Anda di halaman 1dari 3

Pemeriksaan Palpasi Abdominal Pada Ibu

Hamil

No. : 004/SOP/017/PKM Ksg I/2017


Dokumen
No. Revisi : 00
SOP
Tanggal : 08 / 02 / 2017
Terbit
Halaman :1/3
UPT Puskesmas Ttd Kepala Puskesmas Edy Nugroho B, SKM
Kesugihan I NIP. 196810031992031005
1. Pengertian Pemeriksaan Palpasi Abdominal Pada Ibu Hamil Adalah
Pemeriksaan Untuk Memperkirakan Usia Kehamilan, Pemantauan
Pertumbuhan Janin , Penentuan Letak, Posisi Dan Bagian Bawah
Janin.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk penerapan
Pemeriksaan Palpasi Abdominal Pada Ibu Hamil
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas No. 440/VII/036/SK/Ka
Pusk/2017
Tentang Layanan Klinis
4. Referensi 1. Standar Pelayanan Kebidanan Tahun 2002
2. Buku Acuan Midwifery Update Tahun 2016
5. Prosedur 1. Menjelaskan prosedur pemeriksaan ini pada ibu
2. Menjelaskan tujuan atau hasil yang diharapkan dari
pemeriksaan palpasi abdominal
3. Menjelaskan bahwa pemeriksaan ini kadang-kadang
menimbulkan perasaan khawatir atau tidak enak, tetapi tidak
akan membahayakan bayi dalam kandungan
4. Bila ibu mengerti, minta persetujuan lisan tentang apa yang
akan dilakukan
5. Mempersiapkan pemeriksaan
6. Mempersilahkan ibu untuk berbaring
7. Menyisihkan pakaian ibu hingga seluruh bagian perut ibu
tampak jelas, kemudian meminta ibu untuk meletakkan kedua
telapak kaki pada ranjang sehingga terjadi sedikit fleksi pada
sendi pada (coxae) dan lutut, untuk mengurangi ketegangan
dinding perut. Menutup paha dan kaki ibu dengan selimut yang
sudah disediakan
8. Mencuci tangan dengan sabun
9. Pemeriksa berada disisi kanan ibu, menghadap bagian lateral
kanan
10. Memberitahu pada ibu bahwa pemeriksa akan memulai proses
pemeriksaan
11. Leopold I
a. Meletakkan ujung telapak tangan kiri dan kanan pada
fundus uteri kemudian diketengahkan dan rasakan bagian
bayi yang ada pada bagian tersebut dengan jalan
menekan secara lembur dan menggeser telapak tangan
kiri dan kanan secara bergantian
b. Menentukan tinggi fundus uteri (diukur dari tepi atas
simpisis ke fundus uteri)

12. Leopold II
a. Meletakkan telapak tangan kiri pada dinding perut lateral
kanan dan telapak tangan kanan pada dinding perut lateral
kiri ibu secara sejajar pada ketinggian yang sama
b. Memulai dari bagian atas, tekan secara bergantian atau
bersamaan telapak tangan kiri dan kanan, kemudian geser
kearah bawah dan rasakan adanya bagian yang rata dan
memanjang (punggung) atau bagian-bagian kecil
13. Leopold III
Meletakkan ujung telapak tangan kiri pada dinding lateral kiri
bawah, telapak tangan kanan pada dinding lateral kanan bawah
perut ibu, tekan secara lembut secara bersamaan/bergantian
untuk menentukan bagian bawah janin.( bagian keras, bulat,
dan hamper homogen adalah kepala sedangkan tonjolan yang
lunak dan kurang simetris adalah bokong)
14. Leopold IV
Meletakkan ujung telapak tangan kiri dan kanan pada lateral kiri
dan kanan uterus bawah, ujung-ujung jari tangan dan kanan
berada pada tepi atas simpisis
15. Menemukan kedua ibu jari kiri dan kanan, kemudian rapatka
semua jari-jari tangan yang meraba dinding bawah uterus
16. Memperhatikan sudut yang dibentuk oleh jari-jari kiri dan kanan
(konvergen atau divergen)
17. Setelah itu pindahkan ibu jari dan telunjuk tangan kiri pada bagian
terbawah bayi, bila presentasi kepala, mengupayakan memegang
bagian kepala didekat leher, dan bila presentasi bokong
upayakan untuk memegang pinggang bayi
18. Memfiksasi bagian tersebut kearah pintu atas panggul kemudian
meletakkan jari-jari tangan kanan diantara tangan kiri dan
simpisis untuk menilai seberapa jauh bagian terbawah telah
masuk pintu atas panggul
19. Meletakkan semua peralatan yang telah digunakan ketempat
semula
20. Memberitahu bahwa prosedur pemeriksaan telah selesai,
angkat kain penutup dan rapikan kembali pakaian ibu
21. Mempersilahkan ibu untuk duduk kembali dan catat hasil
pemeriksaan pada lembar yang telah tersedia didalam status
pasien
22. Menjelaskan hasil pemeriksaan palpasi yang meliputi :
a. Usia kehamilan
b. Letak janin
c. Posisi janin
d. Presentasi
e. Hasil temuan atau penilaian klinis ibu
f. Rencana asuhan antenatal berkaitan dengan hasil temuan
tersebut
23. Mencatat pada buku kontrol ibu hamil dan jelaskan tentang
langkah atau asuhan lanjutan serta jadual pemeriksaan ulangan

2/3
24. Menjelaskan untuk melakukan kunjungan ulang (walaupun diluar
jadual yang telah ditentukan) apabila ibu merasakan beberapa
kelainan/gangguan kehamilan
25. Menyerahkan kembali buku kontrol ibu hamil dan mengucapkan
salam
6. Bagan Alir -

7. Unit Terkait 1. Ruang Persalinan


2. Dokumen 1. Buku KIA
Terkait 2. Rekam Medis
3. Rekaman Tanggal mulai
No Yang diubah Isi perubahan
Historis diberlakukan
Perubahan

3/3