Anda di halaman 1dari 2

TINDAKAN KOREKTIF

PUSKESMAS No. Kode : 440/UPTD.PK/SPO/....... /04/2016 Ditetapkan oleh :


KOTA Terbitan : 01 Kepala UPTD Puskesmas Kota
No. Revisi : 00
SPO
Tgl mulai berlaku : 11 April 2016
Halaman : 1/2 VINSENSIUS TODA
NIP. 19660928 198801 1 004

1.Pengertian a. Tindakan perbaikan (corecctive action) adalah tindakan untuk


menghilangkan penyebab ketidaksesuaian agar tidak terulang
lagi.
b. Ketidak sesuaian adalah tindakan terpenuhinya suatu persyaratan
c. Persyaratan (requirement) adalah harapan atau kebutuhan yang
dapat berupa ketetapan, kebisaaan atau kewajiban
d. Tindakan perbaikan terhadap ketidaksesuaian yang teridentifikasi
melalui :
a) Proses penanganan keluhan pelanggan
b) Proses penanganan ketidaksesuaian layanan
c) Proses audit internal
d) Proses monitoring
e) Proses analisis data
f) Temuan/ laporan lainnya yang ada kaitannya ketidak
sesuaian layanan
2.Tujuan Prosedur ini bertujuan untuk menerangkan mekanisme tindakan perbaikan
atas ketidaksesuaian, supaya setiap tindakan perbaikan yang diambil dapat
menghilangkan penyebab ketidaksesuaian serta mencegah berulang kembali.
3.Kebijakan Permaslahan yang ditemukan di Puskesmas untuk segera ditindaklanjuti agar
tidak menimbulkan permasalahan mutu puskesmas semakin meluas.
4.Referensi Sistem Menejemen Mutu Iso 901-2008
5.Prosedur/Langkah-langkah A. Identifikasi Ketidaksesuaian
1. Seluruh karyawan mengidentifikasi ketidaksesuain yang berasal dari :
a. Hasil proses pengukuran kepuasan pelanggan
b. Hasil proses audit internal
c. Hasil proses monitoring
d. Hasil proses analisis data
e. Hasil proses penanganan ketidaksesuaian
f. Temuan/laporan lainnya
2. Seluruh karyawan menyampaikan ketidaksesuain kepada bagian
koordinator bagian terkait
3. Koordinator bagian klinis, administrasi dan manajemen dan
koordinator upaya puskesmas Mencatat ketidaksesuaian pada
formulir Laporan Ketidaksesuaian dan Penyelesaian (LKP)
4. Koordinator pelayanan klinis, administrasi dan manajemen dan
koordinator upaya puskesmas pelaksana membahas dan menganalisis
penyebab ketidaksesuaian.

B. Tindakan perbaikan
1. Koordinator pelayanan klinis, administrasi dan manajemen dan
koordinator upaya puskesmas beserta pelaksana/karyawan terkait
2. Koordinator pelayanan klinis, administrasi dan manajemen dan
koordinator upaya puskesmas melakukan tindakan perbaikan sesuai
dengan tindakan perbaikan yang sudah ditetapkan
3. Koordinator pelayanan klinis, administrasi dan manajemen dan
koordinator upaya puskesmas memantau aktifitas tindakan perbaikan
yang sedang dilakukan oleh staf terkait
4. Koordinator pelayanan klinis, administrasi dan manajemen dan
koordinator upaya puskesmas menginformasikan aktifitas tindakan
perbaikan yang tidak mencapai target kepada Ketua tim mutu
5. Ketua tim mutu melaporkan kepada Kepala Puskesmas hasil aktifitas
tindakan
6. Ketua tim mutu dan Kepala Puskesmas membahas hasil aktifitas
tindakan untuk ditindaklanjuti
7. Ketua tim mutu dan Kepala Puskesmas memberikan pengarahan
kepada Koordinator Bagian dan pengelola terkait, tentang langkah-
langkah yang perlu diambil
8. Karyawan terkait, jika sudah selesai maka mendatangani formulir
Laporan Ketidaksesuaian dan Penyelesaianny (LKP) pada kolom
yang sudah disediakan
9. Melaporkan kepada koordinator Bagian atas tindakan perbaikan yang
telah dilakukan
C. Verifikasi
1. Koordinator pelayanan klinis, administrasi dan manajemen dan
koordinator pelayanan puskesmas menerima laporan hasil tindakan
perbaiakan dari staf terkait
2. Koordinator pelayanan klinis, administrasi dan manajemen dan
koordinator pelayanan puskesmas memriksa hasil tindakan perbaikan
3. Jika tidak sesuai maka membubuhkan tandatangan pada kolom
verifikasi melakukan Close Out, sebagai penjelasan status tindakan
perbaikan sudah selesai dilakukan
4. Jika belum selesai, kembali atau membuat formulir Laporan
Ketidaksesuaian dan Penyelesaiannya (LKP) yang baru dan
mengulangi prosedur ini
5. Mendatangani formulir Laporan Ketidaksesuaian dan
Penyelesaiannya
6. Melaporkan hasil tindakannya yang telah selesai kepada Kepala
Puskesmas atau Ketua tim mutu

6.Unit terkait Semua koordinator pelayananklinis, administrasi dan manajemen dan


koordinator upaya puskesmas