0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
181 tayangan2 halaman

Metode Plesteran

Metode pekerjaan acian dinding meliputi persiapan alat dan bahan seperti semen, pasir, air, triplek, serta peralatan seperti rosok, jidar, dan ember. Tahapannya adalah mempersiapkan plesteran dinding dengan campuran semen dan pasir, melakukan plesteran dengan meratakan plesteran pada dinding menggunakan rosok dan jidar, lalu melakukan acian setelah plesteran kering dengan mengoleskan lapisan semen p

Diunggah oleh

Hifsil Mubaraq
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
181 tayangan2 halaman

Metode Plesteran

Metode pekerjaan acian dinding meliputi persiapan alat dan bahan seperti semen, pasir, air, triplek, serta peralatan seperti rosok, jidar, dan ember. Tahapannya adalah mempersiapkan plesteran dinding dengan campuran semen dan pasir, melakukan plesteran dengan meratakan plesteran pada dinding menggunakan rosok dan jidar, lalu melakukan acian setelah plesteran kering dengan mengoleskan lapisan semen p

Diunggah oleh

Hifsil Mubaraq
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Metode Pekerjaan Acian Dinding

Alat dan Bahan :


1. Semen
2. Pasir
3. Air
4. Triplek
5. Kawat kecil (opsional)
6. Benang
7. Roskam
8. Jidar
9. Meteran
10. Ember
11. Cetok
12. Kertas bekas sak semen
13. Tangga

Pelaksanaan :

1. Plesteran biasa menggunakan adukan 1 PC : 5Psr dan plesteran transram menggunakan


aduka 1PC : 3Psr.
2. Pekerjaan plesteran dinding harus tepat pada sudut sikunya serta tegak lurus terhadap lantai
yang ada di sekitarnya, permukaan rata tidak bergelombang.
1. Tentuikan dahulu titik/jalur pemasangan pekerjaan mekanikal dan elektrikal.
2. Sebelum diplester, lakukan penyiraman/curring terlebih dahulu pada  permukaan dinding
bata untuk menghindarkan keretakan.
3. Buat adukan untuk plesteran dinding bata.
4. Buat kepalaan plesteran dengan jarak sekitar 1 m dan lebar 5 cm, dengan alat bantu unting-
unting untuk loting, waterpass dan jidar alumunium.
5. Lekatkan adukan plesteran pada permukaan dinding sekityarnya, kemudian ratakan dengan
raskam dan jidar.
6. Perataan plesteran dengan acuan kepalaan yang telah dibuat.
7. Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering (cukup umur).
8. Permukaan plesteran sebelum di aci telebih dahulu disiram air.  Untuk memperoleh hasil
acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian semen, permukaan acian sebelum
mengering digosok dengan menggunakan kertas gosok.

Anda mungkin juga menyukai