Anda di halaman 1dari 1

Pendengaran merupakan investasi masa depan.

Gangguan pendengaran dan ketulian


SOSIALISASI / SEMINAR & WORKSHOP PGPKT
yang diderita sejak lahir (tuli kongenital) akan menyebabkan gangguan perkembangan bicara,
Untuk Dokter Umum/Puskesmas dan Bidan dg.Fokus: bahasa, dan pengenalan terhadap bunyi. Di kemudian hari akan terjadi gangguan komunikasi
Pencegahan, Deteksi Dini & Penanggulangan Bayi Lahir Tuli dengan segala dampaknya dengan hasil akhir menjadi sumber daya manusia (SDM) yang
Aula Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Minggu 12 Maret 2017 berkualitas rendah. Diagnosis dini tuli kongenital penting namun sulit karena bayi tampak
PP Perhati-KL, Pesantren Tebu Ireng, Komnas PGPKT, Perhati-KL Jatim Utara, normal sehingga seringkali terlambat diketahui.
Komda PGPKT Jombang, Kemenkes RI, BPJS, ARSADA, RSUD Kab Jombang, Dampak gangguan pendengaran dapat dicegah atau dibatasi bila tuli kongenital dikenali
Pemkab. Jombang, ADINKES, dan PERSI sejak awal melalui program deteksi dini, yaitu saat bayi baru lahir/usia 2 hari. Kemudian bayi
yang diduga bermasalah pendengaran cepat dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan saat berusia 3
07.30-08.00 Registrasi Ulang, Pembagian Kit (isi 2 Booklet), Pre Test
bulan agar intervensi dengan stimulus bunyi sudah dimulai sebelum berusia 6 bulan. Ini sangat
08.00-13.00 SOSIALISASI/ SEMINAR PGPKT penting untuk kematangan pusat pendengaran & bicara di otak serta menjamin perkembangan
Jombang, Menuju Kabupaten Sehat Telinga & Pendengaran berbicara dan berbahasa optimal. Penderita akan mampu berkomunikasi secara optimal dan
Menghadapi MDGs, MEA dan Menuju Sound Hearing 2030 berinteraksi dengan lingkungan dan ikut serta dalam fasilitas pendidikan umum. Prestasi
Moderator : Ka IDI Jombang dr. Achmad Iskandar + dr. Adelena Anwar SpTHT.KL akademik yang meningkat menjanjikan masa depan yang gemilang bagi anak-anak ini.
Menurut WHO, diperkirakan ada sekitar 6,500 bayi tuli lahir di Indonesia pertahun.
1. Tuli Akibat Bising & Presbikusis dr. Haris M. Ekorini, SpTHT-KL(K) Mengingat angka yang tinggi dan mengingat pula bahwa 60% kelahiran dilakukan oleh bidan,
08.00-08.20
Divisi Neurootologi FK UNAIR
jelas peran bidan sangat penting dalam deteksi dini tuli kongenital dalam upaya mencegah
2. Penyakit Prenatal Penyebab Tuli dampak buruk ketulian pada masa depan anak. Bidan harus mampu melakukan skrining
Kongenital & Pentingnya Vaksinasi Dr.dr.Nyilo Purnami SpTHT-KL(K)
08.20-08.50 Ka Ked. Komunitas FK UNAIR Jaksel pendengaran sebagai salah satu uji pada semua bayi baru lahir, melakukan interpretasi dan
Rubella Nasional, Mencegah Bayi Lahir
merujuk ke pusat kesehatan yang mempunyai fasilitas pemeriksaan pendengaran bayi.
Tuli
Mengingat penyebab utama bayi lahir tuli adalah infeksi Rubella (campak Jerman) saat
3. Penyakit OMA, OMS dan OMSK Penyebab dr. Rosydiah Rahmawati SpTHT-KL
08.50-09.10 ibunya hamil muda, maka upaya pencegahan berupa Vaksinasi Rubella Nasional yang akan
Ketulian & Tatalaksananya Divisi Otologi FK UNAIR
dilaksanakan pemerintah perlu kita dukung sepenuhnya.
09.10- PEMBUKAAN Penyakit congek atau OMSK merupakan penyebab ketulian yang cukup tinggi angkanya
10.00 Sambutan-sambutan dan Pembacaan Doa
di Indonesia. Upaya mulai pencegahan, pengobatan dan operasi bedah mikro telinga
4. Dampak & Penyakit Penyebab Ketulian dr. Damayanti S. SpTHT-KL(K)
10.00-10.30 timpanomastoidektomi. Tindakan operasi menggunakan mikroskop operasi, instrumen bedah
dan Upaya Pencegahannya Ka Komnas PGPKT
mikro dan memerlukan SDM spesialis THT yang mempunyai kemampuan mengerjakan operasi ini
Prof. Dr. dr. Jenny Bashiruddin,
10.30-11.00 5. Mengapa Perlu Deteksi Dini & Rujukan SpTHT-KL(K).
dan umumnya belum dipunyai beberapa rumah sakit di Indonesia termasuk di Riau. Kegiatan
Cepat Tepat pada Tuli Kongenital ? Divisi Neurootologi FK UI Seminar & Operasi ini antara lain adalah menolong pasien dan melatih dokter-dokter spesialis
Dr. dr. Semiramis Zizlavsky, THT di Riau agar mampu melaksanakan operasi tersebut sehingga penanganan penyakit dapat
11.00-11.25 6. Perkembangan Bicara Bayi SpTHT.KL(K) dilaksanakan secara paripurna.
Divisi THT Komunitas FKUI Profesi Perhati-KL dan Komnas/ Komda-komda PGPKT (Komite Nasional/Daerah)
Laksma (Purn) dr. Sulantari, melaksanakan roadshow semacam ini bagi dokter spesialis THT, dokter Umum/Puskesmas, Bidan
7. Pemeriksaan Pendengaran pada Bayi &
11.25-11.50 SpTHT-KL(K) dan Perawat dengan tujuan meningkatkan kesehatan telinga dan pendengaran bagi seluruh
Balita serta Tindak Lanjutnya
Ka Komda PGPKT Surabaya masyarakat Indonesia sehingga bisa menjadi SDM berkualitas dan mandiri dan tercapainya goal
11.50-13.00 Diskusi, Post Test, Foto bersama dan ISHOMA Sound Hearing 2030.

Instruktur :
13.00-14.30 WORKSHOP Dokter & Bidan Dr. dr. Semiramis Zizlavsky,
Cara Pemeriksaan Pendengaran dengan alat OAE SpTHT.KL(K)
Pemeriksaan Pendengaran Sederhana pada Bayi Dr.dr.Nyilo Purnami SpTHT.KL(K)
Instruktur :
14.30-16.00 WORKSHOP Dokter
dr. Indro S., SpTHT.KL (Jombang)
Pemeriksaan Pendengaran
dr. Adelena Anwar, SpTHT-KL
Cara Angkat Serumen dr. Rosydiah Rahmawati SpTHT-KL

Penutupan