Anda di halaman 1dari 2

PENCEG AH AN DA N P E N G E N DAL IA N I N F EK S I

TUJUAN PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI

Standar PPI 6
Program surveilans rumah sakit menggunakan pendekatan berdasar atas risiko dalam menetapkan fokus program terkait dengan pelayanan kesehatan.

Maksud dan Tujuan PPI 6


Rumah sakit harus melakukan surveilans infeksi berdasar atas data epidemiologis yang penting dan berfokus pada daerah infeksi, penggunaan peralatan,
prosedur serta praktik untuk mencegah dan menurunkan angka infeksi. Surveilans berdasar atas risiko secara proaktif dapat digunakan untuk identifikasi risiko
infeksi dan program berfokus pada daerah infeksi. Selanjutnya, dengan surveilans dikumpulkan data dan analisisnya untuk membuat asesmen risko.

Rumah sakit mengumpulkan dan mengevaluasi data mengenai infeksi serta lokasinya yang relevan sebagai berikut:
a) saluran pernapasan seperti prosedur dan tindakan terkait intubasi, bantuan ventilasi mekanik, trakeostomi, dan lain-lain;
b) saluran kencing seperti pada kateter, pembilasan urine, dan lain-lain;
c) alat invasif intravaskular, saluran vena perifer, saluran vena sentral, dan lain-lain;
d) lokasi operasi, perawatan, pembalutan luka, prosedur aseptik, dan lain-lain;
e) penyakit dan organisme yang penting dari sudut epidemiologik seperti multidrug resistant organism dan infeksi yang virulen;
f) timbul infeksi baru atau timbul kembali infeksi di masyarakat.

Sebagai tambahan, penggunaan ilmu pengetahuan yang terhubung dengan pengendalian infeksi melalui pedoman praktik klinis, program pengawasan antibiotik,
program menurunkan infeksi terkait rumah sakit, dan langkah untuk membatasi penggunaan peralatan invasif yang tidak perlu dapat menurunkan tingkat infeksi
secara signifikan (lihat juga TKRS 11.2).

Pencegahan dan pengendalian infeksi dirancang untuk menurunkan risiko terkena infeksi pada pasien, staf, dan lainnya. Untuk mencapai sasaran ini rumah sakit
harus proaktif menelusuri risiko serta tingkatan dan kecenderungan infeksi terkait dengan layanan kesehatan (lihat juga TRKS 5 dan PMKP 4).

Rumah sakit menggunakan informasi pengukuran untuk meningkatkan kegiatan pencegahan serta pengendalian infeksi dan mengurangi angka infeksi yang terkait
dengan pelayanan kesehatan ke level serendah-rendahnya. Rumah sakit dapat menggunakan data indikator (measurement data) dan informasi sebaik-baiknya
dengan memahami angka serta kecenderungan serupa di rumah sakit lain yang sejenis dan memberikan kontribusi data ke database terkait infeksi (juga lihat
PMKP 4 EP 4 dan TKRS 5).
Elemen Penilaian Hubungan dengan Standar lainnya
Rumah sakit menetapkan regulasi tentang pelaksanaan surveilans
1 meliputi butir a) sampai dengan f) pada maksud dan tujuan. (R)
Ada bukti pelaksanaan pengumpulan data dari butir a) sampai
2 dengan f), analisis dan interpretasi data, serta membuat prioritas
untuk menurunkan tingkat infeksi. (D, W)
Ada bukti pelaksanaan strategi pengendalian infeksi berdasar atas
3 prioritas untuk menurunkan tingkat infeksi. (D, W)
Ada bukti rumah sakit membandingkan angka kejadian infeksi rumah
4 sakit dengan kejadian di rumah sakit lain. (D, W)