Anda di halaman 1dari 2

KEWARGAAN DIGITAL

Dalam berkomunikasi pada dunia maya tidak jauh beda dengan dunia kapur. Pada
dunia maya dalam berkomunikasi tidak mempertemukan individu-individu tersebut
secara langsung sehingga dapat mendorong menipisnya bahkan hilangnya normanorma sopan santun,tanggung jawab dan etikel dalam berkomunikasi.
Warga digital adalah orang
yang sadar akna yang biak dan yang buruk,
menunjukan kecerdasan perilaku teknologi dan membuat pilihan yang tepat ketika
menggunakan teknologi. Warga digital merupakan individu yang memanfaatkan TI
untuk membangun komunitas,bekerja, dan berkreasi. Oleh karena itu, warga digital
memiliki kewajiban untuk menjaga etiket dan norma serta memiliki rasa tanggung
jawab di dunia maya.
Kewargaan digital dapat di definisikan sebagai norma perilaku yang tepat dan
bertanggung jawab terkait dengan penggunaan teknologi. Kewargaan digital adalah
konsep yang dapat digunakan untuk memberikan pengetahuan mengenai
penggunaan teknologi dunia maya dengan baik dan benar. Penggunaan teknologi
dunia maya dengan baik dan benar memiliki banyak implikasi seperti :
1.
2.
3.
4.

Pemilihan kata yang tepat dalam berkomunikasi


Tidak menyinggung pihak yang lain dalam update status
Tidak memberikan informasi penting kepada publik
Tidak membuka tautan yang mencurigakan

Tiga lingkungan pemanfaatan kewargaan digital beserta komponennya :


1. Lingkungan belajar dan akademis
Pengajar dan siswa secara aktif memnafaatkan IT dalam mencari
informasi data maupun literatur yang digunakan untuk keperluan akademis.
Komponen lingkungan belajar dan akademis :
1. Akses digital
Setiap warga digital harus menyadari factor-faktor penghambat akses ke
teknologi informasi mulai dari factor inftastruktur(internet ataupun
intranet). Tiga factor adat dan budaya.
2. Komunikasi digital
Warga digital diharapkan dapat mengetahui kelebihan atua kekurangan
dari setiap jenis komunikasi daring.
3. Literasi digital
Literasi digital merupakan proses belajar mengajar mengenai teknologi
dan pemanfaatan sehingga saat teknologi baru muncul para pelajar dan
pengajar diharapkan dapat beradaptasi secara cepat dan tidak terpaku
pada satu jenis teknologi.
2. Lingkungan sekolah dan tingkah laku
Komponen:
1. Hak digital

Setiap warga digital harus ikut membantu pemanfaatan teknologi secara


benar, mengikuti tata karma yang berlaku baik yang tersirat dan yang
tersurat. Contohnya:
1. Tidak menyebarkan informasi palsu
2. Tidak melakukan pembajakan konten
3. Tidak memancing emosi pengguna lainnya
2. Etiket digital
Etiket digital dibuat dengan tujuan untuk menjaga perasaan dan
kenyamanan pengguna lainnya.
3. Keamanaan digital
Setiap warga digital harus berhati hati dan menjaga informasi dari pihak
yang tidak bertanggung jawab .
3.Kehidupan siswa diluar sekolah
1. komponen hukum digital
Mengatur etiket penggunaan teknologi dalam masyarakat.
Contoh : - mengunduh informasi/website