KEPUTUSAN KEPALA RUMAH SAKIT CUT MEUTIA LANGSA
NOMOR : RSCM/SK/ /I/2018
Tentang
KEBIJAKAN PELAYANAN RUMAH SAKIT CUT MEUTIA LANGSA
KEPALA RUMAH SAKIT CUT MEUTIA LANGSA
Menimbang : a. Bahwa dalam mencapai visi, misi Rumah Sakit Cut Meutia Langsa
diperlukan kebijakan pelayanan yang berkualitas;
b. Bahwa untuk mendapatkan pelayanan yang berkualitas tersebut
diperlukan penetapan kebijakan pelayanan Rumah Sakit Cut
Meutia Langsa;
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada
point a dan b di atas, perlu ditetapkan Keputusan Kepala Rumah
Sakit Cut Meutia Langsa;
Mengingat : 1. Undang – undang Republik Indonesia Nomor. 13 Tahun 2003
Tentang Ketenagakerjaan.
2. Undang - Undang Republik Indonesia Nomor. 23 Tahun 2009
tentang Kesehatan.
3. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor.44 Tahun 2009
Tentang Rumah Sakit.
4. Peraturan Pemerintah Nomor. 32 Tahun 1996 Tentang Tenaga
Kesehatan.
5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1462/Menkes/SK/XII/2006
Tentang Petujuk Teknis Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS).
6. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 364
Tahun 2009 Tentang Pedoman Penanggulangan Tuberkulosis
(TBC).
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 519/Menkes/Per/ III/2010
Tentang Pelayanan Anestesiologi.
8. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 496/Menkes/SK/IV/2005
Tentang Pedoman Audit Medis.
9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/Menkes/Per/III/2008
Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1691/Menkes/Per/VIII/2011
Tentang Keselamatan Pasien.
11. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/Menkes/SK/II/2008
Tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit.
12. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 631/Menkes/SK/IV/2005
Tentang Pedoman Peraturan Internal Staf Medis Rumah Sakit.
13. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1419/MENKES/PER/X/2005
tentang penyelenggaraan praktik Dokter dan Dokter gigi
14. Peraturan Menteri Kesehatan No 1438/MENKES/PER/IX/2010
Tentang Standar Pelayanan Kedokteran
15. Peraturan Menteri Kesehatan No 755/MENKES/PER/2011 tentang
Penyelenggaraan Komite Medik RS.
16. Peraturan Menteri Kesehatan No 5025/MENKES/PER/IV/2011
tentang Registrasi dan Perijinan Praktek
17. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 10 tahun 1966
tentang Wajib Simpan Rahasia Kedokteran
18. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
269/MENKES/PER/2008 tentang Rekam Medis
19. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No
1226/MENKES/SK/XIII/2009 tentang Pedoman Penatalaksanaan
Pelayanan Terpadu Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan
Anak di Rumah Sakit.
20. Undang-Undang Republik Indonesia No 13 Tahun 1998 tentang
Kesejahteraan Lanjut Usia
21. Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1999 tentang
Perlindungan Konsumen
22. Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002 tentang
Perlindungan Anak
23. Kepmenkes RI Nomor 812 Tahun 2007 tentang Kebijakan
Perawatan Paliatif
24. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No
875/Menkes/SK/PER/VII/2004 tentang penyusunan upaya
pengelolaan lingkungan dan upaya pemantauan lingkungan
25. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No
876/Menkes/SK/PER/VII/2004 tentang pedoman teknis analisis
dampak kesehatan lingkungan
26. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No
1204/Menkes/SK/PER/XI/2004 tentang persyaratan kesehatan
lingkungan Rumah Sakit
27. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 1087 tahun
2010 tentang standar kesehatan dan kesehatan kerja di Rumah
Sakit
28. Keputusan Menteri Kesehatan nomor 411/Menkes/Per/III/2010
tentang laboratorium klinik
29. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 370/Menkes/Per/III/2007
tentang Standar Profesi Teknologi Laboratorium Kesehatan
30. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 269/Menkes/PER/III/2008
tentag radiologi
31. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
104/Menkes/PER/II/1999 tentang Rehabilitasi Medik
32. Pedoman Pelayanan Rehabilitasi Medik di RS Kelas A, B dan C,
Departemen kesehatan 1997
33. Standar Operasional Prosedur Rehabilitasi Medik di Rumah Sakit,
Departemen Kesehatan 2002.
34. Indikator Klinik Pelayanan Rehabilitasi Medis di Rumah Sakit,
Departemen kesehatan 2002
35. Pedoman Pelayanan Gawat Darurat, Departemen Kesehatan
1995
36. Pedoman kesiapsiagaan dan kewaspadaan Rumah Sakit pada
penanggulangan musibah masal / Bencana, Departemen
Kesehatan 1998.
37. Penatalaksanaan korban bencana massal, Departemen
Kesehatan 2002.
38. Pedoman kerja perawat instalasi Gawat darurat di rumah sakit ,
Departemen Kesehatan 1999.
39. Pedoman pelayanan keperawatan gawat darurat di RS,
Departemen kesehatan 2005
40. Materi Teknis Medis Khusus, Departemen Kesehatan, 2005
41. Materi Teknis Medis Standar (ABCDE), Departemen Kesehatan,
2005
42. Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu, Departemen
Kesehatan, 2006
43. Pedoman penatalaksanaan identifikasi korban mati pada bencana
masssal, departemen kesehatan – Polri 2004
44. Pedoman penatalaksanaan keracunan untuk RS, Departemen
Kesehatan – WHO 2001
45. Undang-Undang No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan
Konsumen
46. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
856/Menkes/SK/IX/2009 tentang Standar Instalasi Gawat Darurat
Rumah Sakit
47. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
377/Menkes/SK/III/2007 tentang standar profesi perekam medis
dan informasi kesehatan.
48. Undang-undang republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang
Narkotika
49. Peraturan pemerintah Nomor 72 tahun 1998 tentang pengamanan
sediaan farmasi dan alat kesehatan
50. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 51 tentang
pekerjaan kefarmasian
51. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1439 tahun 2002 tentang
penggunaaan gas medis pada sarana pelayanan kesehatan
52. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1051/MENKES/SK/XI/2008 Tentang Pedoman Penyelenggaraan /
Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)
24 Jam di Rumah Sakit
53. Pedoman Rumah Sakit Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi
Komprehensif (PONEK) 24 Jam Direktorat Jenderal Bina
Pelayanan Medik Departemen Kesehatan Republik Indonesia
Tahun 2007
54. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1197/Menkes/SK/X/2004 tentang Standar Pelayanan Farmasi Di
Rumah Sakit
55. Standar Umum Pelayanan Anestesiologi dan Reanimasi di RS,
Departemen Kesehatan 1999.
56. Standar Pelayanan ICU, Departemen Kesehatan 2003.
57. Standar Pelayanan ICCU di RS, Departemen Kesehatan 2003
58. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Infeksi di ICU,
Departemen Kesehatan 2004
59. Standar pelayanan keperawatan di ICU, Departemen Kesehatan
2006.
60. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
519/Menkes/PER/III/2011 Tentang Pedoman Penyelenggaraan
Pelayanan Anastesiologi dan Terapi Intesif di Rumah Sakit
61. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
290/Menkes/PER/III/2008 tentang Persetujuan tindakan
kedokteran.
62. Pedoman teknis ruang operasi rumah sakit, kementrian kesehatan
republik indonesia, Direktorat Jendral Bina Upaya Kesehatan
Tahun 2012.
63. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
565/Menkes/PER/III/2011 Tentang Strategi Nasional Pengendalian
Tuberkulosis
64. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
364/Menkes/SK/V/2009 Tentang Pedoman Penanggulangan
Tuberkulosis.