Anda di halaman 1dari 2

1.

5 KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Komunikasi akan efektif apabila ada kepahaman yang sama


danmerangsangpihak lain untukberfikirataumelakukansesuatu.
Kemampuanberkomunikasiefektifakanmembantukeberhasilanindividumaupuno
rganisasi. Komunikasiefektifakanmembantumengatasaimasalah-masalah,
membuatkeputusan yang tepat, mengoordinasikanalirankerja, mengawasi
orang lain, danmengembangkanberbagaihubungan.

Secarasederhana, komunikasiterdiriatastigaunsur, yaitukomunikator, pesan,


dankomunikan. Dengandemikian, apabiladiurutdari proses komunikasi,
makafaktor-faktor yang memengaruhikomunikasi yang efektifadalah:

1. Kredibilitasdandayatarikkomunikator
Baikburuknyakredibilitaskomunikatorakanmempengaruhikomunikan.
Kepercayaan yang
tinggiterhadapkomunikatorakanmenyebabkankesediaankomunikanuntukme
nerimapesandanmengubahsikapsesuaidengankeinginankomunikator.
Sebalik,
jikakepercayaanrendahterhadapkomunikatormakakomunikantidakbersedia
menerimapesanataupunmengubahsikap.
2. Kemampuanpesanuntukmembangkitkantanggapan
Suatupesanakanmenimbulkanumpanbalikapabiladapatmenarikperhatian,
menggunakanlambangataubahasa yang dipahamikomunikan,
danmampumemahamikebutuhanpribadikomunikan.
3. Kemampuankomunikanuntukmenerimadanmemahamipesan
Komunikasiakanberlangsungefektifapabilakomunikanmemilikikemampuan
untukmemahamipesan, sadarakankebutuhandankepentingannya,
mampumengambilkeputusansesuaikebutuhandankepentingannya,
sertasecarafisikdan mental mampumenerimapesan.

1.6 HAMBATAN KOMUNIKASI

. Hambatan dalam komunikasi dapat terjadi di antara individu (antar


manusia) maupun di dalam organisasi.

Agar dapat saling memahami, komunikator dan komunikan harus memiliki


pengertian yang sama mengenai kata, gerakan tubuh, nada suara, dan simbol-
simbol lainnya. Hambatan komunikasi antar manusia bisa berupa perbedaan
persepsi bahasa, pendengaran yang buruk, gangguan emosional, perbedaan
budaya, dan gangguanfisik.

Komunikasi dalam organisasi sering terganggu karena materinya lebih


rumit, jumlahny abanyak, dan kontroversial. Hambatan komunikasi dalam
organisasi berupa kelebihan beban informasi dan pesan yang bersaing,
penyaringan yang tidaktepat, iklim komunikasi tertutup atau tidak memadai.

Hambatan komunikasi pada dasarnya terdiri atas tujuh macam gangguan


dan rintangan (Cangara, 2004:131) yaitu gangguan teknis, gangguan
semantic, gangguan psikologis, rintangan fisik atau organik, rintangan status,
rintangan kerangka pikir, rintangan budaya.