Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS MENGENAI PETUNJUK EVOLUSI

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah Evolusi


Yang dibina oleh Ibu Siti Imroatul Maslikah, S.Si., M.Si dan Bapak Bagus Priambodo, S.Si.,
M.Si., M.Sc

Oleh:

Maulidya Nur A P (160342606259)

OFF GHI-L

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
JURUSAN BIOLOGI
Februari 2019
Analisis Petunjuk Evolusi

Saat ini para ahli megumpulkan berbagai macam bukti yang memperkuat bahwa evolusi
makhluk hidup terjadi. Bukti-bukti tersebut muncul dari berbagai bidang studi seperti
Paleontologi, Anatomi Perbandingan, Taksonomi, dan lain sebagainya. Salah satu bukti atau
petunjuk adalah bukti dari Anatomi Perbandingan. Berdasarkan bukti tersebut, diketahui
bahwa Pewarisan dengan modifikasi sangat jelas terlihat pada kemiripan anatomi antara
spesies yang dikelompokkan ke dalam kategori taksonomi yang sama. Sebagai contoh elemen
kerangka yang sama menyusun tungkai depan manusia, kadal, kucing, paus, kelelawar, katak
dan burung. Meskipun tungkai tersebut memiliki fungsi yang sangat berbeda. Tentunya, cara
terbaik untuk membangun infrastruktur sayap kelelawar bukan merupakan cara terbaik untuk
membangun sirip paus. Perbedaan anatomi seperti itu tidak masuk akal jika struktur tersebut
secara unik direkayasa dan tidak saling berhubungan.

Adanya kemiripan dalam ciri khusus yang dihasilkan dari leluhur yang sama disebut
homologi, dan tanda-tanda anatomis seperti itu disebut dengan struktur homolog. Anatomi
perbandingan konsisten dengan bukti-bukti lain dalam memberikan bukti bahwa evolusi
adalah suatu proses pemodelan ulang di mana struktur leluhur yang berfungsi dalam suatu
kapasitas dimodifikasi ketika mereka mengemban fungsi baru. Struktur homolog dapat dilihat
dari gambar di bawah ini

Berdasarkan gambar di atas, dapat dilihat bahwa struktur anggota gerak atas antara reptilia,
mamalia dan aves sebagian besar memiliki jumlah susunan tulang yang sama. Pada aves tulang
tersebut ber-rudimentasi, hal ini dapat menjadi bukti adanya evolusi yang terjadi pada aves
yang awal-mula diperkirakan merupakan evolusi dari reptilia. Sehingga, evolusi aves lebih
dekat dengan reptilia daripada dengan serangga seperti kupu-kupu meskipun sama-sama
memiliki sayap tetapi strukturnya berbeda.