KERANGKA ACUAN KERJA
PROGRAM PENYEHATAN LINGKUNGAN
TAHUN 2023
A. PENDAHULUAN
Masalah kesehatan lingkungan merupakan masalah yang mendapat perhatian
cukup besar. Karena penyakit bisa timbul dan menjangkiti manusia karena lingkungan
yang tidak bagus, bahkan bisa menyebabkan kematian manusia itu sendiri. Menurut
World Health Organization (WHO), kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan
ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan
sehat dari manusia.Himunan Ahli Kesehatan Lingkungan (HAKLI) mendefinisikan
kesehatan lingkungan sebagai suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang
keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk
mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia (Mundiatum
dan Daryanto, 2015).
Kesehatan lingkungan merupakan kesehatan yang sangat penting bagi
kelancaran kehidupan pribumi, karena lingkungan adalah tempat dimana pribadi
tinggal. Lingkungan dapat dikatakan sehat apabila sudah memenuhi syarat-syarat
lingkungan yang sehat. Kesehatan lingkungan yaitu bagian integral ilmu kesehatan
masyarakat yang khusus menangani dan mempelajari hubungan manusia dengan
lingkungan dalam keseimbangan ekologi. Jadi kesehatan lingkungan merupakan
bagian dari ilmu kesehatan masyarakat.
Kesehatan lingkungan merupakan faktor yang penting dalam kehidupan sosial
kemasyarakatan, bahkan merupakan salah satu unsur penentu atau determinan
dalam kesejahteraan penduduk. Dimana lingkungan yang sehat sangat dibutuhkan
bukan hanya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk
kenyamanan hidup dan meningkatkan efisiensi kerja dan belajar. Peran Lingkungan
dalam menimbulkan penyakit :
a. Lingkungan sebagai faktor predisposisi (faktor kecenderungan)
b. ingkungan sebagai penyebab penyakit (Penyebab langsung penyakit)
c. Lingkungan sebagai media transmisi penyakit (Sebagai perantara penularan
penyakit)
d. Lingkungan sebagai faktor mempengaruhi perjalanan suatu penyakit(Faktor
penunjang)
Fasilitas pelayanan kesehatan adalah suatu tempat yang digunakan untuk
menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan baik promotif, prefentif, kuratif,
maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan atau
masyarakat. Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan perorangan tingkat
pertama dengan lebih baik mengutamakan upaya promotif dan prefentif untuk
mencapai derajat kesehtan masyarakat yang setinggi-tingginya diwilayah kerjanya.
B. LATAR BELAKANG
Penyehatan lingkungan merupakan upaya pengendalian faktor risiko penyakit
baik menular maupun tidak menular melalui peningkatan kemampuan penyehatan,
pengendalian dan pengamanan terhadap media lingkungan baik secara fisik, biologi,
kimia maupun sosial yang memungkinkan setiap orang mencapai derajat kesehatan
yang setinggi-tingginya , sebagaiana tercantum dalam pasal 162 Undang-undang
Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.
Ketentuan mengenai penyelenggaraan kesehatan lingkungan selanjutnya diatur
dalam Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang kesehatan lingkungan,
yang dalam pengaturannya ditujukan dalam rangka terwujudnya kualitas lingkungan
yang sehat tersebut melalui upaya pencegahan penyakit dan atau gangguan
kesehatan dari faktor resiko kesehatan lingkungan pemukiman, tempat kerja, tempat
rekreasi serta tempat dan fasilitas umum (Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13
Tahun 2015).
Kegiatan pelayanan kesehatan lingkungan Puskesmas dilaksanakan di dalam
gedung dan luar gedung Puskesmas, meliputi ;
1. Konseling
2. Inspeksi kesehatan lingkungan
3. Intervensi/tindakan kesehatan lingkungan
Pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di puskesmas bertujuan untuk
mewujudkan masyarakat yang memiliki perilaku sehat mampu meninjau pelayanan
kesehtn bermutu, hidup dalam lingkungan sehat serta memiliki derajat kesehatan yang
optimal baik individu, keluarga, kelompok dan masyarakat. Untuk mewujudkan tujuan
tersebut puskesmas tidak hanya melakukan kegiatan upaya kesehatan perorangan
(UKP) yang bersifat kuratif saja (penyembuhan penyakit) tetapi juga mengintegrasikan
kegiatan UKP dengan UKM yang fokus pada pemeliharaan kesehatan serta
mencegah dan menanggulangi timbulnya masalah kesehatan dengan sasaran
keluarga, kelompok dan masyarakat.
Kondisi keadaan lingkungan merupakan faktor penentu utama derajat kesehatan
masyarakat dalam suatu proses pengamatan, pencatatan, pengkajian, intervensi,
penyuluhan, pendokumentasian secara verbal dan visual menurut prosedur standar
tertentu terhadap satu atau beberapa komponen lingkungan dengan menggunakan
satu atau beberapa parameter sebagai tolak ukur yang dilakukan secara terencana,
terjadwal, dan terkendali dalam satu siklus waktu tertente yang menekankan kegiatan
pada sumber, ambient (lingkungan), pemaparan dan dampak pada manusia.
Dalam melaksanakan kegiatan petugas UPTD BLUD Puskesmas Lubuk Baja
selalu membudayakan tata nilai ber-TEKAD, yaitu :
T: Tanggung Jawab artinya Setiap pegawai UPTD BLUD Puskesmas Lubuk Baja
memiliki rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tupoksi dan tugas
integrasinya,
E: Empati Artinya Setiap pegawai UPTD BLUD Puskesmas Lubuk Baja dapat
menempatkan dirinya dalam keadaan, perasaan yang sama dengan orang lain
K: Komunikatif artinya Setiap pegawai UPTD BLUD puskesmas lubuk baja Mampu
menyampaikan dan memberikan informasi antar profesi layanan kesehatan dan
ke pasien
A: Akuntable artinya Setiap pegawai UPTD BLUD Puskesmas Lubuk Baja Mampu
mengerjakan tugas dan kewajibannya serta dapat diukur
D: Disiplin artinya Setiap pegawai UPTD BLUD Puskesmas Lubuk Baja Taat dan
tertib pada aturan serta waktu
C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Meningkatkan peran serta masyarakat dalam mengawasi lingkungan
demi mewujudkan lingkungan yang sehat untuk mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya diwilayah kerja.
2. Tujuan Khusus
1. Mengaktifkan kesadaran masyarakat dibidang kesehatan.
2. Meningkatkan peran serta masyarakat dibidang kesehatan.
3. Menciptakan lingkungan bersih dan sehat dengan melaksanakan kegiatan
penyehatan lingkungan pada tempat umum, pemukiman dan lingkungan
lainnya.
4. Meningkatkan capaian kegiatan program kesehatan
D. KEGIATAN POKOK KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
N Program Rincian Kegiatan Peran Lintas Sektor Peran Lintas
O Kegiatan Program
Kesehatan Lingkungan Melakukan Melakukan
1 Penyehatan Kegiatan yang koordinasi komunikasi,
air bersih bersifat pelaksanaan dan informasi, edukasi
monitoring kerja sama tingkat dan
(inspeksi kecamatan, pemberdayaan
sanitasi) kelurahan, dengan masyarakat dalam
terhadap sarana SK PD terkait. bidang kesehatan
air bersih (SAB) Melakukan Melakukan
yang ada di pembinaan pembinaaan dan
wilayah kerja kewilayahan bimbingan
Puskesmas Memfasilitasi diwilayah kerja
2 Penyehatan Pembinaan pemberdayaan Melakukan
perumahan perumahan / kesehatan pencatatan dan
dan sanitasi pemukiman dan masyarakat berbasis pelaporan
dasar sanitasi dasar kewilayahan Melakukan
3 Pembinaan Kegiatan yang Pelaksanaan monitoring dan
tempat-tempat bersifat monitoring dan evaluasi kegiatan
umum monitoring evaluasi Memberikan
(inspeksi Pembinaan/ rekomendasi
sanitasi) pelaksanaan terkait maslah
terhadap sarana penyuluhan kesehatan
tempat-tempat kesehatan masyarakat
umum (TTU)
yang ada di
wilayah kerja
Puskesmas
4 Klinik sanitasi Pemberian
konseling dan
tindak lanjut
terhadap klien
guna
menganalisa
sebab terjadinya
penyakit serta
upaya
pencegahannya
5 Sanitasi Total Pemberdayaan
Berbasis masyarakat dan
Masyarakat verifikasi data
(STBM) STBM terbaru
pemberdayaan setiap enam
masyarakat bulan
6 Pengawasan Kegiatan yang
depot air bersifat
minum isi monitoring
ulang (Damiu) (inspeksi
sanitasi)
terhadap Depot
air minum Isi
Ulang (DAMIU)
7 Penyehatan Pembinaan yang
makanan dan bersifat
minuman monitoring
terhadap tempat
pengolahan
makanan
E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Kegiatan Program Penyehatan Lingkungan dilaksanakan dengan cara sosialisasi,
penyuluhan, desiminsasi informasi, pelatihan, pertemuan dan koordinasi serta menggali
umpan balik dari masyarakat.
F. SASARAN
Sasaran adalah masyarakat, tempat fasilitas umum, perumahan /
pemukiman, tempat pengolahan pangan, sarana air bersih.
G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
No Kegiatan Jadwal
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Penyehatan air bersih √ √ √ √
Penyehatan
2 perumahan sanitasi √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dasar
Pembinaan tempat
3 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
fasilitas umum
4 Klinik sanitasi √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Penyehatan makanan
5 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
dan minuman (TPM)
Pengawasan Depot
6 air minum isi ulang √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
(Damiu)
Sanitasi Total
Berbasis Masyarakat
7 (STBM) √ √
pemberdayaan
masyarakat
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Kegiatan Penyehatan Lingkungan di UPTD BLUD Puskesmas Lubuk Baja
dilaksanakan pada bulan januari sampai desember (sesuai dengan RUK dan RPK)
dilaporkan setiap akhir bulan oleh penanggung jawab program dan dipaparkandan
dievaluasi oleh kepala Puskesmas dan penanggung jawab UKM melalui Lokmin Lintas
Program dan Lokmin Bulanan.
I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
Hasil kegiatan penyehatan lingkungan di UPTD BLUD Puskesmas Lubuk Baja
dicatat pada buku register / form masing-masing IKL dilaporkan dalam bentuk laporan
bulanan dan aplikasi SIKELIM, e-monev HSP, e-monev TTU untuk laporan bulanan ke
Dinas Kesehatan Kota Batam dan dievaluasi setiap 3 bulan.
Batam, 09 Januari 2023
Mengetahui,
Kepala UPTD BLUD Puskesmas