DAFTAR ISI
PERHITUNGAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL PLUMBING UNIT RUMAH TYPE 32
PERUMAHAN CIKAGO RESIDENCE I (PT. ILHAM BANGUN MANDIRI)
I. Analisa Standar Pencahayaan Buatan
II. Analisa Kebutuhan Supply Air Bersih
III. Perhitungan Besarsan Kapasitas Limbah Air Kotor (Septic Tank )
IV. Perhitungan Penangkal Petir
I. ANALISA STANDAR PENCAHYAAN BUATAN
A. Data Perhitungan
Standar Pencahayaan Buatan menurut SNI 6197-2000
Tabel 1 Tingkat Pencahayaan rata-rata, renderansi dan temperatur warna yang direkomendasikan
Untuk menghitung kebutuhan lampu maka digunakan rumus sbb
B. Hasil Perhitungan
Maka hasil perhitungan pada bangunan ini adalah
Spesifikasi Lampu:
DL = LED Philips 20 watt Bohlam 20W
Ø = 1600 Lumen
E L W ø LLF Cu n
Jenis Penggunaan Lahan Jenis N JR N Total
Lux m m Lumen 0,7 - 0,8 50%-65% titik
Luas Area Terbangun
a. Teras Depan DL 60 3 1,5 1.600 0,8 0,65 1 0 1 1
b. Ruang Tamu DL 120 3 3 1.600 0,8 0,65 1 1,3 1 1
c. Kamar Utama DL 120 3 3 1.600 0,8 0,65 1 1,3 1 1
d. Kamar Anak DL 120 3 2 1.600 0,8 0,65 1 0,9 1 1
d. Kamar Mandi / WC DL 250 1,5 1,5 1.600 0,75 0,65 1 0,7 1 1
Note :
JR = Jumlah Ruangan
II. ANALISA KEBUTUHAN SUPPLY AIR BERSIH
Menentukan kebutuhan air bersih Rumah Tinggal :
a Penghuni : 4 Orang
Kebutuhan : 120 liter/orang/hari (KEPMENKES NO. 1405/MENKES/SK/XI/2002)
Jam kerja : 8 jam
Kapasitas Pompa : 21 liter/menit (Shimizu Tipe PLT 138 BIT) Pompa Sumur bor dangkal
Qd: Penghuni x pemakaian air per orang
Qd: 480 liter/hari
b
Dengan dilakukan penambahan sebesar 20% dari total kebutuhan air bersih yang digunakan (Sumano, 2005) maka:
Qd total (20%) : 1,2 x Qd
Qd total = 576 liter/hari = 0,4 liter/menit < 21 liter/menit OK !
c Kebutuhan air rata-rata jam kerja operasional
Qh = 72 liter/jam = 0,05 liter/menit < 21 liter/menit OK !
d Pemakaian air pada jam puncak:
Qh Maks = 126 liter/jam = 0,088 liter/menit < 21 liter/menit OK !
e Pemakaina pada menit puncak:
Qm-Maks = 3,6 liter/menit < 21 liter/menit OK !
III. PERHITUNGAN BESARAN KAPASITAS LIMBAH AIR KOTOR (SEPTIC TANK )
Kapasitas Septictank
1 Jumlah penghuni = 4 orang
2 Asumsi tinggi rencana septictank = 1,5 m
3 Tinggi muka air = 2/3 x 1,5 = 1,0 m
4 Tinggi ruang udara = 1,5 - 1 = 0,5 m
5 Perhitungan volume air yang masuk = Pengguna x hari sebulan x siraman dalam sehari
= 4 x 30 x 3 = 360 liter
3
= 0,36 m
7 Menghitung panjang dan lebar septictank
Panjang = 1 m
Lebar = 1 m
Jadi, dimensinya
Panjang septictank = 1 m
Lebar septictank = 1 m
Tinggi septictank = 1,5 m
3
Kapasitas yang tersedia = 1 x 1 x 1,5 = 1,5 m
3
Kapasitas yang dibutuhkan = 0,36 m ≤ 1,5 m3 OK !
ANK )
IV. PERHITUNGAN PENANGKAL PETIR KONVENSIONAL
Maka indeks yang sesuai dengan gedung tersebut adalah:
A= Bangunan yang berisi peralatan sehari-hari atau tempat tinggal, misalnya
1
rumah tinggal, industri kecil atau stasiun kereta api.
B= Bangunan dengan konstruksi beton bertulang. kerangka besi dan atap bukan
1
logam.
C= Tinggi Bangunan 5.4 m
0
D= Di tanah datar pada semua ketinggian.
0
E= Guruh pertahun sesuai dengan SNI 03 7015 2004 Tabel A1 Hal: 96,
hari guruh rata-rata dalam setahun untuk daerah Cirebon adalah 6
(Guruh per tahun 125)
Maka total Indeks yang diperoleh:
R=A+B+C+D+E
R = 8 Tidak perlu
Dimensi Gedung: Nilai:
a= 6 Nc = 0,1
b= 5
h= 5,31
1. Mencari frekuensi sambaran petir.
a = Panjang atap gedung (m)
b = Lebar atap gedung (m)
Dimana cara mencari Ng: h = Tinggi atap gedung (m)
Ng = Kepadatan sambaran petir
Td = Hari guruh pertahun (IKL)
Dimana cara mencari Ae: Ec = Efisiensi Sistem Proteksi
rs = Hubungan besar arus dan jarak sambaran
Dimana cara mencari Ec: α° = Sudut lindung
r = Radius Daerah Perlindungan
Dimana cara mencari rs:
Dimana cara mencari α° :
Dimana cara mencari r :
Hasilnya:
Ng = 0,00 Sambaran/km2/tahun
Ae = 1177,28 m²
Nd = 0,00 sambaran/tahun
Nilai Nd < Nc, MakaTidak Diperlukan Sistem
Ec = #DIV/0!
rs = 127,15
α° = 73,38 °
r= 36,3618 m
Jarak antar kepala penagkal petir menurut NFPA 780-2020
berdasarkan betuk bangunan
Rumus Menentukan Jarak Penangkal Petir
Arah Panjang (Y) = 6 m
Arah Melintang (X) = 6 m
Dilihat dari bentuk bangunan gedung, dibutuhkan
Panajng Bangunan = 6 m
Jumlah PT = 1 Unit Penangkal Petir
Tabel 8: Kaitan Parameter Arus Berdasarkan Tingkat Proteksinya