Target Kinerja UKM Esensial 2020
Target Kinerja UKM Esensial 2020
UKM ESENSIAL
3
Target Target
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan
No Definisi Operasional
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran
dalam % dalam %
1 2 3 4 5 6
1) Posyandu PURI (Purnama Mandiri)
2) Poskesdes beroperasi dengan strata
Madya, Purnama, dan Mandiri
Kegiatan penambahan
d. Penyuluhan NAPZA (Narkotika
pengetahuan NAPZA yang
Psikotropika dan Zat Adiktif)
diperuntukkan bagi masyarakat
1) Penyuluhan Napza minimal 2 kali
dalam setahun
Desa/ Kelurahan yang
penduduknya dapat mengakses
pelayanan kesehatan setiap
hari, mengembangkan UKBM,
e. Pengembangan Desa Siaga Aktif
melaksanakan surveilans,
mampu menanggulangi
kegawatdaruratan serta
bencana dengan ber-PHBS
1) Desa Siaga Aktif
2) Desa Siaga Aktif PURI (Purnama
Mandiri)
3) Pembinaan Desa Siaga Aktif
Ilmu, seni, dan upaya membantu
masyarakat memiliki gaya hidup
yang sehat secara optimal.
Kesehatan yang optimal
f. Promosi Kesehatan
didefinisikan sebagai
keseimbangan kesehatan fisik,
emosi, sosial, spiritual, dan
intelektual.
1) Promosi kesehatan untuk program
prioritas di dalam gedung
Puskesmas dan jaringannya
(sasaran masyarakat) minimal 12
kali dalam setahun
2) Promosi kesehatan untuk program
prioritas melalui pemberdayan
masyarakat di bidang kesehatan
(kegiatan di luar gedung Puskesmas)
minimal 12 kali dalam setahun
Program di luar kegiatan
esensial yang berorientasi pada
g. Program Pengembangan pemberdayaan masyarakat
dengan menekankan penerapan
perilaku hidup bersih dan sehat
1) Pembinaan tingkat perkembangan
Poskestren minimal 1 kali dalam
setahun
2) Poskestren Aktif
3) Pembinaan tingkat perkembangan
Pos UKK minimal 1 kali dalam
setahun
4) Pembinaan tingkat perkembangan
Posbindu PTM minimal 6 kali dalam
setahun
5) Pembinaan Kelompok Masyarakat/
Institusi Peduli Kesehatan minimal 6
kali dalam setahun
2. Upaya Kesehatan Lingkungan
a. Penyehatan Air
Kegiatan inspeksi kesehatan
lingkungan di sarana air bersih
1) Pengawasan Sarana Air Minum
(PDAM, BP-SPAMS, SAM Non
(SAM)
Perpipaan, SAM bukan jaringan
perpipaan komunal)
Target Target
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan
No Definisi Operasional
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran
dalam % dalam %
1 2 3 4 5 6
2) SAM yang memenuhi syarat Jumlah SAM yang dilakukan IKL
kesehatan dengan hasil memenuhi syarat
Jumlah rumah tangga yang
3) Rumah Tangga yang memiliki akses memiliki akses berkelanjutan
terhadap SAM terhadap sumber air minum
berkualitas (layak)
b. Penyehatan Makanan dan Minuman
Upaya peningkatan TPM
memenuhi syarat yang
1) Pembinaan Tempat Pengelolaan
dilakukan berdasarkan hasil
Makanan (TPM)
Inspeksi Kesehatan Lingkungan
(IKL) di TPM
2) TPM yang memenuhi syarat Jumlah TPM yang dilakukan IKL
kesehatan dengan hasil memenuhi syarat
c. Penyehatan Perumahan dan Sanitasi
Dasar
Upaya peningkatan rumah
memenuhi syarat yang
1) Pembinaan sanitasi perumahan
dilakukan berdasarkan hasil
Inspeksi Kesehatan Lingkungan
Jumlah rumah yang dilakukan
2) Rumah yang memenuhi syarat
IKL dengan hasil memenuhi
kesehatan
syarat
d. Pembinaan Tempat-Tempat Umum
(TTU)
Upaya peningkatan TTU
memenuhi syarat yang
dilakukan berdasarkan hasil
1) Pembinaan sarana TTU Inspeksi Kesehatan Lingkungan
(IKL) di TTU (Sarana
Kesehatan, Pendidikan, Tempat
Ibadah, dan Pasar)
2) TTU yang memenuhi syarat Jumlah TTU yang dilakukan IKL
kesehatan dengan hasil memenuhi syarat
e. Yankesling (Klinik Sanitasi)
Hubungan komunikasi antara
Tenaga Kesehatan Lingkungan
dengan pasien yang bertujuan
1) Konseling Sanitasi untuk mengenali dan
memecahkan maslaah
kesehatan lingkungan yang
dihadapi
Kegiatan pemeriksaan dan
pengamatan secara langsung
2) Inspeksi Kesehatan Lingkungan PBL
terhadap media lingkungan
dalam rangka
Tindakan penyehatan,
pengamanan, dan pengendalian
3) Intervensi terhadap pasien PBL yang untuk mewujudkan kualitas
di IKL lingkungan yang sehat, baik dari
aspek fisik, kimia, biologi,
maupun sosial
f. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
(STBM) = Pemberdayaan Masyarakat
Jumlah rumah tangga yang
1) Rumah Tangga memiliki Akses memiliki akses berkelanjutan
terhadap jamban sehat terhadap jamban sehat (JSP,
JSSP, Sharing)
Jumlah Desa/ Kelurahan yang
100% penduduknya sudah tidak
2) Desa/ Kelurahan yang sudah ODF buang air besar sembarangan
dan sudah diverifikasi oleh
Puskesmas
Target Target
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan
No Definisi Operasional
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran
dalam % dalam %
1 2 3 4 5 6
Fasilitas sanitasi (jamban) yang
3) Jamban Sehat memenuhi syarat kesehatan
(leher angsa, septic tank)/ JSP
Jumlah desa melaksanakan
4) Pelaksanaan Kegiatan STBM di
STBM yang difasilitasi oleh
Puskesmas
Puskesmas
3. Upaya Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak, dan
Keluarga Berencana
a. Kesehatan Ibu
Kontak pertama ibu hamil
dengan tenaga kesehatan yang
1) Pelayanan kesehatan untuk ibu mempunyai kompetensi untuk
hamil (K1) mendapatkan pelayanan
terpadu dan komprehensif
sesuai standar
Ibuh amil dengan kontak 4 kali
atau lebih dengan tenaga
2) Pelayanan kesehatan untuk ibu kesehatan yang mempunyai
hamil (K4) kompetensi untuk mendapatkan
pelayanan terpadu dan
komprehensif sesuai standar
Ibu bersalin mendapatkan
pelayanan persalinan oleh
tenaga kesehatan yang
3) Pelayanan Persalinan oleh tenaga mempunyai kompetensi di
kesehatan (Pn) fasilitas kesehatan milik
pemerintah maupun swasta di
wilayah kerja Puskesmas dalam
kurun waktu satu tahun
Ibu bersalin ditangani oleh
tenaga kesehatan di fasilitas
4) Pelayanan Persalinan oleh tenaga kesehatan milik pemerintah
kesehatan di fasilitas kesehatan maupun swasta di wilayah kerja
Puskesmas dalam kurun waktu
satu tahun
Ibu yang telah bersalin
melakukan kunjungan nifas
5) Pelayanan Nifas oleh tenaga paling sedikit 4 kali di fasilitas
kesehatan (KF) kesehatan milik pemerintah
maupun swasta di wilayah kerja
Puskesmas
Penanganan komplikasi
kebidanan, penyakit menular,
maupun tidak menular serta
6) Penanganan komplikasi kebidanan masalah gizi yang terjadi pada
(PK) waktu hamil, bersalin, dan nifas,
yang dilakukan oleh tenaga
kesehatan yang memiliki
kompetensi
b. Kesehatan Bayi
Pelayanan kesehatan kepada
neonates yang dilakukan oleh
1) Pelayanan Kesehatan neonatus
tenaga kesehatan yang memiliki
pertama (KN1)
kompetensi pada 6 jam sampai
dengan 48 jam setelah lahir
Pelayanan kunjungan neonatus
lengkap, minimal 3 kali yaitu 1
2) Pelayanan Kesehatan Neonatus 0-28
kalipada usia 6-48 jam, 1 kali
hari (KN lengkap)
pada 3-7 hari, dan 1 kali pada 8-
28 hari sesuai standar
Penanganan neonatus dengan
penyakit dan kelainan yang
3) Penanganan komplikasi neonatus dapat menyebabkan kesakitan,
kecacatan, dan kematian oleh
tenaga kesehatan yang memiliki
6
Target Target
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan
No Definisi Operasional
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran
dalam % dalam %
1 2 3 4 5 6
kompetensi di fasilitas
kesehatan di wilayah kerja
Puskesmas
Pelayanan kesehatan sesuai
standar yang diberikan oleh
4) Pelayanan kesehatan bayi 29 hari-11 tenaga kesehatan kepada bayi
bulan sedikitnya 4 kali selama periode
29 hari hingga 11 bulan setelah
lahir
c. Kesehatan Anak Balita dan Anak Pra
Sekolah
Anak balita usia 12-59 bulan
mendapatkan pelayanan
1) Pelayanan kesehatan anak balita
kesehatan di fasilitas kesehatan
(12-59 bulan)
milik pemerintah maupun
swasta
Balita usia 0-59 bulan
mendapatkan pelayanan
2) Pelayanan kesehatan balita (0-59
kesehatan di fasilitas kesehatan
bulan)
milik pemerintah maupun
swasta
Anak pra sekolah (60-72 bulan)
mendapatkan pelayanan
3) Pelayanan kesehatan Anak pra
kesehatan di fasilitas kesehatan
sekolah (60-72 bulan)
milik pemerintah maupun
swasta
d. Kesehatan Anak Usia Sekolah dan
Remaja
1) Sekolah setingkat SD/ MI/ SDLB
yang melaksanakan pemeriksaan
penjaringan kesehatan
2) Sekolah setingkat SMP/ MTs/
SMPLB yang melaksanakan
pemeriksaan penjaringan kesehatan
3) Sekolah setingkat SMA/ MA/ SMK/
SMALB yang melaksanakan
pemeriksaan penjaringan kesehatan
4) Pelayanan Kesehatan pada Usia
Pendidikan Dasar kelas I setingkat
SD/ MI/ SDLB
5) Pelayanan Kesehatan pada Usia
Pendidikan Dasar kelas VII setingkat
SMP/ MTs/ SMPLB
6) Setiap anak pada usia pendidikan
dasar mendapatkan skrining
kesehatan sesuai standar
7) Murid kelas X setingkat SMA/ MA/
SMK/ SMA LB yang diperiksa
penjaringan kesehatan
8) Pelayanan kesehatan remaja
6) KB pasca persalinan
7) Ibu hamil yang diperiksa HIV
4. Upaya Pelayanan Gizi
Target Target
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan
No Definisi Operasional
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran
dalam % dalam %
1 2 3 4 5 6
a. Pelayanan Gizi Masyarakat
1) Pemberian kapsul vitamin A (warna Bayi usia 6-11 bulan
biru) dosis tinggi pada bayi umur 6- mendapatkan kapsul vitamin A
11 bulan (warna biru) dosis tinggi
Balita usia 12-59 bulan
2) Pemberian kapsul vitamin A (warna
mendapatkan kapsul vitamin A
merah) dosis tinggi pada balita umur
(warna merah) dosis tinggi
12-59 bulan 2 (dua) kali setahun
sebanyak 2 kali dalam setahun
3) Pemberian 90 tablet Besi pada ibu Ibu hamil mendapatkan 90 tablet
hamil besi
4) Pemberian Tablet Tambah Darah Remaja putri mendapatkan
pada Remaja Putri tablet tambah darah
b. Penanggulangan Gangguan Gizi
Balita kurus mendapatkan
1) Pemberian PMT pada balita kurus Pemberian Makanan Tambahan
(PMT) selama 90 hari
Ibu hamil KEK mendapatkan
2) Ibu Hamil KEK yang mendapat PMT-
makanan tambahan selama 90
Pemulihan
hari
3) Balita gizi buruk mendapat Balita gizi buruk mendapatkan
perawatan sesuai standar tata perawatan (rawat inap maupun
laksana gizi buruk rawat jalan di fasyankes)
c. Pemantauan Status Gizi
Balita usia 0-59 bulan 29 hari
1) Penimbangan balita D/ S
yang ditimbang di Fasyankes
Balita yang ditimbang di
2) Balita naik berat badannya (N/ D) Fasyankes dan naik berat
badannya
Proporsi balita Bawah Garis
Merah terhadap balita yang
3) Balita Bawah Garis Merah (BGM) ditimbang di wilayah kerja
Puskesmas pada periode satu
tahun
Proporsi rumah tangga yang
mengkonsumsi garam
beryodium sesuai standar SNI
4) Rumah Tangga mengkonsumsi
terhadap jumlah seluruh rumah
garam beryodium
tangga yang diperiksa di wilayah
kerja Puskesmas dalam waktu
satu tahun
Proporsi ibu hamil KEK (LILA <
23,5 cm) terhadap jumlah ibu
5) Ibu Hamil Kurang Energi Kronis
hamil KEK yang ada di wilayah
(KEK)
kerja Puskesmas dalam satu
tahun
Bayi mencapai umur 5 bulan 29
6) Bayi usia 6 (enam) bulan mendapat
hari mendapat ASI eksklusif 6
ASI Eksklusif
bulan
7) Bayi yang baru lahir mendapat IMD Bayi baru lahir (minimal 1 jam)
(Inisiasi Menyusu Dini) yang mendapat IMD
Balita dengan indeks tinggi
badan menurut umur (TB/ U)
dengan nilai z-score < -2SD
8) Balita pendek (Stunting)
terhadap jumlah balita yang
diukur di wilayah kerja
Puskesmas dalam satu tahun
5. Upaya Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit
a. Diare
Balita diare yang ditemukan dan
1) Pelayanan Balita Diare
dilayani sesuai standar
Jumlah kasus diare pada balita
2) Penggunaan oralit pada balita diare yang ditemukan dan diberikan
oralit 6 bungkus
Target Target
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan
No Definisi Operasional
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran
dalam % dalam %
1 2 3 4 5 6
Jumlah kasus diare pada balita
yang ditemukan dan diberikan
3) Penggunaan Zinc pada balita diare
zinc sesuai umur, 0-2 : 5 tablet,
2-5 : 10 tablet
4) Pelaksanaan kegiatan Layanan Pojok oralit
Rehidrasi Oral Aktif (LROA)
b. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan
Atas)
Jumlah penemuan kasus ISPA
1) Penemuan penderita Pneumonia pneumonia pada balita.
balita Estimasi kasus : 3,61% x jumlah
balita tahun yang lalu
c. Kusta
Penemuan kasus baru kusta
1) Jumlah kasus baru yang ditemukan yang ditemukan dan diobati.
dan diobati CDR : 7/ 100.000 x jumlah
penduduk
2) Pemeriksaan kontak dari kasus Pemeriksaan kontak serumah
Kusta baru dan lingkungan
Penemuan kasus baru kusta
3) Angka kecacatan tingkat 2 dengan angka kecacatan tingkat
2
Penderita kusta yang telah
4) RFT penderita Kusta menyelesaikan pengobatan
MDT
Pemeriksaan kontak serumah
dan lingkungan bagi penderita
pasca RFT yang dilakukan
5) Pengawasan pasca RFT
setahun sekali, selama 3 th
untuk penderita PB dan 5 th
untuk penderita MB
6) Penderita baru pasca pengobatan Penderita kusta baru yang telah
dengan score kecacatannya tidak menyelesaikan pengobatan,
bertambah atau tetap kecacatannya tidak bertambah
7) Proporsi tenaga kesehatan Kusta
tersosialisasi
8) Kader kesehatan Kusta tersosialisasi
9) SD/ MI telah dilakukan screening
Kusta
d. Tuberculosis Bacillus (TB) Paru
Jumlah penemuan kasus baru
TBC yang ditemukan dan
diobati. Tahun 2020 : estimasi
jumlah penemuan kasus baru
TB (CDR) 291/ 100.000 x jumlah
penduduk.
1) Semua kasus TB yang ditemukan
Tahun 2020 : (jumlah penduduk
dan diobati
Puskesmas/ jumlah penduduk
Kabupaten) x target Kabupaten.
Target Kabupaten : 86% x 2813
= 2418,
Jumlah penduduk Kabupaten
Pati tahun 2020 : 1.294.948
SPM : target jumlah terduga
2) Penemuan terduga kasus TB TBC : 54% x 10 x target
penemuan kasus TBC
Jumlah semua kasus TBC yang
3) Angka Keberhasilan pengobatan
sembuh dan pengobatan
semua kasus TB (Success Rate/ SR)
lengkap
4) Jumlah pasien HIV diperiksa TB
e. Pencegahan dan Penanggulangan
PMS dan HIV/ AIDS
Target Target
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan
No Definisi Operasional
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran
dalam % dalam %
1 2 3 4 5 6
1) Anak sekolah (SMP dan SMA/
sederajat) yang sudah dijangkau
penyuluhan HIV/ AIDS
Kelompok LSL, waria, penasun,
2) Orang yang beresiko terinfeksi HIV
WPS, WBP, pasangan ODHA
mendapatkan pemeriksaan HIV
dan bayi dai ibu HIV
3) Orang HIV yang mendapatkan Jumlah penderita HIV yang
pengobatan ARV mendapatkan pengobatan ARV
4) Jumlah pasien TB yang mengetahui
status HIV-nya
f. Demam Berdarah Dengue (DBD)
ABJ = RTJ/ RD X 100%
RTJ : jumlah rumah/ bangunan
1) Angka Bebas Jentik (ABJ)
tidak ditemukan jentik, RD :
jumlah rumah yang diperiksa
2) Penderita DBD ditangani Penderita DBD yang ditangani
1. Manajemen Umum
a. Rencana 5 Rencana sesuai visi, misi,
(lima) tahunan tugas pokok, dan fungsi
Puskesmas, berdasarkan
pada analisis kebutuhan
masyarakat akan pelayanan
kesehatan sebagai upaya
untuk meningkatkan derajat
kesehatan masyarakat
secara optimal.
Ada dokumen Rencana
Strategis Bisnis.
19
Skala
No Jenis Variabel Definisi Operasional
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
20
Skala
No Jenis Variabel Definisi Operasional
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
28
D. BAB IV HASIL KINERJA TAHUNAN
1. Hasil Kinerja UKM Esensial
Tabel 4.1 Hasil Kinerja UKM Esensial Puskesmas X Tahun n
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
UKM ESSENSIAL
a. Tatanan Sehat
1) Rumah Tangga Sehat yang
memenuhi minimal 11 indikator
PHBS
2) Institusi Pendidikan yang memenuhi
minimal 9 indikator PHBS
(klasifikasi IV)
3) Institusi Kesehatan yang memenuhi
minimal 9 indikator PHBS
(klasifikasi IV)
4) TTU yang memenuhi minimal 6
indikator PHBS (klasifikasi IV)
5) Tempat Kerja yang memenuhi
minimal 8 indikator PHBS Tempat-
Tempat Kerja (klasifikasi IV)
6) Pondok Pesantren yang memenuhi
minimal 9 indikator PHBS Pondok
Pesantren (Klasifikasi IV)
b. Intervensi/ Penyuluhan
1) Kegiatan intervensi pada Kelompok
Rumah Tangga minimal 12 kali
dalam setahun
2) Kegiatan intervensi pada Institusi
Pendidikan minimal 12 kali dalam
29
Target Target Pencapaian % Kinerja Puskesmas
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
setahun
f. Promosi Kesehatan
30
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
1) Promosi kesehatan untuk program
prioritas di dalam gedung
Puskesmas dan jaringannya
(Sasaran masyarakat) minimal 12
kali dalam setahun
2) Promosi kesehatan untuk program
prioritas melalui pemberdayan
masyarakat di bidang kesehatan
(kegiatan di luar gedung
Puskesmas) minimal 12 kali dalam
setahun
g. Program Pengembangan
1) Pembinaan tingkat perkembangan
Poskestren minimal 1 kali dalam
setahun
2) Poskestren Aktif
3) Pembinaan tingkat perkembangan
Pos UKK minimal 1 kali dalam
setahun
4) Pembinaan tingkat perkembangan
Posbindu PTM minimal 6 kali dalam
setahun
5) Pembinaan Kelompok Masyarakat/
Institusi Peduli Kesehatan minimal
6 kali dalam setahun
Jumlah Nilai Upaya Promosi Kesehatan (I)
a. Penyehatan Air
1) Pengawasan Sarana Air Minum
(SAM)
31
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
2) SAM yang memenuhi syarat
kesehatan
3) Rumah Tangga yang memiliki
akses terhadap SAM
b. Penyehatan Makanan dan Minuman
1) Pembinaan Tempat Pengelolaan
Makanan (TPM)
2) TPM yang memenuhi syarat
kesehatan
c. Penyehatan Perumahan dan Sanitasi
Dasar
1) Pembinaan sanitasi perumahan
2) Rumah yang memenuhi syarat
kesehatan
d. Pembinaan Tempat-Tempat Umum
(TTU)
1) Pembinaan sarana TTU
2) TTU yang memenuhi syarat
kesehatan
e. Yankesling (Klinik Sanitasi)
1) Konseling Sanitasi
2) Inspeksi Kesehatan Lingkungan
PBL
3) Intervensi terhadap pasien PBL
yang di IKL
f. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
(STBM) = Pemberdayaan Masyarakat
1) Rumah Tangga memiliki Akses
terhadap jamban sehat
32
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
3) Jamban Sehat
4) Pelaksanaan Kegiatan STBM di
Puskesmas
Jumlah Nilai Upaya Kesehatan Lingkungan (II)
3. Upaya pelayanan Kesehatan Ibu, Anak, dan
Keluarga Berencana
a. Kesehatan Ibu
1) Pelayanan kesehatan untuk ibu
hamil (K1)
2) Pelayanan kesehatan untuk ibu
hamil (K4)
3) Pelayanan Persalinan oleh tenaga
kesehatan (Pn)
33
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
34
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
kesehatan sesuai standar
7) Murid kelas X setingkat SMA/ MA/
SMK/ SMALB yang diperiksa
penjaringan kesehatan
8) Pelayanan kesehatan remaja
e. Pelayanan Keluarga Berencana (KB)
1) KB aktif (Contraceptive Prevalence
Rate/ CPR)
2) Akseptor KB Drop Out
6) KB pasca persalinan
7) Ibu hamil yang diperiksa HIV
Jumlah Nilai Upaya Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak, dan Keluarga Berencana (III)
4. Upaya Pelayanan Gizi
a. Pelayanan Gizi Masyarakat
1) Pemberian kapsul vitamin A (warna
biru) dosis tinggi pada bayi umur 6-
11 bulan
2) Pemberian kapsul vitamin A (warna
merah) dosis tinggi pada balita
umur 12-59 bulan 2 (dua) kali
setahun
3) Pemberian 90 tablet Besi pada ibu
hamil
35
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
4) Pemberian Tablet Tambah Darah
pada Remaja Putri
b. Penanggulangan Gangguan Gizi
1) Pemberian PMT pada balita kurus
2) Ibu Hamil KEK yang mendapat
PMT-Pemulihan
3) Balita gizi buruk mendapat
perawatan sesuai standar
tatalaksana gizi buruk
c. Pemantauan Status Gizi
1) Penimbangan balita D/ S
2) Balita naik berat badannya (N/ D)
3) Balita BawahGaris Merah (BGM)
4) Rumah Tangga mengkonsumsi
garam beryodium
5) Ibu Hamil Kurang Energi Kronis
(KEK)
6) Bayi usia 6 (enam) bulan mendapat
ASI Eksklusif
7) Bayi yang baru lahir mendapat IMD
(Inisiasi Menyusu Dini)
8) Balita pendek (Stunting)
Jumlah Nilai Upaya Pelayanan Gizi (IV)
5. Upaya Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit
a. Diare
36
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
37
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
1) Semua kasus TB yang ditemukan
dan diobati
2) Penemuan terduga kasus TB
3) Angka Keberhasilan pengobatan
semua kasus TB (Success Rate/
SR)
4) Jumlah pasien HIV diperiksa TB
e. Pencegahan dan Penanggulangan
PMS dan HIV/ AIDS
1) Anak sekolah (SMP dan SMA/
sederajat) yang sudah dijangkau
penyuluhan HIV/ AIDS
2) Orang yang beresiko terinfeksi HIV
mendapatkan pemeriksaan HIV
3) Orang HIV yang mendapatkan
pengobatan ARV
4) Jumlah pasien TB yang
mengetahui status HIV-nya
3) PE kasus DBD
g. Malaria
38
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
1) Penderita Malaria yang dilakukan
pemeriksaan SD
2) Penderita positif Malaria yang
diobati sesuai standar (ACT)
3) Penderita positif Malaria yang di
follow up
h. Pencegahan dan Penanggulangan
Rabies
1) Cuci luka terhadap kasus gigitan
HPR
2) Vaksinasi terhadap kasus gigitan
HPR yang berindikasi
i. Hepatitis
1) Pemeriksaan hepatitis pada bumil
dengan rapid HBSag
2) Pemberian Hbig (diberikan dalam
24 jam setelah lahir) pada bayi dari
bumil reaktif hepatitis
j. Filariasis
1) Kasus filariasis yang ditemukan dan
ditangani sesuai standar
k. Leptospirosis
1) Kasus leptospirosis yang ditemukan
dan ditangani sesuai standar
l. Pelayanan Imunisasi
39
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
4) Kelengkapan laporan C1
40
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
5) Laporan W2 (mingguan) yang tepat
waktu
6) Kelengkapan laporan W2
(mingguan)
7) Analisa Trend Bulanan Penyakit
Potensial Wabah (6 penyakit)
8) Desa/ Kelurahan yang mengalami
KLB ditanggulangi dalam waktu
kurang dari 24 (dua puluh empat)
jam
n. Pencegahan dan Pengendalian
Penyakit Tidak Menular
1) Desa/ Kelurahan yang
melaksanakan kegiatan Posbindu
PTM
2) Sekolah yang ada di wilayah
Puskesmas melaksanakan KTR
3) Setiap warga negara Indonesia
usia 15-59 tahun mendapatkan
skrining kesehatan sesuai standar
Jumlah Nilai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (V)
6. Pelayanan Keperawatan Kesehatan
Masyarakat (Perkesmas)
a. Rasio Kunjungan Rumah (RKR)
41
% Kinerja Puskesmas
Target Target Pencapaian
Total Target %
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun Satuan (dalam Variabel/ Hambatan/
No Sasaran Sasaran Cakupan Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Sub Rata- Permasalahan
(S) (TxS) Riil rata
dalam % dalam % sasaran) Variabel rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6=5X3 7 8=7/5 9=7/6 10 11 12 13
c. Kenaikan tingkat kemandirian keluarga
setelah pembinaan
Jumlah Nilai Pelayanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) (VI)
42
% Kinerja Puskesmas
Target Pencapaian
Satuan Target Variabel/
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun n Total (dalam %Cakupan Rata- Hambatan/
No sasaran Sasaran Sub Rata- Analisa
Variabel/ Sub Variabel Program (T) Sasaran satuan Riil Rata Permasalahan
(S) (TxS) Variabel Rata
dalam % sasaran) Program
Variabel
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Kolom
Keterangan:
ke
2 Upaya Pelayanan Kesehatan adalah upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan di Puskesmas UKM esensial, UKM pengembangan, UKP
2 Program adalah bagian dari Upaya Pelayanan Kesehatan, misalnya UKM esensial terdiri dari 5 Program (Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, KIA-KB dll)
2 Variabel adalah bagian dari Program. Contoh variabel Promosi Kesehatan adalah tatanan sehat, intervensi/ penyuluhan, pengembangan UKBM dll
Sub Variabel adalah bagian dari variabel. Contoh : Sub variabel Tatanan sehat adalah rumah tangga sehat yang memenuhi10 indikator PHBS, Institusi Pendidikan yang memenuhi 7-8 indikator
2
PHBS dst
4 Satuan sasaran (kolom 4) adalah satuan dari sasaran, misal orang, balita, rumah tangga dll
6 Target Sasaran = kolom 3 (Target tahun n) dikali kolom 5 (total sasaran)
7 Pencapaian adalah hasil kegiatan Puskesmas dalam satuan sasaran
% cakupan riil adalah cakupan sesungguhnya dari tiap program, dihitung dengan cara kolom 7 (pencapaian) dibagi kolom 5 (total sasaran) dikali
8
100%
9 % Kinerja Sub Variabel/ Variabel/ Program Puskesmas adalah pencapaian kinerja Puskesmas (kolom 7) dibandingkan target sasaran (kolom 6) dikali 100%
10 Rata-rata variabel (kolom 10) adalah penjumlahan % kinerja sub variabel dibagi sejumlah variabel
Catatan: Bagi program yang tidak mempunyai sub variabel, maka bisa langsung mengisi % kinerja variabel dan % kinerja rata-rata program
11 % kinerja rata-rata program (kolom11) adalah hasil penjumlahan variabel dibagi sejumlah variabel
12 Analisa yang dimaksud untuk membandingkan target tahun n (kolom 3) dengan % capaian riil (kolom 8)
13 Uraikan hambatan&permasalahan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut
43
2. Hasil Kinerja UKM Pengembangan
Tabel 4.2 Hasil Kinerja UKM Pengembangan Puskesmas X Tahun n
44
Target Pencapaian % Kinerja Puskesmas
Target Satuan Target %
No Upaya pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun sasaran Total Sasaran (dalam Cakupan Variabel/ Rata- Analisa Hambatan/
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 (S) Sasaran (Tx S) satuan Riil Sub Rata-Rata Rata Permasalahan
dalam % sasaran) Variabel
dalam % variabel Program
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
a. Mata
1) Penemuan dan penanganan Kasus
refraksi.
2) Penemuan kasus penyakit mata di
Puskesmas
3) Penemuan kasus katarak pada
usia diatas 45 tahun
4) Pelayanan rujukan mata
b. Telinga
1) Penemuan kasus yang rujukan ke
spesialis di Puskesmas melalui
pemeriksaan fungsi pendengaran
45
Target Pencapaian % Kinerja Puskesmas
Target Satuan Target %
No Upaya pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun sasaran Total Sasaran (dalam Cakupan Variabel/ Rata- Analisa Hambatan/
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 (S) Sasaran (Tx S) satuan Riil Sub Rata-Rata Rata Permasalahan
dalam % sasaran) Variabel
dalam % variabel Program
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
2) Penemuan kasus penyakit telinga
di Puskesmas
8. Kesehatan Matra
a. Hasil pemeriksaan kesehatan jamaah
haji 3 bulan sebelum operasional terdata
b. Terbentuknya Tim TRC (Tim Reaksi
Cepat)
46
Target Pencapaian % Kinerja Puskesmas
Target Satuan Target %
No Upaya pelayanan Kesehatan/ Program/ Tahun Tahun sasaran Total Sasaran (dalam Cakupan Variabel/ Rata- Analisa Hambatan/
Variabel/ Sub Variabel Program 2020 2020 (S) Sasaran (Tx S) satuan Riil Sub Rata-Rata Rata Permasalahan
dalam % sasaran) Variabel
dalam % variabel Program
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
47
Pencapaian % Kinerja Puskesmas
Upaya pelayanan Kesehatan/ Target Satuan Target
Total (dalam %Cakupa Hambatan/
No Program/ Variabel/ Sub Variabel Tahun n (T) sasaran Sasaran Variabel/ Analisa
Sasaran satuan n Riil Sub Rata-Rata Permasalahan
Program dalam % (S) (TxS) Rata-Rata
sasaran) Variabel Program
Variabel
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Kolom ke Keterangan
2 Upaya pelayanan Kesehatan adalah Upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan di Puskesmas UKM esensial, UKM pengembangan, UKP
2 Program adalah bagian dari Upaya pelayanan Kesehatan, misalnya UKM esensial terdiri dari 5 Program (Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, KIA-KB dll)
2 Variabel adalah bagian dari Program, contoh: variabel pelayanan Kesehatan Indera adalah Mata dan Telinga
2 Sub variabel adalah bagian dari variabel, contoh: Sub Variabel Mata adalah penemuan dan penanganan kasus refraksi, penemuan kasus penyakit mata di Puskesmas dst
4 Satuan sasaran adalah satuan dari sasaran, misal orang, balita, rumah tangga dll
8 % cakupan riil adalah cakupan sesungguhnya dari tiap program, dihitung dengan cara kolom 7 (pencapaian) dibagi kolom 5 (total sasaran) dikali 100%
9 % Kinerja Sub Variabel/ Variabel/ Program Puskesmas adalah pencapaian kinerja Puskesmas (kolom 7) dibandingkan target sasaran (kolom 6) dikali 100%
10 Rata-rata variabel adalah penjumlahan% kinerja sub variabel (kolom 9) dibagi sejumlah variable
Catatan: Bagi program yang tidak mempunyai subvariabel, maka bisa langsung mengisi % kinerja variabel dan % kinerja rata-rata program
11 % kinerja rata-rata program adalah hasil penjumlahan variabel (kolom 10) dibagi sejumlah variabel
12 Analisa yang dimaksud untuk membandingkan target tahun n (kolom 3) dengan % capaian riil (kolom 8)
48
3. Hasil Kinerja UKP
Tabel 4.3 Hasil Kinerja UKP Puskesmas X Tahun n
% Kinerja Puskesmas
Target Target Target Pencapaian
No Upaya pelayanan Kesehatan/ Program/
Tahun 2020 Tahun 2020 Satuan Total
Sasaran (dalam %Cakupan Variabel
Rata- Analisa Hambatan/
Variabel/ Sub Variabel Program sasaran (S) Sasaran satuan Riil Sub / Rata- Permasalahan
dalam % dalam % (TxS) Rata
sasaran) Variabel Rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
UPAYA KESEHATAN PERSEORANGAN (UKP)
1. Pelayanan Non Rawat Inap
a. Angka Kontak
b. Rujukan Rawat Jalan Non Spesialistik
c. Peserta Prolanis Rutin Berkunjung ke
FKTP
d. Setiap penderita hipertensi mendapatkan
pelayanan kesehatan sesuai standar
e. Setiap penderita diabetes mellitus
mendapatkan pelayanan kesehatan
sesuai standar
f. Kelengkapan pengisian rekam medik
rawat jalan
g. Pelayanan Persalinan normal satu hari
(one day care)
h. Rasio gigi tetap yang ditambal terhadap
Gigi
gigi tetap yang dicabut >1
i. Bumil yang mendapat pemeriksaan
kesehatan gigi
j. Pelayanan konseling gizi (DM,
Hipertensi, KEK, anemia, dll)
Jumlah Nilai Pelayanan Non Rawat Inap (I)
2. Pelayanan Gawat Darurat
a. Standar jumlah dan kualitas tenaga di
Unit Gawat Darurat
49
% Kinerja Puskesmas
Target Target Target Pencapaian
No Upaya pelayanan Kesehatan/ Program/
Tahun 2020 Tahun 2020 Satuan Total
Sasaran (dalam %Cakupan Variabel
Rata- Analisa Hambatan/
Variabel/ Sub Variabel Program sasaran (S) Sasaran satuan Riil Sub / Rata- Permasalahan
dalam % dalam % (TxS) Rata
sasaran) Variabel Rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
b. Standar fasilitas, peralatan, sarana,
prasarana dan obat emergensi di UGD
c. Kelengkapan pengisian informed consent
dalam 24 jam setelah selesai pelayanan
Jumlah Nilai Pelayanan Gawat Darurat (II)
3. Pelayanan Kefarmasian
a. Kesesuaian item obat yang tersedia
dalam Fornas
b. Ketersediaan obat dan vaksin terhadap
20 obat indikator
c. Penggunaan obat rasional
Jumlah Nilai Pelayanan Kefarmasian (III)
4. Pelayanan Laboratorium
a. Kesesuaian jenis pelayanan
laboratorium dengan standar
b. Ketepatan waktu tunggu penyerahan
hasil pelayanan laboratorium
c. Kesesuaian hasil pemeriksaan baku
mutu internal (PMI)
d. Pemeriksaan Hemoglobin pada ibu hamil
K1
e. Pengambilan sputum BTA
Jumlah Nilai Pelayanan Laboratorium (IV)
5. Pelayanan Rawat Inap
a. Bed Occupation Rate (BOR)
50
% Kinerja Puskesmas
Target Target Target Pencapaian
No Upaya pelayanan Kesehatan/ Program/
Tahun 2020 Tahun 2020 Satuan Total
Sasaran (dalam %Cakupan Variabel
Rata- Analisa Hambatan/
Variabel/ Sub Variabel Program sasaran (S) Sasaran satuan Riil Sub / Rata- Permasalahan
dalam % dalam % (TxS) Rata
sasaran) Variabel Rata
Program
Variabel
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
b. Kelengkapan pengisian rekam medik
rawat inap dalam 24 jam
Jumlah Nilai Pelayanan Rawat Inap (V)
TOTAL NILAI UPAYA KESEHATAN PERSEORANGAN (UKP) (I-V)
51
Pencapaian % Kinerja Puskesmas
Upaya Pelayanan Kesehatan/ Target Satuan Target
Total (dalam %Cakupa Hambatan/
No Program/ Variabel/ Sub Variabel Tahun n (T) sasaran Sasaran Variabel/ Analisa
Sasaran satuan n Riil Sub Rata-Rata Permasalahan
Program dalam % (S) (TxS) Rata-Rata
sasaran) Variabel Program
Variabel
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Kolom
Keterangan
ke
2 Upaya pelayanan Kesehatan adalah Upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan di Puskesmas UKM esensial, UKM pengembangan, UKP
2 Program adalah bagian dari Upaya pelayanan Kesehatan, misalnya UKP terdiri dari 5 Program (Pelayanan Non Rawat Inap, Pelayanan Gawat Darurat dll)
2 Variabel adalah bagian dari Program, contoh: variabel Pelayanan Non Rawat Inap adalah Angka Kontak
4 Satuan sasaran adalah satuan dari sasaran, missal: orang, balita, rumah tangga dll
8 % cakupan riil adalah cakupan sesungguhnya dari tiap program, dihitung dengan cara kolom 7 (pencapaian) dibagi kolom 5 (total sasaran) dikali 100%
9 % Kinerja Sub Variabel/ Variabel/ Program Puskesmas adalah pencapaian kinerja Puskesmas (kolom 7) dibandingkan target sasaran (kolom 6) dikali 100%
10 Rata-rata variabel adalah penjumlahan% kinerja sub variabel (kolom 9) dibagi sejumlah variabel
Catatan: Bagi program yang tidak mempunyai sub variabel, maka bisa langsung mengisi % kinerja variabel dan % kinerja rata-rata program
11 % kinerja rata-rata program adalah hasil penjumlahan variabel (kolom 10) dibagi sejumlah variabel
12 Analisa yang dimaksud untuk membandingkan target tahun n (kolom 3) dengan % capaian riil (kolom 8)
13 Uraikan hambatan&permasalahan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut
52
4. Hasil Kinerja Manajemen
Tabel 4.4 Hasil Kinerja Manajemen Puskesmas X Tahun n
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1. Manajemen Umum
a. Rencana 5 (lima) Rencana sesuai visi, misi, tugas Tidak ada Ada rencana 5 Ada rencana 5 Ada rencana 5
tahunan pokok, dan fungsi Puskesmas, rencana 5 (lima) tahunan, tetapi tahunan, tahunan, sesuai
berdasarkan pada analisis kebutuhan tahunan tidak sesuai visi, sesuai visi, misi, visi, misi, tugas
masyarakat akan pelayanan misi, tugas tugas pokok pokok, dan
kesehatan sebagai upaya untuk pokok, dan dan fungsi fungsi
meningkatkan derajat kesehatan fungsi Puskesmas, Puskesmas,berd
masyarakat secara optimal. Puskesmas, tetapi tidak asarkan pada
Ada dokumen Rencana Strategis tidak berdasarkan analisis
Bisnis. berdasarkan pada analisis kebutuhan
pada analisis kebutuhan masyarakat
kebutuhan masyarakat
masyarakat
b. RUK Tahun (n+1) RUK (Rencana Usulan Kegiatan) Tidak ada Ada RUK, tetapi Ada RUK, Ada RUK, sesuai
Puskesmas untuk tahun yad (N+1) tidak sesuai visi, sesuai visi, misi, visi, misi, tugas
dibuat berdasarkan analisa situasi, misi, tugas tugas pokok, pokok, dan
kebutuhan dan harapan masyarakat, pokok, dan dan fungsi fungsi
hasil capaian kinerja, prioritas serta fungsi Puskesmas, Puskesmas,
data 2 (dua) tahun yang lalu dan data Puskesmas,tida tidak berdasarkan
survei, disahkan oleh Kepala k berdasarkan berdasarkan pada analisis
Puskesmas. pada analisis pada analisis kebutuhan
Ada dokumen Rencana Bisnis dan kebutuhan kebutuhan masyarakat dan
Anggaran (RBA) atau Usulan. masyarakat dan masyarakat dan kinerja, ada
kinerja kinerja pengesahan
Kepala
Puskesmas
53
Skala
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa Hambatan/
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
c. RPK/ POA Dokumen Rencana Pelaksanaan Tidak ada Dokumen RPK Dokumen RPK Dokumen RPK
bulanan/ tahunan Kegiatan (RPK) program UKM, dokumen RPK tidak sesuai sesuai RUK, sesuai RUK, ada
sebagai acuan pelaksanaan kegiatan RUK, tidak ada tidak ada pembahasan
program yang akan dijadwalkan pembahasan pembahasan dengan LP
selama 1 tahun oleh PJ UKM dan PL dengan LP dengan LP maupun LS
UKM, ada jadwal, dilaksanakan maupun LS maupun LS dalam penentuan
dengan memperhatikan visi misi, dan dalam dalam jadwal
dalam menentukan jadwal ada penentuan penentuan
pembahasan dengan LP/ LS. jadwal jadwal
Ada dokumen RBA atau DPA dan
DPA Perubahan
d. Lokakarya Mini Rapat Lintas Program (LP) Tidak ada Ada, dokumen Ada, dokumen Ada, dokumen
bulanan (lokmin membahas review kegiatan, dokumen tidak memuat corrective yang
bulanan) permasalahan LP, rencana tindak evaluasi action, daftar menindaklanjuti
lanjut (Corrective action), beserta bulanan hadir, notulen hasil lokmin
tindak lanjutnya secara lengkap. pelaksanaan hasil lokmin, bulan
Dokumen lokmin awal tahun memuat kegiatan dan undangan rapat sebelumnya
penyusunan POA, briefing penjelasan langkah koreksi lokmin tiap
program dari Kepala Puskesmas dan bulan lengkap
detail pelaksanaan program (target,
strategi pelaksana) dan kesepakatan
pegawai Puskesmas.
Notulen memuat evaluasi bulanan
pelaksanaan kegiatan dan langkah
koreksi.
e. Penilaian Kinerja PKP tahun n-1 dibuat dengan Tidak ada Ada dokumen, Ada dokumen, Ada dokumen,
Puskesmas sistematika sesuai pedoman, dokumen disusun tidak disusun sesuai disusun sesuai
(PKP) disajikan dan dilakukan analisa serta sesuai pedoman pedoman tapi pedoman,
ada Rencana Tindak Lanjutnya, serta tapi nilai kinerja tidak dilakukan dianalisa dan
nilai kinerja terbaca terbaca analisa dan ada RTL, nilai
RTL, nilai terbaca
terbaca
54
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
f. Lokakarya Mini Rapat lintas program dan Lintas Tidak ada Ada, dokumen Ada Dokumen Ada, dokumen
tribulanan (lokmin Sektor (LS) membahas review dokumen tidak memuat corrective yang
tribulanan) kegiatan, permasalahan LP, evaluasi action, daftar menindaklanjuti
corrective action, beserta tindak bulanan hadir, notulen hasil lokmin yang
lanjutnya secara lengkap. pelaksanaan hasil lokmin, melibatkan peran
Dokumen memuat evaluasi kegiatan kegiatan dan undangan rapat serta LS
yang memerlukan peran LS. langkah koreksi lokmin lengkap
g. Pembinaan Pembinaan Pustu , Polindes/ Tidak ada Ada monitoring Ada monitoring Ada tindak lanjut
wilayah dan Ponkesdes/ Poskesdes oleh Kepala pembinaan/ tetapi tidak ada dan evaluasi monitoring
jaringan Puskesmas, dokter, dan Penanggung monitoring evaluasi hasil monitoring
Puskesmas Jawab UKM
h. Survei Keluarga Survei meliputi: Ada survei tapi Ada bukti survei Ada bukti survei Ada bukti survei
Sehat (12 1) KB kurang dari 50% lebih dari 50% lebih dari 50% lengkap lebih
Indikator Keluarga 2) Persalinan di faskes KK KK dan entry KK, entry data dari 50% KK,
Sehat) 3) Bayi dengan imunisasi dasar data ke aplikasi di aplikasi, ada entry data di
lengkap, bayi dengan ASI tapi belum ada analisis data aplikasi, ada
eksklusif analisis data dan rencana analisis, rencana
4) Balita ditimbang dan rencana tindak lanjut tapi tindak lanjut
5) Penderita TB, hipertensi dan tindak lanjut belum ada serta intervensi
gangguan jiwa mendapat intervensi
pengobatan, tidak merokok,
JKN, air bersih dan jamban
sehat yang dilakukan oleh
Puskesmas dan jaringannya,ada
bukti survei, laporan, analisa,
dan rencana tindak lanjut
Jumlah Nilai Manajemen Umum Puskesmas (I)
55
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
a. Survei Mawas Diri Identifikasi kebutuhan dan Tidak dilakukan Dilakukan, ada Dilakukan, ada Dilakukan, ada
(SMD) masyarakat terhadap program. Hasil dokumen dokumen dokumen
identifikasi dianalisis untuk menyusun Kerangka acuan Kerangka acuan Kerangka acuan
upaya. Dokumen yang harus SMD, rencana SMD, rencana SMD, rencana
dilengkapi adalah Kerangka Acuan kegiatan, tetapi kegiatan, kegiatan, analisis
Identifikasi Kebutuhan Masyarakat, tidak ada analisis masalah/
kuesioner/ instrumen SMD, SOP analisis masalah/ kebutuhan
identifikasi masalah/ kebutuhan masyarakat,
kebutuhan masyarakat, rencana tindak
masyarakat, rencana tindak lanjut dan tindak
rencana tindak lanjut, tetapi lanjut serta
lanjut, dan tidak ada tindak evaluasi
tindak lanjut lanjut serta
serta evaluasi evaluasi
b. Pertemuan Pertemuan dengan masyarakatdalam Tidak ada Ada 1 kali Ada 2-3 kali Ada ≥4 kali
dengan rangka pemberdayaan (meliputi pertemuan pertemuan pertemuan pertemuan dalam
masyarakat keterlibatan dalam perencanaan, dalam 1 tahun, dalam 1 tahun, 1 tahun, lengkap
dalam rangka pelaksanaan dan evaluasi kegiatan) lengkap dengan lengkap dengan dengan dokumen
pemberdayaan Individu, Keluarga dan, Kelompok. dokumen dokumen
Individu,
Keluarga, dan
Kelompok
Jumlah Nilai Manajemen Pemberdayaan Masyarakat (II)
3. Manajemen Peralatan
a. Data peralatan, Inventarisasi peralatan medis dan non Tidak ada data Data tidak Data lengkap, Data ada, analisa
analisa, rencana medis dan non kesehatan, data lengkap, analisa lengkap dengan
tindak lanjut, kalibrasi alat, KIR dan laporan seluruh analisa, rencana sebagian ada, rencana tindak
tindak lanjut, dan inventaris alat kesehatan. Analisa tindak lanjut, namun rencana lanjut, tindak
evaluasi pemenuhan standar peralatan, tindak lanjut, tindak lanjut, lanjut dan
kondisi alat, kecukupan jumlah alat di dan evaluasi tindak lanjut, evaluasi
Puskesmas dan rencana tindak lanjut, belum ada dan evaluasi
tindak lanjut, dan evaluasinya. belum ada
Ada Berita Acara Rekonsiliasi
Tahunan.
56
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
b. Rencana Rencana Perbaikan, kalibrasi, dan Tidak ada Ada rencana Ada rencana Ada rencana
Perbaikan, pemeliharaan alat, termasuk tindak rencana perbaikan, perbaikan, perbaikan,
kalibrasi, dan lanjut dan evaluasi kalibrasi dan kalibrasi, dan kalibrasi, dan
pemeliharaan alat pemeliharaan pemeliharaan pemeliharaan
alat tidak alat namun alat.
dilaksanakan, dokumentasi Dilaksanakan,
dokumentasi tidak lengkap dokumen
tidak lengkap lengkap
c. Jadwal Jadwal pemeliharaan, perbaikan, dan Tidak ada Ada jadwal Ada jadwal Dokumen
pemeliharaan, kalibrasi alat di Puskesmas telah dokumen pemeliharaan, pemeliharaan, lengkap
perbaikan, dan dilaksanakan dan didokumentasikan perbaikan, dan perbaikan, dan
kalibrasi alat serta lengkap kalibrasi alat kalibrasi alat,
pelaksanaannya namun tidak tidak ada
dilaksanakan. dokumentasi
Tidak ada
dokumen
Jumlah Nilai Manajemen Peralatan (III)
5. Manajemen Keuangan
57
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
a. Permintaan uang 1) Ada SOP permintaan uang muka 0 item 1 item terpenuhi 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi
muka kegiatan 2) Dilakukan pengendalian oleh
Kepala Puskesmas dan PJ
Keuangan
3) Dilakukan pembukuan sesuai
kebutuhan
b. Data realisasi Realisasi capaian keuangan yang Tidak ada data Data/ laporan Data/ laporan Data/ laporan
keuangan disertai bukti tidak lengkap, lengkap, analisa ada, analisa
analisa, rencana sebagian ada, lengkap dengan
tindak lanjut, rencana tindak rencana tindak
tindak lanjut, lanjut, tindak lanjut, tindak
dan evaluasi lanjut, dan lanjut dan
belum ada evaluasi belum evaluasi
ada
c. Data keuangan Data pencatatan pelaporan Tidak ada data Data dan Data/ laporan Data/ laporan
dan laporan pertanggung jawaban keuangan ke laporan tidak lengkap, analisa ada, analisa
pertanggung Dinkes Kabupaten/ Kota, penerimaan lengkap, sebagian ada, lengkap dengan
jawaban, analisa, dan pengeluaran, realisasi capaian analisa, rencana rencana tindak rencana tindak
rencana tindak keuangan yang disertai bukti tindak lanjut, lanjut, tindak lanjut, tindak
lanjut, tindak tindak lanjut, lanjut, dan lanjut, dan
lanjut dan dan evaluasi evaluasi belum evaluasi
evaluasi belum ada ada
d. Laporan Adanya laporan keuangan BLUD dari Tidak ada data Data/ laporan Data/ laporan Data/ laporan
keuangan oleh kantor akuntan publik yang tidak lengkap, lengkap, analisa ada, analisa
auditor teregistrasi oleh Kementrian analisa, rencana sebagian ada, lengkap dengan
independen Keuangan tindak lanjut, rencana tindak rencana tindak
tindak lanjut, lanjut, tindak lanjut, tindak
dan evaluasi lanjut, dan lanjut, dan
belum ada evaluasi belum evaluasi
ada
58
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
a. SK, uraian tugas Surat Keputusan Penanggung Jawab Tidak ada SK Ada SK Ada SK Ada SK
pokok (tanggung dengan uraian tugas pokok dan tugas tentang SO dan Penanggung Penanggung Penanggung
jawab & integrasi jabatan karyawan uraian tugas Jawab dan Jawab dan Jawab dan
wewenang) serta tidak lengkap uraian tugas uraian tugas uraian tugas
uraian tugas 50% karyawan 75% karyawan seluruh
integrasi seluruh karyawan
pegawai
Puskesmas
b. SOP manajemen 1) SOP kredensial Tidak ada Ada 1 SOP Ada 2 SOP Ada 3 SOP
sumber daya 2) SOP analisa kompetensi
manusia pegawai
3) SOP penilaian kinerja pegawai
c. Penilaian kinerja Penilaian kinerja untuk PNS, Tidak ada 50% pegawai 75% pegawai Lengkap
pegawai kredensialing untuk penilaian kinerja ada ada
tenaga honorer dokumentasi dokumentasi
d. Data Data kepegawaian meliputi Tidak ada data Data tidak Data lengkap, Data lengkap,
kepegawaian, dokumentasi STR/ SIP/ SIPP/ SIB/ lengkap, analisa analisa lengkap
analisa SIK/ SIPA dan hasil pengembangan analisa, rencana sebagian ada, dengan rencana
pemenuhan SDM (sertifikat, pelatihan, seminar, tindak lanjut, rencana tindak tindak lanjut,
standar jumlah workshop, dll), analisa pemenuhan tindak lanjut, lanjut, tindak tindak lanjut, dan
dan kompetensi standar jumlah dan kompetensi SDM dan evaluasi lanjut, dan evaluasi
SDM di di Puskesmas, rencana tindak lanjut, belum ada evaluasi belum
Puskesmas, tindak lanjut, dan evaluasinya ada
rencana tindak
lanjut, dan tindak
lanjut serta
evaluasinya
Jumlah Nilai Kinerja Manajemen Sumber Daya Manusia(VI)
59
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
a. SDM kefarmasian Ketentuan: 0 item terpenuhi 1 item terpenuhi 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi
1) Ada apoteker penanggung
jawab kefarmasian sesuai PMK
74 tahun 2016.
2) Apoteker dibantu oleh tenaga
teknis kefarmasian
3) Semua tenaga kefarmasian
mempunyai ijin praktek sesuai
PP 51 tentang pekerjaan
kefarmasian dan PMK 31/ 2016.
b. Ruang Farmasi Persyaratan: 0 item 1 item terpenuhi 2-3 item 4 item terpenuhi
1) Luas ruang farmasi sesuai terpenuhi
dengan volume pekerjaan
sejumlah tenaga kefarmasian
beserta peralatan dan sarana
yang diperlukan untuk
menunjang pelaksanaan
pelayanan kefarmasian yaitu
pengelolaan sediaan farmasi dan
pelayanan farmasi klinis
2) Adanya pencahayaan yang
cukup
3) Kelembaban dan temperatur
sesuai dengan persyaratan (25-
28ᵒC)
4) Ruangan bersih dan bebas
hama
c. Peralatan ruang Persyaratan: 0- 1 item 2-3 item 4-5 item 6-7 item
farmasi 1) Jumlah rak dan lemari obat terpenuhi terpenuhi terpenuhi dan
sesuai jumlah obat memenuhi
2) Lemari obat, narkotika, dan standar
psikotropika di ruang farmasi
yang memenuhi permenkes No.
3 Tahun 2015
3) Tersedia plastik obat, kertas
puyer, etiket sesuai kebutuhan,
60
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
label yang cukup untuk
penandaan obat high alert dan
LASA.
4) Tersedia alat-alat peracikan
(sesuai yang tercantum dalam
Permenkes 75 Tahun 2014)
yang memadai
5) Tersedia thermohyangrometer
6) Pendingin udara (AC/ kipas
angin)
7) Tersedia kartu pengontrol suhu
dan kelembaban
d. Gudang Obat Persyaratan: 0- 1 item 2-3 item 4-5 item 6 item terpenuhi
1) Luas gudang obat sesuai terpenuhi terpenuhi terpenuhi dan memenuhi
dengan volume obat standar
2) Adanya pencahayaan yang
cukup
3) Kelembaban dan temperatur
ruangan memenuhi syarat (25ᵒC
-28ᵒC)
4) Ruangan bersih dan bebas
hama
5) Ruangan terkunci
6) Berpengaman teralist serta
korden
e. Sarana gudang Persyaratan: 0- 1 item 2-3 item 4-5 item 6 item terpenuhi
obat 1) Jumlah rak dan lemari obat terpenuhi terpenuhi dan memenuhi
sesuai jumlah obat standar
2) Jumlah palet sesuai kebutuhan
3) Tempat penyimpanan obat
khusus sesuai dengan
perundang-undangan [narkotika,
psikotropika, prekursor, OOT
dan obat yang disimpan pada
suhu rendah (vaksin, dll)]
4) Tersedia AC
61
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
5) Tersedia thermohigrometer
6) Tersedia kartu pengontrol suhu
dan kelembaban
f. Perencanaan Persyaratan perencanaan obat : 0- 1 item 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi 4 item terpenuhi
1) Ada SOP terpenuhi dan memenuhi
2) Ada perencanaan tahunan standar
3) Ada sistem dalam perencanaan
4) Perencanaan dikirim ke Dinkes
Kabupaten/ Kota
kurang dari 39% diberi nilai 0
g. Persentase Ada evaluasi persentase kesesuaian ≤39 % 40%-59% 60%-79% 80%-100%
kesesuaian perencanaan obat yang dihitung
Perencanaan dengan rumus :
Kesesuaian Perencanaan = jumlah
obat yang direncanakan/
(penggunaan obat + sisa persediaan)
dikalikan 100%.
Jika diperoleh kesesuaian rata-rata =
80%-100% diberi nilai 10,
60%-79% diberi nilai 7,
40%-59% diberi nilai 4,
≤39% diberi nilai 0
h. Permintaan/ Persyaratan permintaan/ pengadaan : 0- 1 item 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi 4 item terpenuhi
Pengadaan 1) Ada SOP Permintaan/ terpenuhi dan memenuhi
Pengadaan standar
2) Ada jadwal permintaan/
pengadaan obat
3) Ada sistem dalam membuat
permintaan/ pengadaan
4) Permintaan/ pengadaan
terdokumentasi
62
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
i. Penerimaan Persyaratan : 0- 1 item 2-3 item 4 item terpenuhi 5 item terpenuhi
1) Ada SOP Penerimaan terpenuhi terpenuhi
2) Penerimaan dilakukan oleh
tenaga kefarmasian
3) Dilakukan pengecekan
kesesuaian jenis dan jumlah
barang yang diterima dengan
permintaan
4) Dilakukan pengecekan dan
pencatatan tanggal kadaluarsa
dan nomor batch barang yang
diterima
5) Dilakukan pengecekan kondisi
barang yang diterima (misal :
kemasan rusak)
j. Penyimpanan Persyaratan: 0- 1 item 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi 4 item terpenuhi
1) Ada SOP distribusi obat dan terpenuhi dan memenuhi
BMHP (Bahan Medis Habis standar
Pakai)
2) Tersedia rencana dan jadwal
distribusi ke sub unit pelayanan
3) Tersedia Form Permintaan dari
sub unit pelayanan
4) Tersedia tanda bukti
pengeluaran barang
k. Pendistribusian Persyaratan: 0- 1 item 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi 4 item terpenuhi
1) Ada SOP distribusi obat dan terpenuhi dan memenuhi
BMHP (Bahan Medis Habis standar
Pakai)
2) Tersedia rencana dan jadwal
distribusi ke sub unit pelayanan
3) Tersedia Form Permintaan dari
sub unit pelayanan
4) Tersedia tanda bukti
pengeluaran barang
63
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
l. Pengendalian Memenuhi persyaratan: tidak ada 1- 2 item 3 item terpenuhi 4 item terpenuhi
1) Ada SOP Pengendalian obat dan terpenuhi dan memenuhi
BMHP standar
2) Dilakukan pengendalian
persedian obat dan BMHP
3) Dilakukan pengendalian
penggunaan obat dan BMHP
4) Ada catatan obat yang rusak dan
kadaluarsa
m. Pencatatan, Persyaratan : tidak ada 1- 2 item 3-4 item 5 item terpenuhi
Pelaporan, dan 1) Ada catatan penerimaan dan terpenuhi terpenuhi dan memenuhi
Pengarsipan pengeluaran obat standar
2) Ada catatan mutasi obat dan
BMHP.
3) Ada catatan penggunaan obat
dan BMHP.
4) Semua penggunaan obat
dilaporkan secara rutin dan tepat
waktu
5) Semua catatan dan laporan
diarsipkan dengan baik dan
disimpan dengan rapi
n. Pemantauan dan Persyaratan : 0- 1 item 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi 4 item terpenuhi
Evaluasi 1) Ada SOP pemantauan dan terpenuhi dan memenuhi
evaluasi standar
2) Dilakukan pemantauan obat dan
BMHP di sub unit pelayanan
3) Ada evaluasi hasil pemantauan
4) Hasil evaluasi dilaporkan
Pelayanan Farmasi Klinik
o. Pengkajian resep Persyaratan : 0- 1 item 1- 2 item 3 item terpenuhi 4 item terpenuhi
1) Ada SOP Pengkajian resep terpenuhi terpenuhi dan memenuhi
2) Dilakukan pengkajian standar
persyaratan administratif
3) Dilakukan pengkajian
64
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
persyaratan Farmasetik resep.
4) Dilakukan pengkajian
persyaratan Klinis resep
p. Peracikan dan Persyaratan : 0- 1 item 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi 4 item semuanya
Pengemasan 1) Ada SOP peracikan dan terpenuhi terpenuhi
pengemasan
2) Semua obat yang dilayani sesuai
dengan resep.
3) Semua obat masing-masing
diberi etiket sesuai dengan
ketentuan
4) Dilakukan pengecekan ulang
sebelum obat diserahkan.
q. Penyerahan dan Persyaratan : Tidak ada 1- 2 item 3-4 item 4 item semuanya
Pemberian 1) Ada SOP Penyerahan obat. terpenuhi terpenuhi terpenuhi
Informasi Obat 2) Obat diserahkan dengan disertai
pemberian informasi obat yang
terdokumentasi
3) Informasi obat yang diberikan
sesuai dengan ketentuan
4) Obat dapat dipastikan sudah
diberikan pada pasien yang tepat
r. Pelayanan Persyaratan : 0- 1 item 2-3 item 4-5 item 6 item terpenuhi
Informasi Obat 1) Ada SOP pelayanan Informasi terpenuhi terpenuhi dan memenuhi
(PIO) Obat. standar
2) Tersedia informasi obat di
Puskesmas.
3) Ada catatan pelayanan informasi
obat.
4) Ada kegiatan penyuluhan
kepada masyarakat tentang
kefarmasian tiap tahun
5) Ada kegiatan pelatihan/ diklat
kepada tenaga farmasi dan
tenaga kesehatan lainnya
6) Tersedia sumber informasi yang
65
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
dibutuhkan.
s. Konseling Persyaratan : Tidak ada 1- 2 item 3-4 item 5 item terpenuhi
1) Ada SOP Konseling terpenuhi terpenuhi dan memenuhi
2) Tersedia tempat untuk standar
melakukan konseling.
3) Tersedia kriteria pasien yang
dilakukan konseling.
4) Tersedia form konseling.
5) Hasil konseling setiap pasien
dapat ditelusuri
t. Visit pasien di Persyaratan : 0 item 1-2 item 3-4 item 5 item terpenuhi
Puskesmas rawat 1) Ada SOP ronde/ visit pasien. terpenuhi terpenuhi dan memenuhi
inap 2) Dilakukan visit mandiri. standar
3) Dilakukan visit bersama dokter.
4) Ada catatan hasil visit
5) Ada evaluasi hasil visit
u. Pemantauan dan Persyaratan : Tidak ada 1 item terpenuhi 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi
Pelaporan Efek 1) Ada SOP pemantauan dan dan memenuhi
Samping Obat pelaporan efek samping obat standar
2) Terdapat dokumen pencatatan
efek samping obat pasien
3) Ada pelaporan efek samping
obat pada dinas kesehatan
v. Pemantauan Persyaratan : Tidak ada 1 item terpenuhi 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi
terapi obat (PTO) 1) Ada SOP pemantauan terapi dan memenuhi
Obat. standar
2) Dilakukan PTO baik rawat inap
maupun rawat jalan
3) Ada dokumen pencatatan PTO.
w. Evaluasi Persyaratan : Tidak ada 1 item terpenuhi 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi
Penggunaan 1) Ada SOP Evaluasi Penggunaan dan memenuhi
Obat (EPO) Obat standar
2) Evaluasi dilakukan secara
berkala
3) Ada dokumen pencatatan EPO
66
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
Administrasi Obat
x. Pengelolaan Persyaratan : Tidak ada 1-2 item 3 item terpenuhi 4 item terpenuhi
resep 1) Resep disimpan minimal 5 terpenuhi dan memenuhi
tahun. standar
2) Arsip resep disimpan sesuai
dengan urutan tanggal
3) Resep narkotika dan
psikotropika disendirikan
4) Resep yang sudah tersimpan >5
tahun dapat dimusnahkan
dengan disertai dokumentasi dan
berita acara pemusnahan resep
y. Kartu stok Persyaratan : Tidak ada 1-2 item 3 item terpenuhi 4 item terpenuhi
1) Tersedia kartu stock untuk obat terpenuhi dan memenuhi
yang disimpan di gudang obat, standar
ruang farmasi, ruang pelayanan,
pustu dan polindes
2) Pencatatan kartu stock dilakukan
setiap kali transaksi (pemasukan
maupun pengeluaran)
3) Sisa stok sesuai dengan fisik
4) Kartu stok diletakan di dekat
masing-masing barang
z. LPLPO Persyaratan : Tidak dibuat 1 item terpenuhi 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi
1) Form LPLPO sesuai dengan LPLPO dan memenuhi
kebutuhan standar
2) LPLPO semua sub unit
pelayanan tersimpan dengan
baik
3) LPLPO dilaporkan sesuai
dengan ketentuan
67
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
aa. Narkotika dan Persyaratan : Tidak dibuat 1 item terpenuhi 2 item terpenuhi 3 item terpenuhi
Psikotropika 1) Ada laporan narkotika dan Laporan dan memenuhi
psikotropika standar
2) Ada catatan harian narkotika
sesuai dengan ketentuan
3) Laporan narkotika dan
psikotropika tersimpan dengan
baik
bb. Pelabelan obat Ada pelabelan tertentu untuk seluruh Tidak ada label Ada, tidak Ada labeling Memenuhi
high alert item obat yang beresiko tinggi pada untuk obat high lengkap obat high alert, standar
pasien jika penggunaan tidak sesuai alert namun
ketentuan penataan obat
high alert tidak
beraturan
Jumlah Manajemen Pelayanan Kefarmasian (VII)
8. Manajemen Data dan Informasi
a. Data dan Pencatatan data dasar, data PKP Tidak ada data Data tidak Data lengkap, Data ada, analisa
informasi lengkap (program UKM dan UKP, manajemen, lengkap, ada analisa, lengkap dengan
dengan analisa, dan mutu), data 155 penyakit di analisa, rencana rencana tindak rencana tindak
rencana tindak Puskesmas, laporan KLB, laporan tindak lanjut, lanjut, tidak ada lanjut, tindak
lanjut, tindak mingguan, bulanan, tahunan, laporan tindak lanjut, tindak lanjut dan lanjut dan
lanjut, dan surveilans sentinel, laporan khusus, dan evaluasi evaluasi evaluasi
evaluasi serta pelaporan lintas sektor terkait, belum ada
dilaporkan ke umpan balik pelaporan, klasifikasi,
Dinkes dan kodifikasi data
Kabupaten/ Kota
b. Validasi data Data ASPAK, ketenagaan, sarana Tidak ada 50% 75% Lengkap
prasarana dan fasilitas, data progam pencatatan pencatatan pencatatan dan
UKM, UKP, mutu, data SIP, data program ada program ada pelaporan, benar
surveillans dan PWS, PKP dan dilaporkan
ke Dinkes
Kabupaten/ Kota
68
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
c. Penyajian/ Penyajian/ updating data dan Tidak ada data Kelengkapan Kelengkapan Lengkap
updating data informasi tentang : dan pelaporan data 50% data75% pencatatan dan
dan informasi capaian program (PKP), KS, hasil pelaporan benar
survei SMD, IKM, data dasar, data
kematian ibu dan anak, status gizi,
Kesehatan lingkungan, SPM, Standar
Puskesmas
Jumlah nilai manajemen data dan informasi (VIII)
b. Pencatatan Pelaksanaan program baik dalam Indikator kinerja Pencatatan Pencatatan Pencatatan
pelaporan gedung maupun luar gedung yang yang lengkap 0- pelaporan pelaporan pelaporan
kegiatan secara rutin dilaporkan ke Dinkes 1 indikator lengkap untuk 2- lengkap untuk 4 lengkap untuk 5
Kabupaten/ Kota 3 program program program
c. Data program, Data program, analisa pelaksanaan Data program Data program Ada data Ada data
analisa program UKMesensial, rencana tidak lengkap, tidak lengkap, program, program, analisa
pelaksanaan tindak lanjut, tindak lanjut, dan tidak ada analisa ada sebagian analisa pelaksanaan
program evaluasi pelaksanaan analisa pelaksanaan program UKM
UKMesensial, program UKM pelaksanaan program UKM esensial,
rencana tindak esensial, program UKM pengembangan, rencana tindak
lanjut, tindak rencana tindak esensial, rencana tindak lanjut, tindak
lanjut, dan lanjut, tindak rencana tindak lanjut, tidak ada lanjut, dan
evaluasi lanjut, dan lanjut, tidak ada tindak lanjut dan evaluasi
evaluasi tindak lanjut, evaluasi
dan evaluasi
69
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
a. KA kegiatan Rancangan kegiatan yang digunakan Tidak ada KAK KAK lengkap KAK lengkap KAK lengkap
masing-masing sebagai acuan pelaksanaan kegiatan untuk 2-3 untuk 4-7 untuk semua
UKM program program program
pengembangan
b. Pencatatan Pelaksanaan program baik dalam Tidak ada Ada ,tetapi Ada SK Kepala Lengkap
pelaporan gedung maupun luar gedung yang belum ada SK Puskesmas, pencatatan dan
kegiatan secara rutin dilaporkan ke Dinkes Ka Puskesmas tetapi belum pelaporan, benar
Kabupaten/ Kota ada dan dilaporkan
pembahasan ke Dinkes
dengan LP Kabupaten/ Kota
c. Data program, Analisa pelaksanaan program UKM Data program Data program Ada data Ada data
analisa pengembangan dan rencana tindak tidak lengkap, tidak lengkap, program, program, analisa
pelaksanaan lanjutnya tidak ada analisa ada sebagian analisa pelaksanaan
program UKM pelaksanaan analisa pelaksanaan program UKM
pengembangan, program UKM pelaksanaan program UKM pengembangan,
rencana tindak pengembangan, program UKM pengembangan, rencana tindak
lanjut, tindak rencana tindak pengembangan, rencana tindak lanjut, tindak
lanjut, dan lanjut, tindak rencana tindak lanjut, tidak ada lanjut, dan
evaluasi lanjut, dan lanjut, tidak ada tindak lanjut, evaluasi
evaluasi tindak lanjut, dan evaluasi
dan evaluasi
Jumlah Nilai Manajemen UKM Pengembangan (X)
70
Skala
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa Hambatan/
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
c. Pencatatan dan Pencatatan dengan dokumen jadwal Tidak ada 50% pencatatan 75% pencatatan Dokumen
Pelaporan jaga, pengisian lengkap rekam medis, program ada program ada lengkap
program UKP informed consent, lembar observasi,
register/ laporan di pelayanan serta
laporan bulanan ke Dinkes
Kabupaten/ Kota, monitoring program
UKP, form pemeriksaan lab, form
rujukan internal,lembar rawat inap,
lembar asuhan keperawatan.
d. Data UKP, Tersedia data UKP, dianalisa Tidak ada data Ada data UKP, Ada data UKP, Ada data UKP,
analisa pelaksanaan program UKP, membuat UKP, dianalisa belum dianalisa dianalisa dianalisa
pelaksanaan rencana tindak lanjut, tindak lanjut, pelaksanaan pelaksanaan pelaksanaan pelaksanaan
UKP, rencana dan evaluasi program UKP, program UKP, program UKP, program UKP,
tindak lanjut, membuat membuat membuat membuat
tindak lanjut, dan rencana tindak rencana tindak rencana tindak rencana tindak
evaluasi lanjut, tindak lanjut, tindak lanjut,belum di lanjut, tindak
lanjut, dan lanjut, dan tindak lanjuti, lanjut, dan
evaluasi evaluasi dan dievaluasi evaluasi
71
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
b. Rencana program Rencana kegiatan perbaikan/ Tidak ada Ada rencana Ada sebagian Dokumen
mutu dan peningkatan mutu dan keselamatan dokumen pelaksanaan dokumenrencan rencana program
keselamatan pasien lengkap dengan sumber dana rencana kegiatan a pelaksanaan mutu dan
pasien serta dan sumber daya, jadwal audit program mutu perbaikan dan kegiatan keselamatan
pelaksanaan dan internal,kerangka acuan kegiatan dan dan peningkatan perbaikan dan pasien lengkap
evaluasinya notulen serta bukti pelaksanaan serta keselamatan mutu, tidak ada peningkatan dengan sumber
evaluasinya pasien bukti mutu dan bukti dana, sumber
pelaksanaan pelaksanaan daya serta bukti
dan evaluasinya dan evaluasi pelaksanaan dan
belum dilakukan evaluasinya
c. Pengelolaan Membuat register risiko admin, UKM Tidak ada Ada register Ada register Ada register
risiko di dan UKP, membuat laporan insiden dokumen risiko admin, risiko admin, risiko admin,
Puskesmas KTD, KPC, KTC,KNC,melakukan UKM dan UKP, UKM dan UKP, UKM dan UKP,
analisa, melakukan tindak lanjut dan laporan insiden laporan insiden laporan insiden
evaluasi,ada pelaporan ke Dinkes KTD, KPC, KTD, KPC, KTD, KPC,
Kabupaten/ Kota KTC,KNC , tidak KTC,KNC,analis KTC,KNC,analis
ada analisa, a, rencana a, rencana tindak
rencana tindak tindak lanjut, lanjut, tindak
lanjut, tindak tidak ada tindak lanjut, dan
lanjut, dan lanjut, evaluasi evaluasi
evaluasi serta dan pelaporan sertapelaporan
pelaporan ke ke Dinkes ke Dinkes
Dinkes Kabupaten/ Kabupaten/ Kota
Kabupaten/ Kota Kota
d. Pengelolaan Pengelolaan pengaduan meliputi Tidak ada Media dan data Media dan data Media dan data
Pengaduan menyediakan media pengaduan, media tidak lengkap, ada ada, analisa
Pelanggan mencatat pengaduan (dari Kotak pengaduan, data ada analisa , lengkap,analisa lengkap dengan
saran, sms, email, wa, telpon dll), ada, analisa rencana tindak sebagian ada, rencana tindak
melakukan analisa, membuat rencana lengkap dengan lanjut, tindak rencana tindak lanjut, tindak
tindak lanjut, tindak lanjut, dan rencana tindak lanjut, dan lanjut, tindak lanjut, dan
evaluasi lanjut, tindak evaluasi belum lanjut, dan evaluasi
lanjut, dan ada evaluasi belum
evaluasi ada
72
Skala
Hambatan/
No Jenis Variabel Definisi Operasional Hasil Analisa
Permasalahan
Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
e. Survei Kepuasan Survei Kepuasan didokumentasikan, Tidak ada data Data tidak Data Data ada, analisa
Masyarakat dan dianalisa, dibuat rencana tindak lengkap,analisa, lengkap,analisa lengkap dengan
Survei Kepuasan lanjut, tindak lanjut, dievaluasi serta rencana tindak sebagian ada, rencana tindak
Pasien dipublikasikan lanjut, tindak rencana tindak lanjut, tindak
lanjut, dan lanjut, tindak lanjut, dan
evaluasi serta lanjut, dan evaluasi serta
publikasi belum evaluasi serta telah
ada publikasi belum dipublikasikan
ada
f. Audit internal Pemantauan mutu layanan sepanjang Tidak dilakukan Dilakukan, Dilakukan, Dilakukan,
UKM, UKP, tahun, meliputi audit input, proses dokumen dokumen dokumen
manajemen dan (PDCA) dan output pelayanan, ada lengkap, tidak lengkap, ada lengkap, ada
mutu jadwal selama setahun, instrumen, ada analisa, analisa, analisa, rencana
hasil dan laporan audit internal rencana tindak rencana tindak tindak lanjut,
lanjut, tindak lanjut, tidak ada tindak lanjut dan
lanjut, dan tindak lanjut dan evaluasi hasil
evaluasi evaluasi tindak lanjut
g. Rapat Tinjauan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) Tidak ada RTM, Dilakukan1 kali Dilakukan1 kali Dilakukan >1 kali
Manajemen dilakukan minimal 1x/tahun untuk dokumen dan setahun, setahun, setahun,
meninjau kinerja sistem manajemen rencana dokumen dokumen dokumen
mutu dan kinerja pelayanan/upaya pelaksanaan notulen, daftar notulen, daftar notulen, daftar
Puskesmas untuk memastikan kegiatan hadir lengkap, hadir lengkap, hadir lengkap,
kelanjutan, kesesuaian, kecukupan, perbaikan dan ada analisa, ada analisa, ada analisa,
dan efektifitas sistem manajemen peningkatan rencana tindak rencana tindak rencana tindak
mutu dan sistem pelayanan. Ada mutu lanjut lanjut lanjut
notulen, daftar hadir,ada analisa, (perbaikan/penin (perbaikan/peni (perbaikan/penin
rencana tindak lanjut, tindak lanjut, gkatan ngkatan mutu), gkatan mutu),
dan evaluasi serta menghasilkan mutu),belum tindak lanjut dan tindak lanjut dan
luaran rencana perbaikan, ada tindak belum dilakukan evaluasi
peningkatan mutu lanjut dan evaluasi
evaluasi
Jumlah Nilai Manajemen Mutu ( XII)
73
5. Penilaian Kinerja Mutu
Tabel 4.5 Penilaian Kinerja Mutu Puskesmas X Tahun n
74
Target Target Pencapaian % Kinerja Puskesmas
Satuan Target %
Upaya pelayanan Kesehatan/ Tahun Tahun Total (dalam Variabel/ Rata- Hambatan/
No sasaran Sasaran Cakupan Sub Analisa
Program/Variabel/Sub Variabel Program 2020 2020 Sasaran satuan Rata-rata rata Permasalahan
(S) (TxS) Riil Variabel
dalam % dalam % sasaran) variabel Program
75
Pencapaian % Kinerja Puskesmas
Upaya pelayanan Kesehatan/ Target Satuan
Total Target (dalam %Cakupan Variabel/ Rata- Hambatan/
No Program/ Variabel/ Sub Variabel Tahun n (T) sasaran Sub Analisa
Sasaran Sasaran (TxS) satuan Riil Rata-rata rata Permasalahan
Program dalam % (S) Variabel
sasaran) variabel Program
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
Kolom
Keterangan:
ke
2 Upaya pelayanan Kesehatan adalah Upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan di Puskesmas UKM esensial, UKM pengembangan, UKP
2 Variabel adalah bagian dari Program, contoh variabel Promosi Kesehatan adalah tatanan sehat, intervensi/ penyuluhan, pengembangan UKBM dll
2 Subvariabel adalah bagian dari variabel, contoh: subvariabel Tatanan sehat adalah rumah tangga sehat yang memenuhi 10 indikator PHBS, Institusi Pendidikan yang memenuhi 7-8 indikator
PHBS dst
4 Satuan sasaran adalah satuan dari sasaran, misal orang, balita, rumah tangga dll
6 Target Sasaran = kolom 3 (Target tahun n) dikali kolom 5 (total sasaran)
7 Pencapaian adalah hasil kegiatan Puskesmas dalam satuan sasaran
8 % cakupan riil adalah cakupan sesungguhnya dari tiap program, dihitung dengan cara kolom 7 (pencapaian) dibagi kolom 5 (total sasaran) dikali 100%
9 % Kinerja Sub Variabel/ Variabel/ Program Puskesmas adalah pencapaian (kolom 7) dibandingkan target sasaran (kolom 6) dikali 100%
Catatan: Bagi program yang tidak mempunyai subvariabel, maka bisa langsung mengisi % kinerja variabel dan % kinerja rata- rata program
11 % kinerja rata-rata program adalah hasil penjumlahan variabel (kolom 10) dibagi sejumlah variabel
12 Analisa yang dimaksud untuk membandingkan target tahun n (kolom 3) dengan % capaian riil (kolom 8)
13 Uraikan hambatan & permasalahan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut
76
6. Rekapitulasi Nilai, Analisa, dan Hambatan Kinerja
Tabel 4.6 Rekapitulasi Nilai, Analisa, dan Hambatan Kinerja Puskesmas X Tahun n
Upaya Pelayanan Kesehatan, Interpretasi Rata- Hambatan/
No Rata-Rata Program Rata-Rata Upaya Analisa
Manajemen, dan Mutu Rata Permasalahan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
A Manajemen Puskesmas
1. Manajemen Umum
2. Manajemen Pemberdayaan
Masyarakat
3. Manajemen Peralatan
4. Manajemen Sarana
Prasarana
5. Manajemen Keuangan
6. Manajemen Sumber Daya
Manusia
7. Manajemen pelayanan
Kefarmasian
8. Manajemen Data dan
Informasi
9. Manajemen Program UKM
esensial
10. Manajemen Program UKM
Pengembangan
11. Manajemen Program UKP
12. Manajemen Mutu
B UKM Esensial
1. Upaya Promosi Kesehatan
2. Kesehatan Lingkungan
3. Kesehatan Ibu, Anak, dan
KB
4. Upaya pelayanan Gizi
77
Upaya Pelayanan Kesehatan, Interpretasi Rata- Hambatan/
No Rata-Rata Program Rata-Rata Upaya Analisa
Manajemen, dan Mutu Rata Permasalahan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
5. Upaya Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit
6. Perkesmas
C UKM Pengembangan
1. Pelayanan Kesehatan Jiwa
2. Pelayanan Kesehatan Gigi
Masyarakat
3. Pelayanan Kesehatan
Tradisional
4. Pelayanan Kesehatan
Olahraga
5. Pelayanan Kesehatan
Indera
6. Pelayanan Kesehatan
Lansia
7. Pelayanan Kesehatan
Kerja
8. Pesehatan Matra
D UKP
1. Pelayanan Non Rawat Inap
2. Pelayanan gawat darurat
3. Pelayanan Kefarmasian
4. Pelayanan Laboratorium
5. Rawat inap
E Mutu
78
Upaya Pelayanan Kesehatan, Interpretasi Rata- Hambatan/
No Rata-Rata Program Rata-Rata Upaya Analisa
Manajemen, dan Mutu Rata Permasalahan
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1. Indeks Kepuasan
Masyarakat (IKM)
2. Survei Kepuasan Pasien
3. Standar jumlah dan kualitas
tenaga di Puskesmas
4. Standar ruang pelayanan
Puskesmas
5. Standar peralatan
Kesehatan Puskesmas
6. Sasaran Keselamatan
pasien
7. PPI
79
E. BAB V ANALISIS CAPAIAN KINERJA PUSKESMAS
1. Penyajian Data
Keterangan : Sebelum data dianalisis, data disajikan dalam bentuk grafik sarang
laba-laba atau diagram radar. Grafik sarang laba-laba atau diagram radar
berfungsi untuk untuk memudahkan dalam melihat pencapaian hasil kinerja
pelaksanaan suatu program atau antar program terkait pada setiap desa/
kelurahan di wilayah kerja Puskesmas.
Dengan grafik sarang laba-laba atau diagram radar diharapkan dapat lebih
mudah diketahui tingkat kesenjangan pencapaian dan ketidakserasian antara
hasil cakupan kegiatan pada setiap Desa/ Kelurahan di wilayah kerja Puskesmas,
juga dapat digunakan untuk menganalisis kinerja Puskesmas dalam capaian
kinerja program, dimana data yang satu dengan data lain yang terkait dapat
dimanfaatkan untuk menyimpulkan kerasionalan kinerjanya
2. Perumusan Masalah
a. Identifikasi Masalah
3 UKP
80
b. Menetapkan Urutan Prioritas Masalah
Keterangan : Bisa menggunakan metode USG atau CARL dsb. Metode
USG (Urgency, Seriousness, Growth (USG)) adalah salah satu alat untuk
menyusun urutan prioritas isu yang harus diselesaikan. Caranya dengan
menentukan tingkat urgensi, keseriusan, dan perkembangan isu dengan
menentukan skala nilai 1 – 5 atau 1 – 10. Isu yang memiliki total skor
tertinggi merupakan isu prioritas. Untuk lebih jelasnya, dapat diuraikan
sebagai berikut:
1) Urgency : Seberapa mendesak isu tersebut harus dibahas
dikaitkan dengan waktu yang tersedia dan seberapa keras tekanan
waktu tersebut untuk memecahkan masalah yang menyebabkan
isu tadi. Urgency dilihat dari tersedianya waktu, mendesak atau
tidak masalah tersebut diselesaikan.
2) Seriousness : Seberapa serius isu tersebut perlu dibahas dikaitkan
dengan akibat yang timbul dengan penundaan pemecahan
masalah yang menimbulkan isu tersebut atau akibat yang
menimbulkan masalah-masalah lain kalau masalah penyebab isu
tidak dipecahkan. Perlu dimengerti bahwa dalam keadaan yang
sama, suatu masalah yang dapat menimbulkan masalah lain
adalah lebih serius bila dibandingkan dengan suatu masalah lain
yang berdiri sendiri. Seriousness dilihat dari dampak masalah
tersebut terhadap produktifitas kerja, pengaruh terhadap
keberhasilan, dan membahayakan sistem atau tidak.
3) Growth : Seberapa kemungkinannya isu tersebut menjadi
berkembang dikaitkan kemungkinan masalah penyebab isu akan
makin memburuk kalau dibiarkan.
Data atau informasi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan metode USG,
yakni sebagai berikut:
1) Hasil analisa situasi
2) Informasi tentang sumber daya yang dimiliki
3) Dokumen tentang perundang-undangan, peraturan, serta
kebijakan pemerintah yang berlaku.
81
c. Mencari Akar Penyebab Masalah
Semua masalah yang dihadapi Puskesmas dicari akar penyebab
masalahnya dengan menggunakan metode, antara lain :
1) Diagram Fishbone/ Tulang Ikan
Contoh diagram sebab akibat Fishbone :
LAMPIRAN
82