Anda di halaman 1dari 1

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Surat Al – Ikhlas
Pertama-tama marilah kita panjatkan rasa puji syukur kita kehadirat Allah SWT yang
telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul di acara ini dalam
keadaan sehat wal’afiat.
Kedua kalinya sholawat dan salam kepada nabi besar kita Muhammad SAW yang telah
menunjukkan kita dari jalan yang gelap gulita menuju jalan yang terang benderang yakni
Addinul Islam.
Ketiga kalinya, kami berdiri disini akan menyampaikan sedikit pidato kami tentang
“BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA”.
Teman-teman dan ustadz-ku yang dimuliakan Allah
Islam mengajarkan kepada kita untuk menyayangi, mengasihi dan menghormati sesama
manusia terutama kepada kedua orang tua kita. Namun banyak kita jumpai beberapa orang
bahkan kepada kedua orang tuanya sendiri mereka berani membentak maupun menghardik
bapak ibunya. Barangkali mereka telah lupa bahwa orang tuanyalah yang telah merawat dan
menyayangi kita dari kecil dengan penuh kasih dan sayang.
Apakah teman-teman disini sudah berbakti kepada kedua orang tua kalian? (teman-teman
menjawab)
Nah, temen-temen disini mulai sekarang jangan lupa berbakti kepada ayah ibu kalian
yaa… jangan lupa mencium tangan bapak ibu kalian sebelum kalian berangkat ke sekolah, ke
masjid, ataupun pergi untuk bermain. Sebagaimana Firman Allah dalam surat Al-Isra ayat 23
yang intinya kita dilarang menyekutukan Allah dan tidak diperbolehkan berkata kasar kepada
kedua orang tua.
Temen-temen disini ……………. punya sebuah cerita looo, bagaimana ya caranya
berbakti kepada kedua orang tua kita yang sudah meninggal?. Nah dengerin baik-baik yaaa..
Suatu hari Rasulullah didatangi oleh seorang laki-laki dengan bertanya : “Ya Rasulullah adakah
yang masih bisa saya lakukan untuk berbakti kepada orang tua saya yang sudah meninggal?
Kemudian Rasulullah menjawab: dengan mendoakannya, memintakan ampun kepada Allah,
memenuhi janji mereka berdua, dan menyambung tali persaudaraan dengan sanak saudaranya.”
Jadi seperti itu ya temaan-teman.
Teman-teman dan ustadz-ku yang dirahmati Allah
Marilah bersama-sama kita berdoa untuk kedua orang tua kita.
Bismillahirrohmanirrohiim… Allahummaghfirlii waliwaa lidayya warkhamhumaa kamaa
robbayaani shoghiiro…
Teman-teman dan ustadz-ustadz yang kami sayangi
Demikianlah pidato yang bisa kami sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat bagi kita
semua. Apabila ada salah kata kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
Nuun wal qolami wamaa yasturuun
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.