Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST) merupakan keganasan yang berasal dari
jaringan mesenkim dan dapat ditemukan dieluruh jaringan mesenkim, istilah gastrointestinal
dipakai karena keganasan ini mula-mula dan terbanyak (dua pertiga tumor stromal)
ditemukan di gaster. Jaringan mesenkim berhubungan dengan sel saraf mirip otot polos dan
dikenal juga sebagai Intertitial Cells of Cajal (ICC). Klasifikasinya secara patologi masih
kontroversial, yaitu antara leiomioma dan leiomiosarkoma. Sel saraf mirip otot polos yang
merupakan cikal bakal Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST), berfungsi sebagai
koordinator gerakan otonom saluran cerna. Jaringan mesenkim terletak submukosa, sehingga
dalam keadaan dini hampir tidak mungkin diketahui. Tanda Gastrointestinal Stromal Tumor
(GIST) sukar dijumpai sebelum ada kelainan anatomis permukaan mukosa saluran cerna,
mulai dari adanya benjolan sampai ulkus. Kelainan ini yang menimbulkan gangguan
peristaltik gastrointestinal.
Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST) dapat terjadi pada seluruh bagian saluran
cerna, tetapi yang paling sering dijumpai pada lambung (60-70%), usus halus (20-30%),
jarang pada colon dan rectum (5%) dan esophagus (<2%).

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

A. Definisi
B. Etiologi
C. Epidemiologi
D. Manifestastasi klinis
E. Pemeriksaan Penunjang
F. Terapi
G. Prognosis
Pada Gastrointestinal Stromal Tumor (GIST) dapat