Anda di halaman 1dari 3

PERATURAN SELEKSI KARATE

A. UMUM

1. Panitia Pelaksana

a. Seleksi karate dilaksanakan oleh panitia pelaksana (panpel) seleksi yang

ditunjuk dari FORKI kabupaten Jembrana yang bertanggung jawab atas

keseluruhan pertandingan.

b. Wasit juri yang bertugas adalah wasit juri pemprov FORKI Bali.

2. Peraturan Pertandingan

a. Peraturan pertandingan karate yang akan digunakan adalah pertandingan

dari Word Karate Federation (WKF) versi 8 Tahun 2014.

b. Semua peserta dianggap telah memahami dan mengerti isi dari peraturan

tersebut.

3. Waktu dan Tempat Pertandingan

Tanggal :

Pukul : 09.00 – selesai

Tempat : Gor Kresna Jvara

4. Peserta

a. Setiap perguruan diwakili oleh 2 atlet disetiap kelas pertandingan.

b. Peserta merupakan warga asli kabupaten Jembrana dengan menunjukan

copy KTP/KK.

c. Peserta telah mengurus kartu KONI Bali dengan data yang telah ada di

KONI Jembrana.
d. Seeded diberikan kepada atlet kabupaten Jembrana peraih medali pada

even nasional resmi PB FORKI kategori senior dengan data terlampir

(Juara PON XVIII-2012, Juara piala KASAD XI-2013 dan Juara piala

KASAD XII-2014).

5. Kelas yang dipertandingkan

a. Putra

1) Kata Perorangan Putra

2) Kumite Perorangan Putra -55 kg

3) Kumite Perorangan Putra -60 kg

4) Kumite Perorangan Putra -67 kg

5) Kumite Perorangan Putra -75 kg

6) Kumite Perorangan Putra -84 kg

7) Kumite Perorangan Putra +84 kg

b. Putri

1) Kata Perorangan Putri

2) Kumite Perorangan Putri -50 kg

3) Kumite Perorangan Putri -55 kg

4) Kumite Perorangan Putri -61 kg

5) Kumite Perorangan Putri -68 kg

6) Kumite Perorangan Putri +68 kg


B. SISTEM PERTANDINGAN

1. Sistem pertandingan

a. System pertandingan menggunakan system gugur.

b. Jika peserta 3 orang selseksi diselsenggarakan dengan stengah kompetisi.

2. Protes

a. Tidak ada protes masalah penilaian wasit juri.

b. Protes hanya diperkenankan hanya kepada teknis pelaksanaan

pertandingan.

3. Cidera

a. Panitia hanya memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan di tempat

pertandingan.

b. Apabila diperlukan penanganan lebih lanjut maka menjadi tanggung jawab

masing-masning kontingen.