Kejaksaan dan Penegakan Hukum
Kejaksaan dan Penegakan Hukum
Salam Adhyaksa
Tarmizi SH MH
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan
2 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
Daftar Isi
KEJAGUNG Upaya Kejati Sulsel
5. 4 Tahun Pemerintahan Jokowi - JK Kinerja Kejaksaan Antisipasi Calo CPNS 2018
Meningkat Signifikan 31. Pegawai Kejati Sulselbar
6. Jaksa Agung RI : Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Gelar Sholat Gaib untuk
Alam Palu-Donggala Korban Lion Air JT610
7. Kunjungi Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat Lion Air Evaluasi dan Supervisi
JT-610 Jampidsus
8. Jaksa Agung Lantik 7 Kepala Kejaksaan Tinggi IAD
9. Wakil Jaksa Agung: Pembangunan Zona Integritas 32. Pesan Ketua Umum IAD
Jangan Bersifat Seremonial 33. Baksos
34. Galeri IAD
TP4 35. Galeri IAD
10. Dalam 10 Bulan Kejagung Tangkap 181 Buronan Kasus 36. Galeri IAD
Korupsi 37. Galeri IAD
Kawal Anggaran Dana Desa Rp 832,3 T
11. Jamintel Berikan Kuliah Umum di Fakultas Hukum LINTAS KEJARI
Universitas Hassanuddin Makassar 38. Kejari Pasangkayu Gelar
12. Tindak Pidana Korupsi Masih Didominasi Penyimpangan Lomba Pengelolaan
Pengadaan Barang dan Jasa APBDES Melalui Aplikasi
Jaga Desa
KAJATI SULSEL 39. TP4D Kejari Bulukumba
14. Kajati Sulsel Prioritaskan Penanganan Kasus Korupsi Menggelar Sosialisasi Dana Desa
15. Kajati Sulsel Instruksikan Percepatan Penganganan Wujudkan Pemdes Akuntabel, Kejari Selayar Gelar
Setiap Perkara Sosialisasi Hukum di Desa Kalepadang
16. Kajati Sulsel Minta Jen Tang Menyerahkan Diri 40. Baruga Adhyaksa Jadi Andalan Kejari Luwu
17. Intelejen Kejati Sulsel Ringkus Dua Terpidana Korupsi Di 41. Proteksi dari Korupsi, Pemkab-Kejari Gowa Teken MoU
Bone Kejari Pangkep Sosialisasi dan Rakor Pakem Dengan Tim
18. Kejati Sulselba Jebloskan Tersangka Dugaan Korupsi Pakem Kabupaten Pangkep
Underpass ke Lapas Makassar 42. Kejari Maros Tetapkan Kades Sebagai Tersangka
19. Kejati Sulsel Bidik Dugaan Penyimpangan Perusda Zaro Korupsi Dana Desa
Snack Kejari Palopo Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Jalan
20. Kajati Sulselbar Paparkan Program TP4D di Hadapan Lingkar Barat
Bupati dan Wabup Takalar 43. Kejari Takalar Tahan Bendahara Pabrik Gula PTPN IV
21. Kajati Sulsel Kunjungi Pelabuhan Hatta Makassar Kejari Soppeng Usut Dugaan Korupsi PT Pegadaian
Kajati Sulselbar Siap Beri Bantuan Hukum pada Proyek Rp1,9 Miliar
KA di Barru 44. Kejaksaan Negeri Makassar Gandeng Rupbasan
22. Kajati Resmikan Lapangan PB Adhyaksa dan Musnahkan Barang Bukti
Pembangunan Mess di Pangkep Narkotika, Perkara yang Paling Banyak Ditangani
23. Kajati Sulsel Puji Sinergitas Pemkot-Kejari Parepare Kejari Sinjai
24. Kajati Sulselbar Berkunjung ke Pinrang Kejari Polman Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
25. Berkunjung ke Barru, Kajati Sulsel Disambut Tari 45. Sinrang Jabat Kasi Intel Kejari Mamuju
Padduppa Hermawan Jabat Kasi Intel Kejari Sidrap
26. Kunjungan Kerja ke Takalar, Kajati Puji Kinerja Kejari 46. Kejari Bone Kirim Bantuan untuk Korban Gempa dan
Takalar Tsunami di Palu
27. Tangkal Radikalisme, Kejati Sulsel Bentuk Tim Kejari Tana Toraja Salurkan Bantuan Sosial Bencana
Bakorpakem Gempa di Palu
28. Banyak Anak Dibawah Umur Terlibat Narkoba 47. Kajari Jeneponto Janji Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi
Kejati dan Pemprov Sulsel Sosialisasi Bahaya Narkoba Hingga September, Kejari Parepare Tangani 188
di Selayar Perkara
29. Generasi Emas Sadar Hukum dan Taat Hukum Kejari Enrekang Tetapkan 2 Tersangka Dugaan Korupsi
Pengadaan Buku PAUD
GALERI
30. Penyampaian Hasil Rapat Kerja Teknis (Rakernis), OPINI
Evaluasi Kinerja & Penyerapan Anggaran Tahun 2018 48. Jangan Mengungkit Lagi Kasus Yang Lama
Kejaksaan Tinggi Sul Sel.
GALERI
50. Baju Adat Dalam Rakernas Kejaksaan 2018
Kaban Diklat Jabat Ketua Umum PJI
Jaksa Menyapa
Jaksa Sahabat Masyarakat
51. PERINTAH HARIAN JAKSA AGUNG REPUBLIK INDONESIA
4 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
melakukan penyelamatan dan pengembalian 40,025,095,672.35.
keuangan dan kekayaan negara melalui asset Selain melakukan penegakan hukum represif
recovery, sebagai bentuk pendekatan follow dan preventif melalui TP4, melalui Bidang
the suspect, follow the money, dan follow the Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan
asset. juga berperan aktif melakukan penyelamatan
Pendekatan sedemikian menjadi penting dan pemulihan keuangan negara.
karena esensi dan akibat yang ditimbulkan oleh Selama kurun waktu empat tahun sejak
tindak pidana korupsi adalah hilangnya uang tahun 2015 hingga September 2018, selaku
negara yang menyebabkan terganggunya Pengacara Negara, Kejaksaan telah melaksan-
perekonomian negara, berujung pada keseng- akan kegiatan menangani Perkara Perdata,
saraan dan penderitaan yang ditanggung oleh Tata Usaha Negara (TUN), Pemulihan dan
masyarakat dan rakyat. “Untuk itu dalam 4 Perlindungan Hak (PPH) sebanyak 37.884
tahun terakhir, Kejaksaan telah berhasil kegiatan dan telah berhasil menyelamatkan
menyelamatkan keuangan negara sebesar keuangan negara sebesar
Rp.2.029.117.497.927,78 dan USD Rp.24.333.872.632.057,21, 1 unit kapal MT
263,929.12,” ujarnya. Tabonganen 19 serta aset tanah seluas 14,24
Dalam waktu bersamaan, disamping Ha dan 7.902 m2.
melakukan penindakan secara tegas terhadap Di samping itu, Kejaksaan juga telah berhasil
pelaku tindak pidana korupsi, Kejaksaan juga memulihkan keuangan negara sebesar
melakukan penegakan hukum yang berbasis Rp.3.124.113.736.919,56 dan USD 393,147.24
pada paradigma restoratif, korektif dan rehabili- serta lahan seluas 83.330 m2.
tatif. Melalui upaya ini, Kejaksaan ingin Dan dalam upaya pencegahan dan penang-
membuktikan bahwa inovasi hukum dalam gulangan tindak pidana korupsi secara cepat,
bingkai penegakan hukum secara sistemik, tepat dan maksimal , Kejaksaan juga telah
holistik dan terintegratif tersebut diharapkan meningkatkan intensitas komunikasi, koordinasi,
akan dapat dijadikan alternatif dan instrumen dan bekerja bersama dengan sesama penegak
sebagai sebuah solusi untuk mencegah dan hukum Komisi Pemberantasan Korupsi dan
memberantas maraknya praktik korupsi di Kepolisian RI, maupun membangun jalinan
tanah air. kerjasama dengan berbagai stakeholder lain,
Salah satu upaya untuk merealisasikannya, Kementerian/Lembaga negara, pemerintahan,
Kejaksaan telah membuat program penegakan Perbankan, Badan dan jajaran TNI.
hukum preventif yang lebih menekankan pada Tidak hanya dalam lingkup nasional, Kejak-
upaya pencegahan dengan membentuk Tim saan juga telah membangun kemitraan melalui
Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan forum penegak hukum internasional, diantaran-
Pembangunan (TP4) melalui beberapa bentuk ya International Association of Prosecutors,
kegiatan, yaitu penerangan hukum, penyuluhan International Association of Anti-Corruption
hukum dan pendampingan berupa pengawalan Authorities, dan China-ASEAN Prosecutors-
dan pengamanan terutama bagi pelaksanaan General. Selain itu, Kejaksaan juga membuka
pembangunan proyek strategis pada semua diri menjalin kerja sama bilateral dengan
tahapan, sejak perencanaan, pelaksanaan Kejaksaan negara lain, diantaranya Kejaksaan
pekerjaan sampai pada penyerahan dan Malaysia, Singapura, Republik Korea, Belanda,
pemanfaatan hasilnya, sehingga semuanya Thailand, RRT, Australia, dan Federasi Rusia.
dapat terselenggara tepat waktu, tepat “Demikian beberapa bentuk kegiatan,
mutu,tepat beaya dan tepat sasaran. kebijakan, program dan capaian kinerja
Sejak pembentukannya, Program TP4 telah Kejaksaan RI sepanjang 4 tahun terakhir, di
mendapat kepercayaan dan apresiasi dari samping ada pula berbagai capaian lain,
berbagai pihak, terlihat dari respon positif begitu kegiatan penegakan hukum, upaya memelihara
banyaknya permintaan pendampingan, pen- kebhinekaan dan keberagaman menjaga
gawalan dan pengamanan, baik kepada TP4 berlangsungnya kehidupan demokrasi demi
Pusat maupun Daerah. tetap mempertahankan keutuhan NKRI yang
Dalam kurun waktu tahun 2015 hingga berdasarkan hukum. Meskipun harus diakui
September 2018, TP4 telah mendampingi dan tentang masih adanya, pekerjaan dan masalah
mengawal sebanyak 12.862 kegiatan dengan lain yang kedepan masih menunggu penyelesa-
total pagu anggaran sebesar ian yang memerlukan kerja keras dan perhatian
Rp.874.675.412.375.826 dan USD bersama”, jelas Jaksa Agung. (*)
Jaksa Menyapa 5
Edisi 004 | Desember 2018
KEJAGUNG
Sampai dgn berakhirnya masa tanggap darurat bencana prtama tgl 11 Oktober 2018, posko
ini tlh mnyalurkan bantuan kpd masyarakat sbnyk kurang lebih 11.161 KK srta mndistribusikn
bantuan di titik2 pngungsian yg trsebar di 3 Kab.: Palu, Sigi & Donggala.
Jaksa Agung RI
Tinjau Lokasi Terdampak
Bencana Alam Palu-Donggala
Palu (JaksaMenyapa) - Jaksa Agung RI, beserta rom- butuhan balita serta bahan kebutuhan pokok lainnya.
bongan melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tengah Melalui Pos Layanan Kesehatan Masyarakat serta Pos
dalam rangka meninjau pelayanan bantuan kemanusiaan Penyaluran Bantuan Kebutuhan Pokok, keberadaan Pos-
korban bencana alam Palu-Donggala oleh Kejaksaan R.I ko Kejaksaan R.I Peduli dengan tagline “Bergandeng Tan-
melalui Posko Kejaksaan R.I Peduli, Senin, (22/10/2018). gan Bersama sampai dengan berakhirnya masa tanggap
Dalam kunjungan tersebut, HM Prasetyo didampingi darurat bencana pertama tanggal 11 Oktober 2018, telah
oleh Jaksa Agung Muda Intelijen Jan S. Maringka dan Jak- menyalurkan Penyaluran bantuan kepada masyarakat se-
sa Agung Muda Tindak Pidana Umum Noor Rochmad ser- banyak kurang lebih 11.161 kepala keluarga serta mendis-
ta Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, langsung tribusikan bantuan di titik-titik pengungsian yang tersebar
meninjau lokasi terdampak di Palu-Donggala dari udara den- di 3 kabupaten yaitu Palu, Sigi dan Donggala.
gan menggunakan helikopter. Dalam kunjungan kerja di Sulawesi Tengah tersebut,
Berdasarkan data terakhir, bencana alam gempa dan tsu- Jaksa Agung RI direncanakan akan menyerahkan secara
nami mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak simbolis bantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Provin-
2.095 orang serta 680 orang masih dinyatakan hilang dan si Sulawesi Tengah sebanyak 3 Kontainer yang terdiri dari
titik lokasi pengungsian berjumlah 74 (tujuh puluh empat) pakaian, makanan, kebutuhan balita serta bahan kebutu-
titik yang tersebar di 8 (delapan) Kecamatan di Kota Palu. han pokok lainnya. (jag)
Posko Kejaksaan R.I Peduli yang didirikan sejak awal
masa tanggap darurat di Palu merupakan
wujud kebersamaan Kejaksaan dalam rang-
ka ikut meringankan beban saudara sebang-
sa dan setanah air di Palu, Donggala dan
sekitarnya.
Bantuan kemanusiaan mengalir dari ber-
bagai unit kerja kejaksaan, baik yang beras-
al dari kejaksaan agung maupun unit kerja
kejaksaan di seluruh Indonesia berupa obat-
obatan pakaian, makanan, terpal, genset, ke-
6 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
Kunjungi Keluarga Korban KEJAGUNG
Jaksa Menyapa 7
Edisi 004 | Desember 2018
KEJAGUNG
8 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
KEJAGUNG
DALAM 10 bulan terakhir, Kejaksaan Agung (Ke- nan tindak pidana korupsi. Kita berharap dengan pros-
jagung) Republik Indonesia berhasil menangkap 181 es ini maka percepatan penyelesaian penanganan
buronan. Penangkapan berlangsung di 31 wilayah perkara bisa berjalan sesuai rencana,” ujar Jaksa
Kejaksaan Tinggi di Tanah Air. Agung Muda Intelijen Jan Samuel Maringka.
Lewat program Tangkap Buronan (Tabur) 31.1, Ke- Jan juga mengatakan jumlah tersebut diperkirakan
jaksaan Agung berhasil menangkap 181 buronan tin- masih akan terus bertambah seiring meningkatnya
dak pidana korupsi tersebut, baik yang berstatus ter- jumlah pelaku korupsi.
sangka, terdakwa, maupun terpidana. Jan menambahkan pihaknya telah memberi target
“Dalam tempo 10 bulan hingga Oktober 2018, kita kepada 31 Kejaksaan Tinggi (Kejati) di seluruh Tanah
telah berhasil menangkap, mengamankan 181 buro- Air untuk segera menangkap buronan kejaksaan. (*)
Kawal
Anggaran
Dana Desa
Rp 832,3 T
KEJAKSAAN RI siap mendukung pemerintah ka dalam Workshop Pengawasan Program Inovasi
dalam membangun desa. Kejaksaan akan mengawal Desa yang diselenggarakan Kemendesa-PDTT, Rabu
penyaluran dana desa dengan RAPBN sebesar Rp. (24/10/2018). "Kami siap mengawal agar dana desa
832,3 Triliun agar dapat dimanfaatkan secara optimal bisa tersalur tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasa-
dan meminimalisir penyimpangan. ran,” tegas Jamintel.
Kehadiran TP4 sebagai paradigma baru pember- Melalui Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah-
antasan korupsi yang mengedepankan pendekatan an dan Pembangunan (TP4), Korps Adhyaksa beru-
pencegahan sangat dibutuhkan, mengingat pada paya menjadi katalisator pembangunan desa. “Den-
tahun 2019 Pemerintah mengalokasikan dana desa gan Semangat kebersamaan, Kejaksaan mendukung
dalam RAPBN hingga Rp 832,3 triliun. percepatan program pembangunan,” jelas JAM In-
Hal ini disampaikan JAM Intel, Dr. Jan S. Maring- tel. (jag)
10 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
TP4
Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Pihaknya telah melakukan segala upaya dan langkah
bekerja sama dengan Kejaksaan RI menye- untuk penegakan hukum seperti peningkatan kesadaran
hukum sejak dini di tengah-tengah masyarakat. Ia juga
lenggarakan Studium Generale (Kuliah menambahkan penegakan hukum tidak hanya mengan-
Umum) dengan tema “Peran TP4D dalam dalkan fungsi represif tapi juga memiliki fungsi preventif.
Pengawalan Pembangunan Daerah Menuju Pasalnya penegakan hukum bukanlah sebuah industri
Indonesia Sejahtera Yang Bebas Korupsi, yang mengandalkan jumlah namun menekan pelaku
Kolusi dan Nepotisme” yang dibawakan oleh kejahatan.
“Proses penegakan hukum tidak hanya mengejar
Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan RI Dr. fungsi repretis tetapi kita juga mengusung fungsi
Jan S. Maringka, S.H., M.H., yang juga meru- preventif melalui TP4 yakni Tim Pengawal dan Pengaman
pakan alumni Fakultas Hukum Unhas. Studi- Pemerintah dan Pembangunan, kita berharap menjadi
um Generale ini berlangsung di Baruga Prof. fungsi kejaksaan dalam rangka mempercepat pemban-
Baharuddin Lopa, S.H. FH-UH pada Senin (12/ gungan agar berjalan tepat waktu dan tepat mutu,”
tegasnya.
11) dan diikuti oleh ratusan mahasiswa S1, JAM Intel menjelaskan bahwa penegakan hukum tidak
S2 dan S2 Fakultas Hukum Unhas. dapat berjalan sendiri, apalagi sendiri-sendiri, melainkan
diperlukan dukungan dari segenap kalangan termasuk
STUDIUM Generale dibuka oleh Wakil Rektor Unhas perguruan tinggi untuk ikut meningkatkan kesadaran
Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Muhammad Restu, M.P., hukum masyarakat.
serta turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Melalui strategi Konsolidasi, Optimalisasi dan
Sulawesi Selatan Tarmizi, S.H., M.H., yang didampingi Pemulihan Public Trust (KOP), Kejaksaan terus aktif
oleh Asisten Intelijen Kejati Sulsel Iman Wijaya, S.H., menjangkau seluruh pemangku kepentingan di teritorial
M.H., Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Sulsel R. penugasannya dalam rangka mewujudkan kesatuan
Narendra Jatna, S.H., LL.M., Asisten Tindak Pidana langkah mendukung kebijakan pemerintah, antara lain di
Khusus Kejati Sulsel Fentje E. Loway, S.H., M.H., dan bidang percepatan pembangunan.
jajaran staf Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Hadir Selain civitas akademika Fakultas Hukum Unhas,
pula staf dari Pemerintah Kota Makassar. kuliah umum juga diikuti oleh para Kepala Satuan Kerja
Studium Generale dipandu langsung oleh Dekan Pemerintah Daerah dan Aparatur Sipil Negara di lingkun-
Fakultas Hukum Unhas Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., gan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota
M.Hum. Makassar. (jag)
Menurut Jan Maringka penegakan hukum di bukanlah Jaksa Menyapa 11
Edisi 004 | Desember 2018
sebuah industri yang mengandalkan jumlah produksi
namun menekan pelaku kejahatan.
TP4 Jamintel Jadi Keynote Speaker Dialog
Penanganan Permasalahan Hukum
Dalam Pengadaan Barang/Jasa
Tindak Pidana Korupsi Masih
Didominasi Penyimpangan
Pengadaan Barang dan Jasa
Pemerintah dengan anggaran APBN & APBD merupakan dus kongkalikong dengan vendor, le-
pembeli terbesar di sebuah negara, oleh karena itu pen- lang fiktif dengan memanipulasi doku-
gadaan barang/jasa oleh pemerintah memiliki andil besar men dan pemenang pengadaan, tidak
menggerakkan roda ekonomi dan pembangunan. boleh terjadi lagi.
“Pengarahan Presiden tersebut ten-
tu bukan tanpa alasan, mengingat dalam
DI lain sisi, patut diakui bahwa pen- Anggaran (KPA) maupun Pejabat Pem- kenyatannya masih terdapat oknum
gadaan barang/jasa oleh pemerintah buat Komitmen (PPK). yang mempertahankan paradigma lama
tidak luput dari berbagai potensi per- Hal tersebut disampaikan oleh Jaksa dan mencoba untuk mengambil keun-
masalahan hukum. Bahkan dapat dika- Agung Muda Intelijen (JAM Intel), Dr. tungan dari tanggung jawab yang di-
takan bahwa sebagian besar modus Jan S. Maringka pada saat sebagai key- percayakan kepadanya dalam pengelo-
operandi tindak pidana korupsi masih note speaker pada dialog Penanganan laan barang dan jasa. Praktek-praktek
didominasi penyimpangan dalam pen- Permasalahan Hukum Dalam Pengada- seperti mark-up biaya pada rencana
gadaan barang/jasa yang berujung an Barang/Jasa Bagi Pengelolaan Pen- pengadaan, mengarahkan pemenangan
pada kerugian keuangan negara. gadaan di Lingkungan Perwakilan Ke- pihak tertentu pada proses lelang, pe-
Hal ini pada gilirannya menyebabkan menterian Keuangan Provinsi Sulawesi kerjaan / barang tidak sesuai dengan
timbulnya anggapan bahwa seolah-olah Selatan yang diikuti oleh para Kuasa spesifikasi, maupun kolusi antara pel-
melaksanakan tugas sebagai pengelola Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat aksana proyek dengan pengawas
pengadaan barang/jasa berarti harus Komitmen di Lingkungan Kementerian proyek tentunya tidak boleh lagi terjadi
siap dengan resiko berurusan dengan Keuangan Perwakilan Prov. Sulawesi khususnya di tengah alam keterbukaan
aparat penegak hukum, sehingga akhir- Selatan dan Kepala Kejaksaan Negeri Se- dan transparansi seperti sekarang ini,”
nya timbul se- Sulawesi Selatan dan Barat, bertempat jelas JAM Intel.
macam ket- di bertempat di Aula Badan diklat Keuan- “Perlu dipahami bersama, bahwa
akutan di ka- gan-Makassar, Senin, (12/11/2018). penegakan hukum bukanlah sebuah
langan peja- Lebih lanjut JAM Intel menyampai- industri. Oleh karena itu kinerja pene-
bat peme- kan bahwa, pada acara rapat terbatas gakan hukum tidaklah semata-mata
rintah untuk membahas Peraturan Presiden Nomor ditentukan dari kuantitas penanganan
ditunjuk seba- 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan perkara, melainkan dikatakan penega-
gai Kuasa Barang/Jasa Pemerintah, Presiden Joko kan hukum berhasil apabila mampu
Pengguna Widodo menekankan bahwa praktik- menurunkan tingkat kejahatan dan men-
praktik seperti proyek yang ingkatkan kesadaran hukum masya-
sudah di-ijonkan, pengge- rakat”, ujar JAM Intel,
lembungan harga atau Untuk itulah Jaksa Agung R.I., Dr.
mark up, praktik suap (H.C.) H.M. Prasetyo berdasarkan
kepada pihak ter- Keputusan Jaksa Agung Nomor 152
kait, mo- Tahun 2015 membentuk Tim Pengawal
12 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
aan TP4, yang intinya agar tidak di-
lakukan puldata terhadap kegiatan
proyek yang telah/sedang dilakukan
pendampingan oleh TP4 sebelum berk-
oordinasi dengan APIP, termasuk dalam
tindak lanjut hasil temuan Inspektorat
maupun BPK R.I. dan kegiatan proyek
pembangunan yang masih dalam tahap
pelelangan, penentuan pemenang pe-
kerjaan atau masa pemeliharaan.
Demikian pula, saat ini diterapkan
skala prioritas dalam penerimaan permo-
honan dalam rangka menjaga kualitas
dan Pengaman Pemerintahan dan Pem- tah/BUMN/BUMD dalam rangka men- pengawalan dan pengamanan oleh TP4.
bangunan (TP4). Keberadaan tim terse- jaga kualitas walpam, dengan memper- “Kejaksaan juga tidak ragu memberikan
but merupakan paradigma baru di timbangkan ketersediaan sumber daya sanksi tegas bagi para jaksa dan anggo-
bidang penegakan hukum dengan me- manusia TP4. ta TP4 yang terbukti menyalahgunakan
madukan upaya preventif dan represif Apresiasi terhadap TP4 datang dari kewenangannya”, tegas JAM Intel.
secara pararel dan beriringan. Dengan berbagai kalangan, antara lain dari jaja- Di akhir paparannya, JAM Intel ber-
mengoptimalkan pendekatan restorati- ran Direktur Utama Pelindo IV atas pe- harap kegiatan ini dapat semakin mem-
if, korektif, rehabilitatif guna mencegah ran TP4 dalam melakukan pengawalan perkuat sinergi yang telah terbangun
kerugian keuangan negara, diharapkan dan pengamanan terhadap pekerjaan berdasarkan perjanjian kerja sama ant-
kehadiran TP4 dapat melahirkan siner- 16 proyek pelabuhan strategis di Ka- ara Kejaksaan dan Kementerian Keuan-
gi dengan pelaku pembangunan mewu- wasan Timur Indonesia, yang telah gan pada tanggal 26 Februari 2018 di
judkan pembangunan tepat waktu, diresmikan oleh Menteri BUMN R.I. Jakarta, termasuk melengkapi hasil-ha-
mutu dan sasaran. pada tanggal 24 Agustus 2018, serta sil dari dialog pembahasan penangan-
Sejak dibentuk tahun 2015 dan se- penghargaan dari Wakil Presiden R.I. an permasalahan hukum dalam pen-
cara efektif bekerja tahun 2016, TP4 ter- tertanggal 10 September 2018 atas per- gadaan barang/jasa sebelumnya, yang
us mendapatkan sambutan positif dari an TP4 dalam mendukung penyeleng- telah dilaksanakan secara simultan di 4
pemerintah dan pelaku pembangunan. garaan Asian Games 2018. (empat) daerah, yakni; Mataram-NTB,
Pada tahun 2017, pengawalan dan pen- Namun demikian, patut diakui bah- Bandung-Jawa Barat, Medan-Sumatera
gamanan (walpam) yang dilakukan oleh wa seiring dengan perjalanan waktu Utara dan di Makassar-Sulsel.
TP4 meningkat 5 kali lipat dibanding- masih terdapat pula segelintir oknum Turut hadir pada kesempatan terse-
kan tahun 2016 yaitu dari 1.903 kegia- yang mencoba menyalahgunakan TP4 but Kepala Pusat Layanan Pengadaan
tan menjadi 10.270 kegiatan. Begitu pula untuk mencari keuntungan diri sendiri. Secara Elektronik (LPSE) Kementerian
dengan nilai kegiatan yang didampin- Untuk itu dalam rangka menjaga kepro- Keuangan, Kepala Kejaksaan Tinggi
gi, mencapai Rp.977 trilyun pada tahun fesionalitasan TP4 telah diterbitkan Sulawesi Selatan dan Kepala Perwak-
2017 atau meningkat 8 kali lipat dari surat edaran JAM Intelijen tgl 15 Janu- ilan Kementerian Keuangan Prov. Su-
tahun 2016 sebesar Rp.109,6 trilyun. ari 2018 perihal Optimalisasi Pelaksan- lawesi Selatan. (jag)
Dan pada tahun 2018 sampai den-
gan 30 September 2018, jumlah peker-
jaan yang dikawal oleh TP4 mencapai
2.862 kegiatan dengan total nilai ang-
garan sebesar Rp.562 trilyun. Hal ini
disebabkan skala prioritas yang diter-
apkan oleh TP4 terhadap pemohonan
yang diajukan oleh instansi Pemerin-
Jaksa Menyapa 13
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi dari media ini menjadi klarifikasi lanjutan. Sedang kami
Selatan, Tarmizi menjanjikan akan memp- lakukan pemeriksaan secara internal," katanya lagi.
rioritaskan penanganan kasus-kasus Terkait kasus dugaan korupsi jalan Simpang Lima Ban-
korupsi di wilayahnya. "Kasus-kasus dara Intenasional Sultan Hasanuddin yang diduga merugi-
korupsi di Sulsel tentu menjadi perhatian kan keuangan negara senilai Rp3 miliar lebih, dari angga-
ran Rp10 miliar terindikasi salah bayar yang melibatkan
kami dan itu menjadi prioritas utama,"
beberapa pejabat Pemkot Makassar, kata Tarmizi pemerik-
tegasnya. saan tetap berjalan.
"Itu sudah final. Tapi, saya tidak bisa umumkan, kare-
na saya khawatir nanti alat buktinya menjadi tidak valid
DITANYAKAN soal kasus dugaan korupsi dana reses atau alat bukti yang kita butuhkan menjadi hilang," ujarn-
50 anggota DPRD Kota Makassar diduga fiktif, Tarmizi ya.
mengatakan, sementara ini masih pengumpulan data dan Saat ditanya apakah dari hasil final itu sudah ada yang
belum masuk penyelidikan serta masih mencari tahu apa- ditetapkan sebagai tersangka, kata dia, sudah ada tapi
kah ada unsur pidana tapi belum masuk pada projustitia. belum bisa dibuka ke publik karena masih ada proses lan-
"Sementara masih pul data, nanti tentunya kami minta jutan.
jajaran intelejen agar pengumpulan data dilaksanakan "Laporan (tersangka) dari penyidik ke saya sudah ada,
secara maksimal," tutur Tarmizi, Rabu (7/11/18). tapi belum dapat diekspos, harap maklum, karena kami
Sedangkan pada kasus bangkrutnya perusahaan daer- masih membutuhkan dukungan alat bukti dan yang ber-
ah (Perusda) yang memproduksi kripik Zaro Snack di Kota sangkutan diambil alih," ungkapnya.
Palopo, diduga merugikan negara hingga Rp15 miliar, Untuk kasus dugaan korupsi penggelembungan har-
menurut dia, masih sebatas mengumpulkan informasi ber- ga pengadaan alat kesehatan (Alkes) di Kabupaten
kaitan hal tersebut. Pangkep, Sulsel, Tarmizi mengaku belum mengetahui per-
"Itu kan baru informasi, baru saya pelajari dan baca. sis kasus tersebut dan masih akan mencari tahu.
Tentunya saya selaku Kajati akan mengambil langkah- Dalam kasus ini diduga merugikan negara hingga Rp6
langkah Peraturan Pegawai Negeri, yaitu PP 53 tahun 2010 miliar, namun belakangan dikeluarkan Surat Perintah Peng-
tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” tegasnya. hentian Penyidikan (SP3) oleh mantan Kajati Sulsel Jan S
"Itu saya sudah lakukan bulan lalu, Kajari (Palopo) Maringka pada November 2017 lalu. Alasannya, karena
menerima laporan dan lanjut klarifikasi, terutama infomasi salah satu terduga mengembalikan uang tersebut, pada-
hal ada alat bukti serta keterangan dari laporan BPKP
ditemukan penyimpangan.
Sebelumnya sudah ada penetapan tersangka dalam
14 Jaksa Menyapa kasus ini, tapi bebas karena dianggap tidak cukup bukti
Edisi 004 | Desember 2018 untuk diteruskan ke tingkat selanjutnya. (*)
KEPALA Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, ian di setiap perkara,” ujarnya, Rabu (5/9/18).
Tarmizi, mengintruksikan kepada seluruh Tarmizi menegaskan, penanganan yang
jajarannya terutama bagi seluruh tim penyidik harus menjadi perhatian, yakni dalam
untuk lebih meningkatkan kinerjanya. penanganan perkara korupsi. Terutama dalam
Kajati menginstruksikan agar memperce- tahap penyelidikan, penyidikan, penuntutan,
pat seluruh penanganan perkara yang dan eksekusi pada bidang tindak pidana
tengah bergulir di wilayah Kejaksaan Tinggi khusus.
Sulsel. Untuk mempercepat penanganan setiap
“Saya sampaikan kepada tim penyidik perkara tersebut, Kajati Sulsel mengumpulkan
untuk setiap perkara terus dilakukan seluruh anggota dan diberi pengarahan
perkembangan dan mempercepat penyelesa- langsung. (mas)
Jaksa Menyapa 15
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan bersalah sebab, dalam proses saat ini pihaknya masih
(Sulsel) meminta kepada tersangka kasus penyewaan menggunakan asas praduga tidak bersalah. Yang bisa
tanah negara, Aliman Soedirjo alias Jen Tang untuk menyatakan dia bersalah adalah hakim. “Kalau sekarang
menyerahkan diri. dia dijadikan sebagai tersangka, itu berdasarkan alat
Kajati Sulsel, Tarmizi mengatakan, saat ini pihaknya bukti,” jelasnya.
telah merumuskan dan melengkapi berkas perkara Jen Tarmizi juga menegaskan bahwa dirinya tidak per-
Tang. Tinggal menunggu itikad baik dari tersangka yang nah bertemu dan mengenal Soedirjo Aliman. “Saya
merugikan negara sebesar Rp500 juta itu menyerahkan sendiri tidak tahu wajahnya, orangnya tidak tahu,” ujar
diri. Tarmizi.
Agar, perkara kasus tersebut bisa dilimpahkan ber- Sebelumnya, Jen Tang ditetapkan sebagai tersang-
kas dakwaan dan tersangka bersama-sama ke penga- ka kasus penyewaan lahan negara di Kelurahan Buloa,
dilan. Karena, kata Tarmizi, lari dari kasus yang menjer- Kecamatan Manggala yang merugikan negara hingga
atnya tidak akan memudahkan bagi Jen Tang sendiri. Rp500 juta.
“Imbauan saya, segera dia menyerahkan diri dan kita Namun, pasca ditetapkan sebagai tersangka pada
bawa ke pengadilan. Nanti biar hakim yang memutus- akhir tahun lalu, Aliman Soedirjo menghilang dan hing-
kan,” katanya, Kamis (30/8/2018). ga saat ini pihak Kejati Sulsel belum mengetahui di mana
Saat ini, katanya, Jen Tang masih belum dinyatakan keberadaannya. (*)
16 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Jaksa Menyapa 17
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Kejati Sulsel-
bar) menahan tersangka kasus dugaan korupsi pembebasan lahan proyek
pembangunan underpass simpang lima Bandara Internasional Sultan Hasanud-
din, Makassar, Kamis (15/11/2018) malam.
TERSANGKA AR merupakan Sekretaris Satuan Akibat perbuatan tersangka, kata Faik, negara
Tugas Pengadaan Tanah pada proyek tersebut. Ia dirugikan sebesar Rp 3.482.500.000. Dari pembaya-
juga menjabat sebagai Kasubag Pertanahan ran sebesar itu, AR mendapatkan bonus dari RH
Bagian Tata Pemerintahan Sekretaris Daerah Kota sebesar Rp 250.000.000.
Makassar. AR ditahan usai menjalani pemeriksaan “Tersangka RH telah kabur dan penyidik
di Kejati Sulselbar. berusaha menangkapnya. Tersangka tidak pernah
AR digiring ke Lapas Kelas 1 A Makassar untuk berada di rumahnya saat penyidik datang mene-
menjalani penahanan. muinya. Untuk tersangka AR kami tahan, karena
Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sulselbar A Faik dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan
Nana Hamzah mengatakan, sebelum ditahan, barang bukti,” tegasnya.
tersangka menjalani pemeriksaan selama 5 jam. Diketahui, proyek pembebasan lahan underpass
Dari hasil penyidikan, tersangka diduga simpang lima Bandara Internasional Sultan
melakukan kongkalikong dengan satu tersangka Hasanuddin berlangsung pada tahun 2013.
lainnya, RH, dalam kuasa penerima anggaran atas Lahan yang menghubungkan Jalan Perintis
lahan yang dibebaskan. Kemerdekaan Kota Makassar dan Kecamatan
“Padahal, lahan yang diajukan RH itu tidak Mandai Kabupaten Maros itu menggunakan dana
termasuk sebagai lahan yang dibebaskan dari dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum melalui
proyek pembangunan underpass simpang lima Balai Jalan Metropolitan Makassar (BJMM)
Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, sebesar Rp 10 miliar. (*)
Makassar. Hal ini terbukti dengan temuan sertifikat
tanah yang diajukan untuk diganti rugi,” ungkapn-
ya.
18 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Sulawesi kasus itu, pihaknya akan mengumpulkan data
Selatan (Sulsel) membidik dugaan penyimpangan dan keterangan terkait pengelolaan dan produksi
dana penyertaan modal yang dikelola oleh Zaro Snack tersebut. “Saya akan memerintahkan
Perusahaan Daerah (Perusda) Pemerintah Kota anggota saya untuk menelusuri kasus dugaan
(Pemkot) Palopo yang memproduksi Zaro Snack. penyimpangan tersebut,” tegasnya.
Kelapa Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Sekedar diketahui, Perusda Palopo Zaro Snack
Selatan, Tarmizi SH MH mengatakan mengatensi mendapat suntikan dana sebesar Rp
terkait adanya informasi kasus dugaan penyim- 14.249.477.000 itu dicairkan bertahap.
pangan tersebut Tahap pertama sebesar Rp2 miliar pada APBD
“Saya sangat mengatensi penanganan kasus pokok 2015, dan tahap berikutnya sebesar Rp1
dugaan penyimpangan itu. Tentu saja kasus miliar melalui APBDP TA 2015.
tersebut akan menjadi perhatian khusus Kejati Penyertaan modal Rp14 miliar itu juga untuk
Sulsel,” terang Tarmizi, Jumat (2/11/18). pembenahan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro
Perusda yang memproduksi Zaro Snack Hydro (PLTMH) sebesar Rp8.745.477.000, dan
tersebut sudah tidak bisa berproduksi karena pembelian mesin produksi zaro snack senilai
mengalami kebangkrutan. Untuk menangani Rp2.504.000.000,. (*)
Jaksa Menyapa 19
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Kajati Sulselbar
Paparkan Program TP4D di Hadapan
Bupati dan Wabup Takalar
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat, Tarmizi SH MH
memperkenalkan program TP4D di hadapan Bupati dan Wakil Bupati
Takalar serta seluruh pimpinan OPD, Camat dan Lurah/Kepala Desa se
Kabupaten Takakar, Senin (10/09/2018).
20 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Jaksa Menyapa 21
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
22 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
Kajati Sulsel Puji Sinergitas
Pemkot-Kejari Parepare
KEPALA Kejaksaan Tinggi Sulawe- hukum,” puji Kajati Tarmizi.
si Selatan, Tarmizi SH MH memuji Wali Kota Parepare, Taufan Pawe
sinergitas Pemkot Parepare dan mengatakan, kerja sama ini agar Pemkot
Kejaksaan Negeri Parepare khususnya Parepare tidak keliru dalam pengambi-
terkait penanganan hukum perdata dan lan kebijakan anggaran.
tata usaha negara (TUN). “Saya sengaja hadirkan kepala
Ini diungkap Kajati saat menyaksi- SKPD dalam kesempatan ini karena
kan penandatanganan perjanjian kerja mereka perlu dengar dan jadikan bahan
sama antara Pemkot Parepare dengan untuk pengelolaan keuangan sebagai
Kejaksaan Negeri Parepare terkait kuasa Penggunaan Anggaran pada
penyelesaian masalah hukum di bidang masing-masing OPD, agar tidak salah
perdata dan TUN di Barugae komplek dalam mengambil kebijakan,” kata
rumah jabatan wali kota, Senin, 5 Taufan Pawe.
November 2018. Ikut hadir saat kunjungan Kajati dan
“Kami mengapresiasi ini, Pemda penandatanganan kerja sama itu, Ketua
Parepare melakukan kerja sama dengan DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir,
kejaksaan terkait penyelesaian masalah Kapolres Parepare AKBP Pria Budi,
hukum perdata dan tata usaha negara. unsur Forkopimda, Sekda Parepare
Ini membuktikan tingginya kepedulian Iwan Asaad, sejumlah kepala SKPD,
Pemda Kota Parepare terkait masalah camat, dan lurah. (*)
Jaksa Menyapa 23
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Kajati Sulselbar
Berkunjung ke Pinrang
KEPALA Kejaksaan Tinggi Sulawesi Kunjungan Tarmizi kali ini adalah kun-
Selatan dan Sulawesi Barat Tarmizi SH MH jungan perdana di kabupaten Pinrang, Bu-
menyempatkan diri berkunjung ke Kabu- pati Aslam pun secara khusus menggam-
paten Pinrang dalam rangka menyambung barkan kondisi di kabupaten Pinrang yang
tali silaturrahmi dengan unsur pemerintah dikenal sebagai lumbung pangan di Su-
Kabupaten sekaligus menjadi saksi pen- lawesi selatan.
andatanganan Memorandum Of Under- Dalam sambutannya, Tarmizi men-
standing (MoU) antara Pemerintah kabu- gungkapkan, sinergitas dan kordinasi
paten Pinrang dan Kejaksaan Negeri pin- antar kedua pihak, baik Pemkab Pinrang
rang. dan Kejari Pinrang sangat perlu dilaku-
MoU ini sendiri berisi kesepakatan kan, dalam rangka membangun pondasi
Antar Pemerintah Kabupaten Pinrang dan kuat dalam menjalankan pembangunan.
Kejaksaan Negeri pinrang terkait penan- Kajati Tarmizi melanjutkan, aset yang
ganan penyelesaian tuntutan ganti rugi sangat besar sebagai modal dalam pem-
keuangan dan barang milik daerah. bangunan daerah memang perlu dilaku-
Kedatangan Tarmizi disambut lang- kan pendapingan, sehingga dapat diman-
sung oleh Bupati Pinrang Aslam Patonan- faatkan sesuai dengan aturan perundang
gi, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan – undangan.
Daerah, Penjabat Sekretaris Daerah dan Seusai penandatangan MoU Kajati
Kepala Organisasi Perangkat daerah Tarmizi dan Bupati Aslam saling bertukar
Lingkup Pemerintah Kabupaten Pinrang. cinderamata. (*)
24 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Berkunjung ke Barru,
Kajati Sulsel Disambut
Tari Padduppa
KEPALA Kejaksaan Tinggi (Kajati) di Korps Adhyaksa itu juga disambut tari
Sulsel Tarmizi SH MH melakukan kunjun- Padduppa oleh penari dari Sanggar Bolong
gan kerja ke Kabupaten Barru, Sulawesi Ringgi (SBR).
Selatan, Selasa (21/8/2018). Tarmizi beser- Usai penyambutan, Tarmizi dan rom-
ta rombongan pertama kali tiba di Rumah bongan memasuki Rujab untuk melakukan
Jabatan Bupati Barru Jl Sultan Hasanud- Coffee Morning.
din, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. “Setelah di Rujab ini, Pak Kajati melan-
Saat tiba di Rujab Bupati Barru, rom- jutkan kunker ke Pulau Dutungan dan
bongan diterima langsung oleh Bupati Kkantor Kejari Barru," kata Kasi Pidum
Barru, Suardi Saleh bersama para pimpi- Kejari Barru, Alfian Bombing yang juga ikut
nan OPD Pemkab Barru. Orang nomor satu menerima kedatangan Kejati Sulsel. (*)
Jaksa Menyapa 25
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
26 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Tangkal Radikalisme,
Kejati Sulsel Bentuk
Tim Bakorpakem
JaksaMenyapa - Menyikapi fenomena yang Iman Wijaya dalam sambutannya mengatakan
berkembang dalam masyarakat terkait aliran sebagaimana yang diamanahkan dalam pasal 4 UU
kepercayaan dan keagamaan yang meresahkan Nomor 17 Tahun 2011 tentang intelijen, Negara
karena diindikasikan menyimpang atau sesat, berperan melakukan upaya, pekerjaan, kegiatan dan
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menggelar tindakan untuk deteksi dini dan peringatan dini
pembentukan TIM BakorPakem (Badan Koordinasi dalam rangka pencegahan, penangkalan dan
pengawas aliran kepercayaan masyarakat) dengan penanggulangan terhadap setiap hakikat ancaman.
wilayah hukum Sulawesi Selatan dan Barat. "Sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah
Dibentuknya tim ini untuk melakukan pen- dan seluruh pemegang fungsi intelijen Negara
gawaasan terhadap agama dan aliran kepercayaan yang hadir disini untuk berperan aktif dan
tidak sesuai dengan undang-undang 1945 dan mempetakan setiap potensi yang ada di msa-
ideologi Negara Republik Indonesia. Kegiatan ini di yarakat agar dapat mengantisipasi munculnya
buka secara resmi oleh Asisten Intelejen Kejaksaan gerakan dan faham radikalisme keagamaan yang
Tinggi Sulsel, Iman Wijaya, di ruang rapat Kajati anti Pancasila dan Negara Kesatuan Republik
Sulsel, Senin (17/9/18). Indonesia," tegasnya.
Hadir Pada kegiatan ini Kepala Kantor Wilayah "Kepada seluruh pihak terkait agar kiranya
Kementerian Agama Prov. Sulawesi Barat, H. dapat bersinergi dalam memberikan informasi dan
Muhdin, Sekretaris FKUB Prov. Sulbar, Kesbang- pengawasan aliran kepercayaan di masyarakat
pol Prov. Sulbar, DIR Intelkam Polda Sulsel, guna antisipasi dini dan menjaga keutuhan Negara
Kabinda Sulsel, dan tamu undangan lainya wilayah Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini,"
Sulawesi selatan dan Sulbar. harapnya. (mas)
Jaksa Menyapa 27
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Banyak Anak Dibawah Umur
Terlibat Narkoba
UNDANG-undang perlindun- Poltekpar Makassar, Andi Usama peredaran narkoba di Makassar, kare-
gan anak bisa menjadi alat perlind- mangatakan, saat ini Indonesia meru- na bandar narkoba mempergunakan
ungan atau tempat persembunyian pakan darurat narkoba. Khusus daer- anak-anak sebagai kurir. Hal itu kare-
bagi bandar narkoba. ah Makassar sendiri, dalam hal perka- na ada perbedaan hukum antara
Hal itu diungkapkan oleh, ra kasus narkoba yang masuk di Ke- anak-anak dan dewasa. “Mereka
Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi jaksaan Negeri (Kejari) Makassar (bandar narkoba) memakai anak-anak
(Kasi B) Sulsel, Andi Usama saat mencapai 65 persen. “Hal itu mem- karena penyelesaian perkara anak
hadir dalam acara Jaksa Go To Cam- buktikan, kasus narkoba makin dan dewasa itu berbeda. Undang-
pus di Politeknik Pariwisata (Poltek- tinggi saat ini dan kebanyakan pel- undang perlindungan anak dan per-
par) Makassar, Senin (19/11/18). akunya anak-anak,” ungkapnya. adilan anak itu berbeda dengan per-
Dihadapan ratusan Mahasiswa Dia mejelaskan, meningkatnya adilan lain,” jelasnya. (*)
28 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Jaksa Menyapa 29
Edisi 004 | Desember 2018
KEJATI SULSEL
Penyampaian Hasil Rapat Kerja
Teknis (Rakernis), Evaluasi Kinerja
& Penyerapan Anggaran Tahun 2018
Kejaksaan Tinggi Sul Sel.
KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan gawasi langsung jalannya tahapan pengecekan ber-
berupaya maksimal dalam mengantisipasi adanya aksi kas para CPNS," kata Salahuddin, Senin (15/10/2018).
galeri
percaloan pada kegiatan pendaftaran Calon Pegawai Dengan demikian, Salahuddin menjamin dan me-
Negeri Sipil (CPNS) di lingkup kejaksaan yang ber- mastikan tak ada aksi percaloan pada pendaftaran
langsung sejak Senin 8 Oktober 2018. CPNS di lingkup Kejaksaan hingga tahap pengumu-
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Ting- man tiba nantinya.
gi Sulsel, Salahuddin, mengatakan salah satu yang "Semuanya bersifat transparan sehingga kami
dilakukan pihaknya yakni menyiagakan sejumlah jak- yakin tak ada celah untuk calo. Apalagi Jaksa pembi-
sa pembina di lokasi tempat pemeriksaan berkas do- na akan nongkrong selama tahapan pendaftaran CPNS
kumen peserta CPNS yang berlangsung di Kantor berlangsung. Seluruh tahapan seleksi akan dikawal
Kejati Sulsel. dan diawasi," terang Salahuddin.
"Tak hanya jaksa pembina ditugaskan tongkrongi Sejak awal pendaftaran CPNS dibuka, peserta
meja panitia yang ada, pak Kajati dan Wakajati pun CPNS yang terdaftar hingga saat ini berjumlah 536
tiap hari turun ke bawah untuk mengecek dan men- orang. Dimana pendaftar untuk formasi Strata Satu
(S.1) ilmu hukum berjumlah 203 orang, formasi S.1
ilmu non hukum 8 orang, Diploma Tiga (D.3) berjum-
lah 3 orang dan formasi Sekolah Menengah Atas
(SMA) pesertanya saat ini berjumlah 322 orang. (mas)
30 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
Pegawai Kejati KEJATI SULSEL
Sulselbar
galeri
Gelar Sholat Gaib
untuk Korban Lion
Air JT610
PULUHAN Pegawai Kejaksaan Tinggi Su- "Kami atas pimpinan Kejati Sulsel dan se-
lawesi Selatan dan Barat menggelar salat gaib, mua staf menyampaikan duka cita dan turut
doa dan yasinan bersama untuk mendoakan berbelasungkawa atas musibah Lion Air," kata
korban Lion Air JT 610. Tarmizi.
Doa dan yasinan ini dilaksanakan di Masjid Sekadar diketahui ada lima warga Adiyaksa
Kejati Sulselbar Jl Urip Sumoharjo, Makassar, berada dalam pesawat Lion Air terdiri dari tiga
Rabu (31/10/18) yang dihadiri langsung Kepa- orang Jaksa, satu staf Kejati serta istri seorang
la Kejati Tarmizi dan Wakil Kejati Gerry Yasid. jaksa.
Kajati Sulsel Tarmizi mengatakan kegiatan Sebelum doa, diawali dengan salat Duhur
dilaksanakan bersama seluruh jajaranya untuk secara berjamaah lalu dilanjutkan salat gaib.
mengirimkan doa kepada korban yang tertimpa Setelah itu mereka melanjutkan doa dan yasi-
musibah kecelakaan jatuhnya maskapai Lion Air. nan. (mas)
Jaksa Menyapa 31
Edisi 004 | Desember 2018
IAD
Pesan Ketua Umum IAD
32 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
Jaksa Menyapa 33
Edisi 004 | Desember 2018
IAD
34 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
IAD
Jaksa Menyapa 35
Edisi 004 | Desember 2018
IAD
36 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
IAD
Jaksa Menyapa 37
Edisi 004 | Desember 2018
LINTAS KEJARI
KEJAKSAAN NEGERI (Kejari) Pasangkayu kepala desa dapat terhindar dari praktek korupsi, atau-
menggelar lomba pengelolaan APBDes berbasis aplika- pun praktek-paraktek kesalahan administrasi lainnya,"
si online, yakni aplikasi Jaga Desa (Jaksa Garda Desa kata Bupati Agus.
Sejahtera), Selasa (23/10/2018). Kepala Kejari Pasangkayu, Imanuel Rudy Pailang,
Lomba ini digelar di ruang pola Kantor Kejari Pasangk- mengatakan, kegiatan lomba pengelolaan APBDes ber-
ayu dan dibuka langsung oleh Bupati Pasangkayu Agus basis aplikasi online merupakan satu-satunya di Indo-
Ambo Djiwa. Tercatat sebanyak 59 desa ikut berpartisi- nesia. Program ini juga merupakan program dari Jam In-
pasi dalam lomba ini. tel Kejaksaan Agung RI Jan S Maringka yang diberi
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kejari Pasangk- nama Jaksa Garda Desa Sejahtera (Jaga Desa).
ayu Imanuel Rudy Pailang, Kepala Pengadilan Negeri Hadirnya program tersebut memang bertujuan untuk
Pasangkayu, Staf Khusus Bupati Bidang Hukum dan Pe- mencegah terjadinya penyelewengan anggaran desa.
merintahan Annas CS, Asisten Bidang Pemerintahan H. Lomba akan berlangsung hingga 30 Januari 2019 men-
Makmur, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa datang. "Adanya aplikasi online pengeloaan anggaran
Aroan Lasibe, dan sejumlah pimpinan OPD. desa akan memudahkan semua pihak untuk memantau
Bupati Agus sangat mengapresiasi kegiatan lomba pembelanjaan anggaran desa di tiap-tiap desa yang ada
pengelolaan APBDes ini. Menurutnya, kegiatan seperti di Pasangkayu, apalagi input pelaporan yang ada di ap-
ini akan mengasah kemampuan para aparat desa dalam likasi itu sifatnya real time," tutur Imanuel.
menggunakan aplikasi berbasis online, serta memotiva- “Bapak kepala desa tidak usah takut dengan adanya
si mereka untuk mengelola keuangan desa secara baik. program aplikasi online ini, karena sekarang kita jalan
Bupati Agus juga mengapresiasi Kejari Pasangkayu bersama. Paradigmanya tidak lagi para kepala desa se-
Rudi Pailang yang telah mencetuskan program pengelo- bagai sasaran pemeriksaan, tapi sudah berubah. Sekarang
laan anggaran desa berbasis aplikasi online. Aplikasi harus saling bahu membahu menjalankan pembangunan
online telah sangat membantu para kepala desa dalam ini. Tugas kami melakukan pencegahan terjadinya pel-
menyusun pelaporan keuangan secara tepat dan transpa- anggaran hukum sedini mungkin,” jelas Imanuel Rudy
ran sesuai aturan. "Dengan adanya program ini, para Pailang. (mas)
38 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
TP4D Kejari Bulukumba
Menggelar Sosialisasi Dana Desa
KEJAKSAAN NEGERI (Kejari) Bulukumba
menggelar sosialisasi dana desa melalui Tim Pengawal
Pengamanan Pemerintah Pembangunan Daerah (TP4D)
di Aula Kantor Bupati Bulukumba.
Sosialisasi tersebut dilakukan dalam rangka
menghindari tindak pidana korupsi dan berbagai
bentuk penyelewengan dana desa.
Kejaksaan Negeri Bulukumba melalui Kasintel
Kejari Bulukumba Syafrul mengundang semua Kepala
Desa se-Kabupaten Bulukumba untuk duduk bersama
mengikuti sosialisasi ini.
Lanjut Syafrul, tujuan dilaksanakannya kegiatan
sosialisasi TP4D adalah untuk mengawal, mengaman- sehingga tidak ada lagi keraguan Dalam mengelola
kan, dan mendukung keberhasilan pemerintahan daalm Dana Desa,” ungkap Syafrul, Senin (1/10/18).
pembangunan melalui pencegahan secara presentatif. Mantan Kasi Pidsus Gorontalo tersebut berharap
Menurutnya, keberadaan dari TP4D adalah agar para kepala desa meminta kepada kejaksaan untuk
memberikan pencegahan hukum dalam melaksanakan mendampingi dalam pengelolaan dana desanya
setiap kegiatan yang menggunakan dana baik Dana sehingga dapat bekerja sesuai dengan aturan yang
Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD). ada. “Makanya para kades mengajukan permohonan
“Kami berharap setelah sosialisasi nanti, tugas dan kepada kami, dan pasti kami dampingi secara yuridis,”
fungsi TP4D sudah dipahami oleh Kepala Desa, ujarnya. (mas)
Jaksa Menyapa 41
Edisi 004 | Desember 2018
LINTAS KEJARI
Kejari Maros
Tetapkan Kades Sebagai
Tersangka Korupsi Dana Desa
KEJAKSAAN NEGERI (Kejari) Maros menetap-
kan MN, Kepala Desa Bonto Somba, Kecamatan Tom-
po Bulu, Kabupaten Maros, sebagai tersangka ka-
sus dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) dan
Dana Desa (DD) tahun anggaran 2015 dan 2016.
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Maros Agung
Riyadi, Kamis (11/10/18) menjelaskan, penetapan MN
sebagai tersangka, berdasarkan pada hasil pemerik-
saan sejumlah saksi.
Dalam kasus tersebut, MN terindikasi me mark up
harga sewa eskavator untuk mengerjakan perintisan
jalan di Dusun Bara, hingga perbatasan Malino pada Kejari Maros Agung Riyadi
tahun anggaran 2015. Dengan nilai sewa Rp168 ribu
per jam. harusnya hanya Rp 485.000 per jam.
Kemudian pada 2016, kembali terjadi indikasi kelebi- Namun dalam laporan pertanggung jawaban desa
han jam kerja eskavator pada pengerjaan pelebaran sekitar Rp650.000 per jam termasuk sewa alat, opera-
Jalan Dusun Cindakko senilai Rp335.863.807. tor dan BBM. “Sehingga dalam kasus ini, total keru-
Dari hasil pengecekan harga standar biaya sewa gian negara ditaksir mencapai Rp559.027.735,” jelas
eskavator inklud sewa alat, operator dan BBM se- Agung. (mas)
42 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
LINTAS KEJARI
Kejari
Takalar
Tahan
Bendahara
Pabrik Gula
PTPN IV
KEJAKASAAN NEGERI Kasubag Keuangan Pabrik
(Kejari) Takalar melalui Gula Takalar PTPN IV, Drs.
Pidana Khusus (Pidsus) Andi Muhammad Zaelani
telah menetapkan dua yang belum dilakukan
tersangka kasus korupsi di penahanan karena selama ini
Pabrik Gula Takalar PTPN IV. dia kooperatif,” ucap Plt
Satu tersangka diantaran- Kasipidsus Kajari Takalar,
ya yakni mantan Bendahara Devid Setiawan.
Pabrik Gula PTPN IV Takalar “Kedua tersangka ini
periode 2016 – 2017, Lira diduga telah melakukan
Daeng Ngoyo langsung dugaan tindak pidana
ditahan karena dianggap korupsi Kas Keuangan
tidak kooperatif saat mem- Operasional Pabrik Gula
berikan penjelasan di Kejari Takalar pada tahun angga-
Takalar, Selasa (30/10/18). ran 2016 – 2017 sebesar Rp
“Sedangkan tersangka 1,5 milyar,” jelas Devid.
lainnya adalah mantan (mas)
Kejari Soppeng
Usut Dugaan Korupsi PT Pegadaian Rp1,9 Miliar
PENYIDIK Kejaksaan mendalami kasus dugaan ko- Rabu (12/9/18)
rupsi yang melibatkan oknum PT Pegadaian (Persero) "Nanti setelah di persidangan kalau mau dipublika-
cabang Batu-batu, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Sela- si," tambahnya.
tan. Kepala Kejari Soppeng Suwarno menegaskan ka- Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar,
sus dugaan korupsi yang dilakukan oleh salah satu Salahuddin dalam rilisnya menyampaikan tersangka
oknum staf PT Pegadaian Batu diduga adanya penyim- tersebut atas nama Yandri Patandiangan alias Anto. "Ke-
pangan hingga merugikan keuangan negara. jari Soppeng telah melakukan penahanan terhadap Yan-
Dikatakan bahwa sejauh ini penyidik masih mencari dri Patandiangan alias Anto," katanya.
alat bukti untuk mengungkap kasus itu. Sekadar diketahui, penahanan terharap Yandri Patan-
"Iya, benar saat ini kejari Soppeng sedang melalaku- diangan alias Anto, terkait perkara Tipikor, dugaan pe-
kan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi, nyimpangan/penyalahgunaan dan manipulasi SG /Pem-
yang terjadi di PT Pegadaian Batu batu," ujar Suwarno, berian Gadai serta sewa modal, unit pelayanan Cabang
PT.Pegadaian (persero), di Batu batu Kabupaten Sop-
Kepala Kejari Soppeng peng, dengan dugaan kerugian Negara Rp1,9 miliar.
Suwarno Dimana Yandri ditahan di Rutan Kelas II Soppeng,
berdasarkan surat perintah penyidikan No.02/R.4.20/Fd.1/
9/2018 tgl. 4 sept 2018, Tap.Tsk.02/R.4.20/Fd.1/09/2018
Tgl.6 sept 2018, Sprint.Han No.Print.01/R.4.20/.fd.1/09/
2018 tgl.7 sept 2018. (mas)
Jaksa Menyapa 43
Edisi 004 | Desember 2018
RUPBASAN Kelas I Makassar bersama dengan Kejak-
saan Negeri Makassar melaksanakan pemusnahan barang
bukti di Rupbasan Makassar, Kamis (6/9/18).
Kepala Rupbasan, Muhammad Gustang dalam sambu-
tannya menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat
koordinasi yang baik antara kejaksaan Negeri Makassar den-
gan rupbasan Makassar.
“Melalui koordinasi yang intens maka Kejaksaan Negeri
Makassar menyetujui untuk melakukan pemusnahan barang
bukti di rupbasan makassar,” ujarnya.
Kejaksaan Negeri Makassar Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Dicky
P. Raharjo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi ke-
Gandeng Rupbasan pada jajaran Rupbasan Makassar sehingga kegiatan ini dap-
at terlaksana. “Ini adalah wujud sinergitas antara Kejaksaan
Musnahkan Barang Bukti dengan Rupbasan, mudah – mudahan hubungan yang terja-
lin dengan baik ini dapat terus ditingkatkan,” terangnya. (mas)
Narkotika, Perkara
yang Paling Banyak
Ditangani Kejari Sinjai
SEPANJANG tahun 2018 periode Januari hingga Okto-
ber, kepemilikan narkotika merupakan kasus atau perkara
yang paling menonjol di Kabupaten Sinjai yang ditangani
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai.
Hal ini dikemukakan Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Noer
Adi, disela-sela pemusnahan barang bukti perkara Tindak Pi-
dana Umum (Tipidum) yang telah memiliki kekuatan hukum
tetap (inkrah) di halaman belakang kantor Kejari Sinjai, Kamis
(25/10/18).
Kejari Polman Bahkan kasus kepemilikan Narkotika, kata Noer Adi, men-
ingkat dari tahun sebelumnya sejak dirinya menjabat di-
Musnahkan Barang tahun 2017 lalu.
“Kalau melihat barang bukti sepanjang tahun 2018, ka-
Bukti Tindak Pidana sus Narkotika lah yang paling dominan di Sinjai termasuk
yang telah kami tangani setelah dilimpahkan ke Kejaksaan,”
SEJUMLAH barang bukti tindak pidana dimusnahkan ungkap Noer Adi.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar di halaman Kan- Selain kasus Narkotika, Noer Adi menambahkan, kasus
tor Kejari Polewali Mandar yang beralamat di Jln. Mr. Muh. pencurian dengan kekerasan (Curas) serta kasus dibidang
Yamin Kelurahan Madatte Kecamatan Polewali Kabupaten perikanan seperti bom ikan ikut menjadi kasus yang me-
Polewali Mandar, Senin (22/10/18). nonjol di Kabupaten Sinjai. Pihaknya saat ini, ungkapnya
“Barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti juga telah menangani beberapa kasus bom ikan yang telah
tindak pidana dalam kurun waktu Februari hingga Oktober dilimpahkan ke Kejaksaan.
2018 yang telah berkekuatan hukum tetap. Barang bukti ini “Kalau kasus bom ikan yang kami tangani juga mengal-
merupakan sitaan dari 79 orang terpidana,” ujar Kepala Ke- ami peningkatan, sudah ada 4 kasus belum termasuk yang
jari Polewali Mandar M. Ilham Samuda. baru-baru ini diungkap pihak Polres,” sambungnya. (mas)
Adapun barang bukti yang dimusnahkan adalah sabu-
sabu seberat 121.95549 gram dari 68 orang terpidana, 2929
butir obat trihexphenidyl dan 999 butir pil koplo (boje) dari
satu orang terpidana, uang palsu pecahan pecahan 50.000
sebesar Rp 400.000,- dari tiga orang terpidana, 6 batangan
kecil emas palsu dari satu orang terpidana, dan lima buah
senjata tajam berupa badik dan parang dari enam orang
pelaku. (mas)
44 Jaksa Menyapa
Edisi 004 | Desember 2018
LINTAS KEJARI
Kejaksaan
Negeri Bone
Sulawesi
Selatan turut
peduli dengan
musibah Kejari Bone Kirim Bantuan untuk
gempa bumi
serta gelom- Korban Gempa dan Tsunami di Palu
bang tsunami
yang dialami MELALUI posko induk BPBD Bone, Lebih jauh Adnan menuturkan, selain
masyarakat di Kasi Pidana Umum Kejari Bone, Adnan sebagai bentuk kepedulian, dirinya
Kabupaten Hamzah mengirim bantuan ke kota berharap, kiranya bantuan tersebut bisa
Donggala dan tersebut. memenuhi kebutuhan para korban, meski
Kota Palu, "Keluarga besar Kejaksaan Negeri hanya untuk beberapa saat.
Bone menyalurkan bantuan kemanusiaan "Adapun kebutuhan pokok yang kami
Sulawesi
bencana alam palu dan donggala, berupa kirimkan, seperti, makanan instan (mi
Tengah, pada kebutuhan pokok, melalui posko induk instan, biskuit, susu) kebutuhan MCK
September BPBD Kabupaten Bone," tutur Kajari dan anak, berupa pampers dan tisu," kata
2018 lalu. Bone melalui Adnan, Rabu (3/10/18). dia. (mas)
Hingga September,
Kejari Parepare
Tangani 188 Perkara
SELAMA Januari hingga September 2018, bidang
Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota
Parepare menangani 188 perkara pelimpahan tahap dua,
dari penyidik Polres Parepare. Kejari Enrekang
Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejari
Parepare, Idil menjelaskan, perkara tersebut diantaran- Tetapkan 2 Tersangka
ya 78 perkara Tindak Pidana Umum Lainnya (TPUL),
79 Perkara Orang dan Harta Benda (Oharda), 12 perka- Dugaan Korupsi
ra Keamanan dan Ketertiban Umum (Kamtibum), serta
19 perkara Anak. Pengadaan Buku PAUD
“Kalau di TPUL perkara yang menonjol itu narkoti-
Kejari Enrekang telah menetapkan dua tersangka dalam
ka, rata-rata pelakunya orang yang memiliki atau men-
kasus dugaan korupsi anggaran Bantuan Operasional
guasai narkotika. Sedangkan pada perkara Oharda yang
Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
paling menonjol itu, tindak pidana pencurian. Nah dari
Dua tersangka yang ditetapkan tersebut adalah Kabid
188 kasus itu, beberapa diantaranya masih berproses
Paud Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Enre-
di pengadilan dan ada juga yang sudah diputuskan,”
kang, Md (52) dan seorang rekanan pengadaan buku PAUD,
jelas Idil, Kamis (4/10/18).
AA (33). Mereka terlibat dalam kasus dugaan korupsi pen-
Dia menambahkan untuk kasus narkoba, barang
gadaan buku PAUD tahun anggaran 2016 dengan Pagu
bukti yang paling banyak yakni seberat 5 Kilogram,
anggaran sekitar Rp 1 miliar dari APBN.
kemudian disusul narkoba seberat 1 Kilogram yang
Kasus tersebut berdasarkan hasil audit sementara BPKP
masih dalam bentuk Surat Pemberitahuan Dimulai Pe-
merugikan negara senilai Rp 500 juta. "Dari hasil penyelidikan
nyidikan (SPDP). (mas)
yang selama ini kita lakukan, kita telah menetapkan dua ter-
sangka yakni Md selaku Kabid PAUD dan AA yang merupa-
kan rekanan dalam kasus pengadaan buku PAUD 2016," kata
Kepala Kejari Enrekang, Emanuel Achmad, Selasa (23/10/2018).
Emanuel Achmad menjelaskan, pihaknya sudah melaku-
kan pengecekan dan penyelidikan yang mendalam, dan
menemukan ada beberapa buku yang dianggap tidak sesuai
spesifikasi.(mas)
Jaksa Menyapa 47
Edisi 004 | Desember 2018
OPINI
Oleh : Muhammad Ahsan Thamrin