Anda di halaman 1dari 14

Penerapan I.Gizi Klinik pada bidang Pediatri

Subbag.Nutrisi dan Metabolik Bag.I.kesehatan Anak FK USU - RSHAM

Tugas dokter :

• Kesehatan Masyarakat : menangani masalah

kesehatan masy. --> Masalah gizi masy :

- KEP / MEP

- KVA

- Anemia def.Fe

- GAKI

- Defisiensi Zn

- Obesitas

• Kedokteran Medis : pelayanan medis kpd pasien/individu

Penerapan I.Gizi Klinik :

Pada setiap tahap penanganan pasien :

1. mengerjakan ANAMNESIS

2. mengerjakan PEM.FISIK

3. menentukan PEM.PENUNJANG

4. menegakkan DIAGNOSIS

5. memberikan TERAPI

6. mempertimbangkan PROGNOSIS

7. mengusahakan PREVENSI

1. Anamnesis :

8Riwayat makanan : - jangka pendek : sblm sakit - jangka panjang: sejak bayi

8Nafsu makan : baik / kurang / buruk ?

8Masukan makanan : jumlah dan jenis mak. yang dikonsumsi --> dapat utk menilai / kesan ttg :

kwalitas : baik / kurang, berdasarkan :

- jenis mak.

- komposisi nutrien

- distribusi kalori

kwantitas : cukup / kurang / lebih --.> thd. RDA

- energi / protein / vitamin / mineral dll.

2. Pemeriksaan fisik

2.1. Tanda / gejala penyakit gizi :

- MEP : wajah, rambut, otot, jar.lemak subkutis, edema, dsb.

- KVA ( Xerophthalmia ) : bercak Bitot, xerosis konyungtiva, ulkus kornea, dst.

- Anemia defisiensi : pucat ( organomegali - )

- GAKI : kel.tiroid >, kretin, dll.

- def.vit B 1 : beri-beri / edema, polineuritis, refleks fisiol. <

- def.vit B 2 : stomatitis angularis

- def.vit C : skorbut

- dll.

Defisiensi vit A (Xerophthalmia)

Bitot’spot
Bitot’spot
Xerosis conyunctiva & cornea
Xerosis conyunctiva & cornea
Ulcus cornea
Ulcus
cornea
vit A (Xerophthalmia) Bitot’spot Xerosis conyunctiva & cornea Ulcus cornea K e r a t o
vit A (Xerophthalmia) Bitot’spot Xerosis conyunctiva & cornea Ulcus cornea K e r a t o

Keratomalacea

2. Pemeriksaan fisik

2.2. Membuat KESAN KLINIS tentang status gizi :

- gizi lebih ( overweight --> obesitas )

- gizi baik ( wellnourished )

- gizi kurang ( undernourished )

- gizi buruk ( severe malnutrition)

Kesan klinis dibuat berdasarkan tanda / gejala klinis.

2.3. Menentukan status gizi secara ANTROPOMETRIS :

- BB/U

- TB/U

- BB/U

- LILA, dsb.

Kwashiorkor & Marasmus

Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang

Hepar >>

Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang
Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang
Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang

Edema

Rambut

Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang
Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang
Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang
Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang
Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang
Kwashiorkor & Marasmus Hepar >> Edema Rambut Atrofi otot Lemak SC << Iga gambang

Atrofi otot

Lemak SC <<

Iga gambang

Marasmic-Kwashiorkor

Jar.lemak SC <<

Marasmic-Kwashiorkor Jar.lemak SC << Atrofi otot Iga gambang Baggy pants Edema
Marasmic-Kwashiorkor Jar.lemak SC << Atrofi otot Iga gambang Baggy pants Edema

Atrofi otot

Marasmic-Kwashiorkor Jar.lemak SC << Atrofi otot Iga gambang Baggy pants Edema
Marasmic-Kwashiorkor Jar.lemak SC << Atrofi otot Iga gambang Baggy pants Edema

Iga gambang

Baggy pants

Edema

Marasmic-Kwashiorkor Jar.lemak SC << Atrofi otot Iga gambang Baggy pants Edema

3. Pem. Penunjang :

3.1. Pem. Laboratoris :

- Hb

- protein serum, albumin, globulin

- profil lipid ( lipid total, triglserida, kolesterol, LDL, HDL)

- BUN, dll

3.2. Pem.radiologis : - usia tulang

- osteoporosis/osteomalasia

3.3. Pem.antropometris: - BB, TB/PB, LILA, LK, TLK.

4. Diagnosis :

4.1. Sehat : - status gizi baik

- T-K normal / optimal

- + kriteria sehat lain

4.2. Penyakit gizi :

- defisiensi : MEP, Vit - Min.

- kelebihan : Obesitas, intoksikasi vit-min.

5. Terapi :

5.1. Terapi nutrisi :

- oral / enteral / parenteral - dukungan thd. penyakit utama : ginjal, sal.cerna, DM, IEM, dsb.

5.2. Menentukan dosis obat

5.3. Pemantauan respons th/ keseluruhan

6. Prognosis :

6.1. Perbaikan / kemunduran :

- perbaikan --> penyembuhan :

- nafsu makan >

- BB >

- kemunduran --> perburukan :

- nafsu makan <

- BB <

6.2. Memperkirakan ( berdasarkan status gizi ) :

- daya tahan tubuh

- kemungkinan komplikasi / penyembuhan

7. Prevensi :

7.1. Keadaan defisiensi

7.2. Penyakit gizi iatrogenik