0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
631 tayangan74 halaman

Truksop

Dokumen tersebut merupakan pedoman operasional standar (SOP) divisi pengangkutan darat (trucking) PT Transporindo Agung Sejahtera. SOP ini menjelaskan proses bisnis pengangkutan container dari pelabuhan ke gudang pengirim dan sebaliknya meliputi penerimaan instruksi pengangkutan, penyiapan sopir dan truk, pengambilan container di pelabuhan, pengisian dokumen pengangkutan, hingga pengantaran container ke tujuan. Tuju

Diunggah oleh

Santo Ru
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
631 tayangan74 halaman

Truksop

Dokumen tersebut merupakan pedoman operasional standar (SOP) divisi pengangkutan darat (trucking) PT Transporindo Agung Sejahtera. SOP ini menjelaskan proses bisnis pengangkutan container dari pelabuhan ke gudang pengirim dan sebaliknya meliputi penerimaan instruksi pengangkutan, penyiapan sopir dan truk, pengambilan container di pelabuhan, pengisian dokumen pengangkutan, hingga pengantaran container ke tujuan. Tuju

Diunggah oleh

Santo Ru
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.

com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Buku Panduan Operasional

Standard Operating
Procedure
DIVISI TRUCKING
Edisi 28 Maret 2020

PT.Transporindo Agung Sejahtera


Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 1 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Apa itu SOP ?


SOP adalah kependekatan/singkatan dari Standard Operating Procedure yg berisi aturan-aturan/kesepakatan-
kesepakatan ataupun pola kerja yg sdh menjadi kebiasaan suatu perusahaan.

Utk apa SOP tsb ?


SOP dibuat utk di jadikan sebagai pedoman/acuan dlm melaksanakan kegiatan perusahaan.

Biasanya SOP itu lahir dari pengalaman-pengalaman, aturan-aturan, kesepakatan-kesepakatan para pihak ataupun
pola kerja yg sdh menjadi kebiasaan dlm melakukan suatu kegiatan tertentu sehingga di buatkan suatu standar utk
dijalankan dan dilaksanakan.

Apa Tujuan SOP ?


SOP pada dasarnya adalah pedoman yang berisi prosedur-prosedur operasional standar yang ada dalam suatu
organisasi yang digunakan untuk memastikan bahwa semua keputusan dan tindakan , serta penggunaan fasilitas-
fasilitas proses yang dilakukan oleh orang-orang dalam organisasi berjalan secara efisien dan efektif, konsisten,
standar dan sistematis. Dengan adanya sistem manual standar atau (SOP) diharapkan dapat meningkatkan efisiensi
dan efektifitas kinerja layanan yang diberikan oleh Perusahaan.

Dengan adanya instruksi kerja yang terstandarisasi maka semua kegiatan layanan akan dapat dilakukan secara
konsisten oleh siapapun yang sedang bertugas melakukan layanan. Layanan-layanan yang berbelit dan tidak jelas
prosedur operasinya akan semakin terminimalisir. Disamping konsistensi layanan hal lain yang akan dihasilkan adalah
efisiensi dan efektifitas kerja. Dengan prosedur yang terstandar setiap orang baik pengguna layanan maupun staf
yang memberi layanan akan dapat memanfaatkan ataupun melakukan layanan yang semakin hari semakin baik dan
semakin cepat karena terjadinya proses pembelajaran yang secara terus menerus terjadi selama proses layanan.
Dengan demikin dapat dipastikan melalui SOP ini akan dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja layanan.

Tujuannya yaitu untuk memberikan suatu konsep yang jelas, dipahami oleh semua orang dan dituangkan pada suatu
dokumen prosedural dalam setiap kegiatan.

Apa Manfaat SOP ?


Manfaat adanya SOP yaitu :
1. Menjelaskan detail setiap kegiatan dari proses yang dijalankan
2. Adanya standarisasi kegiatan
3. Membantu dalam pengambilan keputusan
4. Memudahkan dalam transparansi dan akuntabilitas sebuah organisasi
5. Mengarahkan suatu pekerjaan kepada konsep yang jelas

Apa Keuntungan adanya SOP ?


SOP akan menjadi pedoman bagi pelaksana, menjadi alat komunikasi antara pelaksana dan pengawas, dan menjadikan
pekerjaan diselesaikan secara konsisten.
Para pekerja akan lebih memiliki percaya diri dalam bekerja dan tahu apa yg harus dicapai dalam setiap pekerjaan.
SOP juga bisa dipergunakan sbg salah satu alat training dan bisa dipergunakan untuk mengukur kinerja karyawan.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 2 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

I. Pendahuluan
PT. Transporindo Agung Sejahtera adalah perusahaan yang bergerak dibidang Ekspedisi Muatan Kapal Laut atau
biasa disebut dengan EMKL. Dalam mendukung bisnis EMKL PT. Transporindo Agung Sejahtera membentuk divisi
Trucking. Trucking merupakan layanan jasa pengiriman barang via darat yang menggunakan truk / trado untuk
mengankut container dengan metode Door to Port, Port to Door dan Door to Door.

II. Latar Belakang


Trucking bergerak di bidang pengangkutan container Door to Port, Port to Door dan door to door. Saat ini
PT.Transporindo Agung Sejahtera memiliki 5 cabang untuk fungsional bisnis Trucking yang berada di Medan,
Jakarta, Surabaya, Makassar dan Bitung. Dan berencana untuk membuka cabang di daerah lain demi meningkatkan
layanan kepada pengirim/shipper PT.Transporindo Agung Sejahtera.

Jasa yang dikerjakan Trucking PT.Transporindo Agung Sejahtera saat ini adalah pengangkutan container dalam kota
yang sama maupun lintas provinsi seperti Aceh ke Medan. Saat ini Trucking didukung oleh 190 Armada truck trailer
dan akan bertambah untuk meningkatkan efisensi waktu dan meningkatkan pelayanan kepada shipper.

III. Proses Bisnis Perusahaan


Trucking mulai menjalankan bisnisnya ketika EMKL PT.Transporindo Agung Sejahtera mendapat orderan dari
shipper kemudian EMKL akan melakukan order kepada Trucking untuk melakukan pengantaran container kosong ke
gudang shipper dan mengantarkannya kembali ke pelabuhan setelah dilakukan muat oleh shipper. Namun, tidak
tertutup kemungkinan bila ada perseorangan atau individu yang melakukan order langsung kepada trucking untuk
mengangkut container milik pengirim tersebut, ada beberapa proses atau tahapan. Berikut proses bisnis Trucking:

A. Muatan Trucking
1. Mandor Mendapat Orderan Dari OPS EMKL
Proses pengangkutan container kosong dari depo ke gudang shipper dimulai ketika mandor mendapat orderan
dari opersional EMKL muatan. Dimana mandor menerima informasi tersebut melalui aplikasi whatsapp atau
aplikasi lain. Berikut contoh pemberitahuan orderan operasional emkl ke mandor trucking:

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 3 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Gambar 1 Penyampaian Informasi Dari


Operasional ke Mandor
Dalam pesan diatas, terdapat rincian ukuran container, alamat shipper, jenis barang yang dikirim dan waktu
untuk mengangkut container. Rincian tersebut dibutuhkan mandor untuk menyesuaikan gandengan yang akan
digunakan supir dan kapan harus mengantar container tersebut.

2. Mandor Memilih Supir Untuk Mengantar Container


Pada tahap ini Mandor akan memilih Supir yang sesuai untuk menjemput dan mengantar container kosong ke
gudang shipper. Mandor menyesuaikan waktu dan trip supir pada hari itu juga. Mandor memilih supir yang telah
melakukan absensi pada sistem, dan menghubungi Supir via telepon.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 4 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Gambar 2 Daftar Absensi Supir Pada Sistem

3. Supir Membawa Trado dan Gandengan ke Depo Pelayaran


Supir membawa trado dan gandengan ke depo pelayaran untuk menjumpai Operasional EMKL Lapangan yang
sedang mencari container yang sesuai dengan orderan. Setelah sampai ke depo pelayaran, maka Operasional akan
memberikan Autobon Empty sebanyak 2 dan seal sebanyak 2 (seal plastik dan seal besi dari pelayaran) kepada
supir. Kemudian, pihak depo akan menaikkan container yang telah dipilih Operasional tersebut ke gandengan
trado.

4. Mandor Mengentri SP Untuk Container Empty


Ketika Supir pergi ke Depo pelayaran, Mandor harus mengentri surat jalan atau biasa disebut SP (Surat
Pengantar). Dimana SP tersebut akan menjadi acuan untuk melakukan proses lain seperti Proses penggajian supir
dan pembuatan invoice serta proses lain.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 5 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Gambar 3 Program Pengentrian SP Empty

Dalam SP tersebut form standart (Kasus pada umumnya) yang harus diisi adalah:
1. Jenis surat pengantar (Estándar atau Long trip)
2. Nopol
3. Supir
4. Dari dan Tujuan
5. Jenis Container
6. Biaya Upah Supir dan Kenek (Akan terisi otomatis ketika memilih Dari dan Tujuan)
7. Shipper
8. Nama Shipper
9. EMKL (Nama EMKL yang memberikan job)
10. Jenis Orderan (Apakah Muatan, Bongkaran,Eksport, Import)
11.Tujuan
12.Gudang
13.Jenis container (Full atau Empty)

5. Supir Mengantar Container Ke Gudang Shipper


Sesudah mengambil container empty dari depo pelayaran, supir mengantar container tersebut ke gudang shipper
dengan membawa otobon atau surat pengantar untuk menunjukkan bahwa supir tersebut benar berasal dari
PT.TRANSPORINDO. Berikut contoh otobon:

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 6 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Gambar 4 Contoh Otobon

6. Pihak Gudang Shipper Menandatangani Otobon


Sesampainya digudang shipper, supir akan memberikan surat jalan untuk ditanda tangani, dan satu otobon
tesebut akan ditinggalkan untuk pihak gudang shipper, dan yang satunya lagi untuk supir. Otobon supir tersebut
dibutuhkan untuk melakukan penggajian supir dan pembuatan invoice (sebagai bukti kepada EMKL yang
memberikan job, bahwa job sudah dilaksanakan)

7. Supir Kembali dan Pihak Gudang Shipper Melakukan Muat (Khusus Cabang Medan)
Setelah Otobon ditandatangani, maka supir sudah bisa kembali dengan meninggalkan container beserta
gandengan tersebut di gudang shipper untuk dilakukan muat oleh pihak gudang shipper tersebut. Supir harus
menginformasikan kepada mandor, bahwa container sudah sampai ke gudang shipper, hal itu dibutuhkan untuk
proses tracing oleh pihak EMKL.

NB: Ada case dimana, supir tidak langsung pulang ke kantor tapi diberikan job atau penjemputan container full
yang posisinya dekat dengan tempat dia saat itu. Hal ini biasa disebut dengan Long Trip.

Untuk cabang lain supir akan menunggu pihak gudang selesai muat.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 7 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

8. Pihak Gudang Selesai Melakukan Muat


Jika muat sudah selesai dilakukan oleh pihak gudang shipper, maka pihak gudang akan menginformasikan kepada
operasional EMKL bahwa container sudah selesai dimuat. Setelah itu, pihak Operasional memberikan informasi
kepada mandor untuk mengangkut container dari gudang ke depo pelayaran.

9. Mandor Mengentri SP Baru Untuk Container Full


Sama seperti Entri SP untuk container Empty, mandor harus mengisi form standart (yang biasanya diisi seperti
yang dijelaskan pada poin 4). Dan menentukan supir yang akan menjemput container full tersebut. Biasanya,
operasional lapangan membuat otobon 2 sekaligus yaitu otobon empty dan full kemudian diberikan kepada supir
untuk otobon empty dan kepada mandor untuk otobon full. Maka pada tahap ini, otobon full sudah ada ditangan
Mandor. Supir yang dipilih mandor untuk mengangkut container full tersebut akan membawa container full yang
ada pada mandor sebagai surat jalan pengangkutan container full dari gudang shipper.

Gambar 5 Program Pengentrian SP Full

10. Supir Menuju Gudang Shipper


Setelah supir menerima otobon container full, maka supir akan berangkat menuju gudang shipper untuk
mengangkut container tersebut menuju pelabuhan. Ketika shipper selesai memuat barang, kepala gudang akan
menunggu supir yang akan menjemput container tersebut untuk memasang seal (Supir sebagai saksi bahwa seal
dipasang oleh pihak gudang benar dan barang yang di dalam container benar ada). Ketika selesai memasang seal,
biasanya container dengan seal akan di foto sebagai bukti bahwa seal tidak diganti di perjalanan (Seal memiliki
kode angka / no seal).

11. Kepala Gudang Menandatangani Otobon Full


Sebelum container diangkut oleh supir, maka supir harus memberikan otobon full kepada kepala gudang untuk
ditanda tangani (Salah satu otobon dibawa supir kembali ke kantor dan yang satunya akan ditinggalkan kepada
Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 8 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Kepala Gudang/Shipper). Setelah ditandatangani oleh kepala gudang, maka supir sudah bisa mengangkut
container tersebut dan mengantar ke pelabuhan.

12. Container Diturunkan Pihak Container


Setelah sampai ke pelabuhan, maka container tersebut akan diturunkan oleh pihak pelabuhan dan disusun
sebelum jadwal kapal tiba. Setelah itu supir sudah bisa kembali ke kantor untuk mengambil job lain.

B. Bongkaran Trucking
1. OPS EMKL Melakukan Order Kepada Mandor
Proses Bongkaran Trucking tidak berbeda jauh dengan pengantaran otobon empty, mandor menerima orderan
dari OPS EMKL beserta informasi mendetail tentang job yang diberikan seperti jenis container yang akan
diangkut, waktu pengangkutan, hingga nama shipper (Biasa dalam bentuk perusahaan).

2. Pemilihan Supir dan Pembuatan SP


Sesudah mendapat informasi tentang orderan dari ops EMKL, maka Mandor sudah bisa menentukan supir yang
akan mengangkut container tersebut dan membuat SP Full. Mandor akan membuat SP Full karena container yang
akan dijemput adalah container yang sudah berisi dari pelabuhan.

3. Operasional di Pelabuhan Mengurus Berkas


Ketika Supir tiba di pelabuhan, maka Supir harus menjumpai operasional lapangan untuk mengambil container
yang akan diangkut. Setelah itu, operasional lapangan tersebut akan membuat otobon full sebagai surat jalan dan
memberikan lampiran untuk diberikan kepada penerima container di gudang nantinya.

4. Supir Berangkat Menuju Gudang Penerima (Khusus Cabang Medan)


Supir berangkat menuju gudang penerima membawa otobon dan lampiran. Sesampainya di gudang penerima, supir
harus memberikan lampiran dan otobon kepada kepala gudang penerima. Setelah dikonfirmasi, maka container
sudah bisa ditinggalkan untuk dibongkar penerima dan supir kembali ke kantor untuk mengambil job lain.

Untuk cabang lain supir akan tunggu pihak gudang selesai bongkar.

C. Penggajian Supir
1. Supir Mengumpulkan Otobon Full dan Empty
Supir akan gajian 2 hari sekali, sebagai contoh di cabang medan, supir akan gajian senin, rabu, sabtu. Ketika ingin
gajian, supir wajib membawa otobon yang diperoleh ketika mengangkut container. Kemudian, supir harus mengisi
form gaji dan memberikannya kepada admin trucking beserta otobon yang telah dikumpulkan sebelumnya.

2. Admin Mengentri Rincian Gaji Supir (RIC)


Setelah menerima form gaji dan otobon full atau empty dari supir, maka admin akan mengentri gaji supir dan
melakukan penyesuaian antara master tarif dan form yang diisi oleh supir tersebut. Pada form gaji supir
tersebut biasanya Admin mengentri Rekap Rincian Gaji Supir, Uang Makan Harian, potong Uang BBM dan potong
keewajiban supir (deposito dan Pinjaman).

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 9 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

3. Admin Memberikan Gaji Supir


Setelah admin mengentri Rincian Gaji Supir (RIC), maka admin sudah bisa memberikan gaji supier berdasarkan
hasil penyesuaian data form gaji dengan master dan perhitungan dalam RIC seperti pengurangan dengan
pinjaman pribadi dan deposito.

Gambar 6 Entri Gaji Supir (RIC)

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 10 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Gambar 7 Flow Diagram Penggajian Supir

D. Proses Pengadaan Sparepart


1. Mekanik Melakukan Service Trado dan Gandengan
Setiap ada kerusakan atau service pada trado dan gandengan supir akan info ke mekanik masalah di trado dan
gandengan, mekanik melakukan service dan perbaikan terhadap trado dan gandengan. Ada kalanya sparepart
tidak bisa lagi digunakan sehingga harus diganti dengan sparepart yang baru. Trucking memiliki stok sparepart
untuk digunakan oleh mekanik. Untuk menggunakan sparepart baru, mekanik harus membuat daftar permintaan
sparepart apa yang dibutuhkan dan pendukung sparepart seperti baut atau sejenisnya.

2. Mekanik Memberikan Daftar Permintaan Sparepart ke Admin Stok


Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 11 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Admin stok menerima daftar permintaan sparepart, admin melakukan pembelian untuk sparepart yang tidak ada
stock dan mengentri SPK pada program Adjusment Stok. Pada program, admin gudang harus memilih Nopol trado
yang ingin menggunakan sparepart tersebut, kemudian Jenis kerusakan pada stok yang lama, serta memo. Pada
saat mengentri sparepart biasanya yang diinput adalah kode barang, kuantitas dan keterangan, dan sebagian
lainnya muncul otomatis dari master saat kita memilih kode barang.

Gambar 8 Adjustment Stok

3. Admin Gudang Mendampingi Mekanik Mengambil Sparepart


Setelah SPK sudah terbit, maka Admin gudang bersama dengan Mekanik akan mengambil sparepart ke gudang.
Sparepart yang baru akan dibawa oleh Mekanik ke tempat perbaikan trado sedangkan sparepart yang lama akan
disimpan ke gudang sementara untuk nantinya diproses perbaikan (vulkanisir), klaim atau untuk dijual kembali
menjadi barang afkir (tidak bisa digunakan lagi/barang bekas).

4. Admin Gudang Melakukan Order Untuk Stok Yang Mencapai Batas Minimum
Ketika stok digunakan oleh mekanik, maka stok akan berkurang digudang. Pada saat admin mengeluarkan SPK,
maka sistem akan otomatis mengurangkan stok sesuai barang yang ingin digunakan. Kemudian, status stok
dibawah minimum akan terupdate otomatis di halaman utama program seperti pada gambar berikut:

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 12 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Gambar 9 Tampilan Utama Program Trucking

Stok yang berlatar merah pada bagian Stok Minimum QTY adalah sparepart yang sudah mencapai batas minimum
dan harus dilakukan pengadaan. Hal ini adalah pemicu dilakukannya pengadaan sparepart.

5. Admin Melakukan Order Sparepart atau Ban


Admin melakukan membuat purchase order dengan mengentri sparepart apa saja yang akan dibeli dan jumlah
sparepart . PO atau purchase order tersebut adalah acuan untuk membuat pembelian sparepart / ban kepada
vendor, ketika megentri pembelian barang, admin akan memilih supplier/vendor untuk pengadaan barang
tersebut yang telah terdaftar pada master supplier. Sebelum pembelian barang, Admin terlebih dahulu cek
mínimum 2 vendor / Supplier guna mendapatkan harga termurah.

Gambar 10 Purchase Order Sparepart

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 13 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

6. Pihak Supplier Menerima Orderan Dari Trucking


Pihak supplier yang mendapat orderan dari trucking tersebut akan melakukan pemenuhan barang sesuai dengan
orderan. Jika sudah terpenuhi, maka pihak supplier akan mengantar sparepart tersebut ke gudang sementara
trucking untuk dilakukan pengecekan antara daftar orderan sparepart dengan barang yang diantar. Jika tidak
sesuai, biasanya admin tidak akan menerima barang tersebut, namun jika lengkap sesuai orderan maka barang
akan diterima beserta faktur pembeliannya dan memasukkan barang tersebut ke gudang kantor. Pada tahap
inilah, Pembelian di entri oleh admin sesuai dengan fakur yang diberikan supplier. Ketika entri Pembelian, maka
stok akan otomatis bertambah.

Gambar 11 Entri Pembelian Sparepart

Pada saat admin memilih PO, maka detail barang atau sparepart akan muncul secara otomatis sesuai dengan PO
yang sudah diisi sebelumnya. Admin hanya perlu, memilih vendor, mengisi no faktur dan menyesuaikan harga
serta diskon jika ada. Kemudian, pada program akan otomatis dijumlahkan.

7. Melakukan Retur Barang Yang Tidak Sesuai


Jika ada barang yang ingin diretur, maka admin harus mengentri retur pembelian pada program untuk
mengurangi stok dan mengurangi hutang pembelian barang.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 14 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Gambar 12 Entri Retur Pembelian Barang

E. Vulkanisir
1. Mekanik Memeriksa Ban
Setiap trado memiliki jadwal rutin untuk service, jika tidak masuk jadwal service maka supir yang wajib lapor ke
mekanik jika ada ban yang bermasalah, ketika melakukan service atau menerima laporan dari supir maka mekanik
akan memeriksa trado secara keseluruhan termasuk ban. Ban yang sudah tipis sesuai kriteria mekanik akan
dilaporkan ke admin untuk di vulkanisir.

2. Admin Membuka PG (Pindah Gudang ) - Dari Trado ke Gudang Sementara


Setelah menerima laporan tentang ban yang akan divulkanisir dari mekanik, maka admin akan membuka PG dari
Trado ke Gudang Sementara. Pada program Mutasi Barang, Admin memilih Gudang Asal dan Gudang Tujuan
(Dalam case ini Trado terhitung sebagai Gudang). Setelah itu Admin menginput kode barang, qty, keterangan dan
keadaan ban ketika pindah gudang.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 15 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Gambar 13 Entri Pindah Gudang

3. Membuat Pengeluaran Stok (SPK) - Dari Gudang Kantor ke Trado


Jika Ban dari trado sudah diambil dan dipindahkan ke gudang sementara secara fisik, maka dibutuhkan ban
pengganti untuk digunakan trado tersebut, maka dari itu Admin membuat pengeluaran stok (SPK) dari Gudang
Kantor ke Trado untuk mengambil Ban yang baru untuk digunakan pada trado terkait pada program Adjusment
Stok.

Gambar 14 Penyesuian Barang Untuk Mengambil Barang dari Gudang Kantor

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 16 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

4. Admin Menghubungi Vendor


Admin menghubungi vendor untuk penjemputan Ban yang ingin di vulkanisir. Biasanya, vendor hanya akan
mengangkut minimal 5 ban untuk divulkanisir.

5. Vendor Datang ke Gudang Sementara dan Melakukan Pengecekan


Vendor datang ke gudang sementara dan melakukan pengecekan ban yang dapat divulkan untuk dibawa (Tidak
semua ban yang lolos dari kriteria mekanik dapat diterima oleh vendor). Vendor tidak akan membawa ban yang
sudah rusak parah dan tidak bisa di vulkanisir dan membawa yang masih bisa divulkanisir minimal 5.

6. Vendor Membuat Kwitansi


Vendor membuat kwitansi untuk trado yang akan dibawa untuk di vulkanisir, berisi nomor ban yang ada pada ban
tersebut.

7. Admin Membuat PG DO Vulkanisir - Dari Gudang Sementara ke Gudang Pihak Ketiga


Admin membuat PGDO pada program Mutasi Barang (DO) dan memilih Gudang Awal menjadi Gudang Sementara
dan Gudang Tujuan menjadi Gudang Pihak Ketiga. Kemudian mengentri kode ban, qty, keterangan, dan keadaan
ban ketika pindah gudang sebanyak ban yang akan dibawa oleh pihak ketiga/vendor.

Gambar 15 Entrri Pindah Gudang

8. Admin Mengubah Status Ban Yang Tidak Bisa diVulkan Menjadi Afkir
Ban yang tidak bisa divulkanisir akan dibuat statusnya menjadi Afkir (tidak dapat digunakan lagi). Admin
mengentri daftar status Afkir pada program Status Afkir, pada program dientri Tanggal, Kode Stok, Status
Ban, dan keterangn Afkir.
NB : sebelum dibuat status afkir harus di cek status ban, bila status ban mentah dan vulkanisir 1 wajib
dibuat PJT.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 17 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Gambar 16 Entri Status Afkir

9. Mengantarkan Ban Yang Sudah diVulkanisir


Ban yang sudah di Vulkanisir akan diantar ke gudang kantor Trucking. Ban yang selesai dapat di kirim ke trucking
tanpa harus menunggu semua ban selesai.

10. Menerbitkan SPB Vulkanisir Berdasarkan Nomor Ban


Ban yang sudah selesai dan dikirim oleh vendor kembali ke trucking akan diterima oleh Admin kemudian dilakukan
penerbitan SPB Vulkanisir dari program SPB Perbaikan/Vulkanisir. Admin memilih vendor dan mengentri Nomor
Bon, setelah itu mengisi detail ban yang telah kembali berdasarkan Bon/Faktur yang diberikan oleh Vendor. Pada
detail, dientri Kode Barang, Harga persatuan (@), Diskon/Nominal Diskon, dan keterangan.

Gambar 17 Entri SPB Vulkanisir

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 18 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

11. Stok Bertambah


Ketika melakukan simpan pada SPB Vulkanisir, maka stok akan bertambah pada sistem secara otomatis sesuai
dengan jumlah ban yang sudah dientri.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 19 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Proses Bongkar Muat

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 20 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

I. SOP Kantor Pusat dengan Kantor Cabang

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 21 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 1.1

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP PENGIRIMAN DOKUMEN KE KANTOR PUSAT

TUJUAN
Mengatur tata tertib administrasi dan prosedur pembukuan untuk direksi.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses keuangan perusahaan yang dimulai dari pengeluaran kas /
bank (giro) dan penerimaan kas / bank (giro).

DEFINISI
Dokumen adalah semua bukti transaksi pengeluaran dan penerimaan perusahaan yang sudah diperiksa oleh Kepala
Keuangan dan Kepala Cabang.

URAIAN PROSEDUR

Jadwal Pengiriman Dokumen berupa Bon/Bukti/Kwitansi dan File dari cabang ke Kantor Pusat sebagai berikut :

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 22 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

1. Jadwal Pengiriman Dokumen berupa Bon/Bukti/Kwitansi dan File dari cabang ke Ktr Pusat (Kecuali
cabang Manado)

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 23 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

2. Jadwal Pengiriman Dokumen berupa Bon/Bukti/Kwitansi dan File dari cabang ke Ktr Pusat (Khusus
cabang Manado)

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 24 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 25 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 1.2

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP DANA OPERASIONAL CABANG DAN OMSET CABANG

TUJUAN
Mengatur tata tertib administrasi dan prosedur dana operasional dan omset cabang.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses keuangan dan omset cabang yang dimulai dari permintaaan
dana ke kantor pusat dan pengembalian dana melalui omset cabang.

DEFINISI
Dana Operasional Cabang adalah keuangan cabang yang di danain oleh kantor pusat.

URAIAN PROSEDUR

1. Semua sumber dana cabang untuk operasional dan untuk biaya – biaya lainya adalah berasal dari Kantor Pusat
Trucking, sebaliknya semua pendapatan di cabang juga harus di setor ke Kantor Pusat Trucking.

2. Dana Operasional Cabang di berikan oleh Kantor Pusat Trucking, dengan cara pemberian mingguan dan tambahan
dana yaitu setiap hari rabu dan jumat, Dana yang di berikan sebagai berikut :
- Cabang Medan : Rp. 90.000.000,-/minggu, setiap hari rabu, di luar tambahan – tambahan lain jika dana
mingguan tidak mencukupi.
- Cabang Jakarta : Rp. 200.000.000,-/minggu, setiap hari rabu Rp.100.000.000,- dan setiap hari jumat
Rp.100.000.000,-, di luar tambahan – tambahan lain jika dana mingguan tidak mencukupi.
- Cabang Surabaya : Rp. 130.000.000,-/minggu, setiap hari rabu Rp.100.000.000,- dan setiap hari jumat
Rp.30.000.000,-, di luar tambahan – tambahan lain jika dana mingguan tidak mencukupi.
- Cabang Makassar : Rp. 70.000.000,-/minggu, setiap hari rabu Rp.40.000.000,- dan setiap hari jumat
Rp.30.000.000,-, di luar tambahan – tambahan lain jika dana mingguan tidak mencukupi.
- Cabang Manado (Trucking) : Rp. 15.000.000,-/minggu, setiap hari rabu Rp. 7.500.000,- dan setiap hari jumat
Rp. 7.500.000,-, di luar tambahan – tambahan lain jika dana mingguan tidak mencukupi.

3. Semua omset cabang harus di setor ke Kantor Pusat Trucking setiap hari kamis dengan jatuh tempo 1 bulan dari
job di hitung mingguan.

4. Khusus Cabang Manado (EMKL) yang wajib di setorkan ke Kantor Pusat Trucking adalah laba dan di hitung
triwulan, jika kekurangan dana maka akan di hitung pinjaman ke Kantor Pusat Trucking dan di kenakan bunga
sesuai dengan suku bunga yang berjalan (saat ini 6%/thn).

5. Khusus PT. Trans Nusa Logistik omset dan laba tidak di setorkan ke Kantor Pusat Trucking karena modal TNL
sudah bagian terpisah dari TAS.
Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 26 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

6. Tambahan Dana (Trucking) dari cabang di Fax/email ke Kantor Pusat selambatlambatnya Pukul 16:00 WIB (Senin
s/d Jumat) dan Pukul 11:00 WIB (sabtu).

7. Pengeluaran uang di Ktr Pusat hanya pada hari Rabu dan Jumat.

8. Kantor Pusat hanya melakukan pembayaran/pengeluaran pada setiap hari Rabu dan Jumat, Contoh:
- Permintaan Pinjaman/tambahan dana pd hari Jumat s/d Selasa akan di realisasikan pada hari Rabu.
- Permintaan Pinjaman/tambahan dana pd hari Rabu s/d Kamis akan di realisasikan pada hari Jumat.

9. Kacab wajib konfirmasi ke Kantor Pusat apabila tidak menanda-tangani Tambahan Dana (Trucking) krn sedang
tidak berada di tempat.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 27 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 28 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 1.3

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP AKTIVA TETAP (ASET CABANG)

TUJUAN
Mengatur tata tertib administrasi dan prosedur aktiva tetap.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses pencatatan aktiva tetap yang ada di kantor cabang.

DEFINISI
Aktiva Tetap adalah kekayaan perusahaan yang memiliki wujud dan mempunya manfaat ekonomi lebih dari satu tahun.

URAIAN PROSEDUR

1. Semua Aktiva Tetap / Aset di cabang kecuali TNL berupa Trado, Tanah, Bangunan, Inventaris Kantor dan
Inventaris Kendaraan adalah milik Kantor Pusat Trucking.

2. Biaya penyusutan di bebankan ke masing – masing cabang karena aset tersebut di pakai di cabang bersangkutan.

3. Lama penyusutan untuk aset jenis trado adalah 84 bulan (7 tahun), nilai penyusutan adalah nilai beli trado,
ongkos kirim, perbaikan dan sparepart di kurangi nilai sisa buku kemudian dibagikan 84 bulan hingga mendapat
nilai penyusutan per bulan.

4. Untuk aset jenis trado yang mau di mutasikan dari cabang satu ke cabang lainnya, di buat penilaian ulang nilai
trado jika masa penyusutan trado melebihi 50 bulan atau sudah habis penyusutan.

5. Harga sementara untuk penilaian ulang trado tahun 1997 s.d 1999 adalah Rp.80jt, sementara gandengan 40”
Rp.60jt dan gandengan 20” Rp.40jt.

6. Untuk trado tahun diatasnya di hitung dari 60% dari harga perolehan trado.

7. Semua aktiva tetap wajib terdaftar di Daftar Aktiva Tetap.

8. Semua aktiva tetap yang Nilainya sudah habis karena penyusutan tetapi fisiknya masih ada wajib terdaftar di
Daftar Aktiva Tetap.

9. Barang berwujud yang tidak termasuk aktiva tetap (sudah dibiayakan) tetapi berdasarkan pertimbangan perlu
dikontrol keberadaannya dapat juga dimasukkan di Daftar Aktiva Tetap.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 29 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

10. Semua pendaftaran aktiva tetap di Daftar Aktiva Tetap mulai dari penomoran Kode Aktiva, penamaan, pengisian
di kolom “BAGIAN” dan kolom “KETERANGAN” dilakukan oleh Bagian Keuangan.

11. Semua aktiva tetap yang terdaftar di Daftar Aktiva Tetap wajib memiliki Kode Aktiva.
Cara penomoran Kode Aktiva adalah sebagai berikut:
a. 2 digit pertama untuk tahun pembelian aktiva tetap.
b. 2 digit setelahnya untuk bulan pembelian aktiva tetap.
c. 4 huruf untuk jenis aktiva tetap.
d. 2 digit setelahnya untuk no urut aktiva tetap yang jenisnya sama.
Contoh untuk komputer pertama yang dibeli di bulan Juli 2018 maka Kode Aktivanya sebagai berikut:
1801KOMP01.

12. Semua aktiva tetap yang terdaftar di Daftar Aktiva Tetap wajib diberi identitas sesuai dengan Kode Aktiva.

13. Pemberian identitas Kode Aktiva dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan mempertimbangkan Kode Aktiva
yang ditempel harus jelas dan tahan lama.
Terdapat beberapa pengecualian atas aktiva tetap yang wajib diberi Kode Aktiva yaitu:
a. Aktiva tetap yang sulit dijangkau seperti CCTV, AC dan lainnya.
b. Aktiva tetap yang sifatnya khusus seperti mobil, sepeda motor.
c. Aktiva tetap lainnya yang dengan alasan tertentu dianggap tidak memungkinkan untuk ditempel Kode Aktiva.
d. Aktiva tetap yang tidak ditempel Kode Aktiva wajib diberi keterangan “Tdk tempel Kode” di kolom
Keterangan.

14. Semua aktiva tetap yang terdaftar di Daftar Aktiva Tetap wajib diisi bagian yang bertanggung jawab atas
aktiva tetap tersebut di kolom “BAGIAN”. Contoh : untuk computer yang digunakan Keuangan maka diisi “KEU” di
kolom “BAGIAN”.

15. Untuk aktiva tetap yang digunakan bersama ditulis keterangan “UMUM” di kolom “BAGIAN”.

16. Untuk aktiva tetap yang dipindahkan secara permanen ke bagian lain, Daftar Aktiva Tetap wajib di update di
kolom “BAGIAN” dan di paraf oleh bagian yang menerima aktiva tetap tersebut disertai tanggal serah terima
aktiva tetap di kolom “KETERANGAN”.

17. Kolom “KETERANGAN” pada Daftar Aktiva Tetap dapat diisi informasi seperti tidak tempel kode, kondisi dari
aktiva tetap yang sudah afkir ataupun informasi tambahan lainnya.

18. Untuk aktiva tetap yang sudah diopname dapat diberi tanda √ pada kolom “PELAKSANAAN OPNAME AKTIVA
TETAP TAHUN Dan BULAN” sesuai dengan periode pelaksanaan opname aktiva tetap.
19. Semua penambahan aktiva tetap wajib diupdate di Daftar Aktiva Tetap dan discan email ke Pusat agar
diverifikasi oleh pusat.
Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 30 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

20. Aktiva tetap yang ada merupakan tanggung jawab dari bagian yang ditulis di kolom “BAGIAN” pada Daftar
Aktiva Tetap.

21. Aktiva tetap yg terdaftar di Daftar Aktiva Tetap wajib dilakukan opname dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Setiap bagian wajib melakukan opname aktiva tetap di bagiannya masing-masing sekali dalam 1 bulan.
Pelaksanaan opname aktiva tetap dapat dilakukan secara bergantian di antara staff di bagian masing-masing.
Contohnya apabila Bagian Keuangan mempunyai 4 karyawan, maka pelaksanaan opname aktiva tetap secara
bulanan dapat dilakukan secara bergantian diantara ke-4 karyawan tersebut. Bagian lain selain Keuangan
dapat meminjam atau memfotocopy Daftar Aktiva Tetap dari Bagian Keuangan untuk keperluan opname
aktiva tetap.
Hasil dari opname aktiva tetap dilaporkan setiap bulannya ke Pengurus Trucking.
2. Bagian Keuangan wajib melakukan opname aktiva tetap secara keseluruhan di semua bagian dan divisi sekali
dalam 3 bulan.
Hasil dari opname aktiva tetap ini dilaporkan ke Kacab, Pengurus Trucking dan Kantor Pusat Trucking.

22. Pengurus Trucking wajib melakukan pengontrolan atas pelaksanaan opname aktiva tetap sesuai jadwal yang
ditentukan.

23. Penghapusan aktiva tetap yang terdaftar di Daftar Aktiva Tetap, Penghapusan aktiva tetap dapat terjadi
karena:
1. Hilangnya aktiva tetap.
2. Adanya penjualan aktiva tetap.

24. Aktiva tetap yang sudah tidak digunakan lagi walaupun masih dalam kondisi bagus maupun aktiva tetap yang
sudah afkir (belum dijual) tetap harus terdaftar di Daftar Aktiva Tetap.

25. Aktiva tetap yang hilang atau rusak secara tidak wajar merupakan tanggung jawab dari karyawan atau bagian
yang bertanggung jawab atas aktiva tetap tersebut.

26. Penghapusan aktiva tetap harus disetujui oleh Kacab untuk Divisi EMKL atau Kepala Pengurus Trucking untuk
Divisi Trucking dan TAS-Pusat.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 31 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado
MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 1.4

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP PERHITUNGAN KOMISI PENGURUS TRUCKING DAN BONUS STAFF

TUJUAN
Mengatur tata tertib administrasi dan prosedur pemberian komisi dan bonus.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses perhitungan komisi pengurus trucking dan perhitungan
bonus staff.

DEFINISI
Komisi dan Bonus adalah penghargaan terhadap pencapaian target yang ditetapkan oleh direksi.

URAIAN PROSEDUR

1. Setiap Pembagian Komisi Pengurus Trucking dan Pembagian Bonus Staff harus atas Persetujuan Kantor Pusat
Trucking.

2. Komisi Pengurus Trucking di hitung oleh Kantor Pusat Trucking dan di bayarkan ke Pengurus Trucking jika
Piutang Mingguan dan Job Order Luar bulan tersebut semua sudah lunas dan sudah dibukukan oleh kantor pusat.
(dibukukan oleh kantor pusat maksudnya sudah menyelesaikan laporan keuangan secara komplit).

3. Komisi Pengurus Trucking di bebankan ke cabang masing – masing.

4. Perhitungan Komisi mengikuti aturan target yang telah disepakati antara Pengurus Trucking dan Pembina
Trucking.

5. Bonus Staff cabang di hitung oleh Kantor Pusat Trucking per triwulan dan boleh dibagikan ke staff cabang jika
semua piutang usaha bulan bagi bonus sudah lunas. Bonus diambil dari 3% laba bersih dan di kurangi dengan
alokasi biaya Kantor Pusat Trucking dan gaji direksi.

6. Bonus untuk Staff kantor pusat adalah 10% dari hasil perhitungan bonus staff cabang.

7. Persentase yang di dapat oleh masing – masing staff di tentukan oleh Pengurus Trucking masing – masing cabang,
dan untuk kantor pusat di tentukan oleh General Manager kantor pusat.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 32 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado
MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 1.5

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP KOMISI ORDER LUAR (OL) PENGURUS TRUCKING

TUJUAN
Mengatur tata tertib administrasi dan prosedur pemberian komisi order luar.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses perhitungan komisi order luar.

DEFINISI
Komisi order luar adalah komisi yang diberikan terhadap orderan luar.

URAIAN PROSEDUR

Komisi OL pengurus trucking di hitung oleh pusat, dan setelah di acc oleh kepala cabang masing- masing baru di
bagikan.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 33 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado
MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 1.6

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP PUNISHMENT DAN REWARD PENGURUS TRUCKING

TUJUAN
Memperkuat motivasi untuk memacu diri agar mencapai target.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses punish dan reward pengurus trucking.

DEFINISI
Punishment dan reward adalah sebuah cara untuk mengarahkan (memaksimalkan) jalannya trado dan sebuah bentuk
apresiasi kepada suatu prestasi tertentu.

URAIAN PROSEDUR

1. Punish dan Reward merupakan program yang di buat untuk merangsang pengurus trucking agar memaksimalkan
jalannya trado.

2. Trado yang tidak jalan karena tidak ada supir dan supir absen akan di punish sebesar Rp.20.000/ trado/hari,
sedangkan trado yang jalan akan di reward Rp.6.000/trado/hari.

3. Punish dan reward di hitung oleh keuangan cabang khusus cab medan, dan di bagi sekalian dengan gaji, sedangkan
khusus cab Surabaya di hitung oleh pusat dan di bagi sekalian saat pembagian komisi trucking.

4. Setiap trado yang mengalami kecelakaan kecil dan besar akan dikenakan denda Rp, 20.000 / hari sampai trado
siap operasi.
Khusus cabang Surabaya jika trado yang masuk bengkel perbaikan karena kecelakaan kecil dan besar
selain kena denda Rp. 20.000 / hari, jika tidak siap sesuai KPI, maka akan dikenakan tambahan denda Rp.
50.000 / hari sampai trado siap operasi.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 34 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado
MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 1.7

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP SUMBANGAN SOSIAL

TUJUAN
Membantu masyrakat yang tidak mampu.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses sumbangan sosial.

DEFINISI
Sumbangan sosial adalah pemberian yang berupa uang dan atau barang dari oleh dan untuk masyarakat dalam rangka
pelayanan sosial.

URAIAN PROSEDUR

1. Sumbangan sosial untuk dana amal bulan berjalan wajib disetorkan setiap bulan berikutnya sebelum tanggal 10.
Perhitungannya sbb : peritasi adalah 20” @Rp 5.000,-, 40” & 2x20” @Rp 7.500,

2. Sumbangan sosial ini di kumpulkan ke rekening BCA atas Nama Harianto Acc. 022 2567 155 (rencana no rekenng
akan diganti setiap tahun).

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 35 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado
MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 1.8

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP ASURANSI TRADO

TUJUAN
Sebagai sarana atau mekanisme pengalihan kemungkinan resiko / kerugian.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses asuransi trado.

DEFINISI
Asuransi trado adalah pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, di mana pihak satu berkewajiban
membayar iuran/kontribusi/premi. Pihak yang lainnya memiliki kewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada
pembayar iuran/kontribusi/premi apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau trado miliknya sesuai
dengan perjanjian yang sudah dibuat.

URAIAN PROSEDUR

Asuransi Trado Cabang Sejak Oktober 2017 sudah dipegang oleh Asuransi sendiri PT. TAS Pusat, adapun
pelaksanaan Asuransi akan di buat sebagai berikut :
1. Premi jatuh tempo Okt 2017 di perpanjang dan jatuh tempo selanjutnya adalah OKt 2018.
2. Premi jatuh tempo mulai Jan 2018 di perpanjang hingga jatuh tempo Des 2018, dan akan di perpanjang dengan
polis baru mulai dari Jan 2020.
Contoh :
Polis No.INDOTS2018003 jatuh tempo tgl Apr 2019 Rp.66.262.500,- @ Rp. 5.521.875/bulan.
Akan di perpanjang mejadi jatuh tempo Des 2019 dengan total premi Rp.44.175.000/8 bulan.
Dan akan perpanganjan selanjutnya adalah Jan 2020.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 36 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado
MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 1.9

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP BPKB

TUJUAN
Mengatur tata tertib administrasi dan prosedur

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses pinjaman BPKB dan pengembalian BPKB ke kantor pusat.

DEFINISI
BPKB adalah buku yang dikeluarkan/diterbitkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri Sebagai Bukti Kepemilikan Kendaraan
Bermotor.

URAIAN PROSEDUR

1. Setiap cabang melakukan pinjaman BPKB ke kantor pusat, permohonan pinjaman BPKB harus di email ke Ibu
Merry Su (m3rry_su@yahoo.com) dan di Cc kepada General Manager pusat, Auditor pusat, dan Kepala Cabang.

2. Setiap pengeluaran BPKB dari kantor pusat harus diketahui oleh General Manager.

3. Setiap BPKB yang sudah dikirim ke cabang harus dikonfirmasi ke cabang via email dengan lampiran bukti
pengiriman.

4. Setiap penerimaan BPKB di cabang harus dikonfirmasi penerimaan ke kantor pusat via email.

5. Setiap pengembalian BPKB dari cabang harus dikonfirmasi ke kantor pusat via email dengan lampiran bukti
pengiriman.

6. Setiap penerimaan kembali BPKB dari cabang harus dikonfirmasi ke cabang via email.

7. Setiap BPKB yang sudah diterima dari cabang harus langsung disimpan ke brangkas dan diketahui oleh General
Manager.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 37 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

II. SOP Kantor Cabang

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 38 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado
MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 2.1

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP KAS / BANK

TUJUAN
Mengatur tata tertib administrasi dan prosedur kas dan bank.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses kas dan bank.

DEFINISI
Kas dan bank adalah jumlah uang tunai yang disimpan di kas dan di bank berupa tabungan / simpanan dan giro yang
dapat ditarik setiap saat

URAIAN PROSEDUR

A. Kas Masuk (KMT)


Semua penerimaan tunai harus di catat di kas masuk dengan kode no KMT berurut sesuai dengan tanggal yg
berjalan, termasuk penerimaan kas gantung, deposito, pinjaman supir dan transaksi yang sudah diproses keluar
tetapi belum diserahkan ke supir.

Semua penerimaan kas harus dilampirkan bukti penerimaan dan harus di tanda tangan oleh Kepala Keuangan dan
Pegurus Trucking.

Semua Penerimaan Kas dan bukti Penerimaan Kas harus dikirim ke Kantor Pusat sesuai jadwal yang telah di
tentukan.

B. Kas Keluar (KBT)


Semua pengeluaran tunai harus di catat di kas keluar dengan kode no KBT berurut sesuai dengan tanggal yg
berjalan, termasuk pengeluaran kas gantung.

Semua pengeluaran tunai harus dilampirkan bukti pengeluaran dan harus di tanda tangan oleh Kepala Keuangan
dan Pegurus Trucking.

Semua Pengeluaran Kas dan bukti Pengeluaran Kas harus dikirim ke Kantor Pusat sesuai jadwal yang telah di
tentukan.

C. Bank Masuk (BMT)


Semua penerimaan melalui bank harus di catat di bank masuk dengan kode no BMT berurut sesuai dengan
tanggal berjalan.

Semua penerimaan Pelunasan melalui Giro wajib dicatatkan langsung melalui penerimaan giro (bukan dicatat pada
saat giro cair).

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 39 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Semua Penerimaan Bank harus dilampirkan bukti penerimaan dan harus di tanda tangan oleh Kepala Keuangan dan
Pegurus Trucking.

Semua Penerimaan Bank dan bukti Penerimaan Bank harus dikirim ke Kantor Pusat sesuai jadwal yang telah di
tentukan.

D. Bank Keluar (BKT)


Semua pengeluaran melalui bank harus di catat di bank masuk dengan kode no BMT berurut sesuai dengan
tanggal berjalan.
Semua Pengeluaran Bank harus dilampirkan bukti pengeluaran dan harus di tanda tangan oleh Kepala Keuangan
dan Pegurus Trucking.

Semua Pengeluaran Bank dan bukti Pengeluaran Bank harus dikirim ke Kantor Pusat sesuai jadwal yang telah di
tentukan.

E. Kas Gantung (KGT)


Kas Gantung adalah pengambilan uang sementara , yakni uang jalan trucking, uang sementara untuk pembelian
sparepart, atau uang sementara untuk kebutuhan kecelakaan trado.

Kas Gantung wajib di selesaikan dalam waktu max 2 hari dari tanggal pengeluaran kas kecuali kasus khusus yang
sudah mendapat persetujuan.

Adapun penyelesaian kas gantung disini adalah setiap kas gantung yg sudah selesai harus di catat kembali
menjadi penerimaan kas, kemudian baru di buat pengeluaran kas sesuai dengan biaya sebenarnya.

F. Pengambilan Uang Jalan (Borongan Supir) dan pengisian BBM.


1. Cabang Medan
Uang jalan di berikan setiap hari Rp.100.000,-, semua supir wajib mengisi bbm di SPBU langganan. Pada saat
gajian supir maka akan di potong uang jalan harian, bbm , cicilan pinjaman dan deposito (bila ada).

Selain mendapat borongan supir juga mendapat uang makan Rp.60.000/hari jika datang tepat waktu dan
bawa trado, Rp.100.000,-/hari jika bawa gerobak dan Rp.30.000/hari jika datang terlambat.

2. Cabang Jakarta
Uang jalan di berikan sesuai dengan borongan/ tujuan, sementara bbm adalah murni tanggungan dan tanggung
jawab supir.

Selain mendapat borongan supir juga mendapat komisi yang di ambil setiap akhir bulan, komisi di hitung dari
banyaknya ritasi yang diambil. Pada saat pengambilan komisi ini di potong pinjaman dan deposito
Rp.100.000/supir.

3. Cabang Surabaya

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 40 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Uang jalan yang di berikan sudah hampir penuh dengan nilai borongan/tujuan, semua supir wajib mengisi bbm
di spbu langganan dengan menggunakan voucher bbm. Pada saat gajian supir maka akan di potong uang jalan,
bbm dan cicilan pinjaman atau deposito (bila ada).

Selain mendapat borongam supir juga mendapat uang extra, yang akan di bagi setelah uang jalan di
kembalikan oleh supir, dan mendapat uang makan bagi supir yg datang status stanby tidak ada oderan adalah
Rp.150.000/hari, dan bagi supir yang ada oderan Rp.30.000/hari.

4. Cabang Makassar
Uang jalan yang di berikan Rp.75.000 untuk tujuan dalam kota, semua supir wajib mengisi bbm di spbu
langganan. Pada saat gajian supir maka akan di potong uang jalan, bbm, cicilan pinjaman dan deposito (bila
ada).

Selain mendapat borongan supir juga mendapat uang makan, bagi supir yang standby Rp.20.000/hari.

5. Cabang Manado
Uang jalan yang di berikan Rp.50.000/hari, sementara BBM supir di isi dengan cara memberikan kas gantung
kepada mandor yg kemudian mandor menunggu pengisian bbm supir. Bbm supir di bayar secara cash kepada
SPBU. Pada saat gajian supir maka akan di potong uang jalan, bbm, cicilan pinjaman dan deposito (bila ada).

Selain mendapat borongan supir juga mendapat uang makan Rp.30.000/hari.

Transaksi Kas harus diperiksa dan di print setiap hari untuk di cocokan dengan saldo Fisik Kas.

Setiap hari Kepala keuangan harus melakukan Opname Kas antara Fisik Kas dan Laporan Kas yang tercatat
di Program.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 41 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

MASTER SOP PT. TAS DIVISI TRUCKING NOMOR 2.2

DATE STANDARD OPERATING PROCEDURE APPROVED

SOP OPERASIONAL TRUCKING

TUJUAN
Mengatur tata tertib administrasi dan prosedur operasional trucking.

RUANG LINGKUP
Kebijakan dan Prosedur ini hanya mencakup proses-proses operasional trucking.

DEFINISI
Operasioanl trucking adalah kegiatan utama bisnis trucking

URAIAN PROSEDUR

A. SOP Absensi Trado Sistem HP (Sistem Android)


Tujuan memberikan informasi laporan yang sesuai kondisi lapangan dan pada waktu sebenarnya (real time).
Setiap hari mandor harus menginput absensi trado melalui HP (sistem Android), absensi di input pada hari
berjalan (terlock jam 00.00 WIB) dan boleh di edit pada keesokan harinya oleh bagian admin (melalui program
system komputer) sebelum jam 12.00 WIB.
Dalam absensi trado yg di input adalah:
1. No Pol Trado yang jalan
2. Status Trado (R,S,TS,I,M,K,L)
3. Supir Trado yang hadir

Jika terjadi kelalaian lupa input absensi pada hari berjalan, maka cabang wajib membuat email permintaan
absensi ke kantor pusat untuk di tambahkan , begitu pula jika ada kasalahan penginputan absensi dan sudah
lewat jam 12.00 WIB esok harinya, maka cabang wajib membuat email ke kantor pusat agar di buka lock absensi
untuk mengedit.

Keterangan status Trado :


1. Status Trado R = Trado sedang rusak / perbaikan / standarisasi / service rutin / opname / body repair.
2. Status Trado S = Supir cuti / sakit / izin / skorsing / absen.
3. Status Trado TS = Trado tidak ada supir.
4. Status Trado I = Trado inap di gudang / perjalanan pulang.
5. Status Trado M = Trado stand by / tidak ada muatan orderan / ready jalan.
6. Status Trado K = Trado Kecelakaan / Storing / ditahan polisi.
7. Status Trado L = Kantor Libur.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 42 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

B. SOP Surat Pengantar (Trip) Sistem HP (Sistem Android)


Tujuan memberikan informasi laporan yang sesuai kondisi lapangan dan pada waktu sebenarnya (real time).
Surat pengantar wajib di input pada hari berjalan (terlock jam 00.00 WIB) dan boleh di edit pada keesokan
harinya oleh bagian admin (melalui program system komputer) sebelum jam 12.00 WIB. Pengisian meliputi :
1. No Transaksi.
2. Tanggal Trip.
3. No Polisi.
4. Supir.
5. Dari.
6. Tujuan.
7. Container.
8. EMKL.
9. Jenis Orderan.

Jika terjadi kesalahan input surat jalan dan sudah lewat jam 12.00 siang besok harinya, maka cabang wajib
membuat email permintaan pembukaan input surat jalan ke kantor pusat untuk di edit.

Dengan input surat jalan, maka akan terbentuk 1 nomor TRP (Trip/ritasi) di program.

Setiap hari Pengurus Trucking harus mengirim Laporan Ritasi di group BBM dengan format sebagai berikut :
Laporan Ritasi tanggal………
1. Total trado yang jalan 25 unit dari jumlah trado 28 unit.
Point ini berhubungan dengan laporan absensi di program.
Pada point 1 contoh kasus ini menerangkan jumlah trado di cabang sebanyak 28 unit dimana hanya 25 unit
yang beroperasi saja.

2. Trado yang tidak beroperasi 3 unit ( 2 unit standarisasi (sebut NOPOL), 1 unit supir absen (sebut NOPOL) ).
Point ini turunan dari point 1.
Pada point 2 contoh kasus ini menerangkan sebanyak 3 unit yang tidak beroperasi dengan rincian keterangan
NOPOL yang lengkap.

3. Total tidak ada supir 2 unit dari 3 unit yang tidak beroperasi.
NB : 1 supir absen (sebut nama dan bawa unit plat NOPOL berapa) & 2 unit tidak ada supir.
Point ini turunan dari point 2.
Pada Point 3 contoh kasus ini menerangkan ada 1 unit supir absen dan 2 unit tidak ada supir.

4. Total trado yang perbaikan 2 (2 unit standarisasi (sebut NOPOL)).


Point ini turunan dari point 2 dan berhubungan dengan laporan service harian.
Pada point 4 contoh kasus ini menerangkan jumlah trado yang diperbaiki dengan rincian detail kerusakan per
NOPOL.

5. Total trip dari emkl sendiri = 36.


Point ini berhubungan dengan laporan ritasi di program.
Pada Point 5 ini menerangkan berapa trip yang keluar kota dan berapa trip dalam kota.
Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 43 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

6. Total trip dari emkl luar = 0.


Point ini berhubungan dengan laporan ritasi di program.
Pada point 6 ini menerangkan berapa trip yang keluar kota dan berapa trip dalam kota.
7. Total trado yang tidak mendapat orderan = 1 (inap NOPOL B 9587 SU).
Point ini berhubungan dengan laporan ritasi di program dan laporan penggunaan truck luar oleh emkl.
Pada Point 7 ini cukup jelas, hanya tambahkan keterangan, gandengan pendek berapa unit, gandengan panjang
berapa unit, ada gantungan, nginap gudang, gerobak tronton / total berapa unit.

8. Mobil Storing di jalan.


Pengecekan di laporan service harian di grup bbm.
Pada Point 8 ini cukup jelas dan berhubungan dengan laporan service harian.

9. Sisa gandengan pendek 6 dan sisa gandengan panajang 3.


Pada point 9 ini menerangkan jumlah gandengan yang sisa termasuk trado yang tidak beroperasi.

C. SOP Gajian Supir


Untuk gajian supir harus diinput melalui rincian gaji supir (RIC), pada saat penginputan RIC, akan di rincikan
berapa borongan supir seharusnya , di potong dengan uang jalan, bbm (Khusus cab Mdn dan Sby), pinjaman supir
dan deposito supir.

Kamudian setelah penginputan RIC akan di lanjutkan ke posting gaji supir (EBS), EBS disini maksudnya adalah
estimasi borongan yg akan di terima supir setelah potongan2 di RIC tadi, dan dari EBS akan di posting ke kas
untuk total borongan supir, penyelesaian kas gantung uang jalan supir, BBM supir, pinjaman dan deposito supir.

D. SOP Penambahan Master Borongan dan Tujuan


Semua penambahan master tujuan dan borongan baru harus diajukan oeh Pengurus Trucking melalui email ke
kantor pusat dan di cc ke Pembina Trucking dan harus dilengkapi dengan rincian borongan (uang jalan, komisi,
jarak/km dan pemakaian bbm).

Jika penambahan master tujuan / borongan bersifat penurunan harga khusus shipper tertentu, maka harus ada
email persetujuan dari Pembina Trucking.
Semua penambahan master tujuan dan borongan baru harus di buat oleh bagian Accounting kantor pusat.

E. SOP Omset / Piutang


1. Piutang Timbul
Bersambung dengan penjelasan mengenai gajian supir, setelah pembuatan RIC dan EBS diatas maka
selanjutnya adalah pembuatan Invoice. Invoice di cetak setiap minggu. Adapun Invoice/piutang dari trucking
adalah :
b. EMKL Sendiri (TAS AP).
Yang termasuk dalam TAS AP adalah Invoice Bongkaran, invoice muatan, dan invoice import
c. Order Luar (OL).
d. Invoice tambahan (istilahnya inv cuci trado).

2. Pelunasan Piutang
Pelunasan piutang trucking dibedakan atas :
Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 44 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

a. Piutang Emkl Sendiri (TAS AP) harus di lunaskan ke trucking dengan jatuh tempo 1 bulan di hitung
mingguan, yaitu setiap hari Kamis .Pelunasan di anggap lunas jika sudah di terima trucking pusat. Jika
cabang bersangkutan tidak sanggup melakukan pelunasan maka cabang tersebut wajib pinjam dana ke
EMKL pusat untuk pelunasan ke trucking.
b. Piutang Order Luar (OL) harus di lunaskan sesuai dengan kesepakatan dengan shipper atau EMKL
luar atau maksimal 40 hari setelah invoice.Semua pelunasan piutang harus di setor ke kantor pusat.
Terhadap piutang yang tidak dapat dilunaskan akan menjadi tanggung jawab pengurus trucking.
c. Setiap pelunasan Order Luar (OL) harus menggunakan transfer ke rekening PT. Transporindo Agung
Sejahtera, tidak boleh pembayaran cash, dan kita harus tahu pemiliknya dan alamat kantornya,
proses penagihan harus ke kantor, sebelum angkat barang tersebut kita harus koordinasi ke
kantornya bahwasanya staf lapangan mereka mau menggunakan Armada kita dan kita harus tagihnya
di kantor bukan melalui orang Belawan.

Semua piutang yang timbul harus di lunasi dengan entry pelunasan penerimaan piutang (PPT) dan kemudian
pada saat di setor ke pusat harus melalui entry pelunasan pengembalian pusat (BPT).

Pembuatan master untuk shipper/emkl baru, harus di lengkapi dengan data2 yg sudah tersedia di program
dan di validasi oleh pengurus trucking, artinya pengurus trucking bertanggung jawab penuh atas data
shipper/emkl baru tersebut.

F. SOP Pembelian / Hutang


Pembelian / hutang timbul karena adanya pembelian sparepart, pembayaran jasa servis sparepart, pembelian
ATK dsb.

Pembelian Sparepart /Hutang Usaha.


Semua pembelian sparepart wajib di input di surat pembelian barang (SPB), tagihan jasa servis trado di input di
surat pembelian barang vulkan (SPB Vulkan) , setiap penginputan SPB dan SPB vulkan akan menimbulkan hutang
usaha.

Pembelian non sparepart/Hutang Prediksi.


Semua pembelian lain selain sparepart dan tagihan jasa lain selain sparepart trado akan di input di entry hutang
(EHT), setiap penginputan EHT akan menimbulkan hutang prediksi.

Pelunasan Hutang.
Semua hutang yg timbul baik dari SPB, SPB vulkan dan EHT harus di lunasi dengan entry pelunasan hutang (PPH),
PPH yang sudah di buat harus di approve oleh pengurus trucking / kacab baru kemudian bisa diposting ke
kas/bank sebagai pelunasan.

Jatuh tempo pembayaran hutang ini diatur sesuai dengan form supplier yang sudah di sepakati bersama , jika
melebihi batas TOP maka pph tidak dapat di posting.

G. SOP Penggunaan Jasa Vulkanisir Ban


Setiap ban yang mau di vulkanisr harus menggunakan jasa Vukanisir dari Pabrik bukan dari Agen.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 45 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Setiap ban yang telah di vulkanisir harus Meminta Garansi kepada Pabrik atas hasil Jasa Vulkanisir yang
terkelupas.

Setiap ban yang telah di vulkanisir harus Meminta Garansi kepada Pabrik atas hasil Jasa Vulkanisir yang masa
pemakaian tidak wajar karena ada campuran bahan karet oplosan.

Meminta Tanggung Jawab atas bahan Ban yang sudah di jemput untuk di vulkanisir.

NB :
1. Ban kondisi sisa 2 mm ( meskipun bagian lainnya masih diatas 2 mm ) WAJIB di Ganti & Vulkanisir.
2. Pada point 1, kalau diketemukan ketipisan yang tidak merata harap dilakukan pengecekan terhadap As,
Bearing/Lakher/Setelan As, Kanvas Rem, Velg, King Pen, Per dan juga Penyetelan Rem harus merata
fungsinya

H. SOP Sparepart
Alur pengimputan pembelian sparepart trucking sbb :
1. Pembelian sparepart baru
Order pembelian (PO)-Pembelian(SPB) termasuk di dalamnya peralatan bengkel dan alat non sparepart baik
cash atau kredit – Pembayaran hutang (PPH)- Approve Kacab – posting ke kas/bank keluar (KBT/BKT).

2. Perbaikan barang reuse/Vulkanisir ban


Yang dimaksud adalah barang yg sudah ada atau di pakai dan di lepas untuk di perbaiki/vulkanisir, maka yang
akan dilakukan adalah :
Mutasi barang (PG) dari trado ke gudang sementara – Mutasi barang DO (PG) ke gudang pihak ke 3 – SPB
(setelah di kembalikan dari gudang phk ke 3) sesuai dengan nota – jika ada sisa yg sudah afkir maka di
masukan dengan mutasi barang(PG) ke gudang sementara dan langsung di buat status afkir pada ban
tersebut.

3. Ban serap (ban Stif)


Semua Ban yang dipakai jadi Ban Serap (ban stif) adalah ban yang sudah tidak bisa di vulkanisir / mínimum
status ban sudah vulkanisir 2.

Alur Pemakaian Sparepart Trucking sbb :


Supir memberitahukan keluhan trado dilanjutkan Kepala Mekanik menganalisa apakah perlu di lakukan pegantian
sparepart setelah itu Kepala Mekanik mengeluarkan notes kepada admin sparepart untuk pengambilan barang,
jika barang tidak tersedia di gudang maka akan di lakukan pembelian barang seperti sudah di jelaskan di atas,
jika barang tersedia di gudang maka admin akan menginput surat pemakaian barang (SPK) kemudian di bawa ke
bagian gudang untuk pengambilan barang/sparepart.

Jika dari kasus diatas ternyata sparepart yang mau diganti adalah sparepart reuse/ban, maka yang di lakukan
adalah admin menginput pindah gudang (PG) dari trado ke gd.sementara (pada saat sparepart/ban di lepaskan
dari trado), kemudian admin menginput SPK (pada saat pengambilan sparepart reuse/ban di gudang
kantor).Sparepart reuse/ban yg berada di gd.sementara akan di bawa ke gd.phk ke 3 tidak lebih dari 7 hari

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 46 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

(alur sudah di jelaskan di penjelasan perbaikan barang reuse).Sparepart reuse/ban yang berada di gudang phk
ke 3 juga tidak boleh melebihi 7 hari.

Semua Pemakaian Spare Part, Kepala Mekanik harus memastikan untuk meminta Spare Part bekas
tersebut dan menyerahkan ke divisi Gudang.

4. Penjualan Barang Afkir / Bekas (PJA)


Khusus penjualan barang bekas atas AKI, uang hasil penjualan harus di setor ke kantor (tidak boleh dibagikan).

5. Opname Fisik
Wajib melakukan Opname Fisik minimal 1 (satu) bulan sekali dan laporan Opname harus dikirimkan ke kantor
pusat.

Sanksi tidak tertib admin untuk permintaan sparepart baru maupun bekas (Khusus cabang Surabaya).
Contohnya seperti permintaan untuk sparepart A (SPK sudah dibuat) tidak langsung dipasang tetapi barang
masih belum dikeluarkan dari gudang, maka pengaturan sanksi adalah sebagai berikut:
1. Pihak gudang yang mengeluarkan Rp. 500.000 (jika sparepartnya berada didalam ruangan kantor)
2. Mekanik yang bersagkutan Rp. 500.000 (jika sparepartnya berada didalam ruangan kantor)
3. Mekanik yang bersangkutan Rp. 1.000.000 (jika sparepartnya berada diluar ruangan kantor)
4. Terhadap Poin C Supervisor Trucking Rp. 500.000

I. SOP Supir
Kebijakan Umum Manajemen Rekrutmen Supir sebagai berikut :
1. Kepala Trucking bertanggung jawab dalam hal Manajemen Rekrutmen Supir.
2. Kepala Trucking bertanggung jawab dalam standarisasi seluruh formulir, proses rekrutmen, dan laporan yang
terkait dengan Manajemen Rekrutmen Supir.
3. Perusahaan akan merekrut berdasarkan kebutuhan dan pengalaman.
4. Perusahaan hanya menerima Supir yang dinyatakan lolos proses seleksi.
5. Kepala Trucking harus memastikan Supir yang di terima memiliki data lengkap dan di input ke program menu
master supir untuk mengaktifkan status Supir, data yang dimaksud sebagai berikut:
a. KTP.
b. Kartu Keluarga.
c. SIM B Umum yang masih berlaku.
d. Pas Foto.
e. SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian).
6. Penerimaan Kembali Supir hanya diperbolehkan dengan kondisi sebagai berikut :
a. Supir mengundurkan diri secara baik-baik.
b. Supir memiliki catatan kinerja yang baik.
c. Supir yang memiliki Pinjaman Posting dan Non Posting pada waktu keluar, harus bersedia pinjaman
tersebut kembali di aktifkan dan dibebankan kepada supir yang bersangkutan.

Perusahaan mengijinkan Rekrutmen Supir yang memiliki hubungan keluarga misalnya orang tua/mertua,
kakak/adik, anak/keponakan atau sepupu/ipar, selama terdapat pernyataan sebelumnya oleh kandidat.

Setiap Supir yang diterima harus bersedia


Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 47 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

1. mendepositkan sebagian upah borongan supir yang di dapat ke perusahaan.


2. Setiap Supir yang diterima harus menandatangani Surat “Kesepakatan Kerja Bagi Hasil”.
3. Setiap Supir yang diterima harus menandatangani Surat “Pernyataan”.
4. Setiap Supir yang diterima harus menandatangani Surat “Kesepakatan Aturan Manajement”.
5. Setiap Trado dan Perlengkapan Mobil yang diserahkan kepada supir harus dilengkapi dengan “Berita Acara
Serah Terima Kendaraan Dinas dan Serah Terima Perlengkapan Mobil”.

Adapun format Surat “Kesepakatan Kerja Bagi Hasil”, Surat “Pernyataan”, Surat “ Kesepakatan Aturan
Manajement”, “Serah Terima Kendaraan Dinas” dan “Serah Terima Perlengkapan Mobil” terlampir dibawah ini.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 48 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 49 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 50 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 51 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 52 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 53 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 54 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 55 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 56 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Tips Menghindari Kecelakaan


Setiap Supir yang diterima harus diberikan arahan untuk menghindari kecelakaan di jalan, adapun Kecelakaan
bisa terjadi bisa disebabkan:
1. Kekhilafan Supir sekian detik karena tidak SABAR.
2. Kondisi Lelah Supir yang terlalu dipaksakan dengan mengabaikan Istirahat Sejenak.
3. Kurang Perhatiaan Supir terhadap Kondisi Mobil.
4. Kurang jadwal Maintenance yang rutin terhadap mobil.
Kejadian ini sangat MENYUSAHKAN semua pihak baik. Pengguna jalan raya, Keluarga Korban dan
MANAJEMEN Serta SUPIR itu sendiri.
Alasan KLISE supir pasti bilang REM BLONG
Banyak faktor kejadian tersebut :
1. Supir NARKOBA.
2. Yang bawa itu KERNET bukan Supir.
3. Supir NGANTUK/KELELAHAN.
4. Supir mengejar TARGET.
NB : - Rem Mobil tidak bisa BLONG yang sistem pengeremannya menggunakan Angin.
- Rem Mobil tidak bisa BLONG langsung jika sistem pengeremannya menggunakan MINYAK (karena
masing-masing AS roda mumpunyai BOSTER REM sendiri, jadi kalau AS depan yang BLONG, masih
ada Rem di AS belakangnya).
99% Kecelakaan yang terjadi ber SUMBER dari SUPIR itu sendiri, bersumber dari Faktor :
1. KETIDAKSABARAN.
2. LEMAHNYA PENGUASAAN UNIT.
3. TIDAK ADA KAWAN BICARA (KERNET).
4. UGAL – UGALAN.
5. PENUNDAAN PEKERJAAN.
6. TIDAK PROFESIONAL (ada masalah pribadi).
7. MENGEJAR TARGET.
8. MENGEJAR CLOSING/DEMURRAGE (Alasan Supir dikejar pengurus/mandor)

Usia Pensiun supir harus sesuai dengan peraturan perusahaan.

Kewajiban – kewajiban supir yang di atur dalam SOP ini adalah sbb :
1. Deposito supir
Setiap supir wajib mendepositokan sebagian borongan yang di dapat ke perusahaan dengan rincian sebagai
berikut :
- Cabang Medan : minimal plafon deposito per supir adalah Rp. 4.600.000 (empat juta enam ratus ribu rupiah)
yang dipotong (didepositokan) per perincian Rp. 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah) per supir.
- Cabang Jakarta : minimal plafon deposito per supir adalah Rp. 4.500.000 (empat juta lima ratus ribu rupiah)
yang dipotong (didepositokan) setiap bulan Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) per supir.
- Cabang Surabaya : minimal plafon deposito per supir adalah Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah) yang dipotong
(didepositokan) setiap minggu (potong uang kuli/extra) Rp. 75.000 (tujuh puluh lima ribu rupiah) per supir
setelah deposito sudah diatas Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah) maka setiap minggu (potongan uang kuli/extra)
Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah) per supir.
- Cabang Makassar : minimal plafon deposito per supir adalah Rp. 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah)
yang dipotong (didepositokan) setiap gajian supir Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) per supir.
Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 57 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

- Cabang Manado : minimal plafon deposito per supir adalah Rp. 4.500.000 (empat juta lima ratus ribu rupiah)
yang dipotong (didepositokan) per perincian Rp. 10.000 (sepuluh ribu rupiah) per supir.

Deposito hanya bisa ditarik pada saat supir resign dan setelah dipotong pinjaman atau jika deposito sudah
melebihi plafon yang sudah ditentukan diatas.
Contoh plafon deposito Rp. 5.000.000 :
1. Supir resign : deposito Rp. 5.000.000, pinjaman Rp. 4.000.000 maka sisa deposito yang bisa ditarik sebesar
Rp. 1.000.000
2. Supir resign : deposito Rp. 5.000.000, pinjaman Rp 5.001.000 maka deposito tidak bisa ditarik
3. Supir masih kerja : deposito Rp. 6.000.000 maka deposito yang bisa ditarik sebesar Rp. 1.000.000
4. Supir masih kerja : deposito Rp. 5.000.000 atau lebih kecil dari plafon maka deposito tidak bisa ditarik

2. Pinjaman supir
Pinjaman supir di bagi atas 2 yaitu :
a. Pinjaman Posting
Pinjaman posting artinnya pinjaman yg timbul karena di setujui oleh Pengurus Trucking dengan adanya surat
pinjaman, atau bisa juga timbul karena perincian gaji minus yang diakibatkan kelalaian supir sendiri.Pinjaman
posting ini bersifat tercatat dan dipertanggung jawabkan sepenuhnya oleh pengurus trucking. Dalam hal ini
jika ada supir yang masih ada pinjaman non posting resign, setelah di kross dengan deposito supir masih ada
sisa saldo pinjaman, maka menjadi kewajiban Pengurus Trucking.
b. Pinjaman Non posting
Pinjaman non posting artinya pinjaman yang timbul akibat klaim sparepart/kecelakaan akibat kelalaian supir,
dimana pinjaman ini sebenarnya sudah di biayakan dalam pembukuan perusahaan.Pinjaman ini hanya bersifat
gantung keterangan dan tidak tercatat.Jika ada supir yang masih mempunyai pinjaman non posting resign,
setelah kros dengan deposito sisa saldo pinjaman supir boleh di ajukan melalui email ke Pembina untuk
pemutihan.

Ketentuan pengenaan klaim ke supir khusus ban.


SOP khusus klaim ban ke supir per tanggal 31 Okt 2019 ada di perbarui menjadi :
Acuan ketebalan ban mentah maupun ban masak adalah 15mm

Untuk aturan PJT nya sbb :


1. Ban Mentah yg tidak bisa di Vulkan perhitungan PJT nya Sisa ketebalan + Rp.700.000 (bahan Vulkan 1)
+ Rp.500.000 (bahan Vulkan 2)

NB : jika Ban Mentah meledak maka PJT ditambahkan harga ban dalam dan selendang/lidah ban

2. Ban Vulkan1 yg tidak bisa di Vulkan perhitungan PJT nya Sisa ketebalan + Rp.500.000 (bahan Vulkan 2)

NB : jika Ban Vulkan 1 meledak maka PJT ditambahkan harga ban dalam dan selendang/lidah ban

Ketentuan pengenaan klaim ke supir khusus Aki, Umur Pemakaian Aki yang wajar adalah 2 X 365 = 730 hari
(mulai dihitung hari kerja trado dari saat awal pemakaian/buka SPK).

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 58 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Ketentuan Potongan Pinjaman Supir sebagai berikut :


1. Cabang Medan : dipotong Rp. 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah) per perincian untuk klaim supir perorangan,
dan dipotong Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) per perincian untuk klaim bersama
1 minggu gajian / perincian 3 kali, total gaji yang diterima supir harus diatas Rp. 75.000 (tujuh puluh lima
ribu rupiah), jika tidak memungkinkan potong 2 macam klaim, maka yang dipotong adalah klaim perorangan,
jika perincian minus tidak dipotong (tidak dilihat dari cicilan yang tertulis d PJT)
2. Cabang Jakarta : dipotong 1 bulan sekali, pada saat EKS pengambilan komosi supir, untuk komisi diatas Rp.
1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) dipotong Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) / bulan, jika tidak
mencapai Rp. 1.500.000 / bulan maka dipotong Rp. 150.000/bln (tidak dilihat dari cicilan yang tertulis di PJT)
3. Cabang Surabaya : dipotong per trip sesuai dengan cicilan yang tertulis di pinjaman, kali berapa PJT timbul
untuk si supir, 1 minggu gajian 3 X
4. Cabang Makassar : dipotong Rp. 5.000/trip, jika perincian tidak minus (tidak liahat cicilan yang tertulis di
PJT), 1 minggu gajian 3 X
5. Cabang Bitung : dipotong Rp. 5.000/trip, jika perincian tidak minus (tidak lihat cicilan yang tertulis di PJT),
gajian disesuaikan dengan pengisian BBM

3. Pendapatan supir selain borongan


Masing – masing supir akan mendapatkan pendapatan tambahan, sebagaimana diatur sebagai berikut :
a. Bonus/insentif bulanan.
Insentif bulanan diberikan kepada supir dengan syarat-syarat sbagai berikut :
1. Supir yang bersangkutan tidak ada absen dalam 1 bulan, akan mendapat Rp. 1.000.000 (khusus cab Medan)
dan Rp. 500.000 untuk cabang lain.
2. Supir yang bersangkutan tidak telat (sebelum jam 08.00) untuk cabang Makassar dan tidak telat dihari
senin khusus cabang Jakarta.
b. Bonus/insentif tahunan.
Insentif diberikan kepada supr dengan syrata-syarat sebagai berikut:
1. Kecuali cabang Makassar, diberikan Rp. 1.000.000 jika masih kerja full 1 tahun, tambahan Rp.1.000.000
jika tidak ada kecelakaan dalam 1 tahun tersebut, dan diberikan tambahan Rp. 1.000.000 jika tidak ada
terjadi bongkar mesin untuk trado yang dibawa supir dalam 1 tahuntersebut, Khusus cabang Jakarta
tambahan untuk bongkar mesin tidak diberikan jika ada klaim ban dan Aki ke supir dalam 1 tahun
tersebut.
2. Khusus cabang Makassar, diberikan Rp. 1.000.000 jika masih kerja full dalam 1 tahun, dan tidak
diberikan jika ada terjadi kecelakaan dan bongkar mesin dalam tahun tersebut.

c. Uang makan supir.


Uang makan diberikan dengan aturan sebagai berikut:
1. Cabang Medan, supir yang hadir berhak berhak mendapatkan uang makan Rp. 30.000/hari untuk supir
trado dan Rp. 100.000/hari untuk supir gerobak, serta mendapat tambahan uang lembur Rp. 30.000 /hari
jika bekerja diatas jam 19.00.
2. Cabang Surabaya, supir yang hadir mendapat uang makan Rp. 30.000/hari dan kernet Rp. 20.000/hari.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 59 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

3. Cabang Makassar, supir yang hadir dan tidak telat akan mendapat uang makan Rp.20.000/hari untuk
dalam kota dan Rp.30.000/hari untuk luar kota, serta mendapat tambahan uang lembur Rp.10.000/hari
jika bekerja diatas jam 19.00.
4. Cab Manado, supir yang hadir akan mendapat uang makan Rp.15.000/hari.

d. Tambahan insentif untuk rekomendasi supir baru.


Setiap supir yang merekomendasikan supir baru akan mendapatkan insentif dengan ketentuan sebagai
berikut:
1. Cabang Medan, akan mendapat insentif sebesar Rp.500.000/bulan jika supir yg di rekomendasikan sudah
bekerja 1 bulan selama 3 bulan, jika di tunggu sampe supir yg di rekomendasikan kerja sampai 3 bulan,
maka supir yg merekonmendasi akan mendapat Rp.2.000.000.
2. Cabang Jakarta, akan mendapat insentif sebesar Rp.1.000.000 setelah supir yg di rekomendasikan
bekerja 1 bulan.
3. Cabang Surabaya, akan mendapatkan insentif sebesar Rp.2.000.000, jika supir yg di rekomendasikan
sudah bekerja selama 3 bulan.
4. Cabang Makassar, akan mendapatkan insentif sebesar Rp.300.000, jika supir yang direkomendasikan
sudah bekerja selama 3 bulan.
5. Cabang Manado, akan mendapatkan insentif sebesar Rp.500.000, jika supir yang direkomendasikan sudah
bekerja selama 3 bulan.

e. Proses komisi supr (EKS)


Selain pendapatan diatas, supir masih ada di berikan uang tambahan beruba komisi dan tambahan uang buruh,
dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Cabang Jakarta EKS merupakan tambahan komisi kepada supir, yang dimana sudah ada tarifnya di
system sesuai dengan tujuan.
2. Cabang Surabaya EKS merupakan tambahan uang buruh kepada supir, dan harus di selesaikan paling
lambat 2 bulan dari tanggal job.JIka tidak maka uang buruh yang blm di bayarkan ke supir sudah tidak
bisa di bayarkan.

f. Gaji supir
Khusus Cabang Jakarta supir mendapat uang gaji dengan nominal antara Rp. 200.000 s.d Rp. 400.000.

4. Pemutihan Pinjaman Supir.


Kepala keuangan cabang wajib mengajukan Pemutihan paling lambat 1 bulan dihitung sejak supir berhenti bekerja.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 60 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

J. SOP Mekanik
Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 61 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Lembur Mekanik akibat mobil storing :


1. Mekanik yang keluar storing wajib ada SIK (Surat ijin keluar) dari pengurus trcking.
2. Izin Storing (personal/mobil untuk storing) saat ini wajib dikonfirmasi terlebih dahulu kepada Pembina
Trucking (Khusu Cabang Surabaya).
3. Jika ada yang tidak sesuai ke dua point diatas maka biaya mobil storing dan BBM bukan menjadi tanggung
jawab manajement.

Kerusakan karet kopling akibat storing bukan tanggung jawab manajement.

Khusus cabang Surabaya Mekanik mendapatkan insentif, diberikan kepada Mekanik per bulan Rp. 100.000 jika
kehadiran dianggap Full (tidak ada absen) selama 1 bulan penuh.

K. SOP Trado
1. Asuransi Trado.
Setiap unit trado wajib di asuransikan, untuk trado dengan tahun perakitan sebelum tahun 2015, hanya di
lindungi dengan asuransi TLO (Total Lost Only) dan TJH (pihak ke 3).Sementara untuk trado yang tahun
perakitan diatas tahun 2015 di lindungi dengan asuransi all risk.
Asuransi yang digunakan adalah asuransi dari kantor pusat, khusus Cab Medan menggunakan Asuransi Buana
Medan.

2. Surat Izin trado (STNK dan KIR).


Pengurus Trucking di wajibkan memperhatikan jatuh tempo STNK dan KIR Trado dan memperpanjang
sebelum jatuh tempo, jika tdk di perpanjang dan menyebankan denda atau tilang, maka biaya tersebut
dibebankan kepada pengurus trucking.

3. Trado larangan luar kota (untuk sementara hanya Cab Sby).


Pembebanan biaya mengenai Unit dalam pengawasan dan dilarang luar kota :
a. Pembebanan kepada Pengurus Trucking adalah 100% biaya perbaikan.
b. Pembebanan 100% dengan rincian kepada Kepala Keuangan 50% dan Supervisor Mekanik adalah 50%
biaya borongan yang sudah terlanjur diberikan kepada supir.

Aturan mainnya untuk point 2 adalah biaya borongan bukan dibebankan kepada Supervisor tetapi akan
dibebankan kepada Pak Asen :
1. Supervisor mekanik menginfokan di Group WA pada hari H di saat unit tsb. Keluar kota On the spot atau.
2. Kepala keuangan On the spot mengiinfokan di Group WA pada saat sewaktu mau menyetujui biaya
perincian supir.
NB : Akan diberikan 50% dari total pembebanan biaya uang borongan tsb. Kepada salah satu Supervisor yang
menginfokan di group.

L. SOP Standarisasi Trado


Semua Trado yang distandarisasi berada dalam kondisi yang sudah tidak bagus.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 62 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Semua Trado yang distandarisai harus diketahui Pengurus Trucking dan disetujui Pembina Trucking.
Semua Trado yang distandarisasi harus dilakukan melalui Kepala Mekanik.
Semua Permintaan Spare Part untuk Trado yang Standarisasi harus sesuai kebijakan Perusahaan yang berlaku.
Standarisasi Trado hanya dapat dilakukan di bengkel Perusahaan.
Kepala Mekanik harus memastikan bahwa semua Trado Perusahaan yang sedang distandarisasi sudah benar
dikerjakan secara lengkap sebelum Trado siap distandarisasi.
Untuk Pergantian Spare Part, Kepala Mekanik harus memastikan untuk Meminta Spare Part Bekas tersebut dan
menyerahkan ke Divisi Gudang.
Jangka Waktu Maksimal untuk Standarisasi Trado adalah 2 (dua) bulan, dihitung dari tanggal masuk bengkel
Perusahaan. Alur Standarisasi Trado adalah sbb :

M. SOP Perawatan Trado Perusahaan (Opname Service)


Mekanik akan memastikan bahwa setiap Trado Perusahaan dirawat dan diperbaiki sebagaimana mestinya.
Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 63 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Perawatan Trado Perusahaan harus dilakukan melalui Kepala Mekanik.

Semua permintaan Perbaikan dan Perawatan Trado harus sesuai dengan kebijakan Perusahaan yang berlaku.
Cabang Jakarta : setiap trado dilakukan service rutin 2 minggu sekali
Cabang Medan : setiap trado dilakukan service rutin 1 minggu sekali
Cabang Surabaya : setiap trado dilakukan service rutin 2 minggu sekali
Cabang Makassar : setiap trado dilakukan service rutin 2 minggu sekali

Kepala Mekanik harus memonitor jadwal pergantian Oli Mesin, Oli Gardan, Oli Persneling dan Saringan Hawa
dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Oli Mesin maksimal kilometer (KM) berjalan adalah 10.000 KM
2. Oli Gardan maksimal kilometer (KM) berjalan adalan 50.000 KM
3. Oli Persneling maksimal kilometer (KM) berjalan adalah 50.000 KM
4. Saringan Hawa maksimal kilometer (KM) berjalan adalah 20.000 KM

Setiap pergantian Oli Persneling dan Oli Gardan team Mekanik harus mengikuti alur Prosedur berikut :
1. Pemeriksaan oli Perneling yg diganti apakah ada mengandung Gram besi dalam oli bekas tersebut atau tidak,
jika ada Wajib dibongkar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
2. Terhadap point 1 , jika Persneling sudah turun , Wajib lakukan pengecekan Bearing/Lakher As klos ,lakukan
grease ulang dengan grease bagus atau ganti saja jika sangsi dengan kondisi nya.
3. Pemeriksaan bekas oli Gardan yg diganti apakah ada mengandung Gram besi dalam oli tersebut atau tidak,
jika ada Wajib dibongkar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
4. Pembukaan Dinamo Ampere untuk pengecekan Bearing/Lakher , lakukan grease ulang dengan grease bagus
atau ganti saja jika sangsi dengan kondisi nya.
5. Pembukaan Water pump pengecekan kondisi Bearing/Lakher , lakukan grease ulang dengan grease bagus
atau ganti saja jika sangsi dengan kondisi nya.

Kerusakan pada Trado Perusahaan harus segera diperbaiki untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

Setiap pagi hari, SPV Mekanik harus melakukan pengecekan oli mesin pada setiap trodo yang ada di garasi, bila
terjadi kekurangan oli mesin maka harus dilakukan penambahan oli mesin.

Pemakaian oli mesin dibawah 10 liter maka dianggap sebagai penambahan oli mesin dan pemakaian diatas 10 liter
dianggap sebagai penggantian oli mesin.

Jika ada penambahan oli mesin, harus dilaporkan history pemakaian oli mesin kepada Pembina Trucking via
Whatsapp, untuk pengontrolan Trado supaya tidak rusak parah.

Setiap hari SPV Mekanik atau Pengurus Trucking harus mengirimkan Laporan Service Rutin Trado, Laporan
Standarisasi, Laporan penanganan diluar jadwal service, Laporan Oli Mesin via group BBM

Setiap hari Admin Trucking Kantor pusat harus melakukan pemeriksaan laporan yang dikirim SPV Mekanik atau
Pengurus Trucking via BBM sudah cocok dengan Program atau belum.
Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 64 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Setiap perbaikan yang ditanggung oleh asuransi harus diklaim.

Setiap Trado yang mengalami Kerusakan akibat kelalaian Mekanik, semua biaya yang timbul akibat kerusakan
tersebut menjadi tanggungan Kepala Mekanik.

Alur Opname Service sbb :


I. DOORSMER/STEAM adalah tahap awal sebelum masuk point service lebih lanjut , dimana tujuannya mobil
sudah bersih untuk memudahkan mekanik melihat & meneliti.
II. BAGIAN MESIN
1. Point 1 dilakukan sejalan dengan Cuci Radiator dengan cara buka lubang pembuangan air bagian bawah
radiator, isi air dengan selang colokan ke mulut radiator, buka baut pembuangan air pada mesin, 3
hal tersebut dilakukan sambil mesin dinyalakan selama 15 menit.
2. Pengecekan Ikatan ring pengikat Selang Radiator bawah serta kondisi selang tersebut.
3. Introgasi Supir yang bersangkutan atas keluhan apa yang mau disampaikan.
4. Pengecekan Kebocoran/Merembes Oli sekecil apapun pada bagian mesin atau bagian yang vital untuk
ditindaklanjutin.
5. Pengecekan fungsi kerja angin pada Kompresor untuk mengetahui apakah ada kebocoran dan pengisian
penuh angin ke tangki apakah lancar atau tidak.
6. Ganti Oli sesuai kapasitas mesin dan lakukan pengukuran untuk diberi tanda pada "Media Pengukur Oli"
(karena kemumgkinan sudah bukan bawaan asli mobil), agar pengecekan hariannya lebih akurat atas
kecukupan oli mesin.
7. Ganti Saringan Oli & Saringan Solar, harap perhatikan bekas sisa yang tersaring untuk dianalisa kondisi
mesin apakah ada mengandung Gram dan kwalitas solar.
8. Pembersihan Saringan Teh pada injection pump.
9. Pengecekan Belt/Tali Kipas serta Media Penutup kipas berfungsi baik guna angin/udara yang dihasilkan
maksimal mengarah ke Radiator.
10. Pembukaan Water pump pengecekan kondisi Bearing/Lakher, lakukan grease ulang dengan grease
bagus Atau jika kurang bagus kondisi Bearing/Lakher ganti.
NB : setiap Service Rutin WAJIB di Pispot/ngeFat
11. Pembersihan Saringan Hawa.
12. Pembersihan Saringan Valve Mainbrance.
13. Pengecekan kecukupan Oli Hidraulik & Minyak Rem.
14. Pengecekan Master Klos Atas & Bawah.
15. Pengecekan & Penyetelan Tinggi / Rendah Pijakan Kopling, jika sisa penyetelan sisa 1/4 atau 25% maka
segera lakukan penggantian Kanvas kopling.
16. Pengecekan Karet Gantungan Kopling.

III. PEKERJAAN BAGIAN KOLONG meliputi HEAD & TRAILLER.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 65 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

1. Pengurasan & Pencucian Tangki Solar (supaya unit tidak terhambat operasional disarankan mempunyai
Tangki Solar Serap).
2. Pengecekan kondisi KING PEN.
3. Pembersihan Bearing /Lakher semua Roda Head & Trailler dengan mencabut Ban komplit (Tanpa buka baut
roda ) , Lakukan Grase Ulang dengan Grease khusus atau Ganti jika kondisi sudah dikhawatirkan.
4. Pengecekan Kanvas Rem, Jember Rem dan Stel Ulang pada Head & Trailler.
NB ; KHUSUS unit sistem Rem Minyak WAJIB ganti Karet Rem.
5. Pengecekan Fungsi kerja Handling Jack pada gandengan dan lakukan tambahan Grease biasa jika ada kurang
(buka bagian atas tutup).
6. Lakukan Pispot/nge Fat pada semua bagian Media lubang pispot pada Head & Trailler , jika ada media yang
gak ada harap dipasangkan kembali.
7. Pengolesan tambahan Grease biasa pada Tapak Gandengan.
8. Pengecekan bagian PER atas Daun Per, Boosing Per , Bohel & Baut As tengah Per.
9. Pengecekan & Pengikatan kembali Baut yang kendor dan pengadaan kembali baut yang hilang.
10. Pengecekan kelengkapan baut roda & Pengencangan kembali baut roda Head & Trailler.
11. Pengecekan Tekanan Angin semua Ban Head & Trailler termasuk Ban Serap
IV. BAGIAN KELISTRIKAN
1. Pengecekan Aki meliputi Penambahan Air Aki, Pengencangan ikatan Kabel +/-, Pembersihan jamur/karat
pada kepala Aki.
2. Pengecekan Sekring lampu Besar, lampu Sen, lampu Atrek mundur, lampu Rotary dan lampu gandengan
serta Sekring bagian Vital lainnya.
3. Pengecekan & Pembersihan Rumah Kunci Start.
4. Pengecekan kabel Relay Start.
5. Pengecekan Dinamo Starter, cek kondisi Karbon Brush dan Gigi Bendit.
6. Pengecekan Alternator/Dinamo Ampere sbb:
- Cek Indikator di Dashboard mobil apabila berkedip maka tidak ada pengisian aki dan bisa jadi
terdapat kerusakan pada komponen alternator.
- Jangan menambah beban listrik yang berlebihan pada mobil, karena dapat memperpendek umur
alternator dan juga umur aki.
- Segera perbaiki (Jangan Menunda) komponen alternator yang rusak supaya tidak menimbulkan
kerusakan pada komponen lainnya.
- Mengecek kabel pengisian listrik dari alternator ke aki mobil dikarenakan sangat rentan berkarat
oleh kotor dan air, akibatnya kabel menjadi getas dan korosi.
- Pengecekan Bearing/Lakher, lakukan Grease ulang dengan Grease kualitas baik , jika kondisi
menghawatirkan sebaiknya diganti bearing/lakher baru.

UNIT SETELAH SELESAI OPNAME SERVICE WAJIB DI TEST DRIVE DILAPANGAN UNTUK
PENGECEKAN LANJUTAN KHUSUSNYA BAGIAN REM YANG SUDAH DISETEL ULANG GUNA
MEMASTIKAN BERFUNGSI DENGAN BAIK
Setiap Trado Perusahaan yang melakukan opname service harus di buat :

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 66 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

1. Laporan Perawatan dan Peralatan Trado


2. Laporan Opname Perlengkapan Mobil
3. Laporan Opname Ban
Adapun format “Laporan Perawatan dan Pemeliharaan Aset, Laporan Opname Perlengkapan Mobil dan Laporan
Opname Ban” terlampir dibawah ini:

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 67 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 68 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 69 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 70 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

N. SOP Supplier Baru


Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 71 of 74
PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Semua Supplier baru harus melalui proses pengajuan dan persetujuan Kepala Trucking.
Pengurus Trucking akan bertanggung jawab dalam mencari Supplier baru.

Semua Supplier yang menawarkan hadiah dalam bentuk apapun sebagai tanda balas jasa kepada karyawan
Perusahaan akan dikeluarkan sebagai mitra bisinis perusahaan tanpa ada pengecualian.

Setiap Supplier baru harus menyerahkan Formulir Data Supplier.

Setiap Supplier baru harus bersedia Tanda tangan Form Perusahaan melarang karyawan menerima imbalan.

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 72 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 73 of 74


PT. Transporindo Agung Sejahtera | www.transporindo.com Edisi
Trusted and Speed For Your Logistic Solution 2020-03-28
Medan – Jakarta – Surabaya – Makassar - Manado

Standard Operating Procedure – Divisi Trucking Page. 74 of 74

Anda mungkin juga menyukai