Anda di halaman 1dari 2

Akuifer tidak tertekan adalah sebuah aquifer yang memiliki lapisan pembatas di bagian

bawahnya merupakan akuitard sedangkan pembatas pada bagian atas berupa muka air tanah.
lapisan pembatas ini yang mempunyai konduktivitas hidraulik lebih kecil dari pada konduktivitas
hidraulik dari akuifer. Permukaan air tanah di sumur dan air tanah bebas adalah permukaan air
bebas, jadi permukaan air tanah bebas adalah batas antara zone yang jenuh dengan air tanah dan
zone yang aerosi (tak jenuh) di atas zone yang jenuh

Gambar 1 Akuifer Bebas

Akuifer tertekan adalah akuifer yang sebelah atas dan bawahnya dibatasi oleh laipsan
akuiklud (kedap air) yang memiliki nilai kelulusannya sangat kecil, sehingga tekanan pada
batas atas air tanah lebih besar daripada tekanan atmosfer. Pada lapisan pembatasnya tidak ada
air yang mengalir (no flux).. sehingga jika dibor pada kedalaman tertentu (biasanya diatas 20 m),
maka air tanahnya akan menyembur ke permukaan tanah dengan aliran yang kencang dan cukup
banyak, jika dikelola lebih lanjut, maka menjadi Arthesian Well

Gambar 2 Akuifer Tertekan


Akuifer bocor (Leakage aquifer) akuifer yang jenuh air yang dibatasi oleh lapisan yang
berupa aquitard (semi kedap air) dan lapisan bawahnya merupakan akuiklud. Pada lapisan
pembatas di bagian atasnya karena bersifat aquitard masih ada air yang mengalir ke akuifer
tersebut (influx) walaupun hidraulik konduktivitasnya jauh lebih kecil dibandingkan hidraulik
konduktivitas akuifer. Tekanan airnya pada akuifer lebih besar dari tekanan atmosfir.. Akuifer
jenis ini, produktivitas dan tinggi muka air tanahnya ditentukan juga oleh ketinggian wilayah,
vegetasi dan kegiatan yang ada di sekitarnya.

Gambar 3 Akuifer Bocor

Akuifer melayang adalah akuifer yang jika di dalam zone aerosi terbentuk sebuah akuifer
yang terbentuk di atas lapisan impermeable. Akuifer melayang ini tidak dapat dijadikan sebagai
suatu usaha pengembangan air tanah, karena mempunyai variasi permukaan air dan volumenya
yang besar.

Gambar 4 Akuifer Melayang