100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan17 halaman

Panduan Linier Programming untuk Manajer

Dokumen tersebut membahas tentang linear programming yang merupakan metode matematis untuk membantu pengambilan keputusan manajer dengan memaksimalkan profit atau meminimalkan biaya dengan mempertimbangkan sumber daya terbatas. Secara khusus dibahas definisi dan contoh penerapan linear programming menggunakan metode grafik untuk mencari solusi optimal dalam masalah produksi dan pemasaran.

Diunggah oleh

dia mega
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan17 halaman

Panduan Linier Programming untuk Manajer

Dokumen tersebut membahas tentang linear programming yang merupakan metode matematis untuk membantu pengambilan keputusan manajer dengan memaksimalkan profit atau meminimalkan biaya dengan mempertimbangkan sumber daya terbatas. Secara khusus dibahas definisi dan contoh penerapan linear programming menggunakan metode grafik untuk mencari solusi optimal dalam masalah produksi dan pemasaran.

Diunggah oleh

dia mega
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2.1.

TIK (Kompetensi Dasar)


Mahasiswa Mampu Menjelaskan tentang linier programming yang
merupakan metode atau teknik matematis guna membantu manajer dalam
pengambilan keputusan. Selanjutnya dibahas tentang upaya pencapaian profit
maksimum dan biaya minimum.

2.2. Gambaran Umum


Menjelaskan tentang linier programming yang merupakan metode atau
teknik matematis guna membantu manajer dalam pengambilan keputusan.
Selanjutnya dibahas tentang upaya pencapaian profit maksimum dan biaya
minimum, dan menganalisi linier programming dengan menggunakan metode
grafik sehingga dapat menentukan wilayah/daerah yang akan menjadi alternative
keputusan yang nantinya dipilih keputusan optimal yaitu disesuaikan dengan
fungsi tujuan, memaksimalkan profit atau meminimalkan biaya.

2.3. Relevansi terhadap pengetahuan


1. Definisi Linier Programming (LP)
2. Beberapa Masalah dalam LP
3. Menganalisis LP Metode Grafik
4. Latihan soal

2.4. Sub-sub Bab


2.4.1. Definisi Linier Programming
 Banyak perusahaaan dalam keputusan utama yang akan dihadapi oleh
seorang manajer perusahaan adalah untuk mencapa[ tujuan
perusahaan dengan dibatasi oleh beberapa situasi lingkungan kegiatan
6
7

operasi. Dimana pembatasan-pembatasan diantaranya sumber daya,


seperti waktu, tenaga kerja, energi, bahan baku atau modal (dana).
 Metode perhitungan untuk perencanaan terbaik diantara
kemungkinan2 tindakan yg dapat dilakukan.
 Merupakan salah satu tehnik R.O yaitu metode matematik dlm
mengalokasikan sumber daya yang langka utk mencapai suatu tujuan,
seperti. Atau metoda atau teknik matematis yang digunakan
membantu manajer dalam pengambilan keputusan.
- Memaksimumkan profit
- Meminimumkan biaya
 Linier Programming mempunyai 2 metode, yaitu :
 Metode grafik.
* Dlm bentuk grafik
* Variabel keputusan 2 variabel
 Metode Simpleks.
* Dlm bentuk tabel
* Var. keputusan : 2 Var atau lebih
 Langkah-langkah dalam Linier Programming
I. Formulasi Model
a. Variabel keputusan (Decision Variables)
b. Fungsi tujuan (Obyective Function)
c. Fungsi Kendala (Constraints)
II. Prosedur
Penyelesaian
(Pemecahan
Masalah)
a. Gambar grafik dari fungsi kendala
b. Tentukan daerah feasible
III. Solusi Optimal (Tentukan titik optimal) dari F.Tujuan
8

2.4.2. Aplikasi metode Linier Programming dapat digunakan dalam


beberapa masalah (Yamit;2003) :
a. Masalah Product Mix (berapa banyak unit setiap produk yg akan dibuat agar
memaksimumkan keuntungan)
b. Perencanaan Investasi (berapa banyak dana yg akan ditanamkan dlm setiap
alternatif investasi, agar menghasilkan return)
c. Rencana Produksi dan Persediaan (berapa banyak produk yg akan diproduksi
setiap periode utk meminimumkan biaya)
d. Perencanaan Advertensi/Promosi (berapa banyak dana yg akan dikeluarkan
utk promosi agar keuntungan maksimum)
e. Masalah Diet (brp jumlah setiap sumber makanan yg digunakan utk membuat
produk makanan baru agar biaya minim)
f. Masalah Pencampuran (bhn kimia yang dicampur dan membuat bahan kimia
baru, brp jml bhn kimia baru agar biaya minim)
g. Masalah Distribusi/Transportasi(memp. Beberapa pabrik di lokasi yg berbeda,
akan mengalokasikan produk ke lokasi pemasaran tsb, agar biaya distribusi
minim)

2.4.3. Linier Programming METODE GRAFIK


a. Fungsi tujuan (Obyectives):
Z = c1 x1 + c2 x2 + ……… cn xn
b. Fungsi Kendala/batasan (Constraints) :
a11 x11 + a21 x21 + ……… an1 xn1 ≥ atau ≤ b1
a12 x12 + a22 x22 + ……… an2 xn2 ≥ atau ≤ b2
. . . . . . .
a1m x1m + a2m x2m + ……… anm xnm ≥ atau ≤ bm
c. Asumsi x1, x2, ……… xn ≥ o (Ass. Non Negative)
d. Dlm penyelesaian asas Equality
Persamaan pd Fungsi kendala ≤ dan ≥ dan =
9

2.4.3.1. Metode grafik MAKSIMUM


Langkah-langkah mencari solusi optimal secara grafik adalah sebagai berikut :
I. Formulasi Model
a) Menentukan variabel keputusan
b) Menentukan fungsi tujuan (Zmax)
c) Menentukan kendala (tanda ≤ )
II. Pemecahan Masalah
a) Gambar grafiknya
b) Menentukan daerah feasible
III. Menentukan solusi optimal (Keputusan)

Contoh Soal :
Perusahaan kayu yang memilki kayu dan tenaga kerja akan memproduksi kursi
dan meja. Tersedia kayu jati sebanyak 400 board feet dan tenaga kerja 450
orang/jam. Untuk membuat 1 kursi membutuhkan 5 b.f dan 10 orang/jam,
sedangkan 1 meja membutuhkan 20 b.f dan 15 orang/jam.
Keuntungan yang dihasilkan untuk kursi Rp 45.000,- dan meja Rp 80.000,-.
Dengan mempehatikan pembatasan bahwa kayu dan tenaga kerja tidak melebih
persediaan yang ada. Berapa jumlah meja dan kursi yang harus diproduksikan
agar keuntungan Maximum ?
Diket :
Board Feet Orang/jam
Kursi (X1) 5 10
Meja (X2) 20 15
Kapasitas 400 450

Jawab :
I. Memformulasikan model
a) Variabel keputusan
X1 = jumlah kursi yang diproduksi
X2 = jumlah meja yang diproduksi
10

b) Fungsi Tujuan
Zmax = Rp 45.000 (X1) + Rp 80.000 (X2)
c) Fungsi Kendala
(1) 5 X1 + 20 X2 ≤ 400
(2) 10 X1 + 15 X2 ≤ 450
(3) Asumsi X1, X2, ≥ 0
II. Pemecahan Masalah
a) Membuat Grafiknya
Kendala 1 : Persamaan 5 X1 + 20 X2 ≤ 400
Misal : X1 = 0 20 X2 = 400
X2 = 400/20 = 20
(X1, X2) =(0, 20)
X2 = 0 5 X1 = 400
X1 = 400/5 = 80
(X1, X2) =(80, 0)
Kendala 2 : Persamaan 10 X1 + 15 X2 ≤ 450
Misal : X1 = 0 15 X2 = 450
X2 = 450/15 = 30
(X1, X2) =(0, 30)
X2 = 0 10 X1 = 450
X1 = 450/10 = 45
(X1, X2) =(45, 0)
b) Menentukan daerah Feasible (yg diblok daerah feasible)
11

Gambar 2.1. Linier Programming Grafik Maksimum


Persamaan Garis yang berpotongan :Kendala (1) dan Kendala (2)
5 X1 + 20 X2 = 400 (x 2) 10 X1 + 40 X2 = 800
10 X1 + 15 X2 = 450 (x 1) 10 X1 + 15 X2 = 450 –
25 X2 = 350
X2 = 350/25= 14
5 X1 + 20 X2 = 400
5 X1 + 20 (14) = 400 5 X1 + 280 = 400
5 X1 = 400 – 280
5 X1 = 120 X1 = 120/5 = 24
Jadi (X1, X2) =(24, 14)
III. Implementasi Keputusan (Solusi Optimal)
Titik (0, 20) Zmax = Rp 45.000 (X1) + Rp 80.000 (X2)
= Rp 45.000 (0) + Rp 80.000 (20)
= Rp 1.600.000
Titik (24, 14) Zmax = Rp 45.000 (X1) + Rp 80.000 (X2)
= Rp 45.000 (24) + Rp 80.000 (14)
= Rp 2.200.000 (Optimal)
Titik (45, 0) Zmax = Rp 45.000 (X1) + Rp 80.000 (X2)
= Rp 45.000 (45) + Rp 80.000 (0)
= Rp 2.025.000
12

Jadi produk yang harus dihasilkan untuk Kursi(X1) = 24 unit dan Meja(X2)= 14 unit,
dan mendapatkan keuntungan sebesar Rp 2.200.000,- (karena keuntungan yang
paling besar Titik C).

2.4.3.2.Metode Grafik Minimum


Langkah-langkah mencari solusi optimal secara grafik adalah sebagai berikut :
I. Formulasi Model
a) Mentukan variabel keputusan
b) Menentukan fungsi tujuan (Zmin)
c) Menentukan kendala (tanda ≥ )
II. Pemecahan Masalah
a) Gambar grafiknya
b) Menentukan daerah feasible

III. Menentukan solusi optimal (Keputusan)

Contoh Soal
Roti SAM’S memproduksi dua jenis roti yaitu jenis pertama Donat dan jenis kedua
Bolu dengan menggunakan dua jenis bahan mentah, yaitu terigu dan gula. Roti
Donat membutuhkan 3 ons terigu dan 8 ons gula utk setiap roti. Sedangkan roti
Bolu membutuhkan 2 ons terigu dan 2 ons gula utk setiap roti.
Setiap hari min menyediakan 15 kg terigu dan 20 kg gula . Biaya yang
dikeluarkan utk membuat satu unit roti Donat sebesar Rp 4.000,sedangkan utk
roti Bolu Rp 2.500. Berapa biaya yang dikeluarkan utk memproduksi roti Donat
dan roti Bolu supaya biaya yang dikeluarkan optimal ?
Jawab :
I. Formulasikan Model
a) Variabel Keputusan :
X1 = Jumlah produksi Roti Donat
X2 = Jumlah produksi Roti Bolu
13

b) FungsiTujuan
Zmin= 4.000 X1 + 2.500 X2
c) Fungsi Batasan :
(Terigu=1) 3X1 + 2X2  150
(Gula=2) 8X1 + 2X2  200
(3) Asumsi X1 , X2 0
II. Pemecahan Masalah
a) Gambar Grafik
Kendala 1 : 3X1 + 2X2  150 atau 3X1 + 2X2 = 150
Misal : X1 = 0, maka 2X2 = 150
X2 = 150/2 = 75
(X1, X2) = (0, 75)
X2 = 0, maka 3X1 = 150
X1 = 150/3 = 50
(X1,X2) = (50,0)

Kendala 2 : 8X1 + 2X2  200 atau 8X1 + 2X2 = 200


Misal : X1 = 0, maka 2X2 = 100
X2 = 100/2 = 50
(X1,X2) = (0,50)
X2 = 0, maka 8X1 = 100
X1 = 100/8 = 25
(X1,X2) = (25,0)
b) Menentukan daerah Feasible (yg diblok daerah feasible)
14

Gambar 2.2. Linier Programming grafik Minimum


Titik Perpotongan kendala (1) dan kendala (2)
Kendala (1) 3X1 + 2X2 = 150
Kendala (2) 8X1 + 2X2 = 200 –
-5X1 = -50
X1 = 10
Disubstitusikan 3X1 + 2X2 = 150, dimana 3(10) + 2X2 = 150
30 + 2X2 = 150,
2X2 = 120
X2 = 60
Dimana titiknya (10,60)
III. Implementasi Keputusan (Solusi Optimal)
Titik (0, 100), maka Zmin= 4.000X1 + 2.500X2
= 4.000(0) + 2.500(100) = 250.000
Titik (10, 60), maka Zmin= 4.000X1 + 2.500X2
= 4.000(10) + 2.500(60) = 190.000
Titik (50,0), maka Zmin= 4.000X1 + 2.500X2
= 4.000(50) + 2.500(0) = 200.000
Kesimpulan
Jadi roti yang diproduksi adalah untuk Donat 10 Roti dan untuk Bolu 60 Roti,
maka biaya yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 190.000 (dipilih yang terkecil)
15

2.4.4. Latihan Soal


1. Untuk membuat satu jenis makanan ayam diperlukan minimal harus
mengandung 20 gram bahan baku A, 24 gram bahan baku B, dan 21 gram
bahan baku C. Bahan-bahan tsb dpt diperoleh dr brg/bhn X dan brg/bhn Y.
Satu unit brg/bhn X mengandung 5 bahan baku A, 3 bahan baku B, dan
7 bahan baku C, sedangkan satu unit brg/bhn Y mengandung 4 bahan baku
A, 8 bahan baku B, dan 3 bahan baku C.
Harga satu unit brg/bhn X adalah Rp 2.500,-, sedangkan brg/bhn y
sebesar Rp 3.000,-. Berapakah barang/bahan X dan Y yang harus dibeli agar
tercapai biaya minimal ?
2. Suatu pabrik memproduksi jajan pasar, yaitu Lumpia dan Risoles. Waktu
pengolahan per unit utk lumpia adalah 1 jam, dan utk Risoles adalah 3 jam,
sedangkan kapasitas jam pengolahan hanya 18 jam.
Kebutuhan bahan baku perunit utk Lumpia adalah 4 kg dan Risoles 3kg,
sedangkan persediaan bahan baku hanya 36 kg
Terbatasnya daya serap pasar mengakibatkan jumlah produksi dari
Lumpia tidak boleh melampaui 120 unit. Laba perunit dari Lumpia Rp 800,-
dan Risoles Rp 1.300. Berapa unit yang dihasilkan untuk kombinasi dari
produk tersebut agar tercapai laba maksimum ?
3. Pak Amir memiliki lahan pertanian yg akan ditanami tembakau dan kacang
kedelai seluas maksimum 350 hektar. Luas lahan utk tembakau tdk boleh
melebihi 150 hektar. Setiap hektar tembakau membutuhkan 100 jam T.K dan
setiap hektar kacang kedelai membutuhkan 20 jam T.K. Kemampuan
penyediaan jam T.K smp dgn musim panen maksimum 16.000 jam. Setiap
hektar tembakau dpt menyumbangkan keuntungan Rp75.000,- dan kedelai
menyumbangkan keuntungan Rp25.000,-. Analisalah permasalahan yg
dihadapi Pak Amir ?
4. Sebuah perusahaan memproduksi 2 jenis mainan anak-anak (Boneka dan
Mobil-mobilan). Waktu yg dibutuhkan utk memproduksi I unit boneka adalah 6
jam utk memproses, 5 jam merakit, 5 jam membungkus, sedangkan utk
membuat mobil-mobilan adalah 3 jam memproses, 5 jam merakit, dan 6 jam
16

membungkus. Jika waktu yang disediakan adalah 56 jam memproses, 50 jam


merakit, dan 54 jam membungkus. Berapakah laba maksimum yang diperoleh
perusahaan, jika laba Rp 30.000 per unit utk boneka dan Rp 25.000 utk mobil-
mobilan ?
5. Ibu Shanti membuat jajan pasar, yaitu Getuk dan lemet dengan menggunakan
2 jenis bahan mentah, yaitu ketela dan gula. Getuk membutuhkan 3 ons ketela
dan 2 ons gula untuk setiap getuk, sedangkan untuk lemet membutuhkan 5
ons ketela dan 8 ons gula untuk setiap lemet. Setiap hari ibu shanti
menyediakan ketela minimal 10 kg dan 15 kg gula. Biaya yang dikeluarkan
untuk membuat getuk Rp600 per unit dan lemet Rp800, berapa unit yang harus
diproduksikan agar Ibu Shanti dapat menekan biaya?
6. Sebuah perusahaan yg memproduksi mainan anak-anak akan membuat
bingkisan hari raya. Setiap macam bingkisan akan berisi kombinasi mainan,
alat OR dan Buku. Utk itu dibuat dua macam bingkisan : Standard, dan super
deluxe. Jenis pertama berisi 4 mainan, 4 alat OR dan 2 buku dgn kebutuhan
biaya Rp 30.000,- per bungkus. Jenis terakhir berisi 6 mainan, 8 alat Or dan 5
buku kebutuhan biaya Rp60.000 per bungkus. Untuk keperluan ini tersedia
min 60.000 mainan, 75.000 alat OR dan 45.000 buku. Berapa masing-masing
jenis bungkusan harus diprodusir agar dana tercukupi ?
7. Depot Martabak menghasilkan 2 jenis martabak, yaitu martabak manis dan
martabak telor. Utk martabak manis diperlukan 10 Ons tepung terigu dan 2
butir telor, sedangkan untuk membuat martabak telor memerlukan 1 Ons
tepung terigu dan 5 butir telor. Depot ini maksimum hanya mampu
menyediakan 50 kg tepung terigu dan 60 kg telor.
Harga jual dari martabak telur per unit Rp 5.000,- dan martabak telor
Rp 10.000,-Berapa unit yang akan dibuat agar depot Martabak mendapatkan
penghasilan atau penerimaan yang optimal ?

2.4.5. Jawaban
17
18
19
20
21
22

Anda mungkin juga menyukai