Anda di halaman 1dari 16

st

1 Lesson
This is my Classroom
これは私の教室です
(これはわたしのきょうしつです)
Pengantar

• Beberapa jenis kata di dalam Bahasa Jepang di antaranya:


1. Kata Kerja 5. Kata Penghubung
2. Kata Sifat 6. Partikel
3. Kata Benda 7. dan lain-lain.
4. Kata Keterangan

• Predikat di suatu kalimat Bahasa Jepang adalah Kata Kerja, Kata Sifat, dan Kata Benda.
• Predikat dapat berubah bentuk sesuai dengan positif atau negatif, dan waktu non lampau atau
non lampau. Predikat tidak berubah bentuknya karena orang, jenis kelamin, atau jumlahnya.
• Objek dan subjek di dalam kalimat Bahasa Jepang seringkali dihilangkan jika konteks
kalimatnya sudah dapat dipahami. Orang Jepang juga jarang menggunakan kata ganti orang
seperti “Saya” dan “Anda”.

• Dalam percakapan Bahasa Jepang, terdapat beberapa tingkatan bahasa, seperti bahasa informal
atau casual dan bahasa formal.

• Bahasa formal digunakan saat bicara dengan orang yang baru dikenal atau tidak akrab, orang
yang lebih tua, dan orang yang memiliki jabatan atau status sosial lebih tinggi. Selain itu bahasa
formal juga digunakan dalam situasi bisnis, akademik, dan situasi berbicara pada masyarakat
umum seperti di televisi, radio, atau siaran massal lainnya.

• Bahasa formal terbagi kembali menjadi “Teinei-go”, “Sonkei-go”, dan “Kenjou-go”.

1. Teinei-go
Dapat diartikan sebagai “Polite Language”. Dianggap sebagai standar dan yang biasa
dipelajari juga oleh orang asing saat awal belajar Bahasa Jepang. Contohnya seperti
penggunaan bentuk -desu dan -masu.

Kapan digunakannya? Bisa digunakan di situasi apapun, tertutama kalau kita belum tahu
juga status lawan bicara kita.

2. Sonkei-go
Dapat diartikan sebagai “Honorific/Respectful Language”.

Kapan digunakannya? Digunakan jika subjeknya adalah orang yang harus dihormati
(seperti bos atau klien) dan hal yang dibicarakannya adalah mengenai orang atau hal terkait
dengan subjek tersebut.

1 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


3. Kenjou-go
Dapat diartikan sebagai “Humble Language”.

Kapan digunakannya? Digunakan jika subjeknya adalah diri kita sendiri, keluarga atau
kerabat kita, dan rekan kerja yang satu kantor dengan kita.

• Bahasa informal atau casual biasa digunakan saat bicara dengan keluarga dekat, teman dekat
atau akrab, dan orang yang memiliki jabatan atau status sosial lebih rendah (gampangnya, saat
bicara menghilangkan -desu atau -masu).

• Huruf dalam Bahasa Jepang yaitu Hiragana, Katakana, dan Kanji. Penggunaan ketiga huruf
tersebut sebenarnya tidak dapat dipisahkan. Ketentuan penggunaan hurufnya sesuai dengan
kebutuhan setiap kosakata yang ada. (Jangan lupa lihat cara menulis huruf Hiragana dan
Katakana di file PowerPoint yang ada di folder Materi 1 juga ya)
• Selain itu ada yang disebut sebagai huruf “Romaji” dan “Furigana”. Romaji: Huruf jepang
yang dituliskan menjadi huruf latin atau abjad. Furigana: Huruf hiragana yang ditulis di atas
kanji, tujuannya untuk memudahkan membaca kanji.

• Setiap huruf Hiragana dan Katakana sendiri tidak memiliki arti tertentu dan hanya sebagai cara
baca seperti alfabet.
• Huruf Katakana digunakan untuk menulis istilah dari bahasa asing sekaligus nama orang asing.
Orang Jepang juga kadang menggunakan huruf Katakana untuk menuliskan sesuatu yang
terkesannya ingin diberikan penekanan atau dicapslock.
• Setiap huruf kanji memiliki arti, namun bisa memiliki cara baca yang berbeda-beda tergantung
kosakatanya.
• Dalam penulisan di Bahasa Jepang sebenarnya tidak ada spasi. Namun, untuk mempermudah
orang dalam belajar Bahasa Jepang biasanya diberikan spasi saat menulis romaji.

2 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


3 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson
4 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson
1st Lesson
This is my classroom - これはわたしのきょうしつです
(Kore wa watashi no kyoushitsu desu)

1. Greetings – あいさつ (Aisatsu)


A. Ungkapan untuk Sapaan, Permintaan Maaf, dan Ucapan Terima Kasih
• Ungkapan dalam bahasa Jepang ada yang biasa ditulis menggunakan kanjinya dan ada juga
yang biasa ditulis hanya dengan hiragana saja.
おはようございます
Selamat Pagi
Ohayou gozaimasu
こんにちは Selamat siang

Konnichiwa (Bisa juga untuk “Selamat sore” sekedar sapaan “Halo”)


こんばんは
Selamat malam
Konbanwa
やす
お 休 みなさい
Selamat tidur / Selamat beristirahat
Oyasumi nasai
もしもし Halo

Moshi moshi (Untuk percakapan di telepon)


げんき Apa kabar?
元 気 ですか
Genki desu ka (Secara harfiah bisa diartikan “Apakah sehat?”)
げんき
はい、元 気 です
Ya, saya sehat
Hai, genki desu
だいじょうぶ
大 丈 夫 です
Baik-baik saja
Daijoubu desu
たいちょう よ Kondisi fisik saya sedang tidak baik
体 調 が良くないです
Taichou ga yokunai desu (Taichou: Kondisi fisik)
ちょうし わる Kondisi saya sedang buruk
調 子 が 悪 いです
Choushi ga warui desu (Choushi: Kondisi)

5 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


すみません Mohon maaf

Sumimasen (Ini bentuk yang formal atau sopan untuk minta maaf)
しつれい Permisi
失 礼 します
Shitsureishimasu (Ini lebih formal dan lebih sopan dari Sumimasen)
ごめんなさい
Mohon maaf
Gomen nasai
ありがとうございます
Terima kasih
Arigatou gozaimasu
どうもありがとうございます Terima kasih banyak

Doumo arigatou gozaimasu (Ini bentuk yang lebih formal dari Arigatou gozaimasu)
いいえ、どういたしまして Tidak, sama-sama

Iie, douita shimashite (Kata “tidak” di sini maknanya adalah “tidak perlu
sampai berterima kasih kok”)
いいえ、こちらこそ Tidak, saya yang seharusnya berterima kasih

Iie, kochirakoso (Ini untuk lebih merendah lagi)

Contoh Penggunaan:
Situasi saat bertemu teman sekelas di pagi hari.
カリナ: おはようございます、レオンくん。
Selamat pagi, Leon.
Karina Ohayou gozaimasu, Leon-kun
レオン: おはよう!
‘Met pagi!
Leon Ohayou.
カリナ: げんき
元 気 ですか?
Apa kabar?
Karina
Genki desu ka?
レオン: きょう ちょうし わる
今 日 は 調 子 が 悪 いですです。
Leon Hari ini kondisi saya sedang buruk.
Kyou wa choushi ga warui desu.
げんき
カリナちゃんは元 気 ですか?
Apa Karina sehat?
Karina-chan wa genki desu ka?

6 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


カリナ: げんき
はい、元 気 です。
Ya, saya sehat.
Karina
Hai, genki desu.

Situasi saat menelpon teman di malam hari sepulang dari jalan-jalan bersama
あいり: もしもし。
Halo
Airi Moshi moshi.
こんばんは、はるひちゃん。 Selamat malam, Haruhi.
Konbanwa, Haruhi-chan.
はるひ: こんばんは、あいりちゃん。
Selamat malam, Airi.
Haruhi Konbanwa, Airi-chan.
あいり: きょう
今 日 はありがとうございます。
Terima kasih ya hari ini.
Airi
Kyou wa arigatou gozaimasu.
はるひ: いいえ、どういたしまして。
Tidak, sama-sama.
Haruhi Iie, douitashimashite.
あいり: やす
お 休 みなさい、はるひちゃん。
Selamat tidur, Haruhi.
Airi
Oyasuminasai, Haruhi-chan.
はるひ: やす
お 休 みなさい。
Selamat tidur.
Haruhi
Oyasuminasai.

Catatan:
• Di Bahasa Jepang terdapat Sufiks atau Suffix yang biasa ditambahkan setelah nama seseorang.
Ini seperti panggilan kehormatan.
• Orang Jepang biasanya jarang memanggil seseorang hanya dengan namanya saja tanpa sufiks
jika belum sangat akrab. Sebagai tambahan, orang Jepang juga biasanya memanggil orang
yang belum akrab dengan “Nama keluarga (Surname)” mereka.
• Di huruf Katakana ataupun Hiragana tidak ada huruf “L”, sehingga saat ingin menulis huruf
“L” maka diganti menjadi “R” atau huruf pada “baris Ra”. Contoh: Leon menjadi Reon, Lala
menjadi Rara.
Contoh beberapa sufiks yang umum digunakan:
(nama) さん Untuk orang yang dihormati, (nama) くん
Untuk laki-laki sebaya
lebih tua, belum akrab atau
(nama)-san (nama)-kun atau lebih muda
tidak dikenal

7 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


(nama) さま Untuk orang yang status (nama) ちゃん Untuk perempuan sebaya
sosialnya sangat dihormati.
(nama)-sama (nama)-chan atau lebih muda
Lebih tinggi dari -San

B. Ungkapan untuk Perkenalan


はじめまして Salam kenal

Hajimemashite (Diucapkan ke orang yang baru pertama kali ditemui)


わたし
私 は (nama)です
Saya (nama)
Watashi wa (nama) desu
わたし なまえ Nama saya (nama)
私 の名 前 は (nama) です
Watashi no namae wa (nama) desu Sebenarnya menggunakan frasa “Watashi wa (nama)
desu” juga sudah cukup

(nama daerah) から来ました
Saya berasal dari / Saya datang dari (nama daerah)
(nama daerah) Kara kimashita
こちらは (nama) さんです Ini adalah (nama orang yang ingin diperkenalkan kepada
Kochira wa (nama) san desu orang lain)
ねが
よろしくお 願 いします
Senang bertemu denganmu / Mohon bimbingannya
Yoroshiku onegaishimasu

Catatan:
Saat situasi sangat formal seperti interview kerja bisa menggunakan frasa ini:
もう
(nama) と 申 します
Saya (nama)
(nama) to moushimasu
ねが
よろしくお 願 いいたします
Mohon bimbingannya.
Yoroshiku onegai itashimasu

Contoh Penggunaan:
• Situasi saat Rian yang berasal dari Jakarta datang bersama dengan gurunya untuk menghadiri
suatu acara seminar. Kemudian Rian dan gurunya bertemu dengan orang baru di sana. Rian
pun memperkenalkan dirinya pada orang yang baru ia temui. Rian juga memperkenalkan
gurunya yang ada di sampingnya kepada orang baru tersebut.

8 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


はじめまして
Salam kenal.
Hajimemashite
わたし
私 はリアンです
Saya Rian.
Watashi wa Rian desu

ジャカルタから来ました
Saya berasal dari Jakarta.
Jakaruta kara kimashita
せんせい
こちらはディアン 先 生 です
Ini adalah Bu Guru Dian.
Kochira wa Dian sensei desu.
ねが
よろしくお 願 いします
Senang bertemu dengan Anda.
Yoroshiku onegaishimasu.

C. Ungkapan untuk Perpisahan


あした
また明 日
Sampai jumpa besok
Mata ashita
らいしゅう
また 来 週
Sampai jumpa minggu depan
Mata raishuu
さようなら
Selamat tinggal
Sayounara

D. Ungkapan yang Biasa Digunakan Di Dalam Kelas


いちど ねが
もう一 度 お 願 いします
Tolong diulang sekali lagi
Mou ichido onegaishimasu
ねが
お 願 いします
Tolong
Onegaishimasu

分かります
Saya mengerti
Wakarimasu

9 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson



分かりません
Saya tidak mengerti
Wakarimasen
はい、そうです
Ya, benar begitu
Hai, sou desu
ちが
違 います
Salah
Chigaimasu

2. Let’s increase your vocabulary - ごいをふやしましょう (Goi wo fuyashimashou)


A. Kata benda (Benda yang biasa ditemukan di kelas)
なまえ じゅぎょう
名前 授 業
Nama Pelajaran
Namae Jugyou
しゅくだい がっこう
宿 題 学 校
PR / Tugas Sekolah
Shukudai Gakkou
しけん きょうしつ
試験 教 室
Ujian Ruang kelas
Shiken Kyoushitsu
しつもん だいがく
質 問 大 学
Pertanyaan Universitas
Shitsumon Daigaku
こた れい
答え 例
Jawaban Contoh
Kotae Rei
もんだい れいぶん
問 題 例 文
Soal Contoh kalimat
Mondai Reibun

ほん かばん
本 鞄
Buku Tas
Hon Kaban
しんぶん じしょ
新 聞 辞書
Koran Kamus
Shinbun Jisho

10 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


ざっし ペン
雑誌
Majalah Pulpen
Pen
Zasshi
ノート つくえ

Note / Buku Catatan Meja
Nooto
Tsukue
えんぴつ いす
鉛 筆 椅子
Pensil Kursi
Enpitsu Isu
け こくばん
消しゴム Penghapus 黒 板
Papan tulis
(berbahan dari karet)
Keshi gomu Kokuban

C. Kata sifat
よ じゅうぶん
良い/ いい 十 分 (な)
Bagus / Baik Cukup
Yoi / Ii Juubun (na)
わる おお
悪い 大 きい
Buruk Besar
Warui Ookii (dibaca: Oukii)
むずか ちい
難 しい 小 さい
Sulit Kecil
Muzukashii Chiisai
かんたん まる
簡 単 (な) 丸い
Mudah Bulat
Kantan (na) Marui

D. Nama-nama hari:
げつようび かようび すいようび もくようび きんようび どようび にちようび
月曜日 火曜日 水曜日 木曜日 金曜日 土曜日 日曜日
Getsu youbi Ka youbi Sui youbi Moku youbi Kin youbi Do youbi Nichi youbi
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu

11 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


ようび Nama hari dalam satu らいしゅう
曜日 来 週
minggu Minggu depan
Youbi (days of the week) Raishuu
きょう せんしゅう
今日 先 週
Hari ini Minggu lalu
Kyou Senshuu
きのう らいげつ
昨日 来 月
Kemarin Bulan depan
Kinou Raigetsu
あさって せんげつ
明後日 先 月
Lusa Bulan lalu
Asatte Sengetsu

E. Kata Ganti Orang


• Kata ganti orang ini dapat dianggap sebagai “Kata Benda” dalam “Pola Kalimat” Bahasa
Jepang.
• Perlu diingat, saat berbicara dengan orang Jepang sebaiknya menghindari menggunakan kata
ganti orang. Misalnya, daripada menggunakan kata ganti “Anda”, sebaiknya menyebutkan saja
nama lawan bicara kita.
• Orang jepang juga seringkali tidak menyebutkan kata ganti orang ini dalam kalimatnya (kayak
di skip gitu) jika yang dirasa sudah jelas siapa orang yang sedang dibicarakan. Ini adalah salah
satu bentuk penghilangan subjek seperti yang sudah dijelaskan pada bagian pengantar.

Berikut ini merupakan beberapa kata ganti orang yang biasa digunakan dalam bahasa formal atau
Bahasa Jepang Standar:
わたし わたしたち
私 私 達
Saya Kami
Watashi Watashi tachi
あなた あなたたち
貴方 貴方達
Anda Kalian
Anata Anata tachi
かれ Dia (laki-laki) - かのじょ Dia (perempuan)
彼 彼 女
Kare (Bisa juga menggunakan kata Kanojo (Sama seperti “Kare”, kata
“Kareshi”. Kata ganti “Kare” ganti “Kanojo” juga bisa
atau “Kareshi” juga bisa punya arti “Pacar
punya arti “Pacar (boyfriend)” (girlfriend)”

12 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


Selain kata ganti orang yang formal, ada beberapa juga kata ganti orang lainnya yang mungkin
ditemui dalam percakapan sehari-hari di Jepang, di film, ataupun di anime.

Contohnya:
あたし Aku きみ Kamu

Atashi (Bentuk ini masih terbilang Kimi (Ini bentuk gak formal.
sopan. Biasanya dipakai oleh Biasanya dipakai buat
perempuan atau laki-laki yang Kanjinya: manggil orang yang
kemayu) 君 dianggap status sosialnya
lebih rendah.)
ぼく Aku おまえ Elu

Boku (Biasanya dipakai oleh laki- Omae (Ini bentuk yang kasar, jadi
laki atau perempuan yang bisa diartikan kayak “Lu
Kanjinya: tomboy) Kanjinya: atau Elu” kalau di kita. Ini
僕 お前 juga biasanya hanya
dipakai oleh laki-laki untuk
ngobrol sama teman
akrabnya)
おれ Gue てめえ Elu

Ore (Ini bentuk yang kasar, jadi Temee (Ini lebih kasar lagi dari
bisa diartikan kayak “Gue” “Omae”. Biasanya bisa
Kanjinya: kalau di kita. Ini cuma dipakai Kanjinya: dikira mau ngajak
俺 sama laki-laki dan biasanya 手前 berantem, jadi hati-hati)
untuk ngobrol sama teman
sebaya yang udah akrab
banget aja)

F. Kata Ganti Demonstratif


Kata ganti demonstratif dapat digunakan untuk menunjuk letak suatu benda. Kata ganti
demonstratif ini dapat dianggap sebagai “Kata Benda” dalam “Pola Kalimat” Bahasa Jepang.

Ini Itu Itu (Letaknya Jauh) Yang mana?


これ それ あれ どれ
Kore Sore Are Dore
この + Kata Benda その + Kata Benda あの + Kata Benda どの + Kata Benda
Kono + Kata Benda Sono + Kata Benda Ano + Kata Benda Dono + Kata Benda

13 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


Bisa diilustrasikan seperti ini:

Sumber Gambar: NihongoLibrary


Contoh Penggunaan:
えんぴつ ほん
これは 鉛 筆 です この 本 はいいです
Ini pensil Buku ini bagus
Kore wa enpitsu desu Kono hon wa ii desu

Catatan:
• “Kore”, “Sore”, “Are”, dan “Dore” itu hanya digunakan untuk merujuk benda selain orang.
Jadi, tidak boleh digunakan untuk merujuk ke orang/manusia.
• “Kono”, “Sono”, “Ano”, dan “Dono” itu wajib berdampingan sama kata benda. Jadi, tidak
boleh ditulis atau diucapkan tanpa disertai kata benda disampingnya.
G. Kata Tanya
なに Apa? なん… Apa…?

Nani (Jika di dalam suatu Nan… (Perubahan dari


frasa atau kalimat, “Nani”. Kata tanya
diletakkan di depan Kata “nani” dan “Nani” akan berubah
partikel) “nan..” ditulis menjadi “Nan” jika
menggunakan kanji kata setelahnya
なに diawali dengan huruf
yang sama yaitu 何
berbunyi d, t, dan n
(nani), hanya berbeda atau baris da, ta, na.
cara bacanya saja Dan juga jika
sesuai kata yang diletakan di depan
mengikuti setelahnya kata bantu bilangan)
なぜ いくつ Berapa banyak? /
Mengapa?
Naze Ikutsu Berapa umur Anda?

どなた Siapa? いくら


Berapa harganya?
Donata (Bentuk formal) Ikura

だれ Siapa? どう / どうやって
Bagaimana?
Dare (Bentuk informal) Dou / Douyatte

14 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson


Contoh Penggunaan: (sengaja ditampilkan menggunakan huruf hiragana semua)
これはなんですか?
Ini apa?
Kore wa nan desu ka?
それはじしょです。
Itu adalah kamus.
Sore wa jisho desu.

きょうははなんようびですか?
Hari ini hari apa?
Kyou wa nan youbi desu ka?
きょうはどようびです。
Hari ini hari Sabtu.
Kyou wa doyoubi desu.

おなまえはだれですか?
Onamae wa dare desu ka? Siapa nama Anda?

わたしのなまえははなです。
Nama saya Hana.
Watashi no namae wa Hana desu.

かれはいくつですか?
Berapa umur dia (laki-laki)?
Kare wa ikutsu desu ka?

なんさいですか? Berapa umurnya?


Nan sai desu ka?
かれは 17さいです。
Umurnya 17 tahun.
Kare wa juu-nana sai desu.

Tugas:
Deadline pengumpulan tugas adalah tanggal Minggu, 16 Agustus 2020 pukul 22.00 WIB. Setelah
mengirim, kalian juga masih bisa mengedit jawaban hingga waktu deadline pengumpulan. Untuk
mengerjakan tugas, silakan klik link di bawah ini:

https://forms.gle/EtRzPZEraWUADAPP7

Selamat mengerjakan.

15 | Basic Japanese (Level 1) – 1st Lesson

Anda mungkin juga menyukai