Anda di halaman 1dari 32

Home

Contact Us

Software

Game

Materi

Keperawatan

KTI

More

Search on this

Home ASKEP , Doc KMB ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ISK (INFEKSI
SALURAN KEMIH)

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ISK (INFEKSI SALURAN


KEMIH)

KONSEP DASAR

I. DEFINISI
Infeksi saluran kemih (ISK) adalah istilah umum yang dipakai untuk menyatakan adanya
invasi mikroorganisme pada saluran kemih.
1. Infeksi saluran kemih dapat mengenai baik laki-laki maupun perempuan dari semua umur baik
pada anak, remaja, dewasa maupun pada umur lanjut.
2. Akan tetapi dari kedua jenis kelamin, ternyata wanita lebih sering dari pria dengan angka
populasi umum, kurang dari 515%, untuk menyatakan adanya ASK harus ditemukan bakteri
didalam urin. Bakteriuria bermakna yang disertai gejala pada saluran kemih disebut bakteriunia
bergejala sedangkan yang tanpa gejala kemih disebut bakteriunia tanpa gejala. Mikro organisme
yang paling sering menyebabkan ISK adalah jenis bakteri aerob. Saluran kemih normal tidak
dihuni oleh bakteri atau mikroba yang lain, karena itu rutin dalam ginjal dan buli-buli biasanya
steril. Walaupun demikian uretra bagian bawah terutama pada bagian yang mendekati kandung
kemih.
Selain bakteri aerob, ISK dapat disebabkan oleh virus, nagi, dan jamur. Ada kalanya ISK
tanpa bakteriuria, ditemukan pada keadaaan-keadaan :
1. Fokus infeksi tidak dilewati urin, misalnya pada lesi dini pielonefritis karena infeksi
hematogen.
2. Bendungan total pada bagian yang menderita infeksi.
3. Bakteriuria disamakan karena pemberian antibiotika.

II. ETIOLOGI

Organisme penyebab ISK yang paling sering ditemukan adalah escheriucia (80 % kasus). E. Coli
merupakan penghuni normal dari kolon. Organisme-organisme lain yang juga dapat
menyebabkan ISK adalah : golongan proteus, klebsiela, pseudomonas, enterokokus dan
stophylokokus.

III. PATOFISIOLOGI
IV. MANIFESTASI KLINIS
Gejala klinis ISK tidak khas dan bahkan pada sebagian pasien tanpa gejala. Gejala yang sering
ditemukan ialah disuria, polakisuria dan terdesak kencing yang biasanya terjadi bersamaan.
Nyeri supra pubik dan daerah pelvis. Polakisuria terjadi akibat kandung kemih tidak dapat
menampung urin lebih dari 500 ml karena mukosa yang meradang sehingga sering kencing.
Stranguria yaitu kencing yang susah dan disertai kejang otot pinggang yang sering ditemukan
pada sistitis akut. Tenesmus ialah rasa nyeri dengan keinginan mengosongkan kandung kemih
meskipun telah kosong. Nukturia ialah cendrung sering kencing pada malam hari akibat
kapasitas kandung kemih menurun, sering juga ditemukan enuresis noktural sekunder yaitu
ngompol pada orang dewasa, prostatismus yaitu kesulitan memulai kencing dan kurang deras
arus kencing, nyeri uretra, kolik ureter dan ginjal.
Gejala klinis ISK sesuai dengan bagian saluran kemih yang terinfeksi sebagai berikut :
1. Pada bagian bawah, keluhan pasien biasanya berupa rasa sakit atau rasa panas di uretra
sewaktu kencing dengan air kemih sedikit-sedikit serta rasa tidak enak didaerah suprapubik.
2. Pada ISK bagian atas dapat ditemukan sakit kepala, malaise mual, muntah, demam, menggigil,
rasa tidak enak, atau nyeri dipinggang.

V. KOMPLIKASI
- Gagal ginjal akut
- Ensefalopati hipertensif
- Gagal jantung, edema paru, retinopati hipertensif

VI. PEMERIKSAAN PENUNJANG


a. Biakan urin : Biakan ini pancaran tengah (mid stream urine) dianggap positif ISK bila jumlah
kuman 100.000 kuman/ml urin, jumlah kuman antara 10.000 - < 100.000 kuman/ml urin
dianggap meragukan akan perlu diulang. Bila < 10.000 kuman/ml, urin hasil dianggap sebagai
kontaminasi. Bila pengambilan urin dilakukan dengan pungsi supra pubik/karteterisasi kandung
kemih, maka seberapapun kuman yang ditemukan dianggap positif ISK (ada maka juga yang
menyebutkan batasan > 200 kuman/ml urin).
b. Urin lengkap : tidak ada korelasi pasti antara piuria dan bakteri urin, tetapi pada setiap kasus
dengan piuria harus dicurigai kemungkinan ISK, bila ditemukan silinder leukosit, kemungkinan
pielonefritis perlu dipikirkan.
c. Radiologi : Pemeriksaan ultrasonografi sedapat mungkin dilakukan pada semua pasien ISK,
pielografi intravena (PIV) dilakukan untuk mencari kemungkinan adanya pielonefritis kronis,
kelainan konginital, maupun abstruksi dengan miksio-sisto-uretrografi (MSU) dapat ditemukan
tanda-tanda refluks vesiko ureter/penyempitan pada muara uretra.
d. Lain-lain : data tambahan berupa peninggian laju endap darah (LED) dan kadar protein kurang
rektif, penurunan fungsi ginjal, serta adanya azotemia memberi petunjuk adanya ISK bagian atas.
VII. PENATALAKSANAAN
Tatalaksana umum : atasi demam, muntah, dehidrasi dan lain-lain. Pasien dilanjutkan banyak
minum dan jangan membiasakan menahan kencing untuk mengatasi disuria dapat diberikan
fenazopiridin (pyriduin) 7-10 mg/kg BB hari. Faktor predisposisi dicari dan dihilangkan.
Tatalaksana khusus ditujukan terhadap 3 hal, yaitu pengobatan infeksi akut, pengobatan dan
pencegahan infeksi berulang serta deteksi dan koreksi bedah terhadap kelamin anatamis saluran
kemih.
1. Pengobatan infeksi akut : pada keadaan berat/demam tinggi dan keadaan umum lemah segera
berikan antibiotik tanpa menunggu hasil biakan urin dan uji resistensi kuman. Obat pilihan
pertama adalah ampisilin, katrimoksazol, sulfisoksazol asam nalidiksat, nitrofurantoin dan
sefaleksin. Sebagai pilihan kedua adalah aminoshikosida (gentamisin, amikasin, dan lain-lain),
sefatoksin, karbenisilin, doksisiklin dan lain-lain, Tx diberikan selama 7 hari.
2. Pengobatan dan penegahan infeksi berulang : 30-50% akan mengalami infeksi berulang dan
sekitar 50% diantaranya tanpa gejala. Maka, perlu dilakukan biakan ulang pada minggu pertama
sesudah selesai pengobatan fase akut, kemudian 1 bulan, 3 bulan dan seterusnya setiap 3 bulan
selama 2 tahun. Setiap infeksi berulang harus diobati seperti pengobatan ada fase akut. Bila
relaps/infeksi terjadi lebih dari 2 kali, pengobatan dilanjutkan dengan terapi profiloksis
menggunakan obat antiseptis saluran kemih yaitu nitrofurantorin, kotrimoksazol, sefaleksi atau
asam mandelamin. Umumnya diberikan dosis normal, satu kali sehari pada malam hari selama
3 bulan. Bisa ISK disertai dengan kalainan anatomis, pemberian obat disesuaikan dengan hasil
uji resistensi dan Tx profilaksis dilanjutkan selama 6 bulan, bila perlu sampai 2 tahun.
3. Koreksi bedah : bila pada pemeriksaan radiologis ditemukan obstruksi, perlu dilakukan koreksi
bedah. Penanganan terhadap refluks tergantung dari stadium. Refluks stadium I sampai III
bisanya akan menghilang dengan pengobatan terhadap infeksi pada stadium IV dan V perlu
dilakukan koreksi bedah dengan reimplantasi ureter pada kandung kemih (ureteruneosistostomi).
Pada pionefrosis atau pielonefritis atsopik kronik, nefrektami kadang-kadang perlu dilakukan.
ASUHAN KEPERAWATAN

I. PERKAWINAN

Identitas
Nama
Umur
Jenis kelamin
Suku bangsa
Pekerjaan
Pendidikan
Alamat
Tanggal MRS
Diagnosa medis

RIWAYAT KESEHATAN

a. Keluhan utama : - Disuria


- Polakisria
- Nyeri
- Terdesak kencing yang berwarna terjadi bersamaan.
b. Riwayat penyakit sekarang
Penyebab dari disuria disebabkan karena masuknya organisme eschericea coli kedalam kolon.
c. Riwayat penyakit dahulu
Apakah sebelumnya pernah sakit ISK.
d. Riwayat penyakit keluarga
Apakah ada keluarga yang menderita penyakit yang sama.
e. Riwayat psikososial dan spiritual
Biasanya klien cemas, bagaimana koping mekanisme yang digunakan gangguan dalam beribadat
karena klien lemah.
f. Pola-pola fungsi kesehatan
1. Pola nutrisi dan metabolisme
Klien mengalami penurunan nafsu makan karena mual, muntah saat makan sehingga makan
hanya sedikit bahkan tidak makan sama sekali.
2. Pola eliminasi
Eliminasi alvi klien tidak dapat mengalami konstipasi oleh karena tirah baring lama. Sedangkan
eliminasi urine mengalami gangguan karena ada organisme yang masuk sehingga urine tidak
lancar.
3. Pola aktifitas dan latihan
Aktivitas klien akan terganggu karena harus tirah baring total agar tidak terjadi komplikasi maka
segala kebutuhan klien dibantu.
4. Pola tidur dan istirahat
Pola tidur dan istirahat terganggu sehubungan dengan imobilisasi yang lama.
5. Pola persepsi dan konsepsi diri
Biasanya terjadi kecemasan terhadap keadaan penyakitnya dan ketakutan merupakan dampak
psikologi klien.
6. Pola hubungan dan peran
Hubungan dengan orang lain terganggu sehubungan dengan klien dirawat di rumah sakit dan
klien harus bedrest total.
7. Pola penanggulangan stress
Biasanya klien sering melamun dan merasa sedih karena keadaan sakitnya.
8. Pola tata nilai dan kepercayaan
Dalam hal beribadah biasanya terganggu karena bedrest total dan tidak boleh melakukan
aktivitasi karena penyakitnya.
g. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum
Didapatkan klien tampak lemah, nadi 100x/menit, T = 119/60
2. Tingkat Kesadaran
Normal GCS 4-5-6
3. Sistem Respirasi
Pernafasan normal yaitu 20x/menit, nafsu normal
4. Sistem Kardiovaskuler
Terjadi penurunan tekanan darah
5. Sistem Integumen
Kulit kering, turgor kulit menurun, rambut agak kusam.
6. Sistem Gastrantestinal
Bibir kering pecah-pecah, mukosa mulut kering, lidah kotor.
7. Sistem Muskuloskeletal.
Klien lemah, terasa lelah tapi tidak didapatkan adanya kelainan.
8. Sistem Abdomen
Pada palpasi didapatkan adanya nyeri tekan pada ginjal akibat adanya peradangan akut maupun
kronis dari ginjal atau saluran kemih yang mengenai pelvis ginjal, pielonefritis, cystitis, uretra.

II. DIAGNOSA

1. Nyeri berhubungan dengan koliks ginjal, pelvis, parenkim, invasi bakteri pada mukosa
kandung kemih (systitis) mengakibatkan nyeri panggul atau nyeri supra pubik.
2. Hipertermia berhubungan dengan infeksi diginjal mengakibatkan potensial infeksi dan
ketidakseimbangan cairan.
3. Perubahan pola eliminasi urine berhubungan dengan trauma mekanik dari infeksi
mengakibatkan disuria, frekwensi dan urgency.
3.
III. INTERVENSI KEPERAWATAN
1. Dx : Nyeri berhuibungan dengan koliks ginjal, pelvis, parenkim, invasi bakteri pada mukosa
kandang kemih mengakibatkan nyeri panggul atau nyeri supropubik.
Tujuan : - nyeri berkurang
- Penurunan kebutuhan terhadap analogetik
Kriteria Hasil : - Nyeri berkurang saat istirahat, aktifitas atau berkemih
Intervensi :
1. Nyeri supropubik dan disuria
R/ menandakan terjadinya infeksi pada kandung kemih.
2. Kultur urine, urinalisis RBC, WBC, peningkatan pH (infeksi kandung kemih)
R/ Jumlah bakteri 100.000/ml menandakan adanya infeksi yang menyebabkan nyeri.
3. Istirahatkan pasien selama perawatan
3. R/ mencegah timbulnya nyeri.
4. Kolaboratif dengan tim kesehatan dalam pemberian analgetik
4.R/ untuk mengontrol nyeri dan menanggulangi nyeri.
4.
2. Dx : Hipertermia berhubungan dengan proses infeksi ginjal mengakibatkan potensial infeksi dan
ketidakseimbangan cairan.
Tujuan : Hipertermia dapat ditanggulangi dengan tanda vital dan suhu kembali normal
riteria Hasil :- Tidak terjadi demam dan dioporesis
- Tidak ada tanda dan segala dehidrasi
Intervensi :
1. Suhu yang meningkat secara persisten
R/ indikasi infeksi renal
2. Kulit : suhu, warna, turgar, kering atau lembab.
R/ perubahan penandaan adanya dehidrasi
3. Tanda vital : Peningkatan denyut nadi, pernafasan dan suhu
R/ mengtahui perubahan tanda vital
4. Kolaboratif dalam pemberian (aspirin, aminahen)
R/ menurunkan panas dengan mengintibisi pusat pengaturan panas suhu.
5. Kolaboratif dengan tim medis dalam pemberian antibiotik
R/ membunuh bakteri dengan mengintibisi sistesis dinding sel/mengubah metabolisme protein
sel bakteri.

3. Dx : Perubahan pola eliminasi urine berhubungan dengan trauma mekanik dan infeksi
mengakibatkan disuria, frekwensi dan urgency.
Tujuan : Pola eliminasi kembali normal tanpa disertai disuria, frekwensi dan urgency
Kriteria Hasil :- Disuria berkurang
- Frekwensi dan urgensi kembali normal
Intervensi :
1. Kaji rasa panas, frekwensi, urgency, bau busuk urine, urine bercampur darah, nanah dan lendir.
R/ menandakan adanya bakteri yang mengakibatkan iritasi kandung kemih
2. Ulangi pmx urine : peningkatan RBC, WBC, Urine cultue: bakteri 100.000/ml
R/ menentukan penanganan jika hasil lab kurang dari batas normal.
3. Kolaboratif dengan tim medis dalam pemberian antibiotik/sulfanamide (amoxicllin,
sulfiscoxazole)
R/ pengobatan infeksi akan mengurangi gejala dengan menghambat sintetis bakteri
4. Kosongkan kandung kemih setiap 4 jam, gunakan tampan/popok dan ganti setiap 3-4 jam,
gunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun, hindari celana ketat.
R/ mencegah statis urine dan media pertumbuhan bakteri : kartominasi dan iritasi genital.

II. IMPLEMENTASI
Pelaksanaan merupakan pengelolaan dan perwujudan dan rencana tindakan meliputi
beberapa bagian yaitu validasi, secara keperawatan memberikan asuhan keperawatan dan
pengumpulan data (Lumidar 1990)
III. EVALUASI
Evaluasi adalah perbandingan yang matematis dari rencana tindakan dari masalah
kesehatan klien dengan tujuan yang telah ditetapkan dilakukan dengan cara berkesinambungan
dengan melibatkan klien dan kesehatan lainnya (Ependi, 1995)
DAFTAR PUSTAKA

Dengoes Marilyn E, 1993. Rencana Asuhan Keperawatan, Edisi 3. EGC, Jakarta


Tessy Agus, dkk. 2001. Ilmu Penyakit Dalam, Edisi 3, FKUI. Jakarta.
Mansjoer A, dkk. 2000. Kapita Selekta Kedokteran, Edisi 3 FKUI. Jakarta.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email,
dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di My
Documentku
Ketikkan email

Diposkan oleh Heri susilo di 13.28


Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook
Label: ASKEP, Doc KMB

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan anda Copy-paste di blog or web teman-teman semua, Jangan Lupa di Like or
commentnya ya...
Terima kasih
Link ke posting ini

Buat sebuah Link

Pages (126)1234

Categories
ANDROID (3)

ANFIS (10)

Artikel Kesehatan (17)

ASKEP (566)

Bahagia Dunia dan akhirat (4)

BIO FISIKA (11)

Doc ANAK (96)

Doc JIWA (29)

Doc KMB (376)

Doc KOMUNITAS (20)

Doc MATERNITAS (38)

Doc PPGD (41)

Game (7)

GERONTIK (15)

Icon Windows (15)

ILMU GIZI (7)

KTI (22)

Laboratorium (18)
LUCU (1)

MATERI (53)

Materi kuliah (53)

MOVIE (4)

MUSIK (10)

Pengetahuan (26)

Saku Keperawatan (8)

Saku Kepereawatan (1)

SOFTWARE (45)

Software Kedokteran (9)

SOSIAL (2)

Tips dan trik (32)

Masukan Email untuk Berlangganan:

Delivered by FeedBurner

Admin

Heri susilo
Lihat profil lengkapku

Teman My Documentku
Arsip Blog
2013 (1)

2012 (548)

o Desember (5)

o November (15)

o Oktober (38)

o September (24)

o Agustus (27)

o Juli (53)

o Juni (35)

o April (22)

o Maret (329)

Asuhan keperawatan pada pasien Limpoma

Asuhan keperawatan pada pasien LIMFOMA AKSILA DEXT...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN LEPTOSPIROSIS

Asuhan keperawatan anak dengan Laringitis Akut

Asuhan keperawatan pada pasien Laparatomy

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN KUSTA

Asuhan keperawatan pada PASIEN AKUT MEOBLASTIK LEU...

Asuhan keperawatan maternitas pada Ketuban pecah d...

Asuhan keperawatan pada pasien KONTOSIO MUSCULAR

KONSEP DASAR KEPERAWATAN KELUARGA


Asuhan keperawatan pada pasien Kista Ovari

Asuhan keperawatan maternitas pada KETUBAN PECAH P...

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN KEJANG DEMAM

KEBUTUHAN NUTRISI

Asuhan keperawatan pada pasien Katarak

Asuhan keperawatan pada pasien Karsinoma nasofarin...

ASUHAN KEPERAWATAN POST TOTAL LARINGEKTOMY

Asuhan keperawatan pada pasien Cedera tulang belak...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ISK (INFEKSI SALUR...

Asuhan keperawatan pada pasien Ischemia

INSTRUMEN TEKNIK LAPARATOMI + APPENDIKTOMI

Asuhan keperawatan maternitas pada pasien inpartu

Asuhan keperawatan pada pasien Ileus Obstruksi

Asuahn keperawatan pada pasien Nekrosis Miokard

Asuhan keperawatan pada Ikterus Neonatarum

ASUHAN KEPERAWATAN NEONATUS DENGAN HYPOGLIKEMI


S...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HIPOSPADIA

ASUHAN KEPERAWATAN NEONATUS DENGAN HYPOGLIKEMI


S...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI DENGAN HIPERBILIRUBI...

ASUHAN KEPERAWATANPADA KLIEN DENGAN HIL SINISTRA

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA PAYAH


JANTUN...
Asuhan keperawatan pada pasien Menigitis

ASUHAN KEPERAWATAN PADA HERPES ZOSTER

AsUhan keperawatan pada pasien HERPES SIMPLEK

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HERNIA


INCARSERATA ...

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN HERNIA


INGUINALIS...

Asuhan keperawatan pada pasien H E P A T O M A

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HEPATITIS

Asuhan keperawatan pada pasien HEMAPTOE (BATUK DAR...

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN HAEMORROID

Asuhan keperawatan pada pasien Guilain barre sindr...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan Glaukoma

ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN MASALAH


PEN...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GASTRITIS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN GAGAL GINJAL


a...

Asuhan keperawatan pada pasien GAGAL GINJAL KRONIK...

Asuhan keperawatan pada pasien CLOSE FRAKTUR RADIU...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN FRAKTUR PHALANX


DIS...

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN POST OP FRAKTUR FEMUR

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN MASALAH


NYERI...

FRAKTUR OS.MANDIBULARIS
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN FRAKTUR FEMUR

Asuhan keperawatan pada pasien Fraktur Humerus

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA

Asuhan keperawatan anak dengan febris

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN FIBRO ADENOMA


MAMM...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN EFUSI PLEURA

Asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Mellitus +...

Asuhan keperawatan anak dengan GASTROENTERITIS (DI...

Asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus (D...

Asuhan keperawatan anak dengan DHF {Dengue Haemora...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan DERMATITIS K...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan GEA

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DEFEK SEPTUM


VENTRI...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan CEREBRO VASC...

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN CEREBRO VASCULAR


A...

Asuhan keperawatan pada pasien CEREBRO VASCULAR DI...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan CVD

Asuhan keperawatan pada pasien dengan Decompensasi...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN CVA

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN CVA


ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN CEREBRO VASCULAR
A...

Asuhan keperawatan pada pasien COLORECTAL CANCER

Asuhan keperawatan pada pasien dengan Collic abdom...

KEPERAWATAN PASIEN DENGAN COLECISTITIS

Asuhan keperawatan pada pasien dengan CLOSED FRAKT...

Asuhan keperawatan pada pasien FRAKTUR FEMUR

Asuhan keperawatan pada pasien Cedera tulang belak...

Asuhan keperawatan pada pasien CIDERA SUSUNAN SIST...

Asuhan keperawatan pada pasien Cheiloschizis

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN KARSINOMA


BUL...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CONGINETAL TALIPES ...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan Batu buli-bu...

IMUNISASI

Asuhan keperawatan pada pasien Ablasio retina

Asuhan keperawatan pada pasien Abses paru

Asuhan keperawatan pada pasien ACUTE LUNG OEDEM (A...

Asuhan keperawatan pada pasien Adeno karsinoma

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KASUS ADENOTONSILITIS


KRON...

Asuhan keperawatan pada pasien Amputasi

Asuhan keperawatan pada pasien Angiofibroma nasofa...

Asuhan keperawatan maternitas Faktor resiko pada ...


Asuhan keperawatan pada pasien RHEMATOID ARTRITIS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An D DENGAN DX MEDIS


THA...

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN CVA / STROKE


INFAR...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan PASIEN DENGA...

Format ASUHAN KEPERAWATAN PADA USIA LANJUT

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN GAGAL NAFAS


(BANT...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN KELAINAN


JANTU...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan BENIGNA PROS...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Tn T DENGAN DIAG...

Asuhan keperawatan pada pasien IMPETOGI

Asuhan keperawatan pada pasien VESIKOLITHIASIS

FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA USIA LANJUT

Asuhan keperawatan jiwa dengan GANGGUAN EKSPRESI M...

HUBUNGAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN KEJ...

PATIENT CARE DELIVERY / Menerapkan proses keperawa...

Asuhan keperawatan pada pasien aritmia

Asuhan kerawatan kegawat daruratan pada pasien Gig...

Asuhan keperawatan pada pasien Gout / Pirai

Asuhan keperawatan pada pasien HEMATEMESIS MELENA


Asuhan keperawatan pada pasien INTOKSIKASI INSEKTI...

Asuhan keperawatan pada pasien Osteoartritis

Asuhan keperawatan pada pasien Rhematoid artritis

Asuhan keperawatan pada pasien Nefrolitiasis

Asuhan kegawat daruratan KEDARURATAN SISTEM PENDEN...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan CHRONIC MIEL...

ASUHAN KEPERAWATAN PASA PASIEN DENGAN


HIDRONEFROSI...

KUMPULAN PATHWAYS / PATHOFISIOLOGI

Asuhan keperawatan maternitas pada pasien POST OP ...

Asuhan keperawatan maternitas dengan pasien POST S...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY S DENGAN CA MAMAE

ASUHAN KEPERAWATAN ANAK PADA AN.N DENGAN ASTHMA


B...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan APENDICITIS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ANEMIA

Asuhan keperawatan pada pasien dengan AKUT RENAL F...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan TB paru deng...

Asuhan keperawatan pada pasien dengan Abortus

LEFLEAT TERAPI BERMAIN ANAK DENGAN CHD

LEMBAR BALIK Keluarga Berencana KB

Leaflet Keluarga Berencana (KB) lengkap

Asuhan keperawatan pada pasien dengan Arteri koron...


Asuhan keperawatan pasien dengan Dispepsia

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. T DENGAN GANGGUAN


SALU...

ANTE NATAL CARE

Asuhan keperawatan anak dengan Atresia Ani pada An...

Asuhan keperawatan anak dengan Kelainan Kongenital...

Asuhan keperawatan anak dengan Kejang demam

Asuhan Keperawatan anak dengan IDIOPATHIC TROMBOCY...

Asuhan keperawatan anak di Incubator

Asuhan kepeawatan anak dengan Hipospadiar

Asuhan keperawatan anak dengan HIRSCHPRUNG

Asuhan keperawatan anak dengan HIPOSPADIA

Asuhan keperawatan anak dengan HIPERBILIRUBIN

Asuhan keperawatan anak dengan HIPERAKTIF

Asuhan keperawatan anak dengan Hernia

Asuhan keperawatan anak dengan HEPATITIS D

Asuhan keperawatan anak dengan HEPATITIS C

Asuhan keperawatan anak dengan GLOMERULO NEFRITIS ...

Asuhan keperawatan anak dengan GASTRITIS

Asuhan keperawatan anak dengan FRAKTUR HUMERUS

Asuhan keperawatan anak dengan Fimosis

Asuhan keperawatan anak dengan Epilepsi

Asuhan keperawatan anak dengan Ensefalitis


Asuah keperawatan anak dengan DIABETES MELITUS JUV...

Asuhan keperawatan pada anak dengan DIFTERI

Asuhan keperawatan anak dengan Diare

Asuhan keperawatan anak dengan DHF

Asuhan keperawatan pada anak dengan CHILD NEGLECT

Asuhan keperawatan pada anak dengan child abuse

Asuhan keperawatan pada anak dengan Campak

Asuhan keperawatan pada anak dengan Tumor Wilms

Tinjauan teori anak dengan Bronkhitis

Asuhan keperawatan pada anak dengan Bronkhitis

Asuhan keperawatan pada anak dengan BRONCHOPNEUMON...

Asuhan keperawatan anak dengan BERAT BADAN LAHIR R...

Asuhan keperawatan anak dengan Autisme

Asuhan Keperawatan anak dengan ATRESIA ESOFAGUS

Asuhan keperawatan anak dengan Atresia ani

ASuhan keperawatan pada SECTIO CAESAREA

ASuhan KEPerawatan pada KANKER PAYUDARA

ASuhan KEPerawatan FRAKTUR CRURIS

STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN KEJANG


DE...

ASUHAN KEPERAWATAN CEDERA KEPALA

PENGKAJIAN KLIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM


PERSARAFAN...
BLADER TRAINING

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN TETANUS

Asuhan keperawatan pada TUMOR MEDULA SPINALIS

Range of Motion ( ROM )

Asuhan keperawatan pada TUMOR OTAK, TUMOR MEDULA S...

ASUHAN KEPERAWATAN BRONCHOPNEUMONIA

ASUHAN KEGAWAT DARURATAN PADA KLIEN DENGAN


GIGITA...

ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWAT DARUTATAN PADA KLIEN


DE...

ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWAT DARUTATAN PADA KLIEN


DE...

ASUHAN KEPERAWATAN KEGAWAT DARUTATAN PADA KLIEN


DE...

TEKNIK PEMBEBASAN JALAN NAFAS 1 (ANGKAT DAGU


TEKAN...

PEMBERIAN NAFAS BUATAN

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN GAWAT DARURAT


DENGA...

Asuhan keperawatan pasien dengan kegawatan bidang ...

Resusitasi jantung paru (RJP)

Pengkajian Airway, Breathing, dan Circulation

KONSEP DASAR PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT

Asuhan keperawatan pada GANGGUAN KARDIFASKULER AMI...

Asuhan keperawatan pada Fraktur/ dislokasi

Asuhan keperawatan pada Kejang demam


ASUHAN KEPERAWATAN EMERGENCY PADA PASIEN DENGAN
TE...

Asuhan keperawatan pada gangguan sistem endokrin H...

Asuhan keperawatan pada Eklamsia

Asuhan keperawatan pada ASFIKSIA NEONATORUM

Asuhan keperawatan pada anak Tersedak

Konsep Dasar Transfusi Darah

KONSEP ELEKTROLIT SERUM

ANATOMI DAN FISIOLOGI JANTUNG

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT


JAN...

Asuhan keperawatan pada KELAINAN SENDI DEGENERATIF...

Asuhan keperawatan pada NTOKSIKASI INSEKTISIDA FOS...

Asuhan keperawatan pada HIPERTENSI

Asuhan keperawatan pada HEPATITIS

Asuhan keperawatan pada HEMATEMESIS MELENA

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN


MET...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GEGANTISME

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KASUS GE

Asuhan keperawatan pada GAGAL JANTUNG (HEART FAILU...

Asuhan keperawatan pada GAGAL GINJAL KRONIS

Asuhan keperawatan pada ENDOKARDITIS

Asuhan keperawatan pada DIABETES MELLITUS


suhan keperawatan pada Diare

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN DHF

Asuhan keperawatan pada DECOMPENSASI CORDIS / PAYA...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN CKD


( CHRONIC...

Asuhan keperawatan pada CHF

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA KLIEN


DENGAN...

Asuhan keperawatan pada CA PARU

Asuhan keperawatan pada BRONKOPNEUMONIA

Asuhan keperawatan pada BRONKIEKTASIS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN ASMA


BRONKIAL...

Asuhan keperawatan pada ANGINA PEKTORIS

Asuhan keperawatan pada Anemia

Asuhan keperawatan pada AKUT MIOCARD INFARK (AMI)

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN EPILEPSI

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN ARDS (ADULT


RESPIR...

Asuhan keperawatan maternitas Kehamilan dengan Pre...

asuhan keperawatan pada MASA NIFAS

ASUHAN KEPERAWATAN OSTEOGENIK SARKOMA

Asuhan keperawatan pada Fraktur femur

Asuhan keperawatan pada CEREBRO VASKULER ACCIDENT


PENYAKIT PARU OBTRUKSI KRONIK (PPOK) asma

ASUHAN KEPERAWATAN KALA I PADA IBU DENGAN


PERSALIN...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN LUKA BAKAR


(...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN FRAKTUR


CRURI...

Asuhan keperawatan pada UROLITHIASIS

Asuhan keperawatan pada Typhoid

Asuhan keperawatan pada TUMOR OTAK

Asuhan keperawatan pada TUMOR MEDULA SPINALIS

Asuhan keperawatan pada TRAUMA TUMPUL ABDOMEN

Asuhan keperawatan pada STROKE NON HEMORAGIK

Asuhan keperawatan pada STROKE NON HEMORAGIK

Asuhan keperawatan pada STRIKTUR URETRA

Asuhan keperawatan pada STENOSIS ANI

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN SPACE


OCCUPY...

ASuhan KEPerawatan pada FRAKTUR CRURIS

Asuhan keperawatan pada SINDROM NEFROTIK

Asuhan keperawatan pada POST OPERASI TUTUP KOLOSTO...

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA KLIEN YANG


M...

Asuhan keperawatan pada PERITONITIS

ASUHAN KEPERAWATAN Periapendiks Infiltrat


ASKEP PENYAKIT KEJANG DEMAM

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN OBSTRUKSI


US...

NEOPLASMA PADA SISTEM PERKEMIHAN

Asuhan KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH DENGAN NEFROLITI...

KONSEP PENYAKIT DAN ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN


DENG...

ASKEP FRAKTUR CRURIS

Asuhan keperawatan pada MIGRAIN

LAPORAN PENDAHULUAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA


KLIEN ...

suhan keperawatan pada Malaria

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN LUKA BAKAR


(...

KERANGKA KERJA KONSEPTUAL UNTUK KEPERAWATAN


PSIKIA...

ASKEP KLIEN DENGAN HIPERTENSI

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN


INKONTINENSIA...

ASKEP KLIEN DENGAN HIPERTENSI

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN Tn DH DENGAN FRAKTUR TI...

Asuhan keperawatan pada KISTA COLEDOCAL

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. DENGAN DI RUNG ANG...

Asuhan keperawatan pada Kejang demam

ASKEP KEDARURATAN SISTEM PENDENGARAN, PENCIUMAN


DA...
ASKEP KLIEN DENGAN PEMAKAIAN KATETER CVP

Asuhan keperawatan pada INFEKSI SALURAN KENCING ( ...

Asuhan keperawatan pada LIMFOMA NON HODGKIN

Asuhan keperawatan pada HIRSPRUNG / MEGA COLON

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN


HIPERTIROIDI...

Asuhan keperawatan pada Hipertensi

Askep Hernia

Asuhan keperawatan pada HERNIA NUKLEUS PULPOSUS

Asuhan keperawatan pada HEMATOTHORAK

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM


PE...

Format pengkajian GERONTIK/Lansia

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GAGAL NAFAS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN FRAKTUR

Asuhan keperawatan pada FRAKTUR OS.MANDIBULARIS

Asuhan keperawatan pada FRAKTUR FEMUR

Asuhan keperawatan pada pasien Fraktur

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR


CERV...

Asuhan keperawatan pada FRAKTUR OS.ALVIOLARIS MAXI...

Asuhan keperawatan pada EMFISEMA

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN EFUSI PLEURA

Asuhan keperawatan pada anak Penyakit diare atau g...


ASuhan KEPerawatan pada DIABETES MELLITUS

Asuhan keperawatan pada Dengue Hermoragic failure ...

Asuhan keperawatan pada CKD ( CHRONIC KIDNEY DISEA...

Asuhan keperawatan pada CHRONIC MIELOGENUS LEUKEMI...

Asuhan keperawatan pada CHIRROSIS HEPATIS

ASuhan KEPerawatan pada FRAKTUR CRURIS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN LUKA BAKAR


(...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN LUKA BAKAR


(...

Kumpulan kata-kata KUPRET!!!

ASKEP COLORECTAL CANCER

Laporan kasus asuhan keperawatan pada COLORECTAL ...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CIDERA KEPALA


SEDAN...

ASKEP CHEFALGIA

CEDERA KEPALA

ASKEP CIDERA KEPALA

Asuhan keperawatan pada CANCER

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN KARSINOMA RECTI

ASKEP FRAKTUR CRURIS

Asuhan keperawatan pada CANCER COLON

ASKEP DENGAN HIDROSEFALUS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny.F DENGAN DIAGNOSA ME...


ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN BRONCHO
PNEUMO...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI BBLR ( BERAT BADAN


LA...

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN


BRONCHOPNEUMON...

Asuhan keperawatan pada pasien Anemia aplastik

Asuhan keperawatan HIV/AIDS

ASUHAN KEPERAWATAN PRE DAN POST ATE PADA An. V DEN...

Asuhan keperawatan pada pasien Adeno karsinoma gin...

TINJAUAN KEPUSTAKAAN ABSES PARU

ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN A B O R T U S INCOMPLET

Format ASKEP gerontik

LAPORAN PENDAHULUAN FEBRIS / DEMAM

2011 (274)

Entri Populer
Asuhan keperawatan pada pasien HEMAPTOE (BATUK DARAH)

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN POST OP FRAKTUR FEMUR

Asuhan keperawatan pada anak Penyakit diare atau gastroenteritis (GE)

Asuhan keperawatan pasien dengan Dispepsia

Asuhan keperawatan anak dengan febris

Asuhan Keperawatan Vulnus Laseratum

KONSEP DASAR PENANGANAN PASIEN GAWAT DARURAT

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HEPATITIS


Asuhan keperawatan HIV/AIDS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN GASTRITIS

Get this widget


Diberdayakan oleh Blogger.

2010-2012 My Documentku
Desain by Go Go Blogmaker | Dapur Tutorial Blogspot | Powered by Blogger