 3-4
jam perjalanan. Maka sampailah
anda dan keluarga di sebuah
Tanjung dengan keadaan air yang
tenang dan jernih. Dan dinamakan
Tanjung Lesung karena daerah
tanjung dan menjorok kelaut mirip
lesung kata masyarakat sekitar
maka dinamakan Tanjung Lesung.
Keindahan Pantai Tanjung
Lesung Banten
Panorama Tanjung Lesung
walaupun banyak pengujung tetapi
masih sangat alami dan terawat.
Dengan pasirnya yang putih dan

batuan karang yang terjaga dengan


baik dan tidak ada tanda kerusakan
meskipun banyak pengunjung di
tempat wisata Tanjung Lesung. Yang
menarik di tempat wisata Tanjung
Lesung adalah kawasan yang
terletak di daerah bagian utara yang
menghadirkan tebing yang tidak
begitu curam dan membentuk laguna
dengan air tenang dan kedalaman
sampai 5 meter ke dalam laut.
Bermain Banana Boat di Tanjung
Lesung
Jika anda berkunjung ke tempat
wisata Tanjung Lesung maka anda
akan mendapat fasilitas liburan
yang menyenangkan. Karena di sini
anda bisa memanfaatkan fasilitas

wisata seperti bersnorkling, banana


boat, memancing, jetski dan bermain
pasir putih yang sangat nyaman.
Dan jika ingin berjemur maka tepian
pantai dengan pasir putih sangat
cocok untuk anda yang senang
mencoklatkan kulit di pinggir pantai.
Kemudian pada sore hari pengunjung
akan dimanjakan dengan panorama
sunset yang perlahan mengganti
keindahan tempat wisata Tanjuang
Lesung dengan suasana malam hari.
Pihak pemerintah dan
swasta tidak ketinggalan dalam
menambah fasilitas yang ada di
tempat wisata Tanjung Lesung
ini. Berbagai penginapan, hotel
dan resort tersedia di sekitar
tempat wisata Tanjung Lesung.

Tentunya jika anda menginginkan


pelayanan yang istimewa anda
dapat menyewa resort, tentunya
dengan harga yang istimewa. Dan
jika anda ingin meminimalisir
pengeluaran anda dapat menyewa
homestay dengan harga yang
relatif bersaing di tempat ini.
Resort di Tanjung Lesung Banten
Tahukan anda jika Tanjung
Lesung selain sebagai tempat wisata
juga memiliki daerah wisata yang
potensial lainnya seperti.
Pantai Bodur
Merupakan pantai yang
terletak di Tanjung Lesung yang
menghadirkan suasana berenang

dengan suasana pantai. Dengan


keadaan pasir di bawah air laut
yang lembut menjadikan tempat
ini sangat nyaman untuk berenang
dan menikmati sunset pada sore
hari. Tempat wisata Tanjung Lesung
ini bersebalahan dengan Tanjung
Lesung yang membuat tempat ini
juga ramai dikunjungi wisatawan.
Kampung Wisata Tanjung Lesung
Jika anda ingin bersnorkling
maka tempat inilah yang tepat anda
kunjungi di tempat wisata Tanjung
Lesung. Keanekaragaman hayati
bawah laut yang sangat indah, meski
tidak seindah tempat snorkling di
Bali atau Raja Ampat, tapi di tempat
ini menghadirkan suasana yang

tentunya berbeda. Di tempat wisata


Tanjung Lesung ini juga terdapat
sekelompok swadaya masyarakat
yang menjaga kekayaaan hayati di
daerah dasar laut, seperti kegiatan
melestarikan terumbu karang yang
ada di wilayah Tanjung Lesung.
Pulau Liwungan Tanjung Lesung
Tempat wisata Tanjung Lesung
juga sangat memperhatikan
keindahan alamnya. Hal ini
ditunjukkan dengan wisata hutan
mangrove yang sangat terawat dan
terus terjaga agar tidak merusak
ekosistem hutan yang ada di
tempat wisata Tanjung Lesung.
(sugih/ tempatwisataid.com)

Bupati Serahkan 2.800 Serifikat Tanah

foto: sam

Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MH menyerahkan 2.800 sertipikat tanah kepada masyarakat
Purbalingga Jawa Tengah. Penyerahan sertipikat dilaksanakan secara simbolis

Purbalingga, Laras Post Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH,


MH menyerahkan 2.800 sertipikat
tanah kepada masyarakat Purbalingga
Jawa Tengah. Penyerahan sertipikat

dilaksanakan secara simbolis kepada


6 orang perwakilan, dan merupakan
bagian dari program sertifikasi tanah
dari Kantor Pertanahan Kabupaten
Purbalingga sebanyak 5.750 sertipikat.

Data dari Kantor Pertanahan


Purbalingga menyebutkan, 4.500
bidang program Prona, 300 bidang
program petani, 200 bidang program
UKM, redistribusi tanah 250 bidang,
konsolidasi tanah sebesar 200 bidang
dan 50 bidang program darah.
Untuk program Prona meliputi
450 bidang di Desa Darma Kecamatan
Kertanegara, 450 bidang di Desa
Krangean, Desa Kaliori Kecamatan
Karanganyar 550 bidang, Desa
Pengempon Kecamatan Kejobong 500
bidang. Desa Selakambang Kecamatan
Kaligondang 500 bidang, Desa Wanogara
Wetan 550 bidang dan DesaTidu
Kecamatan Bukateja 300 bidang.
Sertipikat tanah petani 300 bidang
di Desa Losari dan 200 bidang di Desa
Sumampir. Sertifikat UKM di Desajar
100 bidang, Kaligondang 50 bidang dan

Kembaran Wetan 50 bidang. Redistribusi


tanah di Desapanusupan sebayak 25o
bidang. Konsolidasi Tanah 200 bidang
di Desa Makam, serta Inventarisasi
penguasaan, pemilikan, penggunaan
tanah dan pemanfaatan tanah sebnayak
2500 bidang di desa Penggandekan
Kecamatan Kemangkon.
Bupati Prbalingga, Tasdi mengatakan,
dengan dibagikannya 2.800 sertifikat
ke masyarakat diharapkan dapat
dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh
masyarakat. Yakni bisa digunakan untuk
hal-hal yang produktif dan bisa untuk
menyekolahkan anak ke jenjang yang lebih
tinggi. Utang boleh, namun digunakan
untuk usaha produktif, sehingga bisa
meningkatkan pendapatan yang lebih
baik, kata Bupati saat menyerhakan
Sertipikat tanah, pada Selasa (27/7/2016)
di Pendopo Dipokusumo.

Pemberian sertipikat secara masal


sebanyak 2.800 dan diserahkan di
pendopo Kabupaten, menurut Bupati
merupakan sejarah baru di Jawa Tengah.
Hal ini dilakukan selain memberikan
bebungah kepada mayarakat berupa
sertipikat juga sebagai ajang silaturahmi.
Dengan berkumpulnya di pendopo
akan menambah kekompakan dan
kerukunan masyarakat, kata Tasdi.
Bupati juga memberikan apresiasi
terhadap kinerja Kantor Pertanahan
Purbalingga, berkat kerja kerasnya semua
program pertanahan di Purbalingga bisa
diselesiakan sesuai waktunya.
Sedangkan penyerahan sertifikat
secara masal bagi Kepala Kantor
Pertanahan Purbalingga, Khamdan
Ambari menjadi kenangan yang tak
akan terlupakan. Karena di masa purna
tugasnya pada 1 Agustus mendatang telah

melaksanakan tugasnya secara baik.


Penyerahan 2.800 sertifikat menjadi
sangu pensiun, kata Ambari
Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah,
Lukman Hakim mengatakan, di Jawa
Tengah baru ada 56 persen tanah yang
bersertifikat. Pada tahun 2016 Program
sertifikasi tanah di Jawa Tengah
mempunyai kuota 99 ribu sedangkan
untuk tahun 2017 naik menjadi 320
ribu. Dengan adanya sertipikat
diharapkan dapat meninimalisir
konflik baik konflik antar masyarakat
maupun konflik antar masyarakat
dengan lembaga, katanya
Konflik pertanahan sering terjadi
bisa antar masyarakat, mayarakat
dengan pemerintah dan pemerintah
dengan pemerintah. Jika terjadi konflik
Lukman berharap harus dicariwin-win
solution.(Sam)


2

Wisata & Budaya

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

Bertajuk 17/71: Goresan Juang Kemerdekaan

Pameran Koleksi Lukisan Istana Kepresidenan,


Awali Peringatan HUT RI ke-71
Jakarta, Laras Post - Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT)
Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, Istana Kepresidenan Republik
Indonesia menggelar pameran sejumlah koleksi lukisan dan fotofoto kepresidenan. Pameran yang bertajuk 17/71: Goresan Juang
Kemerdekaan tersebut diagendakan untuk dibuka mulai tanggal 1 hingga
30 Agustus 2016 di Galeri Nasional, Jakarta.

Pemkab Blitar Mengerahkan 100 Lebih Seniman


Pada Jatim Specta Night Carnival
Blitar, Laras Post - Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya untuk
menarik wisatawan baik domestik maupun asing agar datang ke Kabupaten
Blitar, termasuk dengan melakukan beberapa event tingkat nasional maupun
regional.
Kepala Seksi Data dan Promosi Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan
dan Pariwisata Kabupaten Blitar Agus Setiawan mengatakan, agar potensi
pengunjung terhadap beberapa destinasi wisata di Kabupaten Blitar meningkat,
Pemerintah Kabupaten Blitar terus melakukan berbagai upaya promosi, baik
melalui media massa maupun berbagai jalur lain seperti menggelar beberapa
event di salah satu lokasi wisata yang ada di Kabupaten Blitar.
Agus menjelaskan, keberadaan event nasional maupun regional seperti
Jatim Specta Night Carnival yang akan dilaksanakan, pada 30 Juli 2016
dipercaya akan memancing para wisatwan untuk berkunjung ke Blitar
sebab acara maha megah itu akan dihadiri oleh Delegasi dari 38 Kabupaten
atau Kota se Jawa timur.
Agus menambahkan, cara promosi dengan metode event ini lebih efektif
untuk memancing para wisatawan ketimbang hanya melalui media sosial.
Pemkab Blitar mengerahkan 100 lebih seniman dalam Jatim Specta Night
Carnival
Ketua Panitia Jatim Specta Night Carnival Suwandito mengatakan,
dalam pagelaran Jatim Specta Night Carnival 2016 di Kabupaten Blitar pada
Sabtu (30/7/2016) malam, diikuti oleh 28 Kabupaten/kota yang ada di Jawa
Timur.
Kontingen Kabupaten Blitar akan melibatkan lebih dari 100 seniman yang
terdiri dari seniman senior, budayawan sampai dengan beberapa pelajar di
Kabupaten Blitar.
Menurut Suwandito, karena mengangkat tema atau konsep sejarah
nusantara, maka peran para seniman dan budayawan sangat diperlukan.
Suwandito mengaku, jika dibandingkan dengan 28 Kabupaten/Kota lain
yang mengikuti Jatim Specta Night Carnival Kabupaten Blitar menjadi daerah
dengan kontingen terbesar karena selain menjadi tuan rumah Kabupaten
Blitar juga memiliki nilai sejarah yang tinggi yang akan digambarkan atau
ditampilkan dalam Jatim Specta Night Carnival.
Suwandito menambahkan, Jatim Specta Night Carnival 2016 merupakan
gelaran kesenian malam hari yang digelar pada Sabtu (30/7/2016) malam,
start dari lapangan Satreyan Kanigoro Kabupaten Blitar dan finish di Kantor
Bupati Kecamatan Kanigoro.(sp)

Pameran koleksi lukisan Istana


Kepresidenan yang terselenggara atas
kerja sama Kementerian Sekretariat
Negara, Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan, Badan Ekonomi
Kreatif, dan Mandiri Art tersebut
merupakan pameran yang pertama
kalinya diselenggarakan sejak Indonesia
merdeka. Gelaran tersebut dimaksudkan
sebagai bentuk penghargaan kepada
karya-karya besar yang dimiliki
Indonesia.
Kami ingin memamerkan koleksi
Istana kita untuk dinikmati oleh
masyarakat, ujar Menteri Sekretaris
Negara Pratikno dalam keterangan pers
pada 25 Juli 2016 di Gedung Utama
Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.
Ia menjelaskan, pameran ini
adalah pameran yang pertama kali,
lukisan-lukisan di Istana dibawa keluar
dan kemudian dipamerkan. Jadi,
ini merupakan bentuk penghargaan
kepada karya-karya besar kita untuk
diketahui, ditelaah, dianalisis, dipelajari,
dan menginspirasi bangsa kita secara
keseluruhan, terangnya.
Pratikno menambahkan, dari sekitar
15.000 lebih koleksi lukisan yang ada di
Istana Kepresidenan, dipilih 28 lukisan
fenomenal dari 21 pelukis ternama.
Lukisan-lukisan tersebut didatangkan
khusus dari Istana Negara, Istana

Merdeka, Istana Bogor, Istana Cipanas,


dan Istana Yogyakarta.
Selain memamerkan koleksi lukisan,
acara tersebut juga akan memamerkan
100 foto-foto kepresidenan dan juga
sejumlah buku mengenai koleksi lukisan
Istana Kepresidenan.
Ini akan menjadi acara rutin ke
depan. Kita harapkan juga ini sebagai
sebuah awalan bahwa kita juga ingin
mempunyai museum yang bisa
menayangkan karya-karya yang sangat
berharga ini agar bisa dinikmati oleh
masyarakat, tambahnya.
Hadir dalam keterangan pers
tersebut Menteri Sekretaris Negara
Pratikno, Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan (saat itu) Anies Baswedan,
Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan
Munaf, dan Wakil Direktur Utama Bank
Mandiri yang juga mewakili Mandiri
Art Sulaiman A. Arianto.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo
menyambut baik penyelenggaraan
pameran ini. Menurutnya, pameran
ini merupakan salah satu wujud
pertanggungjawaban Istana Kepresidenan
yang mendapat amanah untuk merawat
koleksi-koleksi terbaik itu. Saya ingin
lukisan-lukisan ini akan tetap abadi dan
terus menerus bisa disajikan di hadapan
publik seluruh dunia, ujar Presiden.
(Her, Sg, Ram)

Pandeglang, Laras Post - Bagi masyarakat Jawa Barat dan


Banten, tempat wisata Tanjung Lesung tentunya sudah tidak asing
lagi. Banyak tempat wisata pantai yang indah dan dengan pasir
putihnya yang menawan. Lokasinya berada di pemerintahan
Pandeglang dengan luas wilayah 150 hektar. Menjadi primadona
tempat wisata Tanjung Lesung yang selalu ramai dan masih
banyak pantai-pantai yang asri dan natural di Tanjung Lesung.

Berita Bersambung hal 7....

Bogor, Laras Post - Wilayah Bogor


Barat memiliki potensi alam yang masih
asri, dengan view pegunungan Gunung
Salak dan udara yang sepanjang hari
sejuk, serta air sungai yang masih
banyak kandungan mineralnya.
Dipilihnya Wisata Bogor Barat
sebagai lokasi wisata alternatif --adalah
sebagai upaya pemerataan ekonomi -dengan terbukanya lapangan pekerjaan
terutama untuk masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata
(Disbudpar) Kabupaten Bogor, Drs.
Rahmat Surjana, M.Si, mengatakan,
wilayah Bogor Barat memiliki

pemandangan yang indah. Jika nanti


sudah dikenal luas, pastinya masyarakat
sekitar merasakan dampak positif secara
ekonomi. Kemungkinan akan banyak
para investor yang minat berinvestasi di
kawasan wisata Bogor Barat, ujarnya.
Kawasan wisata Bogor Barat sebagian
besar berada di bawah naungan pengelola
Taman Nasional Halimun Salak. Sehingga
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Kabupaten Bogor akan bersegera
menyelesaikan beberapa persoalan yang
selama ini jadi pekerjaan rumah yang
tertunda -- termasuk untuk mendapatkan
kesepakatan bersama Taman Nasional

Peringati Hari Jadi PPSU Beri Santunan Anak Yatim

Foto bersama Panitia dan anak yatim usai penyerahan santunan secara simbolis dari
lingkungan Rw 01 - Rw 05, Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jaktim.

Jakarta, Laras Post - Petugas


Penanganan Prasarana dan Sarana
Umum (PPSU) Kelurahan Bambu
Apus Kecamatan Cipayung,
Kota Administrasi Jakarta Timur,
dalam rangka peringatan 1 tahun
terbentuknya PPSU, menggelar
acara santunan kepada anak yatim,
pada Minggu (31/7/2016) di
Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan
Cipayung.
Ketua panitia santunan

Salah satu lukisan karya Basoeki Abdullah.

Adapun daftar koleksi lukisan Istana Kepresidenan yang akan ditampilkan adalah sebagai berikut:
1. Affandi, Laskar Rakyat Mengatur Siasat,
1946
2. Affandi, Potret H.O.S. Tjokroaminoto,
1946
3. Basoeki Abdullah, Pangeran Diponegoro
Memimpin Perang, 1949
4. Dullah, Persiapan Gerilya, 1949
5. Harijadi Sumadidjaja, Awan Berarak Jalan
Bersimpang, 1955
6. Harijadi Sumadidjaja, Biografi II di
Malioboro, 1949
7. Henk Ngantung, Memanah, 1943
(reproduksi orisinal oleh Haris Purnomo)
8. Kartono Yudhokusumo, Pertempuran di
Pengok, 1949
9. Raden Saleh, Penangkapan Pangeran
Diponegoro, 1857
10. S.Sudjojono, Di Depan Kelambu Terbuka,
1939
11. S. Sudjojono, Kawan-kawan Revolusi,
1947.
12. S. Sudjojono, Markas Laskar di Bekas
Gudang Beras Tjikampek, 1964
13. S. Sudjojono, Mengungsi, 1950

dalam sambutannya saat kegiatan


penyerahan santunan, pada Minggu
(31/7/2016) di Kelurahan Bambu
Apus, Kecamatan Cipayung.
Ia menyebutkan, kegiatan ini
terlaksana berkat dukungan seluruh
PPSU Kelurahan Bambu Apus, yang
rela menyisihkan gajinya untuk
disumbangkan kepada anak yatim
yang berada di RW 01 hingga RW
05 di wilayah Kelurahan Bambu
Apus.
Onin menjelaskan, PPSU
Kelurahan Bambu Apus berjumlah

70 orang, setiap orang menyumbang


sebesar Rp.150 ribu, yang diserahkan
kepada anak yatim sebanyak 70
orang.
Menurutnya, pemberian santu
nan ini, awalnya diprakarsai Ajun
salah satu PPSU Kelurahan Bambu,
kemudian ide Ajun mendapat
tanggapan positif dari rekan-rekan
sesama PPSU.
Lebih lanjut Onin mengung
kapkan, selain kegiatan sosial
PPSU Kecamatan Bambu Apus
tidak hanya dalam bentuk

Halimun Salak serta instansi terkait agar


dikaji wilayah mana yang boleh dibangun
untuk kepentingan daya tarik wisata.
Sementara itu, General Manager
Highland Park Resort Bogor, I Made
Candra, mengaku kagum dengan
langkah-langkah pariwisata di Kabupaten
Bogor. Hanya pariwisatalah yang bisa
tumbuh subur di sini, karena di daerah
ini pemandangan asri. Mencari SDM
juga tidak susah dari lingkungan sekitar.
Sekitar 50 persen karyawan di Highland

memberikan sambutan

Mengucapkan

Selamat Atas Dilantiknya

Sofyan Djalil

Pol PP, Budiono (ke2 dari kanan).

Kantor Pertanahan Kota Adm. Jakarta Barat

Mengucapkan

Selamat Atas Dilantiknya

Sofyan Djalil

Park Resort ini adalah masyarakat sekitar,


ungkap Made Chandra.
Highland Park Resort Bogor
merupakan penginapan resort terbaik di
Bogor Barat yang menawarkan konsep
ala Mongolia dan Apache di tengah
kungkungan pemandangan alam raya
Gunung Salak.
Tampak Dalam kegiatan ini Para
Insan Jurnalis dan Blogger sangat
antusias untuk mengenal Wisata
Dikabupaten Bogor. (Adv/Vid)

Lokasi Objek Wisata Curug Cigamea.

santunan kepada anak yatim,


tapi juga kepada sesama PPSU.
Bahkan anak-anak PPSU juga rela
mengumpulkan dana buat kas,
masing-masing sebesar 25 ribu
rupiah setiap bulan, ungkapnya.
Dana kas itu, lanjut Onin,
kegunaannya untuk membantu
teman-teman PPSU, apabila ada yang
sakit atau mendapat musibah.
Sementara itu, Sekretaris
Kelurahan (Sekel) Bambu Apus,
Suroso, SE mengatakan, mendukung
kegiatan yang dilakukan PPSU.

anak yatim, Onin Sunarya


mengungkapkan, kegiatan ini
merupakan wujud kepedulian
sosial PPSU Kelurahan Bambu
Apus, Kecamatan Cipayung kepada
masyarakat, khususnya anak yatim
piatu.
Ini bentuk kepedulian
sosial PPSU kepada masyarakat
lingkungan. Saya bersyukur dan
bangga atas kepedulian sosial
Katua Panitia, Onin ketika memberikan sambutan, nampak hadir
rekan-rekan PPSU, ujar Onin, Sekel Bambu Apus, Suroso ketika Bimaspol Bambu Apus Aiptu Ponija (ke3 dari kanan) dan Kasatgas

Kantor Pertanahan Kota Adm. Jakarta Timur

14. S. Sudjojono. Sekko (Perintis Gerilya), 1949


15. Sudjono Abdullah, Diponegoro, 1947
16. Trubus Sudarsono, Potret R.A. Kartini,
1946/7
17. Gambiranom Suhardi, Potret Jenderal
Sudirman, 1956
18. Soerono, Ketoprak, 1950
19. Ir. Sukarno, Rini, 1958
20. Lee Man-Fong, Margasatwa dan Puspita
Nusantara, 1961
21. Rudolf Bonnet, Penari-penari Bali sedang
Berhias, 1954
22. Hendra Gunawan, Kerokan, 1955
23. Diego Rivera, Gadis Melayu dengan
Bunga, 1955
24. Miguel Covarrubias, Empat Gadis Bali
dengan Sajen, sekitar 1933-1936
25. Walter Spies, Kehidupan di Borobudur di
Abad ke-9, 1930
26. Ida Bagus Made Nadera, Fadjar Menjinsing,
1949
27. Srihadi Soedarsono, Tara, 1977
28. Mahjuddin, Pantai Karang Bolong, tahun
tak terlacak (sekitar 1950an).

Disbudpar Kabupaten Bogor Ajak Jurnalis & Blogger Kenali Wisata di Daerah Bogor Barat

Tempat Wisata Pemandian Air panas gunung Salak & Objek Wisata Curug Cigamea di Hari
Pertama kunjungan.

Keindahan Pantai Tanjung Lesung

foto: ist

Saya bangga dengan kepedulian


sosial yang telah ditunjukan oleh
PPSU Keluarahan Bambu Apus,
yang patut dicontoh oleh unsur
masyarakat lainnya, ujar Suroso.
Acara juga diisi oleh siraman
rohani yang disampaikan oleh
Ust Asimun Masud. Hadir dalam
kesempatan ini, mantan Sekel Bambu
Apus, Dedi Sudarno, Binmaspol
Kelurahan Bambu Apus, Ponija,
Kasatgas Pol PP, Budiono, Ketua RW
01 hingga 05 dan tokoh masyarakat
setempat. (damit)

Sekel (lama) Bambu Apus, Drs. Dedy Sudarno saat memberikan Ustadz Hasimun Masud
ketika memrikan
sambutan.
tausiah.

Kantor Pertanahan Kota Depok

Mengucapkan

Selamat Atas Dilantiknya

Sofyan Djalil

Sebagai Menteri ATR/Kepala BPN


Dilantik Oleh Presiden Jokowi di Istana Negara,
Rabu 27 Juli 2016
Sisa Masa Jabatan 2014 - 2019

Sebagai Menteri ATR/Kepala BPN


Dilantik Oleh Presiden Jokowi di Istana Negara,
Rabu 27 Juli 2016
Sisa Masa Jabatan 2014 - 2019

Sebagai Menteri ATR/Kepala BPN


Dilantik Oleh Presiden Jokowi di Istana Negara,
Rabu 27 Juli 2016
Sisa Masa Jabatan 2014 - 2019

Thontowi, SH, MSi


Kepala Kantor

Drs. Sumanto, S.H. M.Si


Kepala Kantor

Drs. Almaini, SH, MH


Kepala Kantor

Pertanahan

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

3

Program Reforma Agraria Mengendur

foto : ist

Penyelenggaraan Penataan Ruang dan Pertanahan yang diselenggarakan oleh


SKPD Dekonsentrasi Dinas Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan,

Tata Ruang Dan Pertanahan


Tak Dapat Dipisahkan
Palembang, Laras Post Tata ruang dan pertanahan pada
dasarnya tidak bisa dipisahkan. Demikian disampaikan Direktur
Jenderal Tata Ruang, Dr. Ir. Budi Situmorang, MURP, saat Sosialisasi
Integrasi Penyelenggaraan Penataan Ruang dan Pertanahan yang
diselenggarakan oleh SKPD Dekonsentrasi Dinas Cipta Karya
Provinsi Sumatera Selatan, pada (18/07/2016) di Palembang.
Ia mengatakan, integrasi peta harus dilaksanakan dalam informasi
kepemilikan tanah, oleh karena itu harus diketahui status tanahnya
dalam mengatur peruntukan lahan.
Selain itu, kata Budi, integrasi antara tata ruang dengan agraria
sangat penting untuk tertib tata ruang sehingga tidak terjadi
konflik antara hak lahan (property right) dengan fungsi tata ruang
(development right).
Disebutkan, pada Tahun 2017, 2018, 2019 diharapkan masingmasing Kabupaten/Kota mempunyai Rencana Detil Tata Ruang
(RDTR). Penyusunan RDTR dari awal proses harus melibatkan Kantor
Wilayah BPN dan Kantor Pertanahan BPN untuk memonitoring dan
mengawasi, terang Budi.
Budi menjelaskan, adanya himbauan kepada kepala daerah dalam
penyusunan RDTR untuk melihat hak atas tanahnya. Tata ruang
harus ditandatangani oleh Kepala Kanwil dan Kepala Kantah sebagai
bukti tata ruang tersebut sudah memiliki informasi pertanahan yang
sah, supaya penggunaan ruang dalam sektor tidak ada yang saling
tumpang-tindih. Untuk penyusunan Rencana Tata Ruang bisa
mendapatkan informasi pertanahan dengan biaya 0 rupiah, tegas
Budi.
Narasumber dalam acara sosialisasi ini dari Kepala Kanwil Agraria
dan Tata Ruang/BPN Provinsi Sumatera Selatan dan Kepala Pusat
Badan Informasi Geospasial (BIG).
Dengan adanya kegiatan Integrasi Tata Ruang dan Pertanahan
diharapkan dapat meningkatkan koordinasi di dalam pemberian hak
atas tanah dan penerbitan izin pemanfaatan sumber daya agraria yang
mengacu pada rencana tata ruang. (her)

Jakarta, Laras Post


Pelaksanaan Reforma
Agraria yang menjadi
program nasional,
belum sesuai dengan
yang diharapkan,
bahkan program
yang bertujuan untuk
mengurangi konflik
pertanahan itu, justru
semakin mengendur.

Sekretaris Jenderal Konsorsium


Pembaruan Agraria (KPA) Iwan Nurdin
mengatakan, program Reforma Agraria
kurang efektif hal ini dapat dilihat
dari minimnya implementasi maupun
pembahasan, sehingga Reforma Agraria
seperti menguap.
Padahal pelaksanaan reforma
agraria merupakan upaya meningkatkan
kesejahteraan ekonomi masyarakat
dan untuk mengurangi konflik akibat
permasalahn lahan, ujarnya saat
diskusi Membongkar Ketimpangan,
Membagi Kesejahteraan, Reforma
Agraria di Era Jokowi-JK, pada Selasa
(26/7/2016) di Gedung Dewan Pers.
Ia juga mengungkapkan, saat ini terjadi
ketimpangan dari total 26,14 juta rumah
tangga petani, sebanyak 56,12 persennya
adalah petani gurem. Sementara itu, 10
korporasi besar menguasai ratusan hingga
ribuan hektar tanah.
Lebih lanjut Nurdin mengungkap
kan, pada awal pemerintahan Joko
Widodo Jusuf Kalla, Presiden Jokowi
mencanangkan distribusi lahan 9 juta
hektar. Hal ini sempat dibahas dalam
rapat kabinet dengan keputusan bahwa

Nampak terlihat
sejumlah
mahasiswa
menuntut agar
pemerintah
melaksanakan
Reformasi Agraia
Sejati.

foto : ilustrasi

tanah yang didistribusikan antara lain,


hutan produksi yang dapat dikonversi.
Lahan ini kemudian akan dialokasikan
menjadi perkebunan tebu, sawit dan
kedelai.
Kemudian dilakukan penandata
nganan kesepakatan antara Kementerian
Agraria dan Tata Ruang atau Badan
Pertanahan Nasional (ATR/BPN),
Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (LHK), dan Kementerian
Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal,
dan Transmigrasi (DPDTT) terkait
redistribusi tanah untuk ketahanan
pangan dan program transmigrasi, pada
April 2015.
Kesepakatan ini kemudian ditindaklanjuti dengan diterbitkannya Peraturan
Bersama 4 Menteri untuk penyelesaian
tanah di kehutanan. Kemudian
Kementerian ATR/BPN menyiapkan
draf Peraturan Presiden (Perpres)
tentang Reforma Agraria.
Namun, kata Nurdin, Peraturan
Presiden tentang Reforma Agraria tidak
kunjung diterbitkan dan rencana yang

telah disepakati 4 kementerian itu tidak


dapat diimplementasikan.
Bentuk Badan Khusus
Sementara itu, Tenaga Ahli
Utama Kantor Staf Presiden, Usep
Setiawan mengatakan, pemerintah
akan membentuk badan khusus untuk
melaksanakan Reforma Agraria.
Menurutnya, untuk melaksanakan
program Reforma Agraria perlu dibentuk
badan khusus. Misalnya Badan Otorita
Reforma Agraria (BORA).
Badan ini bertugas mengoordi
nasikan dan memiliki kewenangan
yang luas dan besar untuk implementasi
reforma, kata Usep saat diskusi
Membongkar Ketimpangan, Membagi
Kesejahteraan, Reforma Agraria di Era
Jokowi-JK, pada Selasa (26/7/2016) di
Gedung Dewan Pers, Jakarta.
Usep menegaskan, dengan
dibentuknya BORA, maka Reforma
Agraria punya lembaga khusus yang
dipimpin langsung oleh Presiden.
Pertanggungjawabannya juga langung
kepada Presiden, terangnya.

Namun menurutnya, untuk pemben


tukan BORA, perlu mempertimbangkan
beberapa hal, salah satunya adalah
dengan mengupayakan adanya proyek
percontohan Reforma Agraria di sejumlah
kabupaten atau provinsi.
Usep menjelaskan, proyek percontohan
Reforma Agraria dimulai sejak Juni sampai
Desember 2016, yang bertujuan untuk
menunjukkan contoh-contoh berhasil dari
agenda Reforma Agraria.
BORA juga nantinya tidak hanya
berada di tingkat pusat, tetapi berada
hingga provinsi dan kabupaten/kota.
Di tingkat pusat ada Kementerian ATR/
BPN, Kementerian Lingkungan Hidup
dan Kehutanan (LHK), Kementerian
Pertanian, dan Kementerian Desa,
Pembangunan Daerah Tertinggal, dan
Transmigrasi.
Reforma Agraria, lanjut Usep,
merupakan upaya untuk memperluas dan
memperkuat akses masyarakat tehadap
tanah, supaya tingkat produktivitas
petani tumbuh dan kesejahteraan
masyarakat meningkat. (her)

Restorasi Gambut Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat


Riau, Laras Post - Program
restorasi gambut yang dilakukan
Badan Restorasi Gambut (BRG) salah
satunya bertujuan meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
Kepala BRG Nasir Foead
mengungkapkan, upaya peningkatan
kesejahteraan masyarakat itu, dengan
memberikan pilihan kepada masyarakat
mengelola lahan gambut, yakni berupa
mix farming-budidaya kopi, budidaya
karet dan budidaya madu.
Mix farming tersebut bertujuan
agar masyarakat tidak menggantungkan
kehidupannya pada satu komoditas,
ujar Nasir menyampaikan penjelasan
dihadapan Kepala Staf Kepresidenan

Kantor BPN Wilayah Prov. Jawa Barat


Mengucapkan

Selamat Atas Dilantiknya

Teten Masduki saat meninjau lokasi


percontohan, pada Jumat (22/7/2016)
di desa Kuwalian, Kelurahan Kampung
Rembak, Kabupaten Siak.
Nasir juga mengungkapkan, rencana
bantuan pemasaran atas budidaya yang
dilakukan oleh masyarakat sehingga
produksi dapat terserap oleh pasar yang
tepat.
Menurutnya, rencana tersebut juga
mendapatkan dukungan dari Bupati
Siak, Syamsuar.
Sementera itu, Teten Masduki
mengatakan, agar upaya tersebut diberikan
teknik pengembangan produk dan promosi
yang tepat seperti memuat cerita di balik
produkproduk yang dihasilkan petani.

Cerita dibalik produk akan memberikan


nilai jual yang dapat mempengaruhi
sekaligus memperkuat dukungan konsumen
dengan tetap branding menggunakan nama
petani Siak, ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Siak
menyampaikan dukungan kepada
Petani yang mengembangkan beragam
komoditas sehingga tidak menjadi
perkebunan monokultur yang memiliki
kerentanan terhadap kondisi kawasan
gambut di Kabupaten Siak.
Lokasi percontohan juga menjadi
titik awal untuk Kabupaten Siak dalam
percobaan sekat kanal yang masih
dikembangkan oleh Badan Restorasi
Gambut. (her)

Kepala BRG Nasir Foead

foto : Ist

Kantor BPN Wilayah Prov. Jawa Tengah


Mengucapkan

Selamat Atas Dilantiknya

Sofyan Djalil

Sofyan Djalil

Sebagai Menteri ATR/Kepala BPN


Dilantik Oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu 27 Juli 2016
Sisa Masa Jabatan 2014 - 2019

Sebagai Menteri ATR/Kepala BPN


Dilantik Oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu 27 Juli 2016
Sisa Masa Jabatan 2014 - 2019

Drs. Syafriman, SH, MHum


Kakanwil BPN Jabar

Kantor BPN Wilayah Prov. DKI Jakarta


Mengucapkan

Selamat Atas Dilantiknya

Sofyan Djalil
Sebagai Menteri ATR/Kepala BPN
Dilantik Oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu 27 Juli 2016
Sisa Masa Jabatan 2014 - 2019

M. Najib Taufieq
Kepala Kantor BPN Wilayah Prov. DKI Jakarta

Drs. Lukman Hakim, SH


Plt. Kepala Kantor

Kantor BPN Wilayah Prov. Nusa Tenggara Barat


Mengucapkan

Selamat Atas Dilantiknya

Sofyan Djalil

Sebagai Menteri ATR/Kepala BPN


Dilantik Oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu 27 Juli 2016
Sisa Masa Jabatan 2014 - 2019

Budi Suryanto, SH, CN, MSi

Kakanwil BPN NTB

Regional

10

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

Legislatif Setujui APBD


Kab Blitar Tahun Anggaran 2015
Foto:agus p

Suasana pembinaan dan pelestarian seni budaya di Kabupaten Purbalingga,

Pembinaan Dan Pelestarian Seni


Budaya Akan Ditingkatkan
Purbalingga, Laras Post Dalam rangka pembinaan dan
pelestarian seni budaya di Kabupaten Purbalingga, tahun ini
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengadakan program guna
mendukung lestarinya seni budaya. Salah satu bentuk dukungan
tersebut adalah, tahun 2016 Pemkab Purbalingga yaitu dengan
pengadaan gamelan, pagelaran pentas seni wayang kulit serta
mengirim peserta parade tari nusantara mewakili Provinsi Jawa
Tengah (Jateng) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.
Pengadaan perangkat gamelan akan diberikan kepada tiga
kecamatan yang berprestasi dalam pembinaan dan pelestari
budaya, selain itu, pagelaran wayang dengan dalang lokal
maupun regional dengan tajuk Silaturahmi Rakyat Inyong Kangen
Rika juga akan di gelar di berbagai wilayah kecamatan. Dan tanggal
19-20 Agustus mendatang, Purbalingga menjadi wakil Jateng di
TMII menjadi peserta Parade Tari Nusantara yang merupakan
ajang Festival Tari Tradisional Tingkat Nasional yang diikuti
perwakilan seluruh Indonesia, jelas Bupati Purbalingga Tasdi saat
menyampaikan sambutan pada acara Pentas Kesenian Uyon-Uyon
di Pendapa Dipokusumo Selasa malam (26/7/2016).
Menurut Bupati, hal tersebut tidak lepas peran dari semua
pihak, dalam melestarikan seni budaya, salah satunya pentas
kesenian uyon-uyon yang diselenggarakan setiap bulan oleh
Pemkab Purbalingga. Kegiatan yang menampilkan kesenian
tradisional berupa karawaitan dan tari tradisional tersebut
sejalan dalam visi Pemkab Purbalingga, yaitu ingin mewujudkan
masyarakat Purbalingga yang semakin sejahtera tidak hanya
dibidang fisik dan ekonomi saja. Akan tetapi, dibidang non fisik,
khususnya dimensi mental spiritual, keagamaan dan budaya,
agar masyarakat Purbalingga benar-benar sejahtera lahir serta
batinnya, tuturnya.
Sedangkan dalam seni karawitan yang dikatakan oleh para
ahli, kata bupati, terutama alat musik gamelan mengandung satu
kesatuan instrumen musik tradisional yang dibunyikan bersamasama dalam satu harmoni yang selaras. Sehingga menghasilkan
suara indah dan enak didengar. Dalam alat musik gamelan
terkandung beberapa nilai, diantaranya, ada nilai estetika, nilai
budaya, spiritualitas dan nilai demokrasi serta nilai sosial, tutur
bupati. (Agus.P)

Foto:agus p
penerimaan akta nikah dari KUA Kecamatan Karangmoncol kepada 102 pasangan
menikah di wilayah Kec. Karangmoncol

102 Pasangan Menikah


Mendapatkan Isbat Nikah

Purbalingga, Laras Post Pelayanan terpadu isbat nikah,


penerimaan akta nikah dari Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Karangmoncol dan juga dokumen kependudukan
dari Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Kandukcapil)
Purbalingga diberikan kepada 102 pasangan menikah di
wilayah Kec. Karangmoncol pada Kamis siang (28/07/2016).
Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Tunjungmuli Kec. Karangmoncol
di hadiri Bupati Purbalingga Tasdi didampingi unsur Forkompimda,
pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga,
Kepala Dinas, Kantor, Badan dan juga instansi vertikal di Kabupaten
Purbalingga. Hadir juga tamu undangan dari Senior Advisor Australia
Indonesia Partnership of Justice DR. Wahyu Widiana, Perwakilan
dari Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Jawa Tengah, Kepala Biro
Perencanaan Mahkamah Agung Indonesia dan juga Ketua Pengadilan
Agama Kabupaten Cilacap, Banyumas dan Banjarnegara.
Dalam laporannya Ketua Pengadilan Agama Kabupaten
PurbalinggaHasanuddinmenyampaikan bahwa kegiatan ini adalah
yang ke 2 di Kabupaten Purbalingga atas kerjasama Pengadilan
Agama Purbalingga, Kementerian Agama Purbalingga dan juga
Dindukcapil Purbalingga. Maksud kegiatan ini, lanjut Hasanuddin
adalah pelayanan bagi pasangan suami istri yang sudah menikah
secara sah, sesuai persyaratan, tidak melanggar peraturan
perundang-undangan tetapi belum memiliki akta nikah.
Tahun ini kami laksanakan 2 kali, untuk tahun depan akan
kami tuntaskan sehingga tidak ada lagi pasangan suami istri atau
pasangan menikah yang belum mempunyai akta nikah kata
Hasanuddin.
Bupati Tasdi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi
kepada Pengadilan Agama Purbalingga dan seluruh pihak yang telah
mendukung suksesnya pelayanan terpada isbat nikah. Menurutnya,
kegiatan ini adalah salah satu bentuk sinergitas yang sangat baik
antara Pemkab Purbalingga dan instansi vertikal yang ada di Kab.
Purbalingga.
Kegiatan ini membuktikan kerjasama yang baik, adanya
simbiosis mutualisme antara instansi vertikal dengan Pemerintah
Daerah Kab. Purbalingga dalam rangka melayani masyarakat
Purbalingga, kata Bupati Tasdi.
Terinci 102 pasangan tersebut adalah 53 pasangan dari Desa
Tunjungmuli, 8 pasangan dari Desa Rajawana, 37 pasangan dari
Desa Sirau, 1 pasangan dari Desa Baleraksa, dan 3 pasangan
dari Desa Kramat. Tercatat pasangan tertua adalah pasangan
Karsidi bin Sanmuhid (76 th) dengan Fatimah binti Atmawi
dan pasangan termuda adalah Tono bin Akyadi (40 th) dengan
Khotimah binti Kaswadi yang kesemuanya berasal dari Desa
Tunjungmuli. (Agus.P)

Penyampaian Hasil
Pembahasan Ranperda
Oleh Badan Anggaran
Dan Persetujuan
Ranperda Tentang
Pertanggungjawaban
Pelaksanaan APBD
Tahun Anggaran 2015

Blitar, Laras Post - Pemerintah


Kabupaten Blitar mengajukan
enam Rancangan Peraturan Daerah
(Ranperda) ke DPRD Kabupaten
Blitar untuk dilakukan pembahasan.
Enam Ranperda itu masing-masing
Ranperda tentang Kedudukan dan
Penataan Desa; Ranperda tentang
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa;
Ranperda tentang Pembentukan
Peraturan di Desa, Ranperda tentang
Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan
Desa; Ranperda tentang Kerja Sama
Desa dan Ranperda tentang Perubahan
Atas Perda Kabupaten Blitar Nomor 10

Tahun 2012 tentang Bagi Hasil Pajak


Daerah dan Retribusi Daerah Kepada
Desa.
Bupati Blitar, Drs. Rijanto, MM,
pada kesempatan itu, menyampaikan
gambaran latar belakang pengajuan
Ranperda tentang Kedudukan dan
Penataan Desa, dimana Ranperda ini
diajukan sebagai tindak lanjut dari
UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang
Desa. Dimana dalam perjalanan
ketatanegaraan Republik Indonesia,
Desa telah berkembang dalam berbagai
bentuk sehingga perlu dilindungi dan
diberdayakan agar menjadi kuat, maju,
mandiri dan demokratis.
Semangat yang dibangun melalui
Ranperda ini, jelas Bupati, untuk
memberikan pengakuan eksistensi
desa sebagai pilar pembangunan
bangsa, memperkuat kewenangan
dalam pengelolaan sumberdaya, serta
mendorong tata pemerintahan Desa
yang demokratis. Dengan demikian
diharapkan desa akan mandiri, mampu
menciptakan kesejahteraan, serta
menjadi jawaban atas problem-problem

Suasana Rapat paripurna

Foto:sp

yang dialami masyarakat lokal.


Untuk Ranperda tentang
penyelenggaraan pemerintahan Desa
diajukan dalam rangka mewujudkan
Visi Kabupaten Blitar yaitu Menuju
Kabupaten Blitar Lebih Sejahtera, Maju
dan Berdaya Saing. Dimana Pemerintah
Kabupaten Blitar perlu melakukan
upaya-upaya pengembangan ke arah
penyelanggaraan Pemerintahan Daerah
yang melaksanakan prinsip-prinsip
Good Governance.
Dengan itu DPRD Kabupaten
Blitar menyetujui perubahan Anggaran
Pendapatan Daerah (APBD) Kabupaten
Blitar tahun angaran 2015. Dalam
sidang paripurna penyampaian badan
anggaran terhadap pembahasan
rancangan peraturan daerah tentang
perubahan APBD tahun anggaran 2015,
Jumat (29/7/2016), persetujuan ini
diberikan setelah melalui pembahasan
di tingkat Badan Anggaran (Banggar)
DPRD Kabupaten Blitar.
Diungkapkan Wakil Ketua DPRD

Kabupaten Blitar Heri Romadhon,


pada pembahasan perubahan anggaran
bersama Tim Anggaran Pemerintah
Daerah (TAPD), Badan Anggaran
DPRD Kabupaten Blitar memberikan
beberapa rekomendasi atau saran
terkait penggunaan Perubahan
APBD tahun 2015 untuk kegiatan
Pembangunan.
Salah satunya adalah melakukan
penggeseran penggunaan anggaran,
yang bisa dilakukan dalam waktu 3
bulan kedepan sebelum akhir tahun, agar
anggaran terserap secara maksimal.
Rapat paripurna dilanjutkan dengan
penandatangan keputusan DPRD
Kabupaten Blitar, tentang Persetujuan
Rancangan Peraturan Daerah tentang
Perubahan APBD Kabupaten Blitar
Tahun Anggaran 2015, dan Berita Acara
Persetujuan Bersama Bupati Blitar
dan DPRD Kabupaten Blitar terhadap
Raperda tentang Perubahan APBD
Kabupaten Blitar Tahun Anggaran
2015. (sp)

Satgasnas Sergab Sambangi Kab Malang


Malang, Laras Post - Pemerintah
dalam mewujudkan swasembada
beras dan ketahanan pangan,
telah membentuk Satgasnas
(Satuan Tugas Nasional) Sergab
(Serab Gabah) adalah bentuk
kerjasama Kementerian Pertanian
dengan Panglima TNI guna
terwujudnya program tersebut.
Satgasnas Sergab dikomandani
oleh Brigjen Agus Heru, melakukan
kunjungan kerja ke Dinas Pertanian
Kabupaten Malang, pada Minggu
kemarin, guna melihat dari dekat
pencapaian selama satu tahun
dalam mewujudkan program
Pemerintah, kunjungan kerja
di kemas dalam bentuk tanya
jawab.
Hadir dalam acara tersebut
Kadis pertanian Kab Malang
Ir.Tomie Herawanto,MP Kepala
Badan Ketahan Pangan, Drs.Made
Dewi Anggraeni,MSi Dansatgas
Sergab wilayah Jawa Timur Kol
Inf Winarko Dandim Kab.Malang
berserta seluruh jajaran Koramil
dan Gapoktan Kab.Malang.
Dalam sambutannya kepala
Dinas Pertanian Kab.Malang
Ir.Tomi mengatakan Kab.Malang
siap dalam menyukseskan program

Foto:mtf

Kadis pertanian Kab Malang Ir.Tomie Herawanto,MP Kepala Badan Ketahan Pangan, Drs.Made Dewi
Anggraeni,MSi Dansatgas Sergab wilayah Jawa Timur Kol Inf Winarko Dandim Kab.Malang

pemerintah tentang ketahanan


pangan dan swasembada beras,
walaupun kita tahu banyak sekali
kendala-kendala yang di hadapi
serta sistem regulasi perundangundangan pemerintah pusat dan
Perda yang belum singkron yang
berdampak pada kualitas, stok dan
harga, karena sangat berpengaruh
dengan peningkatan pendapatan
para petani di daerah.
Di samping itu, lanjut Tomi
pihaknya terus menerus turun
ke lapangan guna memberikan
arahan dan penyuluhan guna
meningkatkan hasil dan kualitas

pertaniannya.Yang ke dua tak


kalah pentingnya kami minta
kerjasama semua instansi terkait
mulai Danramil, Gapoktan
dan tokoh masyarakat untuk
menjaga lahan produktif agar
tetap di fungsikan sebagai lahan
produktif misalnya sekarang
marak perumahan otomatis lahan
produktif akan berkurang dan
itu secara otomatis berdampak
pada stok dan ketersedian beras
maupun komoditi yang lain.
Kepala Kantor Bulog Wilayah
Malang Raya Arsyad mengatakan,
persediaan beras di wilayahnya

aman sampai 2017 nanti serta


di gudang bulog ada sekitar 30
ribu ton gabah cukup memenuhi
kebutuhan wilayah Malang Raya
dan sekitarnya.
Komandan Satgas Sergab
Brigjen Agus Heru mengatakan
tugas pokok Satgas Sergab adalah
memantau ketersediaan pupuk,
benih dari para tengkulak nakal
yang selama ini mempermainkan
harga di pasaran.
Pihaknya juga menghimbau
kepada seluruh jajaran di
bawahnya untuk memberikan
masukan kepada petani agar
supaya menjual gabahnya ke Bulog.
Saya minta Bulog wilayah untuk
selalu kooperatif menampung
hasil panen para petani dengan
standard dan kualitas serta harga
yang telah ditentukan, ujarnya.
Agus menambahkan, memang
sampai saat ini pihaknya belum
dapat memenuhi dan pencapaian
yang di inginkan pemerintah
namun 2 tahun ke depan apabila
semua instansi serta masyarakat
berkerja sama bahu membahu
maka swasembada beras
serta ketahanan pangan akan
tercapai.(gus)

54 Persen Pelaksanaan KKN Terkendala Dana

Purbalingga, Laras Post - 54 Persen


Pelaksanaan KKN di Purbalingga
berdasarkan hasil survey kepada
650 responden masih terkendala
dana. Survey tersebut dilakukan
pada mahasiswa yang telah KKN di
Purbalingga sejak tahun 2012-2015.
Selanjutnya adaptasi dalam
masyarakat 18 persen, kurangnya
partisipasi masyarakat 18 persen. Serta
ketidakaktifan mahasiswa sebesar 13
persen. Sedangkan hasil survey yang
dibutuhkan masyarakat mengambarkan
41 persen menginginkan pelatihan dan
penyuluhan. 30 persen pembangunan
fisik, 10 persen dakwah/pengajian dan
19 persen program lain.
Hal tersebut disampaikan kepala
Bapeda, Setiyadi saat penerimaan KKN
dari Universitas Jenderal Sudirman
(Unsoed) dan Universitas Muhamadiyah
Purwokerto (UMP), Rabu (27/7).
Penerimaan langsung dilakukan oleh
Bupati Purbalingga, Tasdi di Pendopo
Dipokusumo.
Setiyadi mengatakan mahasiswa
peserta KKN berjumlah 534 orang,
meliputi 430 orang Mahasiswa UMP
terbagi 43 kelompok. Mahasiswa KKN
UMP ditempatkan di 4 kecamatan yakni
Kertanegara, Karangmoncol, Rembang
dan Bukateja. Untuk mahasiswa
Unsoed sebanyak 104 orang yang
terbagi 9 kelompok, yang ditempatkan
di 3 kecamatan, kata Setiyadi.
KKN tematik rawan bencana di

Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja.


KKN Hibah bina desa dengan tema
pengembangan produksi gula kelapa di
desa Candinata,Kutasari. KKN Pekerjaan
Umum dengan tema pendampingan
IPAL Komunal di Desa Prigi, Dawuhan,
Karanggambas, Mipiran, Karangjambe
dan Karangpule Kecamatan Padamara.
Serta KKN internasional dengan
tema pengolahan strawbery dan
pengembangan pariwisata di tempatkan
di Desa Serang. Rencananya kita akan
kedatangan 10 mahasiswa dari Jepang

Sukamaju Utamakan
Koordinasi dan Sinergitas
Baturaja, Laras Post - Perangkat
Desa Sukamaju Kecamatan Baturaja
Barat Kabupaten OKU, Sumsel,
Senin (27/7/16) di Kantor Kepala
Desa saat di temui wartawan ini
tengah beraktifitas kantor. Disela
sela aktifitas perangkat desa
berfose bersama, Desa Sukamaju
masuk kantor aktif Senin - Jumat
sesuai peraturan sesuai peraturan
Bupati OKU. Desa Sukamaju
telah berjalan, kegiatan kantor
selalu mengutamakan koordinasi
dan selalu bersinergi sehingga
tercipta Pemerintahan Desa yang
profesional dan tangguh. (Azmi)

pada KKN tematik internasional, kata


Setiyadi.
Bupati Purbalingga, Tasdi
mengatakan dengan adanya KKN di
Purbalingga banyak manfaat yang
diperoleh. Desa yang ketempatan KKN
akan lebih maju daripada desa yang
tidak pernah ketempatan KKN. Adanya
KKN Internasional bisa mendongkrak
pariwisata di Purbalingga. Tahun
ini kita akan mengadakan Fesival
Gunung Slamet yang kedua, dan akan
mengundang 8.000 pendaki, dan ini

akan kita catatkan di Rekor Muri,


kata Tasdi.
KKN UMP akan berlangsung mulai
26 Juli 31 Agustus, sedangan KKN
Unsoed dimulai tanggal 27 Juli 31
Agustus. KKN UMP diserahkan oleh
Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Ir.
Aman Suyadi, MAP dan KKN Unsoed
diserahkan oleh Wakil Rektor III, Dr.Ir.
V. Prihananto, MSi. Hadir pada sat itu
para camat dan ibu penggerak TP PKK
kecamatan yang ketempatan mahasiswa
KKN. (Agus.P)

Megapolitan

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

UPT Kecamatan Pagedangan


Gelar Halal Bihalal PGRI
Tangerang, Laras Post Belum lama ini telah diadakan
gelar acara Halal Bi Halal PGRI
di lapangan Kantor Kecamatan
Pagedangan, Tangerang.
Hadir pada kesempatan itu,
Ketua PGRI Kabupaten Tangerang
Kosrudin beserta jajaran, Ketua
PGRI Kecamatan Pagedangan
Enoh Maulina, S,Pd, MM, Drs
H Safruddin, seluruh guru dan
kepala sekolah se Kecamatan
Pagedangan, perwakilan Polsek
Pagedangan, Camat Pagedangan
H, Supriyadinata dan seluruh
Foto: sujono e l e m e n m a s y a r a k a t t u r u t
Husni Thamrin, SH ( KA UPT mengikuti giat acara ini hingga
selesai.
Pagedangan )
Kepala UPT Pendidikan
Kecamatan Pagedangan Husni Thamrin SH mengharapkan,
agar kedepan PGRI semakin lebih profesional, solid dan terus
mengutamakan kualitas pendidikan terlebih peningkatan kedisiplinan
dalam segala hal. Saya ucapkan banyak terimakasih pada seluruh
tamu yang datang. Semoga PGRI semakin profesional dan terus
menerus memajukan dunia pendidikan ini, kata Husni Thamrin
pada Laras Post dikantornya. ( Sujono/ Sudarma )

Iptu Tarmui SH (Wakapolsek Legok)

Foto: sujono

Polsek Legok Terus Utamakan


Pelayanan Di Masyarakat

Tangerang, Laras Post - Polsek Legok Tangerang Selatan


diabawah komando AKP Purwadi SH selaku Kapolsek Legok terus
mengedepankan dan mengutamakan pelayanan pada masyarakat.
Wakapolsek Legok Iptu Tarmui, SH mengatakan, segala bentuk
pelayanan masyarakat terus ditingkatkan, sesuai tugas Polri
berdasarkan UU NO 2 Tahun 2002 yakni Polri sebagai pelindung,
pelayan dan pengayom masyarakat. ( Sudarma )

Foto: sujono

Sekdis Pendidikan Kabupaten Tangerang Abdul Gani bersama


Wartawan Laras Post

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang


Minta Guru Tingkatkan Kedisiplinan

Tangerang, Laras Post - Sekretaris Dinas Pendidikan


Kabupaten Tangerang Abdul Gani meminta seluruh tenaga
pendidik agar terus meningkatkan disiplin dan melaksanakan
tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
Menurutnya jika semua ini dilaksanakan sesuai tupoksi masing
masing maka dunia pendidikan kedepanya akan semakin maju.
Ia juga berharap agar guru mengedepankan profesionalitas dalam
kegiatan belajar mengajar di sekolah, sehingga pendidikan khususnya
di Kabupaten Tangerang semakin unggul dan lebih berhasil dalam
mencetak lulusan yang siap bersaing menghadapi era globalisasi.
(Sujono Siarif/ R Ruhiyat )

Villa
penginapan
yang sejuk
dan Asri
di Puncak
Bogor
Kamar tidur: 124 Luas tanah: 5415 m2
Kamar mandi: 185 Luas bangunan: 4800 m2

Alamat Graha Dinar :


Jl. Raya Puncak Km. 79,3 Bogor

(0251) 825 - 5047, (0251) 825 - 5062

11

Demo Jalan Rusak Warga Rumpin


Kabupaten Bogor Berakhir Ricuh
Bogor, Laras Post
- Demo warga yang
memprotes jalan rusak
di Kecamatan Rumpin,
Kabupaten Bogor,
berakhir ricuh. Fasilitas
Kantor Kecamatan
dirusak demonstran
yang geram karena tak
kunjung ditemui Camat.
Awalnya, Camat Zulkifli
menjanjikan bertemu dan berdialog
dengan perwakilan warga, Senin
(18/7/2016). Namun sudah satu
setengah jam menunggu di aula
Kantor Kecamatan, Zulkifli tidak
kunjung datang.
Perwakilan warga yang tak
sabar kembali bergabung dengan
kerumunan massa yg sedang
melakukan orasi dan memasang
bendera setengah tiang, di
halaman kantor kecamatan.
Kondisi ini menyulut emosi
warga sehingga melakukan
perusakan, kaca kantor dilempar
memakai batu. Massa juga
membakar spanduk gambar
camat dan kursi. Selain itu, massa
juga masuk ke dalam kantor dan
mengusir para pegawai yang
tengah bekerja.
Kericuhan meluas, massa
memblokir semua akses jalan masuk
menuju Rumpin. Kami telah

Demo warga yang memprotes jalan rusak di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor
dibohongi oleh pemerintah daerah.
Janjinya pertengahan tahun ini jalan
Rumpin telah mulus semua, tetapi
faktanya nol, kata Koordinator
Aksi, Muhammad Amin.
Menurut dia, kerusakan
jalan bukan cuma membuat
perekonomian warga terhambat,

namun juga rawan kecelakaan.


Akhir tahun 2015 dahulu
seorang warga Desa Tamansari,
Rumpin tewas terlindas truk
besar yg membawa hasil tambang.
Pengendara jatuh akibat terperosok
di lubang sebelum terlindas truk,
beber Amin.

Foto: rumsy

Bukan cuma kerusakan jalan,


aparatur di wilayah juga lamban
dalam memberikan pelayanan
kepada masyarakat. Mengurus
KTP dan KK sangat lambat, apalagi
AJB. Warga juga sulit sekali bikin
surat tanah, kata Amin dengan
nada kesal. (rumsyhyahya)

Majelis Talim Al Athfal Mendidik Santri Penuh Keikhlasan


Tangerang, Laras Post - Dalam
rangka mempersiapkan kegiatan
pengajian, pengurus Majelis
Talim Al Athfal mengadakan
rapat kordinasi, pada Minggu
(17/07/2016) lalu. Sebelumnya
k e g i a t a n p e n g a ji a n Ma j e l i s
Talim Al Athfal pada bulan suci
Ramadhan dan hari raya Idul Fitri
1437 H, sempat ditutup.

Majelis Talim Al
Athfal terletak di Desa Cihuni,
Kecamatan Pagedangan RT 01
RW O3 No 47 Jalan Cihuni Raya
Kabupaten Tangerang Provinsi
Banten yang kebetulan sekaligus
merupakan rumah pribadi Ketua
Majeli Talim Al Athfal, Hidromi,
S,Pd.
Kegiatan belajar mengajar
Majelis Talim Al Athfal dapat
berlangsung dengan baik berkat
dukungan para pengurus
diantaranya, Nuryadi dan M.
Najir sebagai guru pembantu,
M. Husen sebagai Ketua LPM,

Foto: Sujono

Pegurus Majelis Talim Al Athfal Cihuni Saat melaksanakan Rapat


Pembukaan

Wahyudin Ketua RT 01, Dadi


Yoenardi, AA Romdoni, Ketua
RW 03, H, Pairin KS sebagai wali
santri dan tokoh masyarakat serta
Ust Nurzaeni A,Ma sebagai dewan
Penasehat Majelis Talim Al Athfal

serta guru pengajar Al Mukarrom


Kyai Tajudin Al Haro dari Bitung
Tangerang.
Sejak dibuka kembali pengajian
Majelis Talim Al Athfal, pada
Sabtu (16/7/2016) para santri

semakin bertambah, baik dari


kalangan dewasa, remaja dan
anak anak.
Mengingat keterbatasan tempat
dan jumlah santri yang semakin
hari semakin bertambah, Hidromi
tak menutup diri dalam menerima
segala bentuk partisipasi maupun
sumbangsih dari Pemerintah
Pusat, Daerah, Swasta maupun
donatur yang ingin membantu
dengan penuh keikhlasan dan
kerelaan hati
Jika semua ini terlaksana
Insya Allah kedepanya
Majelis Talim Al Athfal
akan semakin meningkatkan
kualitas dalam memberikan
pembekalan ilmu untuk para
santi agar mereka siap dalam
menghadapi era moderenisasi
dan siap mengamalkan ilmu
yang bermanfaat ditengah tengah
masyarakat, tutur Hidromi
mengakhiri perbincangan dengan
Laras Post. (Sujono siarif)

Kades Ciseeng Terus Lakukan Pembenahan

Bogor, Laras Post - Nama


minapolitan tentunya sudah
tidak asing lagi bagi masyarakat
Desa ciseeng karena wilaayah
tersebut sejak beberapa tahun
yang lalu sudah dicanangkan
bahkan dibakukan menjadi
sentra pengembangan perikanan
(minapolitan).
Namun kali ini ada
yang berbeda dari apa yang
disampaikan Kepala Desa Ciseeng
Atin Supriyatin mengenai seputar
Desa Ciseeng, terutama dalam hal
pengabdian.
Desaku Rumahku Tempat
Pengabdianku dan Ciseeng
Berhias merupakan sebuah filosofi
dan motto yang jadi motivasi kami
untuk membangun Desa, seperti
yang pernah kami sampaikan
ketika medeklarasikan untuk
pencalonan Kepala Desa
dihadapan masyarakat (para
pendukung), dengan arti kata
bahwa kelak terpilih nanti apa
yang dimiliki atas diri kami,

baik itu berdasarkan pengalaman


ataupun secara akademis dengan
dasar pengabdian akan kami
curahkan untuk membangun Desa
Ciseeng khususnya, tutur Atin
Supriyatin.
Berkaitan dengan konsep
membangun Atin Supriyatin
mengungkapkan, sejak awal
duduk menjabat sebagai Kepala
Desa Ciseeng, sejak itu pula
awal konsep tertuang dengan
prioritaskan membangun
imprastruktur guna menopang
lajunya ritme ekonomi pedesaan,
disamping pembenahan internal
aparatur Desa.
Alhamdulillah sampai
saat ini kami menjabat kepala
Desa Ciseeng hampir mencapai
delapan puluh persen jalan
lingkungan sudah terealisasi
pembangunannya (betonisasi dan
conblok) dan tinggal beberapa
dusun yang belum dapat
dilaksakan, mengingat anggaran
yang terbatas. Bahkan kelak Jaling

Kepala Desa Ciseeng Atin

sudah terealisasi semua akan


melebar kepada pembangunan
jalan Desa disamping program
Rumah Tidak Layak Huni,
ungkapnya.
Menyinggung peningkatan
ekonomi Kades Ciseeng
menyampaikan, sesuai dengan
fakta yang ada sektor perikanan
menjadi konsep ekonomi terdepan
bagi masyarakat Ciseeng, maka
oleh karenanya atas dukungan
muspika Kecamatan Ciseeng dan
Pemkab Bogor melalui Dinas
Perikanan, Pemdes Ciseeng
memotivasi masyarakatnya yang
tergabung dalam kelompok
tani ikan, agar senantiasa
berkoordinasi dengan pihak UPP
guna mendapatkan bimbingan
atau tekhnik pengembangan
budidaya ikan yang menjadi
konsep awal peningkatan ekonomi
masyarakat Ciseeng, tentunya juga

Foto: Supri

dengan mengikuti pelatihan yang


diselenggarakan Pemdes Ciseeng
atau Dinas Perikanan Kab. Bogor
melalui UUP Ciseeng.
Selain sektor perikanann
Kades Ciseeng menyampaikan
pula kepada Laras Post hal yang
berkaitan dengan pemberdayaan
perempun, dimana kader PKK atau
Posyandu beberapa bulan yang
lalu telah mengikuti lomba sepuluh
program PKK tingkat Kabupaten,
dan berhasil meraih penghargan
juara kedua. Insyaalah nantinya
akan mewakili Kabupaten Bogor
ketingkat Provinsi, tegasnya.
Dengan rendah hati, Atin
berharap kepada masyarakat
Ciseeng atas dukungannya guna
tercapainya pembangunan Desa
sesuai harapan, terlepas sebagai
manusia biasa tugas pelayanan
jauh lebih penting dalam
pengabdian jabatan. (Supri)

Laras Jabar

12

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

Gerakan Zero Tolerance AKI/AKB Keberlanjutan

Program Emas Di Kabupaten Karawang

Foto: agus.s

Bupati Karawang dr.Cellica Nurrachadiana, menghadiri Acara


seremoni PT Toyota Manufacturing Indonesia (TMMIN)

Pabrik Toyota 2 Resmi Lahirkan


The All New Sienta
Karawang, Laras Post PT Toyota Manufacturing
Indonesia (TMMIN) resmi lahirkan produk terbaru The
All New Sienta dari pabrik Karawang 2 yang dirayakan
dalam sebuah seremoni, pada Senin (25/7/2016).
Acara seremoni tersebut dihadiri Bupati Karawang dr.Cellica
Nurrachadiana, Mentri Perindustrian Republik Indonesia
Saleh Husin, Wakil Presiden Direktur PT.Toyota Astra Motor
(TAM) Henry Tanoto dan presiden Direktur TMMIN Masahiro
Nonami.
All New Sienta telah diperkenalkan pertama kali kepada
konsumen indonesia oleh TAM pada akhir April yang lalu dalam
perhelatan Indonesia Internasional Motor Show (IIMS). Model ini
menjadi produk kendaraan utuh keenam yang diproduksi secara
lokal oleh TMMIN diantara jajaran model lainnya seperti Kijang
Innova, Etios Valco, Vios dan yaris serta dua jenis mesin bertipe
TR-K dan R-NR.
Kami sangat bangga karena bisa memproduksi berbagai
macam model di pabrik pabrik kami di Indonesia. Kami berharap
bahwa dengan semakin banyaknya model yang diproduksi
secara lokal maka akan memberikan sumbangsih nyata terhadap
perkembangan industri otomotif serta ekonomi Indonesia
melalui alih tekhnologi produksi (Production Know How),
pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), keterlibatan
pemasok lokal dan penanaman Investasi, Kata Presdir TMMIN
Masahiro Nonami.
Dia menambahkan, Toyota telah menambahkan Investasi
sebesar 2,5 Triliun Rupiah, (sekitar US$ 186 juta) untuk proyek
produksi lokal Sienta ini. Di tahap awal, Toyota menargetkan
Volume produksi sebesar 4.000 unti perbulan.
Ditempat yang sama sesaat setelah selesai seremoni Bupati
Karawang dr.Cellica Nurrachadiana dimintai tanggapannya oleh
awak Humas Setda mengatakan, dalam kurun waktu beberapa
tahun kebelakang, keberadaan PT. Toyota Motor Manufacturing
Indonesia (TMMIN) dan industri-industri lainnya di Kabupaten
Karawang tentunya turut memberikan kontribusi positif terhadap
pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan
masyarakat.
Atas dasar itulah, saya beserta seluruh jajaran pemerintah
Kabupaten Karawang terus berupaya untuk menciptakan iklim
investasi yang kondusif di Kabupaten Karawang, dan terus
mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karawang menjadi
bagian dalam upaya meningkatkan investasi daerah, guna
menciptakan lapangan kerja baru, mengurangi kemiskinan, dan
meningkatkan daya beli masyarakat, imbuhnya.
Bupati melanjutkan, upaya Pemerintah Daerah dan Masyarakat
Karawang dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif
tentunya perlu ditindaklanjuti oleh kalangan investor, pengusaha
dan perusahaan untuk terus mengembangkan perusahaan
sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat di
sekitarnya.
Dalam hal ini, arah dan kebijakan pengembangan perusahaan
hendaknya tidak semata-mata menguntungkan perusahaan saja,
melainkan juga dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap
perkembangan dan kesejahteraan masyarakat, tuturnya. (Agus
Safutra)

Karawang, Laras
Post Program Emas
(Expanding Maternal
and Neonatal Survival)
yang berakhir pada bulan
ini, akan dilanjutkan
dengan program Gerakan
Zero Tolerance AKI/AKB
sebagai tindak lanjut dari
program Emas. Program
Emas yang merupakan
program penyelamatan
Ibu dan Bayi baru lahir
itu, telah dimulai sejak
tahun 2013.
Dinas Kesehatan Kabupaten
Karawang sebagai leading
sector dalam bidang kesehatan
melaksanakan acara sosialisasi
gerakan Zero Tolerance AKI /
AKB yang bertempat di Aula
Husni Hamid Pemkab Karawang,
pada Selasa, (26/7/2016).
Sekertaris Daerah Kabupaten
Karawang Drs. Tedi Rusfendi
Efendi dalam acara tersebut
membacakan sambutan tertulis
Bupati Karawang Cellica
Nurrachadiana mengatakan,
bahwa bangsa yang maju
bukan hanya saja dilihat dari
Sumber Daya Alamnya tetapi
juga dengan tingkat Sumber

Sekertaris Daerah Kabupaten Karawang Drs. Tedi Rusfendi Efendi foto bersama

Daya Manusianya juga yang


ditentukan dengan tingkat
pendidikan, kesehatan dan
daya beli masyarakatnya.
Selama
3
t a h u n
berjalannya program Emas
menunjukkan peningkatan
kerja yang terlihat signifikan.
Ada beberapa komponen
pokok yang menjadi fokus
intervensi yaitu: - Peningkatan
Efektifitas dan Efesiensi, Sistem
Rujukan, dan Peningkatan
Akuntabilitas. Dukungan yang

diberikan oleh Pemerintah


Daerah Karawang pun sangat
besar untuk program Emas
selama 3 tahun ini, dapat dilihat
dari anggaran APBD, ujar Tedi
Rusfendi.
Hadir pada kesempatan itu,
beberapa tamu undangan yaitu,
Nancy Caiola selaku Chief of
Party Program Emas, Kepala
Dinas Kesehatan Propinsi Jawa
Barat, Direktur Rumah Sakit
Umum Daerah Karawang, dan
Direktur Rumah Sakit Swasta,

Foto:agus.s

Organisasi Bidang Kesehatan


se-Kabupaten Karawang, dan
para Camat se-Kabupaten
Karawang.
Adapun agenda dalam acara
tersebut ialah diisi dengan
Penyerahan Penyamatan
Simbolis Kepada Perwakilan
peserta seminar dan ditutup
dengan Penandatanganan Banner
oleh Sekertaris Daerah sebagai
tanda dukungan stake holder
di Kabupaten Karawang.(Agus
Safutra)

Tenaga Didik Butuh Fisik Dan Mental Prima


Disamping Kemampuan Memberi Materi Kepada Anak Didik
Karawang, Laras Post - Kegiatan
Pekan Olahraga Guru (POR Guru)
yang merupakan program perdana
diselenggarakan tahun ini oleh
Pemerintah Kabupaten Karawang
dalam hal ini Dinas Pendidikan
dan Pemuda Olahraga awal
mulanya diusulkan yakni oleh
Ikatan Guru Olah Raga (IGOR).
Tujuan diselenggarakannya
kegiatan ini, yaitu untuk memupuk
tali silahturahmi dengan guru
se Kabupaten Karawang dan
untuk mengingatkan pentingnya
olahraga di sela-sela kesibukan
mereka dalam proses mengajar
agar terciptanya jiwa yang sehat.
Pelaksanaan POR Guru
dibuka secara resmi oleh Asisten
Administrasi H. Ramon Wibawa
Laksana, bertempat di Stadion
Singaperbangsa Karawang, pada
Rabu (27/7/2016). Hadir dalam
kesempataan tersebut Sekretaris
Disdikpora Kabupaten Karawang
Asep Supriatna, Ketua Koni,
Kepala Bidang Olahraga, Ketua
PGRI, Kepala SD, SMP, dan SMA

Foto: agus. s
Pelaksanaan POR Guru dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi H. Ramon Wibawa
Laksana, bertempat di Stadion Singaperbangsa Karawang, pada Rabu (27/7/2016).

se-Kabupaten Karawang.
Asisten Administrasi H.
Ramon Wibawa Laksana mewakili
dr. Cellica Nurrachadiana
dalam membacakan pidato
menyampaikan, bahwa acara
tersebut bertujuan untuk
meningkatan jalinan silahturahmi
para guru se-Kabupaten Karawang

dan event tersebut untuk


meningkatkan kebugaran dan
kesehatan dan juga memotivasi
para guru untuk berolahraga,
mengingat bahwa sebagai tenaga
didik membutuhkan fisik dan
mental yang prima disamping
kemampuan memberi materi
kepada anak didik.

Dalam laporannya ketua


panitia Sekretaris Disdikpora
Kabupaten Karawang. Asep
Supriatna mengatakan, acara
tersebut berlangsung selama 4
hari yang dimulai dari tanggal 27
hingga 31 Juli 2016, dengan jumlah
peserta yaitu 1500 orang dan 120
orang pelatih dari 30 kecamatan
yang ada di karawang.
Adapun cabang-cabang
olahraga yang dilaksanakan
yaitu, Sepak Bola, Voli putra/
putri, dan Bulu Tangkis. Kegiatan
tersebut akan dilaksanakan pada
beberapa fasilitas yang dimiliki
oleh Kabupaten Karawang, yaitu
di Stadion Singaperbangsa, Lapang
Yonif 305, Gor Panatayudha, dan
Gor Resinda.
Kegiatan ini di buka dengan
pertandingan sepak bola dari
kecamatan Karawang Timur
dengan Rengasdengklok dan juga
Kecamatan Telukjambe Timur
dengan Kecamatan Rawamerta
yang berlangsung di Stadion
Singaperbangsa. (Agus Safutra)

Pergerakan Tanah di Curug Kembar, Pemkab Sukabumi Siaga


Sukabumi, Laras Post - Sekretaris
Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi,
Iyos Soemanteri memerintahkan
seluruh dinas dan lembaga
terkait untuk mengantisipasi
berbagai kemungkinan terburuk
dampak pergerakan tanah di
dua desa di Kecamatan Curug
kembar, Kabupaten Sukabumi,
Siaga bencana seiring pergerakan
tanah di sekitar area Gunung Sapu
semakin meluas. Apalagi dikabarkan
puluhan jiwa warga terisolor
sehingga diperlukan proses evakuasi
secepatnya. Kami berharap petugas

dilapangan bisa lebih optimal untuk


membantu warga bencana disana,
kata Iyos, Senin, 25 Juli 2016.
Bencana kali ini, tidak hanya
mengakibatkan 20 unit rumah warga
di Desa Nagrak Jaya ambruk rata
dengan tanah. Sebanyak 136 unit
rumah warga juga mengalami rusak
berat. Bahkan dari hasil pengumpulan
data Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi,
85 unit rumah warga rusak sedang
dan 43 unit rusak ringan. Pergerakan
tanah ini menimpa sekitar 66 kepala
keluarga (KK) di Desa Cimenteng.

Sekitar 5 KK yang berada tidak


jauh dari areal merah dikabarkan
terisolir.
Mengantisipasi resiko korban
jiwa warga, seluruh dinas dan
lembaga terkait telah melakukan
serangkaian antisipasi secara
berkoordinasi. Bahkan petugas sejak
pertama kejadian bencana Kamis
(21 Juli 2016) lalu, sudah langsung
melakukan langkah evakuasi
terhadap warga disana, katanya
Sementara itu, Sekretaris Dinas
Kesehatan Kabupaten Sukabumi,
Albani Nasution telah menurunkan

tim medis kelokasi titik bencana. Tim


yang terdiri dari petugas kesehatan
dari Dinas Kesehatan dan sejumlah
puskesman terus menerus melakukan
memantau perkembangan kesehatan
warga.
Kendati belum ditemukan
adanya wabah penyakit apa-apa
dilokasi bencana disana.Tapi petugas
survailence telah mendidikan posko
kesehatan. Warga dihibau untuk
segera datang berobat bila terdapat
keluhan. Petugas telah bersiaga
di posko kesehatan, katanya.
(Wijaya)

Foto: Heryop

Pemerintah Beri Prioritas


Pada Masalah Pendidikan
Sukabumi, Laras Post - Pemerintah Kabupaten Sukabumi
telah memberikan perhatian kepada masalah pendidikan di
Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, sehingga
terealisasi semua kebutuhan ruang lingkup lembaga sekolah
atau institusi pendidikan di Wilayah Kecamatan Kalapanunggal.
Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kalapanunggal Asep
Wahyu Winarya, S.Pd menyatakan, rasa syukur dan terima kasih
atas perhatian Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap sarana
dan prasarana pendidikan di Kecamatan Kalapanunggal.
Saya mengucapkan terima kasih ke Pemkab Sukabumi yang
telah memprioritaskan dan perhatian kepada lembaga pendidikan
di wilayah Kalapanunggal, ujarnya.
Namun menurutnya, masih banyak kebutuhan sekolahsekolah di lingkungan UPTD Kecamatan Kalapanunggal yang
masih perlu dilengkapi. (Wijaya,Heryop)

Kepsek SDN Ciwangun Harapkan Perhatian Pemerintah


Sukabumi, Laras Post Gedung
SD Negeri Ciwangun Kecamatan
Kalapanunggal, Sukabumi perlu
segera mendapat rehabilitasi,
terlebih salah satu ruang kelas
di sekolah tersebut, kondisinya
saat ini sangat memprihatinkan
sehingga dapat membayakan
murid dan para guru.
Kepala SD Negeri Ciwangun
Kecamatan Kalapanunggal,
Hendrik S.Pd mengakui, salah
satu ruang kelas SD Negeri
Ciwangun perlu segera
direhabilitasi. Yang paling
dan sangat mendesak saat ini
adalah perbaikan satu ruang
kelas di Sekolah kami, karena

sudah rusak berat, sehingga


dikhawatirkan roboh,
ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap
Pemerintah dapat meningkatkan
sarana prasarana lainnya yang
memadai, seperti tentunya,
ruang kelas yang nyaman,
MCK, air bersih, dan rumah
dinas guru, serta kebutuhan
lain-lainnya.
Hendrik menyebutkan,
jumlah siswa/i SD Negeri
Ciwangun Kecamatan
Kalapanunggal makin bertambah
tiap tahunnya. Sudah barang
tentu sarana prasarana harus
lebih memadai dari yang ada

Foto: Heryop

Salah satu ruang kelas SD Negeri Ciwangun yang mengalami kerusakan parah

sekarang, SD Negeri Ciwangun


saat ini memiliki siswa/i 177
orang. Sementera jumlah guru

7 orang dengan rincian 4 guru


PNS dan 3 tenaga honorer.
(HERYOP)

Laras Regional

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

13

TKI Kebumen Dimintai Tebusan Rp 10 Juta


Launching Kampung UMKM Digital

FOTO:agus p

Purbalingga Launching
Kampung UMKM Digital

Purbalingga, Laras Post Dengan memotong tumpeng dan pembukaan


situs internet, Bupati Purbalingga Tasdi disaksikan pejabat Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) terkait dan pejabat PT Telkom, pada Kamis
(28/7/2016) di Griya UMKM Purbalingga melaunching Kampung
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Digital Bralingcity.olshop.
Sri Widiyanto Manger Bisnis Goverment Internet Service PT Telkom
Purwokerto mengatakan, bahwa berdirinya kampung UMKM Digital
Bralingcity, dinisiasi oleh PT Telkom bekerjasama dengan Dinas Perindustrian
Perdagangan Dan Koperasi (Dinperindagkop) Kabupaten Purbalingga. Dalam
program tersebut, PT Telkom menyediakan layanan akses internet berupa WiFiid dengan bandwth up to 100 Mbps berikut dua akses point dan seperangkat
komputer yang telah terpasang di Griya UMKM
Selain itu, untuk menunjang kegiatan tersebut, Dinperinadgkop dan
pihaknya menyelenggarakan pelatihan internet berbasis android, sharing
informasi sesama pelaku UMKM sekaligus proses pembelajaran secara
gratis,jelasnya.
Dengan dilaunchingnya tempat tersebut harapannya, sambung Sri
Widiyanto benar-benar dapat menggairahkan serta dapat memberikan
manfaat bagi pelaku UMKM di Purbalingga.
Kepala Dinperidagkop Kabupaten Purbalingga Agus Winarno sebelum
acara launcing mengatakan, bahwa di zaman yang serba digital, para pelaku
usaha khususnya UMKM harus memmanfaatkan teknologi tersebut untuk
merebut pangsa pasar , baik pasar domestik maupun luar negeri.
Dengan semakin majunya teknologi digital, mau tidak mau, suka tidak
suka dan siap tidak siap, kita sudah masuk zaman tersebut. Terlepas dari itu
semua, kenyataanya, bahkan sebagian pengusaha muda sudah memasuki
zaman digital tersebut. Dan saya beberapa kali melihat pengusaha muda,
khususnya pengusaha knalpot ketika mereka mau buat produk tersebut,
yang lagi ngtrend, mereka pasti membuka internet serta meniru dari negara
lain yaitu Eropa dan Amerika, selain itu pemasarannya pun juga lewat
daring/online,tuturnya.
Agus Winarno menambahakn, bahwa pihaknya selaku pemerintah wajib
memberdayakan mereka, selain itu, secara bertahap menyiapkan
mereka
Foto:
Agus. ke
p
arah tersebut (digital), namun saat ini, dalam APBD belum menyediakan
anggaran khusus, hal tersebut yang menjadi kelemahan. Namun ada beberapa
program di Dinperindagkop yang bisa kita gandeng untuk memfasilitasi.
Sehingga harapannya tempat tersebut dapat dimanfaatkan oleh para UMKM
atau pelaku ekonomi.
Selain itu, harapannya kalau kita sudah berani masuk pemasaran secara
online dituntut konsekuensinya, kalau ada permintaan bisa memenuhi
dengan kualitas yang terjaga, yaitu dengan menjaga kualitas, kontinuitas dan
konsekuen,ujar Agus Winarno.
Bupati Purbalingga Tasdi dalam sambutannya mengatakan, bahwa
kegiatan tersebut sangat penting, karena tantangan pelaku UMKM kedepan
adalah setelah memasuki era masyarakat ekonomi Asean (MEA), dimana
para pelaku ekonomi dihadapkan bukan hanya sektor barang dan jasa saja
yang mudah masuk ke Indonesia. Namun, sumber daya manusia (SDM)nya
pun akan menjadi pesaing.
Lebih dari itu, mau tidak mau kita telah masuk di era ekonomi digital,
dimana aktifitas pelaku ekonomi di dunia sudah berbasisi internet. Hal
ini harus kita sikapi, bahwa persaingan kedepan tidak lagi mengandalkan
pemasaran yang konvensional, namun bebar-benar sudah mengandalkan
teknologi modern,jelasnya.
Menurut bupati, perkembangan perekonomian nasional secara makro
tidak lepas dari pengembangan ekonomi secara mikro, kecil dan menengah
atau UMKM. Sektor tersebut memiliki peran pending dalam mendorong
pertumbuhan perekonomian secara nasional. (Agus.P)

Para guru di luar gedung aula

Kebumen-Laras Post
- Malang benar nasib
Nisa Syahrowati (18)
putri kedua dari empat
besaudara pasangan
Siswo Wijoyo(45) dan
Poniyah(43) warga Rt 1
Rw 2 Desa Karang Kemiri,
Kecamatan Karanganyar
Kebumen.
Keberangkatanya menjadi Tenaga
Kerja Wanita (TKW) asal Kebumen di
Malaysia tidak seindah seperti yang
dibayangkan pada saat sebelum
berangkat. Karena keadaanya
yang tengah sakit, dirinya tidak
diperbolehkan pulang hingga saat
ini. Nisa baru akan diperbolehkan
pulang jika pihak keluarga maupun
dirinya memberikan uang tebusan
sejumlah Rp 10 juta kepada Pihak
agency TKI.
Berdasarkan informasi dari
pihak keluarga, Nisa berangkat
ke Malaysia pada bulan Mei 2016
kemarin melalui salah satu Agnecy
swasta penyalur TKI di Kebumen.
Sesampai disana dirinya sempat sms
kerumah hingga kemarin. Katanya
Nisa sempat bekerja disalah satu
perusahaan pengemasan produk
selama dua Minggu.
Beberapa hari kemudian
Nisa sering pingsan saat bekerja.
Untuk memulangkan Nisa,
pihak Agency penyalur TKI yang
memberangkatkannya, mereka justru
meminta uang tebusan sebesar Rp 10
juta jika ingin Nisa dipulangkan. Atas
permintaan tebusan itu Poniyah dan
keluarga mengaku sangat keberatan,
apalagi ayah Nisa sehari-hari hanya
bekerja sebagai buruh serabutan
yang pendapatanya tak jelas.
Mengingat selam dua tahun
ini kami juga haru merawat Arif
hidayat(19), anak pertama kami
yang juga kakak Nisa yang sakit
lumpuh akibat jatuh dari pohon
sawo. Untuk membiayai perawatan

FOTO:beni

Kepala Disnakertransos Kebumen kunjungi keluarga Korban TKI yang disekap sembari memberi bantuan kursi
roda (Inset) Nisa saat kelulusan sekolah kemarin

Arif yang sehari-hari hanya


terbaring ditempat tidur saja kami
sudah kesusahan, apalagi ditambah
tuntutan dari pihak Agency yang
memberangkatkan Nisa itu,ungkap
Poniyah sembari meneteskan air
mata membayangkan kondisi
penderitaan Nisa di Malaysia, pada
Minggu(24/7/2016)
Demi bisa melihat Nisa pulang,
Poniyah dan suaminya ternyata
pada,Selasa(19/7/2016) lalu sudah
memberikan uang muka untuk
menebus Nisa kepada pihak
Agency sebesar Rp 5 juta. Uang
yang diberikan untuk menebus
Nisa tersebut ternyata dari hasil
menjual rumah . Sedangkan rumah
mereka saat ini diketahui ngontrak.
Pada saat menyerahkan uang muka
tebusan, pihak Agency menjanjikan
Nisa akan dipulangkan dalam
jarak seminggu pasca uang muka
diberikan. Untuk pembayaran sisa

Suratno, guru Nisa saat di SMK


saat mengunjungi rumah keluarga
Nisa.
Terkait kasus TKW tersebut,
saat ini tengah ditangani oleh
Pemkab Kebumen melalui Dinas
Tenaga Kerja Transmigrasi
dan Sosial(Disnakertransos).
Disnakertransos juga memberikan
bantuan kursi roda bagi Arif
Hidayat atau kakak TKW saat
berkunjung kerumah mereka.
Sementara itu, setelah dilakukan
mediasi dan pihak penyalur
TKI melihat langsung kondisi
keluarga Nisa.Senin(25/7/2016)
mereka mengembalikan uang
muka tebusan yang telah diterima
dari pihak keluarga. Mereka
juga membantah ada tindak
penyekapan terhadap Nisa. Pihak
penyalur TKI juga berjanji akan
memulangkan Nisa secepatnya
(Beniyanto)

UPTD Pendidikan Kec. Paciran Gelar Halal Bi Halal


Lamongan, Laras Post
Unit Pelaksana Teknis (UPT)
Dinas Pendidikan Kecamatan
Paciran, Lamongan menggelar
acara Halal Bi Halal, di aula
UPT Dinas Pendidikan setempat.
Halal Bi Halal tersebut dihadiri
Kepala SD Negeri se-kecamatan
Paciran sebagian guru SD Negeri
juga pensiunan guru SD Negeri
juga hadir Kepala Sekolah PAUD
dan turut hadir pula Kepala
Persatuan Guru Republik
Indonesia (PGRI). Bidang TK SD
dari Dinas Pendidikan Kabupaten
Lamongan. Seluruh yang hadir
pada acara Halal Bi Halal tersebut
disambut dengan ramah oleh
Kepala UPT Dinas Pendidikan
Kecamatan Paciran, Utomo, S.Pd.
MM.
Disela-sela acara tersebut

Para guru di luar gedung aula

Kepala UPT Dinas Pendidikan


Kecamatan Paciran, Utomo, S.Pd.
MM. memberi sambutan dengan
singkat dan jelas. Tujuan diadakan

FOTO:Beni

Longsor Lumpuhkan Akses Jalan Kebumen Utara


Kebumen, Laras Post - Longsor kembali menimpa wilayah Kabupaten
Kebumen Jawa Tengah, pada Kamis (28/7/2016) sore hingga petang. Sedikitnya
ada belasan titik di wilayah Kebumen bagian utara longsor. Lokasi longsor sendiri
terjadi di wilayah hutan pinus milik Perhutani. Tepatnya di sepanjang jalan di
Desa Totogan Kecamatan Karangsambung dan Desa Wonotirto Kecamatan
Karanggayam yang merupakan akses jalan penghubung ke Kecamatan Sadang.
Akibat bencana longsor yang terjadi, akses jalan dari Kebumen menuju
Kecamatan Sadang dan Kabupaten Banjarnegara lumpuh total. Pasalnya
hampir sebagian badan jalan yang terkena longsor tertupup oleh material
longsoran. Akses jalan baru bisa dibuka pada hari ketiga proses pembersihan
material longsoran, yakni ,Minguu(31/7/2016).Selain itu sejak semalam,
listrik diwialayah Karanggayam dan Sadang juga mati. Pasalnya sejumlah
tiang listrik yang mengalirkan ke wilayah tersebut roboh.
Terkait dengan bencana longsor tersebut, pada Jumat (29/7/2016)
pagi, Pemkab Kebumen juga langsung mengerahkan dua alat berat untuk
membuka akses jalan yang terkena longsoran. Selain itu pembukaan akses
jalan menggunakan manual juga dilakukan oleh BPBD, Kodim, Polres, Tim
SAR bersama warga.
Menurut Hartono(49) warga Karangsambung, longsor terjadi mulai
Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB. Pada saat
terjadi longsor kebetulan ada sebuah mobil sedan dan dua sepeda motor dan
yang tengah melintas. Namun karena dari arah depan maupun arah belakang
mobil terjadi longsor, akibatnya mobil tersebut terjebak dilokasi longsoran.
Sedangkan untuk sepeda motor yang melintas, keduanya tertimbun material
longsoran. Sementara baik pengemudi mobil maupun motor selamat, karena
berhasil lari dari lokasi kejadian. Untuk mobil sampai siang ini masih dilokasi
kejadian, sedangkan untuk sepeda motor tadi pagi sudah dievakuasi oleh para
pemiliknya dengan cara diangkat,katanya.
Wakil Bupati Kebumen, KH Yazid Mahfus berujar, longsor yang terjadi ada
14 titik disepanjang akses jalan Desa Tototogan Kecamatan Karangsambung
dan Desa Wonotirto Karanggayam. Selain membuat lumpuh akses jalan,
longsor juga menimpa 10 rumah warga di Desa Wonotirto. Meski demikian,
akibat bencana longsor yang terjadi belum ditemukan korban luka maupun
korban jiwa.
Kita menargetkan hari ini akses jalan bisa kebuka dari material longsoran.
Misalkan tidak, kita akan melakukan penanganan bencana longsor ini selama
tiga hari kedepan, ujar wakil Bupati didampingi Sekda Kebumen, Adi
Pandoyo saat meninjau lokasi longsor.(Beni)

tebusan bisa diberikan setelah Nisa


pulang ke Kebumen. Namun hingga
,Minggu (31/7/2016) ini dan sudah
seminggu lebih, Nisa tak kunjung
dipulangkan.
Ketua Paguyuban Buruh Migran
Indonesia(Pakubumi) Kebumen,
Maryatun Amd menyayangkan
tindakan pemintaan tebusan yang
dilakukan pihak Agency TKI kepada
keluarga Nisa. Pasalnya jelas secara
undang-undang ketenaga kerjaan,
bagi pekerja atau TKI yang sakit
wajib dipulangkan tanpa tebusan
seperpun, meski TKI tersebut belum
selesai kontrak sekalipun.
Terkait kasus ini,jelas kita akan
dampingi dan kalau perlu kita tuntut
Agency penyalur TKI swasta tersebut.
Kan di Undang-Undang sudah jelas
diatur tak boleh ada tebusan dalam
bentuk apapun selama pekerja itu
sakit, justru seharusnya malah dapat
santunan,paparnya didampingi

FOTO:war

halal bi halal untuk saling maaf


memaafkan satu dengan yang lain
sehingga nantinya jadi insan yang
bersih suci dari dosa.
Sambutan dilanjutkan oleh
Ketua PGRI Kabupaten Lamongan,
Raharjo antara lain menekankan,
agar dijalin komunikasi yang baik
dan saling pengertian antara guru
dengan orang tua wali murid.
Pada zaman dulu bila ada
murid yang dimarahi oleh guru
atau misalnya dijewer kupingnya
maka murid atau orang tua malah
berterima kasih, tetapi di era
sekarang sudah sangat beda
dengan yang dulu.
Sekarang, misalnya seorang
murid dijewer guru, maka bisa

menjadikan suatu masalah, bahkan


bisa berurusan dengan pihak
berwajib. Hal ini pernah terjadi
di Kabupaten Lamongan, maka
seharusnya guru dengan wali
murid harus saling memahami
tentang hal tersebut.
Tujuan guru memerahi murid
adalah betul-betul untuk mendidik
murid sehingga nantinya bisa
menjadi anak didik yang pandai
berguna bagi bangsa dan negara.
Itulah tujuan dari guru, tutur
Raharjo.
Acara dilanjut oleh Bapak KH.
Nasroin dari Lamongan juga
memberi tausia maka acara hala
bi halal semakin semarak meriah
dan damai.
Ketua Panitia P. Bayinan MS,
S.Pd., yang juga Ketua Cabang
PGRI Kecamatan Paciran dan
sekalihus menjadi Kepala SD
Negeri Kandangsemangkon
memberi sambutan dengan
singkat, tujuan Halal Bi Halal
adalah saling maaf memaafkan.
Dengan forum ini bisa
berkumpul menjadi satu antara
lain, kepala sekolah, guru, ketua
PGRI Kabupaten Lamongan atau
cabang, PNS Pensiunan guru
PAUD, bisa memaafkan satu
dengan yang lain sehingga kita
bersih dari dosa baik kepada
Allah atau kepada sesama
manusia, tuturnya. (WAR)

Buah Impor Rawan Formalin, Bupati Himbau Pilih Buah Lokal


Kebumen, Laras Post Maraknya kasus penggunaan
bahan pengawet berbahaya pada
makanan ternyata juga dilakukan
pada buah-buahan, khususnya
buah impor. Para penjual biasanya
menggunakan formalin pada
buah impor agar tidak mudah
busuk dan terlihat tetap segar.
Peredaran buah impor berformalin
sendiri ternyata hampir terjadi
diberbagai wilayah Indonesia,
termasuk Kabupaten Kebumen.
Berdasarkan pantauan Pemkab
Kebumen yang dilakukan oleh Dinas
Kesehatan Kebumen terhadap buahbuahan yang beredar dipasaran
wilayah Kebumen selama lebaran.
Ternyata banyak ditemukan
sampel buah-buahan impor yang
berformalin. Terkait persoalan
tersebut, Bupati Kebumen Ir HM
Yahya Fuad mengimbau kepada
masyarakat Kebumen agar memilih
buah-buahan lokal ketimbang buah

impor. Mengingat sampai saat ini


jarang ditemukan buah lokal yang
menggunakan pengawet berbahaya.
Sementara hampir sebagian besar
buah impor, seperti jeruk, apel,
anggur dan beberapa jenis buah
impor lainya.
Bahkan untuk penggunaan
formalin pada buah impor,
berdasarkan penelitian
digunakan pada kulit hingga
daging buahnya. Sehingga jelas
jika dikonsumsi oleh tubuh
sangat berbahaya, makanya kita
himbau agar masyarakat memilih
buah lokal saja,himbau Bupati,
pada Kamis (28/7/2016).
Terkait maraknya kasus peredaran
buah impor berformalin, sebagian
besar pedagang buah justru banyak
yang mengaku tidak tahu-menahu.
Bahkan tak sedikit dari mereka yang
juga tidak mengetahui ciri-ciri buah
yang segar alami dan buah segar
karena formalin. Mereka justru baru

Salah satu pedagang pasar Tumenggungan Kebumen

mengetahuinya ketika ada tim dari


Dinas Kesehatan Kebumen yang
mengambil sampel buah daganganya
dan menelitinya.
Ya kalau tahu buah impor
yang kita jual mengandung
formalin, tentu kita ndak mau

FOTO:Beni

beli dan menjualnya. Karena


kita jualan kan pengenya juga
yang tidak membahayakan
orang lain mas,ungkap
Sri Wahyuni (39) salah satu
pedagang pasar Tumenggungan
Kebumen.(Beniyanto/Waluyo)

Laras Regional

14

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

2 Kapal Mewah Ilegal


Tertangkap Di Bali

Foto:al

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Ir.H


Moch Anwar

Sebelum Masa Bakti Habis,

Dinas PU Bina Marga Akan Bekerja Baik


Malang, Laras Post Pemerintah Kabupaten Malang mencanangkan
Kabupaten Malang menjadi daerah percontohon bagi daerah
lainnya. Guna mewujudkan itu, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga
Kabupaten Malang terus melakukan pembangunan infrastuktur.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Ir.H
Moch Anwar mengatakan, program Pemerintah daerah Kabupaten
Malang diantaranya akan dibangun jembatan layang yang meng
hubungkan antara Kabupaten Malang dengan Kota Malang sehingga
mengurangi kepadatan arus lalu lintas. Dengan adanya jembatan layang
menghubungkan Kota Malang dan Kabupaten Malangarus lalulintas
bisa berjalan lancar.
Target kami sebelum masa bakti kami habis, kami akan bekerja
dengan baik dan obyektif dalam menjalankan visi dan misi sehingga
menghasilkan kwalitas dan kwatintas kinerja dengan baik, kata
Anwar, kepada Laras Post, pada Rabu (27/7/2016) lalu,
Ketika wartawan Laras Post, melakukan penyisiran,baik jalan
desa maupun jalan provinsi tidak ada jalan yang bermasalah sehingga
pengguna jalan menjadi nyaman dan aman. Masyarakat daerah
menilai Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang sangat
transparasi dalam penggunaan anggaran pemerintah.
Terlihat kinerja Dinas PU Bina Marga Kab Malang yang memuaskan
adalah, sasaran atau titik pembangunan, pada akses wisata di antaranya
Jalur Lintas Selatan (JLS) dan penunjang perekonomian masyarakat
lainnya.
Pelaksanaannya pada bulan April hingga Juni lalu, dan Semuanya
sudah rampung dibangun, yang meliputi kata Anwar,adalah jalan ke
arah tempat wisata dan akses penunjang perekonomian masyarakat.
Anwar menambahkan, pembangunan dan pemeliharaan jalan
tidak saja sebagai penghubung tempat wisata pantai, Namun juga in
frastruktur perekonomian bagi masyarakat Kabupaten Malang.(al)

Denpasar Bali, Laras Post


- Baru tiga bulan Untung
Purwoko memimpin
sebagai Kepala Kantor
Pengawasan dan
Pelayanan Bea dan
Cukai Wilayah DJBC Bali,
NTT, dan NTB, berhasil
menangkap kapal asing
berbendera Perancis yang
masuk perairan Bali yang
tidak dilengkapi dengan
dokumen yang sah.

Dua unit kapal Super Yeacht


yang di segel oleh pihak Bea dan Cukai
Wilayah DJBC Bali, NTT dan NTB yaitu
DREAN TAHITI/DREAM BALI dan
Catamuana. Dimana kapal SY ( Super
Yacht ) DREAM BALI di segel pada
4 Juni 2016, di segelnya kapal dream
Bali / Dream Tahiti di sebabakan tidak
dapat menunjukkan Dokumen yang
asli, dokumennya dicurigai palsu alias
bodong (illegal), tidak berselang lama
pada bulan yang sama, yakni pada
20 Juni 2016 tertangkap lagi kapal
Catamuana yang juga berbendera
Perancis, juga termasuk termasuk kapal
mewah, ditengarai tidak di lengkapi
dengan izin yang resmi, terpaksa
petugas dari BEA dan Cukai memasang
segel pada kapal Catamuana.
Menurut keterangan dari Kepala
Kantor Bea dan Cukai Wilayah DJBC Bali,
NTT, NTB Untung Purwoko, saat ditemui
salah seorang wartawan Laras Post di
kantornya, yang didampingi oleh tiga

FOTO:war

Foto:gus

Sinergitas Pemerintah Daerah Dengan


TNI, Dalam Program Ketahanan Pangan
Malang, Laras Post - Bupati Malang Dr. H Rendra Kresna mengajak
kepada seluruh jajaran TNI AD khususnya di lingkup Komando Distrik
Militer (Kodim) 0818 Malang-Batu untuk terus bekerjasama dan bersinergi
dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam melaksanakan
salah satu program Pemerintah Pusat yakni Ketahanan Pangan.
Sinergitas antara TNI dan Pemkab Malang dalam menjalakan
program ketahanan pangan inilah yang harus kita pertahankan. Hal
tersebut bisa dibuktikan bahwa saat ini Kabupaten Malang menjadi
salah satu lumbung pangan di Jawa Timur, ungkap Bupati saat
memberikan sambutannya pada acara Acara Lepas Sambut Komandan
Kodim (Dandim) 0818 Malang-Batu yang sebelumnya dijabat Letnan
Kolonel Inf Riksani Gumay, S.IP, M.AP beralih kepada pejabat baru
Letnan Kolonel Arm Muridan, S.Si, M.Sc di Ball Room Ijen Suites Jl. Ijen
Nirwana Raya Blok A No. 16 Kota Malang, Kamis malam lalu.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada
Letnan Kolonel Inf Riksani Gumay. Saya atas nama pemerintah dan
masyarakat Kabupaten Malang menyampaikan penghargaan dan
ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Saudara Letnan
Kolonel Inf Riksani Gumay, S.IP, M.AP yang telah menjabat sebagai
Komandan Kodim 0818 Malang-Batu. Banyak hal positif dan kesan
yang begitu mendalam yang telah saudara berikan selama bertugas dan
melaksanakan tanggung jawab di Kabupaten Malang, terangnya.
Bupati juga mengharapkan, Letnan Kolonel Inf Riksani Gumay
tetap dapat terus memperlihatkan prestasi yang lebih baik lagi,
pada tempat tugas yang baru. Saya yakin semua hal tersebut akan
semakin mempererat tali persaudaraan diantara kita, teriring doa serta
harapan semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat serta
perlindungannya kepada Saudara dan keluarga, jelas Bung Rendra
sapaan akrab Bupati Malang ini.
Ucapan selamat datang juga disampaikan Bung Rendra kepada
Kolonel Arm Muridan pejabat Dandim 0818 yang baru, Selamat
datang di wliayah Kabupaten Malang juga di Kota Batu. Semoga dalam
mengemban tugas yang baru senantiasa terus berupaya untuk
meningkatkan koordinasi baik ke dalam maupun ke luar sehingga
Kodim 0818 Malang-Batu semakin jaya dan dicintai oleh rakyat,
ulasnya.
Sementara itu Letnan Kolonel Inf Riksani Gumay yang
akan menempaati posisi yang baru yakni menjabat sebagai Kepala
Staf Brigadir Infanteri (Kasbrig) Kostrat 3 Makasar menyampaikan
ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang dan Kota
Batu atas dukungan dan batuannya selama menjabat sebagai Dandim
0818 Malang-Batu. Selama kurang lebih satu tahun sepuluh bulan,
saya menjabat Dandim 0818 Malang-Batu, Alhamdulillah Kabupaten
Malang dan Kota Batu Kondusif, ini berkat kerjasama semua pihak. Tak
lupa saya sampaikan permohonan maaf dan mohon doa restu dalam
melaksanakan tugas saya yang baru di Makasar, terangya. (gus)

Kepala Seksi yaitu Seksi Pengawasan,


Seksi Publikasi dan Informasi, juga Seksi
Pengaduan, mengatakan ,semenjak
dilakukan penyegelan, pemilik kapal
Catamuana sudah mengurusi suratsuratnya, dan saat ini dokumen tersebut
sudah selesai, tinggal menunggu dari
pihak pemilik kapal, kapan mau dilepas
segelnya.
Sebab menurut informasinya,
pemilik kapal masih sakit,
dan pelepasan segel tidak bisa
sembarangan dibuka, pasti ada
prosedurnya, ungkapnya.
Namun kata Untung Purwoko, jika
kapal Dream Tahiti/ Dream Bali yang
di segel pada 4 Juni 2016, masih dalam
penelitian pihak Bea dan Cukai. Namun

penelitian ini waktunya terbatas.


Penyegelan kapal Dream Bali
inipun juga karena tidak dapat
menunjukkan dokumen yang sah,
hingga akhirnya disegel. Dan sejauh
penelitian kapal Dream Tahiti yang
berubah nama menjadi Dream Bali
masih belum membuahkan hasil yang
pasti, namun kepala Bea dan Cukai
DJBC Bali, NTT,NTB berjanji akan
terus mencari data-data yang sesuai
dengan data yang sudah ditunjukkan
kepada pihak Bea dan Cukai, berharap
dalam waktu dekat ini sudah bisa
terungkap, data yang ditunjukkan
kepada Bea dan Cukai apakah benar
penerbitannya sesuai dengan dimana
kapal di produksi, apakah di dalam

Foto:ASH

negeri ataukah di luar negeri


Diharapkan pihak Bea dan Cukai
dapat mengungkap kasus ini dengan
cepat, sebab selain dua kapal yang sudah
tertangkap tidak menutup kemungkinan
masih ada kapal mewah (Super Yeacht)
yang juga dokumennya tidak sah
(Bodong). Sebab selama kapal-kapal
yang tidak memiliki izin yang sah, tetapi
bisa masuk ke Indonesia maka Negara
akan sangat di rugikan, semoga dengan
tertangkapnya kapal Dream Bali/ Dream
Tahiti dan kapal Catamuana menjadi
pembelajaran bagi pemilik kapal yang
belum memiliki izin yang sah, agar mau
mengurus izinnya melalui prosedur
yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
(ASH)

Desa Weru Berbenah Agar Kedepan Jadi Lebih Baik

Calon Kepala Desa Weru, Kecamatan Paciran,


Kabupaten Lamongan, Shobirin

Bupati Malang Dr. H Rendra Kresna saat memberikan sambutan

Kantor Pelayanan dan pengawasan BEA dan Cukai Bali

Lamongan, Laras Post - Calon


Kepala Desa Weru, Kecamatan
Paciran, Kabupaten Lamongan,
Shobirin, berhasil meraih suara
terbanyak, dalam Pilkades yang
digelar pada Minggu (17/7/2016) lalu.
Dengan terpilihnya Shobirin,
diharapkan dapat membawa
kemajuan pada Desa Weru. Kami
berharap Kepala Desa terpilih dapat
merealisasikan berbagai program
yang diusungnya saat kampanye,
sehingga Desa Weru mengalami
perkembangan yang lebih baik, ujar
salah seorang warga setempat.
Kepala Desa terpilih Shobirin
ketika dikonfirmasi mengatakan,
dirinya mencalonkan pada Pilkades
yang baru lalu, karena didorong oleh
warga dan keinginan dirinya untuk
mengabdi, membantu masyarakat
yang benar-benar membutuhkan,
khususnya anak yatim, kaum
dhuafa, dan fakir miskin. Membantu

kepedulian kepada para nelayan kecil


dengan peralatan yang lebih modern
sehingga nantinya hasilnya bisa lebih
memuaskan. Ia juga menyatakan
siap membantu bila ada nelayan yang
bermasalah dengan satuan Polisi Air,
Saya sifatnya cuma membantu tidak
minta imbalan apapun bentuknya,
tutur Shobirin.
Adapun Visi dan Misi Shobirin
yakni, terwujudnya Pemerintahan
Desa yang mandiri terhormat dan
bermartabat. Misi : Mewujudkan
pelayanan masyarakat dengan
cepat, tepat dan keterbukaan, tegas
dalam keputusan, yang berkepastian
dan bermanfaat. Pemberdayaan
pemuda dan masyarakat secara
luas memberikan perlindungan,
kenyamanan dan keamanan bagi

masyarakat. Bersatu bersama kita


berbagi demi perubahan Desa Weru ke
depan lebih baik dan sejahtera.
Dengan terpilihnya Shobirin sebagai
kepala desa periode 2016-2022 Desa
Weru Kec. Paciran Kab. Lamongan
sesuai dengan harapan dan cita-citanya
bisa terwujud, sesuai dengan harapan
masyarakat untuk nantinya desa
tersebut menjadi desa percontohan di
kawasan Kecamatan Paciran umumnya
dan desa percontohan di Kabupaten
Lamongan, umumnya.
Shobirin merupakan sosok
pemuda cekatan, berkulit kuning
langsat dan bertubuh gempal. Ia
selalu cerita berbagi rasa dan juga
senang membantu kesulitan kepada
sesame, tidak pandang bulu siapa saja
yang perlu bantuan. Apalagi bantuan

khususnya di bidang nelayan.


Shobirin dilahirkan pada tanggal
13 Desember 1966 di Desa Weru
Kec. Paciran Kab. Lamongan dengan
hobbi berbagi rasa dengan temanteman dan membantu kesulitan orang
lain. Dengan mempunyai motto ;
Hidup adalah ibadah dan sebaik-baik
manusia adalah yang paling banyak
memberi manfaat bagi manusia lain.
Seperti diketahui pada Minggu
(17/7/2016) Pemerintah Kabupaten
Lamongan mengadakan pemilihan
Kepala Desa secara serentak seKabupaten Lamongan, yang berjumlah
22 Kecamatan diantara lima kecamatan
yang lain tidak mengikuti pemilihan
kepala desa. Jumlah total se Kabupaten
Lamongan 55 (lima puluh lima) calon
kades. (War)

Bersih Desa Pujiharjo, Bupati Malang Tinjau Lokasi Banjir

FOTO:Al
Bupati Malang, Dr.H.Rendra Kresna bersama rombongan meninjau Kegiatan bersih Desa

Malang,Laras Post Bupati


Malang, Dr.H.Rendra Kresna
bersama rombongan meninjau
Kegiatan bersih Desa yang
digelar, pada Kamis Kamis
(21/7/2016) di Desa Pujiharjo
Kecamatan Tirtoyudo Kab. Malang.
Turut serta dalam kegiatan

bersih desa yang dilakukan pasca


musibah banjir itu, Kepala Dinas
Bina Marga, Dinas Kebudayaan
dan Pariwisata, Dinas Cipta Karya
dan Tata Ruang serata Bagian
Humas Kab.Malang. Bupati
Malang dan rombongan terlihat
ikut dalam arak-arakan menuju

Kantor Desa Pujiharjo bersama


masyarakat yang dipimpin Kepala
Desa Pujiharjo, Hendik Arso Hadi
Winulyo.
Rendra Kresna dalam
sambutannya menyampaikan,
manusia hanya bisa berdoa
dan berusaha, namun Tuhan
yang menentukan. Kita semua
bersyukur bisa berkumpul bersama
dalam kegiatan bersih desa kali
ini dengan berdoa bersama yang
harapannya masyarakat dan desa
diberi keselamatan, ungkap pria
berkacamata itu.
Bung Rendra, sapan akrabnya
j u g a m e n j e l a s k a n , d i r i n y a
mengapresiasi atas kemajuan
Desa Pujiharjo hingga masyarakat
Pujiharjo dapat mengembangkan
potensi Pantai Si Pelot dan pantai
sekitarnya.
Ia menyarankan agar terobosanterobosan baru selalu terus
diciptakan oleh masyarakat agar
masyarakat bisa memasarkan
potensi yang ada.
Dalam kesempatan tersebut

Bupati Malang bersama rombongan


tak lupa menyempatkan diri
untuk meninjau lokasi banjir yang
terjadi dalam dua pekan lalu.
Luapan air sungai Tundo meluap
hingga mengakibatkan banjir dan
terjadinya kerusakan rumah warga
setempat pada 7 dan 20 Juli lalu.
Menurut Rendra Kresna, kesabaran
masyarakat telah di uji oleh Tuhan
yang Maha Kuasa, dengan datangnya
musibah tersebut.
Data yang terhimpun, 106 rumah
terdampak banjir tersebut, dengan
rincian sembilan rumah rusak berat,
13 rusak sedang, dan 84 rusak
ringan. Tidak ada korban jiwa
dalam dua kejadian ini. Banjir juga
membuat jalan desa sepanjang 400
meter rusak dan tanggul sepanjang
600 meter jebol.
Bupati Malang melalui Pemkab
Malang memberikan bantuan pada
korban banjir dan akan menyiapkan
pembangunan bronjong serta
menyiapkan pembangunan
plengsengan guna mengantisipasi
terjadinya banjir.(al)

15
3
Laras Regional
Warga Keluhkan Sampah Sumbat Saluran Air
Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

Banyuwangi, Laras
Post - Gorong-gorong
yang tertutup sampah,
material batu dan pasir
menyebabkan air meluap
ke Jalan Desa dan Jalan
Raya Pasar kalibaru
tepatnya di Jalan Raya
Banyuwangi Jember.
FOTO:MS

Trek-World Rafting di sungai Kalitakir Kecamatan Glenmore Kabupaten


Banyuwangi, pada Rabu (20/7/2016)

Kalitakir Jadi Objek Wisata Unggulan

Banyuwangi, Laras
Post - Setelah melalui
proses dan melakukan
persiapan-persiapan serta
koordinasi dengan berbagai
pihak terkait Trek-World
Rafting di sungai Kalitakir
Kecamatan Glenmore
Kabupaten Banyuwangi,
pada Rabu (20/7/2016)
yang lalu, secara resmi
Kalitakir dibuka sebagai
objek wisata Geraf
Ketua Faji Jawa Timur, Totok Nurdianto Glenmore Rafting yang
sekaligus menjadi tempat
olah raga baru di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Ketua Faji Jawa Timur, Totok Nurdianto bersama
tim Faji asisten III Pemerintah Kabupaten Banyuwangi
mengungkapkan, sungai ini cocok untuk dikembangkan
menjadi Wisata Arung Jeram, selain relatif bersih dan
keadaan alamnya di sepanjang pengarungan sungai cukup
indah dan bagus.
Jika dilihat dari kondisi sungai yang bersih, jelas
masyarakat disini ikut mendukung keberadaan obyek
Wisata Geraf, ujar Totok usai melakukan pengarungan di
sepanjang sungai kalitakir kepada wartawan Laras Post,
baru-baru ini.
Ia menyebutkan, jeram pada Kalitakir mempunyai
tingkat kesulitan jeram grade 3 yang aman untuk pemula
usia 10 tahun. Tidak harus mempunyai kemampuan untuk
menikmati Trip ini, jelasnya.
Menurut Totok, tentunya ini akan menjadi salah
satu Geraf Primadona di daerah timur. Harapan saya
sebagai pengurus Faji Jawa Timur, Banyuwangi layak
menyelenggarakan Indonesia Open untuk olah raga arung
jeram, khususnya di Kalitakir ini, ucapnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, cabang olah raga Arung
Jeram ini cukup berkembang pesat khususnya di Jawa
Timur. Juga yang tak kalah penting bagi seluruh atlit olah
raga Arung Jeram, adalah merupakan salah satu cabang olah
raga pada PON 2016 mendatang, tambah totok.(MS)

3 Hari Sampah Menumpuk,


Warga Bareng Regency Resah
Malang, Laras Post - Predikat Kota Malang sebagai
kota bersih peraih Adipura, masih meninggalkan
banyak polemik. Seperti yang terjadi di perumahan
Bareng Regency Kota Malang, sudah 3 hari ini sampah
warga perumahan tidak terangkut oleh pasukan
kuning Dinas Kebersihan Kota Malang. Ironisnya
ada indikasi unsur kesengajaan yang dilakukan oleh
petugas yang tidak diketahui namanya tersebut.
Warga perumahan Bareng Regency Indah mengatakan,
bahwa petugas tersebut sebenarnya sudah lewat untuk
memungut sampah menggunakan kendaraan sampah
tapi tidak mau memungut sampah warga perumahan.
Saya kok heran ya mas, sudah 3 hari ini sampah warga
tidak di ambil, padahal petugasnya setiap hari yo lewat
di sinikatanya.
Indah juga menambahkan, setiap bulan warga memberi
uang lelah sebesar Rp.40 ribu kepada 2 orang petugas
kebersihan tersebut. Itu sudah lama mas, saya dan warga
lainnya urunan sukarela untuk memberi uang lelah ke
petugas sampah tersebut, tambahnya.
Saat wartawan menanyakan langsung ke petugas yang
bersangkutan tentang alasan tidak memungut sampah
warga perumahan tersebut, pada Kamis (28/7/2016),
petugas yang sudah diangkat menjadi PNS tersebut
menjawab bahwa hanya diijinkan mengambil sampah yang
telah disapu dan dikumpulkan tukang sapu.
Kami hanya mengambil sampah yang di kumpulkan
tukang sapu saja dan tidak di ijinkan mengambil sampah
itu mas, lagian lebaran kemarin kami tidak diberi persenan
(bonus lebaran) jadinya kami malas mau ngambilkata
petugas yang akrab di panggil cak Mali tersebut.
Saat hal ini di konfirmasikan ke Kepala Bidang
Kebersihan dan Pertamanan, yang bersangkutan sedang
Dinas luar kota. Namun salah satu stafnya, Herry, cukup
kaget dengan kejadian tersebut dan segera memperintahkan
koordinator wilayah untuk mengambil sampah tersebut
pada Kamis (28/7/2016) pagi. Lho masak mas, sudah
3 hari tidak diangkut sampahnya?tanya Herry dengan
mimik serius.
Sangat ironis, Kota Malang yang selalu meraih piala
Adipura bidang kebersihan ini, masih ada oknum Dinas
Kebersihanyang tidak bisa memberikan pelayanan yang
baik ke masyarakat. (gus)

Menyikapi hal tersebut puluhan


warga yang di komando Wahid Hadi
selaku tokoh masyarakat dan Bripka
Yayan anggota Polsek Kalibaru selaku
Bhabinkamtibmas Desa Kalibaru
Wetan melakukan gotong royong
dengan bermodalkan cangkul dan
parang juga dua lonjor bambu yang
ujungnya di kasih pengait untuk
menarik keluar sampah yang ada di
dalam gorong gorong.
Warga tersebut sepontanitas
lakukan gotong royong bersihkan
gorong-gorong dari sampah. Puluhan
warga, bahkan terpaksa membongkar
saluran air permanen yang tak lagi
berfungsi dengan baik.
Selain itu, proses pendalaman di
saluran air yang mengalir ke sejumlah
sawah warga Rt 01 Rw 02 dan Rt
02 Rw 02 Dusun Tegalpakis barat
Desa Kalibaru Wetan yang memiliki
luas sekitar 300 kilometer persegi
juga dilakukan pendalaman dan
pembersihan sampah.
Wahid Hadi meny eb ut k an,
penyumbatan dua saluran air atau

FOTO:MS

Warga yang di komando Wahid Hadi selaku tokoh masyarakat dan Bripka Yayan anggota Polsek Kalibaru selaku Bhabinkamtibmas
Desa Kalibaru Wetan melakukan gotong royong

gorong gorong yang berada di bawah


rel Kereta Api dan di pemukiman warga
Dusun Krajan sudah sering terjadi,
meski sudah sering dibersihkan namun
masih sering terjadi penyumbatan.
Dampaknya lahan pertanian milik
warga gagal panen.
Selain meluap ke jalan desa, yang
sangat memprihatinkan air tersebut
saat banjir yang membawa sampah
meluap ke area Mesjid Jami Aroudoh
juga membawa bau busuk, ungkap
Wahid (23/7/2016).
Disebutkan juga, penyebab lainnya

kurangnya kesadaran masyarakat


yag berada di sekitar hulu sungai.
Sebagian warga masih membuang
sampah rumah tangga ke dalam aliran
sungai. Saat hujan sampah tersebut
menyumbat gorong gorong sampai air
meluap.dan para petani banyak yang
gagal panen dikarnakan kekurangan
air dan padi petani menjadi rusak.
Sawah milik warga yang tersumbat
bahkan tidak bisa digarap karena
menjadi langganan kekurangan
air,ungkap Nursarib.
Tersumbatnya gorong gorong di

bawah perlintasan Rel Kereta Api,dan


gorong gorong yang ada di tengah
tengah pemukiman warga sudah
terjadi selama hampir setahun ini.
Menurut Wahid Hadi dan beberapa
warga,sering kali mrlaporkan ke pihak
desa dan ke UPT Pengairan juga ke
Dinas Terkait,tapi sampai saat ini
tidak ada respon atau tanggapan.
Harapan kita semua khususnya
warga Desa Kalibaru Wetan kepada
pihak pihak terkait,mohon segera
dilakukan perbaikan terhadap gorong
gorong, tegasnya.(MS/IJ)

Piala Adipura Buana Diarak Keliling Kota Banyuwangi


Banyuwangi, Laras Post
Kabupaten Banyuwangi kembali
meraih penghargaan tertinggi bidang
kebersihan, yakni Adipura Buana.
Untuk merayakannya, ratusan
Pesapon (tukang sapu) Banyuwangi
mengarak simbol prestasi yang
telah dicapai untuk keempat kali
secara berturut-turut tersebut
keliling Kota The Sunrise of Java.
Kegembiraan pun nampak
terpancar dari para pahlawan
kebersihan daerah itu di sepanjang
jalan yang dilalui. Segenap
masyarakat juga menyambut
antusias arak-arakan piala yang
rutenya dimulai dari depan kantor
Pemkab Banyuwangi menuju
Pendopo Kabupaten.
Pada konvoi tersebut juga turut
serta Bupati Banyuwangi Abdullah
Azwar Anas dan konvoi sepeda
motor yang diikuti oleh siswa siswi
SMA.
Begitu sampai di Pendopo Sabha
Swagata, piala Adipura Buana
tersebut disambut oleh Sederet
Penari Gandrung dan sosok Minak
Jinggo yang kemudian membawa
piala ke dalam pendopo dan
meletakkannya di atas sebuah meja
bersama dengan tiga piala Adipura
yang sebelumnya telah diraih oleh
Banyuwangi.
Kami bersyukur Banyuwangi
bisa meraih dan mempertahankan
Piala Adipura untuk keempat
kalinya. Ini menjadi prestasi seluruh
masyarakat Banyuwangi yang telah
bersama-sama mendukung dan ikut
menjaga kebersihan lingkungan,
kata Bupati Azwar Anas.
Anas berharap diperolehnya
piala Adipura bisa memotivasi
masyarakat Banyuwangi untuk

Bupati Azwar Anas.

memiliki pola hidup bersih. Karena


dengan hidup bersih membuktikan
jika masyarakat Banyuwangi peduli
dengan kesehatan. Salah satunya
dengan menjaga kebersihan.
Mendapatkan Piala Adipura ini
bukan tujuan utama kita, karena yang
paling penting dari segala upaya
kita selama ini adalah tertanamnya
kepedulian terhadap kebersihan
yang mengakar di masyarakat,
ujar Anas.
Bupati Anas menargetkan,
kedepan partisipasi, masyarakat
semakin tinggi dalam menjaga
kebersihan. Salah satu caranya
dengan memperbanyak kegiatan
kompetisi di bidang lingkungan.
Sebelumnya Banyuwangi telah
rutin menggelar Festival Kali
Bersih, Toilet Bersih dan Sedekah
Oksigen. Misalnya nanti akan
ada lomba sungai bersih tapi tanpa

Piala Adipura Buana Diarak Keliling Kota Banyuwangi

pemberitahuan sebelumnya untuk


mengukur seberapa jauh kepedulian
masyarakat akan kebersihan sungai
di wilayahnya, cetus Anas.
Sementara itu kegembiraan
diraihnya kembali piala Adipura
benar-benar dirasakan oleh para
petugas kebersihan. Mereka
mengaku sangat senang dan lega,
karena kerja kerasnya dalam
mempertahankan piala bidang
kebersihan ini bisa diraih kembali.
Senang sekali, Banyuwangi bisa
dapat adipura kembali, ujar
Ernawati, salah seorang pesapon
wilayah kota.
Ernawati sadar, adipura ini
sebuah prestasi namun juga
menjadi tantangan yang berat.
Karena mempertahankan piala
adipura lebih sulit dari pada usaha
mendapatkannya. Untuk tetap
bisa mempertahankan Adipura ini,

FOTO:MS

kerja kami memang lebih. Meski


begitu kami senang melakukannya.
Dia pun gembira karena saat ini
masyarakat sudah mulai sadar
ikut menjaga kebersihan dengan
membuang sampah di tempat yang
disediakan, katanya.
Senada dengan Ernawati, pesapon
Taman Blambangan Suprapto juga
meluapkan rasa gembiranya atas
meraih Piala Adipura kali ini. Ini
menunjukkan peran dan tugas
kita diakui serta berhasil. Tidak
rugilah kami siang malam bergiliran
membersihkan setiap sudut kota
Banyuwangi, kata Suprapto.
Jumlah tenaga kebersihan yang
berada di bawah Dinas Kebersihan
dan Pertamanan Banyuwangi
sebanyak 620 orang, separuhnya
yang 327 orang merupakan tukang
sapu yang bertugas di beberapa
tempat. (MS/mus)

SMPN 1 Srono Sekolah Raih Segudang Prestasi

FOTO:MS

Kepala sekolah smpn 1 srono H


Muhammad M.Pd

Banyuwangi, Laras Post Kabupaten Banyuwangi selama ini


dijuluki kota wisata, Kecamatan
Srono yang berada di wilayah selatan
Kabupaten Banyuwangi itu memiliki
sekolah dengan siswa berprestasi.
Salah satunya SMP Negeri 1
Srono yang berprestasi di bidang
akademik maupun non akademik.
Sekolah ini berada di pinggir kota,
Sekolah tersebut berada di Dusun
Sukolilo Desa Sukomaju tepatnya di
Jalan Wonosobo.Kecamatan Srono.
Di antaranya pernah juara umum

pada berbagai lomba dalam rangka


menyambut dan memeriahkan Hari
Kemerdekaan Republik Indonesia
ke-70 Tahun 2015.
Tak kalah di non akademik, SMP
ini dapat mengantongi sejumlah
prestasi di bidang keagamaan, seni,
dan olahraga. Peserta didik dari
SMP ini juga tak henti mewakilkan
diri untuk bertarung di berbagai
kompetisi tingkat kabupaten hingga
nasional.
Adapun prestasi yang telah
diukir yakni, diantaranya : (1). Juara
pertama Lomba O2SN Renang Gaya
Punggung Putri tingkat kabupaten
tahun 2014. (2) Juara tiga Lomba
Liga Pendidikan Indonesia tingkat
Provinsi tahun 2014. (3) Juara dua,
O2SN Lomba Renang Gaya Dada
Putri tingkat Kabupaten tahun
2015. (4), Juara pertama lomba
Futsal Hendro Kartiko Cup tingkat
Kabupaten tahun 2015. (5) Juara
pertama lomba BMX Thailand Open
tingkat Internasional tahun 2015.
(6) Juara tiga lomba Pencak Silat
Ganda Putri tingkat Kabupaten
tahun 2015.
(7) Juara tiga lomba Pencak Silat
Tanding Putri tingkat Kabupaten
tahun 2015. (8) Juara pertama lomba

Pencak Silat Beregu Putra tingkat


Kabupaten tahun 2015. (9) Juara
pertama lomba Pencak Silat Beregu
Putri tingkat Kabupaten tahun
2015. (10) Juara dua lomba Baca
Puisi tingkat Kabupaten tahun
2015. (11) Juara pertama lomba
Liga Pendidikan Indonedia tingkat
Kabupaten tahun 2015. (12) Juara
dua lomba Story Telling tingkat
Kabupaten tahun 2015. (13) Juara
tiga lomba Olimpiade Matematika
tingkat Kabupaten tahun 2015.
Masih banyak lagi prestasi
yang diraih. Untuk prestasi, kami
selalu menekankan kepada siswa
agar selalu giat dan serius dalam
berlatih supaya mendapatkan hasil
membanggakan, kata Kepala H
Muhammad M.Pd.
Dijelasakan, berbagai upaya
telah dan terus ditempuh pihak
sekolah dengan melaksanakan
metode pembelajaran aktif,
baik intrakulikuler maupun
ekstrakulikuler, melengkapi sarana
dan prasarana dan juga perbaikan
kuaalitas skill yang dimiliki anak
didik. Tak kalah penting, tenaga
pendidik juga disiapkan demi
menunjang kualitas layanan
terhadap peserta didik.

Menurut dia, siswa sangat


bersemangat dalam berlatih. Jika
akan mengikuti kejuaraan, mereka
sangat antusias. Semangat mereka
seolah tak pernah padam. Mereka
pun tak kenal dengan kata lelah,
selalu semangat untuk tetap eksis
menorehkan sejumlah prestasi,
katanya.
Salah satu siswi kelas IX SMP
Negeri 1 Srono, mengaku sangat
bersyukur atas prestasi yang mereka
raih. Selain itu rasa bangga sebagai
siswi SMP Negeri 1 Srono, hal itu
disebutkan karena tim-nya berhasil
meraih beberapa juara tingkat
Kabupaten sampai Provinsi, tingkat
SLTP.
Kendati telah mengantongi
sejumlah prestasi, tidak membuat
segenap civitas SMP Negeri 1 Srono
menghentikan langkah dan berpuas
diri. Apa yang telah dicapai sekolah
tersebut semakin memotivasi untuk
lebih meningkatkan diri.
Dalam kebersamaan penuh
dengan persaudaraan, pihak
sekolah terus melakukan gebrakan
demi menghasilkan output peserta
didik yang mampu bersaing di
tingkat pendidikan selanjutnya.
(MS/ILHAM)

ragam

16

Edisi 72 / TH IV / 01 - 14 agustus 2016

Saatnya Indonesia Jadi Sumber


Pemikiran Islam Dunia
FOTO:IST

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono
dan Ketua Dewan Pembinaan TB Silalahi Center (TBSC) Letjen TNI (Purn) TB Silalahi
meresmikan pengambilan Shooting perdana Film Garuda 23 Kiprah TNI pada
Kontingen Garuda Misi Perdamaian Dunia, pada Jumat (29/7/2016)

Panglima TNI Resmikan Shooting Perdana


Film I Leave My Heart In Lebanon
Jakarta, Laras Post - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono dan Ketua Dewan
Pembinaan TB Silalahi Center (TBSC) Letjen TNI (Purn) TB Silalahi
meresmikan pengambilan Shooting perdana Film Garuda 23
Kiprah TNI pada Kontingen Garuda Misi Perdamaian Dunia,
pada Jumat (29/7/2016), di Bandara Halim Perdana Kusuma.
Latar belakang memproduksi Film Garuda 23 (I Leave My
Heart in Lebanon). Merupakan implementasi dari amanat Pembukaan
UUD45 bahwa Indonesia secara aktif ikut melaksanakan perdamaian
dunia antara lain dengan mengirimkan pasukan perdamaian dari
TNI yaitu Kontingen Garuda I sampai dengan XXIII sejak tahun 1997
hingga sekarang ke berbagai belahan dunia, Timur Tengah, Afrika,
Eropa dan Asia.
Tujuan pembuatan film ini adalah Agar penonton mengenal dan
memahami Pasukan Garuda dan kiprahnya sebagai peacekeeper.
Menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan terhadap TNI dan
meningkatkan nasionalisme bagi penonton dikalangan muda pada
khususnya. Film tersebut menyampaikan pesan bahwa Bangsa Indonesia
melalui Pasukan Garuda dapat mengukir prestasi dalam forum nasional
dan dicintai bukan saja oleh bangsa sendiri tetapi juga bangsa lain.
Selain itu, juga untuk memperkenalkan budaya Bangsa Indonesia yang
berbudi luhur, dapat diterima dan membawa nama baik dalam kancah
internasional.
Film ini juga menceritakan tentang kiprah pasukan Indonesia yang
bertugas menjaga perdamaian di negara Lebanon yang diperankan
oleh Kapten Satria (Rio Dewanto) seorang perwira muda terpilih
bersama prajurit terbaik Lettu Arga (Yama Carlos), Serka Gulamo (Boris
Bokir) menjadi anggota Kontingen Garuda yang akan ditugaskan di
Lebanon.
Di Lebanon, Kapten Satria menjalani tugas rutinnya dan diselingi
berbagai kejadian yang cukup menegangkan, antara lain harus melerai
pertikaian antara tentara Israel dengan tentara Lebanon, dan bagaimana
Kapten Satria serta regunya berhasil membebaskan rekan prajurit
Spanyol dari sandera pasukan Hizbullah. Dalam misinya di Lebanon,
Kontingen Garuda tidak saja mengamankan terjadinya konflik dua
negara yang sedang berselisih, akan tetapi juga memberikan bantuan
sosial kepada warga setempat. Disana Kapten Satria bertemu dengan
Rania (Jowy Qhoury) seorang guru sekolah dasar, saat Kontingen
Garuda tengah berkunjung ke sekolah-sekolah guna memberikan
pemeriksaan kesehatan dan informasi.
Melanjutkan cerita di Indonesia, Diah (Revalina S. Temat) semakin
gamang, karena muncul Andri (Baim Wong) yang masih sepupu jauh,
seorang pemuda lulusan Inggris yang sukses di bidang properti. Andri
menaruh hati kepada Diah dan hal itu di dukung oleh ibunya Diah (Tri
Yudiman) yang terus mempengaruhi Diah, agar menerima cinta Andri.
Ayah Diah (Dedy Mizwar) justru sebaliknya, dia meminta Diah untuk
setia menunggu Kapten Satria selesai tugas. (Sg, Pen)

SMA Negeri 1 Cibinong

FOTO:david

PPDB SMA Negeri 1 Cibinong Tidak Transparan,


Disdik Diminta Turun Tangan
Bogor, Laras Post - Penerimaan Peserta Didik Baru telah selesai
dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor pada Juli lalu yang
dilakukan secara online. Namun kejanggalan dan dugaan tidak transparan
terjadi di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Cibinong.
Salah satu orang tua murid berinisial RM, mengaku merasa
dibohongi oleh pihak sekolah Saya sangat bingung dan merasa aneh
melihat Panitia PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Tahun 2016,
Dinas Pendidikan telah membuat Jutlak dan Juknis untuk tata cara
seputar PPDB, yang isinya salah satu mengatur jalur masuk dari prestasi.
Anak saya yang Juara 1 dan mempunyai piagam dan sertifikat yang
ditandatangani oleh Kemenpora (Kementrian Pemuda Dan Olahraga)
dalam salah satu Cabang olah raga, malah digagalkan oleh pihak panitia
untuk bersekolah di SMA Negeri I Cibinong, dengan alasan yang saya
pikir tidak masuk akal, tuturnya, kepada Laras Post belum lama ini.
RM menduga ada yang tidak beres dalam penerimaan PPDB untuk
jalur prestasi. Padahal sudah ada peraturan yang mengatakan, jika
masuk lewat jalur prestasi minimal Juara 1 dalam Cabang Olahraga,
baik tingkat Nasional, Provinsi dan kabupaten. Saya minta Dinas
Pendidikan untuk turun tangan menyelidiki semua jalur prestasi di
Tingkat SLTA yang diduga dibuat permainan dan dijadikan budaya
KKN (Korupsi,Kolusi,Nepotisme). Ujarnya.
Pantauan Laras Post di beberapa sekolah memang penerimaan
siswa baru melalui jalur prestasi, cenderung tidak transparan. Bahkan
pihak sekolah tidak berani memperlihatkan bukti prestasi siswa dan
siswi yang diterima.
Bahkan beberapa Kepala Sekolah, jika ingin ditemui untuk
dikonfirmasi terkait PPDB, selama PPDB berlangsung tidak ada di
kantor, dengan alasan sedang berada di luar, bahkan ada yang memang
sengaja tak bersedia dikonfirmasi.(David)

Mataram, Laras Post


Presiden Joko Widodo
mengatakan, bahwa sudah
saatnya Indonesia menjadi
sumber pemikiran Islam
dunia dan menjadi sumber
pembelajaran Islam dunia.
Negara-negara lain harus juga
melihat dan belajar Islam dari Indonesia
karena Islam di Indonesia itu sudah
seperti resep obat yang paten, yaitu
Islam Washatiyyah, Islam Moderat.
Sedangkan negara-negara lain masih
mencari-cari formulanya, kata Presiden
saat menyampaikan sambutan pada
pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran
(MTQ) Nasional ke-26 dan Konferensi
Islam Internasional Washatiyyah, pada
Sabtu (30/7/2016) malam, di Mataram,
Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Untuk itulah Presiden telah
menandatangani Peraturan Presiden
Nomor 57 Tahun 2016tentang pendirian
Universitas Islam Internasional
Indonesia. Harapan saya, Universitas
ini akan menjadi sumber ilmu Islam,
sumber cahaya moral Islam, dan
benteng bagi tegaknya nilai-nilai Islam
yang berkeseimbangan (tawasun), Islam
yang toleran (tasamuh), dan Islam yang
egaliter (musawah), ujar Presiden.
Sementara itu MTQ Nasional
ke-26 ini dilangsungkan di Astaka
Utama Islamic Centre dan dihadiri
1.200 peserta yang berasal berbagai
provinsi di Indonesia. Kumandang lagu
kebangsaan Indonesia Raya mengawali
acara yang dimulai sekitar pukul 20.00
WITA.
Pada kesempatan ini Presiden
Joko Widodo hadir bersama dengan
Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Hadir
pula tokoh masyarakat, dan sejumlah
pejabat negara.
Al-Quran Pegangan Hidup Yang
Hakiki
Lebih lanjut Presiden berharap agar
gelaran MTQ yang telah membudaya
tersebut dapat terus berkembang dalam
segala aspek. Selain itu, penyelenggaraan
agenda rutin tersebut diharapkan
mampu mewarnai wajah umat Islam
dan bangsa Indonesia.

FOTO:IST

Saya memiliki harapan, MTQ yang


telah membudaya di tengah masyarakat
kita, selain berkembang dari segi syiar
dan kualitas penyelenggaraannya, juga
dapat mewarnai wajah umat Islam
dan bangsa Indonesia, ucap Presiden
membuka sambutannya.
Presiden mengingatkan agar MTQ
Nasional harus mampu membumikan
Al-Quran sehingga lebih mudah dipahami
masyarakat. Tujuan dan makna kegiatan
MTQ, prestasi adalah yang utama. Namun
yang lebih utama lagi adalah syiar dan
dakwah tentang bagaimana membumikan
Al-Quran. Harus menjadikan Al-Quran
sebagai napas kita, sebagai pegangan
hidup kita yang hakiki dan sebagai
kepribadian kita, ucap Presiden.
Saat ini, ucap Presiden, banyak orang
yang mudah mencela, mengumpat,
menjelek-jelekkan orang lain hingga
sopan-santun diabaikan. Ungkapanungkapan yang pedas, ujaran kebencian
yang asal bunyi itu bertebaran luar biasa
khususnya di ranah media sosial.
Ungkapan-ungkapan tersebut
semakin menghebat terutama ketika
terjadi kontestasi politik seperti ketika
pemilihan gubernur, pemilihan bupati,
pemilihan walikota dan pemilihan
presiden, serta pemilihan anggota
legislatif. Kandidat lain tidak lagi dilihat
sebagai sahabat, sebagai partner, tetapi
sebagai musuh yang harus dihabisi,

ujar Presiden.
Presiden berharap kepada seluruh pihak
untuk memegang teguh dan mengamalkan
kandungan Quran dalam kehidupan seharihari. Karena ketika kita menggaungkan
Al-Quran, maka sebenarnya kita sedang
mengagungkan nilai-nilai kemanusiaan,
nilai-nilai kesalehan sosial, nilai-nilai yang
mengutamakan pembelaan pada yang
lemah, mengutamakan pembelaan yang
fakir, dan mengutamakan pembelaan yang
miskin. Bukan nilai-nilai keserakahan seperti
mengumpulkan harta dan menghitunghitungnya, terang Presiden.
Di akhir sambutannya, Presiden
berpesan kepada seluruh masyarakat
Indonesia untuk menjaga kebersamaan
dan menumbuhkan optimisme dalam
menghadapi persaingan dan tantangan
global yang sedang dihadapi bangsa
Indonesia.
Seperti sejuknya hati kita setelah
melafalkan Al-Quran, kita pun ingin
kehidupan berbangsa dan bernegara
juga sejuk, damai, dan indah, tutup
Presiden.
Presiden juga berharap agar MTQ
Nasional dan Konferensi Internasional
Islam Washatiyyah sebagai stimulan
untuk meningkatkan penghayatan,
kecintaan dan pengamalan ajaran Islam
yang rahmatan lil-alamin.
Usai menyampaikan sambutan,
Presiden Joko Widodo langsung

menabuh Gendang Beleg sebagai


tanda peresmian pembukaan MTQ
Tingkat Nasional ke-26. Mendampingi
Presiden saat penabuhan Gendang
Beleg ialah Menteri Agama Lukman
Hakim Saifuddin dan Gubernur NTB
Muhammad Zainul Majdi.
Tampak hadir pada acara
pembukaan MTQ ke-26, Sekjen Rabithah
Alam Islami Yang Mulia Abdullah
Abdul Muhsin Atturki, Wakil Ketua
MPR Hidayat Nurwahid, Wakil Ketua
DPD Farouk Muhammad, Menteri
Sekretaris Negara Pratikno dan para
duta besar negara-negara sahabat.
MTQ Tingkat Nasional ke-26 kali
ini terbagi dalam 7 cabang dan 18
golongan musabaqah. Ketujuh cabang
tersebut adalah tilawah Al-Quran,
hifzh Al-Quran, tafsir Al-Quran, fahm
Al-Quran, syarh Al-Quran, khath AlQuran, dan menulis makalah ilmiah
AlQuran (M2IQ). Adapun 18 golongan
lomba terdiri dari: enam golongan
cabang tilawah Al-Quran (dewasa,
remaja, anak-anak, tartil, difabel, serta
qiraah sabah); lima golongan cabang
hifzh Al-Quran (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20
juz, dan 30 juz); tiga golongan cabang
tafsir Al-Quran (Bahasa Indonesia,
Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris), serta
empat golongan cabang khath Al-Quran
(naskah, hiasan mushaf, dekorasi, dan
kontemporer). (her, sg, ram)

Kabinet Kerja Prioritaskan Penanganan Pangan dan Kesenjangan


Jakarta, Laras Post Dua
permasalahan yang harus menjadi
prioritas dan menjadi fokus Kabinet
Kerja dalam waktu dekat ini, adalah
masalah pangan dan yang kedua,
pengurangan kesenjangan ekonomi.
Presiden Joko Widodo mengatakan,
saat ini terdapat dua permasalahan
yang harus menjadi prioritas dan
menjadi fokus Kabinet Kerja. Pertama
adalah pangan, yang berkaitan dengan
harga-harga pangan. Yang kedua,
pengurangan kesenjangan ekonomi
baik antara rakyat kaya-miskin dan
juga kesenjangan pembangunan antar
wilayah.
Itu masalah penting sekali yang
harus kita selesaikan, kata Presiden,
dalam pengantarnya saat memimpin
Rapat Kabinet Paripurna perdana, sesaat
setelah melakukan perubahan susunan
Kabinet Kerja, pada Rabu (27/7/2016)
sore, di Istana Merdeka Jakarta.
Rapat kabinet diikuti oleh seluruh
anggota Kabinet Kerja, baik yang sudah
lama tergabung, maupun yang baru saja
diangkat.
Presiden Jokowi menegaskan,
Kabinet Kerja perlu lebih cepat dalam
bekerja dan solid. Seluruh menteri dan
pimpinan lembaga agar bekerja lebih

cepat lagi, bekerja lebih efektif, dan


bekerja dalam tim yang solid. Kompak,
saling mendukung antara kementerian
dan lembaga, tidak ada lagi yang saling
menyalahkan. Kalau ada yang kurang,
ini kekurangan kita semuanya karena
kita berada dalam satu tim kerja,
tegasnya.
Lebih lanjut Presiden Jokowi
menyatakan, dalam hal pengambilan
kebijakan yang berdampak luas terhadap
rakyat, harus dibicarakan dalam rapat
kabinet, baik rapat paripurna maupun
rapat terbatas yang didahului oleh rapatrapat di Kemenko masing-masing.
Jangan sampai ada hal-hal yang
berkaitan dengan rakyat banyak,
langsung dikeluarkan Peraturan
Menteri, jelasnya.
Presiden juga mengingatkan,
seluruh anggota Kabinet Kerja agar
terus bersinergi dengan kementerian
koordinator dan kementerian lainnya
agar memperkuat kekompakan tim
anggota Kabinet Kerja.
Rapat Kabinet Paripurna itu, Presiden
Jokowi membahas beberapa persoalan
diantaranya, mengenai Rencana Kerja
Pemerintah dan Rancangan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara. Dalam
hal ini, Presiden meminta Kepala Badan

Perencanaan Pembangunan Nasional


untuk membahasnya dalam forum
sidang kabinet.
Permasalahan pangan juga
mendapat perhatian, dalam hal ini
Presiden Jokowi berharap Menteri
Koordinator Bidang Perekonomian,
Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian,
Menteri BUMN, dan Kepala Bulog untuk
saling berkoordinasi. Sesuai yang kita
rapatkan sebelumnya, secara konsisten
harga-harga (pangan) itu harus dilihat
hari per hari, tegasnya.
Menyangkut reformasi hukum,
Presiden Jokowi menugaskan Menteri
Koordinator Bidang Politik, Hukum
dan Keamanan yang baru, Wiranto,
untuk melakukan penegakan dan
kepastian hukum agar dapat terlaksana
di Indonesia. Segera dirumuskan agar
secepatnya bisa kita lakukan tindakan
di lapangan sehingga penegakan dan
kepastian hukum di negara kita menjadi
jelas, tuturnya.
Terkait kebijakan pengampunan
pajak Presiden Jokowi berpesan agar
anggota Kabinet tidak terlena. Saya
ingin memberikan peringatan saja pada
Dirjen Pajak dan Menteri Keuangan.
Masih banyak komplain mengenai
pelayanan di desk-desk yang ada. Ada

yang datang, orangnya tidak ada. Ada


yang datang di KPP, ada orangnya,
tapi tidak bisa menjelaskan secara
detail hal-hal yang ditanyakan. Saya
harapkan diperbaiki. Ini harus berhasil,
tax amnesty-nya harus berhasil,
ungkapnya.
Selain itu, masalah pemberantasan
terorisme dan penanganan Narkoba juga
mendapat perhatian Presiden Jokowi.
Saya harapkan juga ditindaklanjuti
terus. Hal-hal yang berkaitan dengan
narkoba juga silahkan ditindaklanjuti
dan diteruskan, kata Presiden.
Presiden Jokowi juga
menginstruksikan jajarannya untuk
memanfaatkan teknologi yang
dapat mengintegrasikan antara satu
kementerian atau lembaga dengan yang
lainnya.
Terkait hal tersebut, Presiden
menginginkan adanya integrasi yang
terpusat sehingga tidak lagi terdapat
adanya anggaran yang saling terpisah
dalam kementerian. Saya harapkan
rumusan-rumusan yang berkaitan
dengan sistem IT mulai dipersiapkan
sehingga tahun depan semuanya
sudah terintegrasi dengan baik antar
kementerian/lembaga, daerah, dan
pusat, terangnya. (her, sg, ram)

Pelapor Pertanyakan Polisi Tak Menahan Tersangka


Bekasi, Laras Post Samsuri
(58) pelapor perkara memberikan
keterangan palsu diatas akta otentik,
sesuai nomor laporan LP/715/K/
VIII/2015/SPKT/Resta Bekasi, dengan
terlapor Sarah, mempertanyakan
penananganan perkara tersebut,
pasalnya meski penyidik Polresta
Bekasi telah menetapkan terlapor
menjadi tersangka, namun belum
dikenakan penahanan pada terlapor.
Samsuri menyebutkan, berdasarkan
Surat Pemberitahuan Perkembangan
Hasil Penyidikan, No B/565/VI/2016/
Resta Bks, tertanggal 6 Juni 2016 yang
ia terima, penyidik Polresta Bekasi yang
menangani perkara tersebut menyatakan,
atas terlapor Sarah telah dibuatkan
BAP tersangka dan sedang dilakukan
pemberkasan untuk dilimpahkan berkas
perkara ke Kejaksaan Negeri Cikarang.
Terlapor sudah ditetapkan
tersangka, tapi kenapa tidak dilakukan
penahanan terhadap terlapor, ujar
warga Kp. Pulo Kecil, Desa Karang
Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia,
Kabupaten Bekasi ini, kepada Laras Post,

pada Jumat (29/7/2016) di Bekasi.


Samsuri mengungkapkan, perkara
ini berawal dari pembelian tanah
yang ia lakukan dari Eti Maryati binti
Nabrih dan Maryamah binti Nabrih, Eti
Nurhayati binti Nabrih atas sebidang
tanah sertipikat hak milik No 00676
atas nama Nabrih bin Kinan, seluas
3.629 m2 yang terletak di Kp Katimaha
Desa Karanganyar, Kecamatan Karang
Bahagia, Kabupaten Bekasi.
Lebih lanjut Samsuri menyatakan,
setelah pembayaran lunas, tanah beserta
sertipikatnya diserahkan oleh penjual
sehingga dirinya kemudian mengolah
tanah sawah tersebut. Namun jual beli
tanah tersebut belum dituangkan dalam
Akta Jual Beli dan baru ada tanda terima
pembayaran berupa beberapa kwitansi
yang ditandatangani para penjual,
karena ahli waris alm Nabrih bin Kinan
yang lainnya enggan menandatangani.
Setelah satu musim tanam, kata
Samsuri, pengelolaan sawah ia serahkan
kepada Samin dengan sistem bagi hasil.
Selang beberapa waktu kemudian,
dirinya meminjam uang kepada

Samin dengan jaminan sawah berikut


sertipikatnya. Karena saya butuh uang
kemudian saya pinjam uang kepada
Samin pada tanggal 25 Desember 2007,
dengan jaminan sawah dan sertipikat
tanah tersebut, tegasnya.
Menurut Samsuri, beberapa waktu
kemudian Samin meninggal, namun
ketika ia akan mengembalikan uang
pinjamannya dan hendak mengambil
sertipikat, istri dari alm Samin bernama
Sarah menolak menerima pembayaran,
dengan alasan tanah tersebut merupakan
miliknya yang ia beli dari Nabrih.
Kemudian, lanjut Samsuri, Sarah
menunjukkan Akta Jual Beli tanah tersebut
yang seakan-akan telah terjadi jual beli
antara Nabrih dan Sarah. Anehnya
dalam AJB tertera jual beli dilakukan
tanggal 10 Mei 2005 dan tertera cap Jempol
Nabrih selaku penjual. Padahal Nabrih
telah meninggal pada tahun 1998 dan
setahu saya Nabrih semasa hidupnya bisa
baca tulis, terangnya.
Merasa tertipu Samsuri pada
tanggal 10 Agustus 2015 kemudian
membuat laporan polisi dengan terlapor

Samsuri

FOTO:ist

Sarah, sesuai Surat Tanda Penerimaan


Laporan/Pengaduan No ; LP/715/K/
VIII/2015/SPKT/Resta Bekasi. Tapi
tanpa alasan yang jelas hingga kini polisi
tidak menahan Sarah, tegas Samsuri.
Kanit Harda Polresta Bekasi, AKP
Ipik Gandamanah, SH, ketika hendak
dikonfirmasi melalui telepon seluler
oleh Laras Post, pada Jumat (29/7/2016)
tidak menjawab. (ram)