Anda di halaman 1dari 40

LANGKAH-LANGKAH PENGOPERASIAN DATA

DI DALAM APLIKASI OPENDTECT

Tugas mata kuliah

Geologi Minyak dan Gas

Oleh:

Eggo Yurlanda (1404107010062)

Dosen : Sangga Rima Roman Selia, ST., MT.

JURUSAN TEKNIK GEOFISIKA FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SYIAH KUALA

DARUSSALAM BANDA ACEH

2016
1. Aturan Pengerjaan dan Penambahan SEG-Y

1.1 Cara Kerja


- Pertama-tama buka aplikasi OpendTect, setelah aplikasi terbuka kemudian
klik pada gambar New Survey.

- Tentukan nama proyek yang akan kita gunakan, kemudian pilih Scan SEG-Y
file(s), atur Time pada bidang Z, setelah itu tekan Next.

- Masuk ke petunjuk Rawdata, kemudian pilih input SEG-Y file:\Rawdata


\Seismic_data.sgy.
- Setelah menekan Open, dengan cepat volume SEG-Y dibaca dan dengan
sendirinya mengisi parameter yang berhubungan dengan aturan suvey dan
import.

- Bisa juga dengan menekan gambar ini untuk membaca file SEG-Y yang
telah dimasukkan.

- Tekan gambar ini untuk memeriksa secara teliti, pertama kali nilai 1000
(atau dapat diubah-ubah dengan sendirinya).
- Jendela pemeriksa: menggunakan ini untuk mencari apa yang terdapat
didalam file.
- Memeriksa inline, cross-line dan koordinat X/Y.
- Bisa juga memeriksa jendela histogram pada seimik.

- Selanjutnya tekan OK. Bisa juga dengan menekan gambar ini untuk
menyimpan parameter yang telah dimasukkan.
- Setelah itu akan muncul menu Edit Survey Parameters, isikan pada menu yang
telah tersedia seperti berikut.

- Apabila parameter peninjauan telah diatur, tekan OK untuk memprosesnya.


- Masuk ke Newly Created Survey dengan mengklik ganda atau dapat juga
dengan menekan Select.

- Tetap menandai Yes Import kemudian tentukan nama Output Cube dan tekan
OK.
- Setelah menekan OK akan mucul tanda pemrosesan data (Importing Seismic
Data).

- Kemudian mucul pemberitahuan seperti berikut ini yang menandakan bahwa


cube siap untuk bekerja dan tekan OK.
- Periksalah pengaturan seismik ; Survey-Manage-Seismic-3D. Aplikasi ini
secara sendiri menandai seismic volume yang dimasukkan sebagai data
sebelumnya.

Cara : - Mengubah skala-Z dengan sederhana sewaktu-waktu


- Menyimpan pengaturan warna dengan menambah pengaturan data
- Membuat cube seismic secara sederhana dengan pengaturan data default
2. Mengubah Skala-Z dengan Sederhana Sewaktu-Waktu

- Menambahkan sebuah Inline


Klik kanan pada Inline kemudian pilih Add and Select Data.

Klik kiri pada Selected Seimic atau tekan OK pada jendela setelah langkah
1.

- Masuk ke menu View dan pilih Z-Scale.


- Gunakan penggeser untuk mengubah Z. Centang Save as Default dan tekan
OK.

3. Menyimpan Pengaturan Warna dengan Menambah Pengaturan Data

- Pilihlah sebuah warna.


- Klik kanan pada kolom warna dan pilih Ranges/Clipping.
- Rubahlah Percentage Clipped secara berulang dan ketika sudah puas tekan
OK.

- Klik kanan pada attributes dalam bagan dan pilih Save Color (& scaling)
Setting untuk menyimpannya sebelumnya untuk attribute ini.

4. Membuat Cube Seismic Secara Sederhana dengan Pengaturan Data Default

- Tekan gambar Manage Seismic dan pilih 3D Seismic atau masuk ke Survey-
Manage-Seismic-3D.
- Pilih pengaturan Seismic data dari daftar dan klik pada gambar ini .

5. Memasukkan (Geometri) Mendatar dari File ASCII

- Masuk ke Survey-Import-Horizon-ASCII-Geometry 3D.


- Pada jendela masukan, pilih horizon sebagai masukka file ASCII:
\Rawdata\Surface_data\F3-Horizon-FS6.xyt.

- Periksa file untuk menentukan kandungan header dan untuk memeriksa teliti
Format Definition. (Jaga jendela tetap terbuka untuk mengisi Format
Definition)
- Tentukanlah ukuran Header (jumlah garis) : pada kasus ini, atur No Header.

- Untuk mengatur Format Definition, klik pada Define : Tentukan jumlah setiap
kolom di dalam file.
- Bisa juga dengan mengklik pada Scan Input File untuk menguji kerja
parameter.
- Tutup laporan pemeriksaan.
- Tentukan, apabila bagian yang tak terbaca harus diisi : select No.
- Berikan nama pada Output Horizon dan pilih sebuah warna untuk layar.
- Dengan sendirinya pengerjaan Horizon di dalam bagian 3D dilakukan,
Centang pilihan Display After Import.
- Tekan Import.

6. Untuk Mengerjakan Data Sumur dari ASCII dan file LAS

- Pertama-tama import the well track dengan memilih Survey-Import-Wells-


ASCII-Track.
- Pilih the well track file: /Rawdata/Well-data/F02-01_welltrack.txt.

- Apabila tidak memeriksa the well track field, dapat dengan sendiri
menambahakan koordinat kepala sumur.
- Klik pada tombol Exmine.
- Artikan the Format Definition untuk the well track: col-1: X, col-2: Y, col-3:Z
dan col-4: MD. Satuan dalam meter (m).

- Pilih the Depth to time model file: /Rawdata/Well_data/F02-01_TD.txt.


- Periksa File tersebut.

- Artikan the Format Definition untuk pemodelan waktu terhadap kedalaman;


col-1: Depth dalam meter (m), col-2: TWT dalam second.
- Apabila tidak memeriksa file pemodelan waktu terhadap kedalaman, kita
dapat menambah sebuah kecepatan tetap untuk data sumur ini.
- Kemudian centang Yes pada Is this checkhot data?

- Tuliskan Nama Output.


- Setelah itu tekan tombol Import.
- Tampilan sumur pada pengerjaan: Klik kanan pada Well-Load dan kemudian
pilih sumur yang kita inginkan.
- Untuk memasukkan data log: Klik pada gambar Manage Well Data
dan klik pada Import. Alternatif lain, Ikuti Survey-Import-Wells-ASCII-Logs.

- Tekan tombol Import, kemudian pilih las file: /Rawdata/Well_data/F02-


01_logs.las.
- Centang MD.
- Klik pada Import.

- Dalam well manager, klik gambar Edit Markers .


- Pilih data input: /RawData/Well-data/F02-01_markers.txt.
- Artikan Format Definition.

- Pilih sebuah warna untuk setiap penanda dengan mengklik gambar pada baris
dalam kolom.
- Tekan OK.
- Kemudian tutup percakapan dan kembali ke bagian OpendTect.
- Tekan tombol Import, kemudian pilih las files: /Rawdata/Well_data/F02-
01_logs.las.
- Centang MD.
- Klik pada Import.

- Memperlihatkan bagian log: WellDisplay-Properties.


- Dalam tabel log kanan atau log kiri, pilih log to display and the properties.
- Dalam bagian tersebut, meperlihatkan log dan/atau penanda diatas sumur :
Klik kanan pada well dalam bar dan turuti Display-Properties.
- Dalam label log kanan atau log kiri, pilih log to display and the properties.

- Membuka label the Markers: centang pada Markers yang diinginkan dan atur
ukuran Markers dan sebagainya.

7. Display An Inline in 3D Scene

- Klik kanan pada Inline dalam bar dan pilih Add and Select Data.
- Pada jendela pop up, pilih seismic_data.
- Klik OK untuk memperlihatkan bagian data.

8. Pre-load Data

- Digunakan apabila memiliki cukup simpanan memori. Untuk mem Pre-load


sebuah Store Seismic, masuk ke Survey-Pre-load-Seismic.
- Klik pada Add Cube.

- Pilih Seismic_data sebagai masukkan cube. Bisa juga dengan menentukan


pilhan kecil sebuah volume dan memuat format. Setelah itu tekan OK.
9. Cara Memposisikan Elements

- Klik pada Inline dalam bar kemudian Add Default Data.


- Pilih Inline pada bar dengan mengklik pada nomor garis 425
- Isi dengan 250 (posisi Inline yang baru).

- Rotasikan pandangan agar dapat melihat Inline seperti tampilan dari samping ,
belakang atau bagian yang memungkinkan.
- Klik kiri pada Inline dalam bagian tersebut dan drag untuk menggeser lokasi
dan membiarkannya.
- Untuk mengembalikan ke bentuk semula tekan Ctrl + Z.
- Dari bar, klik kanan pada update Inline number dan pilih Display-Position
Option dalam daftar menu pop-up.
- Posisikan Inline pada 195 dan klik OK.
- Menggulungkan: Klik kanan pada Inline Number dan pilih Display-Position.
Tekan Scroll. Elemen dipindahkan dengan sendirinya (Pilih Control Manual)
atau dengan sendirinya (Pilih Control Auto).

- Kesalah papan ketik short cuts untuk memindahkan belakang/depan irisan


adalah x dan z. Untuk mengubah ini masuk ke Utilities-Settings-Keyboards
Shortcuts.
- Dalam bar elemem klik kanan pada volume dan pilih Add.

- Pilih sebuah Stored Volume : Klik kanan pada klik kanan- dan masuk ke
pemilihan Attributes Stored Cubes- Seimic_data.

- Klik kiri dan geser sebuah Inline/cross-line/z-slice. Dapat dengan cepat


melewati entire volume.
- Klik kanan pada Z-slice-Add Default Data.
- Putar pandangan agar dapat melihat irisan Z dari bawah. Shift + Middle Click
+ Drag.
- Membuat bingkai lebih kecil dengan menggeser titik green handle dari
bingkai.
- Klik kanan pada nomor irisan Z Display-Position. Ubah Z (ms) sampai 700
dan tekan OK.

10. Menambahakan, Memindahkan dan Memutar Garis Acak Melalui Volume


Seismik 3D

- Buka lagi Seismic_data.


- Tambahkan garis acak: Klik kanan pada bar yang tersedia.
- Atur kembali pengukuran tampilan elemen: Klik kiri + Geser pada green
anchor.

- Mendorong garis melewati volume seismic : Klik kiri + Geser.


- Memutar garis: Ctrl left-click + Drag.
- Mendorong garis melewati volume dalam arah yang baru: Klik kiri + Geser.
- Memasukkan node: Klik kanan pada elemen dalam scene atau masuk dalam
bar yang tersedia.
- Menggunakan green anchors untuk memposisikan node: Ctrl left-click +
Drag.
- Sebelumnya, sekarang dorong dan putar garis yang bengkok melewati volume
dengan cara klik kiri + geser dan kontrol kiri + geser berturut-turut.

11. Membuat Garis Acak Melalui Data Sumur yang Tersedia

- Klik kanan pada Random Line-New-From Wells.


- Pilih semua sumur dan rubahlah perintah pada data sumur berdasarkan: F03-4,
F03-2, F02-1, F06-1 menggunakan panah Change Order.
- Tekan tombol Preview untuk melihat geometri dalam bagian ini.
- Berikan nama untuk memperbaharui pembuatan garis acak dan klik OK.

12. Menghubungkan Sebuah Sumur kepada Seismik dan Mengekstrak Sebuah


Pengukuran Wavelet

- Klik kanan pada Well dalam bar, kemudian masuk ke Tie Well to Seismic.
- Atau dengan masuk ke Analysis-Wells-Tie Well to Seismic.

- Bisa juga klik kanan pada nama sumur di dalam bar-Tie Well to Seismic.
- Dalam jendela Tie Well to Seismic: Pilih sumur F02-01, kemudian periksa
pilihan-pilihan yang diperlihatkan dan klik Run.

- Klik pada gambar ini untuk menyiapakan pemetaan horizon yang


ditampilkan pada ekstraksi seismic traces: Periksa F3-Horizon-F6 dan klik
OK.
- Perbesar dengan menggunakan gulungan tengah pada mouse dan ambil
dengan menekan tombol tengah mouse: Pegang dan geser keatas/kebawah
sampai ada tampilan untuk pegambilan.

- Aktivasikan mode pick dengan gambar berikut ini.


- Ambil data yang cocok pada extracted seismic kemudian tiru traces.
- Dengan pilihan laian, untuk mengubah picks: Klik Clear picks atau Clear last
pick apabila diperlukan.
- Setelah pengambilan data. Klik Apply Changes untuk merefleksikan
perubahan.
- Apabila tidak puas dengan hasilnya. Klik Undo untuk kembali pada langkah
sebelumnya.

- Klik pada Display Additional Information untuk memeriksa Cross-


Correlation Coeficient.
- Pilih Compute Data Between Markers dan pilih atas dan dasar markers.
Sebagai contoh FS11 dan FS3, untuk mendefinisikan jendela.

- Dengan cara lain, tekan Estimate pada pilihan wavelet: Lihat bahwa synthetic
traces merubah dalam jenedela utama Tie Well to seismic.
- Tekan gambar ini untuk menyimpan.

- Klik tombol OK/Save untuk menyimpan kurva T/D model yang aktif dari tied
well.