Anda di halaman 1dari 5

TUGAS II

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah :

Metode Kuantitatif (EKMO5103.02)

Disusun oleh :

Teguh Santoso 530024421

MAGISTER MANAJEMEN
BIDANG MINAT MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
UNIVERSITAS TERBUKA
2019
Soal 1:
Setelah membaca BMP (Buku Materi Pokok) dan materi Tuton, silakan jawab pertanyaan
berikut yang saya kutip, sebagai bahan diskusi kita. Walaupun tampak mudah, jawablah dengan
sedetil mungkin, dengan tujuan agar Bapak/Ibu sudah memahami berbagai konsep yang ada.

1. Jelaskan secara singkat keunggulan dan kelemahan dari analisis Input - Output.
2. Apa yang dimaksud dengan forward linkages dan backward linkages serta bagaimana
mengukurnya?
3. Mengapa proyeksi dengan menggunakan Input - Output, hanya berlaku untuk jangka pendek
dan jangka menengah ?
Selamat berdiskusi dan tetap semangat

Jawaban
1. Jelaskan secara singkat keunggulan dan kelemahan dari analisis Input – Output,
Keunggulan Input-Output model :
a. Kemampuannya untuk melihat sektor demi sektor dalam perekonomian secara rinci
sehingga membuat analisis I-O cocok bagi proses perencanaan.
b. Kemampuannya untuk menganalisis keterkaitan dan hubungan antar sektor dalam
suatu perekonomian.
c. Kemampuannya memperkirakan dampak permintaan akhir terhadap output, nilai
tambah, impor, penerimaan pajak, dan penyerapan tenaga kerja di berbagai sector
produksi.
d. Mampu digunakan untuk meyusun variabel-variabel ekonomi makro.
e. Kemampuannya untuk melihat komposisi penyediaan dan penggunaan barang dan jasa,
terutama dalam analisis terhadap kebutuhan impor dan kemungkinan substitusinya.
f. Kemempuannya untuk menganalisis perubahan harga, yaitu dengan melihat pengaruh
secara langsung dan tidak langsung dari perubahan harga input terhadap output.
g. Kemampuannya untuk mengetahui sektor-sektor yang pengaruhnya paling dominan
terhadap pertumbuhan ekonomi dan sektor-sektor yang peka terhadap pertumbuhan
perekonomian nasional.
h. Kemampuannya untuk melihat konsistensi dan kelemahan berbagai data statistic yang
pada gilirannya dapat dijadikan sebagai landasan perbaikan, penyempurnaan dan
pengembangan lebih lanjut.
Kelemahan Input-Output model :
a. Koefisien input atau koefisien teknis diasumsikan tetap konstan selama periode analisis
atau proyeksi. Teknologi dalam proses yang digunakan oleh sektor-sektor ekonomi
dalam proses produksi pun dianggap konstan karenakoefisien teknis dianggap konstan.
Akibatnya perubahan kuantitas dan hargainput akan selalu sebanding dengan
perubahan kuantitas harga output.
b. Besarnya biaya yang harus dilakukan dalam penyusunan Tabel Input Output dengan
menggunakan metode survey.
c. Semakin banyak agregasi yang dilakukan terhadap sektor-sektor yang adaakan
menyebabkan semakin besar pula kecenderungan pelanggaran terhadapasumsi
homogenitas dan akan semakin banyak informasi ekonomi yangterperinci tidak
tertangkap dalam analisisnya.

2. Keterkaitan ke depan (forward linkage) adalah konsep keterkaitan yang menunjukkan


hubungan keterkaitan antarindustri/ sektor dalam penjualan terhadap total penjualan output
yang dihasilkannya.

Keterkaitan langsung ke depan


Menunjukkan akibat suatu sektor tertentu terhadap sektor-sektor yang menggunakan sebagian
output sektor tersebut secara langsung per unit kenaikan permintaan total.

Cara mengukurnya :
Keterkaitan tipe ini dirumuskan sebagai berikut.

Dimana:
KD = keterkaitan langsung ke depan
aij = unsur matriks koefisien teknis

Keterkaitan Langsung dan Tidak Langsung ke Depan


Menunjukkan akibat dari suatu sektor tertentu terhadap sektor-sektor yang menggunakan
output bagi sektor tersebut secara langsung maupun tidak langsung per unit kenaikan
permintaan total
Cara mengukurnya :

Dimana;
KDLTi = keterkaitan langsung dan tidak langsung ke depan sektor i

αi j = unsur matriks kebalikan Leontief model terbuka

Keterkaitan ke belakang (backward linkage)


Adalah konsep keterkaitan yang menunjukkan hubungan keterkaitan antar industri/sektor
dalam pembelian terhadap total pembelian input yang digunakan untuk proses produksi.
Keterkaitan langsung ke belakang menunjukkan akibat dari suatu sektor tertentu terhadap
sektor-sektor yang menyediakan input antara bagi sector tersebut secara langsung per unit
kenaikan permintaan total.

Cara mengukurnya:
Rumus untuk mencari keterkaitan langsung ke belakang adalah berikut ini.

Dimana;
KBi = keterkaitan langsung ke Belakang
Aij = unsur matriks koefisien teknis

Keterkaitan Langsung dan Tidak Langsung ke Belakang


Menyatakan akibat dari suatu sektor yang diteliti terhadap sektor-sektor yang menyediakan
input antara bagi sektor tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung per unit kenaikan
permintaan total.
Cara mengukurnya

Dimana:
KBLTi = keterkaitan langsung dan tidak langsung ke belakang sektor i

α ij = unsur matriks kebalikan Leontief model terbuka


3. Proyeksi dengan menggunakan Input - Output, hanya berlaku untuk jangka pendek dan
jangka menengah. Hal tersebut dikarenakan walaupun model I-O mencakup data
perekonomian yang lengkap dan menyeluruh, namun teteap perlu disadari bahwa proyeksi
dengan enggunakan model I-O mengandung kelemahan utama, yaitu matriks koefien input
antara (Matriks A) yang digunakan bersifat statis. Padahal koefisien input antara tersebut
diturunkan dari hasil pengamatan yang dilakukan hanya dalam satu tahun tertentu.
Berdasarkan kenyataan tersebut itulah maka proyeksi yang digunakan dengan model I-O
seyogiyanya hanya dilakukan untuk jangka menengah (lima tahun atau kurang). Sebab pada
periode yang lebih lama (misalnya 10 tahun) ada kemungkinan struktur input sektoral telah
banyak mengalami perubahan, terutama yang disebabkan oleh perubahan teknologi yang
digunakan dalam proses produksi.