0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
211 tayangan3 halaman

Cara Mudah Hitung IP, Subnet, dan Host

Dokumen ini menjelaskan cara menghitung IP address, subnet mask, dan jumlah host dengan rumus yang mudah. Rumus yang digunakan disebut formula host, yaitu 2n-2 dimana n adalah jumlah bit 0 pada kode biner subnet mask. Dokumen ini juga memberikan contoh penghitungan IP address, subnet mask, network ID, broadcast ID, dan jumlah host yang tersedia untuk beberapa kasus.

Diunggah oleh

delfia sinta
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
211 tayangan3 halaman

Cara Mudah Hitung IP, Subnet, dan Host

Dokumen ini menjelaskan cara menghitung IP address, subnet mask, dan jumlah host dengan rumus yang mudah. Rumus yang digunakan disebut formula host, yaitu 2n-2 dimana n adalah jumlah bit 0 pada kode biner subnet mask. Dokumen ini juga memberikan contoh penghitungan IP address, subnet mask, network ID, broadcast ID, dan jumlah host yang tersedia untuk beberapa kasus.

Diunggah oleh

delfia sinta
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Cara menghitung IP Address, subnet mask, dan host dengan mudah

Sekarang mari kita berpaling kepada topic utama artikel ini, yaitu menghitung ketiga variabel
diatas dengan rumus yang tergolong mudah.

Dalam rumus ini, IP address akan menjadi variabel tetapnya, sehingga kalian tidak perlu
menghitung lagi berapa IP address yang akan kalian dapat. Rumus yang akan digunakan dalam
menghitung subnet mask dan host ini dinamakan formula host.

Contoh saja kita memiliki 192.168.0.0 sebagai IP address. Dan kalian memiliki 20 host di
dalamnya. Bagaimana cara kita menghitung subnet mask-nya? Karena kalian hanya memiliki 20
host, cara termudah adalah menggunakan 255.255.255.0 sebagai subnet mask-nya. Ini berarti IP
klien kalian akan dimulai dari 192.168.0.0 dan subnetnya 0.0.0.0-255.

Dari situ, kalian harus mengubah decimal tersebut menjadi kode biner (proses ini cukup mudah
bila kalian mempelajari dasar-dasarnya). Formula host yang digunakan adalah 2n-2, dimana ‘n’
itu adalah banyak angka 0 di dalam subnet masknya (yang sudah diubah ke kode biner tentunya).

Bila subnet mask 255.255.255.0 diubah ke kode biner, maka akan menjadi 111111111 11111111
11111111 00000000. Jika dihitung dengan formula host, kita akan mendapatkan angka 28-2.
Dari situ hanya perlu menghitung saja dan kalian akan mendapatkan jumlah host yang bisa
masuk ke jaringan kalian.

Untuk bisa menghitung IP Address yang perlu anda ketahui adalah sebagai berikut.

Silahkan anda lihat gambar diatas yang nantinya digunakan dalam menghitung IP Address.
Biasanya pertanyaannya adalah sebagai berikut :
Sebutkan Host, Network ID, Broadcast, Subnet Mask

Contoh Soal 1 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 192.168.100.80/25

Untuk menghitung Host ID. /25  = 32 -25 = 7


2^7 = 128
Berarti Jumlah Host ID = 128 Host
128 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast

Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)


Network ID pada 192.168.100.80 = 192.168.100.0

Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)


Broadcast pada 192.168.100.80/25 = 192.168.100.127

IP Address yang bisa digunakan


192.168.100.1 – 192.168.100.126

Untuk Menghitung Subnet Mask


Subnet Mask pada 192.168.100.80/25 = 256 – 128 = 128
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.255.128

Baca Juga : Rekomendasi Modem Wireless Router Terbaik dan Tercepat 2018

Contoh Soal 2 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 20.20.0.22/22

Untuk menghitung Host ID. /22  = 32 -22 = 10


2^10 = 1024
Berarti Jumlah Host ID = 1024 Host
1024 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast

Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)


Network ID pada 20.20.0.22 = 20.20.0.0

Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)


1024 / 256 = 4
Broadcast pada 20.20.0.22/22 = 20.20.3.255

IP Address yang bisa digunakan


20.20.0.1 – 20.20.3.254

Untuk Menghitung Subnet Mask


Subnet Mask pada 20.20.0.22/22
2^10 adalah kelas B maka 10-8 = 2 = 2^2 = 4. 256 -4 = 252
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.252.0

Contoh Soal 3 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 10.10.10.10/24

Untuk menghitung Host ID. /24  = 32 -24 = 8


2^8 = 256
Berarti Jumlah Host ID = 256 Host
256 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast

Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)


Network ID pada 10.10.10.10/24 = 10.10.10.0

Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)


Broadcast pada 10.10.10.10/24 = 10.10.10.255

IP Address yang bisa digunakan


10.10.10.1 – 10.10.10.254

Untuk Menghitung Subnet Mask


Subnet Mask pada 10.10.10/24 = 256 – 256 = 0
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.255.0

Note :
Anda perlu tahu Subnetmask Kelas IP Address
Kelas A = 255.0.0.0
Kelas B = 255.255.0.0
Kelas C = 255.255.255.0

vv

Anda mungkin juga menyukai