Anda di halaman 1dari 5

PENDAHULUAN

Energi potensial adalah energi yang memperngaruhi benda karena posisi


(ketinggian) benda tersebut yang mana kecenderungan tersebut menuju tak
terhingga dengan arah dari gaya yang ditimbulkan dari energi potensial tersebut.
Satuan SI untuk mengukur usaha dan energi adalah Joule (J).

Energi potensial itu sendiri dibagi menjadi 5, yaitu:

1. Energi potensial gravitasi


Energi potensial gravitasi ini timbul karena akibat tarikan gaya
gravitasi bumi yang bekerja pada benda. Jika massa beban diperbesar,
energi potensial gravitasinya juga akan membesar. Demikian juga,
apabila ketinggian benda dari tanah diperbesar, energi potensial
gravitasi beban tersebut akan semakin besar.

2. Energi potensial elastik


Energi potensial elastik adalah energi potensial dari sebuah benda
elastis (contohnya adalah busur panah) yang mengalami perubahan
bentuk karena adanya tekanan atau kompresi. Akibatnya adalah akan
ditimbulkannya gaya yang akan berusaha untuk mengembalikan
bentuk benda tersebut ke bentuk awalnya. Jika tekanan/renggangan ini
dilepas, maka energi ini akan berpindah menjadi energi kinetik.

3. Energi potensial listrik


Energi listrik potensial mengambil tiga bentuk utama: elektrostatik,
elektrodinamik, dan nuklir.Energi elektrostatik potensial terjadi ketika
sebuah partikel bermuatan berada pada posisi diam. Ini memiliki
energi potensial karena posisinya dalam kaitannya dengan partikel
bermuatan lainnya. Energi potensial elektrodinamik ada karena
partikel bermuatan bergerak. Partikel-partikel ini dapat membentuk
medan elektromagnetik yang memiliki potensi untuk memindahkan
objek lainnya. Potensi energi nuklir ada karena hubungan antara
partikel-partikel subatomik, seperti proton, elektron, dan neutron,
dalam inti atom.

4. Energi potensial kimia


Energi potensial kimia berkaitan dengan ikatan kimia dalam
molekul. Dalam reaksi kimia, energi potensial kimia berubah menjadi
bentuk energi lain seperti ikatan yang rusak dan direformasi.

5. Energi potensial termal


Getaran pada benda yang terjadi pada benda elastic berupa pegas,
sehingga zat padatnya memiliki energi potensial. Energi potensial yang
dihaslkan disebut energi potensial termal.
KASUS

Salah satu pemanfaatan energi potensial elastik adalah pada busur panah.
Ketika anak panah ditarik maka busur tersebut akan merenggang, dan ketika anak
panah itu dilepaskan maka busur panah tersebut akan kembali ke bentuk semula.
Tentunya ketika kita menarik (mengerjakan suatu gaya) sebuah benda elastik
sampai benda mengalami pertambahan panjang maka benda tersebut akan
menunjukkan kemampuannya untuk kembali ke bentuk semula, inilah yang
menunjukkan energi potensial pegas.

Berkenaan dengan sifat elastis pada pegas, gaya pemulih pada pegas akan
berbanding lurus dengan pertambahan panjangnya. Pegas yang berada dalam
keadaan tertekan atau teregang dikatakan memiliki energi potensial elastis karena
pegas tidak berada dalam keadaan posisi setimbang. Perhatikanlah gambar di
bawah. Gambar tersebut menunjukkan kurva hubungan antara gaya dan
pertambahan panjang pegas yang memenuhi Hukum Hooke. Jika pada saat pegas
di tarik dengan gaya sebesar F1, pegas itu bertambah panjang sebesar Δx1.
Demikian pula, jika pegas ditarik dengan gaya sebesar F2, pegas akan bertambah
panjang sebesar Δ x2, dan begitu seterusnya.

Oleh karena usaha yang diberikan pada pegas ini akan tersimpan sebagai
energi potensial, dapat dituliskan persamaan energi potensial pegas adalah sebagai
berikut. Keterangan:
Ep = energi potensial (J)
EP = ½ k Δx2
k = konstanta pegas (N/m)
Δx = pertambahan panjang (m)
Energi potensial pegas ini juga dapat berubah karena usaha yang dilakukan
oleh gaya pegas. Besar usaha yang dilakukan oleh gaya pegas itu dituliskan
dengan persamaan
Keterangan :
W = - ΔEP
W = usaha (J)
ΔEP = pertambahan energi potensial
KESIMPULAN

Dari penjelasan diatas dapat diketahui bahwa energi potensial energi yang
memperngaruhi benda karena posisi (ketinggian) benda tersebut yang mana
kecenderungan tersebut menuju tak terhingga dengan arah dari gaya yang
ditimbulkan dari energi potensial tersebut. Energi potensial juga dibagi menjadi 5
macam, yaitu energi potensial gravitasi, energi potensial elastik, energi potensial
listrik, energi potensial kimia, dan energi potensial termal. Dan dari pembahasan
diatas juga diketahui bahwa salah satu pemanfaatan energi potensial elastik adalah
pada busur panah. Ketika anak panah ditarik maka busur tersebut akan
merenggang, dan ketika anak panah itu dilepaskan maka busur panah tersebut
akan kembali ke bentuk semula. Tentunya ketika kita menarik (mengerjakan
suatu gaya) sebuah benda elastik sampai benda mengalami pertambahan panjang
maka benda tersebut akan menunjukkan kemampuannya untuk kembali ke bentuk
semula.
DAFTAR PUSTAKA
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_potensial (diakases paa tanggal 07
januari 2015 pukul 19.00)
2. http://physicsusk.blogspot.com/2013/06/energi-potensial-elastis.html
(diakases pada tanggal 7 januari 2015 pukul 19.00)
3. http://smart-pustaka.blogspot.com/2013/03/energi-potensial.html (diakses
pada tanggal 7 januari 2015 pukul 19.00)
4. https://fisika79.wordpress.com/2011/05/06/energi-potensial-
pegas/(diakases pada tanggal 7 januari 2015 pukul 19.00)
5. http://www.sridianti.com/apa-pengertian-jenis-energi-
potensial.html(diakes pada tanggal 7 januari 2015 pukul 19.00)