Anda di halaman 1dari 4

Soal KWN 2017

1. Apa yang seharusnya dilakukan bangsa indonesia agar dapat menjadi bagian penting dari
masyarakat global tanpa kehilangan identitas nasionalnya? Kaitkan dengan ketahanan nasional.

Answer :

Secara umum terdapat beberapa dimensi yang menjelaskan kekhasan suatu bangsa.
Unsur-unsur identitas itu secara normatif, berbentuk sebagai nilai, bahasa, adat istiadat, dan
letak geografis.

Beberapa dimensi dalam identitas nasional antara lain:

Pola Perilaku adalah gambaran pola perilaku yang terwujud dalam kehidupan sehari-
hari, Misalnya : adat istiadat, budaya, dan kebiasaan, ramah tamah, hormat kepada
orang tua, dan gotong royong merupakan salah satu identitas nasional yang bersumber
dari adat istiadat dan budaya.
Lambang-Lambang adalah sesuatu yang menggambarkan tujuan dan fungsi Negara.
lambang-lambang ini biasanya dinyatakan dalam undang-undang ,Misalnya : Bendera,
Bahasa, dan lagu Kebangsaan.
Alat-alat perlengkapan adalah Sejumlah perangkat atau alat-alat perlengkapan yang
digunakan untuk mencapai tujuan yang berupa bangunan, peralatan dan tekhnologi,
misalnya : bangunan candi, Masjid, Gereja, Peralatan manusia seperti pakaian Adat, dan
teknologi Bercocok tanam : dan teknologi seperti kapal laut, Pesawat terbang, dan
lainnya
Tujuan yang Ingin dicapai Identitas yang bersumber dari tujuan ini bersifat dinamis dan
tidak tetap seperti : Budaya Unggul, presentasi dalam bidang tertentu .Sebagai sebuah
bangsa yang mendiami sebuah Negara, tujuan bersama bangsa Indonesia telah tertuang
dalam pembukaan UUD 45, Yakni kecerdasan dan kesejahteraan bersama bangsa
Indonesia.

2. Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu kunci kemajuan suatu bangsa. Uraikan
pendapat saudara tentang upaya memperkuat daya tahan dan daya saing bangsa dalam
menghadapi globalisasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
Answer :
Daya tahan merupakan upaya untuk mempertahan kan seluruh identitas dan karakter
bangsa,sedangkan daya saing merupakan budaya unggul ,yaitu semangat memperbaiki diri
sendiri sehingga menjadi bangsa yang kompetensi dan komitmen.Berikut ini adalah upaya daya
tahan dan daya saing,baik secara individual sebagai manusia indonesia maupun nasional sebagai
suatu bangsa.
1. Meningkatkan daya saing individu manusia indonesia dalam globalisasi.
Manusia merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan antara aspek jasmani dan
rohani,maka perkembangan berbagai aspek dalam diri individu agarmenjadi kompeten
kepribadian tangguh meliputi beberapa aspek:
A. Aspek intelektual
Kemampuan berpikir (brainpower) merupakan keunggulan kompetitif suatu
organisasi bisnis. Ilmu pengetahuan (knowledge) digambarkan sebagai sumber kekayaan,
menggantikan tanah (dalam era pertanian tingkat lanjut), tenaga kerja (dalam era industri
awal), dan modal (dalam era industri tingkat lanjut).
B. Aspek kreatifitas
Kreatifitas adalah ciri-ciri khas yang dimiliki oleh individu yang menandai adanya
kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang sama sekali baru atau kombinasi dari karya- karya
yang telah ada sebelumnya, menjadi sebuah karya baru yang dilakukan melalui interaksi
dengan lingkungan untuk menghadapi permasalahan, dan mencari alternatif pemecahannya.
C. Aspek moral dan sikap
Moral merupakan standar baik-buruk yang ditentukan bagi individu oleh nilai-nilai sosial
budaya,di mana individu sebagai anggota sosial (Rogers, 1985). Perilaku moral diperlukan demi
terwujudnya kehidupan yang damai, penuh keteraturan, ketertiban, dan keharmonisan
D. Aspek Bahasa
Perdagangan bebas memberi arti bahwa semua bangsa dan negara di dunia harus
terbuka dalam menerima tenaga kerja, hal ini akan mengakibatkan kompetisi antara tenaga
kerja domestik dan tenaga kerja dari negara lain. Penguasaan bahasa asing aktif, khususnya
bahasa Inggris,harus ditingkatkan, selain untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi
dengan bangsa-bangsa lain, juga untuk mempercepat proses penguasaan ilmu pengetahuan
dan teknologi.
E. Motivasi
Motivasi adalah suatu proses di mana kebutuhan-kebutuhan mendorong seseorang untuk
melakukan serangkaian kegiatan tertentu. Kinerja (performance) adalah hasil dari interaksi
antara motivasi kerja dan kemampuan (abilities).Motivasi ditunjukkan pula oleh kematangan
pribadi. Apabila kematangan pribadi rendah, maka motivasi rendah, dan pada gilirannya akan
mengakibatkan kinerja yang rendah.

2. Meningkatkan Daya Saing Nasional Indonesia dalam Globalisasi


Meningkatkan Daya Saing Nasional Indonesia dalam Globalisasi terbagi menjadi beberapa
aspek yaitu:
a. Daya Tahan dan Daya Saing dalam Bidang Politik
1) Demokrasi
Apabila bangsa Indonesia tidak sungguh-sungguh dan konsisten dalam melaksanakan
semua nilai demokrasi tersebut, maka bisa terjadi perpecahan (disintegrasi).
2) Politik Luar Negeri
Peluang politik luar negeri Indonesia adalah dapat membuka kembali kerjasama
militer, perdagangan, pendidikan, pertukaran budaya, tenaga kerja, dan lain- lain
dengan negara barat
3) Good Governance
Peluangnya adalah Indonesia dapat mengikuti sistem penyelenggaraan pemerintahan
yang baik yang diterapkan di negara barat dengan prinsip-prinsip partisipasi,
transparansi, rule of law, responsif, equity, efektif dan efisien, serta accountability dan
vision strategis. Peluang lain adalah dapat memperoleh dukungan ekonomi dari negara
donor seperti IMF.
b. Daya Saing dalam Bidang Sosial budaya
1) Teknologi Informasi dan Komunikasi
2) Masuknya Lembaga Pendidikan Asing
3) Budaya Hedonisme
4) Peluang dan Ancaman Bidang Hankam dalam Era Globalisasi
5) Peluang dan Ancaman Bidang Hukum

c. Meningkatkan Daya Saing dalam Bidang Ekonomi


1) Globalisasi dalam ekonomi telah berkembang pesat dengan berdirinya organisasi
perdagangan dunia
2) Data perdagangan Indonesia dilihat dari neraca perdagangan, yaitu jumlah ekspor
dan dikurangi impor, selama ini menunjukkan angka yang positif.
3) Data perdagangan bersih Indonesia apabila dilihat dari neraca keuangan yang
meliputi transaksi ekspor dan impor serta jasa termasuk di dalamnya, arus modal
masuk dan biaya utang ternyata negatif.
4) Upaya meningkatkan kinerja ekonomi dari kondisi

3. a. Terangkan pandangan dan sikap bangsa indonesia tentang Hak Asasi Manusia
b. Bagaimanakah pendapat saudara tentang HAM di indonesia.
Answer :
Point a.
a. Hak asasi merupakan hak dasar seluruh umat manusia tanpa ada perbedaan.
Mengingat hak dasar merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, maka pengertian
Hak asasi manusia adalah hak sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang melekat
pada diri manusia, bersifat kodrati, universal dan abadi, berkaitan dengan harkat dan
martabat manusia.
b. Setiap manusia diakui dan dihormati mempunyai hak asasi yang sama tanpa
membedakan jenis kelamin, warna kulit, kebangsaan, agama, usia, pandangan politik,
status sosial, dan bahasa serta status lain. Pengabaian atau perampasannya,
mengakibatkan hilangnya harkat dan martabat sebagai manusia, sehingga kurang dapat
mengembangkan diri dan peranannya secara utuh.
c. Bangsa Indonesia menyadari bahwa hak asasi manusia bersifat historis dan dinamis yang
pelaksanaannya berkembang dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara

4. Negara Indonesia adalah negara hukum. Jelaskan ciri-ciri suatu negara hukum.
Answer :
Negara hukum merupakan terjemahan dari istilah Rechtsstaat atau Rule of Law.
Friedrich Julius Stahl dari kalangan ahli hukum Eropa Kontinental memberikan ciri-ciri
Rechtsstaat sebagai berikut.
1) Hak asasi manusia
2) Pemisahan atau pembagian kekuasaan untuk menjamin hak asasi manusia yang biasa dikenal
sebagai Trias Politika
3) Pemerintahan berdasarkan peraturan-peraturan
4) Peradilan administrasi dalam perselisihan

Adapun AV Dicey dari kalangan ahli hukum Anglo Saxon memberi ciri-ciri Rule of Law sebagai
berikut.
1) Supremasi hukum, dalam arti tidak boleh ada kesewenang-wenangan, sehingga seseorang
hanya boleh dihukum jika melanggar hukum.
2) Kedudukan yang sama di depan hukum, baik bagi rakyat biasa maupun bagi pejabat
3) Terjaminnya hak-hak manusia dalam undang-undang atau keputusan pengadilan

5. Jelaskan pendapat saudara tentang demokrasi di Indonesia, dan kapan sebuah negara dikatakan
demokratis?

Answer:

Suatu pemerintahan dikatakan demokratis bila mekanisme pemerintahannya


melaksanakan Prinsip-prinsip dasar Demokrasi, yang terdiri dari : Persamaan, Kebebasan, dan
Pluralisme.
Tiga aspek yang dapat dijadikan landasan untuk mengukur sejauh mana demokrasi itu berjalan
dalam suatu Negara. Ketiga aspek tersebut adalah :
Pemilihan Umum sebagai proses pembentukan Pemerintah.
Susunan kekuasaan Negara di jalankan secara distributif untuk menghindari penumpukan
kekuasaan dalam satu tangan atau satu wilayah.
Kontrol Rakyat,yaitu suatu relasi kuasa yang berjalan secara Simetris, Memiliki Sambungan
yang jelas, dan adanya mekanisme yang memungkinkan kontrol dan keseimbangan (check and
balance) terhadap kekuasaan yang di jalankan oleh eksekutif dan legislatif.

6. Apa yang dimaksud dengan konstitusi dan manfaatnya bagi sebuah negara?

Answer :

Konstitusi adalah hukum dasar yang dijadikan pegangan dalam penyelenggaraan suatu
negara. konstitusi dapat berupa hukum dasar tertulis yang lazim di sebut undang- undang dasar,
dan juga dapat dalam bentuk tidak tertulis.

Konstitusi berperan sebagai Dasar Pembentukan Negara


Konstitusi sebagai perekat bangsa
Konstitusi sebagai hukum dasar
Konstitusi sebagai hukum paling tinggi
Konstitusi berperan sebagai Perangkat Kehidupan Yang Demokratis
Konstitusi sebagai Penjaga Demokrasi
Konstitusi sebagai Alat untuk Membatasi dan Memisahkan Kekuasaan Negara
Konstitusi sebagai Pelindung HAM dan Hak-hak Warga Negara