Anda di halaman 1dari 7

RUMAH SAKIT

ASESMEN PASIEN TAHAP TERMINAL


ST. ELISABETH
LELA
No. Dokumen : No. Halaman :
Revisi : 1/4

Ditetapkan oleh :
Standar Direktur,
Tanggal terbit :
Prosedur
Operasional 01 Agustus 2015
dr. Marisa Skolastika

Pengertian Penyakit terminal adalah suatu penyakit yang tidak bisa


disembuhkan lagi.
Kematian adalah tahap akhir kehidupan. Kematian dapat
datang tiba-tiba tanpa ada proses sakit terlebih dahulu,
kematian tidak membatasi umur baik bayi, anak-anak,
usia muda ataupun tua.
Tujuan Sebagai acuan bagi seluruh staf medik, keperawatan dan
professional kesehatan lain dalam melakukan asesmen
pasien tahap terminal di Rumah Sakit St. Elisabeth Lela.
Kebijakan Keputusan Direktur Rumah Sakit St. Elisabeth No :
…………… tentang Kebijakan Pelayanan pasien tahap
terminal di Rumah Sakit St. Elisabeth.
Prosedur A. Persiapan Alat-alat
1. Berkas rekam medis (Format Asesmen awal
keperawatan Gawat Darurat).
2. Alat tulis
3. Alat untuk mengukur TTV (Tensimeter,
Termometer, Oxymetri, Senter).

RUMAH SAKIT
ASESMEN PASIEN TAHAP TERMINAL

1
ST. ELISABETH
LELA No. Dokumen : No. Halaman :
Revisi : 1/4

Ditetapkan oleh :
Standar Direktur,
Tanggal terbit :
Prosedur
Operasional 01 Agustus 2015
dr. Marisa Skolastika

Prosedur B. Pelaksanaan
1. Siapkan alat – alat dan bawa ketempat pasien.
2. Ucapkan salam “ Selamat pagi/siang/sore/malam
bapak/Ibu/ saudara
………………………………….
3. Perkenalkan nama dan unit kerja anda
“ Saya……(sebutkan nama anda), bila kondisi
memungkinkan.
4. Jelaskan maksud dan tujuan dilakukan asesmen
pasien tahap terminal.
C. Asuhan keperawatan menjelang kematian adalah
mengontrol nyeri dan gejala lain
1. Mengurangi ansietas/ ketakutan individu ,
keluarga
2. Mengurangi rasa berduka yang berhubungan
dengan penyakit terminal
3. Membantu proses perubahan keluarga
4. Mengurangi risiko terhadap distres spiritual
5. Memberikan rasa nyaman nyeri dan mengurangi
gejala lain
6. Mengurangi ketidakberdayaan
7. Memberi motivasi dan dukungan
D. Pelaksanaan
1. Siapkan alat – alat dan bawa ketempat pasien.
2. Ucapkan salam “Selamat pagi/siang/sore/malam
bapak/Ibu/
saudara…………………………………..
3. Perkenalkan nama dan unit kerja anda
“ Saya………………… (sebutkan nama anda),
bila kondisi memungkinkan.
4. Jelaskan maksud dan tujuan dilakukan asesmen
pasien tahap terminal.

2
RUMAH SAKIT
ASESMEN PASIEN TAHAP TERMINAL
ST. ELISABETH
LELA
No. Dokumen : No. Halaman :
Revisi : 1/4

Ditetapkan oleh :
Standar Direktur,
Tanggal terbit :
Prosedur
Operasional 01 Agustus 2015
dr. Marisa Skolastika

3
Prosedur E. Asuhan keperawatan menjelang kematian adalah
mengontrol nyeri dan gejala lain
1. Mengurangi ansietas/ ketakutan individu ,
keluarga
2. Mengurangi rasa berduka yang berhubungan
dengan penyakit terminal
3. Membantu proses perubahan keluarga
4. Mengurangi risiko terhadap distres spiritual
5. Memberikan rasa nyaman nyeri dan mengurangi
gejala lain
6. Mengurangi ketidakberdayaan
7. Memberi motivasi dan dukungan
F. Pelaksanaan
1. Siapkan alat – alat dan bawa ketempat pasien.
2. Ucapkan salam “Selamat pagi/siang/sore/malam
bapak/Ibu/
saudara………………………………….
3. Perkenalkan nama dan unit kerja anda
“Saya…………………… (sebutkan nama anda),
bila kondisi memungkinkan.
4. Jelaskan maksud dan tujuan dilakukan asesmen
pasien tahap terminal.
G. Asuhan keperawatan menjelang kematian adalah
mengontrol nyeri dan gejala lain
1. Mengurangi ansietas/ ketakutan individu,
keluarga
2. Mengurangi rasa berduka yang berhubungan
dengan penyakit terminal
3. Membantu proses perubahan keluarga
4. Mengurangi risiko terhadap distres spiritual
5. Memberikan rasa nyaman nyeri dan mengurangi
gejala lain
6. Mengurangi ketidakberdayaan
7. Memberi motivasi dan dukungan
RUMAH SAKIT
ASESMEN PASIEN TAHAP TERMINAL
ST. ELISABETH
LELA
No. Dokumen : No. Halaman :
Revisi : 1/4

4
Ditetapkan oleh :
Standar Direktur,
Tanggal terbit :
Prosedur
Operasional 01 Agustus 2015
dr. Marisa Skolastika

Prosedur H. Pelaksanaan
1. Siapkan alat – alat dan bawa ketempat pasien.
2. Ucapkan salam “Selamat pagi/siang/sore/malam
bapak/Ibu/ saudara………………………………
3. Perkenalkan nama dan unit kerja anda
“Saya……………………… (sebutkan nama
anda), bila kondisi memungkinkan.
4. Jelaskan maksud dan tujuan dilakukan asesmen
pasien tahap terminal.
I. Asuhan keperawatan menjelang kematian adalah
mengontrol nyeri dan gejala lain
1. Mengurangi ansietas/ ketakutan individu ,
keluarga
2. Mengurangi rasa berduka yang berhubungan
dengan penyakit terminal
3. Membantu proses perubahan keluarga
4. Mengurangi risiko terhadap distres spiritual
5. Memberikan rasa nyaman nyeri dan mengurangi
gejala lain
6. Mengurangi ketidakberdayaan
7. Memberi motivasi dan dukungan
J. Asuhan medis
1. Obat-obatan yang esensial harus senantiasa
tersedia
2. Nutrisi pada pasien
3. Merancang perawatan demi kenyamanan
4. Pengaturan dosis regular
5. Penatalaksanaan rasa sakit, penggunaan analgetik,
analgetik non narkotik, analgetik narkotik, obat
analgesik adjuvant

RUMAH SAKIT
ASESMEN PASIEN TAHAP TERMINAL

5
ST. ELISABETH
LELA No. Dokumen : No. Halaman :
Revisi : 1/4

Ditetapkan oleh :
Standar Direktur,
Tanggal terbit :
Prosedur
Operasional 01 Agustus 2015
dr. Marisa Skolastika

Prosedur Asesmen pasien terminal (pengkajian pasien menjelang


kematian) meliputi
1. Asesmen kondisi fisik
Kehilangan tonus otot
a. Relaksasi otot muka sehingga dagu menjadi
turun
b. Kesulitan dalam berbicara, proses menelan dan
hilangnya refleks menelan
c. Penurunan kegiatan traktus gastrointestinal
ditandai dengan nausea, muntah, perut kembung
dan obstipasi
d. Penurunan kontrol sphincter urine dan renal
e. Gerakan tubuh terbatas
2. Keterlambatan dalam sirkulasi yang ditandai dengan;
a. Kemunduran dalam sensasi
b. Cyanosis pada daerah ekstremitas
c. Kulit dingin, pertama pada daerah kaki, kemudian
tangan , telinga dan hidung
3. Perubahan-perubahan dalam tanda vital :
a. Nadi lambat dan lemah
b. Tekanan darah turun
c. Pernafasan cepat, dangkal dan tidak teratur
iramanya
4. Gangguan sensori
a. Penglihatan kabur
b. Gangguan penciuman dan perabaan
c. Pupil mata melebar
d. Reflek batuk tidak ada
e. Rangsang nyeri hilang
Cyanosis pada daerah ekstremitas

6
RUMAH SAKIT
ASESMEN PASIEN TAHAP TERMINAL
ST. ELISABETH
LELA
No. Dokumen : No. Halaman :
Revisi : 1/4

Ditetapkan oleh :
Standar Direktur,
Tanggal terbit :
Prosedur
Operasional 01 Agustus 2015
dr. Marisa Skolastika

1. Instalasi Rekam Medis


2. Instalasi Gawat Darurat.
Unit Terkait
3. Unit Pelayanan Laboratorium
4. Unit Pelayanan Radiologi