Anda di halaman 1dari 1

1.

Bentuk pikiran yang non-realistik: bentuk pikiran yang sama sekali tidak
berdasarkan kenyataan, umpamanya: menyelidiki sesuatu yang spektakuler/
revaolusioner bila ditemui; mengambil kesimpulan yang aneh serta tidak masuk
akal. (Merupakan gejala yang menonjol pada skizofermia hebefrenik di samping
tingkah-laku kekanak-kanakan). Dibedakan dari pikiran dereistik dan otistik, tetapi
kadang-kadang ketiga gangguan bentuk pikiran ini dijadikan satu dengan salah satu
istilah itu.
Gangguan arus pikiran, yaitu tentang cara dan lajunya proses asosiasi dalam
pemikiran, yang timbul dalam berbagai jenis:
1. Perseverasi : berulang-ulang menceritakan suatu idea, pikiran atau tema secara
berlebihan. Penulis pernah mendengar seorang pasien berkata: Nanti besok
saya pulang, ya saya sudah kangen rumah, besok saya sudah berada di rumah
sudah makan enak di rumah sendiri, ya pak dokter, satu hari lagi saya nanti
sudah bisa tidur di rumah, besok ayah akan datang mengambil saya
pulang..
2. Asosiasi longgar : mengatakan hal-hal yang tidak ada hubungannya satu sama
lain

umpamanya Saya mau makan. Semua orang dapat berjalan. Bila

extrim, maka akan terjadi inkoherensi.