Anda di halaman 1dari 3

METADATA

INFORMASI DASAR
Perkiraan Indikator Ekonomi Makro
1 Nama Data : (Survei Perkiraan Indikator Makro
Ekonomi/SPIME)
2 Penyelenggara Departemen Statistik Ekonomi dan Moneter,
:
Statistik Bank Indonesia
3 Alamat : Jl. M.H. Thamrin No. 2
Jakarta
4 Contact : Divisi Statistik Sektor Riil

5 Nomor Telp : 62-21- 3818175, 3817849


6 Nomor Fax : 62-21-3501907, 3456371
7 Email : srkpbi@bi.go.id
DEFINISI DATA
Survei Proyeksi Indikator Makro Ekonomi (SPIME) merupakan survei Bank
Indonesia yang bertujuan untuk mendapatkan informasi dini tentang perkiraan
ekonomi makro Indonesia (Pertumbuhan ekonomi, Inflasi dan Nilai tukar) dan
faktor-faktor yang mempengaruhi perkiraan ketiga indikator tersebut.
Informasi proyeksi indikator ekonomi makro bermanfaat bagi Bank Indonesia
sebagai guidance dalam melihat arah pergerakan ekonomi Indonesia ke depan dan
masukan dalam perumusan kebijakan moneter.
Sebelum triwulan IV-2010, SPIME bernama Survei Persepsi Pasar (SPP).
CAKUPAN DATA
Cakupan:
Data terdiri dari perkiraan beberapa indikator ekonomi (pertumbuhan ekonomi,
inflasi dan nilai tukar Rp/USD) tiga bulan kedepan, perkiraan selama tahun
berjalan, perkiraan pada tahun berikutnya, dan perkiraan 12 bulan ke depan
dibandingkan bulan terakhir periode survei.
Selain itu beberapa hal lain yang ditanyakan adalah terkait dengan faktor-faktor
yang mempengaruhi perkiraan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan nilai tukar baik
yang berasal dari dalam maupun luar negeri serta perkembangan
apresiasi/depresiasi nilai tukar Rp/USD selama setahun.
Satuan:
Data perkiraan beberapa indikator ekonomi makro dinyatakan dalam bentuk range,
level (point estimate), Rupiah, dan persentase.
Valuta:
Rupiah

Mei 2012 31
PERIODISASI PUBLIKASI
Triwulanan

KETEPATAN WAKTU PUBLIKASI


Dua minggu setelah periode survei (Web).
JADWAL PUBLIKASI KEDEPAN/ADVANCE RELEASE CALENDAR
(ARC)
ARC (terlampir) akan dikeluarkan pada bulan Desember setiap tahun.

SUMBER DATA
Bank Indonesia (BI): Survei Perkiraan Indikator Makro Ekonomi/SPIME
METODOLOGI
SPIME (dhi. perubahan nama dari SPP) dilakukan sejak triwulan III-2001 terhadap
sekitar 170 responden yang terdiri dari para ekonom, pengamat/peneliti ekonomi,
akademisi, analis pasar uang maupun pasar modal serta praktisi perbankan.
Responden saat ini berjumlah sekitar 200 responden dan tersebar di 18 kota besar
di Indonesia yaitu:
- Jakarta,
- Bandung,
- Bandar Lampung,
- Semarang,
- Surabaya,
- Yogyakarta,
- Medan,
- Padang,
- Palembang,
- Denpasar,
- Makasar,
- Manado,
- Kendari,
- Batam,
- Mataram,
- Papua,
- Ambon dan
- Palu,
Sampel di pilih dengan purposive sampling yaitu memilih responden yang
mempunyai kepedulian dan perhatian yang cukup besar terhadap kondisi
perekonomian nasional serta indikator-indikator ekonomi makro, seperti:

Mei 2012 32
- Ekonom, yang mempunyai reputasi, aktif menulis jurnal, ikut serta dalam diskusi
ekonomi, dan hasil analisanya sudah dikenal oleh masyarakat luas, baik di
media cetak maupun elektronik.
- Peneliti ekonomi yang penelitiannya cukup dikenal oleh masyarakat luas.
- Analis pasar (broker) yang aktif memantau perkembangan perekonomian.
- Akademisi seperti dosen ekonomi dari perguruan tinggi yang bereputasi baik.
- Praktisi perbankan yang aktif memantau perkembangan indikator ekonomi.
Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner meliputi pertanyaan yang bersifat
terbuka dan tertutup. Informasi yang dikumpulkan bersifat kualitatif dan kuantitatif.
Kuesioner pada periode survei didistribusikan kepada responden pada minggu I
pertengahan bulan pada triwulan yang bersangkutan. Pengisian kuesioner
dikumpulkan paling lambat akhir triwulan bersangkutan. Data /informasi tersebut
dikumpulkan secara triwulanan sebagai hasil kompilasi jawaban responden yang
semuanya dilakukan oleh Kantor Pusat Bank Indonesia.
Data diolah dengan metode pooling yaitu menghitung persentase responden yang
menjawab paling banyak terhadap total responden dan dengan mean point
estimate (mpe) yaitu rata-rata jawaban point estimate (level) dari responden.
Pengolahan hasil Survei Proyeksi Indikator Makro Ekonomi menggunakan metode
pooling yaitu menghitung persentase responden yang menjawab paling banyak
terhadap total responden dan dengan mean point estimate (mpe) yaitu rata-rata
jawaban point estimate dari responden.

INTEGRITAS DATA
Data bersifat final pada saat pertama kali didiseminasikan.
Perubahan mendasar terhadap metodologi akan diinformasikan ketika data dengan
metodologi baru tersebut dikeluarkan untuk pertama kalinya.

AKSES DATA
Data dapat dilihat pada:
 Website BI (http://www.bi.go.id/).
Data yang sama juga dapat dilihat pada:
 Publikasi Perkembangan Sektor Riil Terpilih (PISRT).

Mei 2012 33