0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
681 tayangan60 halaman

Modul Keterampilan Furniture

Modul ini membahas tentang membuat komponen dan detail sambungan mebel bentuk sederhana, meliputi 5 sub kompetensi yaitu: 1) melaksanakan persiapan, 2) menyiapkan bahan, 3) memotong dan membentuk komponen, 4) menghaluskan, dan 5) membereskan pekerjaan. Tujuannya agar peserta pelatihan dapat membuat komponen dan detail sambungan mebel secara benar sesuai standar.

Diunggah oleh

kiki
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
681 tayangan60 halaman

Modul Keterampilan Furniture

Modul ini membahas tentang membuat komponen dan detail sambungan mebel bentuk sederhana, meliputi 5 sub kompetensi yaitu: 1) melaksanakan persiapan, 2) menyiapkan bahan, 3) memotong dan membentuk komponen, 4) menghaluskan, dan 5) membereskan pekerjaan. Tujuannya agar peserta pelatihan dapat membuat komponen dan detail sambungan mebel secara benar sesuai standar.

Diunggah oleh

kiki
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR KOSTRUKSI BANGUNAN


SUBSEKTOR KONSTRUKSI KAYU BANGUNAN

MEMBUAT KOMPONEN DAN DETAIL


SAMBUNGAN MEBEL BENTUK SEDERHANA

KBS.MB01.005.00

BUKU INFORMASI

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI


DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
BALAI BESAR PENGEMBANGAN LATIHAN KERJA LUAR NEGERI
(BBPLKLN) – CEVEST BEKASI
Jl. Guntur Raya No.1 Bekasi 17144, Telepon: 021-8841147, Fax: 021-884116
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

KATA PENGANTAR

Dalam rangka mewujudkan pelatihan kerja yang efektif dan efesien dalam rangka
meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja diperlukan suatu sistem pelatihan
yang sama. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 31 tentang Sistem Pelatihan
Kerja Nasional yang mengamanatkan bahwa pelatihan kerja berbasis kompetensi.

Dalam rangka menerapkan pelatihan berbasis kompetensi tersebut diperlukan


adanya standar kompetensi kerja sebagai acuan yang diuraikan lebih rinci ke dalam
program, kurikulum dan silabus serta modul pelatihan.

Untuk memenuhi salah satu komponen dalam proses pelatihan tersebut maka
disusunlah modul pelatihan berbasis kompetensi. Modul pelatihan berbasis kompetensi
terdiri dari 3 buku yaitu buku informasi, buku kerja dan buku penilaian. Ketiga buku
tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh, dimana buku yang satu dengan yang
lainnya saling mengisi dan melengkapi, sehingga dapat digunakan untuk membantu
pelatih dan peserta pelatihan untuk saling berinteraksi.

Demikian modul pelatihan berbasis kompetensi dengan judul Membuat Komponen


dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana sektor Konstruksi Bangunan Subsektor
Konstruksi Kayu Bangunan ini kami susun, semoga bermanfaat untuk menunjang proses
pelaksanaan pelatihan di lembaga pelatihan kerja.

Bekasi, ........................ 2009

KEPALA
BALAI BESAR PENGEMBANGAN LATIHAN
KERJA LUAR NEGERI – CEVEST BEKASI

Drs. Edy Dawud, M.Si.


NIP. 19570228 197903 1 002

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 1 dari 36
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ------------------------------------------------------------------------------ 1

DAFTAR ISI -------------------------------------------------------------------------------------- 2

BAB I STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL (SKKNI) DAN SILABUS


PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK) -------------------------------------- 3

A. Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) --------------------------------- 3


B. Unit Kompetensi Prasyarat ------------------------------------------------------ 6
C. Silabus Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) -------------------------------- 7

BAB II URAIAN SINGKAT MATERI PELATIHAN ------------------------------------------- 13

A. Latar Belakang -------------------------------------------------------------------- 13


B. Tujuan ------------------------------------------------------------------------------ 13
C. Ruang Lingkup -------------------------------------------------------------------- 13
D. Pengertian-Pengertian ------------------------------------------------------------ 13

BAB III MATERI PELATIHAN MEMBUAT KOMPONEN DAN


DETAILSAMBUNGANMEBEL BENTUK SEDERHANA ------------------------------ 15

A. Diagram Alir Unit Kompetensi -------------------------------------------------- 15


B. Penjelasan Modul Membuat Komponen dan detail sambungan mebel
bentuk sederhana ---------------------------------------------------------------- 16
1. Membuat Komponen dan detail sambungan mebel bentuk
sederhana --------------------------------------------------------------------- 16

BAB IV SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI 34

A. Sumber-sumber Perpustakaan ------------------------------------------------- 34


1. Daftar Pustaka ---------------------------------------------------------------- 34
2. Buku Referensi --------------------------------------------------------------- 34

B. Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan -------------------------------------------- 34

TIM PENYUSUN ---------------------------------------------------------------------------------- 36

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 2 dari 36
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB I
STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL (SKKNI)
DAN SILABUS PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK)

A. STANDAR KOMPETENSI KERJA NASIONAL (SKKNI)

KODE UNIT : KBS.MB01.005.01


JUDUL UNIT : Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk
Sederhana
DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini berlaku untuk pekerjaan membuat komponen
mebel bentuk sederhana dengan bentuk yang lurus dan bentuk
sambungan yang sederhana pula

Persyaratan pendahuluan:
KYU.MBL.001 (1) A Melakukan Komunikasi Timbal Balik di Tempat Kerja
KYU.MBL.002 (1) A Melaksanakan Persyaratan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
KYU.MBL.003 (1) A Melaksanakan Persyaratan Jaminan Kualitas
KYU.MBL.101 (1) A Menggunakan Peralatan Tangan dan Peralatan Listrik
KYU.MBL.102 (1) A Menggunakan Peralatan Mesin Tetap
SUB KOMPETENSI KRITERIA UNJUK KERJA

1. Melaksanakan pekerjaan a. Persyaratan Jaminan Kualitas pada pelaksanaan


persiapan membuat pekerjaan dikenali dan ditaati.
komponen mebel bentuk b. Persyaratan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
sederhana. untuk pekerjaan pembuatan komponen dari kayu
dikenali dan ditaati.
c. Perlengkapan pribadi untuk keperluan
perlindungan kerja dipilih, dikenakan dan
digunakan dengan benar.
d. Peralatan yang diperlukan sesuai dengan jenis
pekerjaan dipilih, diperiksa dan diyakinkan aman
dan siap dipakai. Adanya penyimpangan
dilaporkan kepada atasan.
e. Spesifikasi pekerjaan terkait dipahami.
f. Jenis dan jumlah bahan diidentifikasi berdasarkan
gambar kerja dan spesifikasi.

2. Menyiapkan bahan. a. Daftar potongan bahan dijadikan acuan.


b. Bahan dipilih dengan arahan atasan.
c. Bahan terpilih diangkat dan disimpan dekat
tempat kerja.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 3 dari 36
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

3. Memotong dan membentuk a. Bahan terpilih dipotong dengan ukuran yang


komponen. sesuai dengan arahan atasan.
b. Komponen dibentuk sesuai dengan kualitas yang
disyaratkan.

4. Menghaluskan. a. Komponen dihaluskan hingga siap untuk


keperluan perakitan.
b. Hasil pekerjaan dicek untuk mendapatkan
kerapihan dan kerapatan sambungan yang
dipersyaratkan.

5. Membereskan pekerjaan. a. Bahan-bahan yang tidak digunakan lagi dibuang


dengan cara dan pada tempat yang aman.
b. Bahan yang masih dapat digunakan disimpan
pada tempat yang telah disediakan.
c. Peralatan dan perlengkapan dibersihkan, dirawat.

Batasan Variabel

1. Batasan konteks:
Standar kompetensi ini digunakan untuk membuat sambungan bentuk sederhana
pada bangunan/konstruksi kayu.

2. Sumber informasi/dokumen dapat termasuk:


a. Spesifikasi pabrik perkayuan
b. SOP (Standard Operation Procedures) perusahaan
c. Persyaratan di tempat kerja/industri
d. Kebutuhan pelanggan

3. Pelaksanaan K 3 harus memenuhi:


a. Undang-undang tentang K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
b. Ketentuan di bidang industri

4. Sumber-sumber dapat termasuk:


Peralatan tangan/hand tools, peralatan bertenaga/power tools, perakitan,
penyetelan, perkuatan sementara/klem.

5. Kegiatan:
Kegiatan harus dilaksanakan dibawah kondisi kerja normal dan harus meliputi:
penilaian kerapatan, kerataan dan kesikuan.

6. Persyaratan khusus:
Operasonal peralatan tangan dan listrik serta mesin tetap.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 4 dari 36
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Panduan Penilaian

1. Konteks:
a. Menunjukkan kesesuaian dengan Peraturan Kesehatan dan Keselamatan
Kerja yang berlaku
b. Memilih dan menggunakan peralatan dan perlengkapan kerja yang sesuai
untuk menyelesaikan tugas-tugas
c. Menunjukkan kesesuaian dengan prosedur pengelolaan kualitas dan proses
dalam konteks pembuatan komponen sambungan bentuk sederhana
d. Memperhatikan kesesuaian detail-detail konstruksi kayu dengan arahan dari
atasan
e. Mengidentifikasi kesalahan-kesalahan tipikal dan masalah-masalah yang
terjadi serta tindakan yang harus dilakukan
f. Melakukan komunikasi interaktif dengan pihak lain untuk mempastikan
keamanan dan prosedur kerja yang efektif

2. Aspek-aspek penting:
Kompetensi ditunjukkan dengan membuat komponen mebel dengan bentuk
sederhana seperti memotong, membelah bentuk lurus, membuat lubang lurus,
membuang bagian kayu untuk bentuk rata, mengetam permukaan, mengetam
ketebalan.

3. Pengetahuan dasar:
a. Persyaratan keselamatan kerja yang berkaitan dengan tempat, peralatan
dan perlengkapan kerja
b. Pengenalan bahan mebel dan jenis sambungannya
c. Prosedur pengoperasian peralatan tangan, listrik dan perlengkapan kerja
d. Prosedur pengoperasian peralatan mesin tetap sederhana
e. Prosedur pengukuran dan pemeriksaan kedataran

4. Penilaian praktek:
a. Observasi atas proses kerja/ proses aplikasi
b. Observasi atas sikap kerja
c. Observasi atas hasil kerja/ produk
d. Observasi atas waktu penyelesaian pekerjaan

5. Unjuk Kerja dari ketrampilan yang diperlukan:


a. Melaksanakan tugas rutin dengan prosedur yang ditetapkan dimana
kemajuan ketrampilan seseorang di awasi secara berkala oleh pengawas.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 5 dari 36
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

b. Melaksanakan tugas yang lebih luas dan sulit dengan peningkatan


kemandirian dan tanggung jawab individu. Hasil pekerjaan diperiksa oleh
pengawas.
c. Melaksanakan kegiatan yang kompleks dan tidak rutin; menjadi mandiri dan
bertanggung jawab untuk pekerjaan yang lainnya.

Kompetensi Kunci

No Kompetensi Kunci Dalam Unit ini Tingkat


1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi -
3 Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas 2
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok -
5 Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika 1
6 Memecahkan masalah 1
7 Menggunakan teknologi 2

B. UNIT KOMPETENSI PRASYARAT

Sebelum mengikuti pelatihan unit kompetensi Membuat Sambungan Kayu ini peserta
harus sudah kompeten untuk unit kompetensi sebagai berikut:
KYU.MBL.001 (1) A :Melakukan Komunikasi Timbal Balik di Tempat Kerja
KYU.MBL.002 (1) A :Melaksanakan Persyaratan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
KYU.MBL.003 (1) A :Melaksanakan Persyaratan Jaminan Kualitas
KYU.MBL.101 (1) A :Menggunakan Peralatan Tangan dan Peralatan Listrik
KYU.MBL.102 (1) A :Menggunakan Peralatan Mesin Tetap

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 6 dari 36
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

C. SILABUS PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI (PBK)

Judul Unit Kompetensi : Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Kode Unit Kompetensi : KBS.MB01.005.00
Deskripsi Unit Kompetensi : Unit kompetensi ini berlaku untuk pekerjaan membuat komponen mebel bentuk sederhana dengan bentuk
yang lurus dan bentuk sambungan yang sederhana pula

Perkiraan Waktu Pelatihan : 88 Jp @ 45 Menit


Tabel Silabus Unit Kompetensi :

Perkiraan
Elemen Kriteria Indikator Materi Pelatihan Waktu Pelatihan
Kompetensi Unjuk Kerja Unjuk Kerja Pengetahuan Ketrampilan Sikap Penge- Ketera
tahuan m-pilan
1. Melaksanakan a. Persyaratan Jaminan • Dapat memahami • Memahami dan • Mampu menerapkan • Mengenakan 8 80
pekerjaan Kualitas pada dan mengerti tentang mengerti Tentang Quality Control pakaian kerja
persiapan pelaksanaan kualitas benda kerja kualitas benda kerja dan
membuat pekerjaan dikenali • Mampu menerapkam perlengkapan
komponen dan ditaati. Quality Control K3 sesuai
mebel bentuk • Harus memenuhi dengan jenis
sederhana. jaminan kualitas pekerjaan.
pada pelaksanaan
pekerjaan

b. Persyaratan • Dapat memahami dan • Memahami dan • Mampu bekerja secara • Memeriksa
Kesehatan dan mengerti K3 mengerti K3 aman kondisi
Keselamatan Kerja • Mampu bekerja secara peralatan
untuk pekerjaan aman sebelum
pembuatan • Harus rutin memeriksa digunakan.
komponen dari kayu kondisi peralatan
dikenali dan ditaati. sebelum digunakan.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana Halaman: 7 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

c. Perlengkapan • Memahami SOP baik • Memahami SOP baik • Mampu • Mentaati


pribadi untuk ling Kungan maupun lingKungan maupun alat menggunakan, penggunaan
keperluan alat merawat peralatan perlengkapan
perlindungan kerja • Mampu • Memahami dan mampu dan perlengka pan pribadi untuk
dipilih, dikenakan menggunakan, Menggunakan peralatan kerja keperluan
dan digunakan merawat peralatan Keselamatan kerja perlindungan
dengan benar. dan perlengka pan kerja
kerja
• Harus menggunakan
perlengkapan pribadi
untuk keperluan
perlindungan kerja

d. Peralatan yang • Memahami spesifikasi • Memahami spesifikasi • Adanya


diperlukan sesuai Mesin penunjang Mesin penunjang • Mampu dan mengerti penyimpangan
dengan jenis pekerjaan dan pekerjaan dan jenis alat penunjang penggunaan
pekerjaan dipilih, memahami proses. memahami proses. pekerjaan alat, do
diperiksa dan • Mampu dan mengerti laporkan pada
diyakinkan aman jenis alat penunjang atasan
dan siap dipakai. pekerjaan
Adanya • Adanya penyimpangan
penyimpangan penggunaan alat, do
dilaporkan kepada laporkan pada atasan
atasan.

e. Spesifikasi • Memahami spesifikasi • Memahami spesifikasi • Mampu mengerjakan • Hati-hati


pekerjaan terkait pekerjaan terkait pekerjaan terkait secara spesifikasi dalam
dipahami. • Mampu mengerjakan memahami
secara spesifikasi spesifikasi
• Hati-hati dalam pekerjaan
memahami spesifikasi terkait
pekerjaan terkait

f. Jenis dan jumlah • Memahami identifikasi • Memahami identifikasi • Mampu • Menggunakan


bahan diidentifikasi kebutuhan bahan kebutuhan bahan mengindentifikasi bahan sesuai

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana Halaman: 8 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

berdasarkan gambar berdasarkan gambar berdasarkan gambar jumlah bahan dari dengan
kerja dan spesifikasi. kerja dan spesifikasi kerja dan spesifikasi gambar kerja yang kebutuhan
• Mampu ada yang ada
mengindentifikasi
jumlah bahan dari
gambar kerja yang
ada
• Menggunakan bahan
sesuai dengan
kebutuhan yang ada

2. Menyiapkan a. Daftar potongan • Mengerti tahapan • Mengerti tahapan • Mampu membaca • Menyiapkan
bahan. bahan dijadikan menyiapkan dan enyiapkan dan gambar bahan sesuai
acuan. menangani bahan menangani bahan dengan
• Mampu membaca arahan
gambar atasan.
• Menyiapkan bahan
sesuai dengan arahan
atasan.

b. Bahan dipilih • Menguasai teknik • Menguasai teknik • Mampu berkomunikasi • Memeriksa


dengan arahan komunikasi efektif komunikasi efektif baik secara efektif kualitas bahan
atasan. baik sikap, cara dan sikap, cara dan alat. dan
alat. melaporkanny
• Mampu berkomunikasi a kepada
secara efektif atasan jika
• Memeriksa kualitas terdapat cacat
bahan dan pada bahan.
melaporkannya
kepada atasan jika
terdapat cacat pada
c. Bahan terpilih bahan.
diangkat dan • Memahami proses • Memahami proses • Mampu memilih dan • Dengan benar
disimpan dekat pemilihan bahan serta pemilihan bahan serta meyimpan bahan memilih dan
tempat kerja. penyimpanannya pada penyimpanannya pada bahan yang digunakan menyimpan
area kerja area kerja pada area kerja bahan pada
• Mampu memilih dan tempatnya

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana Halaman: 9 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

meyimpan bahan • Mampu memilih bahan


bahan yang digunakan yang sesuai dan
pada area kerja mendukung pekerjaan
• Dengan benar memilih
dan menyimpan
bahan pada
tempatnya

2. Memotong dan a. Bahan terpilih • Bekerja dengan • Bekerja dengan • Melakukan • Mengutamaka
membentuk dipotong dengan ketelitian dan ketelitian dan ketepatan pengukuran dan n keselamatan
komponen. ukuran yang sesuai ketepatan ukuran ukuran pemeriksaan kerja.
dengan arahan • Mampu melakukan • Memahami dan kedataran • Prosedural
atasan. pengukuran dan menginterprestasikan • Mampu menyiapkan • Bekerja
pemeriksaan gambar dan spesifikasi dan melakukan dengan
kedataran serta membuat daftar potongan bahan ketelitian.
• Mampu menyiapkan komponen
dan melakukan
potongan bahan
• Mengutamakan
keselamatan kerja.

b. Komponen dibentuk • Memahami dan • Memahami dan • Mampu membentuk • Efisien dan
sesuai dengan menginterprestasikan menginterprestasikan komponen sesuai hasil yang op
kualitas yang gambar dan gambar dan spesifikasi dengan kualitas yang timal pada
disyaratkan atasan. spesifikasi serta serta membuat daftar disyaratkan setiap peker
membuat daftar komponen jaan
komponen
• Mampu membentuk
komponen sesuai
dengan kualitas yang
disyaratkan
• Efisien dan hasil yang
op timal pada setiap
peker jaan

3. Menghaluskan. a. Komponen • Menguasai jenis • Menguasai jenis amplas • Mengerti dan • Mengutamaka

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana Halaman: 10 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

dihaluskan hingga amplas dan kegunaan dan kegunaan nya memahami criteria n keselamatan
siap untuk nya • Menguasai teknik peng dan spesifikasi tentang kerja.
keperluan perakitan. • Mengerti dan ampelasan yang baik kerataan dan
memahami kriteria kehalusan permukaan
dan spesifikasi
tentang kerataan dan
kehalusan permukaan
• Mengutamakan
keselamatan kerja.

b. Hasil pekerjaan • Menguasai teknik • Menguasai teknik • Mampu menilai hasil • Mengutamaka
dicek untuk sambungan sambungan pekerjaan serta n kerapian
mendapatkan • Mampu menilai hasil syarat-syarat hasil
kerapihan dan pekerjaan serta sambungan pekerjaan
kerapatan syarat-syarat • Prosedural
sambungan yang sambungan
dipersyaratkan. • Mengutamakan
kerapian hasil
pekerjaan
• Prosedural

4. Membereskan a. Bahan-bahan yang • Memahami prosedur • Memahami prosedur • Mampu menyisihkan • Peduli
pekerjaan. tidak digunakan lagi penanganan bahan penanganan bahan sisa. bahan yang tidak lingkungan.
dibuang dengan sisa. dapat digunakan
cara dan pada • Mampu menyisihkan dibuang pada
tempat yang aman. bahan yang tidak tempatnya.
dapat digunakan
dibuang pada
tempatnya.
• Peduli lingkungan.

b. Bahan yang masih • Memahami prosedur • Memahami prosedur • Mampu mengumpilkan • Memeriksa
dapat digunakan pemeliharaan dan pemeliharaan dan bahan sisa yang masih kelengkapan
disimpan pada penyimpanan penyimpanan peralatan. dapat digunakan dan peralatan dan
tempat yang telah peralatan. menyimpan pada mengembalika

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana Halaman: 11 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

disediakan. • Mampu mengumpilkan tempatnya. nnya tempat


bahan sisa yang masih semula.
dapat digunakan dan
menyimpan pada
tempatnya.
• Memeriksa
kelengkapan peralatan
dan
mengembalikannya
tempat semula.

c. Peralatan dan • Mengetahui teknik • Mengetahui teknik • Mampu merawat, • Keasadaran


perlengkapan membersihkan, membersihkan, membersihkan dan dalam
dibersihkan, dirawat merawat dan merawat dan menyimpan peralatan membersihkan
dan disimpan pada menyimpan peralatan menyimpan peralatan dari sisa-sisa bahan. , maerawat
tempatnya • Mampu merawat, dan
membersihkan dan menyimpan
menyimpan peralatan dengan benar
dari sisa-sisa bahan. tepat
• Keasadaran dalam
membersihkan ,
maerawat dan
menyimpan dengan
benar tepat

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana Halaman: 12 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 - 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB II
URAIAN SINGKAT MATERI PELATIHAN

A. LATAR BELAKANG

Dalam pekerjaan pembuatan konstruksi kayu, banyak ditemui macam-macam jenis


sambungan. Hal ini karena kebutuhan sambungan pada bagian-bagian tertentu,
maupun karena keterbatasan bahan yang tersedia. Untuk dapat mempelajari
membuat sambungan kayu, tentunya perlu dipahami mengenai prinsip dasar pada
sambungan. Prinsip kesikuan, kerataan dan kerapatan merupakan faktor utama
yang harus diperhatikan dalam membuat sambungan. Atas dasar-dasar itulah Modul
”Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana” ini disusun.

Pada Buku Informasi ini akan dipaparkan tentang Pengetahuan dimana berisi
Informasi tentang jenis-jenis sambungan termasuk juga dengan potongan-potongan
dari bentuk sambungan. Dengan disusunnya Modul ”Membuat Komponen dan Detail
Sambungan Mebel Bentuk Sederhana” ini diharapkan akan dapat membantu Pelatih
dalam menjelaskan tentang Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel
Bentuk Sederhana itu sendiri dan juga dapat membantu siswa dalam memahami
dan belajar tentang Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk
Sederhana.

B. TUJUAN

Modul “Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana” ini
bertujuan agar siswa mampu untuk melakukan proses menyambungan antar kayu
dengan berbagai jenis sambungan yang di sesuaikan dengan konstruksi dari
bangunan/komponen kayu itu sendiri.

C. RUANG LINGKUP

Ruang lingkup dari Modul “Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel
Bentuk Sederhana” ini terdiri dari: kegunaan-kegunaan dari sambungan serta jenis
dan macam sambungan pada konstruksi kayu

D. PENGERTIAN-PENGERTIAN

1. Pen adalah kupasan kayu yang lebih kecil yang sudah di kupas berbentuk empat
persegi dan berfungsi untuk komponen pasangan dari sambungan atau lubang
pen/purus

2. Purus adalah coakan kayu berbentuk segi empat yang besar dan ukurannya
disesuaikan dengan pen pasangannya

3. Dowel adalah bambu yang di bentuk bulat seperti paku yang berfungsi sebagai
sebagai pengunci pada sambungan

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 13 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

4. Alur coakan pada kayu yang memanjang searah atau sepanjang kayu yang
berfungsi sebagai tempat dari pen pada sambungan

5. Klem adalah alat bantu pada penyambungan yang berupa besi berfungsi
sebagai perkuatan sementara

6. SOP adalah standar operasi dan pelaksanaan yang antara lain berisi petunjuk
bagaimana cara operasional menurut standar yang berlaku

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 14 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB III
MATERI PELATIHAN
MEMBUAT KOMPONEN DAN DETAIL SAMBUNGAN MEBEL
BENTUK SEDERHANA

A. DIAGRAM ALIR UNIT KOMPETENSI

MULAI

Melaksanakan
pekerjaan
persiapan
membuat
komponen
mebel bentuk

Menyiapkan
bahan.

Memotong
dan
membentuk
komponen.

Menghaluskan
komponen
sambungan.

Membereskan
pekerjaan.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 15 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

B. PENJELASAN MODUL MEMBUAT KOMPONEN DAN DETAIL SAMBUNGAN


MEBEL BENTUK SEDERHANA

1. Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana


a. Pengetahuan
Melaksanakan Pekerjaan Persiapan Membuat Sambungan Kayu
Persyaratan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dikenali Dan Ditaati.
Persiapan pekerjaan membuat sambungan kayu dimulai dengan persiapan
keselamatan dan kesehatan kerja, baik prosedur pelaksanaan maupun
persiapan kelengkapan perlindungan kerja, adapun kelengkapannya adalah
sebagai berikut :
Baju Kerja
Sarung Tangan
Masker
Kacamata
Tutup telinga

Persiapan Peralatan Yang Diperlukan Sesuai Dengan Jenis Pekerjaan


Dipilih
Salah satu awal dari pekerjaan membuat sambungan kayu ini adalah
mempersiapkan jenis sambungan yang dituangkan dalam gambar kerja dan
spesifikasi pekerjaan. Dari gambar kerja bisa diketahui ukuran benda kerja yang
akan dikerjakan, sehingga bisa diperkirakan penggunaan bahan. Selain itu
disiapkan juga peralatan-peralatan yang dibutuhkan untuk membuat
sambungan kayu meliputi :
Gergaji pemotong Pensil
Gergaji pembelah Mistar
Gergaji punggung Palu Besi
Ketam perata Siku-siku
Ketam penebal Perusut
Pahat lubang Palu Besi
Pahat tusuk Alat ukur/meteran
Palu kayu Bor listrik

Spesifikasi Pekerjaan Pembuatan Sambungan Kayu Dipahami


Bentuk dan jenis sambungan kayu, ukuran dan tahapan pembuatan sambungan
kayu dipahami dengan benar agar proses akhirnya sesuai dengan gambar kerja
yang telah dibuat. Penggunaan bahan juga dapat sesuai dan seefisien mungkin.
Kesalahan pemotongan bahan juga dapat diminimalisir.

Jenis Dan Jumlah Bahan Diidentifikasi Berdasarkan Gambar Kerja Dan


Spesifikasi
Jenis dan jumlah bahan diidentifikasi dengan mempertimbangkan jumlah
komponen yang akan dibuat, alat kerja dan kerumitan bentuk sambungan.
Komponen-komponen yang akan dibuat harus sesuai dengan gambar kerja.
Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 16 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Sistem Konstruksi Sambungan kayu Diidentifikasi


Sistem sambungan direncanakan dengan memenuhi syarat kekokohan struktur
keseluruhan. Hal ini dimaksudkan untuk memperjelas bentuk-bentuk komponen
sekaligus mengidentifikasi sistem konstruksinya. Konstruksi sambungan kayu
dapat dibedakan atas bentuk, kegunaan serta jenis sambungan, yang terdiri
dari :

1). Sambungan Memanjang


Sambungan memanjang merupakan jenis sambungan pada konstruksi kayu
yang digunakan untuk menyambung panjang dari dua atau lebih kayu yang
akan digunakan. Sambungan memanjang dapat diklasifikasikan menjadi 5 tipe
sambungan.

Sambungan bibir lurus


Sambungan ini dapat digunakan bila sepanjang balok dipikul secara merata
dan tidak menerima gaya tarik maupun momen lentur, misalnya untuk balok
tembok. Pada samhungan ini masing-masing ujung balok ditakik setengah
tebal kayu (1/2 t), sedangkan panjang sambungannya diambil 2 – 2½ t.
Bidang takikan (coakan) yang mendatar dinamakan bibir, bidang yang tegak
dinamakan dada. Adapun macamnya dibedakan dada tegak, dada miring dan
nudul ikan, bagian yang berada di bawah dinamakan pemikul dan bagian yang
berada diatas dinamakan penutup. Kedua ujung balok yang telah ditakik
dipasang setangkup.

Gb.1 Sambungan bibir lurus dan tegak

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 17 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Gb.2 Sambungan bibir lurus dan miring

Gb.3 Sambungan bibir lurus dada mulut ikan

Sambungan Bibir Lurus Berkait


Sambungan bibir lurus berkait digunakan jika suatu balok akan menerima gaya
tarik yang arahnya saling berlawaan dan gaya tarik ini diterima oleh bidang
yang tegak. Adapun besarnya gaya tarik dan gaya geser ini dapat dihitung
dengan rumus : Kedua ujung balok yang akan disambung, ditakik sepanjang
2½ - 3 t. Setengah panjang bibir ini ditakik sedalam 2/5 dan 3/5 t. Selisih
tinggi ini mendapatkan tinggi kait yaitu sebesar 1/5 t yang dinamakan kail.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 18 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Gb.4 Sambungan bibir lurus berkait

Sambungan bibir miring (dada tegak)


Sambungan ini digunakan apabila balok berada pada diatas dua tumpuan atau
lebih seperti pada balok gording yang ditumpu/ditahan oleh balok kaki
sambungan kayu. Karena balok hanya ditumpu ditempat tertentu, maka
kemungkinan akan melentur, khususnya pada bagian sambungan. Untuk
dapat menahan lenturan bibir sambungan dibuat berangsur miring dengan
posisi balok berdiri.

Gb.5 Sambungan bibir miring

Sambungan bibir miring (dada serong)


Sambungan ini digunakan jika balok menerima gaya ungkit yang arahnya ke
atas dan diharapkan pada sambungan ini tidak menerima gaya tarik.
Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 19 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Gb.6 Sambungan bibir miring dada serong

Sambungan bibir miring berkait


Sambungan in. digunakan untuk balok (gording) yang akan menerima gaya
lentur maupun gaya tarik. Pada kedua ujung balok yang akan disambung
masing-masing ditakik 1/8-1/6 t. Panjang bibir datar arah datar 2½ - 3 t. Dan
ditengah-tengah panjang bibir ditakik, sehingga membentuk kait.

Gb.7 Sambungan bibir miring berkait

2). Sambungan Tiang


Sambungan tiang digunakan pada penyambungan tiang kayu. Sambungan
tiang dapat diklasifikasikan menjadi 2 tipe sambungan.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 20 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Sambungan tiang pen lurus


Pada kedua ujung tiang yang akan disambung,
masing-masing dibuat pen dan lobang (alur
panjang). Tebal pen sama dengan lebar logam
yaitu 1/3 t, panjang pen sama dengan panjang
alur yaitu 2 - 3 t.

Gb.8 Sambungan tiang pen lurus


Sambungan tiang pen miring
Bentuk pen dalam sambungan ini dibuat serong/miring menyerupai trapesium,
agar lebih kuat menahan bahaya tekuk. Lebar ujung pen dan lebar kedua dada
masing-masing 1/5 t, panjang sambungan 1 = 2 - 3 t.

Gb.9 Sambungan tiang pen miring

3). Sambungan Sudut Panel


Sambungan ini digunakan untuk pembuatan kotak, pigura, furniture atau
konstruksi lainnya. Jenis sambungan sudut panel dapat dibedakan menjadi 6
tipe, yaitu :

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 21 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Sambungan dengan paku


Dalam pembuatan sambungan sudut panel ini, kepala paku dibenamkan
sehingga lubang paku dapat ditutup. Jarak antara paku adalah 15 s/d 20 cm.
Panjang paku yang masuk kebagian papan yang kedua kurang lebih 2/3 tebal
papan.

Gb.10 Sambungan sudut panel dengan paku


Sambungan dengan sponing lidah
Bila pada salah satu sisinya tidak diinginkan kepala kayu terlihat, maka pada
sambungan ini bisa dipakai sponing lidah. Tebal bagian penutupnya 1/4 tebal
papan.

Gb.11 Sambungan sudut panel dengan sponing lidah

Sambungan alur dan lidah

Sambungan ini terdiri dari sepotong kayu yang ujungnya diberi bentuk lidah
dan beradu dalam alur yang dibuat di sisi kayu kedua. Ketentuan panjang
lidah 4/10 tebal papan samping, tebal lidah 1/3 -1/4 tebal papan atas. Tebal
pen/lidah jangan lebih dari 1/3 bagian untuk menghindarkan lepasnya bagian
penahan.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 22 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Gb.12 Sambungan sudut panel alur dan lidah

Sambungan Miring / Verstek


Hubungan sudut panel ini terdiri dari tiga macam, diantaranya sudut sponing
dengan alur dan dada miring, sudut dada nnring dengan kayu isian dan Dada
miring dengan pen bulat/dowel. Dimana kemiringan dada sambungan ini. 45
Sedangankan ketebalan pen dapat dibuat..1/2 atau 1/3 lebal papan.
Sementara panjang pen selebar papan.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 23 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Gb.13 Sambungan sudut miring / vertek

Sambungan gigi terbuka


Pembuatan sambungan gigi terbuka adalah suatu metoda untuk
menggabungkan dua potong kayu dengan jalan memahat gigi-gigi tegak pada
kayu pertama yang pas dalam coakan-coakan pada kayu kedua. Rumus
pembuatan sambungan ini adalah tebal gigi ½ sampai 1/3 tinggi gigi atau
tebal papan.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 24 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Gb.14 Sambungan sudut gigi terbuka

Sambungan ekor burung


Sambungan sudut ini sering dipakai karena dapat menambah kekuatan dan
kerapihan dalam konstruksi meubel. Kekuatan dari sambungan terletak
dibagian bentuk ekor burungnya, dimana sambungan ini hanya dapat dilepas
atau dipasang dari satu arah. Sebagai penguat dapat ditambahkan lem kayu
pada bagian sambungan dan dipress. Ukuran lebar pen biasanya dibuat 3/4
dari tebal kayu dan jarak pen satu kepada yang lainnya tidak lebih dari 3 kali
tebal kayu. Perbandingan kemiringan sisi ekor burung dapat dibuat :

Lebarkayu 120
= = 6 +1 = 7
Tebalkayu 20

Jika menghasilkan angka koma maka angka tersebut dapat dibulatkan ke atas
atau ke bawah. Kemiringan ekor burung didapat 1 : 7.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 25 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Gb.15 Sambungan sudut ekor burung terbuka

Gb.16 Sambungan sudut ekor burung tertutup

4). Sambungan Pertemuan Panel


Sambungan pertemuan panel adalah jenis sambungan pertemuan pada panel
atau papan, biasanya digunakan pada papan pembatas lemari dan kotak peti.
Sambungan pertemuan panel terdiri dari 4 tipe, yaitu :

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 26 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Sambungan alur langsung


Sambungan ini digunakan untuk menerapkan papan-papan rak pada lemari
buku serta dalam konstruksi peti.

Gb.17 Sambungan pertemuan panel alur langsung

Sambungan ekor burung


Jenis sambungan ini digunakan untuk konstruksi-konstruksi peti, kabinet, dan
untuk panel-panel belakang sebuah laci.

Gb.18 Sambungan ekor burung setengah

Gb.19 Sambungan ekor burung penuh

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 27 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Sambungan alur langsung buntu


Sambungan pertemuan ini bisa berbentuk alur biasa atau alur ekor burung.
Jenis keuntungan sambungan ini adalah karena ia tidak menampakkan suatu
garis terputus dilihat dari depan. Penggunaannya adalah sama dengan
sambungan alur langsung.

Gb.20 Sambungan pertemuan panel alur langsung buntu

Sambungan pertemuan panel dengan dowel


Sambungan ini dapat digunakan sebagai alternatif bagi sambungan-hubung
pen dan lidah dalam membuat semua tipe rangka, konstruksi untuk kursi dan
bangku kecil. Panjang dowel pada satu sisi yang masuk 3-4 diameter dowel.
Jarak dowel ke tepi kayu minimal 10 mm. Adapun besar dowel yang dipakai
adalah 1/3-3/5 tebal kayu.

Gb.21 Sambungan pertemuan panel dengan dowel

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 28 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

5). Sambungan Sudut Rangka


Sambungan sudut rangka biasanya mengunakan sambungan pen lubang.
Sambungan ini digunakan untuk menghubungkan ambang atas daun pintu
kepada tiang-tiangnya. Ketebalan pen dibuat 1/3 tebal kayu, panjang dan lebar
pen dibuat selebar kayu.

Gb.22 Sambungan sudut rangka pen dan lubang

6). Sambungan Pertemuan Rangka


Sambungan pertemuan rangka terdiri atas 3 macam jenis sambungan yang
terdiri dari :

Sambungan parohan
Hubungan parohan pertemuan rangka ini digunakan apabila akan membuat
kerangka ringan misalnya untuk rangka daun pintu sederhana dan
sebagainya.pada sambungan ini setengah tebal kayu dari kedua potong kayu
tersebut dibuang.

Gb.23 Sambungan pertemuan rangka parohan

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 29 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Sambungan pen dan lubang


Sambungan ini digunakan untuk menghubungkan ambang-tengah daun pintu
kepada tiang-tiangnya, digunakan pula apabila membuat lemari kabinet yang
bagian dudukannya dibuat secara terpisah. Ketebalan pen dibuat 1/3 tebal
kayu, panjang dan lebar pen dibuat selebar kayu.

Gb.24 Sambungan pertemuan rangka pen dan lubarig

Sambungan Kekang Tembus


Sambungan kerangka dengan kekang tembus ini merupakan jenis sambungan
yang lebih kokoh dibanding sambungan-sambungan parohan. Sambungan ini
digunakan sebagai pengganti sambungan pen dan lubang serta diperuntukan
membuat kerangka-kerangka ringan.

:
Gb.25 Sambungan pertemuan rangka kekang tembus

b. Ketrampilan
Gambar Sambungan Dibuat Pada Obyek Kayu
Bentuk pola dan jenis sambungan dilukiskan pada bidang kayu secara detail dan
jelas, agar dalam pelaksanaan pekerjaan pemotongan bentuk sambungan tidak
mengalami kesalahan.
Tahapan dalam menggambar pola sambungan pada obyek kayu adalah :
1. Buat pola sambungan sesuai ukuran yang akan dibuat dengan pensil
2. Pastikan garis Bantu yang dibuat benar-benar lurus dan siku terhadap
permukaan kayu

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 30 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

3. Buatlah tanda paring pada kayu, beri tanda bagian-bagian yang akan
dipotong, hal ini dimaksudkan agar meminimalisir kesalahan dalam
pemotongan kayu.

Proses dan Langkah Kerja Pembuatan Sambungan Kayu dipahami


Tahapan dalam pembuatan sambungan hendakhnya dipahami dengan benar, hal
ini untuk menghasilkan kerapatan hasil sambungan dan menghindari kesalahan
pembuatan sambungan. Kesalahan-kesalahan tersebut akan mengakibatkan
longgar dan tidak sikunya hasil penyambungan.

Proses Pembuatan Sambungan


Setelah proses diatas dilaksanakan, maka dilanjutkan pada proses pelaksanaan
pembuatan sambungan kayu. Untuk langkah-langkah berikut hanya berupa
langkah secara umum. Karena tiap-tiap jenis sambungan mempunyai urutan
langkah yang berbeda-beda. Langkah-langkah pengerjaan sambungan kayu
adalah sebagai berikut :
1. Mempelajari modul dengan gambarnya dengan cermat
2. Memakai pakaian kerja untuk keamanaan dan kesehatan
3. Membuat daftar kebutuhan alat-alat yang mendukung pekerjaan pembuatan
sambungan kayu
4. Membuat daftar kebutuhan bahan
5. Menyiapkan alat-alat sesuai kebutuhan
6. Menyiapkan bahan sesuai kebutuhan
7. Mengetam bidang-bidang yang perlu diketam hingga rata, lurus dan siku
8. Melukis benda kerja/menggambar benda kerja dalam ukuran umum/besar
9. Memotong kayu disesuaikan dengan dimensi sambungan
10. Melukis benda kerja/menggambar benda kerja sesuai dengan pola
sambungan
11. Memberi tanda paring
12. Memerusut bidang-bidang yang perlu
13. Membuat komponen sambungan yang berbentuk takikan dengan
menggunakan gergaji potong/gergaji punggung untuk memotong takikan
yang lebih akurat
14. Memotong-motong/mencacah bagian yang akan dibuang untuk membentuk
takikan dengan gergaji potong/punggung
15. Memahat kayu yang akan dibuang dengan pahat lubang
16. Membersihkan/menyempurnakan takikan menggunakan pahat tusuk
17. Mencoba merangkai sambungan, melepas dan membenahi yang kurang
18. Merangkai sambungan dengan hasil rata, lurus dan presisi

Periksa Kerapihan Dan Kesikuan Komponen Sambungan Kayu


Periksa kerapihan, kesikuan, kerataan dan kerapatan dari komponen sambungan
kayu yang telah dibuat, terutama kesikuan karena kesikuan adalah faktor utama
dalam pembuatan sambungan kayu. Sambungan kayu yang tidak siku akan
berakibat bentuk yang tidak presisi.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 31 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Membereskan Pekerjaan
Bahan-bahan Yang Tidak Digunakan Lagi Dibuang Dengan Cara Dan
Pada Tempat Yang Aman
Letakkan komponen sambungan kayu yang telah dibuat ditempat yang telah
ditentukan, bersihkan sisa-sisa potongan kayu, bersihkan pula alat yang telah
digunakan, simpan pada tempatnya. Bersihkan workshop dari debu agar tidak
mengganggu pernapasan dan proses kerja selanjutnya.

Bahan Yang Masih Dapat Digunakan Disimpan Pada Tempat Yang Telah
Disediakan
Kumpulkan sisa potongan kayu yang sekiranya masih dapat digunakan untuk
pekerjaan lain, efisiensi bahan kiranya perlu dilakukan mengingat kelangkaan
dan mahalnya harga kayu saat ini. Setelah dikumpulkan, simpanlah sisa bahan
pada tempat yang aman.

Peralatan dan Perlengkapan Dibersihkan, Dirawat dan Disimpan Pada


Tempatnya
Semua peralatan dan perlengkapan yang telah selesai digunakan dibersihkan
dari kotoran agar dapat digunakan kembali. Setelah itu peralatan dan
perlengkapan disimpan pada tempatnya agar tidak mengganggu aktifitas yang
lain.

c. Standar Operasional Prosedur (SOP)

Persiapan menggunakan kelengkapan-kelengkapan K3. membaca perintah


kerja lalu mempersiapkan kelengkapan-kelengkapan apa saja yang di
butuhkan dalam proses pembuatan sambungan termasuk juga bahan-bahan
yang akan digunakan.

Lakasnakan instruksi kerja sesuai dengan aturan yang ada, sehingga


instruksi-instruksi kerja dapat dijalankan dengan baik. Pergunakan
peralatan-peralatan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Cek kembali hasil kerjaan apakah sesuai dengan instruksi kerja atau tidak.
Lakukan perbaikan jika hasik krja belum memadai.

Lakukan pembersihan area dan perlatan yang terpakai sesuai dengan


prosedur yang berlaku

d. Sikap Kerja

Pembuatan komponenen dan detail sambungan mebel bentuk sederhana


memerlukan beberapa langkah penanganan / tindakan pencegahan yang harus
diperhatikan. Bersikap hati-hati, cermat, teliti dan mematuhi peraturan yang ada
Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 32 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

merupakan tindakan pencegahan untuk meyakinkan bahwa tidak ada masalah


dalam proses pekerjaan maupun setelah benda kerja sudah jadi (terjadinya
patah/lepasnya sambungan-sambungan kayu tersebut)

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 33 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB IV
SUMBER-SUMBER LAIN
YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

A. SUMBER-SUMBER PERPUSTAKAAN

1. Daftar Pustaka
1. Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Pendidikan Menengah
Kejuruan, Kurikulum Edisi 1999, Jakarta.
2. Dalik SA. Oja Sutiarno. 978. Petunjuk Pengerjaan Kayu 1, Proyek
Pengadaan Buku, Dapdikbud, Dikmenjur.
3. Benny Puspantoro, Ign, 1995, Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan
Kayu Pintu dan Jendela, Andi Offset Yogyakarta.
4. Soegihardjo dan Soedibyo, 1977, Ilmu Bangunan Gedung 1, Jakarta:
Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan.
5. Raharja Budi Taufik, Konstruksi Kayu/mebelair, Gema Guruh Gempita Jakarta.

2. Buku Referensi
1. Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Pendidikan Menengah
Kejuruan, Kurikulum Edisi 1999, Jakarta.
2. Dalik SA. Oja Sutiarno. 978. Petunjuk Pengerjaan Kayu 1, Proyek
Pengadaan Buku, Dapdikbud, Dikmenjur

B. DAFTAR PERALATAN/MESIN DAN BAHAN

Daftar Peralatan/Mesin

No. Nama Peralatan/Mesin Keterangan


1. Pahat
2. Ketam perata
3. ketam penebal
4. Ketam Lstrik
5. Bor tangan
6. Bor listrik
7. Gergaji tangan
8. Gergaji listrik
9. Gegaji bundar
10. Gergaji belah
11. Gergaji potong
12. Palu
13. Amplas
14. Obeng

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 34 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

15. Alat ukur rol meter


16. Siku/pasekon
17. Mistar
18. Pola cetakan
19. Bangku kerja

Daftar Bahan

No. Nama Bahan Keterangan


1. Kayu/papan
2. Lem kayu
3. Dowel

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 35 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
Materil Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

TIM PENYUSUN

No. Nama Institusi Keterangan

Instruktur
1. Singgih Prabowo, ST BBPLKLN CEVEST Bekasi Konstruksi
Bangunan
Instruktur
2. Risdian Sudarmadji, ST BBPLKLN CEVEST Bekasi Konstruksi
Bangunan
Instruktur
3. Afik Asani, ST BBPLKLN CEVEST Bekasi Konstruksi
Bangunan
Instruktur
4. Inoky Tagara, ST BBPLKLN CEVEST Bekasi Konstruksi
Bangunan
Instruktur
5. Fadilah Hakim, A.Md BBPLKLN CEVEST Bekasi Konstruksi
Bangunan
Instruktur
6. Muh. Irsyaduddin, A.Md BBPLKLN CEVEST Bekasi Konstruksi
Bangunan

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Halaman: 36 dari 36
Buku Informasi Versi: 01 – 10 - 2009
MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR KOSTRUKSI BANGUNAN


SUBSEKTOR KONSTRUKSI KAYU BANGUNAN

MEMBUAT KOMPONEN DAN DETAIL


SAMBUNGAN MEBEL BENTUK SEDERHANA

KBS.MB01.005.00

BUKU KERJA

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI


DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
BALAI BESAR PENGEMBANGAN LATIHAN KERJA LUAR NEGERI
(BBPLKLN) – CEVEST BEKASI
Jl. Guntur Raya No.1 Bekasi 17144, Telepon: 021-8841147, Fax: 021-884116
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI --------------------------------------------------------------------------------------1

BAB I TUGAS TEORI -------------------------------------------------------------------------- 2


A. Tugas Teori I ---------------------------------------------------------------------- 2
B. Tugas Teori II --------------------------------------------------------------------- 5

BAB II TUGAS PRAKTIK ---------------------------------------------------------------------- 8


A. Tugas Praktik I -------------------------------------------------------------------- 8

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Kerja Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 1 dari 9
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB I
TUGAS TEORI

A. TUGAS TEORI I

1. Perintah Tugas I : Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini


dengan singkat

2. Waktu Penyelesaian Tugas I : 120 menit

3. Soal Tugas I :

1. Sebutkan tiga perlengkapan k3 yang harus digunakan dalam proses


pembuatan sambungan kayu?

2. Sebutkan 3 macam jenis sistem sambugan?

3. Sambungan pertemuan rangka terdiri atas 3 macam jenis sambungan yang


terdiri dari:

4. Sebutkan tiga Tahapan dalam menggambar pola sambungan pada obyek


kayu adalah?

5. Sebutkan lima peralatan yang digunakan dalam membuat sambungan?

6. Jelaskan dengan singkat dan jelas pengertian dari sambungan kayu!

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Kerja Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 2 dari 9
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

7. Sebutkan tujuh alat yang digunakan dalam pekerjaan sambungan kayu,


dengan tepat dan benar!

8. Jelaskan kegunaan dari jenis sambungan sudut panel dengan singkat dan
benar!

9. Sebutkan tiga syarat-syarat sambungan kayu dengan singkat, tepat dan


benar !

10. Sebutkan tiga jenis bahan dalam pekerjaan membuat komponen dan
detail sambungan mebel bentuk sederhana!

4. Lembar Evaluasi Tugas I :

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.

No. Benar Salah No. Benar Salah


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Kerja Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 3 dari 9
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

9.
10.

Apakah semua pertanyaan Tugas Teori I dijawab dengan benar dengan waktu
yang telah ditentukan ?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA .............................................. ...................................

PENILAI .............................................. ...................................

Catatan Penilai :

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Kerja Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 4 dari 9
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

B. TUGAS TEORI II

1. Perintah Tugas II : Pilihlah dan berilah tanda silang pada


jawaban yang anda anggap benar

2. Waktu Penyelesaian Tugas II:

3. Soal Tugas II :

1. Di bawah ini merupakan persyaratan-persyaratan jaminan kualitas apakah


yang harus dipenuhi dalam menyiapkan proses pembuatan sambungan,
kecuali?
a. Penggunaan dan perawatan peralatan dan perlengkapan kerja
b. Kepedulian terhadap spesifikasi pekerjaan
c. Ketelitian pengukuran dan kerapihan kerja
d. Pekerjaan diselesaikan dengan cepat tanpa melihat prosedur kerja

2. Mengapa faktor k3 penting dalam pelaksanaan pekerjaan?


a. Karena K3 akan memberikan jaminan terhadap kesehatan dan keselamatan
kerja
b. Karena memang dianjurkan untuk mentaati peraturan
c. Karena jika tidak menerapkan K3, akan ketinggalan jaman
d. Karena semua rekan kerja menerapkan K3 dalam melaksanakan pekerjaan

3. Perlengakapan perlindungan pribadi yang harus disiapkan sebelum memulai


pekerjaan membuat komponen sambugan kayu antara lain adalah?
a. Baju kerja, sepatu kerja, masker
b. Baju kerja, helm proyek, ear plug
c. Baju kerja, kaca mata pelindung, alat pemadam kebakaran
d. Baju kerja, helm proyek, sarung tangan

4. Dibawah ini terdapat peralatan-peralatan yang digunakan dalam pekerjaan


menyiapkan pekerjaan sambungan kayu, kecuali?
a. Pahat
b. Palu
c. Gergaji
d. Kayu

5. Syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi untuk mencapai permukaan kayu
yang rata?
a. Bentuknya yang bagus
b. Tidak bergelombang, siku dan rata
c. Jika dipegang permukaannya halus
d. Ukuran kayunya sesuai dengan ukuran

6. Bambu yang dibentuk bulat seperti paku yang berfungsi sebagai pengunci
pada sambungan di sebut?
a. Dowel
b. Pen
Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Kerja Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 5 dari 9
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

c. Purus
d. Lem

7. Gambar dibawah ini termasuk jenis sambungan:

a. Sambungan ekor burung


b. Sambungan bibir berkait
c. Sambungan bibir miring berkait
d. Sambungan tiang pen lurus

8. Suatu metoda untuk menggabungkan dua potong kayu dengan jalan memahat
gigi-gigi tegak pada kayu pertama yang pas dalam coakan-coakan pada kayu
kedua, di sebut sambungan?
a. Sambungan dengan sponing lidah
b. Sambungan alur dan lidah
c. Sambungan Miring / Verstek
d. Sambungan gigi terbuka

9. Pada sambungan pen, berapa ketebalan dari pen tersebut?


a. 1/5 dari tebal kayu
b. 2/3 dari tebal kayu
c. 1/3 dari tebalkayu
d. 2/5 dari tebal kayu

10. Sambungan yang digunakan untuk pembuatan kotak, pigura, furniture atau
konstruksi lainnya adalak jenis sambungan:
a. Sambungan sudut panel
b. Sambungan pertemuam panel
c. Sambungan sudut rangka
d. Sambungan memanjang

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Kerja Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 6 dari 9
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Lembar Evaluasi Tugas II :

Semua kesalahan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditandatangani.

No. Benar Salah No. Benar Salah


1. 11.
2. 12.
3. 13.
4. 14.
5. 15.
6. 16.
7. 17.
8. 18.
9. 19.
10. 20.

Apakah semua pertanyaan Tugas Teori II dijawab dengan benar dengan waktu
yang telah ditentukan ?

YA TIDAK

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA .............................................. ...................................

PENILAI .............................................. ...................................

Catatan Penilai :

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Kerja Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 7 dari 9
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB II
TUGAS PRAKTIK

Bab ini berisikan tentang tugas pelaksanaan praktik kerja unit kompetensi untuk masing-
masing elemen sesuai yang tertera pada silabus kolom keterampilan yang mencakup
nama tugas, waktu penyelesaian tugas, tujuan tugas, daftar peralatan/mesin dan bahan,
keselamatan dan kesehatan kerja, instruksi kerja, daftar cek unjuk kerja.

A. TUGAS PRAKTIK I

1. Nama Tugas I : Membuat Sambungan Pen dan


Lubang

2. Waktu Penyelesaian Tugas I :

3. Tujuan Tugas I :
Setelah menyelesaikan tugas I pada unit kompetensi membuat komponen dan
sambungan mebel bentuk sederhana peserta mampu mengaplikasikan dalam
bentuk benda jadi serta jenis-jenis sambungan apa yang harus dipilih jika
dihadapkan dengan bentuk-bentuk sambungan yang komplek

4. Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan :

No. Nama Barang Spesifikasi Keterangan


A. Peralatan/Mesin
1. Pahat
2. Ketam perata
ketam penebal
Bor listrik
Gergaji tangan
Palu
Alat ukur rol meter
Mistar

B. Bahan
1. Kayu
2. Lem
3. Dowel

5. Keselamatan dan Kesehatan Kerja:


Keselamatan dan kesehatan kerja yang perlu dilkaukan pada waktu melakukan
praktik kerja ini adalah:

i. Pakai alat perlindungan diri.


ii. Jaga jangan sampai oli berceceran ditempat kerja.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Kerja Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 8 dari 9
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

iii. Tempatkan peralatan pada tempat yang semestinya dan jangan sampai
mengganggu pekerjaan.
iv. Bekerjalah sesuai dengan SOP.

6. Instruksi Kerja Tugas I :


Buat sambungan pen dan lubang pada sebuah kayu dengan dimensi 6x30x12 cm
sebanyak dua buah. Kedalaman pen: 5cm

7. Daftar Cek Unjuk Kerja Tugas I :

Langkah Kerja/ Cecklist


No.
Aktivitas Yang Dilakukan Ya Tidak
1. Memeriksa dimensi kayu sambungan
2. Memeriksa dimensi dari pen
3. Memeriksa dimensi dari lubang purus.
4. Memriksa kerapatan sambungan
5. Memeriksa kesikuan sambungan
6. Memeriksa kerataan sambungan
7. Mengamati penggunaan ketam perata
8. Mengamati penggunaan ketam penebal
9. Mengamati penggunaan gergaji
10. Mengamati penggunaan pahat
11. Merakit pompa air.
12. Memeriksa hasil kerja secara menyeluruh
13. Mengembalikan peralatan pada tempatnya.

NAMA TANDA TANGAN

PESERTA .............................................. ...................................

PENILAI .............................................. ...................................

Catatan Penilai :

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Kerja Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 9 dari 9
MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR KOSTRUKSI BANGUNAN


SUBSEKTOR KONSTRUKSI KAYU BANGUNAN

MEMBUAT KOMPONEN DAN DETAIL


SAMBUNGAN MEBEL BENTUK SEDERHANA

KBS.MB01.005.00

BUKU PENILAIAN

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI


DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS
BALAI BESAR PENGEMBANGAN LATIHAN KERJA LUAR NEGERI
(BBPLKLN) – CEVEST BEKASI
Jl. Guntur Raya No.1 Bekasi 17144, Telepon: 021-8841147, Fax: 021-884116
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ---------------------------------------------------------------------------------------- 1

BAB I PENILAIAN TEORI -------------------------------------------------------------------- 2


A. Kunci jawaban tugas teori I -------------------------------------------------- 2
B. Kunci jawaban tugas teori II ------------------------------------------------- 4

BAB II PENILAIAN PRAKTIK ----------------------------------------------------------------- 6


A. Lembar Penilaian Praktik I ---------------------------------------------------- 6

BAB III REKAPITULASI TUGAS ---------------------------------------------------------------- 7


A. Rekap Tugas Teori ------------------------------------------------------------- 7
B. Rekap Tugas Praktik ----------------------------------------------------------- 7

BAB IV CHECKLIST AKTIVITAS PRAKTIK / OBSERVASI --------------------------------- 8

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 1 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB I
PENILAIAN TEORI

A. Kunci Jabawan Tugas Teori I

1. Sebutkan tiga perlengkapan k3 yang harus digunakan dalam proses


pembuatan sambungan kayu?
Baju Kerja
Sarung Tangan
Masker
Kacamata
Tutup telinga

2. Sebutkan 3 macam jenis sistem sambugan?


Sambungan memanjang
Sambungan tiang
Sambungan sudut panel

3. Sambungan pertemuan rangka terdiri atas 3 macam jenis sambungan yang


terdiri dari:
Sambungan parohan
Sambunngan pen pen dan lubang
Sambungan kekang tembus

4. Sebutkan tiga Tahapan dalam menggambar pola sambungan pada obyek


kayu adalah?
Buat pola sambungan sesuai ukuran yang akan dibuat dengan pensil.
Pastikan garis Bantu yang dibuat benar-benar lurus dan siku terhadap
permukaan kayu
Buatlah tanda paring pada kayu, beri tanda bagian-bagian yang akan
dipotong, hal ini dimaksudkan agar meminimalisir kesalahan dalam
pemotongan kayu.

5. Sebutkan lima peralatan yang digunakan dalam membuat sambungan?


Pahat
Gergaji
Bor listrik
Palu
Mistar

6. Jelaskan dengan singkat dan jelas pengertian dari sambungan kayu!


Sambungan kayu adalah dua batang kayu atau lebih yang disambungkan
satu sama lain, pada titik tertentu sehingga menjadi satu kesatuan batang
kayu atau konstruksi sesuai dengan kebutuhan.
7. Sebutkan tujuh alat yang digunakan dalam pekerjaan sambungan kayu,
dengan tepat dan benar!

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 2 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Gergaji pemotong Pensil


Gergaji pembelah Mistar
Gergaji punggung Palu Besi
Ketam perata Siku-siku
Ketam penebal Perusut
Pahat lubang Palu Besi
Pahat tusuk Alat ukur/meteran
Palu kayu Bor listrik
8. Jelaskan kegunaan dari jenis sambungan sudut panel dengan singkat dan
benar?
Sambungan sudut panel digunakan dalam membuat peti, pigura foto,
perabot atau konstruksi lainnya.

9. Sebutkan tiga syarat sambungan kayu dengan singkat, tepat dan benar?
1. Dibuat sederhana tetapi kokoh, maksudnya agar mudah dikerjakan,
dipasang, dikontrol dari luar.
2. Hindari penggunaan kayu yang cacat.
3. Perhatikan sifat-sifat kayu terutama terhadap penyusutan, pengembangan
maupun penarikan.
4. Hindari menakik/mencoak kayu terlalu dalam, karena akan dapat
melemahkan sambungan kayu itu sendiri.
5. Perhatikan rencana penempatan sambungan dan sambungan, apakah
akan ditumpu. Secara merata atau ditempat-tempat tertentu saja, karena
akan mempengaruhi posisi. Penempatan balok itu sendiri apakah harus
dalam keadaan rebah atau berdiri.
6. Sebelum sambungan dan sambungan dari kedua kayu dipersatukan
(dipaku atau dibaut), terlebih dahulu dilebur meni/cat dasar agar
sambungan/sambungan kayu tahan lembab dan awet.

10. Sebutkan tiga jenis bahandalam pekerjaan membuat komponen dan detail
sambungan mebel bentuk sederhana!
Kayu
Lem
Dowel

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 3 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

B. Kunci Jabawan Tugas Teori II

1. Di bawah ini merupakan persyaratan-persyaratan jaminan kualitas apakah


yang harus dipenuhi dalam menyiapkan permukaan kayu untuk finishing,
kecuali?
a. Penggunaan dan perawatan peralatan dan perlengkapan kerja
b. Kepedulian terhadap spesifikasi pekerjaan
c. Ketelitian pengukuran dan kerapihan kerja
d. Pekerjaan diselesaikan dengan cepat tanpa melihat prosedur
kerja

2. Mengapa faktor k3 penting dalam pelaksanaan pekerjaan?


a. Karena K3 akan memberikan jaminan terhadap kesehatan dan
keselamatan kerja
b. Karena memang dianjurkan untuk mentaati peraturan
c. Karena jika tidak menerapkan K3, akan ketinggalan jaman
d. Karena semua rekan kerja menerapkan k3 dalam melaksanakan
pekerjaan

3. Perlengkapan perlindungan pribadi yang harus disiapkan sebelum memulai


pekerjaan membuat komponen sambugan kayu antara lain adalah ?
a. Baju kerja, sepatu kerja, masker
b. Baju kerja, helm proyek, ear plug
c. Baju kerja, kaca mata pelindung, alat pemadam kebakaran
d. Baju kerja, helm proyek, sarung tangan

4. Dibawah ini terdapat peralatan-peralatan yang digunakan dalam pekerjaan


menyiapkan sambungan kayu, kecuali?
a. Pahat
b. Palu
c. Gergaji
d. Kayu

5. Syarat-syarat apa saja yang harus dipenuhi untuk mencapai permukaan kayu
yang rata?
a. Bentuknya yang bagus
b. Tidak bergelombang, siku dan rata
c. Jika dipegang permukaannya halus
d. Ukuran kayunya sesuai dengan ukuran

6. Bambu yang dibentuk bulat seperti paku yang berfungsi sebagai sebagai
pengunci pada sambungan di sebut?
a. Dowel
b. Pen
c. Purus
d. Lem

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 4 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

7. Gambar di bawah ini termasuk jenis sambungan:

a. Sambungan ekor burung


b. Sambungan bibir berkait
c. Sambungan bibir miring berkait
d. Sambungan tiang pen lurus

8. Suatu metoda untuk menggabungkan dua potong kayu dengan jalan


memahat gigi-gigi tegak pada kayu pertama yang pas dalam coakan-coakan
pada kayu kedua, di sebut sambungan?
a. Sambungan dengan sponing lidah
b. Sambungan alur dan lidah
c. Sambungan Miring / Verstek
d. Sambungan gigi terbuka

9. Pada sambungan pen, berapa ketebalan dari pen tersebut?


a. 1/5 dari tebal kayu
b. 2/3 dari tebal kayu
c. 1/3 dari tebal kayu
d. 2/5 dari tebal kayu

10. Sambungan yang digunakan untuk pembuatan kotak, pigura, furniture atau
konstruksi lainnya adalak jenis sambungan:
a. Sambungan sudut panel
b. Sambungan pertemuam panel
c. Sambungan sudut rangka
d. Sambungan memanjang

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 5 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB II
PENILAIAN PRAKTIK

A. LEMBAR PENILAIAN PRAKTIK I

PENILAIAN PRAKTIK

Tugas Praktik I : Membuat Sambungan Pen dan lubang

No. Indikator Penilaian Praktik K BK Rekomendasi


1. Penerapan penggunaan peralatan K3

2. Pembacaan Gambar

3. Pembuatan pola pada obyek kayu

4. Proses pemotongan kayu

5. Proses pengetaman kayu

6. Proses pembuatan pen

7. Proses pembuatan lubang purus

8. Proses hasil sambungan

Ketepatan Waktu Kerja

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 6 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB III
REKAPITULASI TUGAS

A. REKAP TUGAS TEORI

Tugas Benar Salah Catatan

I.

II.

III.

IV.

V.

VI.

B. REKAP TUGAS PRAKTIK

Hasil
Tugas Judul Tugas Belum Catatan
Kompeten
Kompeten

I.

II.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 7 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

BAB IV
CHECKLIST AKTIFITAS PRAKTIK / OBSERVASI
(INDIKATOR UNJUK KERJA SKILL / ATTITUDE)

NO UNIT : KBS.MB01.005.01

JUDUL UNIT : Membuat Komponen dan Detail sambungan Mebel Bentuk Sederhana

NAMA ASESI : ......................................................................................

Indikator Penilaian
Tugas Hal-hal yang diamati
Unjuk Kerja K BK
• Mampu
menerapkan
Quality Control

• Mampu bekerja
secara aman

• Mampu
menggunakan,
merawat
peralatan dan
perlengka pan
kerja

• Mampu dan
mengerti jenis
alat penunjang
pekerjaan

• Mampu
mengerjakan
secara spesifikasi

• Mampu
mengindentifikasi
jumlah bahan
dari gambar kerja
yang ada

• Melakukan
pengukuran dan
pemeriksaan
kedataran

• Mampu
menyiapkan dan
melakukan
potongan bahan

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 8 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

• Mampu
membentuk
komponen sesuai
dengan kualitas
yang disyaratkan

• Mengerti dan
memahami
criteria dan
spesifikasi
tentang kerataan
dan kehalusan
permukaan

• Mampu menilai
hasil pekerjaan
serta syarat-
syarat
sambungan

• Mampu
menyisihkan
bahan yang tidak
dapat digunakan
dibuang pada
tempatnya.

• Mampu
mengumpilkan
bahan sisa yang
masih dapat
digunakan dan
menyimpan pada
tempatnya.
• Mampu merawat,
membersihkan
dan menyimpan
peralatan dari
sisa-sisa bahan.

Catatan :

………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 9 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

Tanda Tangan Asesi : ………………………….

Tanda Tangan Asesor: …………………………..

TEST WAWANCARA / INTERVIEW

NO UNIT : KBS.MB01.005.00

JUDUL UNIT : Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk


Sederhana

NAMA ASESI : ......................................................................................

Indikator Jawaban Yang Jawaban Penilaian


Pertanyaan
Unjuk Kerja diharapkan asesi K BK
• Memahami dan
mengerti
Tentang
kualitas benda
kerja

• Memahami dan
mengerti K3

• Memahami SOP
baik
lingKungan
maupun alat

• Memahami dan
mampu
Menggunakan
peralatan
Keselamatan
kerja

• Memahami
spesifikasi
Mesin
penunjang
pekerjaan dan
memahami
proses.

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 10 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

• Memahami
spesifikasi
pekerjaan
terkait

• Memahami
identifikasi
kebutuhan
bahan
berdasarkan
gambar kerja
dan spesifikasi

• Mengerti
tahapan
enyiapkan dan
menangani
bahan

• Menguasai
teknik
komunikasi
efektif baik
sikap, cara dan
alat.

• Memahami
proses
pemilihan
bahan serta
penyimpanann
ya pada area
kerja

• Bekerja dengan
ketelitian dan
ketepatan
ukuran

• Memahami dan
menginterprest
asikan gambar
dan spesifikasi
serta membuat
daftar
komponen

• Memahami dan
menginterprest
asikan gambar
dan spesifikasi
serta membuat

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 11 dari 12
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi Kode Modul
Sektor Konstruksi Bangunan Subsektor Konstruksi Kayu Bangunan KBS.MB01.005.00

daftar
komponen

• Menguasai
jenis amplas
dan kegunaan
nya

• Menguasai
teknik peng
ampelasan
yang baik

• Menguasai
teknik
sambungan

• Memahami
prosedur
penanganan
bahan sisa.

• Memahami
prosedur
pemeliharaan
dan
penyimpanan
peralatan.

• Mengetahui
teknik
membersihkan,
merawat dan
menyimpan
peralatan

Catatan :

………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………………………………
………………………………

Tanda Tangan Asesi : ………………………….

Tanda Tangan Asesor: …………………………..

Judul Modul: Membuat Komponen dan Detail Sambungan Mebel Bentuk Sederhana
Buku Penilaian Versi: 01 - 10 - 2009 Halaman: 12 dari 12

Anda mungkin juga menyukai