Anda di halaman 1dari 6

KWASHIORKOR

1. Mardan umur 8 tahun, berat badan 15kg, bertempat tinggal di pinggir rel kereta api.
Mardan berasal dari keluarga tidak mampu sehingga jarang makan sayuran dan lauk
serta sumber air minum berasal dari air tadah hujan.
A. APA MAKNA USIA 8 TAHUN DENGAN BB 15 KG ?
Terjadi gangguan nutrisi  BB pasien tidak sesuai dengan umur pasien
BB 15 kg sesuai dengan umur 39 bulan (3 tahun 3 bulan)

B. BERAPA BERAT BADAN NORMAL USIA 8 TAHUN ?


Menurut CDC, berat badan normal usia 8 tahun adalah 26 Kg

C. APA PENYEBAB BERAT BADAN TIDAK SESUAI DENGAN UMUR ?


Ganggan fungsi saluran cerna
 Dispepsia
 Penyerapan usus tidak baik
 Gastrooesophageal refluks
 Stomach discomfort
Malnutrisi
Penyakit jantung bawaan
Faktor Sosial Ekonomi

D. APA MAKNA MARDAN BERASAL DARI KELUARGA TIDAK MAMPU, JARANG


MAKAN SAYURAN DAN LAUK SERTA MINUM BERASAL DARI AIR TADAHAN
HUJAN ?
Faktor sosial ekonomi merupakan etiologi dari gizi buruk, dimana ketidak
mampuan orang tua untuk memberikan gizi yang baik untuk anaknya  asupan
nutrisi untuk anak tidak baik
E. BAGAIMANA NUTRISI YANG BAIK UNTUK ANAK USIA 8 TAHUN ?
 anak-anak membutuhkan 15 % kalori protein per harinya
 untuk komposisi makanan protein pada anak, 2 / 3 nya harus mengandung
protein hewani, misalkan susu dan telur
 Untuk susu, bisa diberikan pada anak sebanyak 1 liter per harinya

F. APA DAMPAK LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL TERHADAP KESEHATAN


PASIEN ?
Dampak lingkungan rumah Mardan yang berada di pinggir rel kereta api tidak baik
untuk kesehatannya. Keadaan lingkungan di pinggir rel kereta api tentunya banyak
polusi udara dari lalu lintas kereta api yang berlangsung setiap hari. Selain itu,
lingkungan disekitar kereta api tidak bersih seperti banyak sampah yang juga
membahayakan kesehatan

G. APA KANDUNGAN DARI AIR TADAHAN HUJAN ?


 Hygine dari minuman tersebut tidak terjamin  rentan menimbulkan
infeksi saluran cerna

H. APA DAMPAK MINUM AIR TADAHAN HUJAN ?


 Bisa terjadi diare karena kebersihan dari air tersebut tidak terjamin

I. APA KANDUNGAN DARI SAYURAN DAN LAUK ?


ZAT NUTRISI FUNGSI CONTOH SUMBER
Sumber energi, bahan
Buah-buahan manis, biji-bijian,
pembentukan protein dan
Karbohidrat umbi-umbian, padi, jagung,
lemak, menjaga keseimbangan
singkong dll
tubuh.
Sumber energi, zat
pembangun, pertumbuhan, Telor, ikan, daging, cumi-cumi,
Protein pengganti sel sel yang rusak, belut, udang, kacang tanah,
mempertahankan viskositas kepiting dll
darah.
Sumber energi, pelarut vitamin
Minyak goreng, susu, mentega,
A D E K, pelindung alas
Lemak keju, daging, telor, kacang tanah
organ, pelindung tubuh saat
biji mete dll.
suhu rendah.
J. APA DAMPAK JARANG KONSUMSI SAYURAN DAN LAUK ?
 Lauk : Ex Ikan, daging, telur, tahu, tempe dll
o Banyak mengandung protein baik itu protein nabati maupun protein
hewani. Sehingga dampak tidak mengkonsumsinya adalah
kekurangan protein
 Sayuran : Brokoli, kangkung, wortel, tomat, dll
o Banyak mengandung mineral dan serat, fungsinya antioksidan dan
mempengaruhi sistem imun dan mengandung banyak vitamin

2. Ibunya membawa Mardan ke puskesmas karena mengalami kaki bengkak, perut


buncit, tampak acuh tak acuh, geraknya kurang stabil dan seluruh tubuh gatal-gatal.
A. APA MAKNA MENGALAMI KAKI BENGKAK, PERUT BUNCIT, TAMPAK
ACUH TAK ACUH, GERAKAN KURANG STABIL DAN GATAL SELURUH
TUBUH ?
Maknanya, pasien mengalami defisiensi protein dan defisiensi vitamin serta
mineral

B. APA PENYEBABNYA ?
Kaki bengkak
 kadar protein plasma(albumin) dalam darah yang rendah,
 fungsi pompa jantung menurun,
 sumbatan pembuluh darah atau pembuluh limfe,
 penyakit liver dan ginjal kronis,
 posisi tungkai terlalu lama tergantung (gravitasi)
Perut Buncit
 Jika konsentrasi protein plasma sangat berkurang (misalnya akibat
malnutrisi protein berat)
 Penyakit Ginjal
 Penyakit Jantung
 Penyakit liver
Tampak acuh tak acuh
 defisiensi vitamin B6
 Gejala Autisme
 Gangguan psikologis
Tubuh gatal
 Defisiensi zinc
 Iritasi kulit
 Alergi

C. BAGAIMANA MEKANISME NYA ?


Terlampir

D. APA HUBUNGAN KELUHAN DENGAN RIWAYAT NUTRISI PASIEN ?


Karena pasien jarang mengkonsumsi lauk dan sayur  pasien defisiensi vitamin
dan protein  keluhan tersebut

3. Ibunya juga mengatakan bahwa ada noda putih di mata Mardan dan menjelang
maghrib pengelihatan Mardan kabur sehingga berjalan nabrak-nabrak. Mardan sehari-
hari juga sering mencret.
A. APA MAKNA ADA NODA PUTIH DI MATA PASIEN DAN MENJELANG
MAGRIB PENGLIHATAN MARDAN KABUR ?
 Noda putih di mata yang terbentuk akibat defisiensi vitamin A. Sehingga
menimbulkan bintik bitot pada mata. Bintik bitot terbentuk karena
menumpuknya debris keratin dalam plak opak kecil akibat terjadinya
kekeringan konjungtiva.
 penurunan sintesis molekul protein fungsional tertentu, salah satunya
adalah Retinol Binding Protein  pandangan mata kabur

B. APA HUBUNGAN KELUHAN MATA PASIEN DENGAN RIWAYAT NUTRISI


PASIEN ?
 Noda putih pada mata itu disebabkan karena gangguan dalam pembentukan
vit A yang disebabkan karena defisiensi protein
 Pasien mengeluh nyctalopia (rabun senja) karena rhodopsin sedikit
terbentuk akibat defisiensi vitamin A

C. APA PENYEBAB MENCRET PADA KASUS ?


 Air hujan yang tidak bersih tersebut bisa saja mengandung bakteri, seperti
bakteri salmonella dan jenis bakteri lainnya, kemudian diminum oleh
Mardan sehingga menyebabkan mencret.

D. BAGAIMANA MEKANISMENYA ?
terlampir

4. Pemeriksaan Fisik :
 Wajah apatis, edema anasarka, rambut kemerahan mudah rontok dan keilosis
pada ujung bibir.
A. APA INTERPRETASI DAN MEKANISME ?
Terlampir

5. Pemeriksaan Laboratorium :
 Gula darah puasa 70 mg/dL, Hb 7 g/dL, albumin 2,5 g/dL, Na+ 110 mEq/L, K+
3 mEq/L, Ferritin normal.
A. APA INTERPRETASI DAN MEKANISMENYA ?
Mardan, pria usia 8 tahun
 Gula Darah Puasa (70 mg/dL) : Normal
 Hb (7 g/dL) : Anemia
 Albumin : Hipoalbuminoria
 Na+ (110 mEq/L) : Hiponatremia
 K+ (3 mEq/L) : Hipokalemia
 Ferritin : Normal

Kadar gula darah normal


Dewasa : 70 – 110 gr/dL
Anak : 70 – 100 gr/dL
Bayi : 110 gr/dL

Kadar Hemoglobin Normal


Wanita : 12 – 16 gr/dL
Pria : 14 – 18 gr/dL
Anak : 10 – 16 gr/dL
Bayi : 12 – 24 gr/dL

Kadar albumin normal


Dewasa : 3,8 – 5,1 gr/dL
Anak : 4,0 – 5,8 gr/dL
Bayi : 4,4 – 5,4 gr/dL

Kadar natrium normal


Dewasa : 135 – 145 mEq/L
Anak : 135 – 145 mEq/L
Bayi : 134 – 140 mEq/L

Kadar kalium normal


Dewasa : 3,5 – 5,0 mEq/L
Anak : 3,6 – 5,8 mEq/L
Bayi : 3,6 – 5,8 mEq/L