Anda di halaman 1dari 11

Analisa Perubahan Kepemilikan Saham dan Logo pada Produk AQUA

ANALISA PERUBAHAN KEPEMILIKAN SAHAM DAN LOGO PADA

PRODUK AQUA

I. PENDAHULUAN

Seiring berjalannya waktu, persaingan antara perusahaan terus terjadi.

Berbagai macam cara dilakukan perusahaan-perusahaan untuk mempertahankan

eksistensinya. Salah satu cara yang dilakukan perusahaan adalah dengan

melakukan perubahan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, perubahan yang

berakar dari kata ubah memiliki makna menjadi lain atau berbeda dari keadaan

semula. Suatu perubahan yang tepat dapat membuat suatu organisasi memelihara

siklus hidup dan menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungannya. Robbins

(2005) mengatakan bahwa organisasi harus berubah, jika tidak maka organisasi

tersebut akan mati. Perubahan memiliki tujuan utama agar organisasi tersebut

mengalami peningkatan dan agar bisa lebih efektif dalam operasionalnya.

Terdapat enam faktor penyebab terjadinya perubahan yaitu teknologi,

sumber daya manusia, ekonomi, persaingan, regulasi dan politik. Perkembangan

teknologi dan sumber daya manusia sering menjadi faktor penting suatu

perubahan dilakukan dalam suatu organisasi. Keadaan ekonomi suatu negara juga

menjadi faktor terhadap terjadinya perubahan dalam organisasi di negara tersebut.

Krisis moneter biasanya menimbulkan perubahan dalam organisasi. Selain itu,

persaingan dalam era globalisasi tidak hanya datang dari dalam negeri juga

menyebabkan perubahan terjadi di organisasi. Dengan adanya pesaing maka

perilaku pelanggan juga mengalami perubahan. Perubahan dalam hal ini


dilakukan guna untuk merebut hati pelanggan. Berbagai macam peraturan baik

dari dalam ataupun luar negeri terus mengalami perubahan. Akan ada banyak

perubahan yang terjadi dalam organisasi sebagai dampak perubahan dari regulasi,

sehingga hal ini bisa menjadi penyebab suatu organisasi mengalami perubahan.

Faktor perubahan yang terakhir adalah politik, praktik politik disuatu daerah,

negara, atau dunia dapat menimbulkan perubahan dalam organisasi.

Setiap perusahaan menghadapi permasalahan yang berbeda-beda sehingga

sebelum melakukan perubahan, faktor pendorong yang juga berbeda

menyebabkan membuat mereka mengambil langkah efektif berbeda yang dapat

menyelesaikan permasalahannya.

Menurut Ackerman (1997) dalam Cameron dan Green (2004)

membedakan tiga tipe perubahan yaitu, developmental, transitional, dan

transformational. Developmental change, merupakan kategori first order atau

incremental. Perubahan ini bertujuan untuk memperbaiki unsur-unsur yang ada di

organisasi. Transitional change merupakan jenis perubahan yang dilakukan untuk

mencapai kondisi yang diinginkan. Sedangkan yang dimaksud dengan

Transformational change adalah melakukan perubahan pada bentuk organisasi

secara fundamental.

Selain tiga tipe perubahan tersebut, terdapat tiga variasi perubahan, yaitu

smooth incremental change, bumpy incremental change dan discontinuous

change. Smooth incremental change merupakan perubahan yang terjadi secara

perlahan, terjadi secara sistematis dan dengan cara yang dapat di prediksi. Bumpy

incremental change merupakan variasi perubahan yang terjadi dengan cepat dan

tiba-tiba. Discontinuous change adalah variasi perubahan yang ditandai dengan

perubahan cepat baik dari sisi strategi, struktur atau budaya.


Salah satu perusahaan yang melakukan perubahan demi mempertahankan

eksistensinya adalah PT AQUA Golden Mississipi. Persaingan bisnis di sektor

AMDK semakin sengit sehingga menyebabkan PT AQUA Golden Mississipi

harus melakukan perubahan agar tidak kalah dari pesaingnya. Selain itu faktor

perubahan lingkungan dan ekonomi yang terjadi menyebabkan PT AQUA Golden

Mississipi harus berubah agar mampu beradaptasi. Jenis perubahan yang

dilakukan PT AQUA Golden Mississipi adalah melakukan kerjasama dengan

Danone dan juga melakukan perubahan logo pada ulang tahunnya yang ke-40.

II. HASIL DAN PEMBAHASAN

Sejak tahun 1973, PT AQUA Golden Mississipi berdiri sebagai

perusahaan air minum pertama di Indonesia. Setelah 24 tahun beroperasi, di tahun

1997 PT AQUA Golden Mississipi memutuskan untuk menjual sebagian

sahamnya kepada investor asing, French Danone. Hal ini dilakukan akibat adanya

krisis moneter yang menyebabkan pertumbuhan perusahaan dibawah 30%

sehingga laba bersih yang dihasilkan saat itu hanya sebesar RP 7,8 miliar atau

turun sebesar 25% dari laba yang dihasilkan pada 1996. Danone melakukan

akuisisi saham terhadap PT AQUA Golden Mississipi, dimana akuisisi saham itu

sendiri merupakan pengambil-alihan sebagian atau keseluruhan saham perusahaan

lain sehingga perusahaan pengambil-alih mempunyai hak kontrol atas perusahaan

target. Akuisisi dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh sinergi.

Dalam hal ini, faktor pendorong terjadinya perubahan adalah karena

adanya guncangan ekonomi di PT AQUA Golden Mississipi. Krisis moneter yang

terjadi mempengaruhi pertumbuhan ekonomi perusahaan. Untuk menghindari

kebangkrutan, maka PT AQUA Golden Mississipi mengambil langkah tersebut.

Langkah ini berdampak pada meningkatnya kualitas produk sehingga


menempatkan PT AQUA Golden Mississipi sebagai produsen Air Mineral Dalam

Kemasan (AMDK) yang terbesar di Indonesia. Bila dilihat dari fenomena yang

terjadi, jenis perubahan yang terjadi dalam kasus ini adalah transitional change,

dimana perubahan itu sendiri dilakukan karena benar-benar diperlukan untuk

dilakukan dan bertujuan untuk mencapai kondisi yang diinginkan (tidak

mengalami penurunan pertumbuhan perusahaan). Variasi perubahan yang terjadi

fenomena diatas adalah bumpy incremental change, perubahan terjadi secara tiba-

tiba karena adanya desakan untuk berubah dan diperlukan adanya improvisasi

untuk dapat bertahan.

Bentuk perubahan lain yang dilakukan PT AQUA Golden Mississipi,

merubah design kemasan air mineral AQUA. Hal ini diikuti juga dengan

perubahan logo sebagai simbol dari produk dan perusahaan AQUA itu sendiri.

Logo merupakan unsur dari merek yang perusahaan keluarkan dan juga

sebagai identitas dari perusahaan itu sendiri. Menurut Asosiasi Pemasaran

Amerika definisi merek adalah suatu nama, tanda, istilah, desain, atau kombinasi

dari keseluruhan, dengan tujuan untuk mengidentifikasi sebuah produk atau jasa

dari seorang produsen dan penjual untuk membedakannya dari produk atau jasa

kompetitor lainnya (Kotler, 2003:418). Logo pada produk juga menggambarkan

pesan yang ingin diberikan oleh perusahaan kepada konsumen sehingga

konsumen mengetahui nilai-nilai apa saja yang ingin perusahaan sampaikan.

Pada tahun 2013, PT AQUA Golden Mississipi sudah 40 tahun menjadi

pelopor AMDK di Indonesia. Selama 40 tahun AQUA maju bersama Indonesia,

AQUA mengemban misi untuk membawa kesehatan serta melihat pentingnya

melakukan kegiatan berkelanjutan di Indonesia. Di momen istimewa itu, PT

AQUA Golden Mississipi melakukan perubahan logo di produknya. AQUA


meluncurkan dua logo baru yaitu logo 40 tahun AQUA bersama untuk Indonesia

dan Logo baru Danone AQUA.

(Logo Danone AQUA) (Logo 40 Tahun AQUA)

Di logo 40 tahun AQUA bersama Indonesia menunjukan eratnya

hubungan antara AQUA dengan budaya Indonesia serta adanya cinta dari AQUA

terhadap Indonesia serta kepedulian AQUA untuk terus melestarikan lingkungan.

Logo baru Danone AQUA menggambarkan tentang air sebagai sumber kehidupan

dimana kehidupan dan harapan. Kedua logo itu menggambarkan semangat baru

dari Danone AQUA untuk terus berperan dalam perkembangan dan pembangunan

di Indonesia.

Charlie Cappetti, seorang President Director AQUA Group mengatakan

bahwa tujuan pembaruan pada logo ini adalah untuk mendekatkan diri dengan

lebih banyak pemangku kepentingan AQUA. Mereka juga ingin memantapkan

komitmen dalam mewujudkan kesehatan keluarga Indonesia untuk esok yang

lebih baik dengan program inisiatif berkelanjutan yang baru.

Sebagai perwujudan dari komitmen AQUA dalam mewujudkan kesehatan

keluarga Indonesia dan melestarikan lingkungan Indonesia, PT AQUA Golden

Mississipi melakukan beberapa program seperti melakukan kerja sama dalam

mengembangkan serta mengimplementasikan program konservasi dengan


kementrian kehutanan (2014), program peningkatan akses air bersih dan

penyehatan lingkungan AQUA Group (2015), konferensi sanitasi dan air minum

nasional (KSAN) 2015 sinergi pemerintah, masyarakat, LSM dan sektor swasta

wujudkan akses air bersih di Lombok Timur, AQUA Group turut serta dalam aksi

bersihkan Jakarta serta masih banyak program yang dilakukan untuk

mengimplementasikan bentuk kepedulian AQUA terhadap Indonesia. Program-

program tersebut juga dilakukan dengan tujuan untuk menarik simpati masyarakat

Indonesia agar lebih banyak lagi masyarakat yang membeli produk AQUA. Hal

ini ternyata berhasil sehingga membuat AQUA menjadi top brand di tahun 2015

dengan persentase sebesar 72,2% dan mengalahkan AMDK dengan merk lain.

III. KESIMPULAN

Perubahan yang PT AQUA Golden Mississipi lakukan berhasil membawa

implikasi yang baik bagi perusahaan tersebut. Perusahaan ini berhasil melakukan

perubahan karena tepat mengambil langkah dan terus fokus kepada perubahan

yang ingin dilakukan serta menerapkan nilai-nilai yang ada pada bentuk

perubahan tersebut.

IV. DAFTAR PUSTAKA

1. Muhammad I A. 2010. “Tugas Take Home PT. Tirta Investama/PT.

Danone AQUA”. Yogyakarta : Universitas Islam Indonesia. Hlm. 3.

https://www.scribd.com/doc/72444938/Take-Home-AQUA diakses pada 9

Desember 2016 pukul 20:00 WIB.


2. Darrusalim Y S. 2013. “Pengaruh Perubahan Logo Terhadap Citra

Perusahaan (Studi Persepsi Konsumen PT Pertamina (Persero) di Bandar

Lampung)”. Lampung : Universitas Lampung.

http://digilib.unila.ac.id/754/11.haslightboxThumbnailVersion/BAB%20II.

pdf diakses pada 9 Desember 2016 pukul 20:10 WIB.

3. Wahyu P. 2009. “Organizational Development Based Change

Management”. Jurnal Ekonomi & Pendidikan. Vol. 6. No. 2. Hlm. 158.

http://journal.uny.ac.id/index.php/jep/article/view/582/439 diakses pada 9

Desember 2016 pukul 20:30 WIB.

4. http://www.aqua.com/kabar_aqua/siaran-pers/40-tahun-aqua-bersama-

3?ref=pencarian diakses pada 9 Desember 2016 pukul 21:00 WIB.

5. Sutisman, E. Fitriana, S L. Arieftiara, D. 2010. “Analisis Kinerja

Keuangan dan Pengaruhnya Terhadap Harga Saham (Studi Kasus Pada PT

AQUA Golden Mississpi, Tbk Sebelum Akuisisi Saham dan Sesudah

Akuisisi Saham oleh Danonen Periode Tahun 1997-2007)”. Jurnal Akrual.

Vol 1. No. 2 Hlm. 160.

http://fe.unesa.ac.id/ojs/index.php/akrl/article/view/17/17 diakses pada 12

Desember 2016 pukul 15:30 WIB.


6. Wibowo, F A. 2012. “Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan

Perusahaan Sebelum dan Sesudah Merger dan Akuisisi (Studi pada

Perusahaan yang Melakukan Merger dan Akuisisi, Periode 2004-2010)”.

Semarang : Universitas Diponegoro. Hlm. 2.

http://eprints.undip.ac.id/35637/1/Skripsi_WIBOWO_Fairuz.pdf diakses

pada 12 Desember 2016 pukul 15:45 WIB.

7. Sembiring, J. 2009. “Manajemen Perubahan : Rangkuman Teori dan

Aplikasi”. Bandung : Institut Manajemen Telkom. Jurnal Manajemen

Indonesia. Vol. 9. No. 1. Hlm. 20. http://ijm.telkomuniversity.ac.id/wp-

content/uploads/2015/02/Vol.-9-No.1-Januari-2009-Manajemen-

Perubahan-Rangkuman-Teori-dan-Aplikasi-Jafar-Sembiring.pdf diakses

pada 13 Desember 2016 pukul 14:10 WIB.

8. Kusumaputri, E S. “Komitmen pada Perubahan Organisasi”.

https://books.google.co.id/books?id=NDjCCwAAQBAJ&pg=PA84&lpg=

PA84&dq=perubahan+transisional+transformasional+dan+fundamental&s

ource=bl&ots=HUdWKFja_5&sig=1mKSUpYCh8hHYYHQZYFRDzVss

rE&hl=id&sa=X&redir_esc=y#v=onepage&q=perubahan%20transisional
%20transformasional%20dan%20fundamental&f=false diakses pada 14

Desember 2016 Pukul 07:00 WIB.

9. Senior, B. 2002. “Organizational Change”. Jerman : Financial

Times/Prentice Hall Books. Edition : 2. Hlm. 6.

http://www.academicrepublic.com/academicrepublic/dissertations/224_12

04296378_Organisational%20change%20(Senior).pdf diakses pada 14

Desember 2016 pukul 23:30 WIB.

10. Krisnawati, D. 2016. “Pengaruh Brand Awareness terhadap Keputusan

Pembelian AMDK Merek AQUA (Studi pada Masyarakat di Kota

Bandung)”. Jurnal Manajemen Bisnis Krisnadwipayana. Vol. 4. No. 1.

Hlm. 2. http://ojs.ekonomi-

unkris.ac.id/index.php/JMBK/article/view/30/pdf diakses pada 20

Desember 2016 pukul 15:50 WIB.


View publication stats