Anda di halaman 1dari 6

RESUME

KONSEP DETEKSI PADA KLIEN ODMK DAN ODGJ

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas “Community Mental Health Nursing”

Dosen Pengampu : Bapak Ns. Eyet Hidayat, S.Kep., M.Kep., Sp. Kep.J

Disusun Oleh :

Vikhy Nur Anjani


CKR0180037
Keperawatan Reguler A/Semester VII

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KUNINGAN
TAHUN 2021
A. ODMK
1. Pengertian ODMK
Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2014, tentang Kesehatan Jiwa menjelaskan,
Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK) adalah orang yang mempunyai masalah fisik,
mental, sosial, pertumbuhan dan perkembangan, dan atau kualitas hidup sehingga
memiliki risiko mengalami gangguan jiwa.
Menurut Pasal 1 UU Keswa. ODMK adalah orang yang mempunyai masalah fisik,
mental, sosial, pertumbuhan dan perkembangan, dan/atau kualitas hidup sehingga
memiliki risiko mengalami gangguan jiwa.

2. Tandan Gejala ODMK


a. Lemas
b. Sedih
c. Menurunnya aktivitas
d. Depresi
e. Stres
f. Hilang harapan

3. Tujuan dan Upaya ODMK

a. Menjamin setiap orang dapat mencapai kualitas hidup yang baik, menikmati


kehidupan kejiwaan yang sehat,bebas dari ketakutan, tekanan, dan gangguan lain
yang dapat mengganggu Kesehatan Jiwa

b. Menjamin setiap orang dapat mengembangkan berbagaipotensi kecerdasan

c. Memberikan pelindungan dan menjamin pelayanan Kesehatan Jiwa bagi ODMK dan


ODGJ berdasarkan hak asasi manusia

d. Memberikan pelayanan kesehatan secara terintegrasi, komprehensif, dan


berkesinambungan melalui upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bagi
ODMK dan ODGJ
e. Menjamin ketersediaan dan keterjangkauan sumber daya dalam Upaya Kesehatan
Jiwa;

f. Meningkatkan mutu Upaya Kesehatan Jiwa sesuai dengan perkembangan ilmu


pengetahuan dan teknologi

g. Memberikan kesempatan kepada ODMK dan ODGJ untuk dapat memperoleh haknya


sebagai Warga Negara Indonesia.

4. Contoh Kelompok Termasuk ODMK 

a. Penyandang disabilitas yang hidup di lingkungan yang tidak disability-friendly atau


sering dikucilkan dan dirundung.

b. Pekerja yang mendapat tekanan terlalu parah dari atasan

c. Istri yang mendapatkan kekerasan emosional

d. Remaja yang mengalam bullying, atau pekerja seks yang tidak nyaman dengan
pekerjaannya

e. Penderita gangguan jiwa yang sudah remisi, tetapi kembali hidup dalam masyarakat,
juga termasuk ODMK.

5. Pengobatan ODMK

 ODMK membutuhkan obat yang mencegah zat serotonin semakin berkurang.


Serotonin sendiri merupakan zat yg menghubungkan pesan dari satu sel otak ke sel otak
lain. Kekurangan serotonin inilah, yang membuat seseorang mengalami depresi. Selain
itu, penderita harus menjalankan beberapa terapi. Salah satunya pemulihan behavior
B. ODGJ
1. Pengertian ODGJ
Menurut Undang-Undang RI No. 18 Tahun 2014, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)
adalah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang
termanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala dan perubahan perilaku yang bermakna,
serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang
sebagai manusia.

2. Tanda dan Gejala Gangguan Jiwa


Menurut Hartono & Kusumawati (2010) terdapat beberapa tanda dan gejala gangguan
jiwa antara lain:
a. Gangguan kognisi
Kognisi adalah suatu proses mental di mana seseorang menyadari dan
mempertahankan hubungan dengan lingkungannya baik lingkungan dalam maupun
lingkungan luarnya.
b. Gangguan sensasi
Seseorang yang mengalami gangguan kesadaran akan suatu rangsangan.
c. Gangguan persepsi
Kesadaran akan suatu rangsang yang dimengerti atau bisa juga diartikan sebagai
sensasi yang didapat dari proses interaksi dan asosiasi macam-macam rangsang yang
masuk.
d. Gangguan Asosiasi
Asosiasi adalah proses mental di mana perasaan, kesan, atau gambaran ingatan
cenderung menimbulkan kesan atau gambaran ingatan respon atau konsep lain, yang
sebelumnya berkaitan dengannya.
e. Gangguan perhatian
Perhatian adalah suatu proses kognitf yaitu pemusatan atau konsentrasi.
f. Gangguan ingatan
Ingatan adalah kesanggupan untuk mencatat,menyimpan, serta memproduksi isi dan
tanda-tanda kesadaran. Proses ingatan terdiri atas tiga unsur yaitu pencatatan,
penyimpanan, pemanggilan data.
g. Gangguan psikomotor
Psikomotor adalah gerakan badan yang dipengaruhi oleh keadaan jiwa meliputi
kondisi perilaku motorik, atau aspek motorik dari suatu perilaku.
h. Gangguan kemauan
Kemauan adalah proses dimana keinginan-keinganan dipertimbangkan lalu
diputuskan untuk dilaksanakan sampai mencapai tujuan.
i. Gangguan emosi dan afek
Emosi adalah pengalaman yang sadar dan memberikan pengaruh pada aktivitas tubuh
dan menghasilkan sensasi organik. Sedangkan, afek adalah perasaan emosional
seseorang yang menyenangkan atau tidak yang menyertai suatu pikiran yang
berlangsung lama.

3. Penyebab Gangguan Jiwa


Hal-hal yang dapat memengaruhi perilaku manusia ialah keturunan dan konstitusi,
umur dan jenis kelamin, keadaan badaniah, keadaan psikologik, keluarga, adat-istiadat,
kebudayaan dan kepercayaan, pekerjaan, pernikahan dan kehamilan, kehilangan dan
kematian orang yang dicintiai, agresi, rasa permusuhan, hubungan antar manusia dan
sebagainya.
Meskipun gejala umum atau gejala yang meninjil itu terdapat pada unsur kejiwaan,
tetapi penyebab utamanya mungkin di badan (somatogenik), di lingkungan sosial
(sosiogenik), ataupun dipsike (psikogenik). Beberapa penyebab tersebut terjadi
bersamaan, lalu timbullah gangguan badan ataupun jiwa (Yosep, 2010)
Daftar Pustaka

Keliat, B. A dkk (2011). ManajemenKasusGangguanJiwa: CMHN (Intermediate Course) EGC:


Jakarta
Keliat, B. A dkk (2011). KeperawatanKesehatanJiwaKomonitas: CMHN (Basic Course ) EGC:
Jakarta
Gatra.com (11 Oktober 2019)