Anda di halaman 1dari 5

3.5 Analisis Fundamental PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.

3.5.1 Profil Perusahaan TLKM

Table 3.18 Laporan Keuangan dan Ratio TLKM


3.5.2.Analisis Ratio TLKM

1. EPS (Earning per share )

Berikut ini adalah tabel analisis EPS PT Telekomunikasi indonesia. tahun 2013-2015 :

Table 3.18 EPS PT Telekomunikasi indonesia Tbk.

EPS (Earning Per Share Laba per lembar saham)


(dalam jutaan rupiah)
EPS (diluted) 2013 2014 2015
TLKM 140,92 145,22 153,66
Peningkatan EPS
TLKM 3,05 % 5,81 %

Data diatas diperoleh dari Laporan Keuangan tahunan PT Telekomunikasi indonesia Tbk
pada tahun 2013-2015. Berdasarkan data tersebut menunjukan terjadi peningkatan nilai EPS
pada tahun 2013- 2015,tahun2013 sebesar 145,22 menjadi 153,66 pada tahun 2014 dengan
peningkatan yang tidak terlalu signifikan sebesar 3,05% dan pada tahun 2015 terjadi
peningkatan yang sebesar 5,81 % dengan nilai EPS sebesar 153,66 . Dengan EPS yang
bernilai positif artinya perusahaan ini mengalami keuntungan.

2. DER(Debt Equity Ratio Rasio besarnya hutang terhadap modal)


Formula DER = Total Hutang
Total Ekuitas

Berikut ini adalah tabel analisis DER PT Telekomunikasi indonesia Tbk. tahun
2013-2015 :
Table 3.14. DER PT Telekomunikasi indonesia Tbk

Debt to Equity Ratio (DER)


(dalam jutaan rupiah)
TLKM 2013 2014 2015
Total Liabilitas 50.527.000 54.770.000 72.745.000
Total Ekuitas 77.424.000 86.125.000 93.428.000
DER 0,65 0,64 0,78

Data diatas diperoleh dari Laporan Keuangan tahunan PT Telekomunikasi Indonesia


Tbk. pada tahun 2013-2015. Berdasarkan table di atas, terlihat bahwa DER perusahaan pada
tahun 2013 dan 2014 mengalami penurunan , tahun 2013 sebesar 0,65, tahun 2014 sebesar
0,64,dan tahun 2014-2015mengalami peningkatan sebesar 0,14 dimana nilai DER tahun
2015 sebesar 0,78. Terjadinya penurunan nilai DER pada tahun 2014 dibandingkan tahun
2013 tidak signifikan dikarenakan meningkatnya liabilitas 8,4% sedangkan kenaikan ekuitas
sebesar 11,24%.Maka peningkatan ekuitas yang lebih besar dibandingkan kenaikan
liabilitasnya.

Peningkatan nilai DER pada tahun 2015 dibandingkan tahun 2014 sebesar 21,88 %

dikarenakan meningkatnya liabilitas 32,82% sedangkan kenaikan ekuitas sebesar 8,48%.


Meskipun DER mengalami peningkatan yang signifikan. Jadi, berdasarkan peningkatan DER
tahun 2015 menunjukkan bahwa tingkat risiko likuiditas PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk
semakin tinggi.

3. ROE (Return On Equity)

ROE = LABA BERSIH


EKUITAS

Berikut ini adalah tabel analisis ROE PT Telekomunikasi indonesiaTbk. tahun 2013-
2015 :
Table 3.15. ROE PT Telekomunikasi indonesia Tbk

Return on Equity (ROE)


(dalam jutaan rupiah)
TLKM 2013 2014 2015
Laba bersih 20.290.000 21.446.000 23.317.000
Ekuitas 77.424.000 86.125.000 93.428.000
ROE 26,21 % 24,90 % 24,96%

Data diatas diperoleh dari Laporan Keuangan tahunan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
pada tahun 2013-2015. Berdasarkan tabel diatas, dapat dilihat bahwa ROE perusahaan pada
tahun 2013 adalah sebesar 26,21%, pada tahun 2014 adalah sebesar 24,90%, dan pada
tahun2015 adalah sebesar 24,96%. Peningkatan ROE terjadi karena peningkatan ekuitas lebih
kecil dibandingkan peningkatan labanya, kenikan laba bersih pada tahun 2014 dibandingkan
tahun 2013 yaitu 5,70%, dan kenaikan laba tahun 2015 dibandingkan tahun 2014 sebesar
8,72% sedangkan peningkatan ekuitas tahun 2014 dibandingkan 2013 yaitu 11,24 % dan
peningkatan ekuitas tahun 2015 dibandingkan ekuitas tahun 2014 yaitu 8,48 %

Peningkatan ROE?setiap tahunnya artinya semakin besal dana yang dapat


dikembalikan dari ekuitas menjadi laba. Maka ROE yang semakin menurun akan
menyediakan laba yang semakin sedikit untuk para investor.

4. ROA (Return On Assets)

ROA = Net Income


Total Assets

Berikut ini adalah tabel analisis ROA PT Telekomunikasi indonesia Tbk. tahun
2013-2015 :

Table 3.16. ROA PT Telekomunikasi indonesia Tbk

ROA (Return On Assets)(dalam jutaan rupiah)

TLKM 2013 2014 2015


Laba bersih 20.290.000 21.446.000 23.317.000
Total Assets 127.951.000 140.895.000 166.173.000
ROA 15,86 % 15,22 % 14,03%
Data diatas merupakan Laporan Keuangan tahunan PT Telekomunikasi indonesia
Tbk. pada tahun 2013-2015. Berdasarkan tabel diatas, dapat kita lihat bahwa ROA
perusahaan pada tahun 2013 adalah sebesar 15,86 %, pada tahun 2014 adalah sebesar
15,22%, dan pada tahun 2015 adalah sebesar 14,03%. Peningkatan ROA pada tahun 2014
bila dibandingkan tahun 2013 tidak signifikan, pada tahun 2015 mengalami penurunan nilai
ROA dimana nilai ROA tahun 2015 adalah 14,03 %. Peningkatan laba terjadi dari tahun 2013
sampai tahun 2015, sementara terjadi peningkatan asset pada tahun 2014 dan 2015 sebesar
tahun 2014 yaitu 11,3%, dan pada tahun 2015 peningkatan sebesar 7,6%. Maka nilai ROA
yang semakin meningkat tersebut artinya akan semakin besar laba yang dapat dihasilkan dari
asset perusahaan menjadi laba. Dalam tahun 2014 dan tahun 2015 dapat dikatakan kinerja
perusahaan menurun sehubungan dengan menurunnya nilai ROA.