Anda di halaman 1dari 42

Matematika Dasar

Fungsi

Program Studi Matematika


Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Tadulako
Pengertian Fungsi
Jika f adalah fungsi dari A ke B kita menuliskan
f:A→B
yang artinya f memetakan A ke B.
A disebut daerah asal (domain) dari f dan B disebut
daerah hasil (codomain) dari f.
Relasi di bawah ini merupakan fungsi
A B

a 1
i 2
i
u 3
e 4
o 5

2
Pengertian Fungsi
Relasi di bawah ini bukan merupakan fungsi :
a mempunyai
A 2 nilai B

a 1

i 2

u 3

e 4

o 5

Himpunan yang berisi semua nilai pemetaan f disebut


jelajah (range) / jangkauan dari f. Perhatikan bahwa jelajah
dari f adalah himpunan bagian dari B.
3
Pengertian Fungsi
Jelajah : {y f ( x ) = y, x ∈ A} ⊆ B

Jelajah/range/jangkauan dinotasikan dengan Rf

Contoh :
1. Carilah domain dan range dari fungsi :

f (x ) =
1
4x + 3
Jawab :

a. Mencari domain
4
Pengertian Fungsi
syarat agar fungsi tersebut terdefinisi adalah :
3
4x + 3 ≠ 0 x≠−
4
Sehingga D f =  − ∞,−  ∪  − , ∞  atau ℜ − − 3 
3 3
 4  4   
 4
b. Mencari Range
R f = ℜ − {0} atau R f = (− ∞,0 ) ∪ (0, ∞ )

Hal ini dikarenakan f(x) tidak mungkin bernilai nol

5
Contoh
2. Carilah domain dan range dari fungsi :
x+2
f (x ) =
3x + 1
a. Mencari domain
Syarat agar fungsi tersebut terdefinisi adalah :
3x + 1 ≠ 0
1
x≠−
3
 1  1 
Sehingga Dt =  − ∞,−  ∪  − , ∞ 
 3  3 

6
Contoh
b. Range
x+2 Syarat fungsi tersebut terdefinisi,
f (x ) = y = 3y −1 ≠ 0
3x + 1 1
3 xy + y = x + 2 y≠
3
3 xy − x = 2 − y Jadi
x(3 y − 1) = 2 − y  1 1 
R f =  − ∞,  ∪  , ∞ 
2− y  3 3 
x=
3y −1  1
Atau ℜ −  
3
7
Contoh
3. Carilah domain dan range dari fungsi :

f (x ) = − x 2 − 5 x − 6
a. Mencari domain
Syarat agar fungsi tersebut terdefinisi adalah :
− x2 − 5x − 6 ≥ 0
++ -- ++
⇔ x2 + 5x + 6 ≤ 0
⇔ ( x + 2)( x + 3) ≤ 0 -3 -2

TP = -2, -3 Jadi D f = [− 3,−2]

8
Contoh
b. Mencari Range

f (x ) = y = − x 2 − 5 x − 6

y 2 = − x2 − 5x − 6
(
⇔ x2 + 5x + y 2 + 6 = 0 )
Agar x ∈ ℜ , maka D ≥ 0

(
⇔ 25 − 4.1 y 2 + 6 ≥ 0)
⇔ 25 − 4 y 2 − 24 ≥ 0
⇔ 1− 4 y2 ≥ 0

9
Contoh
⇔ (1 + 2 y )(1 − 2 y ) ≥ 0
1 1
TP = − ,
2 2

-- ++ --
−1 1
2 2

 1 1
Jadi, R f = − ,  ∩ [0, ∞ )
 2 2

 1
= 0, 
 2
10
Macam-macam Fungsi
Macam-macam fungsi :
1. Fungsi polinom
f (x ) = a0 + a1 x + a2 x 2 + ... + an x n
-Fungsi konstan,
f (x ) = a0
-Fungsi linier,
f (x ) = a0 + a1 x
-Fungsi kuadrat,
f (x ) = a0 + a1 x + a2 x 2

11
Macam-macam Fungsi
2. Fungsi Rasional
Bentuk umum :
p(x )
p(x), q(x) = fungsi polinom dengan q(x) ≠ 0
q(x )
contoh :

f (x ) =
(x + 1)2
x3 + x 2 + 1
3. Fungsi harga/nilai mutlak
Fungsi yang mengandung harga mutlak, contoh :
f (x ) = 3 x − 1 + 2 x − 2
12
Macam-macam Fungsi
4. Fungsi bilangan bulat terbesar

x  = Bilangan bulat terbesar yang lebih kecil atau


sama dengan x
x  = n ⇔ n ≤ x ≤ n + 1
5 = 5 − 1,2 = −2
3,2 = 3
5. Fungsi Genap
Disebut fungsi genap jika f (− x ) = f ( x ) dan grafiknya simetris
terhadap sumbu y

13
Macam-macam Fungsi
Contoh :
f (x ) = x 2
f (x ) = x
f ( x ) = cos(x )

6. Fungsi Ganjil
Disebut fungsi ganjil jika f (− x ) = − f ( x ) dan grafiknya
simetris terhadap titik asal, contoh :
f (x ) = sin ( x )
f (x ) = x3
14
Macam-macam Fungsi
7. Fungsi Komposisi
Diberikan fungsi f ( x ) dan g ( x ), komposisi fungsi antara
f ( x ) dan g ( x ) ditulis ( f  g )(x ) = f (g (x )) Domain dari
( f  g )(x ) adalah himpunan semua bilangan x dengan domain
g (x ) sehingga g (x ) di dalam D f
Syarat agar dua fungsi bisa dikomposisikan, maka harus
terpenuhi R g ∩ D f ≠ φ

15
Fungsi Komposisi
Hal tersebut dapat diilustrasikan sebagai berikut :
(fog)(x)

g(x) f(x)

Dg Rg Df Rf

16
Fungsi Komposisi
Dengan cara yang sama, (g  f )(x ) = g ( f (x ))
Syarat agar dua fungsi bisa dikomposisikan, maka harus
terpenuhi R f ∩ Dg ≠ φ
Domain dari komposisi fungsi f dan g didefinisikan sbb :
{
D f  g = x ∈ Dg g ( x ) ∈ D f }
Dg  f = {x ∈ D f f (x ) ∈ D }
g

Sedangkan definisi dari Range komposisi fungsi komposisi

{
R g  f = g (t ) ∈ R g t ∈ R f } atau R g f {
= y ∈ R g y = g (t ), t ∈ R f }
R f g = {f (t ) ∈ R f t ∈ R } atau R
g f g = {y ∈ R f y = f (t ), t ∈ R }
g

17
Fungsi Komposisi
Sifat-sifat fungsi komposisi :
( f  g )(x ) ≠ (g  f )(x )
(( f  g )  h )(x ) = ( f  (g  h ))(x )
Contoh :
1. Jika diketahui f (x ) = x g (x ) = 1 − x 2 Tentukan
g f dan f  g beserta domain dan range-nya!
D f = [0, ∞ ) Dg = ℜ
R f = [0, ∞ ) R g = (− ∞,1]

18
Contoh
Karena R f ∩ D g = [0, ∞ ) ≠ φ , maka fungsi g  f
terdefinisi

(g  f )(x ) = g ( f (x )) = g ( )
x = 1− x
a. Mencari Domain g  f
{
Dg  f = x ∈ D f f (x ) ∈ Dg }
{
= x ∈ [0, ∞ ) x ∈ ℜ }
{
= x ≥ 0−∞ < x < ∞ }

19
Contoh
{
= x≥0 x ≥0 }
= {x ≥ 0 x ≥ 0}
= x ∈ [0, ∞ ) ∩ [0, ∞ )
= x ∈ [0, ∞ )
b. Mencari Range g  f
{
R g  f = y ∈ R g y = g (t ), t ∈ R f}
Rg  f = {y ∈ (− ∞,1] y = 1 − t , t ∈ [0, ∞ )}
2

Jadi R g f = y ∈ (− ∞,1] ∩ (− ∞,1]


= y ∈ (− ∞,1]
20
Contoh
Karena R g ∩ D f = (− ∞,1] ∩ [0, ∞ ) = [0,1] ≠ φ , maka fungsi
f  g terdefinisi dengan
( f  g )(x ) = f (g (x )) = f (1 − x 2 ) = 1− x2

c.Domain f  g
{
D f  g = x ∈ Dg g (x ) ∈ D f }
{
= x ∈ ℜ 1 − x 2 ∈ [0, ∞ ) }
= {x ∈ ℜ 1 − x 2
}
≥0
= {x ∈ ℜ − 1 ≤ x ≤ 1}
= ℜ ∩ [− 1,1]
= [− 1,1] 21
Contoh
d. Range f  g
{
R f  g = y ∈ R f y = f (t ), t ∈ R g }
{
= y ∈ [0, ∞ ) y = t , t ∈ (− ∞,1] }
{
= y ≥ 0 y = t ,0 ≤ t ≤ 1 }
= {y ≥ 0 0 ≤ y ≤ 1}
= [0, ∞ ) ∩ [0,1]
= [0,1]

22
Contoh
2. Jika diketahui fungsi
f (x ) = x x g (x ) = x − 1
Df = ℜ Rf = ℜ Rg = ℜ Dg = ℜ
Tentukan g  f beserta domain dan range-nya!
R f ∩ D g = ℜ ∩ ℜ = ℜ ≠ φ , sehingga g  f terdefinisi
a. Domain g  f
{
Dg  f = x ∈ D f f (x ) ∈ Dg }
= {x ∈ ℜ x x ∈ℜ }
= ℜ∩ℜ =ℜ
23
Contoh
b. Range g  f
{
R g  f = y ∈ R g y = g (t ), t ∈ R f }
= {y ∈ ℜ y = t − 1, t ∈ ℜ}
= ℜ∩ℜ = ℜ

24
Grafik dari fungsi
1. Garis Lurus
y = mx + c
persamaan garis lurus yang melewati (0,c)
contoh :
y = x+3
3

-3

25
Garis Lurus
( y − y1 ) = m(x − x1 )
Persamaan garis lurus melalui ( x1 , y1 )
y − y1 x − x1
=
y 2 − y1 x 2 − x1

Persamaan garis lurus melalui ( x1 , y1 ) & ( x 2 , y 2 )

2. Grafik fungsi kuadrat (parabola)


y = ax 2 + bx + c
Diskriminan → D = b 2 − 4ac
26
Grafik Fungsi Kuadrat
 b D
Titik puncak =  − ,− 
 2a 4a 
y

a >0

D>0 D=0 D<0

27
Grafik Fungsi Kuadrat
Contoh :
Gambarlah grafik fungsi y = x 2 + x + 1
a =1 jadi a > 0 → grafik menghadap ke atas

D = b 2 − 4ac
= 12 − 4
= -3 < 0 → tidak menyinggung sumbu x

28
Grafik Fungsi Kuadrat
 Titik potong dengan sumbu koordinat
Karena D<0, maka titik potong dengan sumbu x tidak
ada
Titik potong dengan sumbu y
x=0→y=1
dengan demikian grafik melalui (0,1)

 b D
• Titik puncak =  − , − 
 2a 4a 
 1 3
= − , 
 2 4
29
Grafik Fungsi Kuadrat
Gambar grafik fungsi
Untuk persamaan kuadrat
y = x + x +1
2

x = ay 2 + by + c

 D b 
Titik puncak =  − ,− 
 4a 2a 
1
b
Sumbu simetri = −
3
4
2a
-1 − 1
2

30
Grafik Fungsi Majemuk
3. Grafik Fungsi Majemuk
Contoh :
1. Gambarkan grafik fungsi f ( x) = x

 x ,x ≥ 0
x =
− x , x < 0

y=-x y=x

31
Grafik Fungsi Majemuk
2. Gambarkan grafik fungsi
 1 x≤2
f (x ) = 
x + 2 x > 2
y = x+2
Grafiknya terdiri dari 2
bagian, yaitu garis y = 1
y =1
untuk x ≤ 2 dan garis
y = x + 2 untuk x > 2 2

32
Grafik Fungsi Majemuk
3. Gambarkan grafik dari fungsi
x2 − 4
f (x ) =
x−2

f(x) terdefinisi untuk setiap x kecuali 2, sehingga


domain dari f(x) adalah semua bilangan riil kecuali 2
Fungsi f(x) dapat diuraikan sebagai berikut :

( )
f x =
( x + 2 )( x − 2 )
(x − 2)

33
Grafik Fungsi Majemuk
atau f ( x ) = x + 2 , jika x ≠ 2
Range dari f(x) adalah semua bilangan riil kecuali 4.
Jadi grafiknya terdiri dari semua titik pada garis y = x + 2
kecuali titik (2,4).

y = x+2
4

34
Grafik Fungsi Majemuk
3. Gambarkan grafik dari fungsi

f (x ) = 1 − 3 x

Kita definisikan :
1
1 − 3x x≥0
1− 3 x = 
1 + 3x x<0
y = 1 + 3x y = 1 − 3x

− 13 1
3

35
Translasi
Untuk fungsi yang dinyatakan sebagai y = f ( x ) , a > 0
y = f (x − a )
→ grafik y = f ( x ) mengalami pergeseran sejauh a ke kanan

y = f (x + a )
→ grafik y = f ( x ) mengalami pergeseran sejauh a ke kiri

y = f (x ) + a
→ grafik y = f ( x ) mengalami pergeseran sejauh a ke atas
y = f (x ) − a
→ grafik y = f ( x ) mengalami pergeseran sejauh a ke bawah

36
Translasi
Untuk fungsi yang dinyatakan sebagai x = f ( y ) , a > 0
x = f (y − a)
→ grafik x = f ( y ) mengalami pergeseran sejauh a ke atas

x = f (y + a)
→ grafik x = f ( y ) mengalami pergeseran sejauh a ke bawah

x = f (y)+ a
→ grafik x = f ( y ) mengalami pergeseran sejauh a ke kanan
x = f (y)− a
→ grafik x = f ( y ) mengalami pergeseran sejauh a ke kiri

37
Contoh Translasi

1. Gambarkan grafik dari fungsi


f (x ) = x 2 − 4 x + 5
( )
= x 2 − 4x + 4 − 4 + 5
y = x2 4
y = (x − 2)
2

= (x − 2) + 1
2

y = (x − 2)
2

→ y = x 2 digeser sejauh
2

2 ke kanan

38
Contoh Translasi
Kemudian y = ( x − 2 )
2
digeser sejauh 1 ke atas
maka akan terbentuk y = ( x − 2 ) + 1
2

y = (x − 2 ) + 1
2

y = (x − 2 )
2

39
Contoh Translasi
2. Gambarkan grafik fungsi f ( x ) = 1 − 3 x
Kita lihat dahulu grafik y = 3 x

y = −3 x y = 3x
:

40
Contoh Translasi
Grafik y = 1 − 3 x dapat
dipandang sebagai grafik
1
y = −3 x yang digeser

ke atas sejauh 1 satuan


y =1− 3 x

y = −3 x

41
Soal Latihan
Tentukan domain dan range dari fungsi di bawah ini

f (x ) = 3x −
1
1 f (x ) = 3 + 2 − 4 x 3 +2
x
x( x − 3)
2 f (x ) = 4 f (x ) = x 2 − 5 x + 6
x −1
,
5 Diketahui f ( x) = 4 − x g ( x) = x
Apakah f o g terdefinisi? Bila ya, tentukan rumusan dari
f o g dan domain dari f o g.
Gambarkan grafik dari fungsi di bawah ini

6 f (x ) = x (x + 2) 7 f (x ) = 3 − x − 2

42

Anda mungkin juga menyukai