0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
71 tayangan32 halaman

Panduan Lengkap Microsoft Word

Dokumen tersebut membahas pengenalan Microsoft Word, meliputi cara mengaktifkan Microsoft Word, bagian-bagian penting Microsoft Word seperti toolbar dan menu, serta penjelasan singkat mengenai fungsi-fungsi menu File dan Home pada Microsoft Word.

Diunggah oleh

Ahmad Afandi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
71 tayangan32 halaman

Panduan Lengkap Microsoft Word

Dokumen tersebut membahas pengenalan Microsoft Word, meliputi cara mengaktifkan Microsoft Word, bagian-bagian penting Microsoft Word seperti toolbar dan menu, serta penjelasan singkat mengenai fungsi-fungsi menu File dan Home pada Microsoft Word.

Diunggah oleh

Ahmad Afandi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Microsoft word adalah program pengolah kata yang banyak


digunkan dari pada program pengolahan lain Microsoft. Micsosoft
memiliki banyak fungsi diantaranya, untuk pembuatan surat, karya tulis,
membuat tugas, dll.

Walaupun banyak yang menggunankan Microsoft word akan


tetapi masih banyak yang belum mengetahui fungsi-funsi menu pada
Microsoft word atau pun menngunakan Microsoft word. Untuk itu kami
membuat makalah tentang Microsoft word, untuk membantu orang-orang
lebih mengetahui tentang Microsoft word

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa itu Microsoft word?
2. Bagaimana mengaktifkan Microsoft word?
3. Apa saja bagian Microsoft word?

1
BAB II
PEMBAHASAN

A. MENGENAL MS. WORD


Microsoft Word adalah salah satu program dari Microsoft Office, yang
termasuk kedalam katergori word procecing atau program pengelolahan
kata. Pada saat ini microsoft word paling banyak di gunakan oleh
masyarakat pengguna komputer, karena penggunaan program yang cukup
mudah, dan manfaatnya yang banyak. Microsoft word dapat digunakan
untuk hal-hal sebagai berikut:
1. Membuat surat, bentuk resmi atau tidak resmi
2. Membuat skripsi, karya tulis atau makalah
3. Membuat tabel dan grafik
4. Membuat gambar-gambar yang menarik
5. Membuat laporan, dan lain sebagainya

B. MEMBUKA ATAU MENGAKTIFKAN MS. WORD


Cara 1:
Klik dua kali pada shortcut Microsoft Office Word 2007 yang pada
area desktop.

Cara 2:

a. Klik kana mouse di shortcut Microsoft Office Word 2007


b. Klik Open pada shortcut menu yang di tampilkan

Cara 3:

a. Klik tombol Start di Task Bar


b. Klik All Programs, Klik Microsoft Office dan
c. Klik Microsoft Office word 2007

Sesaat setelah memberikan perintah di atas, jendela minrosoft word


akan di tampilkan. Word menyediakan dokumen kosong yang
langsung dapat digunakan mengetik teks.

C. MENGENAL BAGIAN MS. WORD


Dalam mempelajari Ms.Word banyak hal yang perlu kita ketahui,
termasuk bagian-bagian pendukungnya, seperti toolbar, bar menu, bar

2
standar, status bar, dan lain-lain. Berikut akan dijelaskan bagian-
bagian dari penampang microsoft word setelah Ms.Word diaktifkan.

A
B C

G
F

a. Customize quick access toolbar: perintah akses cepat , yang terdiri


dari :
1. Safe : menyimpan file
2. New : membuat dokumen baru
3. Open : membuka file
4. Quick print : langsung mencetak dokumen aktif

Note: perintah yang ada di customize quick access toobar dapat


kita tabah dan kita kurangi berdasarkan kebutuhan yang kita
inginkan, memalui perintah more commands.

b. Tytle bar : menerangkan nama file yang sedang aktif dan nama
program yang sedang digunakan.

3
c. Minimize atau maximize, restore down, close: didunakan untuk
melakukan pengaturan terhadap jendela microsoft word yang
sedang aktif.
d. Menu bar: berisikan kumpulan menu untuk menjalakn microsoft
word.
e. Toolbars : kumpulan gambar perintah atau icon berdasarkan menu
yang sedang aktif.
f. Kursor atau titik sisip (insertion point): sebagai pusat ketik
g. Text area : daerah untuk melakukan pengetikan
h. Ruler: petunjuk jarak vertikal dan horizontal dari halaman atau
kertas yang digunakan
i. Scroll: untuk menggulung halaman yang sedang aktif ke atas atau
ke bawah
j. Status bar: untuk mengetahui informasi yang terjadi pada layar
edit, seperti halaman, baris keberapa, dll.

1. Menu File
Menu File berada di sudut kiri atas jendela aplikasi. Pada Menu File
berisi fungsi perintah antara lain New, Open, Save, Save As, Print, Prepare,
Send, Publish, dan Close.
Berikut adalah kegunaan dan contoh pemakaian fungsi perintah:
a. NEW (Membuat Dokumen Baru)
Untuk membuat dokumen baru klik pada File Button kemudian New
(Ctrl+N). Akan terbuka kotak dialog New Document untuk
menentukan jenis dokumen.
b. OPEN (Membuka Dokumen)
Untuk membuka dokumen yang tersimpan di komputer klik pada File
Button kemudian Open (Ctrl+O). Akan terbuka kotak dialog Open
untuk memilih dokumen yang akan dibuka. Pilih lokasi dan nama file
yang akan dibuka. Setelah itu klik tombol Open.
c. SAVE (Menyimpan Dokumen)
Untuk menyimpan dokumen aktif yang sedang dibuka pada jendela
Microsoft Word klik pada File Button kemudian Save (Ctrl+S). Jika
dokumen masih baru, maka akan muncul kotak dialog pemberian nama
file dan penentuan lokasi penyimpanan. Jika dokumen lama, maka file
akan disimpan sesuai dengan nama dokumen.
d. SAVE AS (Save dengan Nama, Lokasi dan Format File Lain)
Untuk menyimpan dokumen dengan nama lain, format file lain dan
lokasi penyimpanan lain. Biasanya untuk membuat backup dokumen.
Klik menu File Button > Save As >…………… atau Save As (F12).

4
e. PRINT (Mencetak dokumen)
Untuk mencetak dokumen aktif klik pada File Button kemudian Print
(Ctrl+P). Terdapat 3 pilihan fitur tambahan, yaitu Print, Quick Print,
dan Preview.
Fungsi-fungsi fitur:
1) Print (Ctrl+P) : untuk mencetak dengan mengatur setting,
misalnya jenis printer, halaman yang akan dicetak, jumlah copy
cetakan, dan sebagainya.
2) Quick Print : untuk mencetak dokumen secara cepat tanpa
mengatur setting percetakan(secara default).
3) Print Peview : untuk melihat terlebih dahulu hasil percetakan
dokumen sebelum dicetak melalui printer.

f. PREPARE (Menyempurnakan Dokumen)


Untuk menyiapkan dokumen aktif agar siap didistribusikan filenya klik
pada File Button kemudian Prepare. Terdapat 7 pilihan fitur tambahan,
yaitu Properties, Inspect Document, Encrypt Document, Restict
Document, Add a Digital Signature, Mark as Final, dan Run
Compatibility Checker.
Fungsi-fungsi fitur tambahan:
1) Properties : untuk memeriksa dan menambahkan properti atau
keterangan singkat mengenai dokumen aktif.
2) Inspect Document : untuk memeriksa bagian-bagian dokumen yang
akan didistribusikan.
3) Encrypt Document : untuk menambah pengaman pada dokumen
berupa pemberian password.
4) Restict Document : untuk mengatur hak pemakaian file dokumen
yang aktif, agar dapat diberi pengamanan saat didistribusikan via
internet.
5) Add a Digital Signature : untuk menambahkan tanda tangan digital
pada dokumen aktif.
6) Mark as Final : untuk menandai bahwa dokumen telah selesai.
Dokumen hanya dapat dibaca dan tidak dapat diedit lagi.
7) Run Compatibility Checker : untuk memeriksa kemungkinan
dukungan MS Word versi lama, agar dokumen dapat dibuka
melalui MS Word versi lama.
g. SEND (Mengirimkan Dokumen)
Untuk mengirim dokumen ke orang lain menggunakan media internet.
Terdapat 2 fitur antara lain E-mail (via E-mail), dan Internet Fax (via
Internet Fax).

5
h. PUBLISH (Mempublikasikan Dokumen)
Untuk mempublikasikan file atau materi dokumen ke lokasi lain.
Terdapat 3 pilihan fitur antara lain Blog (memposting artikel baru pada
web blog), Document Management Server (mempublikasikan
dokumen ke alamat server pengelola dokumen di dalam jaringan
computer), dan Create Document Workspace (memuat dokumen baru
yang hanya dapat diakses oleh beberapa user sekaligus).
i. CLOSE (Menutup Dokumen)
Untuk menutup dokumen aktif tanpa keluar dari aplikasi Microsoft
Word.
j. WORD OPTIONS
Untuk mengatur ulang kinerja Microsoft Word. Secara default,
pengaturan awal sudah cukup memadai.
k. EXIT WORD
Untuk menutup dokumen aktif, sekaligus menutup jendela aplikasi
Microsoft Word. Tindakan Exit biasanya dilakukan dengan menekan
tombol Close (X) pada sudut kanan atas jendela Microsoft Word.

2. Menu Home
Pengelolaan naskah terletak di dalam Menu Bar Home. Ribbon pada
Menu Bar Home antara lain Clipboard, Font, Paragraph, Styles, dan Editing
yang didalamnya terdapat perintah pengelolaan. Biasanya dalam
pengelolaan diawali dengan tindakan seleksi atau blok di dalam dokumen.
a. Fungsi Button pada Clipboard
Adapun fungsi tiap button yaitu:
1) Copy (Ctrl+C)
Untuk menyalin teks atau objek terpilih pada naskah. Hasil salinan
secara sementara akan disimpan ke clipboard.
2) Paste (Ctrl+P)
Untuk menyisipkan hasil teks atau obyek yang telah di Copy dan
Cut.
3) Cut (Ctrl+X)
Untuk memotong kemudian memindahkan bagian naskah ke lokasi
lain di dalam dokumen.
4) Format Painter (Ctrl+Shift+C)
Untuk menyalin format teks ke beberapa bagian teks lainnya. Klik
Format Painter untuk menyalin format teks ke satu bagian teks
lainnya. Klik 2 kali (double klik) Format Painter untuk menyalin
format ke beberapa bagian naskah.
b. Fungsi Button pada Font

6
Adapun fungsi tiap button yaitu:
1) Font (Ctrl+Shift+F)
Untuk mengubah jenis huruf pada teks atau paragraph yang
diseleksi.
2) Font Size (Ctrl+Shift+P)
Untuk mengubah ukuran huruf pada bagian naskah yang diseleksi.
Atau mengubah ukuran dengan keyboard Ctrl+] untuk memperbesar
dan Ctrl+[ untuk memperkecil.
3) Grow Font (Ctrl+>) & Shrink Font (Ctrl+<)
Untuk memperbesar ukuran huruf (Grow Font) dan memperkecil
ukuran huruf (Shrink Font) secara otomatis tanpa harus memilih
ukuran huruf.
4) Bolt (Ctrl+B)
Untuk menambahkan efek cetak tebal pada bagian teks yang
diseleksi.
5) Italic (Ctrl+I)
Untuk menambahkan efek cetak miring pada bagian teks yang
diseleksi.
6) Underline (Ctrl+U)
Untuk menambahkan efek garis bawah pada bagian naskah yang
diseleksi.
7) Striketrough
Untuk menambahkan efek garis tengah pada bagian naskah yang
diseleksi.
8) Subscript (Ctrl+=)
Untuk membuat bentuk penulisan teks dengan posisi di bawah garis
dasar teks normal.
9) Superscript (Ctrl+Shift++)
Untuk membuat bentuk penulisan teks dengan posisi di atas garis
teks normal.
10) Change Case
Untuk mengubah teks yang diseleksi menjadi huruf capital atau
huruf normal secara otomatis.
11) Text Hightlight Color
Untuk menandai bagian naskah yang dianggap penting dengan
warna yang dipilih.
12) Font Colour
Untuk mengubah warna huruf bagian teks yang diseleksi.
13) Clear Formating

7
Untuk menghapus semua perubahan font dan mengembalikan ke
default font.
c. Fungsi Button pada Paragraph
Berikut fungsi-fungsi button diatas antara lain:
1) Bullets
Untuk membuat daftar atau penomoran berupa symbol atau picture.
2) Numbering
Untuk membuat daftar penomoran berupa angka.
3) Multilevel List
Untuk membuat level penomoran berupa angka atau nomor urut.
4) Decrease Indent
Untuk menurunkan level penomoran pada Multilevel List, misalnya
dari level 2 ke level 1.
5) Increase Indent
Untuk menaikkan level penomoran pada Multilevel List, misalnya
dari level 1 ke level 2.
6) Show/Hide (Ctrl+*)
Untuk menampilkan dan menyembunyikan paragraph mark dan
symbol format lain, misalnya break section, spasi dan enter.
7) Align Text Left/Center/Right/Justify
a) Untuk mengatur perataan teks rata ke kiri (Ctrl+L).
b) Untuk mengatur perataan teks rata tengah (Ctrl+E).
c) Untuk mengatur perataan teks rata kiri (Ctrl+R).
d) Untuk mengatur perataan teks rata kanan dan kiri (Ctrl+J).
8) Line Spacing
Untuk mengatur spasi atau jarak antar baris dokumen.
9) Shading
Untuk menambahkan variasi warna latar belakang teks.
10) Borders
Untuk menambah variasi border pada sebuah teks. Tujuan dari
penambahan outside border adalah untuk mempercantik judul atau
bagian teks.
11) Sort
Untuk mengurutkan data pada sebuah table. Pengurutan dapat
dilakukan dari kecil ke besar atau sebaliknya dari data yang besar ke
data lebih kecil.
d. Fungsi Button pada Styles
Berikut fungsi-fungsi button diatas antara lain:
1) Styles

8
Untuk mengubah styles paragraf atau dokumen secara otomatis.
Pada bagian ini terdapat beberapa pilihan style yang dapat
menjadikan dokumen terlihat lebih cantik dan profesional.
2) Change Styles
Untuk mengubah style paragraf yang aktif. Pada bagian ini dapat
dilakukan perubahan bagian style, warna style, dan font file.
e. Fungsi Button pada Editing
Berikut fungsi-fungsi button pada Editing antara lain:
1) Find (Ctrl+F)
Untuk mencari kata atau halaman secara cepat.
2) Replace (Ctrl+H)
Untuk mengganti kata/frase/kalimat secara cepat dan otomatis.
3) Select
Untuk menyeleksi bagian naskah atau gambar secara cepat. Melalui
button ini dapat dilakukan seleksi teks, table, caption dan gambar
secara cepat.
3. Menu Insert
Fungsi penyisipan terletak pada Menu Bar Insert. Terdapat beragam
perintah untuk menyisipkan bermacam objek, seperti table, grafik,
autoshapes, header dan footer, struktur organisasi, dan lain-lain.
a. Fungsi Button pada Pages
Adapun fungsi tiap button yaitu:
1) Cover Page
Untuk menambahkan cover halaman dengan beberapa pilihan yang
menarik.
2) Blank Page
Untuk menyisipkan halaman kosong dengan format dan desain
standar.
3) Page Break (Ctrl+Return)
Untuk menempatkan kursor awal bagian halaman berikutnya. Dapat
dikatakan juga untuk memaksa kursor pindah ke halaman baru
berikutnya. Biasanya digunakan untuk pembuatan dokumen yang
membahas tentang bab baru.
b. Fungsi Button pada Tables
Berikut fungsi-fungsi button di atas antara lain:
1) Insert Table
Untuk menyisipkan objek table secara otomatis atau secara manual.
Penyisipan table secara otomatis hanya dibatasi maksimal terdiri dari
10 kolom dan 8 baris. Tetapi pada pembuatan table secara manual,
table dapat dibuat lebih dari 10 kolom dan 8 baris.

9
2) Draw Table
Untuk mengatur setting/ style table secara manual. Misalnya hanya
mengubah garis luar table, hanya menambahkan shading dan
sebagainya.
3) Convert Text to Table
Untuk menyisipkan objek tabel. Selain itu juga dapat mengkonversi
teks menjadi tabel. Ada satu hal yang pelu diingat, bahwa dalam
penulisan teks fungsi tombol TAB berguna untuk pengkonversian
kolom tabel, dan tombol Enter untuk pengkonversian baris table.
4) Excel Spreadsheet
Untuk menyisipkan lembar kerja dari aplikasi Microsoft Excel 2007
ke lembar kerja Microsoft Word 2007.
5) Convert Text to Table
Untuk menyisipkan objek table dan dapat digunakan untuk
menyimpan desain tabel yang sudah dibuat pada Tables Gallery.
c. Fungsi Button pada Illustrations
Berikut fungsi-fungsi button pada Illustrations antara lain:
1) Picture
Untuk menyisipkan objek image dari direktori lain. Objek image
meliputi file image dengan ekstensi JPG, JPEG, BMP, PSD, WMF,
dan lainnya.
2) Clip Art
Untuk menyisipkan objek image atau clip art dari direktori lain.
3) Shapes
Untuk menyisipkan objek shapes pada dokumen, missal penambahan
objek lingkaran, segiempat, kubus dan masih banyak lagi.
4) Smart Art
Untuk menyisipkan lembar objek struktur organisasi, flow chart, dan
sebagainya.
5) Chart
Untuk menyisipkan objek grafik pada dokumen. Biasanya
penambahan objek ini disertai dengan data yang akan dijadikan dasar
pembuatan grafik.
d. Fungsi Button pada Links
Adapun fungsi button dari Links :
1) Hyperlink
Untuk menghubungkan bagian naskah dengan file dari direktori lain
atau dengan alamat website.
2) Bookmark

10
Untuk menghubungkan bagian naskah dengan bagian naskah lain
dalam dalam dokumen yang sama.
3) Cross-references
Untuk menghubungkan teks dengan objek (table, gambar, footer,
halaman, dan lain-lain) yang menjadi bagian naskah dalam dokumen
yang sama.
e. Fungsi Button pada Header & Footer
Berikut fungsi-fungsi button pada Illustrations antara lain:
1) Header
Untuk menambahkan teks header, yaitu teks yang akan selalu
ditampilkan di bagian atas halaman pada sebuah dokumen. Header
dapat berupa nomor halaman, tanggal pembuatan dokumen, atau nama
instansi.
2) Footer
Untuk menambahkan teks footer, yaitu teks yang akan selalu
ditampilkan di bagian bawah halaman pada sebuah dokumen. Footer
dapat berupa nomor halaman, tanggal pembuatan dokumen, atau nama
instansi.
3) Page Number
Untuk menambahkan Header/Footer berupa penomoran halaman.
4. Menu Page Layout
Icon perintah yang terdapat di Tab Page Layout digunakan untuk
pengaturan tataletak halaman dokumen Word. Tab ini terdiri dari 5 Group
perintah, yaitu : Themes, Page Setup, Page Background, paragraph, dan
Arrange.
a. Icon Perintah di Group Themes
Menu Themes menyediakan sejumlah bentuk tema halaman secara
praktis. Dengan fitur ini user dapat dengan mudah membuat dokumen
artistik tanpa harus profesional di bidang setting layout. Semuanya
dilakukan dengan praktis dan efisien. Bisa dibayangkan bahwa melakukan
setting halaman merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Anda perlu
mengamati mana judul, mana subjudul, dan mana paragraf, kemudian
harus mengklasifikasikan semuanya dari segi jenis huruf, ukurannya,
bahkan warnanya supaya menjadi sebuah pembukuan yang tampil dengan
sosok artistik. Namun fakta berbicara lain setelah Microsoft Corporation
merekrut fitur yang satu ini ke dalam produk aplikasi perkantorannya
tersebut. Semua hal yang sejatinya hanya mungkin dilakukan oleh layouter

11
profesional, kini dapat dengan mudah dilakukan oleh orang yang tidak
berlatarbelakang perbukuan. Di bagian ini pula user tinggal memilih salah
satu tema yang diinginkan, maka program berjalan secara otomatis
membantu Anda melakukan setting layout, bagian per bagian, bahkan
halaman per halaman. user hanya perlu berkonsentrasi ke layar monitor
dan naskah yang diketiknya (takut dimakan kucing, he he he).
Sedangkan menu Colors berfungsi untuk memilih warna tema dengan
urutan warna secara hierarkis. Pun juga, user dapat men-custom sendiri
warna tema tertentu melalui menu ini. Berbeda dengan menu Themes,
menu Colors hanya memungkinkan user untuk memilih jenis warna tema
saja. Sementara di menu Themes adalah berisi pilihan yang mengatur
jenis, warna, dan bentuk huruf; bentuk dan warna tabel; dan warna dasar
dapat pula diatur dari menu ini. Menu Fonts secara spesifik digunakan
untuk memilih tema huruf. User disediakan jatah tema huruf yang akan
diterapkan ke halaman dokumen. Di samping itu, menu ini juga tidak lupa
memberikan peluang bagi user penganut perfeksionisme untuk mengutak-
atik sendiri tema huruf yang diinginkan. Menu Effects bergerak khusus di
bidang pemberian tema efek terhadap objek geometris di halaman
dokumen. Dengan ini user dapat memilih tema efek dengan nuansa warna
yang telah dipilih di menu Colors. Seperti yang telah diketahui bersama
bahwa untuk membuat sebuah booklet yang aduhai tidak melulu terletak
dalam aspek ide yang tertuang dalam tulisan tersebut. Justru seorang
layouter perlu mendandani setiap objek di setiap halaman dengan efek
yang sedap dipandang mata. Namun tampaknya falsafah MS. Word tak
cukup sampai disitu. Susunan dan urutan warna bahkan juga
diorientasikan untuk menjelaskan sebuah hierarkis. Di menu Effects ini
user akan menemukan hal-hal tersebut, namun user juga diberi peluang
untuk melakukan kustomisasi dalam bidang yang satu ini. 
b. Icon Perintah di Group Page Setup
Menu-menu yang terdapat di group Page Setup disediakan untuk
melakukan pengaturan halaman, yakni dalam bidang ukuran kertas,

12
margin halaman, pengaturan kolom teks, dll. Halaman dokumen dapat
diatur sesuai dengan keinginan user, terutama untuk melakukan
sinkronisasi dengan jenis dan ukuran kertas yang akan digunakan
nantinya. Adapun menu perintah yang terdapat di group Page Setup yaitu :
Margins,Orientations,Size, Columns, Breaks, Line Numbers, dan
Hypenation.
Menu Margins digunakan untuk mengatur batas teks di halaman
dokumen. Dengan menu ini user dapat mengatur sendiri ukuran batas teks
sebelah kanan, kiri, atas, dan bagian bawah halaman. Di menu ini user
telah disediakan bentuk margin bentuk standar. Namun user tetap
berpeluang untuk melakukan kustomisasi terhadap file dokumen
garapannya.
Sedangkan menu Orientations digunakan untuk mengatur posisi kertas
sesuai keinginan pengguna. Disini hanya terdapat dua pilihan, yaitu potrait
untuk posisi kertas tegak dan landscape untuk posisi kertas datar.
Menu Size digunakan untuk mengatur ukuran halaman dalam rangka
adaptasi dengan kertas yang nantinya akan dijadikan media cetak. Di menu
ini user telah disediakan beberapa ukuran kertas standar namun ia tetap
berkesempatan untuk mengkustomisasi ukuran sesuai dengan keinginan.
Menu Columns digunakan untuk mengatur jumlah kolom teks pada
dokumen yang tengah digarap. Dengan menu ini user dapat
menjadikannya dua kolom, tiga kolom, dll. Di bagian ini MS. Word juga
memberikan satu peluang bagi user untuk melakukan kustomisasi terhadap
kolom teks dari dokumen yang digarap.
Menu Breaks digunakan untuk memisahkan halaman, kolom teks, dll.
Menu ini sejatinya sudah punya lokasi di ribbon Insert namun masih juga
pesan tempat di ribbon Page Layout ini. Rupanya MS. Word punya
setumpuk alasan mengapa menu ini muncul dua kali di tempat yang
berbeda. di ribbon Insert icon ini berupa perintah langsung untuk
memisahkan suatu halaman. Namun di ribbon Page Layout, icon ini justru
berupa menu pilihan. Di dalamnya terdapat beberapa perintah yang

13
mendukung untuk memisahkan halaman, memisahkan kolom teks, bahkan
untuk mengakhiri seksi tulisan. Selain itu, juga menyediakan fasilitas
untuk men-sett nomor halaman, juga berisi perintah untuk melanjutkan
kembali format yang telah di-break sebelumnya.
Line Numbers digunakan untuk pengaturan seputar nomor baris dalam
dokumen. Sering user dibuat kewalahan saat melakukan pengelompokan
dua penomoran yang berbeda, namun nomornya justru berkelanjutan dari
kelompok sebelumnya. Dengan menu ini user hanya perlu menyeleksi
sekelompok baris penomoran, masuk ke menu ini dan klik perintah Restart
Numbering, maka kelompok terseleksi tadi sudah menjadi dua kelompok
penomoran yang berbeda. User juga bisa melanjutkan dari penomoran
sebelumnya meskipun sudah terpaut beberapa paragraf lain.
Sedangkan menu Hyphenation digunakan untuk memisah suku kata
secara otomatis dengan tanda hubung saat kata kompleks (terdiri lebih dari
dua suku kata) berada di akhir baris. Kolom yang sempit dan format teks rata
kanan-kiri menyebabkan jarak antar kata kurang ideal. Apalagi didominasi
kata kompleks. Hyphenation menangani perkara ini. Ia akan melakukan
idealisasi jarak antar kata dengan cara memisah partikel kata dengan tanda
hubung dan menyisipkan suku kata setelah tanda hubung ke baris berikutnya
secara otomatis, dan menggabungkannya kembali bila area cukup luas,
dalam rangka idealisasi jarak antar kata. Seleksi teks dimaksud atau seluruh
teks di dokumen, lalu manfaatkan perintah Hyphenation ini, dan pilih
Automatic. Maka Hyphenation akan bekerja sesuai dengan job description-
nya.
c. Icon Perintah di Group Page Background
Perintah-perintah di group Page Background digunakan untuk
mengatur latar belakang halaman file dokumen yang sedang digarap. Ada
tiga menu perintah: (1) Watemark (2) Page Color, dan (3) Page Borders.
Watermark atau tanda air sangat berguna saat suatu dukumen akan
dipublikasikan hanya sebagai contoh dari dokumen aslinya. Agar bisa
dibedakan antara dokumen “kelinci percobaan” tersebut dengan aslinya

14
maka user dapat membubuhi tanda air berupa tulisan remang-remang di
belakang teks. Selain itu, menu perintah tersebut juga digunakan untuk
menghilangkan tanda air yang telah disematkan. Bahkan, disini user diberi
kewenangan untuk mengkustomisasi tanda air di latarbelakang halaman.
Watermark juga berguna untuk memberikan pesan tertentu di halaman
latar.
Page Color digunakan untuk mengatur warna latar halaman dokumen
tergarap. Disini user disuguhi sejumlah pilihan warna opsional sebagai
warna latar dokumen yang tengah diaktifkannya. Selain itu, user juga
diberi peluang untuk masuk ke opsi lanjutan bila ingin mengatur warna
latar dokumen garapannya secara lebih spesifik lagi. Jadi, dengan ini suatu
dokumen menjadi lebih berwarna, sebagaimana hidup ini yang penuh
warna-warni. Cuma yang perlu dicatat bahwa user perlu melakukan
sinkronisasi antara teks dengan warna latar yang diinginkan. Bila warna
teks yang dipilih berwarna gelap, usahakan agar memilih warna
background yang agak cerah. Demikian juga sebaliknya. Jadi, antara
warna background dengan warna teks harus kontras, namun jangan terlalu
norak.
Sedangkan Page Border digunakan untuk mengatur garis tepi halaman
dokumen. garis tepi dapat berupa garis stamdar maupun dengan
kustomisasi yang spesifik. Ini diperlukan, terutama saat menggarap brosur,
piagam, dll. Saat user mengklik perintah Page Border tersebut maka ia
akan masuk ke dialog box yang berisi pengaturan seputar border halaman.
d. Icon Perintah di Group Paragraph
Menu perintah di Group Paragraph ini secara umum digunakan untuk
pengaturan seputar paragraf teks. Sedangkan perintah-perintah yang
terdapat di group ini, yaitu:
1) Indent
Indent digunakan untuk mengatur batas teks sebelah kanan dan batas
teks sebelah kiri. Disini user disuguhi 2 kotak, yakni Left dan Right.
User pasti tahu bahwa Left digunakan untuk mengatur batas kiri

15
paragraf, dan Right digunakan untuk mengatur batas kanan paragraf.
Sebenarnya User bisa melakukannya di opsi Margins yang beralamat
di group page Setup. Namun tak jarang di tengah garapan suatu
dokumen perlu mengatur Indent kanan atau kiri. Contoh, kalimat
kutipan panjang perlu Indent lebih dalam dibanding paragraf lainnya.
Bila dalam hal ini user mengaturnya di Margins, maka paragraf lain
juga berubah posisinya. Dengan perintah Indent di group Paragraph
ini user dapat mengatur secara spesifik paragraf terpilih apagr indent-
nya berbeda dengan paragraf standar lainnya bawaan pengaturan
margins.
2) Spacing
Menu Spacing digunakan untuk mengatur jarak antar paragraf, baik
dengan paragraf sebelumnya (Before) maupun dengan paragraf
sesudahnya (After). User dapat mengatur jarak paragraf dengan meng-
klik panah ke atas dan panah ke bawah di sebelah kanan kotak Before
atau After. Namun demikian, user dapat memberikan pengaturan
lanjutan dari paragraf ini dengan meng-klik panah di sudut kanan-
bawah group Paragraph ini.
e. Icon Perintah di Group Arrange
Secara umum, perintah-perintah di group ini digunakan untuk
mengatur:posisi objek di antara teks, posisi objek dengan objek lainnya,
mengatur aliansi objek di halaman dokumen.
1) Position
Position digunakan untuk mengatur posisi objek di dalam suatu
halaman. Disini user disuguhi opsi yang instan, dimana user hanya
perlu menyeleksi objek, masuk ke menu ini, dan pilih posisi objek
yang diinginkan. Dengan ini user dapat langsung menempatkan objek
di tengah halaman, di tepi kanan atau kiri halaman, dll. Disini user
diberi peluang untuk masuk ke pengaturan spesifik dalam hal ini.
2) Wrap Text

16
Berbeda dengan perintah Position, Wrap Text digunakan untuk
mengatur posisi objek dalam kaitannya dengan paragraf teks. Dengan
perintah ini user memungkinkan untuk mengatur posisi teks di depan
objek, di belakang objek, di penjuru objek, di atas-bawah objek, dll.
Bila user menyisipkan gambar ilustratif di paragraf terpilih, maka
secara default posisi objek akan sejajar dengan baris teks. Bila
diabaikan, hal yang lucu pun terjadi. Disini antara objek dan teks
seakan-akan gajah dan semut berjalan beriringan dan tentunya si
gambar akan boros tempat dan ruang. Disini user dapat memposisikan
teks berada di segala penjuru objek sehingga terkesan rapi dan estetik.
Malahan dengan perintah ini user dapat mengatur sendiri suatu Wrap
Point (dengan edit Wrap Point) sehingga memungkinkan agar tulisan
mengikuti lekuk tubuh yang aduhai.
3) Bring Forward
Berbeda dengan Wrap Text, Bring Forward digunakan untuk untuk
memposisikan suatu objek dengan objek lainnya saja. Secara default,
objek yang datang lebih akhir akan beridiri di depan objek
sebelumnya. Pasalnya, bagaimana bila user ingin memindahkan objek
ke depan objek lainnya? Tentu saja icon Bring Forward membantu
perkara ini. Aktifkan objek dimaksud, lalu klik icon Bring Forward
ini.
4) Send Backward
Send Backward bekerja secara kontradiktif dengan Bring Forward.
Icon Send Backward digunakan untuk mengirim objek terpilih ke
belakang objek lainnya. Disini cara penggunannya pun sama dengan
Bring Forward. Seleksi objek dimaksud, kemudian klik icon perintah
Send Backward ini, maka objek terpilih akan berada di belakang objek
lainnya.
5) Selection Pane
User yang akrab dengan aplikasi grafis bernama lengkap Adobe
Photoshop (PS & son, he he he) tentu tidak asing lagi dengan icon

17
perintah yang satu ini. Meskipun berbeda nama, tapi fungsinya mirip
dengan aplikasi berbasis bitmap tersebut. Bahasa inggrisnya, bila di
halaman dokumen terdapat sejumlah objek yang berjejal, tentu user
merasa kewalahan untuk mengaktifkan serta mengelola objek yang
diinginkan. Perintah Selection Pane memang dipermak demi
menjawab kegalauan ini, Aktifkan icon Selection pane, akan muncul
panel seleksi di kanan jendela. Dengan panel ini user hanya perlu
meg-klik icon gambar tertentu di dalam Selection pane, dan setiap
icon merujuk terhadap objek tertentu di halaman dokumen. Sehingga
pekerjaan mengolah objek menjadi semakin mudah dan gampang,
segampang user memilih objek di panel History dalam Adobe
Photoshop.
6) Align
Perintah Align digunakan untuk mengatur posisi objek lepas. perintah
ini tidak akan aktif bila objek terpilih berada di Wraping “In Line
With Text”. User dapat mengatur posisi objek terpilih sehingga berada
di tengah halaman, di bagian tepi, maupun di bagian lainnya sesuai
keinginan. Disini juga disuguhi opsi lanjtan bagi user yang ingin
melakukan property lanjutan dari suatu objek yang dipilihnya.
7) Group
Perintah Group digunakan untuk mengelompokkan beberapa objek
menjadi satu grup. Bila beberapa objek akan dikelola dengan
pengaturan yang sama tentu akan lebih efisien bila user memanfaatkan
fasilitas ini. Sebagai ilustrasi, ada 2 ribu objek yang akan dikelola
seara bersamaan. Bila disini user menggunakan cara konvensional,
mungkin butuh 6 jam untuk memindahkan, memberi warna satu per
satu. Dengan perintah Group, user cukup memilih semua objek
dimaksud, meng-klik perintah group, dan sejanjutnya kelompok objek
dapat diaktifkan hanya dengan sekali klik saja, maka objek dalam satu
grup akan aktif semuanya.
8) Rotate

18
Rotate digunakan untuk memutar, dan membalik suatu objek terpilih.
Bila dalam suatu kasus, user ingin membuat gambar simetri lipat dari
suatu bangun, buat suatu bangun datar, tekan Ctrl+D, kemudian klik
perintah Rotate>Flip Horizontal. Sekarang user sudah membuat
simetri lipat dengan segmen yang benar-benar sebangun.
5. Menu  References
Icon perintah yang terdapat di tab References secara umum digunakan
untuk properti seputar rujukan atau referensi yang berkaitan dengan dunia
perbukuan. Sebuah perbukuan yang bahenol perlu dilengkapi dengan atribut
referensi yang lengkap, agar ide yang tertuang di dalamnya semakin gagah
perkasa. Tampaknya tab Reference ini juga kompatibel bagi pengguna
dalam menggarap dokumen yang cukup kompleks. Misalnya proposal,
skripsi (dan saudara-saudaranya). Bagi teman-teman yang merasa calon
sarjana mungkin perlu mengakrabkan diri dengan tab Reference ini sebagai
persiapan menyambut tugas akhir yang sangat dituntut untuk melengkapinya
dengan atribut referensi semisal footnote dan endnote. Tab References
terdiri dari 6 group: Table of Contens, Footnotes, Citation & Bibliography,
Captions, Index, dan  Table of Authorities.
a. Icon Perintah pada Group Table of Contens
Icon perintah yang terdapat pada group Table of Contens terdiri dari 3
icon: Table of Contens, Add Text, dan Update Table.
1) Menu Table of Contens digunakan untuk pengelolaan daftar isi.
Dengan menu ini user bisa menysipkan daftar isi otomatis pada sebuah
halaman dokumen. Bila mode otomatis yang dipilih, maka fitur ini
akan mencari judul dan subjudul secara otomatis dari file dokumen
yang tengah Anda garap. Itulah sebabnya, sebelumnya Anda perlu
memformat heading style atau format judul pada dokumen yang
tengah dikerjakan. Dengan kata lain, daftar ini sebaiknya disisipkan
ketika judul atau subjudul sudah terbentuk, meskipun hanya sebagian
saja. Dengan menu ini pula Anda dengan leluasa dapat mengatur daftar
isi yang sudah disisipkan.

19
2) Perintah Add Text digunakan untuk mengelola paragraf terpilih dalam
kaitannya sebagai entri dalam daftar isi yang sudah dibuat. tentu Anda
tahu bahwa mesin otomatis tidak selamanya dapat menjalankan tugas
spesifik yang sangat detail. Sehingga perlu adanya opsi yang
memungkinkan user untuk melakukan customisasi bila nantinya
ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tak jarang, di tengah
penulisan, akan membaca sebuah alinea biasa sebagai judul. Di kasus
lain, Anda mungkin menghendaki sebuah judul untuk dimasukkan ke
level 2 (subjudul) namun sistem justru menjadikannya sebagai judul
(level 1). Sehingga langkah kustomisasi tampaknya perlu dilakukan
agar hasil pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan. Disinilah fungsi
sebenarnya dari perintah ini. Bila diklik, menu ini akan memunculkan
pulldown yang terdiri dari beberapa opsi pendukung sisipan tersebut.
Anda bisa memilih, apakah mau disisipkan sebagai judul (level 1), atau
subjudul (level 2), dll.
3) Sedangkan perintah Update Table digunakan untuk memperbarui
daftar isi. Adanya perubahan pada sebuah dokumen, misalnya saat
Anda menghapus suatu judul atau subjudul tidak secara otomatis
mempengaruhi status daftar isi. Update Table berfungsi untuk
sinkronisasi antara daftar isi dengan perubahan terkini dalam
dokumen.
b. Icon Perintah pada Group Footnotes
Umumnya, semua icon perintah yang terdapat di group Footnotes ini
pengelolaan referensi tulisan. Group ini memiliki flyout di bagian kanan-
bawahnya yang berisi properti lebih detail seputar referensi dokumen. Group
ini terdiri dari 4 icon perintah: Insert Footnote, Insert Endnote, Next
Footnote, dan Show Notes.
1) Insert Footnote digunakan untuk menyisipkan catatan kaki (rujukan
yang berada di bagian bawah halaman atau footer). Suatu istilah
kadang merasa perlu untuk dijelaskan lebih detail untuk memunculkan
pemahaman yang konkrit, namun tidak mungkin dijelasakan dalam

20
paragraf bahasan. Bila dipaksa akan memutus alur bahasan itu sendiri.
Sebagai alternatif, Anda menyisipkan catatan kaki untuk menjelaskan
lebih detail tentang istilah yang dipakai. Aktifkan kursor di sebelah
kanan kata yang dimaksud, lalu klik icon ini, maka sistem akan
membawa kursor ke bagian bawah halaman dan mempersilahkan Anda
menulis catatan kaki. Berbeda dengan Footnote.
2) Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab. Namun
demikian, cara penggunaannya sama, bila perintah Endnote diklik,
sistem akan membawa Anda pada akhir bab dan mempersihakan Anda
untuk menuliskan catatan mengenai kata tertentu sesuai yang ditunjuk
oleh kursor.
3) Sedangkan Next Footnote berfungsi untuk memantau footnote dan
endnote. Icon ini memiliki down arrow. Bila diklik, akan muncul
flyout yang berisi menu seputar pemantauan footnote dan end note
yang terdapat di seluruh file dokumen aktif.
4) Icon Show Notes digunakan untuk memperlihatkan lokasi catatan, baik
footnote maupun endnote. Bila Anda mengaktifkan perintah ini, maka
sitem akan menampilkan letak catatan dari halaman dokumen yang
sedang aktif. Untuk menonaktifkan tampilan tersebut, klik sekali lagi
icon perintah Show Notes tersebut.
c. Icon Perintah pada Group Citation & Bibliography
Icon perintah yang terdapat di group Citation & Bibliography
digunakan untuk pengelolaan kutipan dan daftar pustaka. Group ini sangat
membantu dalam pengelolaan daftar kutipan dan daftar pustaka yang
sering membingungkan kita saat menggarap tulisan kompleks. Saat kita
berusaha jujur dalam kutipan daftar pustaka dari buku yang dikutip, malah
kita dibuat bingung.
Group ini terdiri dari 4 icon perintah:  Insert Citation, Manage Source
Style, dan  Bibliography.
1) Insert Citation digunakan untuk menyisipkan kutipan langsung pada
daerah kursor aktif. Dengan icon ini, Anda tidak melakukan

21
pemformatan secara tradisional. Tentukan letak kursor, klik icon ini,
Anda akan dihadapkan pada sejumlah opsi untuk keperluan
menyisipkan kutipan.
2) Icon Manage Sources digunakan untuk mengelola seluruh sumber
kutipan yang mungkin sudah disisipkan di semua segmen file
dokumen. Klik icon ini, Anda akan dibawa untuk berkonsentrasi
dengan pengaturan semua sumber kutipan yang disisipkan tersebut.
3) Menu Style berfungsi untuk memilih bentuk bibliography yang
diinginkan. Anda tidak perlu membuat sendiri bentuk daftar pustaka
yang mungkin kita belum memahaminya. Pilih format daftar pustaka
disini dan rasakan kemudahan dalam memilih format daftar pustaka
yang resmi.
4) Menu Bibliography digunakan untuk menyisipkan daftar pustaka ke
dalam file dokumen aktif. Seperti yang telah dijelaskan di atas, daftar
pustaka sangat berkaitan dengan bahan kutipan yang telah disisipkan.
Mungkin ada baiknya setelah Anda sisipkan kutipan langsung, Anda
tidak lupa untuk mengklik icon Bibliography ini agar tidak perlu lagi
mencatat di buku tradisional.
d. Icon Perintah pada Group Captions
Group Captions secara umum digunakan untuk menyisipkan
keterangan mengenai gambar atau ilustrasi yang terdapat dalam dokumen.
terdiri dari 4 icon perintah: Insert Caption, Insert Table of Figures,
Update Table, dan Cross-reference.
1) Insert Caption digunakan untuk membubuhkan keterangan seputar
ilustrasi atau gambar yang sudah disisipkan. Memang kita akui bahwa
gambar cukup membantu memperjelas suatu bahasan. Namun gambar
tersebut juga perlu diarahkan dengan sedikit keterangan seputar
gambar tersebut. Bila tidak, mungkin ada sedikit pergeseran
pemahaman tentang gambar ilustrasi tersebut. Bila dalam ilustrasi
terapat cewek cantik, mungkin pembaca justru terpaku dengan wajah

22
cewek itu (termasuk saya, heheh). Mungkin tidak demikian bila kita
membubuhkan keterangan mengenai gambar itu.
2) Sedangkan icon Insert Table of Figures digunakan untuk menyisipkan
daftar isi gambar yang disisipkan ke dalam dokumen. Umumnya dalam
perbukuan merasa perlu untuk melakukan katalog mengenai gambar-
gambar yang terdapat di buku, untuk memudahkan pembaca dalam
menavigasi seluruh gambar yang ada di sebuah buku. Icon Insert Table
of Figures digunakan untuk melakukan urusan tersebut. Sehingga
dengan mudah dapat membuat katalog gambar deskripsi di sebuah
buku.
3) Icon Update Table digunakan untuk melakukan pembaruan terhadap
daftar katalog gambar. Perubahan di segmen gambar tidak serta-merta
langsung mengubah katalog yang sudah dimasukkan sebelumnya.
Misal, kita menambah atau menghaps suatu gambar ilustrasi. Kasus
lain, nomor katalog gambar mungkin amburadul saat menyisipkan
gambar baru diantara gambar lainnya. Dengan icon Update Table
tersebut, sistem akan mengurutkan nomor katalog gambar tersebut.
4) Icon perintah Cross-reference berfungsi untuk menyisipkan referensi
silang. Tak jarang pengulangan istilah di halaman lain juga perlu
dijelaskan kembali di catatan kaki. Namun bagaimana bila hal itu harus
diulang 100 kali? Disinilah fungsi sebenarnya dari icon Cross-
reference tersebut. Anda bisa merujukkannya ke footnote atau endnote
di halaman lainnya.
e. Icon Perintah pada Group Index
Group Index secara umum berfungsi untuk pengelolaan daftar kata
yang dibahas di buku. Group ini terdiri dari 3 icon perintah:  Mark Entry,
Insert Index, dan  Update Index.
1) Mark Entry digunakan untuk menandai masukan baru dalam dokumen.
Saat mengedit tulisan mungkin dihadapkan pada situasi dimana Anda
merasa perlu membedakan antara kata masukan yang baru dengan
yang lama. Icon perintah Mark Entry akan membantu Anda dalam

23
pengelolaan seputar masukan baru dalam sebuah dokumen. Dengan
icon ini, entri kata yang baru akan ditandai dengan warna tertentu
sehingga dengan mudah Anda bisa membedakan antara masukan kata
yang sebelumnya dengan entri kata yang terbaru.
2) icon Insert index digunakan untuk menyisipkan daftar kata (indeks) ke
dalam dokumen. Indeks menggambarkan kata atau istilah yang dibahas
di dalam tulisan Anda. Dengan indeks, pembaca akan memiliki
navigasi untuk mengenal sepintas tentang perbendaharaan sebuah
buku. Icon Index membantu Anda dalam pengelolaan indeks di
dokumen garapan Anda.
3) Update Index digunakan untuk memperbarui daftar indeks terkini. Saat
Anda menambahkan kalimat baru di suatu bahasan, mungkin akan
menggeser halaman yang sebelumnya sudah terdaftar dalam indeks
sehingga daftar nomor halaman yang sudah terindeks tidak akurat lagi
dengan kondisi terbaru dari dokumen Anda. Gunakan icon update
Index tersebut untuk memperbarui daftar di indeks sesuai dengan
kondisi terkini di dokumen Anda.
6. Menu Mailing
Menu Mailings berfungsi misalnya untuk pembuatan penamaan pada
amplop atau label (Mailings – Create), pembuatan Mail Merge (Start Mail
Merge), dll.
7. Fungsi Icon pada Tab Review
Menu Review
Menu Review berfungsi misalnya untuk pengecekan Spelling Grammar,
pemberian Comment pada halaman penulisan, dll.
8. Fungsi Icon pada Tab View 
Menu View
Menu View untuk membantu pengecekan secara keseluruhan atau draft
penulisan apakah sudah sesuai seperti yang di-ingin-kan dengan bantuan
fungsi menu Document Views; Format pengaturan dengan bantuan
Show/Hide (ada pilihan Ruler, Gridlines, Document map,

24
Thumbnails, dan Message Bar); pembesaran atau pengecilan dengan fungsi
menu Zoom; Pengaturan penampilan secara Window dengan bantuan
menu Window (Arrange All, untuk menampilkan seluruh dokumen Ms-Word
yang sedang aktif dalam satu layar, agar tampilan kembali normal maka
cukup klik Maximize) atau (Split, memotong layar penulisan yang sedang
aktif kemudian di bawah layar tersebut akan tampil layar seluruh penulisan
dari judul penulisan yang sama, biasanya berguna untuk pengecekan supaya
tidak bolak-balik mencari-cari penulisan yang hendak dibandingkan). Ada
juga menu Macros apabila penulisan menggunakannya.
9. Fungsi Icon pada Tab Format 
Di mana pengaturan gambar (Picture Tools) ?Untuk pengaturan gambar
(Picture Tools), biasanya memerlukan fungsi Crop(memotong bagian yang
tidak diperlukan) dan Text Wrapping (letak posisi gambar, apakah di atas
tulisan, mengikuti tulisan, di belakang tulisan, dll). Pengaturan gambar akan
tampil pada menu kanan atas setelah mouse di-klik pada gambar yang akan
diatur. Seperti terlihat pada Gb. 35.
10. Fungsi Icon pada TabCustomize Toolbar
Di mana Customize Toolbar ?
Kemudian di manakah pengaturan Undo Typing (mengulangi format
penulisan yang sebelumnya) dan Repeat Typing (menuju ke format penulisan
yang sesudahnya) ? Juga Save (simpan file) secara praktis ?
Cukup klik menu pojok kiri atas, persis di samping kanan Office Button,
terdapat Customize Quick AccessToolbar.
Bagaimana cara praktis klik fungsi-fungsi penulisan yang sering digunakan ?
Dalam penulisan seringkali menggunakan fungsi Bold,
Italic atau Underline pada penulisan, cara praktisnya adalah blok kalimat
yang hendak ditambahkan formatnya kemudian secara otomatis akan
tampil window yang terdapat fungsi-fungsi yang diperlukan,
Fungsi tombol keyboard komputer
Ctrl + A : select All Ctrl + B : bold
Ctrl + C             : copy Ctrl +D   : font
Ctrl + E                : rata tengah Ctrl + F         : find

25
Ctrl + G             : Go to Ctrl + H         : replace
Ctrl + I            : teks miring Ctrl + J           : justify alighment
Ctrl + K             : insert hyperlink Ctrl + L          : rata kanan
Ctrl + M : hanging ident Ctrl + N : new
Ctrl + O           : open Ctrl + P         : print
Ctrl + Q              : normal style Ctrl +R        : rata kiri
Ctrl + S               : save/ save as Ctrl + T         : left ident
Ctrl + U               : underline Ctrl + V        : paste
Ctrl + W         : close Ctrl + X         : cut
Ctrl + Y              : redo Ctrl + Z          : undo
Ctrl +1                : singgle spacing Ctrl + 2          : double spacing
Ctrl + 5 : 1,5 lines Ctrl + esc      : star menu
F1                 : menjalankan fungsi pertolongan yang disediakan Ms.
Word
F2                 : memindahkan teks atau objek yang dipilih
F3                  : menjalankan perintah autotext
F4                  : megulangi perintah sebelumnya
F5 : menjalankan perintah find
F6                : menjalankan perintah other pane
F7                : memeriksa kesalahan ketik dan ejaan teks
F8                 : awal perintah penyorotan /pemilohan teks atau objel
F9                 : mengupdate field
F10            : mengaktifkan menu
F11            : memasukkan field berikutnya
F12             : mengaktifkan dialog save as
Esc                : membatalkan dialog /perintah
Enter          : melaksanakan pilihan atau engakhiri suatu paragraf
Tab                : Memindahkan  teks sesuai dengan tanda tab yang ada
padarulerhorizontal.
Windows        : Mengaktifkan menu start.
Shortcut         : Mengaktifkan shortcut pada posisi kursor.
Delete                : Menghapus 1 karakter di sebelah kanan kursor.
Backspace        : Menghapus 1 karakter di sebelah kiri kursor.
Insert                : Menyisip karakter di posisi kursor.
Home                : Memindahkan posisi kursor ke awal baris.
End                   : Memindahkan posisi kursor ke akhir baris.
Page Up            : Menggulung layar ke atas.
Page Down     : Menggulung layar  ke bawah.
Up                     : Memindahakan kursor 1 baris ke atas.
Down                 : Memindahkan kursor 1 baris ke bawah.
Left : Memindahkan kursor 1 karakter ke kiri.
Right              : Memindahkan kursor  1 karakter ke kanan.
Num Lock On : Fungsi pengetikan angka-angka dan operator matematik
aktif.
Num Lock Off : Fungsi tombol navigasi aktif.
Shift + F10  : Membuka menu pintas, sama seperti mengklik kanan.

26
Alt    : Penekanan tombol yang tidak dikombinasikan dengan
tombol lain   hanya berfungsi untuk mengaktifkan atau
memulai penggunaan menu bar.
Shift + Delete : Menghapus item yang dipilih secara permanen
tanpa     menempatkan item dalam Recyle Bin.
Ctrl + Right Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata
berikutnya.
Ctrl + Left Arrow    : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata
sebelumnya.
Ctrl + Down Arrow : Memindahkan titik penyisipan  ke awal paragraf
berikutnya.
Ctrl + Up Arrow      : Memindahkan titik  penyisipan ke awal paragraf
sebelumnya.
Alt + F4              : Menutup item aktif, atau keluar  dari program aktif.
Alt +  Enter : Menampilkan properti dari objek yang dipilih.
Alt + spacebar           : Buka menu shortcut untuk jendela aktif.
Ctrl + F4     : Close dokumen aktif dalam program-program yang
memungkinkan anda untuk memiliki beberapa
dokumen yang terbuka secara bersamaan.
Alt + Tab               : Switch antara item yang terbuka.
Alt + Esc         : Cycle melalui item dalam urutan yang mereka telah
dibuka.
Ctrl + Shift + Tab    : Bergerak mundur melalui tab
Shift + Tab           : Bergerak Mundur melalui pilihan.

Mengedit Teks
Jika anda membuat kesalahan  selama proses pengetikan, anda dapat
memperbaikinya dengan berbagai cara berikut ini :
Tekan tombol Backspace untuk menghapus satu karakter di kiri titik sisip.
Tekan tombol Delete untuk menghapus karakter di kanan titik sisip.
Untuk melakukan pengulangan dari teks yang baru anda ketik, pilih menu
Edit, Repeat Typing (Ctrl + Y).
Untuk menghapus teks yang baru saja anda ketik, pilih dan klik menu Edit,
Undo, Typing (Ctrl +Z) atau klik tombol undo pada toolbar Standard.
Untuk pindah ke baris baru tanpa menyisipkan sebuah tanda paragraph, tekan
tombol Shift + Enter.
Meng-Copy /  Menyalin Teks
Untuk menyalin teks yang anda pilih kelokasi lain, ikuti langkah berikut ini :
Pilih teks yang akan anda salin.

27
Kemudian pilih dan klik menu Edit, Copy (Ctrl +C).
Tempatkan titik sisip di lokasi baru.
Kemudian pilih dan klik menu Edit, Paste (Ctrl +V).
Men- Delete / Menghapus Teks
Untuk menghapus teks yang telah anda pilih, ikuti langkah berikut ini :
Pilih teks yang akan anda hapus.
Kemudian pilih dan klik menu Edit, Clear atau tekan tombol Delete.
Meng-Cut-Paste / Memindahkan Teks
Untuk memindahkan  teks yang anda pilih dilokasi yang baru, ikuti langkah
berikut ini :
Pilih teks yang akan anda pindahkan.
Kemudian pilih dan klik menu Edit, Cut (Ctrl + X).
Tempatkan titik sisip pada lokasi baru.
Kemudian pilih dan klik menu Edit, Paste (Ctrl + V).
Format Teks
Pilih atau sosrot  teks yang akan anda format, kemudian atur formatnya sesuai
yang  anda inginkan.
Tempatkan titik sisip pada posisi awal pengetikan teks, atur formatnya,
kemudian ketik teks yang anda inginkan.
Dengan cara ini, semua teks yang anda ketik mulai dari posisi titik sisip akan
mengikuti format yang anda pilih sampai anda  melakukan perubahan
kembali atau memindahkan posisi titik sisip ke bagian lain pada dokumen.
Mengubah Jenis dan Bentuk Huruf (Font)
Setiap jenis dan bentuk huruf (font) mempunyai nama, misalnya Arial,
Times, Courier, dan lain-lain. Untuk mengubah font dari teks yang
sebelumnya adalah :
a. Pilih atau sorot teks yang akan anda ubah fontnya.
b. Pilih dan klik font yang anda inginkan pada tombol daftar pilihan font
yang terdapat pada baris toolbar Formatting atau tekan Ctrl + Shif  + F.
c. Mengubah Ukuran Huruf (Font Size)

28
d. Semua teks yang anda ketikkan  pada dokumen baru dengan
menggunakan template Blank document akan memakai pilihan Default
Font Times New Roman dengan ukuran huruf 10 point. Untuk mengubah
ukuran huruf ( Font Size) dari teks yang sebelumnya anda ketik, ikuti
langkah berikut ini :
e. Pilih atau sorot teks  yang akan anda ubah ukurannya.
f. Pilih dan klik ukuran yang anda inginkan pada tombol daftar pilihan font
size yang terdapat pada baris toolbar formatting atau teka tombol Ctrl +
Shift + P.
Mengatur Format Paragraph
Dalam  Mifcrosoft Word, paragraph adalah segala sesuatu yang diakhiri
dengan menekan tombol Enter. Paragraph mungkin berupa judul laporan,
bagian suatu daftar, baris kosong diantara dua paragraph, sekumpulan  teks
atau kalimat yang mempunyai satu pemikiran. Anda dapat mengatur  format
paragraph dengan menngunakan salah satu cara berikut ini :
a. Pilih paragraph yang akan anda format , kemudian atur formatnya sesuai
dengan keinginan anda.
b. Tempatkan pada titik sisip pada posisi awal pengetikan paragraph atau
formatnya, kemudian ketik paragraph  yang anda inginkan. Dengan cara
ini, semua paragraph yang akan anda ketik mulai dari posisi titik sisip
akan mengikuti format yang anda pilih sampai anda melakukan perubahan
kembali atau memindahkan posisi titik sisip ke bagian lain pada dokumen.
Mencetak  dokumen
Apabila anda ingin mencetak dokumen anda, dokumen tersebut harus
sudah diaktifkan atau ditampilkan dilayar. Untuk mencetak dokumen yang
sedang aktif di layar, ikuti langkah berikut ini :
a. Pilih dan klik menu File, Print (Ctrl + P). kotak dialog print akan
ditampilkan.
b. Pada tombol daftar pilihan nama, pilih dan klik printer driver yang anda
inginkan.

29
c. Anda dapat tentukan halaman yang akan anda cetak, dengan cara
melakukan pemilihan dan pengisian pada kotak Page Range.
d. Klik tombol pilihan All, jika anda bermaksud mencetak seluruh isi
dokumen.
e. Klik tombol pilihan selection, bila anda ingin mencetak teks yang dipilih.
f. Apabila anda ingin mencetak dokumen tersebut lebih dari satu kali, isilah
kotak isian Number Of Copies dengan jumlah salinan yang anda
inginkan.
g. Pada tombol daftar pilihan print what, pilih dokumen bila ingin mencetak
isi dokumen.
h. Tentukan halaman yang akan dicetak pada tombol pilihan print.
i. All pages in range, bila anda ingin mencetak halaman ganjil maupun 
halaman genap.
j. Odd Pages, jika anda ingin mencetak halaman ganjil saja.
k. Even Pages.
l. Klik Ok.
Menyimpan Dokumen
Segera setelah memulai pengetikan, sebisa mungkin dilakukan
penyimpanan. Hal ini dimaksud untu menjaga kemungkinan kehilangan
dokumen.
a. Pada jendela Microsoft Word, pilih menu file, klik tombol Save.
b. Pada layar akan ditampilkan kotak dialog Save. Ketikkan nama file
dokumen, dan klik save. Lakukan penyimpanan file sesering mungkin,
untuk menghindari kemungkinan computer padam secara mendadak.

30
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Di era globalisasi ini sangat di perlukan khususnya bagi pelajar untuk
menguasai ilmu computer seperti Ms. Office (Word, Exeel dan Power Point).
Para mahasiswa minimal harus tahu cara mengoprasikan computer terutama
Ms. Word.Ms. Word sebagai salah satu ilmu computer yang paling banyak
dioprasikan diseluruh dunia.

31
DAFTAR PUSTAKA
http ://tri-irawanto.blogspot.com / 2012/11/makalah-microsoft-office-word.html
http ://arfanpkc.blogspot.com / 2012/11/makalah-makalah-microsoft-office.html
http://nurhidayatdayat34.blogspot.com /2013/01/makalah-microsoftwordmicrosoft
4.html
http://readdanerayhan.blogspot.com /2011/01/21/makalah-microsoft-office-
word.html
http ://tyaeducationcomputer.blogspot.com / 2008/04/makalah-microsoft-office-
word.html

32

Anda mungkin juga menyukai