Anda di halaman 1dari 10

NordVPN Konfirmasi Pemberitaan Server Diretas

“Paper yang disusun untuk melengkapi tugas


Mata kuliah Teknologi Informasi Akuntansi Semester 4”

Disusun oleh :
Armetha Rizqia Sari 023001801147
Adelia Sania Pratiwi 023001801155
Anisa Dwi Prijayanti 023001801156
Aldo Aqsal Hidayat 023001801182
Annisa Tri Rahmawati 023001801217
Silvia Febriola 023001801221
Humairoh 023001801236

UNIVERSITAS TRISAKTI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
AKUNTANSI
2020/2021
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada awal perkembangannya, jaringan computer hanya digunakan untuk


pengiriman e-mail antar perguruan tinggi untuk keperluan riset dan untuk
berbagipenggunaan printer dalam suatu perusahaan. Untuk memenuhi tujuan
tersebut, aspek keamanan jaringan pada saat itu tidak mendapat perhatian
penting. Seiring dengan perkembangan, jaringan komputer telah digunakan
untuk hal-hal yang lebih kompleks seperti untuk perbankan, untuk perdagangan,
dan sebagainya. Dan semua itu menggunakan media Internet.

Aspek keamanan dalam komunikasi melalui jaringan komputer menjadi


semakin penting terutama karena banyaknya aktivitas pertukaran informasi rahasia
melalui Internet. Internet merupakan suatu wilayah pertukaran data yang bersifat
publik. Namun dalam implementasinya, ada beberapa pertukaran informasi yang
bersifat private. Apalagi untuk aktivitas yang memiliki risiko tinggi apabila berjalan
di media nonsecure seperti internet ini. Dengan adanya informasi yang bersifat
private, dikembangkanlah suatu teknik untuk menghantarkan informasi tersebut
melalui jaringan publik secara lebih aman.

Dalam makalah ini, kelompok kami akan membahas mengenai VPN. VPN
adalah sebuah koneksi virtual yang bersifat private karena pada dasarnya jaringan ini
tidak ada secara fisik namun hanya berupa jaringan secara virtual, yang tidak semua
orang bisa mengaksesnya. VPN digunakan untuk melakukan transmisi paket data,
yang terenkripsi sehingga tidak mudah disadap oleh pihak yang tidak berwenang.
1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Apa saja jenis dari VPN
1.2.2 Fungsi dari VPN
1.2.3 Manfaat menggunakan VPN
1.2.4 Cara kerja dan Penggunaan Virtual Private Network
1.2.5 Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan VPN
1.2.6 Bagaimana Server NordVPN dapat mengalami peretasan
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Jenis-Jenis dari VPN

Ada 3 jenis jaringan antara lain: 


1. Remote VPN 
Jenis VPN ini ditujukan pada pengguna yang ingin mengakses jaringan pusat dari tempat yang
berada di luar area pusat data dimana user dapat data perusahaan kapanpun dan dimanapun
berada contohnya penyelia suatu perusahaan yang dilengkapi laptop untuk mengakses informasi
di kantor pusat. Kunci dari jenis komunikasi ini adalah fleksibilitas dan biasanya bandwidth dan
performance tidak menjadi isu yang begitu penting. 

2. Intranet VPN 
VPN jenis ini diimplementasikan pada infrastruktur jaringan diperusahaan yang memiliki
beberapa lokasi gedung berbeda, biasanya digunakan untuk menghubungkan kantor-kantor
cabang dengan kantor pusat suatu perusahaan. Jenis VPN ini harus benar-benar aman dan
memenuhi standar performansi dan kebutuhan bandwidth dengan persyaratan yang ketat. 

3. Extranet VPN 
Pada jenis komunikasi ini, VPN menggunakan Internet sebagai backbone utama. Biasanya VPN
jenis ini ditujukan untuk skala komunikasi yang lebih luas melibatkan banyak pengguna dan
kantor cabang yang tersebar. 
2.2 Fungsi dari VPN
      
Berikut ini adalah fungsi dari VPN:
1.     Kerahasiaan (Confidentially) : VPN merupakan terknologi yang menggunakan jaringan
internet atau jaringan publik yang tentunya sangat rawan terhadap pencurian informasi atau data.
Maka VPN memakai metode enkripsi untuk mengacak data yang lewat. Dengan menggunakan
metode enskripsi itu, keamanan data akan cukup terjamin dari pencurian data. Walau ada pihak-
pihak yang bisa menyadap data-data yang melewati jaringan internet maupun jalur dari VPN
sendiri, akan tetapi belum tentu yang menyadap dapat membaca data tersebut sebab data tersebut
sebelumnya telah teracak. Dapat disimpulkan dari fungsi confidentially ini maksudnya supaya
data yang di transmisikan haya dapat diakses oleh orang yang memang berhak saja.

2.     Keutuhan data (Data Integrity) : VPN mempunyai teknologi yang dapat menjaga


keutuhan informasi atau data mulai dari data tersebut dikirim kan hingga data tersebut sampai di
tempat yang di tujunya. Sehingga data saat di perjalanan dapat terhindar dari berbagai macam
gangguan seperti data hilang, rusak, atau dimanipulasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung
jawab.

3.     Autentikasi sumber (Origin Authentication) : VPN mempunyai kemampuan untuk


melakukan autentifikasi terhadap sumber dari pengiriman data yang akan di terimanya. VPN
dapat melakukan pemeriksaan kepada data yang masuk dan mengakses informasi dari
sumbernya, lalu alamat dari sumber data tersebut akan di setujui jika proses autentifikasi
berhasil, dengan begitu VPN dapat menjamin semua data yang di kirimkan dan juga yang
diterima berasal dari sumber yang memang benar-benar seharusnya, tidak ada informasi atau
data yang dikirimkan oleh pihak lain dan data yang dipalsukan.
2.3 Manfaat dari VPN
    Berikut ini adalah manfaat dari VPN: 
1.  Remote Access : Maksudnya dengan menggunakan VPN kita bisa mengakses komputer
ataupun jaringan kantor, dari mana saja selama terhubung ke jaringan internet atau publik.

2.   Keamanan : dengan menggunakan koneksi VPN kita bisa browsing, searching dengan aman
saat mengakses dunia maya atau jaringan internet publik misalnya seperti hotspot atau internet
yang ada di cafe-cafe.

3.   Dapat menghemat biaya setup jaringan : VPN juga dapat dipakai sebagai cara alternatif
untuk menghubungkan jaringan lokal yang cukup luas dengan biaya yang lebih rendah. Karena
transmisi data yang digunakan pada VPN memakai media jaringan internet atau jaringan publik
yang sebelumnya telah ada tanpa perlu membangun jaringan sendiri.

2.4 Cara Kerja dan Penggunaan VPN


         Cara kerja dan Penggunaan VPN antara lain: 
 VPN mendukung banyak protokol jaringan seperti PPTP, L2TP, IPSec dan SOCKS.
Protokol ini membantu cara kerja VPN untuk memproses otentikasi.

 VPN klien dapat membuat sambungan dan mengidentifikasi orang-orang yang diberi
wewenang di jaringan.

 Jaringan VPN juga dienkripsi akan meningkatkan fitur keamanan , hal ini juga berarti
bahwa VPN biasanya tidak terlihat pada jaringan yang lebih besar.

 Teknologi saat ini semakin banyak mendasarkan perkembangan VPN karena mobilitas
yang disediakan dan saat ini Virtual Private Network  juga membuka jalan untuk koneksi  Wi-Fi
dan jaringan nirkabel pribadi.
2.5 Kelebihan dan Kekurangan VPN
    Kelebihan:
 VPN adalah solusi biaya efektif untuk organisasi bisnis besar dengan fasilitas jaringan
khusus

 Meningkatkan mobilitas organisasi dengan langsung menghubungkan jaringan rumah


atau para pekerja yang mobile di organisasi

 Fitur keamanan dapat disesuaikan.

       Kekurangan:
 Dengan penyediaan akses ke karyawan secara global, faktor keamanan adalah risiko
tersendiri. Hal ini juga menempatkan informasi sensitif perusahaan dapat diakses secara global.
VPN membutuhkan perhatian ekstra untuk penetapan sistem keamanan yang jelas.

2.6 NordVPN salah satu Virtual Private Network yang sudah sangat terkenal, dari halaman
berita server dari NordVPN itu sendiri mengalami peretasan. Informasi pertama kali disampaikan
oleh akun Twitter milik peneliti keamanan internet @hexdefined. Peretasan tersebut adalah
adanya web yang membocorkan Internet Private Key milik Nord VPN. Dengan bocornya Private
siapa saja dapat mengelabuhi pengguna di server tersebut.

Namun, NordVPN telah membagikan catatan baru bahwan masalah tersebut sudah diatasi.
NordVPN mengatakan bahwa adanya pengaksesan tanpa izin di server meraka yang berada di
Finlandia, tempat dimana mereka menyewa server tersebut. Penyerangan ini mendapatkan akses
data ke server dan mengeksplotasi fitur Remote Management. NordVPN tidak menyadari
penyerangan terjadi sampai hamper satu bulan.

Akan tetapi, juru bicara NordVPN meyakini bahwa pada server tersebut yang diretas tidak
menyimpan data privasi pengguna, seperti Username, Password, Address dan data penting
lainnya. NordVPN juga mengatakan Internet Private Key yang bocor belum sempat digunakan.
kasus ini hanya menyerang sau server yang mereka miliki penyrangan ini juga tidak berpengaruh
pada ribuan server lainnya dan center data lainnya.
Setelah terjadinya kasus ini, NordVPN melakukan Audit internal secara menyeluruh untuk
memeriksa seluruh insfrastuktur yang ada. Diketahui saat ini NordVPN juga sedang dalam
proses pemindahan server mereka ke RAM. Mereka juga menegaskan akan berjanji
meningkatkan keamanan dan membuat standar yang lebih tinggi dengan data center agar tidak
terulang tentang kasus seperti ini lagi.
BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan

VPN menggunakan jaringan Internet sebagai media perantaranya. Maksudnya adalah, VPN tidak
menggunakan koneksinya secara langsung. VPN disebut Private Network karena bersifat pribadi
maksudnya hanya orang-orang tertentu saja yang dapat mengaksesnya.

VPN terbagi menjadi 3 jenis, yaitu;

- Remote VPN,
- Intranet VPN, dan
- Extranet VPN.

VPN memiliki 3 fungsi diantaranya sebagai;

a) kerahasiaan,
b) keutuhan data, dan
c) autentikasi sumber.

Salah satu kelebihan VPN yaitu VPN Meningkatkan mobilitas organisasi dengan langsung
menghubungkan jaringan rumah atau para pekerja yang mobile di organisasi. Sedangkan, salah
satu kekurangan dari VPN adalah VPN dapat menempatkan informasi sensitif perusahaan yang
memungkinkan diakses secara global.

Peretasan yang terjadi pada Nord VPN terjadi diakibatkan adanya web yang membocorkan
private key milik NordVPN. NordVPN menyadari terdapat pengaksesan tanpa izin di firlandia,
dimana penyerangan ini terjadi selama sebulan tanpa diketahui atau disadari oleh pihak
NordVPN. Tetapi Juru bicara nordVPN berkata server yang diretas tidak terdapat data privasi
pengguna, seperi Username, Password, Adress dan lainya, dan kasus ini sudah diatasi. Kasus ini
hanya menyerang satu server yang mereka miliki dan tidak berpengaruh terhadap ribuan server
lainya. Setelah mengetahui kasus inipun NordVPN langsung mengaudit internal secara
menyeluruh untuk memeriksa seluruh infrastruktur. Mereka juga berjanji meningkatkan
keamanan dan membuat standar lebih tinggi agar hal ini tidak terulang kembali.
3.2 Saran

1. Ungkap kejahatan dan identitas si pelaku pencuri data. Di selidiki juga bagimana caranya
si pelaku bisa mendapat data secara illegal. Dan mencari tau Siapa saja yang terlibat
terkait pengeksploitasian fitur remote management. Pencuri data juga diberikan sanksi
agar menjadi pelajaran juga ke orang orang yg mencoba eksploitasi data.
2. Perlu dilakukannya pembenahan terhadap tatakelola dan manajemen TI pada Nord VPN.
3. Perlu dilakukannya tes simulasi untuk melihat seberapa awareness atau seberapa cepat
penanganan tim NordVPN ketika mendeteksi adanya gangguan dari pihak luar sehingga
dapat mencegah terjadinya kebocoran data.
4. Perbaiki program yang berpotensi terjadinya kebocoran data.
5. Harus lebih memperhatikan level otorisasi pengelolaan data sehingga tidak sembarang
orang bisa mendapatkan / menggunakan NordVPN