Anda di halaman 1dari 23

PENGKAJIAN

KELUARGA DENGAN LANSIA

DI SUSUN OLEH :

RAHANI AYU AMALIA 195070209111011

WENDA DWI ASMOKO 195070209111031

DEVI MEGA WAHYUNI 195070209111032

HIDAH ROHMAHWATI 195070209111034

VICTORIA INGMADIA 195070209111035

EPRILLIA ADISTI 195070209111036

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2020
PEMBAGIAN PERAN:

1) Rahani Ayu Amalia : Sebagai Cucu/ anak

2) Wenda Dwi Asmoko : Sebagai Menantu/ suami/ ayah

3) Devi Mega Wahyuni : Sebagai Anak ke-2/ bibi

4) Hidah Rohmahwati : Sebagai Anak ke-1/ istri/ ibu

5) Victoria Ingmadia : Sebagai Perawat

6) Eprillia Adisti : sebagai Ibu/ nenek


FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN
JURUSAN KEPERAWATAN FKUB

A. IDENTIFIKASI DATA

1. Nama Keluarga : Ny. Tukinem


2. Alamat : Dusun Ereng-Ereng, Desa Ngeni Kec. Ngarengan Kab. Ngawi
3. Telepon :-
4. Komposisi Keluarga :
TEMPAT,
JENIS HUBUNGAN
NO NAMA TANGGAL PENDIDIKAN PEKERJAAN KELUHAN
KELAMIN DG KK
LAHIR
Kepala Linu-linu,
1. Ny. Tukinem P 17-08-1945 SR Petani
Keluarga pusing
Tidak Tukang
2. Tn. Budi L Menantu 28-10-1987 Kesemutan
sekolah batu
Ny. Laila Nur
3. P Anak ke-1 1-10-1989 SD IRT Susah tidur
Tukini
4. Ny. Noer P Anak ke-2 31-10-1991 SMP Buruh Susah tidur
An. Pratitis Nyeri saat
5. P Cucu 1-01-2001 SMA Mahasiswi
Budi Laila haid

5. Genogram dan ecomap


Tipe Bentuk Keluarga : Extended Family

6. Latar Belakang Budaya (Etnis)


6.1. Latar Belakang Etnis Keluarga atau Anggota Keluarga
: Jawa

6.2. Tempat Tinggal Keluarga (bagian dari sebuah lingkungan yang secara etnis bersifat
homogen). Uraikan.
: Keluarga Ny. T berada di lingkungan yag beretnis jawa dengan adat budaya yang kental

6.3. Kegiatan-kegiatan Keagamaan, sosial, budaya, rekreasi, pendidikan (Apakah kegiatan-


kegiatan ini berada dalam kelompok kultur/budaya keluarga). Sebutkan.
: Jaga pos kampling, tahilan/ yasinan

6.4. Kebiasan-kebiasan diet dan berbusana (tradisional atau modern). Sebutkan.


: Keluarga tidak mempunyai kebiasaan diet, keluarga mengonsumsi sayur-sayur dari kebun
milik pribadi. Busana yang dikenakan keluarga sudah modern, kecuali Ny. T mengenakan
baju adat jawa

6.5. Struktur kekuasaan keluarga tradisional atau ”modern”. Sebutkan.


: Tradisional dengan extended family (nenek, menantu, anak ke-1, anak ke-2, dan cucu)

6.6. Bahasa (bahasa-bahasa) yang digunakan di rumah


: Jawa

6.7. Penggunaan jasa-jasa perawatan kesehatan keluarga dan praktisi. (Apakah keluarga
mengunjungi pelayanan praktisi, terlibat dalam praktik-praktik pelayanan kesehatan
tradisional, atau memiliki kepercayaan tradisional asli dalam bidang kesehatan). Uraikan.
: Terdapat polindes terdekat dan Ny. L terlibat kader balita

7. Identifikasi Religius
7.1. Apakah anggota keluarga berbeda dalam praktik keyakinan beragamaan mereka. Jelaskan.
: tidak ada perbedaan keyakinan

7.2. Seberapa aktif keluarga tersebut terlibat dalam kegiatan agama atau organisasi-organisasi
keagamaan lain. Jelaskan.
: Tn. B mengikuti tahlilan rutin tiap malam jumat, Ny. L mengikuti pengajian RT setiap
seminggu sekali

7.3. Keluarga menganut agama apa. Sebutkan.


: Islam

7.4. Kepercayaan-kepercayaan dan nilai-nilai keagamaan yang dianut dalam kehidupan keluarga
terutama dalam hal kesehatan. Sebutkan
: Bila ada anggota keluarga yang sakit itu ujian dari Tuhan untuk keluarganya
8. Status Kelas Sosial (berdasarkan pekerjaan, pendidikan dan pendapatan)
8.1. Status Ekonomi
Jumlah Pendapatan per Bulan : Rp 3.000.000
Sumber-sumber Pendapatan per Bulan : Penjualan hasil kebun, gaji tukang batu, dan buruh
pabrik
Jumlah Pengeluaran per Bulan : Rp 2.000.000
Apakah Sumber Pendapatan mencukupi kebutuhan keluarga:
 ya  tidak
Bila tidak, bagaimana keluarga mengaturnya?
-

9. Aktivitas Rekreasi atau Waktu Luang


9.1. Tulislah aktivitas-aktivitas waktu luang dari subsistem keluarga.
: Ny. T nginang, Tn. B memancing, Ny. L menonton TV di rumah (dangdut), Ny. N pergi ke
kota, dan Ny. P membaca buku

B. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA

10. Tahap perkembangan keluarga saat ini


: Keluarga dengan lansia

11. Sejauh mana keluarga memenuhi tugas-tugas perkembangan yang sesuai dengan tahap
perkembangan saat ini. Jelaskan.
: Ny. T sudah dapat menerima kepergian suami yang telah meninggal 2 tahun yang lalu

12. Riwayat keluarga mulai lahir hingga saat ini, termasuk riwayat perkembangan dan kejadian-
kejadian dan pengalaman-pengalaman kesehatan yang unik atau yang berkaitan dengan kesehatan
(perceraian, kematian, hilang, dll) yang terjadi dalam kehidupan keluarga. Sebutkan.
: Ny. T mengalami kehilangan suami yang meninggal 2 tahun yang lalu

13. Keluarga asal kedua orang tua (seperti apa kehidupan keluarga asalnya; hubungan masa silam dan
saat dengan orang tua dari kedua orang tua). Ceritakan.
: keluarga jauh (ponakan) Ny. T sering mengunjungi rumah

C. DATA LINGKUNGAN

14. Karakteristik Rumah


14.1. Gambar (denah) tipe tempat tinggal (rumah, apartemen, sewa kamar, dll). Apakah keluarga
memiliki sendiri atau menyewa rumah ini
: Rumah sendiri berbentuk rumah joglo

14.2. Gambarkan kondisi rumah (baik interior maupun eksterior rumah). Interior rumah meliputi
jumlah kamar dan tipe kamar (kamar tamu, kamar tidur, dll), penggunaan-penggunaan kamar
tersebut dan bagaimana kamar tersebut diatur. Bagaimana kondisi dan kecukupan perabot.
Apakah penerangan ventilasi, pemanas. Apakah lantai, tangga, susunan dan bangunan yang
lain dalam kondisi yang adekuat. Jelaskan.
: Jumlah kamar 3, penerangan kurang, tidak ada pegangan di kamar mandi, lantai rumah
licin

14.3. Di dapur, amati suplai air minum, penggunaan alat-alat masak, pengamanan untuk
kebakaran. Jelaskan.
: Air minum memakai sumur, tidak ada jentik-jentik ditempat penampungan airnya,
menggunakan alat masak dengan luweng, dan tidak ada pengaman untuk kebakaran.

14.4. Di kamar mandi, amati sanitasi, air, fasilitas toilet, ada tidaknya sabun dan handuk. Jelaskan.
: tidak ada pegangan ditoilet untuk lansia, sabun yang dipakai adalah sabun batangan yang
dipakai seluruh anggota keluarga, air dalam penampungan tidak ada jentik-jentik, lantai
tidak licin

14.5. Kaji pengaturan tidur di dalam rumah. Apakah pengaturan tersebut memadai bagi para
anggota keluarga, dengan pertimbangan usia mereka, hubungan dan kebutuhan-kebutuhan
khusus mereka lainnya. Jelaskan.
: setiap anggota keluarga memiliki kamar sendiri-sendiri, kecuali Ny. P yang merantau untuk
kuliah. Biasanya, Ny. Tidur bersama Ny. T atau Ny. N

14.6. Amati keadaan umum kebersihan dan sanitasi rumah. Apakah ada serbuan serangga-
serangga kecil (khususnya di dalam) dan/atau masalah-masalah sanitasi yang disebabkan
oleh kehadiran binatang-binatang piaraan. Jelaskan.
: banyak nyamuk saat malam hari

14.7. Kaji perasaan-perasaan subjektif keluarga terhadap rumah. Apakah keluarga menganggap
rumahnya memadai bagi mereka. Jelaskan.
: Iya, rumahnya memadai untuk keluarga

14.8. Evaluasi pengaturan privasi dan bagaimana keluarga merasakan privasi mereka memadai.
Jelaskan
: Kurang, karena masih ada penggunaan kamar bersama-sama

14.9. Evaluasi ada dan tidak adanya bahaya-bahaya terhadap keamanan rumah/lingkungan.
: Bahaya kemalingan

14.10. Evaluasi adekuasi pembuangan sampah. Jelaskan.


: Membuat joglangan, sampah dibakar lalu ditembun dengan tanah jika sudah penuh

14.11. Kaji perasaan puas/tidak puas dari anggota keluarga secara keseluruhan dengan
pengaturan/penataan rumah. Jelaskan.
: Seluruh anggota mengatakan puas dengan penataan rumah

15. Karakteristik Lingkungan dan Komunitas Tempat Tinggal yang Lebih Luas
15.1. Apa karakteristik-karakteristik fisik dari lingkungan yang paling dekat dan komunitas yang
lebih luas?
 Tipe lingkungan/komunitas (desa, kota, subkota, antarkota). Sebutkan.
: Dusun/ desa
 Tipe tempat tinggal (hunian, industrial, campuran hunian dan industri kecil, agraris) di
lingkungan. Sebutkan.
: Pertanian/ agraris

 Keadaan tempat tinggal dan jalan raya (terpelihara, rusak, tidak terpelihara, sementara
diperbaiki). Jelaskan.
: terpelihara dengan baik

 Sanitasi jalan, rumah (kebersihan, pengumpulan sampah, dll). Jelaskan.


: membuat joglangan sampah, lalu dibakar dan ditimbun tanah bila penuh

 Adanya dan jenis-jenis industri di lingkungan (udara, kebisingan, masalah-masalah


polusi air). Jelaskan.
: ada, biasanya limbah industri dibaung di sungai

15.2. Bagaimana karakteristik demografis dari lingkungan dan komunitas?


 Kelas sosial dan karakteristik etnis penghuni. Sebutkan.
: kelas sosial yaitu petani, karakteristik penghuni asli jawa/ penduduk asli

 Perubahan-perubahan secara demografis yang berlangsung belakangan ini dalam


lingkungan/komunitas. Jelaskan.
: sekarang banyak lansia daripada anak-anak karena KB

15.3. Pelayanan-pelayanan kesehatan dan pelayanan-pelayanan sosial apa yang ada dalam
lingkungan dan komunitas?
 Fasilitas-fasilitas ekonomi (warung, toko, apotik, pasar). Sebutkan.
: Terdapat warung klontong tetangga yang buka disamping rumah, pasar ditempuh jalan
kaki 10 menit dari rumah keluarga

 Lembaga-lembaga kesehatan (klinik-klinik, rumah sakit, dan fasilitas-fasilitas gawat


darurat). Sebutkan.
: Terdapat polindes yang tidak jauh dari rumah, kira-kira 100 meter

 Lembaga-lembaga pelayanan sosial (kesejahteraan, konseling, pekerjaan). Sebutkan.


:-

15.4. Bagaimana mudahnya sekolah-sekolah di lingkungan atau komunitas dapat diakses dan
bagaimana kondisinya?. Jelaskan.
: sekolah dapat diakses dengan jalan kaki/ sepeda ontel/ sepeda motor. Jalan yang dilalui
sudah beraspal tidak berlubang-lubang

15.5. Fasilitas-fasilitas rekreasi yang dimiliki daerah ini. Sebutkan.


: Pemancingan, kolam renang

15.6. Tersedianya transportasi umum. Bagaimana pelayanan-pelayanan dan fasilitas-fasilitas


tersebut dapat diakses (dalam arti, jarak, kecocokan, dan jam, dll) kepada keluarga. Jelaskan.
: Jarak ke kota jauh kurang lebih 1 jam dan perlu transportasi sepeda motor/ angkutan umum
untuk pergi kesana. Akses jalan beraspal tidak berlubang.

15.7. Bagaimana insiden kejahatan di lingkungan dan komunitas? Apakah ada masalah
keselamatan yang serius?. Jelaskan.
: Dalam waktu sebulan yang lalu, terdapat laporan kemalingan di rumah dan kandang sapi

16. Mobilitas Geografis Keluarga


16.1. Sudah berapa lama keluarga tinggal di daerah ini.
: sejak Ny. T lahir/ keluarga merupakan penduduk asli dusun ini

16.2. Apakah sering berpindah-pindah tempat tinggal? Jelaskan.


: Tidak pernah pindah, kecuali cucu Ny. T, yaitu Ny. P yang merantau untuk berkuliah di
Surabaya

17. Hubungan Keluarga dengan Fasilitas-Fasilitas dalam Komunitas


17.1. Siapa di dalam keluarga yang sering menggunakan fasilitas pelayanan kesehatan?. Sebutkan
tempat pelayanan kesehatannya.
: Ny. T yang sering pergi ke Polindes dan Puskesmas

17.2. Berapa kali atau sejauh mana mereka menggunakan pelayanan dan fasilitas?
: Sebulan sekali untuk memeriksakan tekanan darah Ny. T

17.3. Apakah keluarga memanfaatkan lembaga-lembaga yang ada di Komunitas untuk Kesehatan
Keluarga (BPJS, asuransi swasta, Dana Sehat, LSM)?. Sebutkan.
: JKN dari pemerintah

17.4. Bagaimana keluarga memandang komunitasnya?


: Banyak lansia yang mengikuti posyandu dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada

18. Sistem Pendukung atau Jaringan Sosial Keluarga:


18.1. Siapa menolong keluarga pada saat keluarga membutuhkan bantuan, dukungan konseling
aktivitas-aktivitas keluarga (Sebutkan Lembaga Formal atau Informal; Informal: Ikatan
Keluarga, teman-teman dekat, tetangga; Formal: Lembaga Resmi Pemerintah maupun
Swasta/LSM)
: keluarga/ tetangga (informal)

D. STRUKTUR KELUARGA

19. Pola-pola Komunikasi


19.1.  Apakah mayoritas pesan anggota keluarga sesuai dengan isi dan instruksi?
: Iya

 Apakah anggota keluarga mengutarakan kebutuhan-kebutuhan dan perasaan-perasaan


mereka dengan jelas?
: Kadang-kadang
 Apakah anggota keluarga memperoleh dan memberikan respons dengan baik terhadap
pesan?
: Kadang-kadang

 Apakah anggota keluarga mendengar dan mengikuti suatu pesan?


: Tidak selalu

 Bahasa apa yang digunakan dalam keluarga?


: Jawa

 Apakah keluarga berkomunikasi secara langsung atau tidak langsung?. Jelaskan.


: langsung dan tak langsung dengan bantuan teknologi HP

19.2.  Bagaimana pesan-pesan emosional (afektif) disampaikan dalam keluarga? (Langsung,


terbuka)
: langsung, jika ada keluhan/ masalah segera disampaikan dengan keluarga

 Jenis-jenis emosi apa yang disampaikan dalam keluarga?. Sebutkan.


: senang, marah, kecewa yang sering disampaiakan

 Apakah emosi-emosi yang disampaikan bersifat negatif, positif atau keduanya?.


Sebutkan.
: keduanya, bisa positif dan negatif

19.3.  Bagaimana frekuensi dan kualitas komunikasi yang berlangsung dalam keluarga?
Jelaskan
: Sering, kuallitas yang dibicarakan mengenai hal penting/ informasi yang diperlukan untuk
keluarga

 Pola-pola umum apa yang digunakan menyampaikan pesan-pesan penting? (langsung,


tidak langsung, sebutkan caranya)
: yang paling sering digunakan adalah komunikasi langsung, keluarga sering mengatakan
langsung saat di rumah. Namun, menggunakan komunikasi tidak langsung dengan HP
untuk berhubungan dengan cucu Ny. T, yaitu Ny. P yang merntau ke Surabaya

19.4. Jenis-jenis disfungsional komunikasi apa yang nampak dalam pola-pola komunikasi
keluarga?. Sebutkan.
: Kesalahpahaman keluarga

19.5. Adakah hal-hal/masalah dalam keluarga yang tertutup untuk didiskusikan?. Sebutkan.
: tidak ada

20. Struktur Kekuasaan


Keputusan dalam Keluarga
20.1.  Siapa yang membuat keputusan dalam keluarga?
: Menantu laki-laki anak ke-1 (Tn. B)
 Siapa yang memutuskan dalam penggunaan keuangan keluarga?
: Anak ke-1, yaitu Ny. L

 Siapa yang memutuskan dalam masalah pindah pekerjaan atau tempat tinggal?
: Individu masing-masing

 Siapa yang mendisiplinkan dan memutuskan kegiatan-kegiatan anak?


: Anak ke-1, yaitu Ny. L

20.2.  Bagaimana cara keluarga dalam mengambil keputusan (otoriter, musyawarah/


kesepakatan, diserahkan pada masing-masing individu)?
: Musyawarah

 Apakah keluarga merasa puas dengan pola pengambilan keputusan tersebut?


: Cukup puas

20.3. Atas dasar kekuasaan apa anggota keluarga membuat keputusan? (Kekuasaan tak berdaya,
keahlian, penghargaan, paksaan kekuasaan berdasarkan kekuatan/berpengaruh, kekuasaan
aktif). Sebutkan.
: paksaan kekuasan berdasarkan kekuatab/ berpengaruh

20.4. Kekuasaan dalam keluarga didominasi oleh siapa?. Sebutkan dan Jelaskan
: Tn. B sebagai yang mencari solusi permasalahan dalam keluarga

21. Struktur Peran


Struktur Peran Formal
21.1. Posisi dan peran formal apa pada setiap anggota keluarga?
 Gambarkan bagaimana setiap anggota keluarga melakukan peran-peran formal mereka.
: Ny. T sebagai Ibu, nenek, mengayomi keluarga, Tn. B sebagai menantu laki-laki,
Suami, Ayah mencari nafkah keluarga, Ny. L sebagai anak ke-1, Istri, Ibu memenuhi
kebutuhan keluarga, Ny. N sebagai anak ke-2, tante/ bude, membantu keperlua keluarga
dan Ny. P sebagai cucu, anak, belajar dengan baik

 Adakah konflik peran dalam keluarga?. Jelaskan.


: tidak ada

Struktur Peran Informal


21.2.  Adakah peran-peran informal dalam keluarga?. Jelaskan.
: Ny. T sebagai penasehat keluarga, Tn. B sebagai pengambil keputusan, Ny. L sebagai
penengah keluarga, Ny. N pemberi saran, dan Ny. P mengikuti keputusan yang diambil

 Siapa yang memainkan peran-peran tersebut dan berapa kali peran-peran tersebut sering
dilakukan atau bagaimana peran-peran tersebut dilaksanakan secara konsisten?
: sesuai anggota keluarga dan dilakukan setiap saat

 Tujuan dari peran-peran informal yang dijalankan keluarga adalah: Sebutkan


: Untuk memenuhi dan menyeimbangkan kebutuhan keluarga
21.3. Jika peran-peran informal bersifat disfungsional, siapa yang melaksanakan peran-peran ini
pada generasi sebelumnya?
: apabila Tn. B tidak bisa ambil keputusan, maka digantikan oleh Ny. L

21.4. Apa pengaruh/dampak terhadap orang (-orang) yang memainkan peran-peran tersebut?
: Ny. T diperhatikan, Tn. B lebih dihormati, Ny. L dihargai, Ny. N dihargai, dan Ny. P
dilindungi

Analisa Model Peran


21.5. Siapa yang menjadi model dalam menjalankan peran di keluarga?. Sebutkan.
: Tn. B dan Ny. L

21.6. Apakah status sosial keluarga mempengaruhi dalam pembagian peran keluarga?
: Iya

21.7. Apakah budaya masyarakat, agama mempengaruhi dalam pembagian peran keluarga?
: Iya

21.8. Apakah peran yang dijalankan oleh anggota keluarga sesuai dengan tahap
perkembangannya?
: Iya

21.9.  Bagaimana masalah-masalah kesehatan mempengaruhi peran-peran keluarga?


: Jika ada yang sakit, makan perannya akan digantikan

 Adakah pengaturan kembali peran-peran baru dalam keluarga (sehubungan dengan


adanya yang sakit, meninggal, pindah, berpisah, dll)?
: Iya, perannya digantikan

 Bagaimana anggota keluarga menerima peran-peran baru/menyesuaikan diri?


: mampu beradaptasi dengan peran tambahan dan atau baru

 Apakah ada bukti tentang stress atau konflik akibat peran?


: tidak ada

 Bagaimana respon anggota keluarga yang sakit bereaksi terhadap perubahan atau
hilangnya peran?
: Mencoba menerima kondisi yang dialaminya

22. Nilai-Nilai Keluarga


22.1. Apakah ada kesesuaian antara nilai-nilai keluarga dengan kelompok atau komunitas yang
lebih luas?. Jelaskan
: Iya, tidak keluar rumah saat maghrib kecuali sholat ke masjid, bangun pagi-pagi untuk
pergi bekerja ke sawah

22.2. Bagaimana pentingnya nilai-nilai yang dianut bagi keluarga?. Jelaskan


: Penting karena dengan nilai yang dianut oleh anggota keluarga dapat mengatur kehidupan
anggota keluarga tersebut baik antar angota keluarga maupun dengan tetangga sesuai dengan
norma adat yang mendiami daerah tersebut.

22.3. Apakah nilai-nilai ini dianut secara sadar atau tidak sadar?
: Dianut secara sadar dan mereka menjalankan dengan tanpa paksaan mengalir turun
menurun dari nenek moyang

22.4. Apakah ada konflik nilai yang menonjol dalam keluarga?. Sebutkan
: Tidak ada

22.5. Bagaimana kelas sosial keluarga, latar belakang kebudayaan mempengaruhi nilai-nilai
keluarga?. Jelaskan.
: Sangat berpengaruh dimana latar belakang kebudayaan berperan besar dalam menentukan
nilai nilai yang dianut anggota keluarga

22.6. Bagaimana nilai-nilai keluarga mempengaruhi status kesehatan keluarga?. Jelaskan.


: Terkadang terdapat nilai-nilai yang bertentangan dengan konsep kesehatan diantaranya
kurang mepercayai pengobatan medis, lebih memilih pengobatan orang pintar atau
tradisional.

E. FUNGSI KELUARGA

23. Fungsi Afektif


Pola Kebutuhan Keluarga – Respons
23.1.  Apakah anggota keluarga merasakan kebutuhan-kebutuhan individu-individu lain dalam
keluarga?
: Kurang merasakan, karena terkadang masih terdapat anggota keluarga yang egois tanpa
memperhatikan kebutuhan anggota keluarga yang lain.

 Apakah orang tua (suami/istri) mampu menggambarkan kebutuhan-kebutuhan psikologis


anggota keluarganya?
: Tidak mampu, terkendala sumberdaya manusia dengan latar belakang pendidikan yang
sangat minim

 Apakah setiap anggota keluarga memiliki orang yang dipercaya dalam keluarga untuk
memenuhi kebutuhan psikologisnya?
: Tidak ada

23.2.  Apakah kebutuhan-kebutuhan, keinginan-keinginan, perbedaan dihormati oleh anggota


keluarga yang lain?
: Terkadang

 Apakah dalam keluarga ada saling menghormati satu sama lain?


: Sangat kuat, karena saling menghormati terkandung dalam norma masyarakat keluarga
tersebut.
 Apakah keluarga sensitif terhadap persoalan-persoalan setiap individu?
: Tidak terlalu

Saling Memperhatikan (Mutual Naturance), Keakraban, dan Identifikasi


23.3.  Sejauh mana anggota keluarga memberikan perhatian satu sama lain?
: Sangat besar untuk memberikan perhatian, terbukti ketika terdapat anggota keluarga
yang lain sakit, anggota keluarga yang lain selalu berusaha memberikan perhatian untuk
kesembuhan.

 Apakah mereka saling mendukung satu sama lain?


: Saling mendukung, terlihat pada keinginan cucu untuk kuliah didukung sepenuh hati
meskipun ekonomi tidak memadai.

23.4.  Apakah terdapat perasaan akrab dan intim diantara lingkungan hubungan keluarga?
: Sangat intim, dan masih erat hubungan antara keluarga dengan lingkungan sekitar
dikarenakan keluarga hidup dikelilingi oleh saudara

 Apakah menunjukkan kasih sayang satu sama lain?


: Iya, hubungan kekeluargaan sangat irat diimbangi dengan cinta kasih satu sama lain

Keterpisahan dan Keterikatan


23.5.  Bagaimana keluarga menghadapi keterpisahan dengan anggota keluarga?. Jelaskan.
: Untuk menghadapi keterpisahan, pada awalnya keluarga tidak menerima dan tidak
percaya, namun lambat laun keluarga mengerti bahwa setiap yang hidup akan mati dan
anggota keluarga dapat mengikhlaskan kepergian anggota keluarga yang lain.

 Apakah keluarga merasa adanya keterikatan yang erat antara satu dengan yang lainnya?
: Sangat erat, karena merasa satu penderitaan dan satu perjuangan.

24. Fungsi Sosialisasi


24.1.  Adakah otonom setiap anggota dalam keluarga?. Jelaskan.
: Ada, yaitu berupa kebebasan dalam memanfaatkan waktu luang di keluarga (Lansia atau
Ny.T bebas untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan menginang atau mendengarkan
radio), berkumpul dengan komunitas atau kelompok (Ayah atau Tn.B bebas dalam
mengikuti kelompok pos kampling) dan kebebasan dalam memilih cita-cita (Anak atau
An.P bebas dalam memilih jurusan sesuai dengan cita-citanya).

 Adakah saling ketergantungan dalam keluarga?


Ada. Tn.B membutuhkan Ny.L dalam mengurus lansia dan rumah, sedangkan Ny.L
membutuhkan Tn.B untuk menafkahi sehari-hari.

24.2.  Siapa yang menerima tanggung jawab untuk peran membesarkan anak atau fungsi
sosialisasi?
: Tn.B dan Ny.L, karena yang memiliki waktu lebih untuk di dekat An.P adalah Tn.B dan
Ny.L selaku orangtua

 Apakah fungsi ini dipikul bersama?


: Ya
 Jika demikian, bagaimana hal ini diatur?
: Ny.L selaku ibu mengajarkan anak untuk mengenalkan lingkungan dan memberikan
kebebasan anak dalam bergaul, sedangkan Tn.B selaku ayah bertugas untuk memberitahu
yang benar bila anak salah

24.3. Adakah faktor sosial – budaya yang mempengaruhi pola-pola membesarkan anak?. Jelaskan.
: Tidak ada, karena keluarga cenderung menggunakan pola asuh yang demokratis dalam
membesarkan anak

24.4. Apakah keluarga saat ini mempunyai masalah/resiko dalam mengasuh anak?. Sebutkan.
: Tidak

24.5.  Apakah lingkungan rumah cukup memadai bagi anak-anak untuk bermain (cocok dengan
tahap perkembangan anak)?
: Keluarga tidak memiliki anak usia dini

 Apakah ada peralatan/permainan anak-anak yang cocok dengan usia?


: Tidak, keluarga tidak memiliki anak usia dini

25. Fungsi Perawatan Kesehatan


25.1. Keyakinan-keyakinan, nilai-nilai, dan perilaku keluarga:
 Nilai-nilai apa yang dianut keluarga terkait dengan kesehatan?
Keluarga yakin kesehatan merupakan nikmat dari tuhan yang harus disyukuri dan dijaga
dengan segera memeriksakan diri apabila merasa sakit.

 Apakah terdapat kekonsistenan antara nilai-nilai kesehatan keluarga dengan


perilakunya?. Jelaskan.
: Ada, yakni dengan keluarga rajin memeriksakan kondisi kesehatan bila sakit ke
fasilitas kesehatan Polindes

 Kegiatan-kegiatan apa saja peningkatan kesehatan apa saja yang dilaksanakan dalam
keluarga?. Sebutkan.
: Rajin memeriksakan kesehatan lansia 2 minggu sekali ke Polindes, memeriksakan diri
bila sakit dan mengikuti Posyandu

 Apakah perilaku dari semua anggota keluarga mendukung peningkatan kesehatan


keluarga?. Jelaskan.
: Ya, karena keluarga selalu bergantian menyempatkan waktu dalam mengantarkan lansia
memeriksakan kesehatannya.

25.2. Definisi dari keluarga tentang sehat/sakit dan tingkat pengetahuan mereka:
 Bagaimana keluarga mendefinisikan kesehatan dan sakit bagi anggota keluarga
: Sakit adalah cobaan dari tuhan dan semua dapat disembuhkan atau kembali sehat
asalkan mau berikhtiar (berusaha dan berdoa)
 Dapatkan keluarga dapat melaporkan dan mengobservasi gejala-gejala dan perubahan-
perubahan penting pada anggota yang sakit?
: Dapat, contoh segera membawa lansia ke polindes bila mengalami pusing-pusing yang
merupakan tanda dari gejala hipertensi

 Apa sumber-sumber informasi kesehatan dari anggota keluarga?


: Kader-kader atau petugas kesehatan di Posyandu

 Bagaimana pengetahuan tentang kesehatan diteruskan kepada anggota keluarga?


: Dengan bercerita kepada anggota keluarga yang lain seusai memeriksakan diri atau
Lansia

25.3. Status kesehatan keluarga dan kerentanan terhadap sakit yang dirasa/diketahui:
 Apakah keluarga mengetahui bahwa anggota keluarga mengalami masalah kesehatan?
: Ya

 Masalah-masalah kesehatan apa yang saat ini diidentifikasi oleh keluarga?. Sebutkan.
: Hipertensi, nyeri sendi, sulit tidur, dan nyeri haid

 Masalah kesehatan apa yang dianggap serius/sangat penting bagi keluarga?. Sebutkan.
: Hipertensi dan nyeri sendi

 Tindakan-tindakan yang telah dilakukan keluarga terhadap masalah kesehatan saai ini.
Sebutkan.
: Rajin memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, rajin mengonsumsi obat dan
mengkonsumsi makanan yang seimbang.

25.4. Praktik diet keluarga:


 Apakah keluarga mengetahui tentang makanan yang bergizi?. Jelaskan.
: Iya, makanan dengan lauk sayur-sayuran, tempe, tahu dan ikan

 Apakah diet keluarga memadai? (catatan riwayat pola-pola makan keluarga untuk tiga
hari). Sebutkan.
: Iya, setiap anggota keluarga makan 3x sehari dengan sayur-sayuran, lauk tempe, tahu
dan ikan

 Siapa yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, belanja, dan penyiapan makanan?
: Ny. L (anak pertama)

 Bagaimana makanan disiapkan? Apakah kebanyakan digoreng, direbus, dipanggang,


dimasak dengan microwave, atau disaji mentah?
: Kadang digoreng dan juga direbus

 Jenis makanan yang dikonsumsi keluarga setiap hari?. Sebutkan.


: Nasi, sayur-sayuran dan lauk tempe tahu atau ikan
 Apakah ada pembatasan-pembatasan anggaran?
: Iya ada

 Apakah makanan disimpan pada tempat yang benar?. Jelaskan.


: Iya, biasanya disimpan di lemari dapur atau dimeja makan ditutup dengan tudung saji
 Jadwal makan keluarga (utama dan selingan). Sebutkan.
: Pagi, siang dan malam

25.5. Kebiasaan tidur dan istirahat:


 Pada jam berapa keluarga biasa tidur?
: Ada yang jam 21.00 ada juga yang jam 23.00

 Apakah jumlah jam tidur setiap anggota keluarga cukup? Bila tidak, alasannya?
: Tidak, Ny.L dan Ny.L susah tidur

 Adakah kesulitan tidur pada keluarga?. Sebutkan.


: Ada, Ny.L dan Ny.L susah tidur

 Di mana anggota keluarga tidur?


: Dikamar masing-masing

25.6. Latihan dan rekreasi:


 Apakah keluarga amenyadari bahwa rekreasi dan olah raga secara aktif sangat
dibutuhkan untuk kesehatan? (Menyadari/tidak)
: Menyadari

 Jenis-jenis rekreasi dan aktivitas-aktivitas fisik apa yang anggota keluarga lakukan secara
reguler?. Sebutkan.
: Jalan-jalan pagi

 Apakah kegiatan-kegiatan ini diikuti oleh semua anggota keluarga atau hanya anggota
tertentu?. Jelaskan.
: Iya, diikuti semua anggota keluarga

25.7. Kebiasaan penggunaan obat-obatan dalam keluarga:


 Apakah ada kebiasaan penggunaan alkohol, tembakau, kopi, cola atau teh (kafein dan
teobromin, adalah stimulan) yang dilakukan oleh keluarga?
: Ada, biasanya minum kopi dan teh

 Apakah anggota keluarga secara reguler menggunakan obat-obatan tanpa resep atau
dengan resep? (dengan resep/tidak)
: Dengan resep

 Apakah keluarga menyimpan obat-obatan dalam jangka waktu lama dan


menggunakannya kembali? (Ya/tidak)
: Iya dan menggunakan jika belum kadaluarsa
 Apakah obat-obatan diberi label secara tepat dan berada di tempat yang aman, jauh dari
jangkauan anak-anak? (Ya/tidak)
: Iya

25.8. Peran keluarga dalam praktek perawatan diri:


 Apa yang keluarga lakukan untuk memperbaiki status kesehatan?. Jelaskan.
: Kontrol ke polindes 1 bulan 2 x dan ikut posyandu

 Apa yang keluarga lakukan untuk mencegah sakit/penyakit?. Jelaskan.


: Makan makanan sehat, kontrol ke polindes 1 bulan 2 x dan ikut posyandu

 Siapa yang membuat keputusan dalam bidang kesehatan dalam keluarga?


: Tn. B da Ny. L

 Apakah keluarga mengetahui cara perawatan pada anggota keluarga yang sakit?. Jelaskan
: Iya, jika sakit periksa ke polindes

25.9. Praktik lingkungan:


 Apakah saat ini keluarga terpapar polusi udara, air, suara dari lingkungan?. Jelaskan.
: Tidak ada polusi udara, air, suara, Lingkungan terana nyaman, tentram dan damai

 Apakah anggota keluarga menggunakan pestisida, cairan pembersih, lem, pelarut, logam
berat, dan racun dalam rumah?. Sebutkan.
: Menantu menggunakan pestisida hanya untuk merawat tanaman yang ada di sawah agar
tehindar dari hama

 Jelaskan bagaimana pola keluarga dalam mandi, cuci, penggunaan jamban.


: Setiap anggota keluarga mandi secara teratu 3x sehari, dan mencuci pakaian selama
seminggu sekali, menggunakan jamban pribadi yang ada dirumah

25.10. Cara-cara pencegahan secara medis:


 Bagaimana pendapat keluarga tentang kondisi sehat?
: Keluarga merasa senang dan bahagia jika anggota keluarganya sehat, jika ada anggota
keluarga yang sakit keluarga segera merujuk ke pelayanan kesehatan terdekat

 Kapan pemeriksaan terakhir terhadap kesehatan dilakukan?


: 2 minggu, keluarga memeriksakan kesehatan dan kontrol rutin dalam 1 bulan 2x

 Apa status imunisasi dari keluarga pada bayi, balita, ibu hamil?. Jelaskan.
-

25.11. Praktik kesehatan gigi:


 Apakah keluarga teratur dalam pemeriksaan gigi?. Jelaskan
: Anggota keluarga memeriksakan gigi dalam satu bulan 2x di pelayanan kesehatan

 Jelaskan bagaimana keluarga melakukan perawatan gigi?


: Anggota keluarga rutin menggosokan gigi setiap mandi
 Apakah ada kebiasaan makan manis (permen, coklat)?
: Anggota keluarga mengonsumsi makanan manis tetapi tidak sering

25.12. Riwayat kesehatan keluarga:


 Buatlah riwayat genetika dan penyakit keluarga pada masa lalu maupun masa sekarang –
diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kanker, stroke dan reumatik, penyakit
ginjal, tiroid, asma, keadaan alergi lain, penyakit-penyakit darah, dan penyakit keluarga
lainnya.
: Hipertensi dikarenakan Ny.T mengonsumsi garam secara berlebih

 Apakah terdapat riwayat penyakit-penyakit keluarga yang berkaitan dengan lingkungan?


: Tidak ada

25.13. Pelayanan perawatan kesehatan yang diterima:


 Dari praktisi perawatan kesehatan apa dan/atau lembaga perawatan kesehatan apa
anggota keluarga menerima perawatan?
: Puskesmas dan Polindes

 Apakah praktisi atau lembaga ini bertemu dengan semua anggota keluarga dan
memperhatikan kebutuhan-kebutuhan perawatan kesehatan anggota keluarga?
: Iya petugas kesehatan dalam 1 bulan selalu memeriksa rutin 2x kepada anggota
keluarga

25.14. Perasaan dan persepi menyangkut pelayanan perawatan kesehatan:


 Apa perasaan keluarga terhadap jenis-jenis pelayanan perawatan kesehatan bagi keluarga
yang tersedia dalam komunitas?. Jelaskan.
: Keluarga merasa senang dan bahagia fasilitas kehatan yang ada lingkungan rutin
dilaksanakan seperti adanya polindes

 Apakah keluarga memiliki pengalaman masa lalu dengan pelayanan perawatan kesehatan
yang keluarga terima?. Jelaskan.
: Tidak ada pengalaman masa lalu dalam riwayat perawatan

 Apakah keluarga merasa puas, nyaman, percaya dengan perawatan yang diterimanya dari
pemberi pelayanan kesehatan?. Jelaskan.
: Anggota keluarga merasa puas dengan nyaman dan percaya oleh petugas kesehatan
yang ada di polindes keluarga merasa kualitas kesehatan nya terpenuhi

 Apa sikap dan harapan keluarga terhadap peran perawat?


: Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang ada di pedesaan

25.15. Pelayanan kesehatan darurat:


 Jika tidak ada pelayanan darurat, apakah keluarga tahu di mana pelayanan darurat
terdekat (menurut syarat-syaratnya) baik untuk anak-anak maupun anggota keluarga yang
dewasa?. Jelaskan.
: Anggota keluarga membawa anggota keluarganya yang sakit mendadak ke puskesmas
dengan menggunakan motor untuk selanjutnya dikirim ke rumah sakit
 Apakah keluarga tahu bagaimana memanggil ambulans dan perawatan paramedis?.
Jelaskan.
: Keluarga tahu dengan langsung membawa ke puskesmas dekat rumah
 Apakah keluarga memiliki suatu perencanaan kesehatan darurat?. Jelaskan.
: Dengan langsung membawa keluarga yang sakit ke puskesmas terdekat

25.16. Sumber pembiayaan:


 Bagaimana keluarga akan membayar pelayanan-pelayanan kesehatan? Jelaskan.
: Untuk berobat selama ini keluarga menggunakan kartu BPJS PBI

 Apakah keluarga memiliki asuransi swasta atau bantuan medis; haruskan keluarga
membayar penuh atau sebagian?. Jelaskan.
: Keluarga tidak memiliki asuransi swasta, semua biaya pengobatan ditanggung JKN

 Apakah keluarga mendapat pelayanan gratis (atau mengetahui pelayanan gratis bagi
mereka)?
: Selama ini keluarga berobat selalu menggunakan pelayanan gratis/tidak pernah
membayar

25.17. Transportasi untuk mendapat perawatan:


 Berapa jauh fasilitas perawatan dari rumah keluarga?
: Untuk Pustu/Polindes terdekat kurang lebih bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 15
menit, namun apabila ke Puskesmas X dapat ditempuh kurang lebih 30-40 menit

 Alat transportasi apa yang keluarga gunakan untuk mencapai fasilitas perawatan?
: Menggunakan alat transportasi sepeda motor

 Jika keluarga harus menggunakan angkutan umum, masalah-masalah apa yang timbul
dalam hubungannya dengan jam pelayanan dan lamanya perjalanan ke fasilitas pelayanan
kesehatan?. Jelaskan.
: Dari desa tidak ada angkutan umum, keluarga berobat selama ini menggunakan sepeda
motor

F. STRES, KOPING, DAN ADAPTASI KELUARGA


26.  Sebutkan stressor jangka pendek (< 6 bulan) dan stressor jangka panjang (> 6 bulan) yang saat
ini terjadi pada keluarga?
: Keluarga mengalami masalah apabila Ny. T (Nenek/Orang Tua) tiba-tiba merasa pusing,
susah tidur karena memiliki riwayat Hipertensi atau salah satu anggota keluarga ada yang sakit
sehingga harus segera dibawa ke Polindes . Sedangkan disaat Tn. B (menantu) keluar ketempat
yang jauh jaraknya dari rumah dan menggunakan sepeda motor satu-satunya alat transportasi
yang mereka miliki.

 Apakah keluarga dapat mengatasi stressor bisa dan ketegangan sehari-hari?. Jelaskan.
: Selama ini selalu bisa keluarga atasi karena mereka memiliki tetangga yang cepat tanggap dan
membantu apabila ada masalah seperti dapat meminjamkan sepeda motor untuk pergi berobat
ke Polindes
27. Bagaimana keluarga mengatasi masalah tersebut?. Jelaskan.
: Selalu sabar, tidak harus dibawa stres karena semua masalah pasti ada jalan keluar

28.  Strategi koping apa yang digunakan oleh keluarga untuk menghadapi tipe-tipe masalah?
koping apa yang dibuat)?
: Keluarga selalu membawa semua masalah apapun dalam doa, biasanya sholat

 Apakah anggota keluarga berbeda dalam cara-cara koping terhadap masalah-masalah mereka
sekarang? Jelaskan.
: Mungkin setiap masing-masing ada cara tersendiri, tapi yang paling penting adalah beribadah
serahkan semuanya pada Allah

G. HARAPAN KELUARGA
: Harapan keluarga, semoga seluruh keluarga diberi kesehatan

H. PEMERIKSAAN FISIK

No Jenis pemeriksaan Anggota 1 Anggota 2 Anggota 3 Anggota 4 Anggota 5


1. TTV :
TD: 180/100 170/90 110/80 120/60 110/70
Suhu : 36,5 36 36,3 36,2 36
Nadi : 82 x/i 76 x/i 80 x/i 74 x/i 82 x/i
RR : 18 x/i 18 x/i 20 x/i 18 x/i 18 x/i
BB 47 kg 76 kg 52 kg 55 kg 58 kg
TB 148 cm 168 cm 156 cm 155 cm 158 cm

2. Kulit, rambut dan Warna Kulit, Kulit, rambut Kulit, Kulit,


kuku. rambut rambut dan kuku tidak rambut dan rambut
putih,kulit dan kuku ada kelainan kuku tidak dan kuku
keriput,kuku tidak ada ada kelainan tidak ada
bersih kelainan kelainan
3. Kepala, leher Normal,tidak Tidak ada Hasil Tidak ada Tidak ada
ada benjolan kelainan pemeriksaan kelainan kelainan
atau tidak ada pada
kemerahan kelainan,hany pemeriksaan
a mengeluh fisik,
kadang pusing kadang
karena susah pusing
tidur apabila
klien susah
tidur
4. Thorak Suara Jantung Jantung dan Jantung dan Jantung
(jantung dan paru) jantung dan paru paru normal paru normal dan paru
nornal,bentu normal tidak ada tidak ada normal
k dada tidak ada kelainan kelainan tidak ada
normal tidak kelainan kelainan
ada kelainan,
suara
vesikuler
5. Abdomen Bentuk Abdomen Abdomen Abdomen
abdomen dan bising dan bising dan bising
normal,bisin usus Abdomen dan usus normal usus
g usus dalam normal bising usus normal,
batas normal normal klien
mengeluh
nyeri pada
saat haid
6. Genitalia normal normal Normal Normal normal

7. Ekstremitas atas + Tidak ada Bentuk Normal, tidak Normal, Normal,


refleks fisiologis kelainan normal, ada keluhan tidak ada tidak ada
klien keluhan keluhan
mengeluh
kesemutan
8. Ekstremitas bawah Tampak Bentuk Normal, tidak Normal, Normal,
+ tidak ada normal, ada keluhan tidak ada tidak ada
refleks fisiologis kelainan, klien keluhan keluhan
klien mengeluh
mengeluh sering
sering ngilu- kesemutan
ngilu
OBSERVASI RUMAH NY. T

TERAS

RUANG KAMAR NY. N & NY. P


TAMU

DAPUR KAMAR NY. KAMAR TN. B & NY. L


TERAS
T TERAS

KM KADANG SAPI
SUMUR