0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
499 tayangan2 halaman

22.pembuatan Coombs Control Cell

Dokumen ini memberikan prosedur pembuatan Coombs Control Cell (CCC) yang digunakan untuk validasi proses Cross Match. CCC dibuat dengan menambahkan anti-D IgG Monoklonal ke dalam suspensi sel darah merah golongan O Rh positif, dilanjutkan dengan inkubasi dan pencucian sel, untuk menghasilkan suspensi CCC 5%. CCC digunakan sebagai kontrol positif dalam pemeriksaan akhir proses silang serasi darah.

Diunggah oleh

rosina raraq
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
499 tayangan2 halaman

22.pembuatan Coombs Control Cell

Dokumen ini memberikan prosedur pembuatan Coombs Control Cell (CCC) yang digunakan untuk validasi proses Cross Match. CCC dibuat dengan menambahkan anti-D IgG Monoklonal ke dalam suspensi sel darah merah golongan O Rh positif, dilanjutkan dengan inkubasi dan pencucian sel, untuk menghasilkan suspensi CCC 5%. CCC digunakan sebagai kontrol positif dalam pemeriksaan akhir proses silang serasi darah.

Diunggah oleh

rosina raraq
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BLUD RS PEMBUATAN COOMBS CONTROL CELL

SEKARWANGI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


1/2

Jl.Siliwangi No.49
Cibadak - Sukabumi

PROSEDUR Tanggal Terbit Ditetapkan


TETAP Direktur

dr.Hj. W. Marwiah Abubakar, MARS


Nip. 19640825198911 2 001

1. Pengertian Suatu reagen yang dibuat dengan menggunakan sel darah


merah golongan O Rh (+) yang digunakan untuk
pemeriksaan akhir proses Cross Match (Uji Silang Serasi).

2. Tujuan Sebagai test validasi dari pemeriksaan Cross Match

 Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum


3. Kebijakan Sekarwangi Nomor : 445/304/ DIR tentang
Mekanisme / Alur Pelayanan dan Pendistribusian Darah
Pada BDRS Umum Daerah Sekarwangi.
 Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 83 Tahun 2014 tentang Unit Transfusi darah,
Bank Darah Rumah Sakit dan Jejaring Pelayanan
Transfusi Darah.
 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7
Tahun 2011 tentang pelayanan darah.

4. Prosedur 1. Cuci sel darah merah golongan O Rh (+) dengan Nacl


0,9% pada centrifuge dengan kecepatan 3000 rpm
selama 2 menit, buang larutan supernatant dengan
menggunakan pipet secara perlahan jangan sampai sel
darah merah terbawa. Lakukan sebanyak 3 kali.
2. Buat suspensi sel darah merah O Rh (+) 40% dalam
saline
3. Ambil tabung lain teteskan anti-D IgG Monoklonal 1
tetes dan encerkan dengan 15 tetes saline 0,9%
( volume menjadi 16 tetes).
BLUD RS PEMBUATAN COOMBS CONTROL CELL
SEKARWANGI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


2/2

Jl.Siliwangi No.49
Cibadak - Sukabumi

4. Cuci sel darah merah golongan O Rh (+) dengan Nacl


0,9% pada centrifuge dengan kecepatan 3000 rpm
selama 2 menit, buang larutan supernatant dengan
menggunakan pipet secara perlahan jangan sampai sel
darah merah terbawa. Lakukan sebanyak 3 kali.
5. Buat suspensi sel darah merah O Rh (+) 40% dalam
saline
6. Ambil tabung lain teteskan anti-D IgG Monoklonal 1
tetes dan encerkan dengan 15 tetes saline 0,9%
( volume menjadi 16 tetes).
7. Kedalam enceran anti-D, tambahkan suspensi sel darah
merah O Rh (+) sebanyak ± 8 tetes.
8. Inkubasi selama pada suhu 37°C selama30 menit
9. Putar selama 1 menit dengan kecepatan 3000 rpm,
kemudian supernatant dibuang.
10. Cuci sel dengan saline 0,9% sebanyak 3 kali.
11. Endapan sel dijadikan suspensi 5 % = Coomb’s Control
Cell (CCC) ( akan diperoleh 64 tetes CCC 5 % )

5. Unit terkait  Kepala Bidang Pelayanan


 Kepala Bidang Sarana dan Prasarana
 Unit Pengadaan Barang dan Jasa
 Instalasi Rawat Inap
 Instalasi Gawat Darurat
 Bendahara Material

Anda mungkin juga menyukai