0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan9 halaman

Strategi Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Ringkasan dari dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas upaya meningkatkan pelayanan kesehatan ibu hamil, bersalin dan bayi baru lahir serta balita melalui penerapan siklus PDCA (Plan Do Check Act). 2. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain penyuluhan, pelatihan, sosialisasi, kerja sama lintas sektor, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader posyandu. 3

Diunggah oleh

Lisa Lisa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
54 tayangan9 halaman

Strategi Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Ringkasan dari dokumen tersebut adalah: 1. Dokumen tersebut membahas upaya meningkatkan pelayanan kesehatan ibu hamil, bersalin dan bayi baru lahir serta balita melalui penerapan siklus PDCA (Plan Do Check Act). 2. Beberapa upaya yang dilakukan antara lain penyuluhan, pelatihan, sosialisasi, kerja sama lintas sektor, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader posyandu. 3

Diunggah oleh

Lisa Lisa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2.

PDCA

N Indikator Prioritas P D C A
o Masalah
1 PELAYANA Masih ada - Penyuluhan - Melakukan - Peningkatan Dilihat di
N kesenjangan ttg MOU kunjungan TW II
KESEHATA 5,4% bumil pentingnya dengan pelayanan berikutny
N IBU yg tidak pemeriksaa lintas sektor kesehatan ibu a
HAMIL mendapatka n kehamilan (BPM, Klinik hamil dari
n pelayanan - Pelatihan Swasta, 19,6 %
antenatal APN bidan Dokter menjadi 18,4
sesuai - Melakukan praktek %
standar sosialisasi di swasta)
Lintas - Penyuluhan
program & ttg
lintas sektor pentingnya
- Melakukan pemeriksaa
MOU n kehamilan
dengan setiap
lintas sektor posyandu
(BPM, Klinik - Membuat
Swasta, kelas bumil
Dokter setiap
praktek posyandu
swasta) - Mengaktifka
- Membuat n
leaflet, pemeriksaa
pamphlet, n bumil
banner, disetiap
spanduk, posyandu
lembar balik - Membuat
- Membuat leaflet,
kelas bumil pamphlet,
setiap banner,
posyandu spanduk,
- Mengaktifka lembar balik
n
pemeriksaa
n bumil
disetiap
posyandu
3. PDCA

No Indikator Prioritas Masalah P D C A


2 PELAYANAN Masih ada - Penyuluhan - Penyuluhan Peningkatan Dilihat di
KESEHATAN kesenjangan 6,4% ttg ttg kunjungan TW II
IBU BERSALIN ibu bersalin tidak pentingnya pentingnya pelayanan berikutnya
mendapatkan persalinan persalinan kesehatan
pelayanan oleh Nakes oleh Nakes ibu bersalin
persalinan sesuai - Pelatihan - Pelatihan
standar APN bidan APN bidan
- Melakukan - Melakukan
sosialisasi di sosialisasi di
Lintas Lintas
program & program &
lintas lintas sektor
sektor - Melakukan
- Melakukan MOU
MOU dengan
dengan lintas sektor
lintas (BPM, Klinik
sektor Swasta,
(BPM, Klinik Dokter
Swasta, praktek
Dokter swasta)
praktek - Melatih
swasta) dukun
- Melatih bersalin
dukun - Membuat
bersalin leaflet,
- Membuat pamphlet,
leaflet, banner,
pamphlet, spanduk,
banner, lembar
spanduk, balik
lembar Mengaktifkan
balik pemeriksaan
Mengaktifkan bumil disetiap
pemeriksaan posyandu
bumil disetiap
posyandu
4. PDCA

No Indikator Prioritas P D C A
Masalah
3 PELAYANAN Masih ada - Penyuluhan - Penyuluhan Peningkatan Dilihat di
KESEHATAN kesenjangan ttg ttg kunjungan TW II
BAYI BARU 6,2% bayi baru pentingnya pentingnya pelayanan berikutnya
LAHIR lahir tidak pelayanan pelayanan kesehatan
mendapatkan kesehatan kesehatan Bayi baru
pelayanan bayi baru bayi baru lahir dari
kesehatan sesuai lahir didalam lahir 18,8 %
standar dan luar didalam menjadi 22,9
gedung dan luar %
- Melatih gedung
paramedis - Melakukan
tata cara MOU
perawatan dengan
bayi baru lintas
lahir sesuai sektor
standar (BPM, Klinik
- Melakukan Swasta,
sosialisasi di Dokter
Lintas praktek
program & swasta)
lintas sektor - Membuat
- Melakukan leaflet,
MOU dengan pamphlet,
lintas sektor banner,
(BPM, Klinik spanduk,
Swasta, lembar
Dokter balik
praktek
swasta)
- Menyarankan
pembuatan
JKN
- Membuat
leaflet,
pamphlet,
banner,
spanduk,
lembar balik
-
5. PDCA

No Indikator Prioritas P D C A
Masalah
4 PELAYANAN Masih ada - Penyuluhan - Penyuluhan Peningkatan Dilihat di
KESEHATAN kesenjangan 5,8 ttg ttg kunjungan TW II
BALITA % balita yang pentingnya pentingnya pelayanan berikutnya
tidak mendapat pelayanan pelayanan kesehatan
pelayanan kesehatan kesehatan balita dari
kesehatan balita pada balita pada balita 19,1 %
- Melakukan di menjadi 21,8
permintaan posyandu %
penambahan - Peningkatan
tenaga kapasitas
kesehatan ke kader
dinas posyandu
- Peningkatan - Melakukan
kapasitas MOU
kader dengan
posyandu lintas sektor
- Melakukan (BPM, Klinik
sosialisasi di Swasta,
Lintas Dokter
program & praktek
lintas sektor swasta)
- Melakukan - Membuat
MOU dengan leaflet,
lintas sektor pamphlet,
(BPM, Klinik banner,
Swasta, spanduk,
Dokter lembar balik
praktek
swasta)
- Membuat
leaflet,
pamphlet,
banner,
spanduk,
lembar balik
- Mengaktifkan
pemeriksaan
balita
disetiap
posyandu
6. PDCA

No Indikator Prioritas Masalah P D C A


5 PELAYANAN Setiap anak pada - Penyuluhan - Melakukan Peningkatan Dilihat di
KESEHATAN usia pendidikan ttg sosialisasi di kunjungan TW II
ANAK USIA dasar belum pentingnya Lintas pelayanan berikutnya
PENDIDIKAN mendapatkan pelayanan program & kesehatan
DASAR (7-12 skrinning kesehatan lintas Anak usia
TAHUN) kesehatan sesuai pada anak sektor pendidikan
standar usia - Melakukan dasar (7-12
pendidikan MOU th)
dasar dengan
- Melakukan lintas
permintaan sektor
penambaha (sekolah)
n tenaga - Skrining di
kesehatan usia
ke dinas pendidikan
- Melakukan dasar di
sosialisasi di paud, TK,
Lintas SD
program & - Penyuluhan
lintas ttg
sektor pentingnya
- Melakukan pelayanan
MOU kesehatan
dengan pada anak
lintas usia
sektor pendidikan
(sekolah) dasar
- Skrining di
usia
pendidikan
dasar di
paud, TK,
SD
- Membuat
leaflet,
pamphlet,
banner,
spanduk,
lembar
balik
-
7. PDCA

No Indikator Prioritas P D C A
Masalah
6 PELAYANAN Masih ada - Melakukan - Pembukaan Peningkatan Dinilai
KESEHATAN kesenjangan sosialisasi pelayanan pelayanan pada TW II
PADA USIA 23,5 % usia jadwal posbindu kesehatan berikutnya
PRODUKTIF produktif(usia posbindu PTM disetiap pada usia
(USIA 15 - 59 15-59 thn) yang - Melakukan kelurahan produktif
THN) tidak sosialisasi di Lubuk Baja hasil
mendapatkan Lintas - Penyuluhan mencapai
pelayanan program & diluar dan 24,8 %
kesehatan lintas sektor didalam
- Pembentukan gedung ttg
posbindu pelayanan
disetiap kesehatan
kelurahan dan usia produktif
melakukan (15-59 th)
pandu PTM di - Penyuluhan
Puskesmas disemua
- Merencanakan posbindu
penyuluhan PTM
diluar dan - Pengumuman
didalam melalui
gedung ttg pengeras
pelayanan suara
kesehatan usia
produktif (15-
59 th)
- Merencanakan
membuka
pelayanan
posbindu PTM
disetiap
kelurahan
Lubuk Baja
- Membuat
leaflet,
pamphlet,
banner,
spanduk,
lembar balik
8. PDCA

No Indikator Prioritas P D C A
Masalah
7 PELAYANAN Masih ada - Sosialisasi ttg - Melakukan Pelayanan Dinilai
KESEHATAN kesenjangan 21 hipertensi dan sosialisasi di kesehatan pada TW II
PENDERITA % penderita penatalaksanaann Lintas penderita berikutnya
HIPERTENSI hipertensi(lebih ya program & Hipertensi
(LEBIH DARI dari 15 thn) - Melakukan lintas sector dari 2,8 %
15 THN) yang tidak sosialisasi di - Penyuluhan menjadi 4
mendapat Lintas program & hipertensi %
pelayanan lintas sektor diseluruh
- Pembentukan posbindu
posbindu PTM
disetiap - Pembentukan
kelurahan dan posbindu
melakukan pandu disetiap
PTM di kelurahan
Puskesmas dan
- Penyuluhan melakukan
hipertensi pandu PTM di
diseluruh Puskesmas
posbindu PTM - Peningkatan
- Peningkatan kapasitas
kapasitas kader kader
posbindu PTM posbindu
- Membuat leaflet, PTM
pamphlet,
banner, spanduk,
lembar balik
9. PDCA

No Indikator Prioritas P D C A
Masalah
8 PELAYANAN Masih ada - Penyuluhan - Penyuluhan Pelayanan Dinilai pada
KESEHATAN kesenjangan ttg Diabetes ttg Diabetes kesehatan TW II
PENDERITA 22,8 % Melitus Melitus penderita berikutnya
DIABETES penderita disetiap disetiap diabetes
MELITUS Diabetes Posbindu Posbindu mellitus
Melitus yang PTM PTM dari 2,4 %
tidak mendapat - Melakukan - Pembentukan menjadi
pelayanan sosialisasi di posbindu 3,4 %
Lintas disetiap
program & kelurahan
lintas sektor dan
- Pembentukan melakukan
posbindu pandu PTM di
disetiap Puskesmas
kelurahan - Peningkatan
dan kapasitas
melakukan posbindu
pandu PTM di PTM
Puskesmas - Melakukan
- Membuat sosialisasi di
leaflet, Lintas
pamphlet, program &
banner, lintas sektor
spanduk,
lembar balik
- Peningkatan
kapasitas
posbindu
PTM
1. PDCA

No Indikator Prioritas Masalah P D C A


9 PELAYANAN Masih ada - Penyuluhan - Penyuluhan Peningkatan Dinilai pada
KESEHATAN kesenjangan 20,45 ttg HIV dan ttg HIV dan kesehatan TW II
ORANG % pelayanan IMS IMS orang berikutnya
DENGAN kesehatan orang - Melakukan - Melakukan dengan
RESIKO dengan resiko sosialisasi di sosialisasi resiko
TERINFEKSI terinfeksi HIV Lintas di Lintas terinfeksi
HIV dikarenakan tidak program & program & HIV dari 10
terintegrasinya lintas sektor lintas % menjadi
pelayanan lintas - Melakukan sektor 14,6 %
program dan MOU - Melakukan
kurang informasi dengan MOU
kepada jaringan dengan
masyarakat (BPM, Klinik jaringan
Swasta, (BPM,
Dokter Klinik
praktek Swasta,
swasta) Dokter
- Adanya praktek
layanan di swasta)
Puskesmas - Adanya
dan Mobile layanan di
VCT Puskesmas
- Membuat dan Mobile
leaflet, VCT
pamphlet, - Membuat
banner, leaflet,
spanduk, pamphlet,
lembar balik banner,
spanduk,
lembar
balik

Anda mungkin juga menyukai